Dukung Perkembangan Industri, PLN Bangun 3 PLTA di Kaltara

Balikpapan, (ANTARA) – PLN Unit Induk Pelayanan Wilayah Kaltimra sedang mengkaji pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di tiga tempat di Kalimantan Utara, yaitu PLTA Tabang, PLTA Kayan, dan PLTA Kelay.

Kayan, Kelay, dan Tabang adalah nama-nama sungai yang akan dibendung untuk mendapatkan potensi tenaga untuk memutar turbin pembangkit listrik.

“Kapasitasnya sekitar 300-400 Mega Watt (MW). Itu ada di RUPTL PLN Kaltimra,” kata Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN,  Machnizon, Rabu.

Listrik dari pembangkit-pembangkit itu dijadwalkan masuk sistem distribusi pada 2025.

Di seluruh Kalimantan, baru ada satu PLTA skala besar yang beroperasi, yaitu di Riam Kanan, di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. PLTA Ir Pangeran Mohammad Noor yang membendung Sungai Riam Kanan di Aranio memproduksi listrik sebesar 30 MW. Pembangkit ini dibangun dari dana pampasan perang Jepang dan diresmikan beroperasi pada tahun 1973 oleh Presiden Soeharto.

Machnizon juga memastikan bahwa pengadaan listrik ini bukan menyasar rumah tangga sebagai pasar utama, melainkan industri. Saat ini dengan jumlah penduduk Kaltara yang baru berkisar 650 ribu jiwa, dan tinggal terpisah-pisah di kampung-kampung yang jauh, Kaltara memang bukan pasar potensial listrik rumah tangga. PLN melayaninya dengan menyebar banyak pembangkit tenaga diesel.

Industri yang akan berkembang di Kalimantan Utara selain perkebunan kelapa sawit, pengolahan logam, industri perikanan, termasuk juga perkembangan kota-kota.

“Berikutnya, PLTA ini juga untuk mendukung interkoneksi Kalimantan,” lanjut Machnizon. Saat ini juga 2 sistem distribusi besar Kalimantan, yaitu Sektor Barito yang melistriki Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, dan Sektor Mahakam yang memberi energi Kalimantan Timur, sudah bergabung dalam interkoneksi tersebut dengan daya gabungan mencapai 1.200 MW.

PLN juga berencana memasukkan Kalimantan Barat sehingga seluruh Kalimantan terkoneksi.

Peluang dan dampak dari pembangunan PLTA tersebut adalah kemungkinan penjualan kelebihan pasokan listrik ke Malaysia. 

Baca juga: Kaltim kirim mahasiswa ke Rusia belajar nuklir

Baca juga: PLN Kaltim-Kaltara siagakan ratusan personel hadapi Pemilu dan UNBK

Pewarta: Novi Abdi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian ATR: HGU punya kekuatan hukum dalam usaha perkebunan

Pada prinsipnya, Kementerian ATR/BPN menerapkan proses yang ketat dan ‘clear and clean’

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menjamin bahwa hak guna usaha (HGU) memiliki kekuatan hukum dalam hal kepemilikan atau penguasaan dan pengelolaan areal atau wilayah yang digunakan sebagai usaha perkebunan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Hubungan Hukum Keagrariaan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ery Suwondo mengatakan, seperti halnya sertifikat hak milik (SHM), HGU juga bersifat pribadi (privat) yang berarti tidak mudah dan bisa sembarang orang bisa mengakses data-data HGU.

“Perbedaan dengan SHM, HGU berbatas waktu 35 tahun serta bisa diperpanjang hingga 25 tahun. HGU juga tidak bisa diwariskan turun temurun,” katanya melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu.

Ery mengakui, salah satu pemicu problematika yang berdampak pada konflik horisontal warga negara, pihak swasta dan pemerintah di lapangan yang menimbulkan permasalahan, serta kerugian ekonomi tingkat nasional, terutama karena lahan perkebunan bersinggungan dengan hutan atau kawasan hutan.

“Pemberian HGU yang bermasalah, biasanya bersinggungan dengan hutan atau kawasan hutan. Namun pada prinsipnya, Kementerian ATR/BPN menerapkan proses yang ketat dan clear and clean,” ujarnya.

Ery mengharapkan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pertanahan dapat menjadi solusi tumpang tindih regulasi dan peraturan terkait lain yang menjadi penyebab timbulnya konflik lahan di perkebunan terutama perkebunan kelapa sawit.

“Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional sedang memproses
bersama DPR. Kebijakan ini sebagai upaya untuk mengatasi dan menyinergikan regulasi yang tumpang tindih dalam pengelolaan perkebunan dan hutan tanaman industri,” katanya.

Pendapat senada dikemukakan pengamat hukum kehutanan dan lingkundan Sadino. Dia mengingatkan, pemerintah punya kewenangan untuk menolak membuka seluruh data HGU karena tata cara di undang-undang perkebunan sangat ketat untuk mendapatkan HGU.

Selain prosedur ketat, waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan HGU sangat panjang.

“Pemerintah juga menerapkan aturan konsesi clear and clean sebelum menerbitkan izin HGU,” kata dia.

Menurut Sadino, dalam proses pembuatan HGU, semua persoalan menyangkut hak rakyat dan ulayat sudah diselesaikan terlebih dulu, sebelum HGU diterbitkan.

Hanya saja, persoalan terbesar yang sering terjadi, biasanya ada kelompok tertentu yang merupakan pendatang, mengatasnamakan rakyat untuk menuntut tanah yang bukan haknya.

“Ini persoalan klasik yang terjadi hampir diseluruh konsesi,” kata dia.

Baca juga: DPR dukung pemerintah terkait privasi data Hak Guna Usaha
Baca juga: Pakar sebut penutupan data HGU untuk lindungi kepentingan nasional
Baca juga: Walhi sebut informasi HGU harusnya mudah diakses publik

Gerindra nilai Jokowi serang ranah pribadi dalam debat

Pewarta: Subagyo
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jasa Raharja akan lebih “go digital” untuk membangun daya saing

Aplikasi JR-Ku membuat Jasa Raharja bisa memberikan suatu layanan kepada masyarakat khususnya yang berinteraksi erat dengan jasa raharja, seperti korban kecelakaan bisa melaporkan peristiwa kejadiannya itu melalui aplikasi ini.

Jakarta (ANTARA) – PT Jasa Raharja (Persero) akan lebih “go digital” dalam rangka membangun keunggulan daya saing, antara lain dengan menerbitkan aplikasi JR-Ku.

“Sesuai dengan roadmap atau pedoman perjalanan teknologi informasi Jasa Raharja dalam lima tahun mendatang, pastinya kami akan lebih ‘go digital,'” ujar Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Harwan menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sudah memasuki tahap awal dengan menerbitkan aplikasi bernama JR-Ku.

Aplikasi JR-Ku, lanjutnya, membuat Jasa Raharja bisa memberikan suatu layanan kepada masyarakat khususnya yang berinteraksi erat dengan jasa raharja, seperti korban kecelakaan bisa melaporkan peristiwa kejadiannya itu melalui aplikasi ini.

“Kemudian juga beberapa hal dari sisi keamanan, kemapanan sumber daya manusia kita dalam hal mengusung visi misi Jasa Raharja khususnya dalam bidang teknologi informasi. Sertifikasi termasuk manajemen pelayanannya, lalu sertifikasi sumber daya manusianya itu terus kita bangun agar membangun keunggulan daya saing Jasa Raharja.” kata Harwan.

Sebelumnya Jasa Raharja meraih sertifikat ISO 20000-1:2011 perihal manajemen layanan teknologi informasi atau IT Service Management dari British Standards Institution.

Sertifikat ISO tersebut diserahkan langsung oleh Finance Controller Director British Standards Institution Kusuma Widjaja kepada Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja Wahyu Wibowo didampingi oleh Direktur Multimatics Agus Setiawan selaku konsultan pendamping.

Sertifikat standar ISO 20000 merupakan standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi, Standar ini berisi persyaratan sistem manajemen layanan teknologi informasi yang harus dipenuhi agar layanan yang diberikan memiliki kualitas yang dapat diterima oleh masyarakat.

Harwan menjelaskan bahwa tujuan standarisasi ini ialah Jasa Raharja berupaya untuk bisa bertata kelola dengan baik, di mana tata kelola yang baik tersebut harus bisa didukung oleh teknologi informasi.

Dia juga menambahkan bahwa layanan yang diinginkan oleh masyarakat saat ini merupakan layanan yang berbasis teknologi informasi kekinian, dan basis dari teknologi informasi juga harus memiliki standar yang jelas.
Baca juga: Presiden minta BUMN gerak cepat adaptasi perubahan

Jasa Raharja Madiun serahkan santunan Pramugari Lion Air

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Memetik sukses dari budidaya jambu madu hijau

ANTARA – Prospek budidaya jambu madu hijau di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat masih sangat menjanjikan. Budidaya jambu madu hijau sukses dikembangkan melalui media tanam pot khusus dengan diameter satu meter. (Aries Zaldi/Andi Bagasela/Risbeyhi)

Peternak ayam Kulon Progo desak pemerintah stabilkan harga ayam

Harga ayam tidak seimbang dengan harga pakan, dan harga Day Old Chicken (DOC). Kami berharap pemerintah dapat menstabilkan antara harga daging, harga pakan dan DOC

Kulon Progo (ANTARA) – Kalangan peternak ayam potong di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendesak pemerintah pusat turun ke lapangan dan segera menstabilkan harga ayam di tingkat peternak.

“Pihak yang bisa menstabilkan harga ayam di tingkat peternak hanya pemerintah pusat,” kata salah seorang peternak di Dusun Kaliwilut, Desa Kaliagung, Kecamatan Sentolo, Gunawan di Kulon Progo, Rabu.

Ia berharap pemerintah tidak hanya berpatokan pada harga ayam di pasaran, tapi pemerintah juga harus turun ke peternak. Harga ayam di tingkat peternak sekarang berkisar Rp8.000 hingga Rp10.000 per kilogram.

“Harga ayam tidak seimbang dengan harga pakan, dan harga Day Old Chicken (DOC). Kami berharap pemerintah dapat menstabilkan antara harga daging, harga pakan dan DOC,” katanya.

Sementara itu, salah seorang peternak ayam broiler, Atik Mulyati mengatakan dirinya memiliki satu unit kandang yang berisikan 8. 000 ayam. Sekali panen jika dihitung dengan Harga Pokok Produksi (HPP) Rp18.000 berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan RI nomor 27/M-DAG 27/M-DAG/PER/5/2017 tentang penetapan harga acuan pembelian di petani dan harga acuan penjualan di konsumen, ia memperoleh pendapatan kotor mencapai Rp126 juta yang kemudian dipotong biaya pembelian benih, produksi dan perawatan. Pendapatan ini juga tergantung berapa banyak ayam yang mati selama proses produksi.

Ia mengaku rugi karena harus mengeluarkan biaya operasional. Mulai harga pakan dari jadwal mundur panen, biaya obat-obatan, dan tenaga ternak. Saat ini, harga ayam anjlok di kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000. Hal itu mulai dirasakannya selepas Lebaran tahun ini. Pascalebaran, harga di kisaran Rp15.000 per kg, sekarang sudah Rp8.000 hingga Rp10.000.

“Kerugian tidak terlalu besar karena sudah bekerja sama dengan PT Ummi. Lewat kerja sama itu biaya untuk membeli benih sampai operasional dibantu perusahaan tersebut. Yang paling terasa dampaknya itu para peternak mandiri,” katanya.

Peternak ayam mandiri Subardi mengaku khawatir bila pemerintah tidak kunjung bertindak, usaha ternak ayam bisa bangkrut. Dampaknya tidak ada ayam potong yang dijual di pasar. Dia mengharapkan, tiap pemerintah mengadakan inspeksi mendadak, jangan hanya menyasar pasar, tapi juga ke para peternak agar mengerti kondisi sesungguhnya di lapangan.

“Harga di pasar dan peternak itu sangat jauh. Kan kasian kami. Ada yang jual ayam itu Rp30.000 sampai Rp40.000. Para pembibit ayam untung, penjual pakan untung, tengkulak untung, pasar untung, sementara kami, justru yang rugi,” katanya.

Menurut Subardi, anjloknya harga ini terkait dengan melimpahnya persediaan ayam. Bahkan cenderung over produksi. Tidak adanya aturan yang jelas terkait pembatasan breeding juga menjadi faktornya.

“Dengan begitu, banyak yang sengaja mencari untung yang melimpah tanpa melihat dampak ke belakang,” katanya.

Baca juga: Harga ayam jatuh, asosiasi desak pemerintah pembenahan konkret di hulu

Baca juga: Terancam bangkrut, peternak di Blitar ini obral ayam potong

Baca juga: Pemerintah diminta perbaiki harga ayam hidup

Peternak Jamin Pasokan Telur di Yogyakarta Lancar

Pewarta: Sutarmi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri PPN: kerugian akibat kemacetan Rp56 triliun

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) RI Bambang Brodjonegoro menyatakan kerugian ekonomi akibat kemacetan di ibu kota mencapai Rp56 triliun berdasarkan hasil studi pada 2013.

“Jika studinya kita lakukan pada tahun ini kemungkinan kerugian ekonominya sudah Rp100 triliun lebih,” kata dia, di Kantor Kementerian PPN RI, Jakarta, Rabu, pada kegiatan Dialog II pemindahan Ibu Kota Negara.

Studi kerugian aspek ekonomi akibat dampak kemacetan ibu kota tersebut dihitung selama kurun waktu satu tahun. Oleh karena itu, pemerintah ingin mengusulkan pemindahan ibu kota.

Ia menilai kemacetan tinggi yang terjadi di Jakarta akibat sistem publik transportasi belum mampu atau masih tertinggal jauh dibandingkan kebutuhan masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Lulusan University of IIIinois di Urbana-Champaign, Amerika Serikat tersebut menegaskan pemerintah perlu membangun bukan memindahkan pusat pemerintahan ke suatu kota.

Setelah dibangunnya ibu kota yang baru, maka diharapkan dapat mengatasi persoalan-persoalan tadi seperti kerugian ekonomi akibat kemacetan.

“Ini akan menjadi representasi dari identitas bangsa,” katanya.

Apalagi, Indonesia sudah menjadi negara G20 dengan produk domestik bruto (PDB) terbesar ke-16 di dunia maka sudah sewajarnya memiliki ibu kota yang modern, berstandar internasional dengan tata kelola yang efisien dan efektif.

“Jadi kita benar-benar ingin ibu kota yang sentris,” ujarnya.

Untuk menjawab dan mengatasi kerugian ekonomi akibat kemacetan tersebut, maka pemerintah menawarkan tiga opsi terkait pemindahan ibu kota. Pertama tetap di Jakarta, kedua pindah namun tidak jauh dari Jakarta dan ketiga pindah ke luar Jawa.

Menurut dia, pindah ke luar Pulau Jawa merupakan alasan paling tepat untuk mengatasi berbagai persoalan di ibu kota saat ini salah satunya kemacetan.

Baca juga: Menteri PPN ungkap alasan pentingnya memindah ibu kota negara

Baca juga: Menteri PPN usulkan badan otoritas kelola pembangunan ibu kota baru

RI akan bawa isu ekonomi digital di G-20

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Argentina jajaki perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia

Karena ini adalah dua negara yang sangat indah, dan penuh dengan budaya

Bogor (ANTARA) – Argentina tengah menjajaki kerja sama perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

“Kita juga telah membahas kerja sama Mercosur dan Indonesia untuk membuat perjanjian perdagangan bebas antara kedua belah pihak dan ini akan mempermudah apa yg kita bahas hari ini,” kata Presiden Argentina Mauricio Macri saat pernyataan pers bersama di Istana Kepresidenan Bogor, pada Rabu.

Menurut Mauricio, Argentina tertarik bekerja sama di bidang perkereta-apian serta perawatan pesawat terbang.

Dia menjelaskan negaranya juga berminat terhadap produk buah segar Indonesia. “Indonesia dapat belajar untuk bidang teknologi pertanian dari Argentina supaya bermanfaat untuk kedua belah pihak,” kata Mauricio.

Pemerintah Argentina juga ingin memperbaiki sistem visa sehingga interaksi masyarakat kedua negara dapat lebih terjalin.

“Karena ini adalah dua negara yang sangat indah, dan penuh dengan budaya,” kata Presiden Mauricio.

Presiden Argentina menjelaskan potensi kerja sama Indonesia Argentina begitu besar dan harus dilakukan secara dua arah.

Mauricio direncanakan melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan di industri strategis nasional seperti PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT Industri Kereta Api (INKA), dan PT Garuda Indonesia.

​​​​​​​Dia telah melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia selama satu hari. Ibu Negara Juliana Awada juga turut dalam kunjungan itu disambut oleh Ibu Negara Iriana Widodo.

Baca juga: Indonesia tawarkan produk industri strategis kepada Argentina

Baca juga: Presiden Argentina dapat bola “made in” Majalengka

Baca juga: Presiden nilai Indonesia-Argentina berpotensi tingkatkan kerja sama

Dukungan Namibia dalam perdagangan bebas RI – Sacu

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tas lokal dari kulit ikan pari berkualitas ekspor

ANTARA – Tidak selamanya tas kulit berkualitas ekspor terbuat dari bahan kulit kambing atau sapi. Di Medan,Sumatera Utara tas tangan unik ala sosialita papan atas, terbuat dari kulit ikan pari yang sudah dijual hingga mancanegara. Tas buatan tangan dari kulit ikan pari yang jarang ditemui ini dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau dibanding tas bermerek asal Amerika Serikat.(Donny Aditra/Andi Bagasela/Risbeyhi)

Menteri PPN ungkap alasan pentingnya memindah ibu kota negara

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan alasan perlunya memindah ibu kota Indonesia di Jakarta ke luar Pulau Jawa.

“Kita ingin memiliki ibu kota yang benar-benar inilah ibu kota Indonesia, Indonesia yang sentris,” katanya dalam Dialog Nasional II: Menuju Ibu Kota Masa Depan, Smart, Green and Beautiful di Jakarta, Rabu.

Pertama, Bambang menyatakan bahwa alasan perlunya memindah ibu kota ke luar Pulau Jawa adalah karena sekitar 57 persen penduduk Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Padatnya jumlah penduduk di Pulau Jawa, terutama di Jakarta, menurut dia, akan mengancam ketahanan pangan Indonesia, bukan hanya di Pulau Jawa, akibat konversi lahan yang mengurangi lahan pertanian.

Fakta bahwa Jakarta menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, bisnis, keuangan, perdagangan dan jasa serta pusat migrasi yang semuanya mengarah ke Jakarta juga akan semakin menciptakan beban yang luar biasa terhadap Jakarta.

Hal tersebut membuat Jakarta semakin susah terbebas dari masalah kemacetan, banjir dan kualitas air sungai yang 96 persen tercemar berat.

Sistem transportasi umum di Jakarta juga, kata dia, belum mampu atau masih ketinggalan jauh dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat yang begitu besar untuk melakukan kegiatan ekonomi.

Sistem pengelolaan transportasi yang sangat buruk menyebabkan kemacetan parah.

Masalah kemacetan, menurut Menteri Bambang, berimbas pada kerugian ekonomi yang mencapai Rp56 triliun, menurut studi yang dibuat pada 2013.

Selain itu, Pulau Jawa juga mengalami krisis ketersediaan air, terutama di Jakarta dan Jawa Timur.

Hal tersebut juga akan memberikan dampak negatif terhadap kualitas hidup masyarakat yang tinggal di dalamnya.

Baca juga: Bappenas estimasi biaya pemindahan ibukota dari APBN Rp30,6 triiliun

Baca juga: DPRD Kaltim beri sinyal positif jika Ibu Kota pindah ke Kalimantan

Motivasi pemerintah pindahkan ibu kota negara

Pewarta: Katriana
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementan berencana tanam bawang putih seluas 30 ribu hektare pada 2019

Tahun ini rencana kita akan menanam (bawang putih) 20 ribu sampai 30 ribu hektare, setelah tahun lalu sukses (menanam) 11 ribu hektare

Yogyakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi mengatakan pada tahun ini pihaknya berencana menanam bawang putih di seluruh wilayah Tanah Air, maksimal seluas 30 ribu hektare.

“Tahun ini rencana kita akan menanam (bawang putih) 20 ribu sampai 30 ribu hektare, setelah tahun lalu sukses (menanam) 11 ribu hektare,” kata Suwandi usai Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Produksi Bawang Putih di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, untuk merealisasikan puluhan ribu hektare bawang putih itu, hasil semua produksi bawang putih pada 2018 diproses menjadi benih, begitu juga produksi pada 2019 akan dijadikan benih untuk tahun depan.

“Rencana tahun depan 2020 dari yang ditanam 20 ribu sampai 30 ribu hektare tahun ini diproses dijadikan benih dua kali lipatnya, jadi tahun depan kita punya target seluas 40 ribu sampai 60 ribu hektare,” katanya.

Suwandi melanjutkan, sedangkan pada 2021, kementerian menargetkan bawang putih seluas 80 ribu sampai 100 ribu hektare atau dua kali lipat dari 2020, karena seluruh produksi dalam negeri diproses jadi benih.

Menurut dia, peningkatan produksi benih bawang putih guna memperluas tanaman hortikultura itu sebagai upaya pemerintah menuju swasembada pangan untuk bawang putih dan menghilangkan ketergantungan impor dari luar negeri.

“Artinya apa, seluruh kebutuhan konsumsi (bawang putih) dalam negeri sampai dengan 2021 itu dari impor. Jadi konsep swasembada yang dicanangkan desain ini berbeda dengan komoditas lain,” kata Dirjen Hortikultura.

“Kalau (komoditas) yang lain kan produksi naik, impor dikurangi, berikutnya produksi naik impornya berkurang, kalau bawang putih ini tidak, bawang putih ini 23 tahun terakhir kita tergantung hampir 100 persen kita impor,” katanya.

Hal itu, menurut dia, tidak bagus karena pasokan dan harga komoditas bawang putih dikendalikan orang lain, sehingga para stakeholder terkait sepakat mengejar swasembada bawang putih dengan konsep tersebut.

“Jadi nanam dijadikan benih, nanam lagi dijadikan dua kali lipat hingga 2021 kita punya target (tanaman bawang putih) 80 ribu sampai 100 ribu hektare, dan itu cukup untuk swaswembada bawang putih,” katanya.

Baca juga: Kementan lanjutkan kebijakan wajib tanam bawang putih

Baca juga: Kemendag akan terbitkan izin impor bawang putih untuk lima perusahaan

Baca juga: Mantan Mentan nilai impor bawang putih oleh Bulog tidak perlu lagi

Dirjen hortikultura luncurkan pasar lelang cabai

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Survei HSBC: Pebisnis Indonesia optimistis terhadap prospek ekonomi

Hampir setengah dari perusahaan Indonesia atau 45 persen memproyeksikan tingkat pertumbuhan lebih dari lima persen

Jakarta (ANTARA) – Hasil survei terbaru yang dilakukan HSBC Indonesia memperlihatkan adanya optimisme dari para pengusaha Indonesia atas peningkatan kegiatan ekonomi atau pertumbuhan bisnis dalam beberapa tahun ke depan.

Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia Sumit Dutta dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, mengatakan 98 persen perusahaan Indonesia yang disurvei memproyeksikan adanya pertumbuhan bisnis dua tahun ke depan.

Peningkatan basis pelanggan menjadi alasan terkuat pendorong pertumbuhan bisnis yaitu mencapai 32 persen dan pengembangan kualitas tenaga kerja sebanyak 29 persen.

Selain peningkatan basis pelanggan dan pengembangan kualitas tenaga kerja, sebanyak 24 persen responden juga mengakui pentingnya perbaikan logistik dan transportasi.

“Hampir setengah dari perusahaan Indonesia atau 45 persen memproyeksikan tingkat pertumbuhan lebih dari lima persen, tertinggi di antara semua pasar yang disurvei,” katanya.

Dutta mengatakan sebanyak 31 persen responden menilai perluasan pasar online untuk produk dan layanan merupakan peluang utama usaha di Indonesia.

“Dilihat dari sisi negatif, bisnis di Indonesia melihat tiga ancaman nyata, yaitu situasi politik sebanyak 36 persen, pesaing baru atau kinerja pesaing sebanyak 33 persen dan nilai tukar 26 persen,” ujarnya.

Pengusaha juga mempunyai keyakinan akan membaiknya prospek investasi di Indonesia, atau tercatat paling optimistis kedua setelah India.

“Bisnis di Indonesia akan mengejar berbagai peluang investasi, mulai dari penelitian, inovasi dan teknologi 81 persen, serta penjualan produk atau layanan online dan program pelatihan masing-masing 74 persen,” katanya.

Dengan kondisi ini, tingkat investasi pengusaha berada di posisi tinggi, dengan lebih dari 70 persen mengklaim akan meningkatkan investasi lebih dari lima persen di setiap bidang.

Hasil survei ikut memperlihatkan bahwa biaya adalah tantangan utama bagi inovasi di semua pasar, tidak terkecuali di Indonesia.

Khusus untuk Indonesia, kurangnya tenaga terampil dan kurangnya investasi di bidang teknologi, juga merupakan penghalang yang jauh lebih besar dibanding pasar lain.

“Penekanan akan pentingnya mencari tenaga-tenaga baru yang terampil adalah cerminan dari perhatian mendalam terhadap tantangan,” kata Dutta.

Dengan fokus pada inovasi, terutama pada era internet of things, 5G dan artificial intelligence, maka tercipta produktivitas, percepatan akses, peningkatan pengalaman pelanggan, serta kualitas produk dan layanan.

Sekitar 40 persen responden percaya bahwa sikap responsif terhadap perubahan adalah faktor terpenting kedua dalam mencapai kesuksesan di masa depan.

Sementara itu, sebanyak 21 persen responden percaya bahwa kinerja keuangan yang konsisten adalah lebih penting untuk meraih keberhasilan bisnis di masa depan.

Survei terbaru HSBC bertajuk “Navigator: Made for the Future” melibatkan lebih dari 2.500 perusahaan di 14 pasar secara global di Asia Pasifik (Australia, daratan China, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia dan Singapura), Eropa (Prancis, Jerman dan Inggris), Timur Tengah dan Afrika Utara (UEA) dan Amerika Utara (Kanada, Meksiko, dan AS).

Baca juga: Darmin: Ekonomi Indonesia tetap tumbuh di tengah tekanan global
Baca juga: ADB sebut pertumbuhan ekonomi Indonesia contoh baik di Asia Tenggara
Baca juga: Survei HSBC: Perusahaan Indonesia lebih optimistis terhadap perdagangan jangka pendek

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jasa Raharja raih sertifikat ISO 20000-1 perihal manajemen layanan IT

Kita ingin mengkomunikasikan kepada masyarakat bahwa Jasa Raharja sudah bisa memberikan pelayanan yang terbaik

Jakarta (ANTARA) – PT Jasa Raharja (Persero) meraih sertifikat ISO 20000-1:2011 perihal manajemen layanan teknologi informasi atau IT Service Management.

“Alhamdulillah pada hari ini telah diterima oleh Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi M. Wahyu Wibowo yakni sertifikat ISO 20000-1:2011 perihal IT Service Management yang diterbitkan oleh British Standards Institution, sebuah lembaga yang biasa melakukan standarisasi berskala internasional dan juga didukung oleh konsultan Multimatics yang membantu kita untuk bagaimana memenuhi standarisasi tersebut,” ujar Sekretaris Perusahaan Jasa Raharja Harwan Muldidarmawan kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Harwan menjelaskan bahwa tujuan standarisasi ini ialah Jasa Raharja berupaya untuk bisa bertata kelola dengan baik, di mana tata kelola yang baik tersebut harus bisa didukung oleh teknologi informasi.

“Teknologi informasi yang seperti apa? Yang pasti berstandar. Standar pertama yang kita penuhi adalah keinginan atau harapan dari stakeholder (pemangku kepentingan) kita yakni masyarakat terlebih dahulu. Masyarakat harus terlayani oleh Jasa Raharja sebagai penyelenggara program perlindungan bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas maupun penumpang umum sudah barang tentu harus mendapatkan kepastian layanan,” katanya.

Harwan menambahkan bahwa layanan yang diinginkan oleh masyarakat saat ini merupakan layanan yang berbasis teknologi informasi kekinian, dan basis dari teknologi informasi juga harus memiliki standar yang jelas. Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja, M. Wahyu Wibowo (keempat dari kanan) dalam sesi foto bersama usai menerima sertifikat ISO 20000-1:2011 perihal IT Service Management di Jakarta, Rabu (26/6/2019). (ANTARA/Aji Cakti)

“Dengan diraihnya sertifikasi ini kita ingin mengkomunikasikan kepada masyarakat bahwa Jasa Raharja sudah bisa memberikan pelayanan yang terbaik, tidak hanya jargon tapi bisa dibuktikan melalui program sertifikasi ISO tersebut,” ujarnya.

Harwan berharap dengan diraihnya sertifikat ISO 20000-1:2011 itu otomatis memotivasi Jasa Raharja untuk bisa lebih berkreasi dan berinovasi lagi.

Sertifikat ISO 20000-1:2011 perihal IT Service Management diserahkan langsung oleh Finance Controller Director British Standards Institution Kusuma Widjaja kepada Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi Jasa Raharja Wahyu Wibowo didampingi oleh Direktur Multimatics Agus Setiawan selaku konsultan pendamping.

Sertifikat standar ISO 20000 merupakan standar internasional untuk manajemen layanan teknologi informasi, Standar ini berisi persyaratan sistem manajemen layanan teknologi informasi yang harus dipenuhi agar layanan yang diberikan memiliki kualitas yang dapat diterima oleh masyarakat.

Sertifikasi ini juga dilakukan oleh Jasa Raharja sebagai upaya peningkatan penerapan tata kelola teknologi informasi sesuai dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara yang mengatur Pengelolaan Layanan Teknologi Informasi, dimana Jasa Raharja memandang penting pengelolaan layanan teknologi informasi untuk menjaga kelangsungan operasional perusahaan.

Jasa Raharja Madiun serahkan santunan Pramugari Lion Air

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pinsar klaim kelebihan pasokan ayam di Jateng capai 30 persen

Kami berharap dengan kondisi ini ada pengurangan pasokan bibit

Solo (ANTARA) – Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia mengklaim kelebihan pasokan ayam di Jawa Tengah hingga saat ini mencapai 30 persen yang akhirnya berdampak pada kerugian peternak.

“Kalau kebutuhan ayam normalnya di Jawa Tengah sekitar 1,2-1,3 juta ekor/hari, tetapi sekarang pasokannya mencapai 1,5-1,7 juta ekor/hari,” kata Ketua Pinsar Indonesia Jawa Tengah Parjuni di sela pembagian ayam gratis di Kantor Kecamatan Jebres, Surakarta, Jateng, Rabu.

Terkait kondisi tersebut, dikatakannya, peternak rakyat sudah menderita kerugian sejak enam bulan lalu. Ia mengatakan kondisi saat ini sudah di luar kondisi normal.

“Kami berharap dengan kondisi ini ada pengurangan pasokan bibit karena ujung masalahnya adalah ada kelebihan pasokan bibit dari kebutuhan pasar. Masyarakat di tingkat bawah tidak tahu karena di tingkat pasar stabil. Para peternak jualnya hanya Rp9.000/kg, sedangkan HPP Rp18.000-18.500/kg,” katanya.

Ia mengatakan sebelumnya sudah disepakati adanya pemangkasan pasokan bibit hingga 30 persen. Meski demikian, kesepakatan yang juga melibatkan pemerintah tersebut belum berlaku sampai saat ini.

“Seharusnya disepakati per tanggal 24 Juni kemarin tapi sampai saat ini belum ada kelanjutan. Kalau masih seperti ini kami akan ajukan lagi permohonan pemangkasan. Rapat final Senin lalu juga ngambang, belum ada aksi,” katanya.

Ia mengatakan bagi ayam tersebut sebagai bagian dari bentuk protes peternak rakyat yang merasakan kerugian. Untuk ayam yang dibagi kepada masyarakat se-Jawa Tengah sebanyak 30.000 ekor.

“Untuk menghindari adanya desak-desakan kami menggunakan sistem kupon. Ayam kami bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Salah satu peternak Suroto mengakui sudah mengalami kerugian hingga miliaran rupiah akibat kondisi ini. Bahkan, pasokannya ke pasar terus mengalami pengurangan mengingat modal mulai menipis.

“Biasanya saya bisa suplai sampai 700.000 ekor/bulan, sekarang berkurang sampai 50 persennya. Kerugian ini sudah saya rasakan sejak sekitar 10 bulan lalu,” katanya.

Baca juga: Jateng segera tertibkan peternak ayam ilegal cegah kelebihan pasokan
Baca juga: Harga ayam jatuh, asosiasi desak pemerintah pembenahan konkret di hulu
Baca juga: Pinsar akan bagikan10.000 ayam gratis

Harga merosot, peternak Jateng bagikan 1.500 ayam gratis

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri PPN khawatirkan konversi lahan pertanian makin meluas

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) RI Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengkhawatirkan semakin tingginya pembangunan di Pulau Jawa akan berimbas pada konversi lahan pertanian yang subur sehingga berdampak pada ketahanan pangan.

“Ke depan makin banyak pertumbuhan penduduk dan ekonomi yang bertumbuh dikhawatirkan konversi lahan subur menjadi ancaman ketahanan pangan,” kata dia, di Jakarta, Rabu, pada Dialog II pemindahan Ibu Kota Negara.

Sampai saat kini, kata dia, sumber ketahanan pangan nasional seperti produksi padi atau beras masih terpusat di Pulau Jawa. Sehingga perlu langkah strategis agar lahan pertanian tidak beralih fungsi.

Ia mengkhawatirkan tingginya kebutuhan masyarakat akibat pertumbunan ekonomi dan lain sebagainya, mengakibatkan lahan pertanian dijadikan bangunan pabrik, perumahan, serta sarana dan prasarana.

Akibatnya, kata dia, hal itu tidak hanya berdampak pada Pulau Jawa namun juga berimbas pada ketahanan pangan secara nasional.

Lebih jauh ia memaparkan wilayah metropolitan Jakarta saat ini didefenisikan sebagai Jabodetabek Puncak Cianjur (Jabodetabek Punjur). Hal itu dikarenakan semakin tingginya intensitas penduduk dan pembangunan di daerah itu.

“Total penduduk di Jabodetabek Punjur 33 juta orang, lebih besar dari penduduk Malaysia maupun Australia dan hanya tinggal di wilayah metropolitan Jabodetabek Punjur,” kata dia.

Hal itu terkonfirmasi dengan daftar 10 kota dengan penduduk terbesar di Indonesia. Lima dari 10 itu adalah kota-kota di wilayah Jabodetabek Punjur.

Jakarta menempati peringkat pertama dengan 10,3 juta jiwa, Bekasi nomor tiga terbesar di Indonesia 2,8 juta, Depok nomor enam terbesar di Indonesia 2,2 juta, Tanggerang peringkat tujuh dengan jumlah penduduk 2,1 juta dan Kota Tanggerang Selatan peringkat 10 dengan 1,5 juta jiwa penduduk.

“Jadi, memang Jakarta itu menjadi pusat segalanya seperti pemerintahan, ekonomi, bisnis, keuangan, perdagangan, jasa dan apa pun,” kata dia.

Baca juga: Lahan pertanian Kota Malang berkurang 68 hektare per tahun

Baca juga: Alih fungsi lahan pertanian picu timbulnya bencana

Kepala Bappenas ingatkan pentingnya entrepreneur kreatif

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Catatan Jasa Marga selama rekayasa lalu lintas angkutan Lebaran 2019

Penerapan satu arah tersebut menjadi salah satu catatan penting evaluasi mudik dan balik Lebaran 2019

Jakarta (ANTARA) – Rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) pada masa angkutan Lebaran 2019 tercatat sebagai sistem satu arah terpanjang dan terlama.

Operation Management Group Head Jasa Marga Fitri Wiyanti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya beserta instansi terkait telah mewujudkan rekayasa lalu lintas satu arah terpanjang dan terlama yang berlaku di Indonesia pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2019.

“Penerapan satu arah tersebut menjadi salah satu catatan penting evaluasi mudik dan balik Lebaran 2019,” katanya.

Dari sisi rekayasa lalu lintas yang merupakan diskresi dan bekerja sama dengan Kepolisian, Fitri lebih lanjut menjelaskan Jasa Marga juga mencatat hal-hal sebagai berikut, yaitu adanya perubahan titik akhir pemberlakuan satu arah arus mudik dari KM 262 (Brebes Barat) menjadi di KM 414 (Kalikangkung).

Kedua, perubahan titik awal satu arah arus balik semula KM 262 (Brebes Barat) menjadi KM 442 (Bawen) dan titik akhir satu arah atau one way semula KM 70 (Cikampek) menjadi KM 29

Ketiga, adanya perpanjangan waktu pemberlakuan satu arah arus mudik yang semula direncanakan selama 4 hari (30 Mei sampai 2 Juni) menjadi selama 5 hari (30 Mei sampai 3 Juni) dan satu arah arus balik yang semula 4 hari (7 Juni sampai 10 Juni) menjadi lima hari (7 Juni sampai 11 Juni)

Sementara itu, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri mengatakan terwujudnya penerapan satu arah terpanjang dan terlama tersebut tak terlepas dari sinergitas yang terjalin baik di antara pihak-pihak terkait.

“Sinergitas ini, misalnya, terlihat saat penerapan satu arah dengan panjang maksimum mencapai 413 Km saat arus balik. Bahkan, pada hari-hari terakhir penerapannya saat arus balik,”ujarnya.

Bahkan, satu arah berlangsung selama 42 jam nonstop.

Baca juga: Jasa Marga prediksi puncak mudik H-5 dan puncak arus baiik H+3

Baca juga: Jasa Marga kerjakan empat program tol baru pada 2019
 

Jasa Marga evaluasi arus mudik dan antisipasi arus balik

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Parade Jakarnaval 2019 Digelar Promosikan “Wajah Baru” ibu kota

Jakarta (ANTARA) – Parade Jakarnaval 2019 yang digelar dalam rangka HUT ke-492 Kota Jakarta berupaya mempromosikan “wajah baru” ibu kota yang sedang terus membangun.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaedi di Jakarta, Rabu, menjelaskan tema Jakarnaval 2019 yakni “Wajah Baru Jakarta” dengan mempertimbangkan kondisi terbaru Jakarta yang sedang terus mengalami perubahan melalui berbagai pembangunan.

”Kami juga berharap kegiatan Jakarnaval dapat menarik wisatawan dalam negeri maupun luar negeri dan menjadi hiburan warga Jakarta,” katanya.

Peserta Jakarnaval 2019 yang didukung oleh Kementerian Pariwisata itu diperkirakan akan dimeriahkan 5000 peserta, mulai dari parade berjalan kaki hingga kendaraan hias.

Rute Thamrin dan Sudirman dipilih salah satunya untuk menunjukkan pembangunan baru di Jakarta mulai dari JPO di Dukuh atas hingga MRT.

Lebih lanjut, Edy memaparkan kegiatan Jakarnaval 2019 akan dimeriahkan oleh marching band, parade orang berjalan, tari garapan kolosal, seniman, serta diikuti parade kendaraan hias.

Tercatat hingga penutupan pendaftaran pada 21 Juni 2019, ada sekitar 30 kendaraan hias dari 5 wilayah serta 1 kabupaten dan 5000 peserta yang akan berpartisipasi dalam Jakarnaval 2019. Parade akan dilakukan dari Balaikota menuju Bunderan HI pada Minggu, 30 Juni 2019 dan ditutup dengan panggung hiburan di Monas.

Beberapa yang akan tampil di antaranya Komunitas Ondel-ondel, Komunitas Karnaval,Tarian Garapan dan tradisional, Abang None Jakarta, Komunitas Cosplayer, Komunitas Badut Akrobat, serta kendaraan mobil hias.

Acara ini akan berlangsung dari pukul 15.00-18.00 WIB dan akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di tribun depan Balaikota.

Sejumlah musisi ibu kota seperti Krisdayanti, Iwa K, Irma Dharmawangsa, dan Ada Band akan tampil memeriahkan panggung hiburan di Monas dari pukul 19.00-22.00 WIB.

Rute parade akan terbagi menjadi 2 yaitu parade dengan berjalan kaki yang akan dimulai dari Silang Merdeka Tenggara melewati depan Balaikota Jakarta, mengarah ke Jalan MH. Thamrin, berputar di perempatan depan Bangkok Bank untuk kembali ke arah Monas.

Sedangkan parade kendaraan hias akan dimulai dari Silang Merdeka Tenggaramelewati depan Balaikota Jakarta, mengarah ke Jl. MH Thamrin, dan berakhir di Bundaran HI.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak seluruh warga Jakarta untuk berpartisipasi dan menikmati seluruh rangkaian acara yang diselenggarakan dan mendukung berbagai karya anak Jakarta karya bangsa ini, sehingga ke depan semakin memajukan perekonomian Jakarta dengan produk-produk kreatif buatan lokal.

Baca juga: Kericuhan di Jakarta pengaruhi kunjungan wisatawan mancanegara

Baca juga: Kali Besar Timur dijadikan spot “instagramable”

Pemprov DKI gelar Festival Jakarnaval 2018

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Argentina tingkatkan perdagangan

Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Argentina membentuk Working Group Trade Invesment (WGTI) sebagai upaya awal peningkatan kerja sama perdagangan yang lebih erat.

“Di forum ini, kita bisa tukar menukar informasi. Dua negara ini kan jauh sekali., satu di Amerika, satu lagi di Asia Tenggara jadi kurang mengenal, kurang banyak informasi yang tersebar,” kata Direktur Perdagangan Bilateral Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Rabu.

Ni Made Ayu Marthini mengungkapkan WGTI akan menjadi wadah untuk melakukan komunikasi, promosi serta fasilitasi bagi kedua negara.

Pemerintah Indonesia dan Argentina akan mendorong para pelaku usaha untuk berkunjung ke berbagai acara yang diselenggarakan kedua negara.

Hal itu dilakukan sebagai upaya perkenalan secara langsung dan melihat bagaimana kondisi pasar yang akan dituju.

Adapun, dari sisi fasilitasi, tim kerja akan membahas berbagai isu yang terjadi antara Indonesia dan Argentina.

“Seperti soal tarif, kemudian rencana perdagangan dagung sapi dan lain-lain. Itu yang akan dibahas. Kita akan identifikasi dulu semuanya,” tutur Ni Made.

Ketika tiga fungsi itu sudah dilakukan, WGTI akan mengeluarkan rekomendasi terkait apa yang perlu dilakukan ke depannya.

Rekomendasi itu dapat menjadi dasar bagi rancangan pembentukan perjanjian dagang, baik berupa free trade agreement (FTA) atau comprehensive economic partnership agreement (CEPA).

“Kalau dirasa cukup, kita bisa bentuk FTA. Tapi kalau belum ya nanti dulu,” ucapnya.

Namun, untuk bisa melaksanakan perjanjian dagang dengan Argentina, Indonesia harus melakukan kerja sama secara multilateral dengan Mercosur atau blok perdagangan di Amerika Latin yang meliputi Brasil, Venezuela, Paraguay, Uruguay dan Argentina itu sendiri.

“Karena Argentina bagian dari Mercosur, kita harus jalin kesepakatan dengan mereka. Tidak bisa per negara karena mereka belum terbuka,” jelasnya.

Sebelum perjanjian dagang terwujud, Indonesia bisa memanfaatkan Indonesia-Cile CEPA yang akan segera aktif pada Agustus mendatang.

“Kita jadikan Cile sebagai hub. Dari situ, produk-produk kita bisa masuk ke negara-negara lain di Amerika Selatan, termasuk Argentina,” jelasnya.

Baca juga: Presiden nilai Indonesia-Argentina berpotensi tingkatkan kerja sama

Baca juga: Pengamat: kerja sama perdagangan dengan Argentina langkah tepat

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Batam tuan rumah kontes Miss Tourism Worldwide 2019

Jakarta (ANTARA) – Batam Kepulauan Riau ditetapkan sebagai tuan rumah kontes kecantikan internasional Miss Tourism Woldwide 2019 yang diikuti puluhan peserta perwakilan dari berbagai negara di dunia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani di Jakarta, Rabu, mengatakan ajang kecantikan dunia ini akan diikuti sekitar 30 kontestan dari berbagai negara.

“Dipilihnya Batam sebagai tuan rumah penyelenggaraan Miss Tourism Worldwide 2019 menjadi bukti kualitas pariwisata Indonesia yang semakin dianggap memiliki semua aspek pendukung elemen pariwisata berkelas dunia. Peserta dan pengunjung akan mendapatkan pengalaman terbaiknya selama di Batam. Ada banyak destinasi yang bisa dikunjungi baik di Batam maupun wilayah Kepri secara umum,” kata Rizki Handayani.

Kontes yang akan digelar pada 22 September 2019 di Pacific Palace Hotel Batam, Kepulauan Riau (Kepri) itu akan meliputi banyak agenda seperti program pertunjukan bakat, pertukaran budaya, kostum nasional, dan masih banyak lagi.

Batam lanjut Rizki dinilai mampu menarik minat pengunjung dalam jumlah besar. Dengan kata lain, Batam memiliki kemampuan mengelola event besar skala internasional.

“Kami optimistis Miss Tourism Worldwide 2019 akan sukses digelar di Batam. Destinasi ini sudah punya pengalaman luar biasa untuk menangani event-event besar sekelas Miss Tourism Worldwide 2019. Di Batam, penyelenggaraan Miss Tourism Worldwide 2019 akan lebih menarik. Sebab, destinasi Batam dan Kepri banyak menawarkan pengalaman terbaik,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar mengatakan, ditunjuknya Batam sebagai venue ajang tersebut akan membawa beragam dampak positif. Sebab, Miss Tourism Worldwide 2019 potensial menjadi media branding terbaik bagi sektor pariwisata.

“Event ini akan mendapatkan perhatian besar dari publik di dunia. Potensi media exposurenya juga luar biasa. Setiap detail aktivitas peserta akan diberitakan kepada dunia,” katanya.

Baca juga: Bidik wisatawan Filipina, 10 agen perjalanan diajak nikmati Batam

Baca juga: Operator kapal tambah jadwal pelayaran Singapura-Batam

Kemenpar promosikan 60 destinasi di Indonesia

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur: MXGP akan tingkatkan hunian hotel Palembang

Palembang (ANTARA) – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, kejuaraan dunia Motorcross Grand Prix (MXGP) di Jakabaring pada awal Juli 2019 akan meningkakan hunian hotel di Palembang.

Dengan adanya kejuaraan internasional tersebut maka masyarakat luar banyak berkunjung ke Palembang, kata gubernur di Palembang, Rabu.

“Banyaknya masyarakat luar yang ingin menyaksikan kejuaraan dunia tersebut maka akan meningkatkan hunian hotel, apalagi kejuaraan dunia tersebut diikuti crosser tingkat dunia sehingga wajar bila masyarakat ingin menyaksikan,” ujarnya.

Terlebih lagi kejuaraan tersebut pertama kali dilaksanakan di Sumsel sehingga diharapkan hunian hotel di daerah ini akan meningkat.

Selain itu upaya Pemerintah Provinsi Sumsel untuk meningkatkan hunian hotel tersebut Pemprov Sumsel berkerja sama dengan agen travel yakni tiket.com. Perusahaan berjaringan itu akan mempromosikan bahwa Sumsel menjadi tuan rumah MXGP.

Selain menjual tiket, perusahaan tersebut juga mempromosikan Sumsel keluar negeri karena akses travel agen itu sudah go internasional.

Sementara mengenai akomodasi sendiri, gubernur merasa yakin tidak akan menjadi masalah karena penginapan di daerah ini cukup banyak.

Holel di Palembang saat ini berkembang pesat sehingga peserta termasuk wisatawan nusantara dan mancanegara akan terakomodasi.

Bahkan pihaknya juga telah menyiapkan wisma atlet untuk mengantisipasi akomodasi panitia MXGP mendatang.

Baca juga: 60 pebalap dunia bakal ikuti MXGP di Palembang

Baca juga: Gubernur: tiket MXGP dapat dipesan melalui jaringan online

Wapres JK: Kebijakan di Teluk Jakarta sebagai tindakan pragmatis dan realistis

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beruk panjat kelapa masuk agenda Festival Pesona Gandoriah Pariaman

Pariaman, (ANTARA) – Lomba beruk panjat kelapa masuk dalam agenda Festival Pesona Gandoriah 2019 yang akan digelar Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat pada 29 Juni hingga 3 Juli 2019.

“Ini even unik dalam festival tahun ini karena biasanya dicari-cari oleh wisatawan,” kata Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Anwar di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan beruk panjat kelapa ini termasuk unik karena even seperti ini hanya ada di Padang Pariaman dan Kota Pariaman sehingga menarik untuk diangkat sebagai perlombaan serta even wisata.

Keunikan tersebut dapat menjadi potensi besar untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Keunikan inilah yang kami jual kepada wisatawan,” katanya.

Lomba beruk memanjat kelapa yang dilaksanakan pada Festival Pesona Gandoriah 2019 tersebut merupakan yang kedua kalinya, sedangkan yang pertama dilaksanakan pada 2015.

Ia menambahkan lomba yang merupakan kerja sama antara pihaknya dengan Komando Distrik Militer 0308 Pariaman tersebut akan dilaksanakan pada Minggu 30 Juni di Pantai Gandoriah.

Sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman menjadwalkan pelaksanaan Festival Pesona Gandoriah 2019 pada 29 Juni hingga 3 Juli dengan melaksanakan delapan lomba guna menarik wisatawan ke daerah itu.

Festival ini merupakan yang ke lima kalinya kami laksanakan semenjak 2015

Delapan lomba itu yakni festival kuliner sate Pariaman, lomba selaju sampan, randai, foto objek wisata, beruk memanjat kelapa, kreativitas anak, Gandoriah fiesta, dan lagu minang.

Ia menyampaikan festival tersebut dilaksanakan di Pantai Gandoriah dengan total hadiah yang disediakan untuk delapan lomba itu mencapai Rp100 juta rupiah. 

Baca juga: Pemkot Pariaman promosikan pariwisata ke tingkat Asia Pasifik

Baca juga: Pemkot Pariaman batasi kunjungan wisatawan ke pulau

Kolaborasi dua kultur antar kota Padang raih rekor muri

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian PUPR selesaikan pembangunan TPA sampah ramah lingkungan

TPA Banjarbakula mampu menampung 790 ton per hari timbulan sampah yang dihasilkan oleh 475.000 jiwa

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah regional Banjarbakula, di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang ramah lingkungan.

TPA Regional Banjarbakula mampu menampung 790 ton per hari timbulan sampah yang dihasilkan oleh 475.000 jiwa di lima kabupaten/kota di kawasan Banjarbakula, yang meliputi Kota Banjarmasin dengan 440 ton per hari, Kota Banjarbaru (200 ton per hari), Kabupaten Banjar (70 ton per hari), Kabupaten Barito Kuala (40 ton per hari), dan Kabupaten Tanah Laut (40 ton per hari).

“Pembangunan TPA Regional Banjarbakula merupakan dukungan Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya kepada pemerintah daerah dalam pelayanan persampahan kepada masyarakat,” kata Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalsel Kementerian PUPR Muhammad Rizat Abidin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, lima kabupaten/kota yang dikoordinasi Pemprov Kalsel mengajukan usulan dengan memenuhi persyaratan seperti sesuai dengan rencana tata ruang, sudah memiliki kajian analisis dampak lingkungan (amdal), unit pengelola dan tersedianya lahan.

Pembangunannya dilakukan sejak 12 Mei 2017 dan telah rampung pengerjaan dengan anggaran sebesar Rp150 miliar dalam bentuk kontrak tahun jamak (multi years contract) 2017-2018.

TPA Banjarbakula dilengkapi empat sel landfill dengan luas total delapan hektare, unit pengolah lindi, bangunan cuci kendaraan, jembatan timbang, kantor dan pos jaga.

Masa manfaat setiap sel TPA diharapkan bisa digunakan selama 10 tahun.Penggunaan sistem sanitary landfill pada TPA ini bertujuan untuk membuat kawasan di sekitar tidak tercemar dan bau dari timbunan sampah.

“Pada prinsipnya, cara kerja sistem sanitary landfill ini sampah yang masuk adalah sampah sisa atau 30 persen dari sampah awal yang telah dipilah dan dipilih. Sampah kemudian dilapis tanah. Berbeda dengan sistem open dumping, sampah hanya dibuang begitu saja tidak diproses lebih lanjut.” ujar Rizat.

Menurut Rizat, untuk cairan atau air lindi dari sampah basah juga diolah terlebih dahulu hingga menjadi air bersih yang tidak mengandung zat kimia yang bisa berakibat pada pencemaran lingkungan.

“Maka kalau dilakukan seperti ini saya yakin lingkungan di sekitar TPA Banjarbakula tidak akan tercemar yang meninggalkan bau serta mampu menyebabkan penyakit,” ucapnya.

TPA juga dilengkapi area pencucian armada unit truk yang membuat lingkungan di sekitar menjadi lebih bersih, “Otomatis truk yang keluar dari TPA ini sudah dalam kondisi bersih lagi, karena ketika mereka keluar ini dicuci dulu truknya,” katanya.

TPA Banjarbakula bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh unit pengelola teknis (UPT) di bawah pemerintah provinsi.

TPA Banjarbakula saat ini sudah beroperasi, namun untuk kelancaran akses keluar dan masuk truk pengangkut sampah, pemerintah provinsi tengah menyelesaikan perbaikan dan pelebaran jalan akses.

Baca juga: TPA Tanjungpinang olah sampah menjadi bahan bakar
Baca juga: TPA Basirih Banjarmasin libatkan 200 pemulung tangani sampah plastik
Baca juga: Kementerian PUPR dorong tempat pengolahan sampah ramah lingkungan

Menteri PUPR janji bangun kembali jembatan yang rusak

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kadin : pengusaha Jatim harapkan keputusan MK sesuai KPU

Surabaya (ANTARA) – Tim Ahli Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Jamhadi berharap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019 bisa sesuai dengan putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya, agar dunia usaha bisa berlanjut dan lebih baik.

“Beberapa pengusaha saat ini masih ‘wait and see’, dan kami berharap keputusan sesuai dengan KPU pada tanggal 28 Juni, agar dunia usaha berlanjut lebih baik,” kata Jamhadi di Surabaya, Rabu.

Jamhadi mengatakan, secara umum dunia usaha saat ini cukup kondusif, dan di Jatim juga demikian meski ekspor mengalami defisit.

Ia mengatakan, kondusifnya wilayah Jatim dilihat dunia wisata dan makro yang tumbuh 5,51 persen pada kuartal I 2019 atau ada kemajuan dibandingan akhir tahun 2018 yang hanya sebesar 5,46 persen.

Selain itu, tiga sektor produksi di Jatim juga mengalami pertumbuhan, seperti makanan minuman sebesar 9 persen, fashion sebesar 8 persen, serta transportasi dan farmasi yang juga tumbuh positif.

Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur sektor transportasi pada Mei 2019 mengalami inflasi sebesar 0,16 persen, atau terjadi
kenaikan indeks dari 133,82 pada April 2019 menjadi 134,02 pada bulan Mei 2019.

Sedangkan farmasi atau kelompok kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,18 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 131,09 pada bulan April 2019 menjadi 131,32 pada bulan Mei 2019.

Kelompok kesehatan dibagi menjadi empat sub kelompok, yakni jasa kesehatan, obat-obatan, jasa perawatan jasmani, dan perawatan jasmani
dan kosmetika.

Sementara itu, putusan MK terkait permohonan perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden akan dibacakan pada 27 Juni 2019.

MK memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019 yang semula dijadwalkan Jumat (28/6) menjadi Kamis (27/6).

Permohon sengketa pilpres ini dimohonkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, dengan pihak termohon adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Bawaslu serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai pihak terkait.

Baca juga: Investasi di Indonesia diyakini bakal melesat pasca-Pilpres

Baca juga: Hipmi: pengusaha bakal tingkatkan investasi pasca-Pilpres

KPU tambah 676 TPS pemilu

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenpar siapkan pedoman wisata halal

Kami optimistis panduan yang akan disusun tersebut akan berperan dalam mempercepat pertumbuhan wisata halal di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pariwisata segera menyusun dan menyiapkan pedoman wisata halal sebagai panduan bagi pengembangan pariwisata berstandar halal, sehingga dapat mengakselerasi pertumbuhan wisata di Indonesia.

“Kami optimistis panduan yang akan disusun tersebut akan berperan dalam mempercepat pertumbuhan wisata halal di Indonesia. Kita harus mengikuti strategi umum seperti pelayanan dan harga terbaik dan berlaku di dunia,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu

Pedoman wisata halal akan meliputi empat bidang yaitu destinasi, pemasaran, industri, dan kelembagaan. Dalam penyusunan panduan, Kemenpar mengacu pada standar terbaik wisata dunia.

Lebih lanjut mengenai standar layanan pariwisata, Menpar menjelaskan pentingnya sertifikasi pariwisata halal bagi pelaku dan produk pariwisata. Sertifikasi dapat dijadikan sebagai jaminan halal bagi produk pariwisata yang diproduksi oleh para pengusaha.

“Untuk langkah awal ada empat bidang usaha yang akan disertifikasi yakni kuliner, hotel, biro perjalanan, dan spa. Sebaiknya para pelaku usaha tidak ragu untuk melakukan sertifikasi bagi bidang usahanya karena dengan demikian ada jaminan produknya halal dan sesuai dengan standar,” kata Menpar.

Potensi pawisata halal di Indonesia dinilainya besar namun pencapaiannya belum optimal. Belum banyak daerah yang menjadikan wisata halal sebagai ciri khas wisata. Salah satu daerah yang sudah menerapkan wisata halal yakni Lombok.

“Kita masyarakat Indonesia dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Terkadang ada anggapan pelaksanaan sertifikasi tidak berguna, padahal di situlah kita menerapkan standar yang juga mendorong pihak lain untuk meningkatkan kualitas secara bersamaan,” sebut Menpar lagi.

Di Indonesia, prosentase kedatangan wisman halal mencapai 20 persen dan akan terus didorong untuk meningkat. Sementara kalau dibandingkan dengan negara tetangga, yakni Singapura, angka kedatangan wisman halalnya lebih dari 20 persen.

Pengembangan wisata halal yang sedang dilakukan Kemenpar juga didukung Cawapres KH Ma’ruf Amin yang mengapresiasi langkah Kemenpar dalam mengembangkan wisata halal Indonesia.

“Semoga pedomannya segara ada dan dapat mempercepat pertumbuhan wisata Indonesia. Kita harap wisata halal Indonesia dapat menjadi yang terbaik di dunia,” ujarnya.

Ia menilai pelayanan terbaik sebaiknya selalu diberikan kepada wisatawan. Salah satu upayanya dapat dilakukan dengan menghadirkan layanan berstandar halal.

“Kita jangan hanya mengandalkan halal dan status mayoritas muslim saja, tapi kalau tidak bisa memberikan pelayanan terbaik, wisatawan tidak mau datang”, kata Ma’ruf Amin.

Dilanjutkannya, label halal yang diberikan merupakan penyempurna dan berfungsi sebagai nilai tambah. Hal tersebut juga harus diimbangi dengan sejumlah perbaikan seperti dalam bidang regulasi dan kelembagaan.

Baca juga: Uzbekistan-NTB dan ANTARA sepakati kerja sama promosi pariwisata
Baca juga: Kemenpar dorong SDM hotel-restoran Indonesia kembangkan wisata halal
Baca juga: Presiden: wisata halal Indonesia peringkat pertama di dunia

Kota Malang raih “Kota Wisata Halal” dari Kemenpar

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

General Motors luncurkan pikap Colorado pada September

Jakarta (ANTARA) – General Motors Co. akan meluncurkan truk pikup Colorado dan Traverse SUV di Korea Selatan sebagai langkah GM untuk meningkatkan angka penjualan di tengah pasar global yang lesu.

Pembuat mobil yang berbasis di Detroit itu berencana memperkenalkan pickup Colorado pada akhir Agustus dan Traverse SUV pada awal September, demikian dikatakan Presiden dan CEO GM Korea Kaher Kazem mengatakan dalam sebuah konferensi pers yang dikutip dari Kantor Berita Yonhap, Rabu.

“GM Korea akan menambahkan target untuk meningkatkan persentase SUV dalam portofolio produknya menjadi 60 persen dari 17 persen saat ini,” katanya tanpa memberikan kerangka waktu.

Perusahaan juga mempertimbangkan untuk menambah SUV Tahoe ukuran penuh ke jajaran produk untuk memperluas pangsa yang lebih besar di pasar SUV yang sedang tumbuh.

Baca juga: General Motors akan buka kantor regional di Korea Selatan

Dalam beberapa tahun terakhir, GM telah mengalami penjualan yang lesu karena tidak punya model yang kompetitif di pasar Korea Selatan. Dari Januari hingga Mei, penjualan mobil GM turun 2,6 persen menjadi 194.721 kendaraan.

Untuk menghidupkan kembali penjualan, produsen mobil itu juga berencana memproduksi SUV Trailblazer baru di Korea Selatan pada 2019 dan mengekspor pada 2020. Trailblazer akan menjadi produk dengan segmen di antara Chevrolet Trax dan Equinox.

GM Korea Selatan berencana untuk memperkenalkan 15 model baru pada 2018 hingga 2023. Pada 2018, GM meluncurkan minicar Spark dan SUV Equinox buatan AS.

Jajaran Chevrolet mencakup dua model SUV – Trax compact dan Equinox menengah. Model lain adalah Spark, sedan menengah Malibu, sedan unggulan Impala, mobil sport Camaro, EV Bolt, dan kendaraan komersial mini Damas dan Labo.

Baca juga: Penjualan General Motors dan Fiat Chrysler turun pada kuartal I 2019

Pewarta: KR-CHA
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Porsche Cayenne dan Panamera harus tarik akibat masalah transmisi

Jakarta (ANTARA) – Merek mobil sport Volkswagen Porsche harus menarik sebanyak hampir 340.000 unit Cayenne dan Panamera akibat adanya permasalahan dibagian transmisi otomatis.

Seorang juru bicara Porsche mengatakan mobil-mobil itu mungkin bisa berpotensi terguling ketika diparkir, hal itu karena adanya bagian yang rapuh dalam hubungan antara tuas dan transmisi.

Menurut laporan Reuters, Rabu, hampir 100.000 kendaraan yang terkena dampak penarikan itu. Kendaraan yang terdampak merupakan produksi 2002 yang berada di Amerika Serikat dan hampir 25.000 unit di Jerman.

Sebelumnya, pada awal Juni Porsche Panamera ditarik akibat permasalahan kelistrikan yang bisa menyebabkan kebakaran pada kendaraan. Penarikan itu melibatkan sekitar 33.206 kendaraan di Amerika Utara.

Baca juga: Porsche didenda Rp8,5 triliun karena kecurangan diesel

Pewarta: KR-CHA
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Embun es Dieng yang menawan dan mengancam

Karena lihat di TV dan Facebook, jadinya penasaran ingin melihat langsung dan merasakan serunya hawa dingin Dieng

Semarang (ANTARA) – Pesona keindahan Daratan Tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah masih terus menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung, apalagi saat ingin merasakan fenomena munculnya embun es di musim kemarau.

Embun yang membeku akibat suhu dingin mulai terlihat di sejumlah tempat seperti di meja-meja tempat berjualan, tanaman, dan hamparan rumput sekitar kompleks Candi Arjuna Dieng.

Buliran embun es memantulkan panorama elok yang sebagian wisatawan mengaku sengaja ke Dieng untuk berburu nuansa dingin bak musim salju di Eropa.

Keelokan embun es Dieng biasa terjadi tiap tahun di kisaran Juni, Juli, dan Agustus atau puncak musim kemarau. Jika pada 2018 mulai terjadi di akhir Juli, tahun ini di pekan ketiga Juni 2019 sudah terlihat.

Wisatawan yang ingin melihat dan menikmati fenomena embun es biasanya sudah sejak pukul lima pagi mendatangi kompleks Candi Arjuna Dieng.

Hanya saja, embun es tersebut tidak muncul tiap hari seperti pada Juni 2019 embun es terlihat sangat tebal berkisar 0,5 cm, demikian juga pada 18 Juni dan 25 Juni 2019, namun pada Rabu, 26 Juni 2019 embun es tak terlihat, hanya embun air.

“Biasanya karena angin kencang, embun es tidak muncul. Kemarin, Selasa (25/6) di meja tempat berjualan esnya tebal sekali, pagi ini hanya embun air,” kata Elia Wulandari, warga setempat yang sudah empat tahun berjualan di kawasan Candi Arjuna ditemui Antara, Rabu dini hari.

Baca juga: Embun upas terjadi akibat penurunan suhu

Embun es dan nuansa dingin di kawasan Daratan Tinggi Dieng menjadikan penasaran dan menjadikan banyak yang ingin merasakannya secara langsung.

Lian Hernawati, warga Depok yang datang bersama keluarga mengaku penasaran dengan embun es, hingga liburan keluarga yang seharusnya ke Yogyakarta digeser ke Dieng.

“Karena lihat di TV dan Facebook, jadinya penasaran ingin melihat langsung dan merasakan serunya hawa dingin Dieng,” kata Lian yang datang ke Dieng dengan kendaraan pribadi dari Depok bersama suami dan dua anaknya.

Tidak sekadar embun es, sensasi hawa dingin Daratan Tinggi Dieng juga menyimpan daya tarik tinggi bagi wisatawan termasuk Fawwazah yang ingin mencoba hawa dingin Dieng.

“Saya alergi dingin dan infonya Dieng dingin sekali. Nah, saya mencoba siapa tahu kalau di tempat dingin sekali, alerginya hilang. Ternyata benar. Setelah hari pertama masih bentol- bentol merah kedinginan, hari kedua sudah tidak bentol-bentol merah lagi di pipi. Kalau dingin masih kedinginan, tapi bentol-bentolnya hilang,” katanya.

Gadis berkerudung dengan penutup kepala dan syal warna pink serasi dengan rok panjangnya yang ditemui di Komplek Candi Arjuna Dieng Kulon mengaku senang bisa merasakan dinginnya Dieng yang mencapai 10 derajat celcius pada Rabu (26/6) dini hari.

Ingin merasakan sensasi dingin juga disampaikan wisatawan lainya dengan berkunjung ke Daratan Tinggi Dieng.

“Saat saya ke Korea, bertepatan musim dingin, tetapi ternyata tidak sedingin di Dieng,” kata Irsyad, seorang wisatawan dari Semarang yang datang ke Dieng bersama keluarga.

Tak hanya embun es yang dapat dinikmati pada dini hari, pesona Dieng juga makin menawan di malam hari dengan langitnya yang cerah dan wisatawan dimanjakan dengan taburan banyak bintang.

“Kalau di Semarang hanya ada satu-dua bintang, tapi di atas langit Dieng bisa penuh dengan bintang. Bagus baget, karena baru pertama kali bisa lihat bintang sebanyak ini,” tambah Irsyad.

Baca juga: Fenomena embun upas di Dieng

Mie Ongklok

Daya tarik embun es dan hawa dingin Dataran Tinggi Dieng menjadikan wisawatan dalam negeri dan luar negeri banyak yang berdatangan dan hal itu berbanding lurus dengan meningkatnya wisata kuliner Wonosobo.

Ada beragam kuliner yang banyak dicicipi wisatawan salah satunya Mie Ongklok lengkap dengan tiga tusuk sate ayam yang disajikan bersamaan menambah sensasi yang luar biasa.

“Mienya sama seperti mie kuning pada umumnya. Hanya saja, yang berbeda kuahnya yang beda. Jika biasanya mie seperti mie ayam kuahnya bening, Mie Ongklok kuahnya kental sekali. Rasanya enak dan unik. Pantas untuk dicoba,” kata Bowo, wisatawan dari Jakarta.

Bertempat persis di pertigaan arah Candi Arjuna, tempat makan yang berjualan Mie Ongklok ini, tidak pernah sepi dari wisatawan tidak hanya dalam negeri tapi juga wisatawan mancanegara.

Tidak sedikit yang datang secara berombongan dengan menggunakan bus untuk menikmati Mie Ongklok dilengkapi dengan beragam menu minuman panas.

Embun es yang mengancam

Tidak sekadar membawa berkah bagi pedagang dan pemilik penginapan yang berada di Kawasan Daratan Tinggi Dieng, tapi embun es ternyata menjadi ancaman bagi para petani.

“Kalau sudah turun embun es, para petani kentang sudah tidak berharap bisa panen,” kata Romadhoni, warga Dieng Kulon sembari menunjukkan foto embun es yang menempel di tanaman dari telepon genggamnya.

Embun es, bagi warga setempat biasa menyebutnya dengan embun bisa (bagi hewan, bisa sangat mematikan) karena mematikan tanaman tertentu.

“Tanaman kentang dan tanaman carica mati karena embun es, untuk tanaman yang lain tidak terpengaruh,” katanya.

Saat embun es menempel ke daun tanaman kentang dan carica pagi hari, kemudian siang hari terkena matahari, menjadikan daun tanaman kuning dan layu, berpotensi besar menjadi kering dan mati.

Tanaman kentang adalah salah satu tanaman yang banyak ditanam petani di Kawasan Daratan Tinggi Dieng dan hal itu menjadikan banyak makanan ringan yang dijajakan disekitaran Dieng berbahan dasar kentang seperti kentang goreng yang dipotong memanjang tipis-tipis, kentang rebus berbumbu, dan kentang goreng yang dibentuk berulir dengan tusukan lidi.

Baca juga: Lima hektare tanaman kentang di Dieng terdampak embun beku

‘Salju’ yang Membuat Petani Dieng Merugi

Oleh Mahmudah/Nur Istibsaroh
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jakarta peringkat ke-20 Indeks Kota Global Berdaya Tahan

Survei ini bisa melihat cara pandang orang luar terhadap kondisi pasar Jakarta

Jakarta (ANTARA) – DKI Jakarta menempati peringkat ke-20 dalam Indeks Kota Global Berdaya Tahan yang dikeluarkan oleh perusahaan konsultan properti internasional, Savills, yang mencakup kota-kota yang dinilai lebih resilien terhadap disrupsi ekonomi global.

“Survei dilakukan oleh Savills Internasional (perusahaan konsultan properti multinasional) secara global. Survei ini bisa melihat cara pandang orang luar terhadap kondisi pasar Jakarta,” kata Head of Research and Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus, dalam paparan properti kepada media di Jakarta, Rabu.

Menurut Anton, pada saat ini ada semacam anggapan bahwa berbagai kota besar di tingkat dunia seperti New York, Tokyo, dan London, akan terus selamanya menjadi kota-kota besar.

Padahal, bila dilihat dari kajian historis tidak selamanya akan demikian karena sepanjang lintasan sejarah manusia maka kota-kota besar banyak yang berubah.

“Kota-kota besar akan berubah dan disebabkan banyak hal, yang menjadi omongan orang pada saat ini adalah soal disrupsi di dalam setiap aspek manusia seperti dalam bisnis dan aktivitas sosial lainnya,” kata Anton Sitorus.

Ia menyebutkan bahwa penyebab disrupsi ini antara lain karena teknologi, perubahan demografi, serta faktor kepemipinan politik di masing-masing wilayah atau negara.

Dalam Indeks Kota Global Savills, yang disurveI adalah kota-kota besar yang memiliki tingkat PDB (Pertumbuhan Domestik Bruto) lebih besar dari 50 miliar dolar AS PER tahun.

Hasilnya, pemeringkatan kota-kota global dengan PDB 50 miliar dolar AS lebih dipuncaki oleh New York, dan kemudian secara berturut-turut adalah kota Tokyo, London, Los Angeles, dan Shanghai.

“Kalau melihat 20 besar, yang berasal dari ASEAN adalah Jakarta (peringkat ke-20) dan Singapura (peringkat ke-13),” katanya.

Meski di peringkat ke-20, namun peringkat Jakarta dinilai naik lebih tinggi dibanding kota-kota lainnya yang berada di 20 besar. Hal tersebut karena pada 2008, Jakarta masih berada di peringkat 103, dan kemudian meloncat menjadi peringkat 51 pada 2018.

Apalagi, ujar dia, Jakarta juga berada pada kawasan Asia Pasifik yang diperkirakan bakal memiliki peran yang global dan dominan pada saat ini dan tahun-tahun ke depannya.

“Ini sesuatu yang kurang kita sadari. Indonesia dengan ibukota Jakarta memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. ini menjadi modal bagi Jakarta untuk menarik investasi,” katanya.

Anton mengemukakan bahwa sektor properti Jakarta masih memiliki ruang untuk bertumbuh, yang tercermin dari harga berbagai jenis properti yang masih belum seberapa dibandingkan kota-kota besar lainnya di dunia.

Namun, lanjutnya, disadari pula bahwa dari sisi pandangan masyarakat domestik, harga properti di Jakarta sudah terlalu tinggi yang terindikasi pula dari stagnannya atau kondisi pertumbuhan properti yang melambat.

Baca juga: Harga tanah dan kebutuhan lahan untuk hunian di DKI
Baca juga: Praktisi sebut banyak cara membeli rumah di usia muda

Gebyar diskon di minggu terakhir Jakarta Fair

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Investasi properti diperkirakan terdampak perang dagang AS-China

Kondisi pasar properti tidak bisa dipisahkan dengan kondisi ekonomi

Jakarta (ANTARA) – Investasi sektor properti diperkirakan bakal terdampak perang dagang antara Amerika Serikat-Republik Rakyat China karena ketegangan dagang tersebut memengaruhi pertumbuhan global dan perdagangan antarnegara.

“Kondisi pasar properti tidak bisa dipisahkan dengan kondisi ekonomi karena sebagai sektor bisnis pasti terkait dengan pergerakan fundamental ekonomi,” kata Head of Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus dalam paparan properti kepada media di Jakarta, Rabu.

Apalagi, ujarnya, situasi perekonomian global masih berkutat terhadap pemulihan global yang dibayang oleh kondisi perang dagang antara AS dan RRC.

Menurut dia, dampak dari kondisi tersebut memiliki efek yang sedemikian besar terhadap aktivitas perekonomian dunia.

“Secara global hal ini akan membayangi perekonomian dunia akibat dari recovery (pemulihan) yang masih melambat,” ucapnya.

Untuk Indonesia, lembaga FocusEconomics memprediksi pertumbuhan Indonesia akan tumbuh 5,2 persen pada tahun 2019, sedangkan target pemerintah pada 2019 adalah sekitar 5,3 persen.

Indonesia, lanjutnya, juga mendapatkan kenaikan peringkat investasi dari Moody dan S&P sehingga hal tersebut juga memberikan gambaran perekonomian nasional yang cukup positif dan optimistis.

Anton juga mengingatkan bahwa beberapa waktu ke depan akan ada KTT G-20 yang juga dijadwalkan adanya rencana pertemuan antara AS dan China yang juga akan membahas mengenai kondisi perdagangan.

Ia berpendapat bahwa dengan adanya pemberitaan positif akan kemungkinan hasil pembicaraan antara AS dan China pada KTT G-20, maka bila tensi perang dagang mereda akan membuat kondusif perekonomian nasional termasuk sektor properti.

“Kalau skenario ini berlangsung dengan baik, kita yakin sektor properti akan rebound cukup kencang di tahun-tahun ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, Perwakilan Bank Dunia di Indonesia Rodrigo A Chaves menyarankan agar pemerintah Indonesia mewaspadai perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang diibaratkan sebagai “awan hitam yang menggelayut”.

“Kami rasa pemerintah perlu memperhatikan dengan seksama apa yang sedang terjadi di ekonomi global saat ini. Ada awan hitam yang menggelayut karena perang dagang. Semoga saja negosiasi antara dua negara kuat (AS-China) segera terjadi agar perang dagang tak berdampak semakin buruk untuk semua pihak,” kata Rodrigo Chaves di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (25/6).

Rodrigo beserta tim dari Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Namun Rodrigo mengaku bahwa Bank Dunia tidak punya nasihat khusus untuk Pemerintah Indonesia dalam menyikapi perang dagang tersebut.

Baca juga: Pengembang properti optimistis daya beli masyarakat kian meningkat
Baca juga: Investasi properti semakin bergairah usai pengumuman hasil Pemilu
Baca juga: Rumah impian versi Ringgo Agus dan Sabai

Investasi Menguntungkan Di Hunian Vertikal

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perawatan jaringan gas di Sorong

Petugas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan perawatan jaringan gas (Jargas) di Kabupaten Sorong, Papua Barat, Rabu (26/6/2019). Sejak pengoperasian jaringan gas pada tahun 2016, jargas setempat telah melayani sekitar 750 pelanggan, dan masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat terkait penambahan pelayanan ditahun 2019. ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/foc.

PT Djarum siap beli cengkih Sulut Rp85.000 per kilogram

Dari harga beli Rp85 ribu per kilogram, diharapkan petani bisa memperoleh untung

Manado (ANTARA) – PT Djarum Kudus siap membeli komoditas cengkih petani Sulawesi Utara (Sulut), yang mulai memasuki masa panen raya ini, dengan harga Rp85.000 per kilogram.

Kepastian ini disampaikan langsung perwakilan PT Djarum di hadapan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen dalam pertemuan yang berlangsung di Manado, sebut Kepala Bagian Humas Pemprov Sulut Christian Iroth.

“Pertemuan antara PT Djarum Kudus dengan Sekdaprov Sulut ikut dihadiri Kadis Perindustrian dan Perdagangan Jenny Karouw dan Karo Protokol dan Humas Dantje Lantang dan perwakilan PT Gudang Garam,” katanya di Manado, Rabu.

Kesediaan PT Djarum menyerap sebagian besar komoditas yang sering disebut “emas cokelat” dengan harga layak ini, akan menjadi kabar baik bagi petani di provinsi berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu.

Dari harga beli yang mencapai Rp85 ribu per kilogram itu, menurut Iroth, diharapkan petani bisa memperoleh untung yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Kedatangan PT Djarum dan pabrikan lainnya merupakan upaya Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengintervensi harga cengkih yang saat ini melemah,” ujarnya.

Melemahnya harga jual komoditas unggulan Sulut ini lebih pada pengaruh hukum pasar, di mana saat produksi meningkat, harganya pun terdampak ikut melemah.

Saat ini kebutuhan cengkih secara nasional sebanyak 120.000 ton, sementara luas lahan diperkirakan mencapai 50.000 hektare.

“Diperkirakan dengan luas lahan cengkeh tersebut hampir mencukupi sebagian kebutuhan cengkeh nasional sebanyak 120.000 ton,” katanya.

Baca juga: Harga cengkih di Ambon terus bergerak turun
Baca juga: Atasi virus tanaman, petani cengkih diimbau gunakan pupuk kandang
Baca juga: Mesin pengering cengkih berbasis konsentrator optik dibuat tim Unhas

Petani cengkih di Batang mulai panen raya

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tanggapan Kadin Jatim soal perang dagang Amerika-China

Kinerja ekonomi Jatim secara keseluruhan masih bergerak positif

Surabaya (ANTARA) – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti menegaskan memanasnya perang dagang Amerika Serikat dengan China tidak banyak berpengaruh terhadap kinerja perdagangan dan ekonomi wilayah setempat.

“Kinerja ekonomi Jatim secara keseluruhan masih bergerak positif,” kata La Nyalla kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Ia mengatakan, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim khususnya sektor industri pengolahan mengalami kenaikan pada kuartal I/2019 jika dibanding kuartal III/2018, yakni semula 29,2 persen menjadi 31 persen.

Di sektor jasa perdagangan, kata dia, juga naik dari 17 persen menjadi 18 persen pada kuartal I/2019 dibanding kuartal III/2018, dan hanya sektor pertanian saja yang mengalami penurunan dari 15 persen menjadi 13 persen.

Ketua Tim Ahli Kadin Jatim, Edy Juwono Slamet mengatakan kinerja positif ekonomi Jatim ini perlu dibarengi dengan berbagai langkah antisipatif ke depannya berupa penandatanganan kerja sama luar negeri.

“Yang harus dilakukan Indonesia dalam mengatasi perang dagang AS-China adalah memperbanyak kerja sama perdagangan dengan luar negeri,” katanya.

Sebelumnya, positifnya ekonomi Jatim menjadi rujukan Tim Peneliti DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Kadin Jatim untuk melakukan pemantauan dampak dari perang dagang AS-China.

Tim Peneliti DPR RI memilih Kadin Jatim sebagai salah satu tempat kegiatan penelitian kelompok lintas kepakaran tentang respon Indonesia terhadap dampak perang dagang.

Tim Peneliti Keahlian DPR RI dipimpin oleh Humphrey Wangke dan diterima oleh Tim Ahli Kadin Jatim di Graha Kadin Jatim.

Baca juga: Bank Dunia sebut Indonesia harus waspada perang dagang AS-China
Baca juga: Akademisi China sebut Indonesia bisa jadi korban perang dagang AS

Ketua Kadin beri ucapan selamat ke Jokowi

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jateng segera tertibkan peternak ayam ilegal cegah kelebihan pasokan

Saat ini ada sekitar 40 juta  ayam yang siap dijual di Jateng dengan harga ayam di tingkat peternak hanya Rp6.000-Rp7.500 per kilogram, sedangkan harga di tingkat konsumen mencapai Rp30.000/kg.

Semarang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah segera menertibkan peternak ayam ilegal yang tersebar di beberapa daerah untuk mencegah kelebihan pasokan yang mengakibatkan  harga anjlok

“Terlalu banyak peternak yang tidak teridentifikasi dan tidak terdaftar sehingga tidak dapat dikendalikan, untuk mengatasinya, kami akan membentuk tim yang akan menyisir hingga ke bawah guna mengetahui apakah peternak tersebut berizin atau tidak,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah Lalu Muhammad Syafriadi di Semarang, Rabu.

Menurut dia, anjloknya harga ayam di tingkat peternak akibat populasi ayam potong yang berlebih atau “over supply” di kalangan peternak.

Terjadinya kelebihan pasokan itu, kata dia, tidak terlepas dari munculnya sejumlah peternak ilegal dan tidak terdeteksi karena proses perizinan peternakan di Jateng menjadi kewenangan dari pemerintah kabupaten/kota.

Ia mengungkapkan saat ini ada sekitar 40 juta  ayam yang siap dijual di Jateng dengan harga ayam di tingkat peternak hanya Rp6.000-Rp7.500 per kilogram, sedangkan harga di tingkat konsumen mencapai Rp30.000/kg.

“Dalam rapat di Solo itu kami menemukan fakta bahwa ada 40 juta ayam potong siap jual. Bisa dibayangkan, begitu banyaknya ayam yang ada di Jateng saat ini,” ujarnya.

Lalu menilai penurunan harga ayam di tingkat peternak memang terjadi cukup drastis dan apabila hal itu dibiarkan terus terjadi, dikhawatirkan akan banyak peternak yang gulung tikar karena merugi.

“Selain menertibkan peternak ayam ilegal, kami juga akan melakukan pengawasan terkait peredaran ‘day old chicken’ dari para integrator,” katanya.

Selain telah membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan langsung di lapangan, Disnakeswan Jateng juga telah berkoordinasi dengan tim Satgas Pangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk mengantisipasi hal-hal yang melanggar atau menjadi persoalan serius.

“Kami bersama Satgas Pangan dan KPPU akan turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan, kami tidak ingin ada perang bintang dari persoalan ini,” ujarnya.
Baca juga: Omzet penjualan ayam potong di Cirebon anjlok

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sabu Raijua dapat bantuan dua embung dari Kementerian PUPR

Kupang (ANTARA) – Bupati Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, Nikodemus Rihi Heke mengemukakan pemerintahannya mendapat bantuan pembangunan dua embung dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan dibangun pada 2019.

“Bantuan embung ini sebagai dukungan dari Kementerian PUPR untuk penanganan masalah kekeringan yang sering kali melanda Sabu Raijua,” katanya di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mendapat informasi terkait alokasi bantuan embung tersebut namun belum diketahui berapa besar nilainya.

Saat ini, lanjutnya, terdapat sekitar lima embung besar yang sudah dibangun di daerah setempat dan sejauh ini telah dimanfaatkan sebagai persediaan air bagi masyarakat untuk menghadapi kemarau.

Baca juga: Tiga embung dialokasikan untuk atasi kekeringan di Kabupaten Sabu Raijua-NTT

Dijelaskannya, untuk pembangunan satu embung yang berukuran besar membutuhkan anggaran sekitar Rp13 miliar hingga Rp15 miliar. “Untuk itu setiap tahun kami usulkan untuk dukungan anggaran pusat dan tahun ini informasinya kami dapat dua embung,” katanya.

Ia menambahkan, “Kalau embung yang kecil-kecil itu kita bangun dengan APBD kabupaten atau provinsi dan kita arahkan setiap tahun desa punya program bikin embung dengan dana desa.”

Nikodemus mengatakan, pembangunan infrastruktur air menjadi fokus pemerintahannya mengingat masalah kekeringan yang saban tahun sering melanda masyarakat wilayah di selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

Baca juga: Kabupaten Sabu Raijua NTT darurat kekeringan

Menurutnya, untuk itu dengan keterbatasan persediaan air maka arah kebijakan yang diterapkan yakni semaksimal mungkin menahan air hujan agar tidak mengalir ke laut.

“Mengingat kondisi sebagian besar tanah di sana sudah jenuh dengan air, banyak rawah-rawah, sehingga embung ini sangat dibutuhkan,” katanya.

Nikodemus menambahkan, untuk saat ini pelayanan air bersih untuk masyarakat juga dilakukan dengan dukungan mobil-mobil tangki yang disediakan pemerintah.

Baca juga: Sabu Raijua kembangan 20 hektare lahan garam bantuan KKP

“Biasanya untuk acara-acara atau hajatan di masyarakat mereka minta baru dipasok, kita harapkan ke depan embung yang besar menjadi cadangan air baku,” katanya.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur Sultra ajak pengusaha investasi di sektor pariwisata

Potensi wisata sejarah, wisata maritim, budaya dan wisata alam yang melimpah harus dibangun secara terintegrasi

Kendari (ANTARA) – Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Ali Mazi mengajak para pengusaha untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata.

“Sultra daerah yang kaya sumber daya alam, baik di darat, laut dan dalam perut bumi. Cara pandang harus menjadi pegawai negeri sipil sudah saatnya dirubah,” kata Ali Mazi di Kendari, Sultra, Rabu.

Pemerintah daerah memprioritaskan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk ambil bagian dalam membangun pariwisata daerah.

“Kalau ada putra-putri lokal Sultra yang serius berinvestasi di sektor pariwisata tidak mungkin mengutamakan pengusaha luar daerah. Silahkan mengajukan gagasan ke pemerintah daerah dijamin diprioritaskan,” kata Ali Mazi.

Pemerintah Sultra merencanakan pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung untuk menggenjot sektor pariwisata bertaraf internasional di Toronipa, Kabupaten Konawe.

“Potensi wisata sejarah, wisata maritim, budaya dan wisata alam yang melimpah harus dibangun secara terintegrasi sehingga wisatawan yang berkunjung terus meningkat bukan sebaliknya kapok,” kata Ali Mazi.

Infrastruktur prioritas adalah pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara untuk memudahkan wisatawan mengakses destinasi wisata.

“Peningkatan bandara internasional sehingga memberi kenyamanan bagi pelancong. Bandara penting sebagai jaminan transportasi dan kenyamanan,” kata Ali.

Destinasi wisata andalan Sultra, antara lain, Pulau Bokori, Pantai Toronipa (Kabupaten Konawe), Pulau Labengki, Air Panas Wawolesea (Konawe Utara), Gua Kabori, Pantai Meleura, Danau Napabale (Muna), Hutan Lambusango (Buton), Air Terjun Moramo, Desa Wisata Namu (Konawe Selatan), Taman Nasional Wakatobi (Wakatobi), Benteng Keraton Buton (Kota Bau Bau), Desa Wisata Tangkeno (Bombana), dan Desa Wisata Hutan Bakau.

Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sultra Rahim mengatakan berinvestasi sektor pariwisata akan menggerakkan sektor kuliner dan pelayanan jasa lainnya.

“Jangan ragu, harus optimistis melalui pariwisata, ekonomi akan tumbuh sesuai harapan. Lingkungan akan terjaga karena wisata menganut prinsip merawat dan melestarikan,” kata Rahim.

Namun ia mengharapkan pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan sarana transportasi jika mau sukses menjual destinasi pariwisata.

Ia memberi contoh, sebelum Wakatobi memiliki bandara, sulit dijangkau, bahkan wisatawan tidak akan mempertaruhkan nyawa di musim kencang ombak hanya untuk melihat karang dan ikan ikan maka dibangun Bandara Matahora Wakatobi untuk memanjakan wisatawan domestik dan mancanegara.

Baca juga: Sungai Konaweha potensial dikembangkan jadi olahraga arung jeram berbasis wisata
Baca juga: Pengembangan marina dukung wisata bahari ekonomi maritim
Baca juga: Presiden Jokowi minta potensi wisata Wakatobi dioptimalkan

Masyarakat diingatkan jaga kebersihan Laut Wakatobi

Pewarta: Sarjono
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Festival Bunaken” dorong kunjungan wisatawan ke Sulut

Atraksi yang ditampilkan pada Festival Bunaken akan membuat semakin banyak orang mengenal Sulut dan menghabiskan waktu lebih banyak lagi di daerah ini.

Manado (ANTARA) – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Edwin Silangen optimistis “Festival Bunaken” yang mulai digelar 17-20 Juli 2019 di Kota Manado mampu memikat wisatawan berkunjung ke daerah ini.

“Kami optimistis festival ini dapat menarik minat wisatawan berkunjung ke Sulut menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan selama kegiatan ini,” kata Sekdaprov Silangen di Manado, Rabu.

Pemprov Sulut, lanjut dia, terus mematangkan persiapan  yang telah menjadi salah satu atraksi “100 Wonderful of Event 2019” pilihan Kementerian Pariwisata RI.

“Atraksi yang ditampilkan pada Festival Bunaken akan membuat semakin banyak orang mengenal Sulut dan menghabiskan waktu lebih banyak lagi di daerah ini,” sebut Silangen.

Baca juga: Sulut siap gelar 3 festival wisata 2019

Beberapa suguhan acara dalam kegiatan ini yaitu “food festival”, permainan, pertunjukan musik, “liveaboard Bunaken Sail trip”, kompetisi “Underwater Photography” dan triathlon.

Selain itu, tambah Silangen, Festival Bunaken juga akan menggelar “mane’e” dan turnamen memancing, “coastal cleanup” bersih-bersih pantai dan bawah laut.

Sementara itu pada acara puncak festival akan dilaksanakan pengumuman kompetisi dan penyerahan hadiah, karnaval budaya, pertunjukan musik dan acara penutupan.

Sektor pariwisata Sulut memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar enam kali lipat atau 600 persen dalam empat tahun terakhir hingga diganjar penghargaan “The Rising Destination Of The Year 2019” oleh Kemenpar RI.

Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut ke Kota Manado pada 2015 sebanyak 20 ribu orang, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 orangatau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000 orang, dan  2018 meningkat menjadi 120.000 orang.

Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta orang meningkat dua kali lipatnya atau 200 persen menjadi 4 juta orang.

Baca juga: Sebanyak 43 ribu wisman berkunjung ke Sulut

Disbudpar luncurkan kartu Super Sumsel

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raja Ampat jadi daerah studi banding pariwisata

Waisai (ANTARA) – Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, menjadi daerah percontohan bagi daerah lain guna belajar pengelolaan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo di Waisai, Rabu mengatakan, sudah banyak daerah baik luar maupun dalam Papua yang datang belajar pengelolaan pariwisata kerkelanjutan di Kabupaten Raja Ampat.

Dia menjelaskan, Raja Ampat punya rencana induk pengembangan pariwisata yakni, menjadikan daerah tersebut sebagai destinasi wisata ekologis.

Baca juga: Pemkab Raja Ampat gelar pelatihan bagi pemandu selam

Karena itu, kata dia, semua program pembangunan dan pengembangan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat diarahkan kepada konsep pariwisata berkelanjutan.

Menurut dia, pengembangan pariwisata di Indonesia sebagian besar wisata massal, dan akhir-akhir ini banyak daerah yang mulai kembangkan wisata ramah lingkungan atau wisata berkelanjutan.

Baca juga: Masyarakat Raja Ampat lepas 380 tukik penyu ke laut

Kabupaten Raja Ampat telah melakukan konsep pariwisata berkelanjutan sejak awal dan dianggap berhasil oleh daerah lain di Indonesia. Sebab itu, banyak daerah yang datang ke Raja Ampat guna belajar pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

Ia menyampaikan, Bali, Manggarai Barat, Sumatera Barat, dan kabupaten tetangga Tambrauw serta Fakfak tahun ini datang ke Raja Ampat guna melakukan studi banding pengelolaan pariwisata berkelanjutan.

Baca juga: Raja Ampat siapkan tiga lokasi penyelenggaraan festival Bahari

“Masyarakat Raja Ampat juga sangat konsisten menjaga alam sehingga program pemerintah daerah tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan sejalan dengan masyarakat,” ujarnya.

Bupati Raja Ampat kutuk pembantai hiu

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak mentah bervariasi di tengah ketegangan AS-Iran

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 0,07 dolar AS menetap pada angka 57,83 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah membukukan hasil bervariasi pada Selasa, karena investor terus mengawasi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang membebani pasokan energi global.

Menanggapi sanksi baru AS yang diumumkan pada Senin, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan pada Selasa bahwa Gedung Putih memiliki “cacat mental” dan bersumpah bahwa Teheran tidak akan diintimidasi oleh sanksi Amerika, menurut laporan media.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan dalam cuitan di tweet pada Selasa bahwa keputusan AS untuk memberikan sanksi kepada pejabat tinggi Iran telah menutup jalur diplomasi antara Washington dan Teheran.

Presiden AS Donald Trump meningkatkan tekanan pada negara Islam itu dan mengancam pada Selasa bahwa setiap serangan oleh Iran terhadap AS akan dibalas dengan “kekuatan yang luar biasa.”

“Pada beberapa area, berlebihan akan berarti dilenyapkan,” tambahnya di Twitter.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 0,07 dolar AS menetap pada angka 57,83 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 0,19 dolar menjadi ditutup pada 65,05 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah siapkan travel hingga Damri gratis ke Bandara Kertajati

Saat ini sudah ada 11 perusahaan, terdiri dari 10 operator travel dan Damri yang siap digunakan untuk mobilitas dari dan ke Bandara Kertajati

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah telah menyiapkan sarana angkutan umum, mulai dari travel hingga Damri gratis, untuk mengakses Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, menyusul pengalihan rute domestik dengan pesawat jet dari Bandara Internasional Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Kertajati paling lambat 1 Juli 2019.

Vice President of Corporate Communications PT Angkasa Pura II (Persero) Yado Yarismano dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, mengatakan saat ini sudah tersedia 11 perusahaan yang mengoperasikan transportasi publik dari dan ke Bandara Kertajati.

Berbagai insentif juga disiapkan mulai dari diskon tarif angkutan travel hingga gratis naik Damri. Damri akan memberikan pelayanan dari dan ke Bandara Kertajati selama masa transisi dari 1 Juli 2019 hingga akhir Juli 2019.

Yado mengatakan sejumlah perusahaan transportasi darat sudah bekerja sama untuk menghadirkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menuju Bandara Kertajati. “Saat ini sudah ada 11 perusahaan, terdiri dari 10 operator travel dan Damri yang siap digunakan untuk mobilitas dari dan ke Bandara Kertajati,” katanya.

Dia menyebutkan operator travel juga ada yang memberikan tarif khusus. Bagi travel yang memasang tarif Rp125.000 per penumpang dari dan ke sejumlah tujuan, didiskon menjadi Rp105.000.

Selain itu tersedia juga Damri gratis yang diberangkatkan dari Bandung menuju Bandara Kertajati dan sebaliknya.

Secara lengkap, berikut operator transportasi darat yang melayani rute dari dan ke Bandara Kertajati:

Damri: rute Bandung – Kertajati, Cirebon – Kertajati, Cikarang-Kertajati, dan Kuningan – Kertajati;

CTU Shuttle: Bandung – Kertajati, Tasikmalaya-Kertajati;

Lintas Shuttle: Bandung – Kertajati, Tasikmalaya – Kertajati;

ECA Shuttle: Cirebon – Kertajati, Kuningan – Kertajati, Indramayu – Kertajati

P. Trans: Purwakarta – Kertajati;

Baraya: Bandung – Kertajati; Mekarsari: Majalengka – Kertajati;

Ames: Sumedang – Kertajati, Majalengka – Kertajati;

Budiman: Tasikmalaya – Kertajati;

Bhinneka Shuttle: Bandung – Kertajati, Cirebon – Kertajati dan BJT: Cirebon – Kertajati​​​​​​​.

Tersedianya beragam pilihan transportasi publik ini bertujuan untuk mendukung kelancaran penerbangan di Bandara Kertajati, selain tentunya memudahkan masyarakat.

“Kami berharap Bandara Kertajati dapat mudah diakses oleh masyarakat sehingga operasional penerbangan dan bandara pun dapat berjalan lancar,” jelas Yado Yarismano.

Sementara itu President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan selain travel dan bus ke depannya di Bandara Kertajati juga tersedia inovasi layanan baru transportasi online.

Inovasi layanan ini akan menjadi alternatif melihat permintaan dan pergerakan yang cukup tinggi untuk moda transportasi ini, di mana pergerakan penumpang per hari diperkirakan sekitar 5.000 hingga 6.000 orang dari rencana 11 rute dan 40 penerbangan dari dan ke Bandara Internasional Kertajati.

“Transportasi berbasis aplikasi seperti taksi daring sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Tapi, kalau layanan taksi daring hanya seperti biasa saja, maka tarifnya akan cukup mahal bagi penumpang untuk menuju atau dari Bandara Kertajati,” katanya.

Karena itu, kata dia, AP II mengusulkan dan tengah membahas hal ini dengan pihak terkait agar ada inovasi layanan transportasi daring dengan konsep economy sharing yang dapat juga diistilahkan sebagai patungan oleh sesama penumpang.

AP II saat ini juga tengah fokus membantu maskapai untuk dapat segera merealisasikan perpindahan penerbangan dari Husein Sastranegara ke Kertajati. Sebelum perpindahan direalisasikan, maka jadwal keberangkatan dan kedatangan seluruh rute penerbangan domestik masih melalui Husein Sastranegara.

Angkasa Pura II minta Bandara Kertajati diinspeksi ulang

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Meminimalkan konflik melalui zonasi pesisir

ANTARA – Sebanyak 21 dari 34 provinsi di Indonesia telah menerapkan zonasi pesisir sesuai dengan penetapan kebijakan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Zonasi ini berfungsi untuk meminimalkan konflik pemanfaatan ruang serta sebagai kepastian hukum bagi pelaku usaha. (Gunawan Wibisono/ Dudy Yanuwardhana/ Edwar Mukti)

Festival Taman Nasional Wisata Alam 2019 bakal digelar di Pulau Dewata

..festival ini juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya yang sangat unik dan eksotik dari seluruh wilayah penunjang taman nasional dan taman wisata alam.

Jakarta (ANTARA) – Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (FTNTWA) ke-3 akan digelar pada 19-21 Juli 2019 di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali.

“Ini adalah pagelaran ketiga kalinya setelah sukses dengan dua pagelaran sebelumnya di Banyuwangi dan Prambanan, Yogyakarta,” kata ketua penyelenggara FTNTWA 2019 Dyan Syaheati dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan FTNTWA merupakan salah satu rangkaian acara Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diikuti oleh taman-taman nasional dan juga taman wisata alam dari Sabang hingga Merauke.

“Dalam festival ini akan banyak disajikan objek-objek wisata yang unik, menantang, mengedukasi, dan memberikan pengalaman berbeda tanpa meninggalkan konsep pemanfaatan taman nasional sebagai pusat konservasi alam,” kata Dyan Syaheati.

Dengan tema “Bijak berwisata alam”, lanjutnya, FTNTWA 2019 bertujuan salah satunya mensosialisasikan ekowisata khususnya terkait keberadaan taman nasional, taman wisata alam, dan wisata alam lainnya, kepada masyarakat terutama generasi muda.

“Selain itu festival ini juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya yang sangat unik dan eksotik dari seluruh wilayah penunjang taman nasional dan taman wisata alam serta mempromosikan potensi budaya lokalnya, flora dan fauna, kekayaan alam, juga kreatifitas masyarakatnya termasuk kerajinan tangan dan kuliner khas,” tambahnya.

Sebagai sarana untuk memperkenalkan mempromosikan wisata konservasi yang ada di Indonesia kepada masyarakat dunia, selama FTNTWA 2019 juga diselenggarakan beberapa kegiatan antara lain National Park Travel Fair, Farmtrip 2019, Festival Film Pendek Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, Talkshow Konservasi dan Tren Wisata Alam, Pameran Taman Nasional dan Taman Wisata Alam, dan Festival Tari Budaya Nusantara.

FTNTWA juga, kata dia, diharapkan turut mendukung target percepatan kunjungan pariwisata sebanyak 20 juta wisatawan manca negara (wisman) dan 275 juta wisatawan Nusantara (Wisnus) pada 2019.

Baca juga: BPS: kunjungan wisatawan asing ke Bali turun 7,83 persen
Baca juga: Ubud dipersiapkan jadi destinasi wisata gastronomi standar dunia
Baca juga: Pemerintah diminta menyusun kebijakan terkait wisata petualangan
 

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden minta pengusaha kembangkan 10 destinasi wisata Bali Baru

ANTARA – Presiden mendorong para pengusaha untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan 10 destinasi wisata Bali Baru. Salah satunya yaitu dengan berinvestasi di 10 destinasi wisata bali baru. Para pengusaha diminta membangun hotel di wilayah Mandalika yang menjadi kawasan pelaksanaan MotoGP 2021 mendatang. (Drucela Benala/ Dudy Yanuwardhana/ Edwar Mukti)

Harga ayam jatuh, asosiasi desak pemerintah pembenahan konkret di hulu

Para peternak sakit secara fisik, stres mikirin utang ratusan juta kerugiannya

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah asosiasi peternak ayam menginginkan agar pemerintah melakukan pembenahan dengan konkret di hulu dalam rangka mengatasi kelebihan stok yang ditengarai menjadi penyebab utama menurunnya harga ayam.

“Sebenarnya sekarang sudah ada yang mengurangi, tapi tidak semua. Semestinya ada peraturan menteri yang mendasari kebijakan itu supaya lebih efektif. Kalau seperti ini cuma memberi harapan palsu saja,” ujar Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Singgih Januratmoko dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut Singgih, kebijakan yang telah ditetapkan di hilir itu tidak akan berjalan, jika kondisi dan kebijakan di hulu tidak dibenahi secara serius.

Singgih mengakui Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mengambil sikap dengan mengeluarkan instruksi untuk memangkas jumlah anak ayam (day old chicken/DOC) selama periode 24 Juni hingga 23 Juli mendatang. Pada masa tersebut, Kementan meminta pelaku usaha menarik 30 persen telur yang siap menetas.

Namun, menurut Singgih, sejak efektif per 24 Juni lalu, kebijakan tersebut dinilai belum terasa realisasinya di lapangan.

“Ini bisa dilihat dari harga jual ayam di beberapa daerah sentra sempat menyentuh Rp8.000 per kilogram, padahal biaya produksi yang dibutuhkan mencapai Rp18.500 per kilogram. Anehnya, ketika harga di peternak merosot tajam, harga jual ayam di pasar atau di tingkat konsumen tetap tinggi yakni berkisar Rp35.000 per kilogram. Masyarakat sebagai konsumen akhirnya juga ikut dirugikan karena membeli dengan harga tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Asosiasi Peternak Layer Nasional, Ki Musbar Mesdi mengatakan anjloknya harga ayam di tingkat peternak telah menyebabkan kerugian besar, bahkan tidak sedikit peternak rakyat yang gulung tikar.

“(Anjloknya harga ayam) Bukan hanya mengancam, tapi sudah buat mereka gulung tikar. Para peternak sakit secara fisik, stres mikirin utang ratusan juta kerugiannya,” ujarnya.

Baca juga: Terancam bangkrut, peternak di Blitar ini obral ayam potong

Secara terpisah, pakar peternakan dari UGM Bambang Suwignyo mengatakan masalah harga sangat rendah ini berawal dari tidak adanya data yang riil dan akurat mengenai pasokan dan permintaan ayam di dalam negeri.

Menurut Bambang, kalaupun perusahaan besar memiliki data produksi dan penjualan, namun data-data itu belum tentu bisa diakses publik, atau bahkan sulit diakses pemerintah.

“Data yang diketahui itu peredaran ayam hidup di Indonesia sekitar 50 juta ekor per pekan,” ucapnya. Ia menambahkan jika data sudah akurat, maka masalah ini harus diatasi mulai di hulu oleh kementerian terkait. Tanpa data yang akurat, lanjut dia, produksi pun tidak dilakukan dengan dasar yang jelas.

Pada sarana produksi, kata Bambang, tanggung jawabnya ada di Kementan karena terkait antara lain pakan, DOC, dan bibit.

Sedangkan terkait harga, maka kewenangannya ada di Kementerian Perdagangan yang sudah mengeluarkan Peraturan Mendag Nomor 96 Tahun 2018 yang mengatur tentang harga acuan dari peternak.

Baca juga: Pinsar keluhkan kerugian para peternak ayam

Harga merosot, peternak Jateng bagikan 1.500 ayam gratis

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia jajaki kerja sama BUMN dengan Laos

Menteri BUMN Rini Soemarno (kiri) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Republik Demokratik Rakyat Laos Thongloun Sisoulith (kanan) di Vientiane, Laos, Selasa (25/6/2019). Pertemuan tersebut membahas tentang penjajakan peluang kerja sama bisnis sejumlah BUMN di Republik Laos pada berbagai bidang mulai dari transportasi, infrastruktur, pertambangan hingga pertanian. ANTARA FOTO/Handout/wsj.

PGN-REI kerja sama manfaatkan gas bumi

Penggunaan jaringan gas sebagai sumber energi bagi perumahan akan memberikan nilai tambah bagi developer …

Jakarta (ANTARA) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) bekerja sama pemanfaatan gas bumi untuk perumahan dan bangunan komersial yang saling menguntungkan.

Siaran pers PGN di Jakarta, Selasa, menyebutkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama dilaksanakan hari ini di Jakarta oleh Direktur Utama PGN Gigih Prakoso, Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata, dan Sekretaris Jenderal REI Totok Lusida, dengan disaksikan jajaran Direksi PGN beserta Pengurus Pusat REI.

Lebih jauh, ruang lingkup kerja sama mencakup implementasi penggunaan dan pembangunan jaringan gas dalam proyek properti anggota REI.

Selain itu, poin kesepakatan juga memuat kesempatan kerja sama yang memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing.

“MoU ini intinya akan memayungi kerja sama yang saling menguntungkan  antara PGN dengan para aggota REI,” kata Gigih.

Kerja sama ini, lanjutnya, merupakan langkah strategis bagi kedua entitas, mengingat REI mempunyai ratusan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Tentunya industri properti mempunyai prospek yang tetap cerah di Indonesia, dengan pemain utamanya adalah anggota REI. Keberadaan properti baru juga merupakan pasar potensial bagi PGN untuk mengembangkan dan memperluas layanan gas bumi,” ungkap Gigih.

Ia mengatakan kerja sama dengan PGN ini sebagai sebuah terobosan dalam pengembangan perumahan.

“Penggunaan jaringan gas sebagai sumber energi bagi perumahan akan memberikan nilai tambah bagi developer dalam mewujudkan produk perumahan yang hemat energi dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Gigih menambahkan, selaku subholding gas, PGN kini mengelola mayoritas infrastruktur gas di Tanah Air. Seiring dengan kemampuan tersebut, PGN berencana menggenjot layanan gas bagi industri maupun rumah tangga.

Berbagai keunggulan layanan ditawarkan, seperti harga yang lebih efisien, pasokan yang stabil, serta jauh lebih ramah lingkungan.

“Penggunaan gas bumi yang merupakan pemanfaatan kekayaan alam nasional adalah tuntutan zaman, karena lebih aman dan sejalan dengan upaya menghadirkan energi bersih,” ujar Gigih.

Ada layar terkembang serupa perahu di Taman Tuah Melayu

Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelaku UMKM keluhkan penurunan omzet Jakarta Fair

..informasi dari pelaku UMKM yang ikut pada 2018, omzet penyelenggaraan 2019 jauh menurun

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah mengeluhkan penurunan jumlah omzet di pameran Jakarta Fair Kemayoran yang digelar oleh PT Jakarta International Expo (JIExpo).

“UMKM saya hampir setiap tahun selalu berpartisipasi di Jakarta Fair, namun tahun ini omzetnya menurun,” kata Siti, salah seorang pelaku UMKM asal Aceh.

Dari awal dibuka pada 22 Mei hingga kini, ia mengaku baru meraup sekitar Rp50 juta. Padahal pameran Jakarta Fair Kemayoran hanya menyisakan lima hari atau berakhir pada 30 Juni 2019.

“Penurunannya cukup besar, Jakarta Fair 2018 kami bisa meraup omzet hingga Rp120 juta,” kata Siti.

Berbagai produk yang dijual oleh UMKM kota berjuluk Serambi Mekkah tersebut di antaranya kopi aceh, peci dan aneka tas.

Hal senada juga disampaikan pedagang asal Kota Padang, Sumatera Barat, Ernawati yang mengeluhkan turunnya omzet penjualan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Saya sudah ikut Jakarta Fair hingga 15 kali, namun tahun ini terjadi penurunan omzet dan imbasnya sangat terasa,” katanya dan menambahkan, pada dasarnya omzet yang diperolehnya pada 2018 sudah mengalami penurunan dari 2017, namun tahun ini kian menurun.

Ia menyebutkan omzetnya dari berjualan mukena, baju kebaya, taplak meja serta berbagai makanan khas Sumatera Barat tersebut mencapai Rp200 juta pada 2018. “Sekarang hanya Rp100 juta lebih padahal even Jakarta Fair akan segera usai,” ucap dia.

Jika dirata-ratakan, ujar dia, omzetnya tahun ini hanya berkisar Rp5 juta hingga Rp7 juta per hari. Kemudian pada akhir pekan kisaran di bawah Rp10 juta per hari. Padahal, pada 2018 omzetnya sekitar Rp12 juta hingga Rp15 juta per hari.

Pelaku UMKM lainnya asal Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, Wahyu Sinaga mengatakan baru pertama kali ikut serta Jakarta Fair Kemayoran.

“Saya memang baru pertama kali ikut, tapi informasi dari pelaku UMKM yang ikut pada 2018, omzet penyelenggaraan 2019 jauh menurun,” katanya.

Penurunan omzet tersebut kata dia, dipengaruhi oleh beberapa hal seperti faktor Lebaran yang baru saja usai, kemudian adanya aksi demo beberapa waktu lalu yang berimbas pada penurunan kunjungan, serta efek tiket pesawat yang mahal.

“Selain Lebaran, para orang tua juga mengurus anak-anaknya yang mau masuk sekolah otomatis mereka mengutamakan kebutuhan yang wajib dulu,” ujar dia.

Baca juga: Jelang penutupan, gerai jam tangan perang diskon di Jakarta Fair
Baca juga: Penjualan peralatan sekolah di PRJ meningkat jelang tahun ajaran baru
Baca juga: Indofood targetkan satu juta pengunjung di PRJ

Raup puluhan juta rupiah dari budidaya burung cinta

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Membenahi wisata Jakarta di kepulauan

Saat ini sekitar 36 pulau dimiliki swasta dimana mereka mau mengembangkan itu jika diberikan kemudahan

Jakarta (ANTARA) – Sebagian orang mengenal Jakarta hanya sebatas daratan saja dengan lima kota madya yakni Jakarta pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat. Tetapi secara kewilayahan, DKI Jakarta memiliki satu kabupaten administratif yakni Kepulauan Seribu.

Total luas wilayah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu adalah 4.745,62 kilometer persegi (km2) terdiri dari 8,76 km2 daratan dan 4.690,85 km2  lautan dengan gugusan pulau-pulau.

Lebih dari 110 buah pulau di Kepulauan Seribu, dimana 11 pulau di antaranya terdapat pemukiman masyarakat yakni Pulau Payung, Tidung, Lancang, Pari, Untung Jawa, Panggang, Pramuka, Kelapa, Kelapa Dua, Harapan dan Sebira.

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan Kepulauan Seribu  terus fokus melakukan pembangunan infrastruktur baik sarana dan prasarana  perhubungan hingga pariwisata.

Husein menjelaskan untuk pembangunan infrastruktur perhubungan, tahun 2019 akan dilakukan penyusunan studi kelayakan pengembangan pelabuhan di 10 pulau di Kepulauan Seribu dengan anggaran Rp1,2 miliar. Selain itu, Dinas perhubungan telah menentukan jalur pelayaran regular hingga ke Pulau Sabira, sebagai pulau paling jauh di jajaran Kepulauan Seribu.

“Mudah-mudahan tahun 2020 nanti, ada sebagian program fisik yang dibangun,” harap Husein.

Husain mengatakan tahun 2019, Dermaga Kali Adem sebagai salah satu pintu masuk penyeberangan dari Jakarta ke Kepuluauan Seribu sedang dilakukan pembangunan dan pembenahan fasilitas.

APBD DKI Jakarta  2019 menyebut, sejumlah program pembangunan infrastruktur pelabuhan di antaranya peningkatan fasilitas kepelabuhanan di Pelabuhan Muara Angke senilai Rp73,15 miliar dan pengerukan kolam putar dan alur di pelabuhan penumpang Muara Angke senilai Rp8,3 miliar.

Selanjutnya di Kepulauan Seribu di antaranya pendalaman alur di Pulau Panggang senilai Rp10,8 miliar, pendalaman alur di Pulau Kelapa senilai Rp9,9 miliar dan perawatan serta pemeliharaan dermaga senilai Rp2,8 miliar.

Taman Nasional Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)
Dukung pariwisata

Bupati Husein menjelaskan pembangunan infrastruktur perhubungan juga dapat mendongkrak kunjungan pariwisata di Kepulauan Seribu. Selain wisata bahari, Kepulauan Seribu memiliki sejumlah pulau untuk wisata cagar budaya di antaranya Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Kelor dan Pulau Cipir, yang cagar budayanya dikelola Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

“Lokasinya bagus dan tidak jauh dari daratan. Hanya butuh pengembangan lagi, karena di sana ada benteng dan rumah sakit peninggalan zaman Belanda,” ujarnya.

Pengembangan pariwisata Kepulauan Seribu tidak hanya mengandalkan kerja pemerintah daerah yang menyasar segmen wisatawan menengah ke bawah, tetapi sentuhan pihak swasta juga dibutuhkan untuk segmen menengah ke atas.

“Wisatawan kelas menengah ke bawah banyak datang di pulau-pulau pemukiman dan tinggal di home stay milik warga,” kata Husein.

Pemkab secara terus-menerus memelihara kondisi Kepulauan Seribu agar tetap bersih, nyaman serta lebih menarik untuk para wisatawan. Upaya   pembinaan kepada masyarakat juga terus dilakukan, agar mereka dapat menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan.

Husein menaruh harapan agar semua pihak dapat mencintai Kepulauan Seribu, sebagai bagian dari Jakarta dan bagian dari ibu kota Negara dengan pulau-pulau kecil nan indah.

Selain itu, masyarakat harus berbangga menjadi warga Kepulauan Seribu yang juga warga Jakarta dan harus siap menjadi tuan rumah untuk kunjungan wisatawan yang semakin meningkat.

Wisatawan lokal tiba di Dermaga Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)  

Kepala Sub Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia menjelaskan rumus pembangunan pariwisata terbagi atas tiga bagian yakni peningkatan aksesibilitas, amenitas dan atraksi.

Aksesibiltas terkait dengan sarana dan prasarana transportasi menuju destinasi wisata. Amenitas berupa fasilitas di luar akomodasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan selama berwisata di suatu destinasi.

“Untuk peningkatan aksebilitas ada pada Dinas Perhubungan DKI Jakarta,” kata Cucu.

Cucu mengatakan pihaknya bekerja pada tugas pokok dan fungsi peningkatan pariwisata untuk bagian atraksi yang dapat dijual kepada wisatawan. Atraksi itu di antaranya menjual event lokal kepada wisatawan seperti sedekah laut di Pulau Kelapa dua.

Pengembangan lainnya dengan membuat ikon-ikon swafoto untuk sosial media di Kepulauan Seribu yang dapat mengundang wisatawan datang, yang pada akhirnya dokumentasi foto itu dapat menjadi media promosi pariwisata daerah.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia untuk masyarakat setempat, agar menjadi tuan rumah yang ramah bagi wisatawan.

APBD DKI Jakarta 2019 menyebut, sejumlah program kepariwisataan di Kepulauan Seribu di antaranya pentas seni ruang publik dengan alokasi Rp2,5 miliar, festival musik komunitas sebesar Rp3 miliar, pemilihan abang dan none Jakarta Kepulauan Seribu Rp1,8 miliar, pemilihan putra-putri bahari Rp1,3 miliar, promosi pameran Kepulauan Seribu Rp3 miliar, Kepulauan Seribu Water Sport Competition Rp4 miliar hingga branding kepariwisataan senilai Rp4,9 miliar.

Aktivitas perekonomian masyarakat di Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)
Stabilitas harga

Pembangun infrastuktur di Kabupaten Kepulauan Seribu tidak sekadar membangun sarana prasarana perhubungan dan pariwisata saja, tetapi lebih dari itu dibutuhkan pembangunan insfrastruktur yang dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok untuk kebutuhan masyarakat setempat.

Hampir sebagian besar harga bahan pangan di Kepulauan Seribu lebih mahal dibandingkan harga di daratan Jakarta, karena aksebilitas untuk mendapatkannya membutuhkan waktu dan biaya yang cukup mahal.

“Masyarakat membeli Sembako di sekitar Banten dan Tanggerang dengan biaya dan transportasi yang mahal, terpaksa mereka harus menjual kembali dengan mahal pula,” jelas Bupati Husein.

Bupati memberikan apresiasi untuk perusahaan daerah (PD) Pasar Jaya yang membangun gudang Jakgrosir untuk menjaga stabilitas harga Sembako di Kepulauan Seribu, sehingga harga di daratan Jakarta sama dengan harga di pulau.

Nahkoda Kapal Motor (KM) Kelvin, Suwandi mengatakan dirinya mengangkut kebutuhan pokok sejumlah pedagang di wilayah Pulau Pramuka dan Pulau Panggang dari Pelabuhan Rawasaban, Tanggerang.

Angkutan kapal kebutuhan pokok itu dilakukan selama dua hari sekali, dengan jarak tempuh 5 jam sekali perjalanan pulang pergi.

“Biasanya berangkat pukul 6 pagi dari Pulau Pramuka dan pulang pukul 12 siang dari Pelabuhan Rawasaban. Gudangnya akan diresmikan awal Juli 2019,” katanya.

Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin memastikan gudang Jakgrosir yang dibangun di Pulau Tidung Kecil, segera diresmikan awal Juli 2019.

Dia menjamin walaupun ukuran gudang sekitar 500 meter persegi, tetapi cukup untuk menampung produk dan melayani masyarakat di Kepulauan Seribu.
 

Masyarakat di Pulau Pramuka yang memanfaatkan kapal trandisional sebagai transportasi antarpulau. (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)  

Membenahi Aturan

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik menegaskan jika pemerintah DKI Jakarta ingin membangun Kepulauan Seribu lebih baik lagi, sebaiknya membenahi aturan terkait sarana dan prasarana umum.

“Saya kira aturannya harus dibenahi terkait pembebasan lahan harus ada 40 persen untuk fasilitas umum dan fasilitas sosial,” kata Taufik.

Aturan yang dimaksud itu yakni Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2012 tentang prasarana, sarana dan utilitas umum.

Pasal 12 ayat 2 dijelaskan setiap pengembang yang melakukan pembangunan kawasan pusat bisnis dengan luas lebih dari atau sama dengan 5 hektare, wajib menyediakan prasarana, sarana dan utilitas dengan proporsi paling sedikit 40 persen dari keseluruhan luas lahan.

Taufik menegaskan selama aturan itu belum diubah, maka pembangunan Kepulauan Seribu tidak akan mengalami kemajuan. Sehingga dalam waktu dekat, pihaknya akan mengubah aturan tersebut.

“Diubah supaya merangsang mereka untuk datang berinvestasi,” tegas Taufik.

Perubahan aturan itu terkait potensi pariwisata di Kepulauan Seribu yang nantinya akan dikelola oleh pihak swasta. Menurut Taufik, sebagian pulau yang dimiliki swasta di Kepulauan Seribu belum dikelola dengan maksimal.

“Saat ini sekitar 36 pulau dimiliki swasta dimana mereka mau mengembangkan itu jika diberikan kemudahan,” kata Taufik.

Terkait pengembangan pariwisata oleh swasta, Cucu Ahmad Kurnia mengatakan pengembangan itu dilakukan di pulau-pulau yang tidak didiami oleh masyarakat.

The Ritz Carlton Hotel Company LLC, perusahan asal Amerika Serikat (AS) yang bergerak di bidang hotel dan resort saat ini sedang membangun hotel di Kepulauan Seribu.

“Mudah-mudahan dua tahun lagi selesai,” ujarnya.

Cucu menjelaskan terkait aturan 40 persen untuk pembangunan sarana publik memang menjadi kewajiban pihak swasta, sehingga pulau yang dikembangkan tidak tertutup total untuk masyarakat.

“Sebenarnya keberanian pemerintah daerah untuk mengeksekusi hal itu,  kami selalu menagih ke pihak swasta agar membangun fasilitas publik,” tegas Cucu.  

Baca juga: Kementerian PUPR bangun infrastruktur pariwisata Kepulauan Seribu
Baca juga: Fahri Hamzah usul ibu kota dipindah ke Kepulauan Seribu

Pengembang Pulau Pari minta penggarap illegal hengkang

Oleh Fauzi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indika Energy jadi “bapak asuh” organisasi panahan

..misi Indika menjadikan panahan sebagai salah satu cabang olahraga yang didukung. Pasalnya, panahan merupakan olahraga prestasi dan rekreasi yang digemari banyak orang.

Jakarta (ANTARA) – PT Indika Energy Tbk menjadi “bapak asuh” organisasi olahraga panahan setelah menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Pusat Persatuan Panahan Indonesia (Perpani).

Dalam siaran pers di Jakarta, Selasa, dengan nota kesepahaman tersebut, perusahaan energi itu akan mendukung pendanaan organisasi olahraga panahan agar dapat menggapai prestasi tertinggi.

Direktur Utama PT Indika Energy Tbk Arsjad Rasjid mengaku sangat mendukung kemajuan prestasi olahraga di Indonesia. Perusahaan itu sebelumnya telah menjadi bagian dalam mendukung tim Indonesia yang berlaga di Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

“Indonesia kaya akan talenta dan prestasi olahraga. Itu yang memanggil kami untuk turut bergotong royong memberikan energi kami dalam mendukung perjuangan pahlawan olahraga mengharumkan nama bangsa,” tuturnya.

Menurut Arsjad, menjadi misi Indika menjadikan panahan sebagai salah satu cabang olahraga yang didukung. Pasalnya, panahan merupakan olahraga prestasi dan rekreasi yang digemari banyak orang.

Dewan Penasihat Perpani Andi Gani Nena Wea yang mengawali karir di Indika Energy menyebut perusahaan itu selalu mempunyai kepedulian tinggi terhadap masalah sosial, pendidikan dan juga olahraga.

“Karakter kuat Indika Energy terhadap kemajuan olahraga Indonesia tak perlu diragukan. Apalagi untuk panahan,” katanya.

Penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan di Jakarta, Selasa, itu dihadiri pula Ketua Umum Perpani Kelik Wirawan Widodo.

Baca juga: Indika Energy bagikan dividen 60 juta dolar AS
Baca juga: Hadapi Industri 4.0, Indika Energy bentuk perusahaan digital
Baca juga: Indika Energy jajaki sumber pendapatan lain di luar batubara

Melihat kesiapan atlet panahan Indonesia ikuti Para Games

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

UB Forest dorong inovasi produk kopi bernilai tambah

Ke depan, UB Forest diharapkan dapat mandiri secara finansial, dengan pengembangan ekowisata dan pemanfaatan potensi lainnya secara komersial.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – UB Forest Universitas Brawijaya Malang sebagai pengelola hutan pendidikan seluas 544,74 hektare, mendorong para mahasiswa untuk melakukan inovasi terhadap produk kopi, yang mengedepankan adanya nilai tambah tinggi.

Direktur UB Forest Universitas Brawijaya Eko Ganis Sukoharsono mengatakan bahwa, pengelolaan kawasan hutan yang memiliki tanaman kopi tersebut, ditujukan untuk laboratorium lapangan dan area observasi bagi mahasiswa serta peneliti.

“Kami bekerja sama dengan sentra inovasi, supaya kopi itu bisa dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah tinggi, oleh para mahasiswa. Kami mendorong adanya inovasi,” kata Ganis kepada Antara, di Desa Sumbersari, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa.

Sebagai catatan, di hutan pendidikan tersebut, area yang ditanami pohon kopi mencapai 200 hektare. Pohon-pohon kopi dengan jenis robusta dan arabika tersebut tumbuh di antara pohon-pohon pinus, tepat di lereng Gunung Arjuno.

Menurut Ganis, inovasi-inovasi yang bisa dilahirkan di hutan pendidikan tersebut diharapkan bisa ikut bersaing dalam kancah internasional. Sebagai gambaran, beberapa produk yang diharapkan muncul dari inovasi para mahasiswa tersebut adalah produk kosmetik, produk herbal, dan lainnya.

“Jika hanya untuk diseduh, barangkali itu tidak akan sulit. Unggulan kami memang kopi, tapi bukan berarti kami akan membuka kafe, akan tetapi untuk hilirisasi produk yang memiliki nilai tambah tinggi,” kata Ganis.

Ganis menambahkan, dalam pengelolaan budi daya kopi tersebut, pihak UB Forest menggandeng warga yang tinggal di sekitar maupun yang ada di dalam kawasan hutan pendidikan tersebut. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan geliat perekonomian masyarakat sekitar.

Wakil Direktur UB Forest Universitas Brawijya Budi Sugiarto menambahkan, dalam pengelolaan kopi di hutan pendidikan tersebut melibatkan kurang lebih 800 petani yang merupakan warga sekitar, baik yang tinggal di luar area hutan, maupun yang di dalam kawasan.

“Satu petani diberikan lahan pengelolaan seluas 2,5 hektare. Saat ini, kami lakukan pemetaan kembali dengan menertibkan kepemilikan formal warga yang tinggal di luar area hutan,” kata Budi.

Ke depannya, lanjut Budi, juga akan dilakukan pembinaan kepada para petani kopi tersebut untuk meningkatkan pengetahuan terhadap pengelolaan kopi yang berkelanjutan.

Dalam pengembangan kawasan hutan pendidikan tersebut, UB Forest Universitas Brawijaya berencana untuk mengembangkan destinasi wisata berbasis ekowisata. Hal tersebut dilakukan untuk kemandirian pembiayaan pengelolaan secara mandiri.

“Ke depan, UB Forest diharapkan dapat mandiri secara finansial, dengan pengembangan ekowisata dan pemanfaatan potensi lainnya secara komersial,” kata Manager Riset dan Pengembangan UB Forest Universitas Brawijaya, Asihing Kustanti.

Kaki Gunung Arjuno di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur berada pada ketinggian 900-1500 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan menjadi lokasi ideal untuk perkebunan kopi dengan varietas arabika dan robusta.

Secara kualitas, kopi yang dibudidayakan oleh UB Forest tersebut memiliki daya saing yang cukup baik dan bersaing jika dibandingkan dengan kopi yang dihasilkan dengan daerah lain di Indonesia.

Baca juga: Petani kopi Indonesia demonstrasikan seduh kopi di Norwegia
Baca juga: Instiper Yogyakarta meluncurkan Pusat Sains Kopi Nusantara
Baca juga: Menko ke Marseille untuk tingkatan ekspor Kopi

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenkop nilai pelaku UMKM sudah melek teknologi

Itu harus dilakukan UMKM, mau tidak mau dan suka tidak suka karena sekarang sudah jaman digital, harus manfaatkan itu.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koperasi dan UKM menilai para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah telah melek dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk mengembangkan bisnisnya.

“Sebenarnya jumlahnya enggak sedikit hampir setengah UMKM, terutama yang ada di kota besar itu sudah memanfaatkan apa yang ada di gadget semacam aplikasi,” kata Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementrian Koperasi dan UKM, Devi Rimayanti, ditemui di Jakarta, Selasa.

Devi menjelaskan bahwa peranan teknologi sangat penting bagi pelaku UMKM mengembangkan bisnis.

Menurut dia, Kemenkop dan UKM juga telah mendukung pelaku UMKM dengan menciptakan platform inovatif, Lamikro, sebuah aplikasi yang memudahkan pelaku UMKM dalam proses penghitungan akuntansi baik pencatatan laba maupun rugi.

“Itu pintar-pintarnya pelaku UMKM untuk bisa memilih aplikasi mana yang paling menguntungkan,” ujarnya.

Meski demikian, Devi tidak menampik bahwa Kemenkop dan UKM masih punya pekerjaan rumah agar semua pelaku UMKM yang berjumlah 64 juta untuk mengadopsi teknologi.

“Itu harus dilakukan UMKM, mau tidak mau dan suka tidak suka karena sekarang sudah jaman digital, harus manfaatkan itu,” imbuhnya.

Baca juga: Kemenkop sebut faktor kendala pengembangan UMKM
Baca juga: Pelaku UMKM didorong kelola data untuk strategi bisnis
Baca juga: LPDB sebut perlu lembaga perantara untuk salurkan dana ke UMKM
Baca juga: Legislator harapkan bisnis UMKM digital dapat disubsidi pemerintah

Pemerintah Kampanyekan Minum Jamu

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terancam bangkrut, peternak di Blitar ini obral ayam potong

Harga sudah hancur

Blitar (ANTARA) – Peternak ayam pedaging atau ayam potong di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, terpaksa mengobral ayam di peternakannya dengan harga murah hanya Rp30.000 per ekor dengan bobot sekitar dua kilogram, meskipun harga di pasaran masih berkisar Rp20.000 – Rp25.000 per kilogram.

Budi Setiawan, salah seorang peternak asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Selasa, mengaku usahanya kini terancam bangkrut.

“Harga sudah hancur,” ucapnya. Menurut dia, harga ayam pedaging di tingkat pengepul hanya Rp8.000 per kilogram. Padahal harga di pasar masih di atas Rp20.000 per kilogram.

Oleh karena itu, ia memilih menjual langsung dengan cara mengobral harga ayam pedaging di peternakannya dengan harga Rp30.000 per ekor dengan berat rata-rata  sekitar dua kilogram, sehingga masih lebih mahal ketimbang dibeli oleh pengepul.

Budi tidak mengetahui dengan persis mengapa harga bisa turun drastis di tingkat pengepul. Ia memperkirakan hal itu terjadi karena stok di pasar banyak.

Ia mengatakan usaha peternakan ayam pedaging dilakukannya secara mandiri. Berbeda dengan kebanyakan peternak yang melakukan kemitraan sehingga terbantu oleh ketersediaan bibit, pakan, dan obat.

Selama satu pekan ini ia telah menjual sekitar 1.000 ayam pedaging dengan harga di bawah pasar untuk meminimalkan kerugian.

Kendati harga ayam pedaging turun drastis, harga telur ayam cenderung naik. Hal itu dikemukan Atik Kumairo, salah seorang peternak asal Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Ia mengatakan saat ini harga telur ayam dari kandang sekitar Rp19.500 per kilogram. Harga itu dinilainya masih bagus, sehingga peternak juga mendapatkan untung yang baik.

“Kalau telur tren harganya cenderung bagus. Kini harganya Rp19.500 per kilogram. Namun untuk pakan harganya cenderung naik, sudah di atas Rp4.000 per kilogram,” kata dia.

Disinggung terkait dengan harga jual ayam afkir untuk ayam petelur, Atik mengatakan cenderung sama dengan harga jual ayam pedaging, bahkan relatif murah, hanya Rp20.000 per ekor.

Ia berharap untuk harga telur ayam bisa tetap stabil, sehingga usahanya tetap bisa berjalan. Kini ia mempunyai sekitar 2.000 ekor ayam petelur.

Harga merosot, peternak Jateng bagikan 1.500 ayam gratis

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementan minta produsen benih perluas pasar ekspor

Setelah dokumen ‘clear and clean’ maka izin (untuk ekspor) bisa langsung dikeluarkan

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Hortikultura meminta produsen benih di tanah air baik sayur, buah-buahan maupun tanaman hias untuk memperluas pasar ekspor.

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi di Jakarta, Senin mengatakan, untuk mendukung hal itu pihaknya siap mempermudah pengurusan izin ekspor bagi produsen benih hortikultura dalam negeri.

“Kalau mau (mengurus izin) ekspor tidak perlu ketemu (petugas di Kementan) cukup secara online, kami jamin dalam tiga jam sudah jadi,” katanya dalam Halal Bihalal Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo).

Suwandi menyatakan, setelah diterbitkannya Permentan tentang Surat Izin Pemasukan (SIP) maka seluruh perizinan terkait ekspor dan impor produk pertanian dilaksanakan melalui satu pintu.

“Setelah dokumen ‘clear and clean’ maka izin (untuk ekspor) bisa langsung dikeluarkan,” katanya.

Sementera itu Ketua Umum Asbenindo Ricky Gunawan mengatakan bisnis benih hortikultura, tanaman pangan maupun perkebunan hingga saat ini masih prospektif.

Bahkan, tambahnya, pasar benih tak hanya diminati di dalam negeri, tapi, sejumlah benih sayur dan hortikultura saat ini sudah diekspor sampai ke Eropa.

“Karena kami dapat pesanan dari luar kemudian dilakukan pembenihan di sini kemudian diekspor. Contohnya, benih bunga yang sudah banyak diekspor ke Eropa. Kalau sayur yang paling banyak adalah kangkung,” ujarnya.

Selain kangkung, menurut dia, ada sejumlah produk benih hortikultura lainnya yang sudah diekspor, seperti paprika.

“Benih sayuran banyak diekspor ke China, dan kami ke depan akan mengarahkan ekspor produk benih ke sejumlah negara Asean dan China,” ujarnya.

Ricky juga menjelaskan, ekspor benih bunga ke Eropa dan sayuran sudah dilakukan sejumlah anggota Asbenindo lebih dari lima tahun lalu.

Karena prospeknya cukup bagus, sebanyak 70 perusahaan perbenihan anggota Asbenindo diharapkan terus mempertahankan produk benih berkualitas yang dihasilkan.

“Ada sekitar 20 persen dari anggota Asbenindo yang sudah memenuhi pasar ekspor. Selain ekspor, mereka juga tetap komitmen untuk memenuhi kebutuhan benih di dalam negeri,” ujarnya.

Baca juga: 1,2 juta benih ikan hias dari Yogyakarta diekspor perdana ke Filipina
Baca juga: Kementan dapat royalti penjualan bibit hibrida bawang merah
Baca juga: Kementan: lima izin ekspor dalam tiga jam

BKIPM Yogyakarta lepasliarkan Baby Lobster senilai Rp11,5 miliar

Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ACT perbanyak ritel wakaf di Lombok Utara

Sebagian keuntungan ritel wakaf akan diwakafkan kembali untuk rekaf dan warkaf di tempat lain

Mataram (ANTARA) – Lembaga nirlaba Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus memperbanyak ritel wakaf di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, dalam rangka membangkitkan ekonomi umat setelah gempa bumi melanda daerah tersebut pada 2018.

Berdasarkan rilis yang diterima di Mataram, Selasa, ACT telah meresmikan ritel wakaf yang dibangun di Pondok Pesantren Darul Iman Putra, di Desa Bentek, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombak Utara, Sabtu (22/06).

Peresmian ritel wakaf ketiga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman, Dr H Najmul Akhyar, didampingi Kepala Kemitraan ACT Cabang NTB, Juani Pratama.

“Kami telah membangun tiga ritel wakaf di Kabupaten Lombok Utara. Yang diresmikan hari ini merupakan ritel wakaf kedua. Sebelumnya di Pondok Pesantren Darul Iman Putri, pada April 2019. Insya Allah akan di bangun lagi di beberapa titik strategis di Kabupaten Lombok Utara,” kata Kepala Kemitraan ACT Cabang NTB, Juani Pratama.

Ritel wakaf yang sudah dibangun oleh ACT juga didukung oleh PT Hydro Perdana Retailindo Lombok sebagai pemasok utama untuk ketersediaan barang.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman, Dr H Najmul Akhyar, mengajak semua santrinya agar selalu berbelanja di ritel wakaf karena selain memenuhi kebutuhan juga bisa beramal.

“Sebagian keuntungan ritel wakaf akan diwakafkan kembali untuk rekaf dan warkaf di tempat lain,” ujar Najmul yang juga Bupati Lombok Utara.

Ia juga mengajak agar para santrinya memberitahukan kepada keluarganya yang berkunjung dan berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga di ritel wakaf karena harganya hampir sama dengan di pasaran.

Najmul juga menjelaskan kepada para santrinya keutamaan berwakaf, yaitu untuk membangun ekonomi umat.

“Pada saat Rasullullah berhijrah ke Madinah, dua hal yang paling pertama Rasullullah bangun, yakni masjid sebagai tempat ibadah dan pasar untuk kegitan bertransaksi ekonomi. Jadi urusan akhirat dan dunia berjalan bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Najmul menyempatkan diri mencoba sistem pembayaran dengan melakukan transaksi langsung sebagai pelanggan pertama yang berbelanja di ritel wakaf kedua yang dibangun di pondok pesantrennya.

Baca juga: ACT hadirkan sumur wakaf di Pinrang

Baca juga: ACT bangun MTs Nurul Hasana pulihkan pendidikan pascabencana Sulteng

Dua produk mobil baru Wuling Motors

Pewarta: Awaludin
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Imbas penutupan Giant Mampang terhadap ekonomi warga sekitar

Giant tutup, saya juga ikut tutup jadi ya harus turun harga.

Jakarta (ANTARA) – Penutupan perusahaan ritel Giant tidak hanya dirasakan oleh karyawannya namun juga pada pelaku usaha lainnya di sekitar toko swalayan yang didominasi warna hijau tua itu.

Contohnya seperti dua pedagang ini, yang masing-masing menjajakan baju dan makanan basah, serta berada satu gedung dengan Giant Ekspres Mampang yang akan ditutup pada 28 Juli mendatang.

Meski menjual dua hal yang berbeda, kedua penjual tersebut mengaku mendapatkan keuntungan karena ramainya pengunjung yang ingin berbelanja di masa diskon penutupan gerai Giant Ekspres Mampang itu.

“Biasanya di sini sepi, tapi sejak Minggu (23/6) ada spanduk diskon besar tiba-tiba banyak yang beli,” kata penjual baju di depan gerai Giant Ekspres Mampang Delfy saat diwawancarai Antara, Selasa.

Delfy mengatakan dalam sehari sejak penjualan jelang penutupan Giant Mampang setidaknya ia bisa meraup omzet sebanyak Rp4 juta rupiah dalam semalam. Padahal, biasanya pendapatannya dari menjual sandang hanya sekitar Rp700 ribu semalam.

Meski mendapatkan keuntungan jelang tutupnya gerai Giant, Delfy harus menurunkan harga baju yang dijualnya itu agar stoknya habis lebih cepat.

“Giant tutup, saya juga ikut tutup jadi ya harus turun harga. Biasa jual Rp35.000 sekarang Rp25.000 untuk semua jenis baju,” kata wanita berkerudung itu.

Meski begitu Delfy tidak terlalu memusingkan tujuan selanjutnya setelah gerai Giant Mampang ditutup karena sudah ditawarkan untuk pindah ke gerai Giant lainnya yang masih beroperasi.

Baca juga: Warga berburu barang diskon di Giant Mampang
Serupa Delfy yang mendapat keuntungan lewat tutupnya gerai Giant Mampang, Wafy yang menjajakan kue basah juga mengaku mendapatkan untung hingga tiga kali lipat sejak ada kabar tentang mau ditutupnya gerai tersebut.

“Naik dua sampai tiga kali lipat omzet saya, pada laper kali ya nunggu keluarganya belanja,” kata pria yang berusia 21 tahun itu.

Namun hal berbeda dirasakan oleh Wafy karena dirinya tidak menemukan lokasi berjualan setelah gerai Giant Mampang ini ditutup.

Baca juga: Tutup enam toko Giant, Hero perkuat bisnis Guardian dan IKEA
Tidak hanya pedagang, orang- orang yang paling merasakan dampak ditutupnya gerai Giant Mampang adalah mereka yang berprofesi sebagai juru parkir.

Sistem parkir Giant Mampang tidak menggunakan sistem otomatis dan mengandalkan tenaga masyarakat sekitar, yang tergabung dalam sebuah komunitas “Parkir Giant Mampang”.

“Kami merasa dirugikan, tapi saat ini tetap kerja saja sambil menunggu kejelasan dari pihak manajemen,” kata koordinator juru parkir Giant Mampang Ipung.

Menurut Ipung yang sudah sembilan tahun menjadi koordinator juru parkir, total juru parkir di Giant Mampang berjumlah 40 orang dan bergantung pada pekerjaan tersebut.

Ipung mengaku kebingungan untuk langkah selanjutnya karena banyak orang yang bergantung kepada pekerjaan sebagai tukang parkir di lokasi Giant Mampang ini berada.

Saat ini mereka hanya dapat berharap pada rumor bahwa akan ada pengganti toko swalayan lainnya.

“Saya akan berjuang bagi teman-teman yang lain, jika ada swalayan yang menggantikan Giant bisa menggunakan tenaga kawan-kawan jukir (juru parkir). Karena itu mata pencaharian kami,” kata Ipung menutup pembicaraaan dengan Antara.

Baca juga: Hero sebut penutupan Giant dampak perubahan belanja konsumen
Baca juga: Aprindo sebut faktor yang pengaruhi penutupan Giant
Baca juga: Darmin: Penutupan gerai ritel modern akibat persaingan yang ketat

INDEF: lesunya industri ritel akibat persaingan kurang sehat

Oleh Livia Kristianti
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertamina siapkan strategi penuhi BBM Ramadhan-Idul Fitri 2020

tahun 2020, jalan tol dari Probolinggo akan tersambung sampai Banyuwangi. Sementara di jalur Trans Sumatra, jalan tol Bakauheni akan tersambung sampai Palembang

Jakarta (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi layanan bahan bakar minyak (BBM) untuk memenuhi kebutuhan pemudik pada masa Ramadhan-Idul Fitri 2020.

SVP Marketing Retail & Sales PT Pertamina (Persero) Jumali memaparkan seiring dengan berakhirnya masa kerja Satuan Tugas (Satgas) Pertamina Siaga, perseroan mengevaluasi sejumlah temuan yang menjadi catatan untuk dipersiapkan pada tahun depan.

“Tantangannya adalah jalan tol nanti akan semakin panjang sehingga pemudik akan semakin antusias lewat tol. Kita harus menyiapkan titik layanan lebih banyak, dengan volume lebih banyak juga,” kata Jumali dalam acara Apresiasi Satgas Pertamina Marketing Operation Region III di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2020, jalan tol dari Probolinggo akan tersambung sampai Banyuwangi. Sementara di jalur Trans Sumatra, jalan tol Bakauheni akan tersambung sampai Palembang.

Pada arus mudik dan balik tahun ini, Pertamina menyiapkan 54 SPBU dari Merak sampai Pasuruan, terdiri dari 44 SPBU eksisting dan 10 SPBU yang baru dibangun tahun ini.

Sementara itu, untuk persiapan layanan BBM di Trans Sumatra ruas Bakauheni-Palembang, Pertamina akan menyediakan empat SPBU permanen tipe A dan satu SPBU sementara tipe B.

“Saat ini ada empat SPBU temporer yang nanti sebelum Satgas 2020 harus sudah selesai menjadi SPBU permanen. Kami juga akan tambah SPBU yang sifatnya tidak akan dijadikan permanen, tapi temporer,” kata Jumali.

Untuk penambahan SPBU dengan tersambungnya jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, Pertamina akan mengaku akan memantau terlebih dahulu perkembangan pembangunan untuk melihat kebutuhan SPBU yang akan dibangun.

“Kami akan lihat perkembangan dari pihak Pemerintah untuk pembangunannya sampai ke sana, tapi poinnya kami siap menyediakan layanan BBM baik itu temporer maupun permanen,” katanya.

Baca juga: Pertamina siaga kebutuhan BBM selama Ramadhan
Baca juga: Untuk Ramadhan-Lebaran, Pertamina tambah stok BBM 15 persen
Baca juga: Pertamina jamin pasokan BBM di tol Trans Jawa selama Ramadhan-Lebaran

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenkop bentuk JFPK untuk awasi koperasi Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koperasi dan UKM membentuk Jabatan Fungsional Pengawas Koperasi (JFPK) untuk mengawasi operasional koperasi-koperasi di Indonesia terutama yang bergerak di bidang jasa keuangan atau simpan pinjam.

Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah saat membentuk JFPK untuk fungsi pengawasan koperasi.

“Kami mempertimbangkan dari sisi keterbatasan anggaran dan Sumber Daya Manusia (SDM) dimana tingkat mutasi pegawai sangat dinamis menjadi tantangan dalam melaksanakan fungsi pengawasan koperasi, oleh karena itu untuk mengatasi keterbatasan tersebut JFPK dibentuk,” katanya.

Lebih lanjut Suparno mangatakan pembentukan JFPK melalui Peraturan Menteri PANRB Nomor Nomor 43 Tahun 2018 diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, kinerja, dan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam melaksanakan tugas di bidang pengawasan koperasi.

Baca juga: Pemerintah Bentuk Lembaga Pengawas Koperasi
Baca juga: Pemerintah Bentuk Komite Pengawas MoU Pembiayaan ke UMKMK

“Kementerian Koperasi dan UKM telah menetapkan perkiraan jumlah kebutuhan formasi JFPK secara nasional sebanyak 9.220 orang untuk 5 tahun ke depan berdasarkan analisis beban kerja,” katanya.

Kementerian Koperasi dan UKM mempertimbangkan misalnya dari sisi jumlah koperasi berdasarkan basis data Kementerian Koperasi dan UKM sebagai objek pengawasan.

Selain itu juga mempertimbangkan waktu penyelesaian volume kegiatan, hasil rata-rata angka kredit perjam, perjenjang jabatan yang dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu.

Ia menambahkan, jumlah PNS yang akan diangkat ke dalam JFPK melalui proses penyesuaian atau inpassing sebanyak 2.161 orang yang ditempatkan di tingkat pusat, 34 Provinsi/DI dan 514 Kabupaten/Kota.

“Hasil pemetaan terhadap PNS yang saat ini telah dan masih melaksanakan tugas pengawasan perkoperasian, khususnya yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengawas Koperasi terdapat 1.712 orang yang akan menjadi prioritas kami dalam pengisian formasi JFPK melalui proses penyesuaian/Inpassing,” katanya.

Pemerintah Daerah Provinsi/DI/Kabupaten/Kota kata dia, juga diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pengangkatan PNS ke dalam JFPK melalui penyesuaian/inpassing sebelum 2 Oktober 2020.

Untuk langkah awal pihaknya meminta masing – masing Pemerintah Daerah Provinsi/DI/Kabupaten/Kota menyusun kebutuhan jumlah formasi PNS untuk JFPK berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja.

Selanjutnya pengangkatan PNS ke dalam JFPK melalui penyesuaian/inpassing dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 03 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyesuaian/Inpassing Dalam JFPK dan juga Peraturan Kepala BKN Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pembinaan JFPK.

“PNS diberikan opsi atau pilihan karier untuk menjadi pejabat fungsional pengawas koperasi sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” katanya.

Baca juga: Kemenkop janji tingkatkan kualitas pengelolaan anggaran
Baca juga: Kemenkop rumuskan pola kerja sama pembangunan koperasi berkelanjutan

Kemenkop UKM ajak milenial hadapi Revolusi 4.0 berwirausaha

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cegah penyebaran virus antraks, Gunung Kidul vaksin 839 ekor sapi

Gunung Kidul (ANTARA) – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerjunkan 91 petugas kesehatan hewan untuk memvaksin 839 ekor sapi, 1.852 ekor kambing dan 30 ekor domba untuk mencegah paparan virus antraks di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, Selasa, mengatakan tujuan pemberian vaksin ini yakni memberikan kekebalan terhadap virus antraks.

“Hari ini merupakan hari pertama pemberikan vaksin antraks. Beberapa waktu lalu, baru sebatas pemberian vitamin, sekarang vaksin,” katanya.

Bambang mengatakan vaksin diberikan di zona kawasan penyakit antraks, yakni zona merah dan zona kuning. Zona merah meliputi Dusun Grogol I, Desa Bejiharjo sebanyak 67 ekor sapi, dan 175 ekor kambing. Dusun Grogol II, Desa Bejiharjo, vaksin diberikan terhadap 21 ekor sapi, dan 72 ekor kambing.

Dusun Grogol III, Desa Bejiharjo, vaksin diberikan terhadap 93 ekor sapi, dan 264 ekor kambing. Dusun Grogol IV, Desa Bejiharjo, vaksin diberikan terhadap 25 ekor sapi, dan 72 ekor kambing. Dusun Grogol V, Desa Bejiharjo, vaksin diberikan terhadap 54 ekor sapi, dan 143 ekor kambing.

Selanjutnya, di Dusun Kajar 3, Desa Wonosari, vaksin diberikan terhadap 107 ekor sapi, 151 ekor kambing, dan satu ekor domba. Dusun Tawarsari, Desa Karangtengah, vaksin diberikan terhadap 22ekor sapi, 51 ekor kambing, dan sembilan ekor domba.

“Jumlah hewan ternak di zona merah yang divaksin ada 389 ekor sapi, 928 ekor kambing, dan 10 ekor domba,” kata Bambang.

Zona kuning meliputi Dusun Grogol II, Desa Bejiharjo, vaksin diberikan terhadap 70 ekor sapi, dan 150 ekor kambing. Dusun Gunungsari, Desa Bejiharjo, vaksin diberikan terhadap 60 ekor sapi, dan 1o0 ekor kambing. Selanjutnya, Dusun Banyubening I, Banyubening II, Kulwono, Kedung I dan Kedung II (Desa Karangtengah), Budegan I, dan Budegan II (Desa Piyaman), dan Selang II (Desa Selang).

“Total hewan ternak yang akan disuntik vaksin antraks, yakni 450 ekor sapi, 924 ekor kambing, dan 20 ekor domba. Total hewan ternak yang direncanakan divaksin, yakni 839 ekor sapi, 1.852 ekor kambing dan 30 ekor domba,” katanya.

Ia mengatakan vaksin antraks ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian sebanyak 5.000 dosis. Setiap ekor membutuhkan 1,5 dosis, sehingga dapat digunakan sebanyak dua kali.

“Vaksin diberikan setiap enam bulan sekali,” katanya.

Baca juga: Gunung Kidul akan anggarkan penanganan antraks selama 10 tahun
Baca juga: Dinkes imbau tidak resah menyikapi kasus antraks di Gunung Kidul

Waspada Antraks Penyakit Dari Hewan Ternak Sakit

Pewarta: Sutarmi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelindo III: Pemudik gratis kapal laut 2019 lebih terjamin

Mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pelindo III dari tahun ke tahun selalu naik peminatnya

Surabaya (ANTARA) – Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung mengatakan pemudik kapal laut tahun ini lebih terjamin, karena seluruh peserta mudik gratis Pelindo III telah diasuransikan selama perjalanannya, sebagai fasilitas proteksi yang menyeluruh, agar perjalanan para pemudik lebih tenang.

“Mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pelindo III dari tahun ke tahun selalu naik peminatnya, di mana tahun ini naik hingga 45 persen dibandingkan tahun lalu. Sebanyak 23.824 orang telah memanfaatkan fasilitas mudik gratis,” kata Doso, dalam keterangan pers evaluasi mudik di Surabaya, Selasa.

Ia mengakui, mudik gratis yang digelar Pelindo III selalu diminati masyarakat, dan total tiket terelaisasi sebanyak 2.100 tiket kapal laut dan total 21.724 tiket bus, berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Ia mengatakan, mudik gratis Pelindo III terselenggara atas sinergi BUMN dengan Pelni dan Damri sebagai penyedia angkutan darat.

“Dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, para penumpang kapal laut dapat langsung memilih bus sesuai jurusan yang diinginkan, tercatat sebanyak 15.521 orang menggunakan fasilitas mudik gratis ke Sumenep, Malang, Blitar, Cepu, Trenggalek, Madiun, Magetan dan Jember, dimana jumlah tersebut lebih banyak 55 persen dari target,” katanya.

Dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang, tercatat 6.203 orang telah diantarkan secara gratis ke Tegal, Purwodadi, Purworejo, Wonosobo, Rembang, Yogyakarta, dan Solo, jumlah tersebut lampaui 13 persen dari target.

Adapun tujuan kapal laut terdiri dari Pelabuhan Kumai, Sampit, Batulicin dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak dan Tanjung Emas. Selain itu juga ada rute Tanjung Perak ke Ambon. Penyelenggaraan mudik gratis oleh Pelindo III dimulai sejak 29 Mei hingga 4 Juni 2019.

“Mudik Gratis Bareng BUMN-Pelindo III bertujuan untuk memberikan perjalanan mudik yang aman dan nyaman pada masyarakat, terutama penumpang kapal laut,” ujar Dirut Pelindo III,” katanya.

Sementara itu, secara nasional program mudik gratis tahun ini telah diikuti oleh 104 BUMN, atau naik 67 persen dibandingkan pada 2018 yang hanya diikuti oleh 62 BUMN.

Pemudik yang diberangkatkan melalui program Mudik Bareng BUMN 2019 melalui moda transportasi bus, kapal laut, kereta api dan pesawat udara sebanyak total 250.474 pemudik, atau naik sebesar 22,69 persen dibandingkan realisasi pemudik pada 2018 sebanyak 204.146.

Baca juga: Pelindo III terapkan “gate in online” di Tanjung Perak Surabaya
Baca juga: Pelindo III : pengembangan Benoa tingkatkan ekonomi Pulau Dewata
Baca juga: Pelindo III : Penumpang kapal laut meningkat 31 persen

Pelindo III: pemudik dengan kapal laut meningkat 28%

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenkop sebut faktor kendala pengembangan UMKM

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, Devi Rimayanti mengatakan, keterbatasan dana menjadi salah satu tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelatihan untuk pengembangan bisnis pelaku UMKM.

“Kami ada kegiatan misalnya untuk pemberkasan merk atau pelatihan e-commerce. Memang karena keterbatasan dana tidak bisa semua dicakup. Misalnya tahun ini hanya bisa diikuti seratus peserta karena keterbatasan dana,” ujar Devi saat ditemui di auditorium Kemenkop dan UKM, Jakarta, Selasa.

Devi melanjutkan, pihaknya selalu terlebih dahulu memberikan pengumuman melalui media sosial dan juga website Kemenkop dan UKM jika ada pelatihan agar semua pelaku UMKM bisa berpartisipasi.

“Semua boleh ikut cuma ada beberapa persyaratan hanya memang kami fokus di usaha kecil dan menengah,” kata dia.

Kemenkop dan UKM, menurut Devi, juga telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak mulai dari perguruan tinggi, startup, hingga komunitas untuk memberikan pelatihan kepada UMKM.

“Kami tidak bisa berkembang tanpa kolaborasi. Kami butuh data UMKM yang ada saat ini seberapa banyak, terutama usaha mikro yang sulit kami data karena penting bagi kami selaku pemerintah dalam mengambil kebijakan,” ujarnya.

Baca juga: Pengamat sebut desa wisata dorong pengembangan UMKM
Baca juga: Menyelamatkan UMKM melalui pengembangan kawasan tol
Baca juga: Jokowi diskusi bersama UMKM bahas pengembangan

Pemerintah Kampanyekan Minum Jamu

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019