Perjalanan Jimny “Jangkrik” hingga generasi keempat

Tangerang, Banten (ANTARA) – Selama lebih dari 40 tahun berkiprah di Indonesia, Suzuki Indonesia konsisten menghadirkan model sport utility vehicle (SUV) kompak, Jimny, yang kini sudah memasuki generasi keempat.

Sejak generasi pertama hadir di Indonesia pada 1979, Jimny dikenal sebagai mobil berbentuk kotak yang sederhana namun menawarkan performa off-road dan memiliki kelincahan di berbagai medan jalan.

“Kita tahu bahwa Jimny punya kenangan yang begitu melekat di konsumen sejak 1979,” kata Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Tangerang, Minggu.

“Terbukti dengan membukukan penjualan sebanyak 130.334 unit sejak tahun 1979 hingga saat ini. Setiap seri Jimny yang diluncurkan di Indonesia selalu membangkitkan kembali memori yang begitu historis dan fenomenal terhadap mobil legendaris ini,” kata Donny. Suzuki Jimny generasi pertama (Shutterstock)

Donny kemudian menceritakan bahwa Jimny generasi pertama yang merasakan aspal Tanah Air adalah LJ80 pada 1979, kemudian dapat sebutan “Jimny Jangkrik”.

Setelah dapat sambutan positif, Jimny LJ80 kemudian dirakit di Indonesia dengan kapasitas mesin 800cc. Kehadiran mobil off-road 4×4 itu awalnya untuk keperluan mobilitas pertambangan dan sempat jadi mobil dinas kepolisian, kemudian mendulang sukses di pasar dan menjadi salah satu mobil ikonis di Indonesia.

Jimny Jangkrik juga memiliki model turunan yang diproduksi hingga tahun 1981, yaitu LJ-80V dan LJ-80Q dengan pintu yang terbuat dari bahan metal.

Baca juga: Spesifikasi dan tiga keunggulan Jimny untuk pasar Indonesia

Generasi II

Memasuki generasi kedua pada 1982, Suzuki merilis Jimny SJ410 yang dipasarkan dengan nama Katana. Jimny versi Katana masih banyak ditemui di jalanan hingga kini.

Katana hadir bermesin 1.000 cc dengan perubahan roda penggerak, dari semula empat roda (4×4) menjadi dua penggerak (4×2), agar mendapatkan pajak yang lebih terjangkau.

“Terus terang, kenapa awalnya 4×4 menjadi 4×2, karena masalah pajak yang lebih tinggi. Jadi 4×2 kami hadirkan dan merebut pasar,” kata Predisen Komisaris Indomobil, Subronto Laras, kepada wartawan pada hari pembukaan GIIAS, Kamis (18/7). Suzuki Jimny generasi kedua (Shutterstock)
Hadirnya Katana berhasil membawa Jimny menuju puncak popularitas pada masanya karena memiliki bodi kompak, mudah dimodifikasi, lincah dan tangguh berpetualang.

Subronto menyebutkan bahwa Katana masih banyak dicari konsumen hingga saat ini. “Produksi 20 tahun lalu tapi harganya masih di atas Rp100 juta dan masih dicari orang,” kata dia.

Katana bukan satu-satunya seri Jimny yang dirilis selama generasi kedua. Selain Katana, Jimny generasi kedua juga hadir dengan versi long wheelbase yang mendapat julukan “Jimny Long”.

Kemampuannya menjelajah menjadikan mobil ini bisa diandalkan, bahkan oleh masyarakat di daerah terpencil dan sulit dijangkau. Pada 2004, Suzuki meluncurkan Jimny SJ413 atau Carribian dengan model yang paling berbeda. Jimny ini memiliki sebuah extra-cab dan menyerupai pick-up dengan kapasitas mesin 1.300 cc.

Generasi III dan sekarang

Ajang GIIAS 2017 menjadi peluncuran generasi ketiga Jimny di Indonesia, Jimny JB33, yang dikenal dengan nama “Jimny Wide”. Berbeda dari dua generasi sebelumnya, model ini hadir secara eksklusif dengan desain tidak terlalu kotak, namun tetap mengusung konsep desain yang ikonis.

Model yang cuma tersedia 88 unit di Indonesia ini, dibekali mesin berkapasitas 1.300 cc, lengkap dengan penggerak All-Wheel Drive (AWD), dan dijual seharga Rp285 juta. Suzuki Jimny generasi ketiga (Shutterstock)
Dua tahun berselang, Suzuki akhirnya memboyong Jimny generasi keempat yang dijual mulai Rp315,5 juta. Model terbaru ini tetap mempertahankan desain yang kotak dan sederhana, namun dibekali beberapa fitur off-road terbaru, misalnya suspensi Long-stroke 3-link rigid axle yang digabungkan rigid full-width axles pada depan dan belakang.

Baca juga: Suzuki pasarkan Jimny di Indonesia seharga Rp315 juta

Jimny ini juga menggunakan part-time-four-wheel-drive system yang dilengkapi reduction gear, serta sasis tangga (ladder frame) yang lebih tahan tekanan untuk menambah keperkasaan saat melibas medan off-road.

Suzuki Indonesia mendapatkan jatah 40-50 unit Jimny per bulan dari Suzuki Jepang, sehingga konsumen harus memesan terlebih dahulu untuk mendapatkan unit ini. Suzuki Jimny generasi terkini (Kanan) – (ANTARA/Alviansyah P)

Pewarta: A069
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Toyota bakal luncurkan satu lagi mobil hibrid tahun ini setelah C-HR

Tangerang (ANTARA) – PT Toyota Astra Motor (TAM) akan kembali meluncurkan satu lagi model mobil hibrid untuk pasar Indonesia pada tahun ini, setelah April 2019 meluncurkan kendaraan sport C-HR Hybrid.

“Akan ada lagi satu model hibrid tahun ini,” kata Eksekutif GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Franciscus Soerjopranoto di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang, Banten, Minggu.

Namun Soerjo, sapaan akrab Franciscus Soerjopranoto, tidak menyebutkan model mobil hibrid yang bakal diluncurkan, setelah Toyota C-HR Hybrid yang diluncurkan pada April 2019 lalu.

“Yang pasti modelnya dari yang sudah ada dan sudah siap,” katanya.

Toyota, lanjut Soerjo, telah melakukan survei tentang kendaraan hibrid apa yang cocok dan bakal disukai pasar Indonesia, setelah C-HR Hybrid mendapat sambutan bagus di Tanah Air.

“Saat ini C-HR menjadi model terlaris di jajaran mobil hibrid Toyota di Indonesia,” katanya.

Sejak diluncurkan April sampai Juni 2019, permintaan dan penjualan C-HR mencapai kisaran 60-70 unit per bulan, sementara sedan Camry Hybrid yang sebelumnya mendominasi penjualan Toyota hibrid kini menduduki peringkat kedua dalam penjualan mobil hibrid Toyota di Indonesia.

“Pada Januari-Juni total penjualan mobil hibrid Toyota sekitar 300 unit dan sampai akhir tahun ditargetkan sekitar 500-600 unit. Masih sedikit tapi permintaannya terus tumbuh,” kata Soerjo.

Diakuinya untuk saat ini dalam pemasaran mobil hibrid Toyota tidak bicara soal volume penjualan, tapi sebagai kegiatan branding untuk memperkenalkan dan mengedukasi masyarakat terkait mobil terelektrifikasi yang ramah lingkungan dan serius dikembangkan pemerintah Indonesia.

Oleh karena itu Soerjo optimistis pasar mobil hibrid akan melonjak setelah pemerintah kelak mengeluarkan peraturan pemerintah tentang pajak mobil rendah emisi.

Namun, menurut dia, insentif pajak saja tidak cukup, harus ada perlakuan istimewa agar kendaraan ramah lingkungan. “Misalnya, kalau di Jakarta bebas dari aturan ganjil genap, karena mobil hibrid emisi gas buangnya rendah,” katanya.

Sejak memperkenalkan mobil hibrid pertama kali melalui Toyota Prius pada 2009 hingga kini, Toyota telah memasarkan 2.000 unit mobil hibrid yang didominasi atau sekitar 70 persennya adalah model sedan Camry Hybrid.

Selain Camry dan CH-R, Toyota Astra Motor juga memasarkan model lain mobil hibrid seperti Prius dan Alphard Hybrid.
 

Pewarta: R016
Editor: Yuniardi Ferdinand
Copyright © ANTARA 2019

Enggartiasto Lukita undang investor sarang walet China

Shanghai (ANTARA) – Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengajak perusahaan pengolahan sarang burung walet di China berinvestasi membangun pabrik di Indonesia.
“Saya ajak mereka untuk berinvestasi buat (pabrik) di Indonesia karena bahan bakunya memang dari sana. Kemudian produksinya diekspor lagi kembali ke sini,” katanya, seusai mengunjungi pabrik pengolahan sarang burung walet Yan Ty Ty, di Shanghai, Minggu.

Yan Ty Ty mendapatkan pasokan bahan baku sarang burung walet mentah dari PT Anugerah Citra Walet Indonesia 027 yang berkantor pusat di Bogor, Jawa Barat. Kemudian sarang burung itu diolah menjadi beberapa produk turunan berupa makanan dan minuman serta kosmetik.

“Dari satu sisi bahan baku kita ekspor, tapi juga kita buat (makanan) minuman di Indonesia yang kemudian kita ekspor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, ASEAN, dan beberapa negara lain yang kita sudah punya perjanjian (ekspor-impor). Tentu ini akan menjadi bisnis yang sangat menarik,” ujarnya.

Selain menambah nilai ekspor sarang burung walet, pembangunan pabrik olahan tersebut, menurut Lukita, bisa menekan penyelundupan. “Kita atasi penyelundupan itu karena sebagian diselundupkan ke Vietanam dan Malaysia untuk kemudian diolah dan masuk (pasar) sini, juga ke Hong Kong,” ujarnya.

Mengenai hambatan yang dialami para pengusaha Indonesia untuk memasukkan produk olahan ke China, dia mengaku sudah membicarakan hal itu dengan Kementerian Kepabeanan China, di Beijing, Kamis (18/7).

Juga baca: Mendag ungkap sarang burung walet primadona produk ekspor RI ke China

Juga baca: Pengusaha apresiasi upaya atasi persoalan ekspor sarang walet ke China

Juga baca: Kemendag fasilitasi ekspor 10 ton sarang burung walet ke China

Menurut dia, hal itu tidak seharusnya terjadi karena produk-produk Yan Ty Ty sudah memiliki sertifikat dari pemerintah China. “Jadi kelebihan mereka masuk ke Indonesia dan ekspor ke sini karena mereka punya izin dan tahu bagaimana proses izin itu didapat dari sini,” katanya.

Dengan dibukanya pabrik Yan Ty Ty di Indonesia, maka akan menambah lapangan kerja bagi warga sekitar lokasi pabrik.

Yan Ty Ty dikembangkan Lili, pengusaha berkewarganegaraan China, yang bersuamikan Rudy Foniaty. Lili bertugas sebagai direktur utama Yan Ty Ty, sedangkan Rudi sebagai direktur utama PT Anugerah Citra Walet Indonesia 027 yang memasok bahan baku dari Indonesia.

Sejak Presiden Joko Widodo turut mempromosikan Yan Ty Ty pada tahun lalu dengan terjemahan berbahasa Mandarin, produk itu makin dikenal luas di China.

“Tahun ini ada 60 toko waralaba turut menjual produk kami. Sebenarnya di China sarang burung walet Indonesia kurang dikenal, mungkin hanya lima persen masyarakat sini yang mengerti. Jadi kami terus edukasi, apalagi dengan dukungan Pak Jokowi, akan lebih terkenal lagi. Sebelum ada promosi dari Pak Jokowi belum ada waralaba,” kata Rudy yang setiap tahun memasok 10 ton sarang burung walet mentah ke Yan Ty Ty.

Lukita menambahkan, volume ekspor sarang burung walet Indonesia ke China sampai saat ini baru terealisasi 70 ton per tahun.

“Mereka mengeluhkan kuota yang hanya 160 ton satu tahun. Tapi realisasinya hanya 70 ton. Jadi buat apa minta kuota tambahan kalau itu saja belum terpenuhi karena yang jadi persoalan adalah kesulitan masuk ke sini,” ujarnya.

Kapasitas produksi sarang burung walet Indonesia mencapai 1.600 ton per tahun. “Saya tidak bemimpi semuanya, kalau sekarang 1.000 ton saja, kita bisa dapat lebih dari 2 miliar dolar AS,” kata dia. 

Toyota sebut masih ada 4 kendaraan baru yang akan meluncur tahun ini

Tangerang (ANTARA) – Setelah menghadirkan enam kendaraan baru di pasar Indonesia, Toyota masih akan mengeluarkan empat model anyar yang akan meramaikan pasar otomotif Tanah Air tahun ini.

“Kita baru luncurkan tiga di GIIAS kan kemarin, sebelumnya kita juga sudah luncurkan Camry Hybrid, Avanza dan CHR hybrid beberapa waktu lalu. Jadi masih ada empat lagi yang akan kita luncurkan selanjutnya,” ungkap Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto kepada media, di ICE BSD, Minggu.

Ia menyebut empat model baru yang akan diluncurkan oleh PT TAM itu, akan menyesuaikan dengan pasar Indonesia.

Sebelumnya, Toyota  mengenalkan tiga kendaraan baru sekaligus dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, yakni Toyota GR Supra, Toyota HiAce dengan konsep baru dan Toyota New Fortuner TRD Sportivo.

Sementara itu, ketika disinggung mengenai regulasi pajak kendaraan listrik, ia menjelaskan pihaknya sedang menunggu aturan tersebut dan TAM siap untuk bekerja sama.

“Pak Airlangga (Menteri Perindustrian) kan sampaikan tunggu sampai bulan Juli akan diumumkan, mungkin setelah GIIAS akan diluncurkan peraturannya,” jelasnya.

Baca juga: Toyota kenalkan tiga kendaraan baru di GIIAS 2019
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Toyota Yaris hingga Prius Hybrid bisa dijajal di GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – PT Toyota Astra Motor (TAM) memberi fasilitas kepada pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 untuk menjajal kendaraan andalan mereka, mulai dari Toyota Yaris TRD hingga Prius Electric Hybrid.

“Toyota siapkan lima kendaraan di arena test drive, Toyota Yaris TRD, All New CHR, CHR Hybrid hingga Prius Hybrid,” kata Hendri penjaga stan GIIAS, di ICE BSD, Minggu sore.

Seorang konsumen, Rinaldi, yang sudah menjajal Toyota Yaris TRD, memberikan pujiannya untuk mobil jenis hatchback itu.

“Oke lah ini, dari segi keselamatan juga sudah oke dan juga stabil, desainnya juga terlihat sporty sekali,” kata Rinaldi.

“Nah satu lagi kelebihan ini, hatcback ini dalemnya luas kalau dibanding kompetitor yah. Ini saya rasa yang paling luas untuk dalemnya,” ujarnya melanjutkan.

Namun, ia mengaku belum sempat menjajal kemampuan kendaraan itu dengan maksimal.

“Karena track-nya juga sempit jadi saya tidak bisa exlore banyak kendaraan ini, tapi over all oke lah ini,” ujarnya.
  Toyota Yaris TRD (ANTARA news/Chairul Rohman)

Toyota Yaris yang merupakan mobil terlaris di segmennya, hadir dalam 3 kelas yaitu TRD Sportivo, G, dan E, masing-masing dengan transmisi otomatis (CVT) dan Manual 5-speed (M/T).

Toyota Yaris TRD dibanderol dengan harga Rp278 juta on the road Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Baca juga: Era mobil ramah lingkungan kian dekat, tapi kemana arahnya?

Baca juga: Toyota Digifest ajak anak muda menggali peluang dunia digital
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Sukabumi jadi proyek percontohan satu juta nelayan berdaulat

Ada beberapa penilaian sehingga kami memutuskan untuk menetapkan program ini pertama kali diluncurkan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas

Sukabumi, Jabar (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan menjadikan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya Pantai Palangpang yang merupakan wilayah Geopark Ciletuh Palabuhanratu, sebagai proyek percontohan satu juta nelayan berdaulat.

“Ada beberapa penilaian sehingga kami memutuskan untuk menetapkan program ini pertama kali diluncurkan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas,” katanya saat di Sukabumi, Sabtu.

Menurut dia, yang menjadi pertimbangan pihaknya program ini diluncurkan pertama kali di Sukabumi yakni potensi perikanannya yang masih besar karena berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan ditunjang dengan keberadaan Global Geopark sebagai objek wisata bertaraf internasional.

Dengan pertimbangan tersebut, pihaknya akhirnya memutuskan agar program satu juta nelayan berdaulat dilaksanakan pertama kali di Ciwaru. Tentunya, sebagai daerah yang pertama kali mendapatkan program ini ke depannya harus menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Untuk menunjang program itu pihaknya juga sudah menyiapkan berbagai insfrastruktur kebutuhan nelayan seperti dalam waktu dekat dibuatkan tempat pendingin ikan dan yang sudah bisa dimanfaatkan adalah aplikasi Fish On di mana nelayan saat melaut bukan lagi mencari tetapi menangkap ikan.

Bahkan, nelayan pun diberikan akses WiFi yang bisa dimanfaatkan hingga 60 km ke tengah laut dari bibir pantai. Sehingga saat melaut nelayan sudah bisa terkoneksi dengan gerai fishmart agar harga ikannya tetap stabil meskipun sedang musim panen.

Ditambah dengan adanya jaringan internet akan mempermudah nelayan dalam berkomunikasi dan juga bisa melaporkan kondisinya saat sedang melaut. Di aplikasi fish on ini pun nelayan bisa menjual ikannya secara online.

“Ditambah tempat pelelangan ikan (TPI) Palangpang ini pun sudah berbasis daring atau online sehingga nelayan bisa mengetahui update harga ikan setiap harinya,” tambahnya.

Luhut mengatakan Indonesia yang memiliki sumber daya laut harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk nelayan Indonesia. Khususnya Kabupaten Sukabumi yang memiliki garis pantai sepanjang 117 km banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Ke depannya pemerintah pun fokus dalam pembangunan insfrastruktur sumber daya manusia (SDM) seperti nelayan di Ciwaru ini sudah diberikan pelatihan bagaimana menggunakan aplikasi fish on saat akan dan pulang melaut.

Baca juga: Luhut resmikan tempat pelelangan ikan daring pertama di Indonesia

Baca juga: Luhut mulai Program Satu Juta Nelayan Berdaulat di Sukabumi

Luhut persilakan ambil jika lahannya ratusan ribu hektare

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DJ Dipha Barus goyang panggung Toyota di GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – Produser musik sekaligus DJ (Disc Jokey), Dipha Barus sukses menggoyang panggung Toyota di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Sabtu.

Dipha Barus tidak tampil sendirian. Ia membawakan lagu terbarunya bersama Monica Karina, “You Move Me”, yang membuat pengunjung bergoyang dan ikut bernyanyi.
  MoMonica Karina saat bermain di booth Toyota (ANTARA news/Chairul Rohman)

Tidak banyak kata dari sang DJ yang baru saja merilis lagu terbarunya itu saat naik panggung. Ia langsung memainkan lagunya untuk menghibur pengunjung booth Toyota.

Selama 45 menit, Dipha Barus terus memainkan lagunya bersama dengan Monica, satu di antaranya adalah “Money Honey”.

Selain memamerkan kendaraan terbarunya di GIIAS 2019, PT Toyota Astra Motor menyuguhkan berbagai acara hiburan dan permainan seru yang menarik perhatian pengunjung.

Baca juga: Toyota Yaris hingga Prius Hybrid bisa dijajal di GIIAS 2019

Baca juga: Toyota Digifest ajak anak muda menggali peluang dunia digital
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Menjamin konsumsi telur aman hingga ke meja makan

Kami mengingatkan jangan sampai terjadi ‘antimicrobial resistence’. FAO sudah menyarankan untuk meminimalisasi penggunaan antibiotik terhadap hewan. Oleh karena itu, saya menggaungkan pentingnya biosecurity bagi peternak layer

Jakarta (ANTARA) – Spanduk besar bertuliskan “Telur ayam Fresh, higienis, kaya nutrisi Vitamin A, B1, C” terlihat ketika memasuki salah satu supermarket yang terletak di pusat kota Jakarta.

Di rak-rak khusus protein hewani tersebut, telur ayam kemasan tersedia dengan berbagai promosi, mulai dari telur ayam pilihan, “fresh egg from local farm”, hingga telur premium.Telur ayam yang sudah dikemas dalam bentuk “pack” itu dijual bervariasi, ada yang isi 6 butir, 10 butir dan 30 butir. Harganya jelas berbeda. Contohnya saja telur kemasan isi 6 butir (setengah kilogram) dihargai Rp17.000.

Sementara itu jika dibandingkan dengan di pasar atau warung kelontong, konsumen hanya perlu membayar Rp12.000 dengan jumlah butir yang sama, mengacu pada harga telur curah saat ini Rp24.000–Rp25.000 per kilogram.

Di balik perbedaan harga tersebut, tidak banyak konsumen yang mengetahui bahwa telur curah dengan promosi “telur pilihan” ini diproduksi dari budidaya peternakan ayam petelur (layer) yang hiegenis, bersertifikat dan menerapkan “biosecurity” 3 layer atau tiga zona.

Adapun penerapan Biosecurity 3 Zona adalah praktik pengelolaan perunggasan yang baik dan berstandar dengan membagi area peternakan menjadi tiga, yakni zona merah, kuning dan hijau.

Klasifikasi tiga zona dalam peternakan ini berfungsi agar populasi ayam lebih steril dan tidak terpapar oleh virus maupun bakteri yang berpotensi membuat turunnya kualitas telur yang diproduksi.

Pembagian zona dimulai dari zona merah atau area dengan risiko tinggi (high risk) karena zona ini terindikasi adanya pencemaran kuman maupun bakteri. Di area ini, kemungkinan cemaran bibit penyakit sangat banyak.

Oleh karenanya, area tersebut dikhususkan sebagai lokasi penerimaan dan penyimpanan boks bekas telur, lokasi penerimaan tamu seperti pembeli ayam/telur, maupun pengunjung lain seperti tetangga atau peternak lain.

Zona kuning dengan kategori “middle risk” merupakan zona transisi antara daerah kotor (merah) dan steril. Area ini hanya dibatasi untuk kendaraan yang penting seperti truk ransum, ayam DOC, dan lokasi tempat menyimpan boks telur yang sudah bersih. Akses ini hanya diperuntukkan bagi pekerja kandang.

Terakhir, zona hijau adalah zona steril dengan kategori “low risk” yang merupakan wilayah yang harus terlindungi dari kemungkinan kontaminasi penularan penyakit. Area ini merupakan kandang populasi ternak. Hanya pekerja kandang yang boleh masuk ke zona hijau.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita menjelaskan pentingnya menerapkan biosecurity tiga zona ini karena dapat mengendalikan penggunaan antimikroba pada unggas, serta mengurangi risiko terjadinya penyakit infeksi.

Selain itu, produk unggas yang dihasilkan dari peternakan biosecurity tiga zona ini lebih terjamin karena konsumen tidak perlu khawatir terdapat residu antibiotik.

“Kami mengingatkan jangan sampai terjadi ‘antimicrobial resistence’. FAO sudah menyarankan untuk meminimalisasi penggunaan antibiotik terhadap hewan. Oleh karena itu, saya menggaungkan pentingnya biosecurity bagi peternak layer,” kata Ketut.

Dalam kajian Balai Penelitian Veteriner Kementerian Pertanian, antibiotik banyak digunakan dalam industri peternakan sebagai pemacu pertumbuhan (antibiotic growth promotors/AGP). Penambahan AGP dalam pakan dapat meningkatan pertumbuhan hewan sampai dengan 4-8 persen dan meningkatkan konversi pakan dari 2 persen menjadi 5 persen.

Konsentrasi antibiotika yang ditambahkan dalam pakan ternak merupakan dosis rendah yaitu berkisar 2,5 – 12,5mg/kg. Namun penggunaannya secara terus menerus dapat memacu terjadinya resistensi bakteri patogen dan bakteri komensal dalam saluran pencernaan.

Apabila produk peternakan, seperti daging dan telur ayam, mengandung residu antibiotik dan dikonsumsi oleh manusia setiap hari, akan menyebabkan turunnya tingkat kesehatan masyarakat sebagai konsumen karena dapat menyebabkan alergi, keracunan, resiko karsinogenik dan teratogenik serta yang paling utama yaitu timbulnya resistensi antibiotika.

Dampak dari resistensi antibiotika dalam tubuh manusia akan mengakibatkan infeksi dan kegagalan pengibatan karena kebalnya imunitas.

Pada 2013, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat total kematian sebanyak 700 ribu jiwa akibat resistensi terhadap antibiotik. Angka ini bahkan diprediksi melonjak hingga 10 juta kematian pada 2050. Dari angka tersebut, hampir 40 persen di antaranya berasal dari wilayah Asia.

FAO menyatakan implementasi Biosecurity 3 Zona secara rutin dan konsisten di peternakan ayam petelur secara signifikan menurunkan penggunaan antibiotik 40 persen dan disinfektan 30 persen.

Untuk memudahkan konsumen mengenali produk unggas yang dihasilkan dari peternakan biosecurity ini, terdapat nomor kontrol veteriner (NKV) yang dicantumkan dalam kemasan telur.

Peternak yang memperoleh sertifikat NKV ini dapat memasarkan produk mereka ke supermarket, minimarket, bahkan diekspor ke luar negeri. Sertifikat NKV menjadi jaminan bahwa produk unggas memenuhi syarat Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Berdasarkan data Unit Khusus FAO di bidang Kesehatan Hewan (Emergency Center for Transboundary Animal Diseases/FAO ECTAD), baru ada sekitar 60 peternakan di Indonesia yang menerapkan biosekuriti tiga zona sebagai hasil pembinaan dari FAO.

“Peternak yang menerapkan biosekuriti binaan FAO ada sekitar 60 peternakan. Wilayahnya ada di Jawa Tengah, Banten, Lampung dan Sulawesi Selatan. Ini belum termasuk peternak swasta yang sudah mandiri menerapkan biosekuriti,” kata National Technical Advisor FAO Alfred Kompudu.

Salah satu peternakan yang sudah menerapkan biosekuriti tiga zona telah dilakukan oleh Margaraya Farm yang berada di Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Mengunjungi peternakan biosekuriti

“Harus mandi dulu ya sebelum masuk,” begitu kata Rony Agustian (41) kepada pengunjung yang hendak memasuki peternakan miliknya, Margaraya Farm di Desa Rulung Raya, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Saat memasuki gerbang peternakan Margaraya Farm, pengunjung akan langsung mengetahui bahwa halaman depan sekaligus garasi mobil di rumah Rony merupakan zona merah peternakan ini. Cat merah terang di sekeliling tembok dan papan bertuliskan “Anda Berada pada Zona Merah” memperjelas keberadaan dan posisi kami.

Papan lainnya dengan anjuran untuk mengikuti rambu-rambu yang ada, seolah menjadi peringatan bagi para tamu untuk bersiap memasuki zona kuning, di sebelahnya. Sebuah pintu kecil menjadi perantara bagi tamu saat memasuki zona kuning atau kawasan tempat tinggal Rony bersama istri dan anaknya.

Tentu saja cat kuning juga tidak luput di area teras rumah Rony. Sambil Rony menyajikan telur rebus sebagai kudapan tamu, ia juga menjelaskan jadwal kerja karyawan dan prosedur berpakaian di area peternakan. Waktu kerja para karyawan dimulai pukul 07.30 sampai 17.00 WIB.

Di area ini pula, karyawan dan tamu yang berkepentingan harus mandi terlebih dahulu sebelum memasuki area kandang. Ada dua kamar mandi di luar rumah yang ditujukan untuk laki-laki, dan satu kamar mandi di dalam rumah untuk perempuan.

Seluruh badan harus terbilas air dari ujung kepala hingga kaki guna memastikan tidak ada debu dan kotoran yang nantinya dapat berbahaya jika tertular unggas. Setelah itu, karyawan harus mengenakan seragam khusus, seperti wearpack untuk lebih menjamin kebersihan.

Rony mengakui bahwa mengubah disiplin kepada karyawan-karyawannya memang tidaklah mudah, butuh waktu sekitar 1-2 bulan agar mereka adaptasi dan terbiasa untuk menerapkan kewajiban mandi sebelum memasuki kandang.

Meski sudah mandi di rumah, karyawan tetap diwajibkan mandi terlebih dahulu untuk mencegah agar bakteri berbahaya yang dibawa manusia tidak terpapar ke ayam ternak.

“Ya repot memang harus mandi lagi, padahal di rumah sudah mandi. Akhirnya sekalian saja, pagi-pagi mandi di sini langsung,” kata Slamet, salah satu anak kandang di peternakan ini.

Dibekali seragam khusus wearpack dan sendal jepit, karyawan disemprotkan cairan disinfektan saat memasuki pintu berbahan seng menuju zona hijau, lokasi peternakan ayam.

Di zona hijau atau zona bersih dengan kategori low risk merupakan area terbatas, atau hanya karyawan yang berkepentingan khusus memasuki zona ini. Di area ini lah, 45.000 ekor ayam petelur milik Rony dipelihara.

Tidak ada bau menyengat ketika memasuki area peternakan ini. Di dalamnya, terdapat lima kandang dengan ukuran masing-masing 7,5 x 60 meter. Karyawan yang ingin memberi pakan atau meninjau kesehatan unggas, harus menaiki tangga terlebih dahulu karena bentuk kandang yang seperti rumah panggung.

Masing-masing kandang terisi 4.150 ekor ayam yang diberi pembatas setiap ekor unggas. Tepat di bawah posisi kandang, terdapat pipa silikon yang dibelah sebagai tempat pakan ternak.

Untuk mengubah peternakannya sesuai dengan terapan biosekuriti 3 zona, Rony harus merogoh biaya investasi sebesar Rp100 juta, namun masih bisa bertambah seiring dengan penambahan populasi dan perluasan kandang. Ia pun telah menerapkan sistem pengelolaan kandang yang baik ini sejak Januari 2019.

Awalnya, Rony tidak tertarik untuk membuat peternakannya sesuai dengan terapan biosecurity karena harus menambah biaya. Namun, edukasi dari Fakultas Peternakan Hewan Universitas Lampung (Unila) dan Pisar Petelur Nasional (PPN) telah menggerakkan Rony untuk menerapkan biosecurity agar produksi ayam lebih stabil.

Selama pendampingan dua bulan dari Unila, Rony mengaku tidak banyak yang diubah karena “layout” peternakannya sudah sesuai untuk diterapkan biosecurity. Hanya sejumlah fasilitas yang harus ditambah untuk menunjang pengelolaan ternak yang higienis, antara lain shower disinfektan, tempat untuk bedah bangkai dan perlengkapan kandang.

Menurut dia, pengelolaan ternak yang baik ini telah membuat produksi telur lebih stabil karena karyawan menjadi lebih disiplin dan teratur dalam memberi pakan ayam serta menjamin ayam dapat steril dari paparan bakteri.

“Dampaknya produksi lebih stabil sekitar 2 ton per hari, sedangkan sebelumnya lebih sedikit sekitar 3 persen, bahkan kalau kena penyakit bisa berkurang 10 persen dari produksi sekarang,” kata Rony.

Sejak memulai usaha peternakan layer pada 2008, Rony kini memiliki total populasi ayam 45.000 ekor yang dibagi dalam dua lokasi peternakan, dari awalnya hanya sekitar 1.000 ekor ayam. Produksinya saat ini sekitar 2 ton per hari dan dijual secara curah di Provinsi Lampung.

Namun setelah peternakannya mendapat Sertifikat NKV pada Juni lalu, Rony bisa memasarkan produknya ke luar provinsi. Saat ini, ia mengaku bersiap memasarkan telur melalui distributor di Jakarta.

“Produksi telur 70-75 persen dipasarkan lokal di Lampung, sedangkan 25-30 persen ke Jakarta. Di sana sudah ada beberapa langganan kami yang siap menerima,” katanya.

NKV untuk konsumen dan peternak

Nomor kontrol veteriner (NKV) selalu dicantumkan di dalam kemasan telur. Meski dari segi tampilan telur kemasan ini tidak berbeda dengan telur curah, produksinya berasal dari peternakan yang menjamin higienitas, serta memerhatikan kesehatan hewan.

Kementerian Pertanian mencatat sampai dengan Mei 2019, NKV yang sudah diterbitkan untuk budidaya ayam petelur sebanyak 48 unit usaha.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementan Syamsul Ma’rif menjelaskan pentingnya NKV bagi rantai konsumsi pangan adalah jaminan produk memenuhi aspek ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) serta dapat ditelusuri (traceability).

Selain itu, NKV juga meningkatkan daya saing produk untuk perluasan pasar dan ekspor. Kualitas produk unggas yang memiliki NKV level III (kategori cukup) hanya bisa dipasarkan di provinsi tempat peternakan tersebut berada, sedangkan level II (kategori baik/menuju kualifikasi ekspor) dapat dipasarkan ke luar provinsi di seluruh Indonesia. Sementara NKV level I (sangat baik/kualifikasi ekspor) dapat dipasarkan ke luar negeri.

“Unit usaha yang memiliki NKV memiliki peluang yang lebih besar untuk masuk ke ritel dan supermarket,” kata Syamsul.

Sejauh ini kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi telur ber-NKV memang belum terbangun. Namun, Kementan berupaya untuk sosialisasi dan promosi produk ber-NKV, serta bahaya residu antibiotik kepada ibu-ibu PKK.

Baca juga: Duta Ayam dan Telur diharapkan meningkatkan konsumsi protein hewani

Baca juga: BPS: Deflasi Agustus dipicu penurunan harga telur ayam dan bawang merah
 

Perkuat peran laboratorium untuk keselamatan hayati

Oleh Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Distanbun Lebak identifikasi areal persawahan yang alami kekeringan

Kita belum mengetahui jumlah pasti areal persawahan yang mengalami kekeringan, karena masih dilakukan pendataan

Lebak (ANTARA) – Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak melakukan identifikasi areal persawahan yang mengalami kekeringan akibat kemarau.

“Kita belum mengetahui jumlah pasti areal persawahan yang mengalami kekeringan, karena masih dilakukan pendataan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak Dede Supriatna di Lebak, Minggu.

Kekeringan yang terjadi sejak Juni 2019 di Kabupaten Lebak belum berdampak terhadap produksi pangan. Sebab, banyak lokasi areal persawahan yang masih terdapat pasokan air, seperti dari jaringan irigasi.

Selain itu, pihaknya juga mengerahkan pompanisasi untuk membantu kelompok tani yang mengalami kekeringan.

Petani yang memiliki potensi air bisa dilakukan pompanisasi dengan menyedot air dari aliran sungai, embun,situ hingga sumber mata air.

“Kami terus melakukan pemantauan dan pendataan untuk menyelamatkan tanaman padi,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, hingga dua bulan terakhir belum ditemukan laporan adanya gagal panen.

Berdasarkan data produksi padi Juni 2019 dari 28 kecamatan tercatat 31.182 ton gabah kering pungut (GKP) dengan luas panen 4.033 hektare.

Artinya, kata dia, data tersebut tidak ada catatan puso atau mengalami gagal panen.

“Kami tetap melakukan identifikasi pendataan areal persawahan yang mengalami kekeringan. Sebab, pendataan itu jika terjadi gagal panen tentu akan mendapat bantuan asuransi sebesar Rp 6 juta/hektare.

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Distanbun Kabupaten Lebak Itan Octarianto menyatakan pihaknya hingga saat ini areal persawahan yang mengalami kekeringan tercatat 1.243 hektare tersebar di Kecamatan Malingping, Wanasalam, Cihara dan Maja.

Kekeringan itu, kata dia, belum menjadikan ancaman gagal panen karena selama tiga hari terakhir beberapa kecamatan dilanda hujan kapasitas ringan.

“Kami akan bergerak cepat jika kekeringan menjadikan ancaman gagal panen dengan memberikan pompanisasi itu,” katanya.

Baca juga: Burung kuntul di Lebak selamatkan tanaman padi

Baca juga: Kemarau panjang lahan pertanian terancam kekeringan

Cegah sawah mengering, Petani lakukan pompanisasi

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jasa Marga kembali rekonstruksi tol Jakarta-Cikampek hingga Jumat

Pengerjaan arah Jakarta berlangsung pada hari Senin, 22 Juli 2019 pukul 10.00 WIB hingga hari Jumat, 26 Juli 2019 pukul 05.00 WIB

Jakarta (ANTARA) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Cikampek kembali melaksanakan pekerjaan pemeliharaan dengan metode konstruksi rigid kedua jalur pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek, baik arah Cikampek maupun arah Jakarta.

Corporate Communication Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan lokasi pengerjaan rekonstruksi untuk tol arah Jakarta di Km 33+266 sampai Km 33+081 di lajur 2 dengan anjang penanganan 185 m.

“Pengerjaan arah Jakarta berlangsung pada hari Senin, 22 Juli 2019 pukul 10.00 WIB hingga hari Jumat, 26 Juli 2019 pukul 05.00 WIB,” kata Irra melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Sementara itu untuk arah Cikampek, lokasi rekonstruksi berada pada Km 25+945 sampai Km 26+075 di lajur 2 dengan panjang penanganan 130 m. Rekonstruksi berlangsung mulai Minggu, 21 Juli 2019 pukul 02.00 WIB dini hari hingga Kamis, 25 Juli 2019 pukul 05.00 WIB.

Untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi akibat pekerjaan, Jasa Marga bekerja sama dengan Kepolisian telah menyiapkan mitigasi risiko melalui pengaturan lalu lintas berupa sistem buka tutup di area pekerjaan.

Buka tutup lajur 1 dilakukan untuk jalur ke arah Cikampek maupun ke arah Jakarta. Lalu lintas di kedua arah akan berjalan normal karena tidak ada penutupan total.

Selain itu, jika kondisi padat, dipersiapkan dua titik “contraflow” di Jalan Tol Jakarta-Cikampek yaitu dari Km 25+100 s.d Km 29+500 arah Cikampek dan Km 29+500 s.d Km 35+000 arah Jakarta untuk mengurai kepadatan menjelang titik lokasi pekerjaan.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pekerjaan rekonstruksi dimaksud karena akan berdampak penyempitan lajur menjelang lokasi pekerjaan,” kata Irra.

Baca juga: Tol Jakarta-Cikampek direkonstruksi, sebagian jalur ditutup sementara

Baca juga: Jasa Marga lakukan pekerjaan rekonstruksi tol Japek

Jasa Marga evaluasi arus mudik dan antisipasi arus balik

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kadin: Infrastruktur perbatasan jadi tantangan usaha

Solo (ANTARA) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta menyatakan kondisi infrastruktur jalan di perbatasan menjadi tantangan bagi dunia usaha karena terkesan kurang diperhatikan oleh pemerintah daerah.

“Kalau dilihat beberapa jalan di perbatasan kondisinya kurang begitu bagus, tentu ini mempengaruhi kelancaran arus distribusi,” kata Ketua Kadin Kota Surakarta Gareng S Haryanto di Solo, Minggu.

Padahal, dikatakannya, potensi UMKM di Soloraya dibandingkan daerah lainnya menempatkan wilayah tersebut di posisi strategis bagi Jawa Tengah. Meski demikian, kesiapan infrastruktur masih menjadi tantangan.

Oleh karena itu, ia berharap adanya koordinasi yang baik antar pemda untuk bisa memberikan solusi terkait kondisi jalan di perbatasan.

Ia mengatakan lancarnya konektivitas antardaerah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian, di antaranya meningkatkan konsumsi, meningkatkan produktivitas, meningkatkan stabilitas ekonomi makro, dan meningkatkan kemakmuran masyarakat.

Tantangan lain dalam dunia usaha, dikatakannya, adalah birokrasi yang belum efisien dan masalah perizinan usaha.

Terkait hal itu, ia juga meminta agar pemerintah daerah bisa memperbaikinya secara bertahap sehingga makin banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi di Jawa Tengah, khususnya Soloraya.

Sementara itu, selain tantangan yang cukup beragam, menurut dia peluang dunia usaha di Soloraya pun cukup besar, salah satunya potensi program klaster.

“Harapan kami pengembangan secara simultan baik untuk industri besar dan UMKM dengan model klaster untuk secepatnya diberlakukan. Hal ini dapat
dilakukan dengan pengembangan kawasan industri berbasis klaster yang terintegrasi dengan klaster industri di daerah lain,” katanya.

Peluang lain, dikatakannya, pengelolaan sumber daya umum di bidang pertanian, industri, dan pariwisata di Soloraya.

“Oleh karena itu, kesiapan infrastruktur termasuk termasuk di dalamnya infrastruktur terintegrasi sangat diperlukan agar bisa potensi daerah makin terbuka,” katanya.***1***

Ketua Kadin beri ucapan selamat ke Jokowi

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pesanan Roti Sagon meningkat, sambut pelaksanaan Galungan

Klungkung (ANTARA) – Jumlah pemesanan roti sagon yang menyerupai biskuit kering berbahan kelapa ini, alami peningkatan menyambut pelaksanaan hari raya Galungan, di pasar Klungkung.

“Kalau untuk roti sagon ini, banyak yang pesan lewat sosial media dan dekat-dekat hari raya seperti sekarang pemesannya bisa sampai 2000 pcs, dan saya jualnya Rp1000, dikirim ke warung-warung juga,” kata salah satu distributor saur dan roti sagon di Pasar Klungkung, Luh Gede Juliarti, Minggu.

Ia mengatakan roti sagon tidak hanya disajikan sebagai menu camilan untuk dikonsumsi melainkan juga sebagai pelengkap upakara. Untuk penyajian roti sagon sebagai pelengkap upakara, dan diletakkan pada “ajuman” yang akan dihaturkan.

Pengiriman roti sagon tidak hanya dilakukan di Bali, melainkan Luh Gede juga mengirimkan ke luar daerah, seperti kegiatan seminar dan acara resmi lainnya. Dibandingkan dengan hari normal, pemesanan tidak dilakukan secara rutin melainkan hanya diproduksi sesuai kebutuhan.

“Roti sagon dibuat dari tepung beras, yang dicampur sama parutan kelapa yang disangrai, ditambah dengan gula pasir tanpa pakai pengawet, setelah itu dicetak sesuai bentuk dari pesanan,” kata Luh Gede.

Menurut dia, roti sagon dapat dikonsumsi selama sebulan, hal ini dikarenakan telah melalui proses oven yang membuat roti sagon lebih tahan lama. Berbagai kalangan dapat mengkonsumsi roti sagon ini, dan juga dapat digunakan sebagai menu pilihan saat arisan, rapat dan kegiatan lainnya.

Pasokan kelapa yang digunakan sebagai bahan campuran pada roti sagon ini, diperoleh dari desa Gunaksa, dan desa Sulang, yang berada di Kabupaten Klungkung. Setiap harinya, Luh Gede menyediakan stok sebanyak 1000 biji buah kelapa.

Waktu pengerjaan yang dihabiskan sekitar satu hari, yang dikerjakan oleh 5 sampai 7 orang pekerja. Pengiriman juga dilakukan secara bertahap sesuai dengan meningkatnya jumlah pesanan saat menjelang hari raya Galungan.

“Biasanya h-1 Galungan kita udah ngga ngirim lagi, ya kalau krodit sekali, paling sampai h-2 saja, karena kan disini pekerjanya juga menyiapkan Galungan dan sebagainya,” ujarnya.

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kontes modifikasi virtual Honda Brio usung tema “Racing vs Elegan”

Tangerang, Banten (ANTARA) – PT Honda Prospect Motor (HPM) menggelar kontes “Honda Brio Virtual Modification (V-Mod)” bagi masyarakat untuk menuangkan kreativitas desain digital kendaraan dengan tema “Racing vs Elegan” dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Sabtu (20/7).

“Kontes virtual modification pertama yang kami gelar tahun lalu mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari para peserta dengan lebih dari 500 peserta yang mengirimkan hasil karya mereka,” kata Direktur Pemasaran dan Layanan Purna-Jual PT HPM Jonfis Fandy dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Minggu.

“Kami melihat tren modifikasi virtual itu semakin diminati para pemodifikasi dan desainer karena mereka lebih bebas menuangkan ide, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi setiap orang untuk berkompetisi dan menunjukkan kreativitasnya,” katanya.

Meskipun pameran GIIAS 2019 berlangsung pada 18-28 Juli, Jonfis mengatakan kontes desain modifikasi itu berlangsung pada 20 Juli – 20 September 2019 dan terbuka untuk masyarakat umum. Seluruh karya para peserta akan dipilih oleh tim juri yang terdiri dari tiga orang yang berpengalaman dalam modifikasi dan karya digital.

Baca juga: Honda Brio RS tulang punggung penjualan HPM awal semester

Dari seluruh karya yang masuk, tim juri akan memilih 10 karya, masing-masing lima tema racing dan lima tema elegant, untuk memperebutkan posisi pertama, kedua, dan ketiga serta kategori best decal dan best social media choice.

Desainer yang menyabet juara akan memperoleh hadiah uang tunai Rp15 juta, posisi kedua mendapatkan hadiah Rp10 juta, dan posisi ketiga mendapatkan hadiah sebesar Rp8 juta. Sedangkan pemenang kategori Best Decal akan mendapatkan hadiah Rp5 juta, dan pemenang kategori Social Media meraih hadiah Rp2 juta.

Selain itu, PT HPM juga memberikan hadiah masing-masing Rp2 juta untuk 10 kontestan terbaik.

Pemenang akan diumumkan pada 19 Oktober 2018, dan masyarakat bisa memberikan suara untuk desain favorit pada kategori Social Media melalui akun Instagram @hondaisme.

Baca juga: All New Accord seharga Rp698 juta diluncurkan dalam GIIAS 2019

Pewarta: A069
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Keluarga petualang tunggangi Pajero jelajah puluhan negara

Tangerang, Banten (ANTARA) – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 menghadirkan satu keluarga petualang “Journey of Wonder” yang menjelajah dari Indonesia ke berbagai negara menggunakan mobil Pajero Sport.

Keluarga Indonesia yang terdiri Eelco Koudijs (suami), Iyel Koudijs serta kedua anak mereka Raneeshya dan Tyo menggunakan Pajero Sport Dakar 4×4 tahun 2017 yang dinamai “Cappucino” untuk menjelajah. Nama itu diberikan sebab kelir mobil yang semula putih menjadi cokelat karena siraman lumpur dan debu selama perjalanan.

Mereka tidak mengubah banyak hal pada mobil dalam perjalanan itu tapi hanya mengganti jok belakang dengan rak baju dan dapur mini. Selain itu, mereka juga mengusung tenda rooftop dan menambahkan rak besi di atas mobil untuk meletakkan peti berisi perlengkapan kegiatan (kursi dan meja), serta jerigen bahan bakar dan air cadangan.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap Keluarga Petualang Journey of Wonder. Mereka telah melakukan perjalanan dari Indonesia untuk menjelajah dan berkeliling dunia dengan Mitsubishi Pajero Sport,” kata President Director PT MMKS Naoya Nakamura dalam keterangannya, Minggu.

Baca juga: Mitsubishi serbu GIIAS 2019 dengan tiga mobil sekaligus
  Pajero Sport Dakar 4×4. (ANTARA News/HO MMKSI)

Iyel mengatakan tujuan perjalanan dengan membawa anak-anaknya melintasi Asia, Eropa, bahkan Afrika itu untuk mengajarkan bahwa pencapaian sebuah tujuan memerlukan perjuangan dan tekad.

“Harapan kami, perjalanan itu bisa menginspirasi banyak orang dan berani merealisasikan mimpinya. Juga bisa menjadi pembelajaran bagi anak-anak kami nantinya dan menginspirasi banyak orang untuk mengejar ambisi dan cita-citanya,” ujar Iyel.

Keluarga itu menjelajah 34 Negara seperti Malaysia, Thailand, China, Kirgistan, Iran, Turki, Belanda serta Mauritania. Perjalanan mereka juga dapat disimak di kanal YouTube dengan judul “Journey of Wonder”.

Pada kesempatan berikutnya, keluarga itu berencana menjelajah ke benua Afrika setelah perjalanan mereka melintasi negara-negara di Asia dan Eropa.

Baca juga: Cara MMKSI gencarkan penggunaan aplikasi “My Mitsubishi”

Pewarta: A069
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Harga sawit petani Mukomuko naik Rp40/kilogram

Mukomuko (ANTARA) – Harga tandan buah segar kelapa sawit tingkat petani di Kecamatan Air Dikit, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak beberapa hari terakhir sebesar Rp870 per kilogram, mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya.“Kami menjual sawit kepada pedagang pengumpul atau ‘tauke’ sawit sebesar Rp870 per kg sejak beberapa hari terakhir, harga sawit sebelumnya sebesar Rp830 per kg,” kata petani kebun kelapa sawit di Kecamatan Air Dikit Rusmin dalam keterangannya di Mukomuko, Minggu.

Rusmin yang memiliki lahan perkebunan kelapa sawit seluas sekitar dua hektare ini menjual tandan buah segar kelapa sawit dengan harga sebesar Rp870 per kg kepada tauke sawit di wilayah ini sejak seminggu terakhir.

Ia menyatakan petani di wilayah ini bisa menjual tandan buah segar kelapa sawit dengan harga sebesar itu kepada tauke karena potongan harga sawit petani yang yang dibeli oleh tauke sawit di wilayah ini tidak terlalu besar, yakni kurang dari sebesar Rp150 per kg.

Selain itu tauke membeli tandan buah segar kelapa sawit milik petani setempat dengan harga sebesar itu karena tauke menjual buah sawit kepada pabrik minyak kelapa sawit di wilayah ini juga tinggi yakni sekitar Rp1.000 per kg.

Ia sendiri yang memanen tandan buah segar kelapa sawit di kebunnya sehingga dia menjual tandan buah segar kelapa sawit sebesar Rp870 per kg kepada tauke di wilayah ini.

“Kalau mengupah orang lain untuk memanen tandan buah segar kelapa sawit, maka biaya yang harus kami keluarkan untuk membayar upah orang sebesar Rp150 per kg,” ujarnya lagi.

Petani kebun sawit di Kecamatan Air Manjuto Rohin mengatakan harga jual tandan buah segar kelapa sawit miliknya sejak beberapa hari ini naik dari sebesar Rp800 per kg menjadi Rp830 per kg.

“Alhamdulillah harga jual buah sawit kepada tauke naik sebesar Rp30 per kg sejak hari Jumat (18/7) sampai sekarang. Kami berharap setelah ini harga sawit di wilayah ini naik lagi,” ujarnya pula.

Ia menyatakan meskipun harga sawit naik sebesar Rp30 per kg, namun hasil penjualan tandan buah segar kelapa sawit ini belum cukup untuk membeli pupuk untuk menyuburkan tanaman sawit.

Ia menyatakan, sebagian petani di wilayah ini hanya mampu membeli pupuk hanya untuk menyuburkan sebagian tanaman kelapa sawit.***3***

Pewarta: Ferri Aryanto
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nanas segar asal Lampung bakal masuk pasar China mulai tahun 2020

anas segera akan diverifikasi, sebentar lagi masuk

Shanghai, China (ANTARA) – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyampaikan bahwa produk nanas segar asal Indonesia bersiap diri untuk masuk ke pasar China tahun depan, mengingat proses verifikasi oleh General Administration of Custom China (GACC) diupayakan selesai tahun ini.

“Nanas segera akan diverifikasi, sebentar lagi masuk,” kata Mendag Enggartiasto ditemui usai menggelar pertemuan dengan para pengusaha Indonesia di Shanghai, China, Minggu.

Salah satu perusahaan yang menyatakan kesiapan untuk mengekspor nanas segar ke China yakni Great Giant Foods (GGF), di mana perusahaan ini memiliki perkebunan nanas di Lampung.

Sales Manager-Asi Pacific & Middle East Region GGF Ian Pangkawira menyampaikan bahwa perusahaan telah mempelajari teknologi logistik untuk mengirimkan nanas segar ke berbagai negara.

“Dari sisi kebun sudah siap, beberapa tahun ini kami sudah pelajari teknologi secara logistik untuk mengirimkan nanas ke negara-negara Asia, termasuk Timur Tengah dan Jepang,” ujar Ian.

Menurut dia, dengan dibukanya izin ekspor nanas segar ke China, PT Great Giant Foods sangat optimistis bisa mendapatkan pangsa pasar untuk buah-buahan segar, khususnya nanas di negeri tirai bambu.

Great Giant Foods membidik ekspor nanas segar asal Indonesia sebesar 50 juta dolar AS pada tahun pertama, yang rencananya dimulai tahun depan.

“Seperti yang disampaikan Pak Mendag, izin dan verifikasinya kemungkinan selesai akhir tahun, jadi kami mulai ekspor tahun depan,” ungkapnya.

Ian menambahkan selama ini Great Giant Foods telah mengekspor 600-800 kontainer nanas kalengan ke China per tahun dari seluruh kapasitas produksi 13.500 kontainer.

Diharapkan, produk nanas segar asal Indonesia dapat diterima sama baiknya dengan nanas kaleng.

“Kuantitasnya tergantung kebutuhan untuk nanas kalengan. Kami berharap nanas segar juga dapat diterima oleh masyarakat China,” ujar Ian.

Baca juga: Indonesia sasar ekspor nanas-buah naga ke Tiongkok

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pergub, angin segar buat jasa konstruksi di NTB

Welcome to my island, Lombok is lovely, fantastic, bombastic, but hopefully not many plastic

Mataram (ANTARA) – Hal yang paling meresahkan masyarakat, khususnya bagi pelaku ekonomi saat ini adalah menjadi “penonton di rumah sendiri”.

Ketika dunia usaha menggeliat menawarkan berbagai peluang, tidak sedikit dari pelaku ekonomi di daerah yang belum mampu mengambil peran sesuai bidangnya. Kondisi tersebut merata dirasakan hampir di sebagian besar daerah di Indonesia, tidak terkecuali di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dengan adanya fokus pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur, sudah seharusnya membawa implikasi di semua lini dan strata, sehingga pemerataan pembangunan di semua sektor dapat dinikmati oleh bebagai lapisan masyarakat secara proporsional.

Permasalahan pembangunan daerah yang tidak merata merupakan tantangan bagi pemerintah daerah itu sendiri.

Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia seharusnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk dapat menciptakan percepatan pemerataan pembangunan, dibutuhkan partisipasi dari semua pihak. Tidak hanya mengandalkan pemerintah pusat saja melalui porsi APBN, tetapi juga peran aktif dari pemerintah daerah (APBD) dan masyarakatnya.

Berbagai peraturan dan perundangan yang sejatinya dibuat sebagai rujukan pembangunan, tidak jarang menjadi tak bergigi dan tidak memberi pengaruh apa-apa di daerah. Hal ini ditengarai oleh minimnya peraturan-peraturan di daerah yang mengatur dan menguatkan peraturan yang sudah ada.

Dalam hal peraturan yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa, kita sudah mengenal adanya UU Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, PP Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Permen PU Nomor 07/PRT/M/2019 tentang Standard dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi melalui Penyedia, dan lain-lain.

Berbagai perangkat peraturan tersebut ternyata hanya berimplikasi terhadap tertib pelaksanaan administrasi saja dan belum memberikan manfaat langsung secara ekonomi bagi pelaku usaha.

Meskipun, katakanlah UU Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang telah memberi ruang kepada pemerintah daerah untuk membuat kebijakan khusus terkait KSO (joint operations) antara badan usaha jasa konstruksi daerah dan atau penggunaan sub-penyedia jasa daerah, namun jika tidak ditindaklanjuti secara konkrit, maka akan tidak berarti apa-apa.

Tanpa adanya regulasi berupa perangkat peraturan lebih lanjut, maka berpotensi akan terjadi sistem persaingan bebas dan terbuka yang cenderung tidak sehat.

Terobosan

Terbitnya Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 20 tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi melalui Penyedia Lingkup Pemerintah Provinsi NTB seolah menjawab keresahan pelaku usaha bidang pengadaan jasa konstruksi, khususnya yang berskala kecil hingga menengah.

Pergub yang ditandatangani oleh Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah pada 15 Juli 2019 tersebut niatnya dibuat untuk meningkatkan partisipasi usaha kecil dan menengah di bidang usaha jasa konstruksi dan konsultansi.

Tentu saja, Pergub tersebut telah mempertimbangkan hasil pengadaan yang efisien, efektif, dan akuntabel, serta penigkatan peran usaha mikro, kecil dan menengah menuju pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya pada peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.

Secara implisit, Pergub ini mengatur pedoman pelaksanaan pengadaan jasa konstruksi yang melalui penyedia lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Di mana perusahaan dari luar daerah wajib melakukan kerja sama operasi (KSO) dengan badan usaha jasa konstruksi lokal pada kualifikasi tertentu.

Kewajiban ini mencakup pada pengadaan jasa dengan risiko kecil sampai dengan menengah dan teknologi sederhana hingga madya, sebagaimana yang tertuang dalam ayat (1) Pasal 12 Pergub tersebut.

Terbitnya Pergub NTB Nomor 20 tahun 2019 ini selaras dengan UU Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.

Kewenangan penerbitan Pergub ini, diatur dalam Pasal 24 ayat (1) dalam hal penyelenggaraan jasa konstruksi menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah serta memenuhi kriteria berisiko kecil sampai dengan sedang, berteknologi sederhana sampai dengan madya, dan berbiaya kecil sampai dengan sedang, pemerintah daerah provinsi dapat membuat kebijakan khusus, ayat (2) kebijakan khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a) kerja sama operasi dengan badan usaha jasa konstruksi daerah; dan/atau b) penggunaan subpenyedia jasa daerah.

Langkah konkrit yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB itu layak diacungi jempol, karena Pergub yang mengatur pelaksanaan kerja jasa konstruksi di daerah, selain dapat menjaga ketertiban proses penyelenggaraannya juga dapat mengurangi praktik-praktik persaingan yang tidak sehat.

Konsepsi ideal yang akan terbentuk kemudian adalah jika dalam pembangunan sebuah proyek di daerah yang dimenangkan oleh daerah lain, maka tidak akan terjadi mobilisasi tenaga ahli sebagaimana yang sudah-sudah.

Dengan adanya KSO yang telah disyaratkan, maka akan mampu menyerap tenaga-tenaga ahli lokal yang secara kualifikasi terbukti mampu bersaing dengan daerah lain.

Sekarang, pintu telah dibuka lebar dan karpet merah sudah dibentangkan. Tinggal bagaimana kita, mau tidak terus bergandeng tangan membangun bersama daerah yang menjanjikan berjuta harapan ini?

Sang, “entah niki juluq, nggih?” (sampai di sini dulu ya). Sembari menanti terpaan angin segar, izinkan saya mengutip syair yang biasa didendangkan seorang sahabat: … “Welcome to my island, Lombok is lovely, fantastic, bombastic, but hopefully not many plastic” . Selamat datang sahabat di NTB

*) Hasmudin adalah Ketua Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) NTB

Penunjukan kontraktor proyek infrastruktur bermasalah

Oleh Hasmudin *)
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Modifikasi “Street Racing” primadona di Intersport Auto Show

Jakarta (ANTARA) – Pameran otomotif Intersport Auto Show (IAS) seri kedua di Tegal, Jawa Tengah, pada 20-21 Juli 2019, menghadirkan mobil modifikasi dari berbagai aliran, namun didominasi model Street Racing.

Ketua Panitia International Auto Show, Andre Irawan, mengatakan kontes modifikasi yang bertema “Proper Car Contest” itu diikuti 14 peserta yang membawa mobil modifikasi dari berbagai kategori, mulai dari VIP, Elegan, Racing, Street Racing dan Retro Racing.

“Agar kualitas modifikasi mobil di International Auto Show 2019 tetap terjaga, karena tujuan kami adalah menyamakan persepsi mengenai modifikasi yang proper pada mobil,” jelas Andre terkait proses penjurian yang berlangsung ketat, dalam keterangan tertulisnya, Minggu,

Ia menjelaskan, meskipun dibuka dengan berbagai kategori, namun aliran Street Racing masih menjadi primadona, karena terdapat delapan dari 14 mobil yang menganut konsep modifikasi itu, sedangkan sisanya beraliran Elegan dan VIP.

Aliran Street Racing diterapkan pada berbagai mobil, mulai dari Astra Toyota Agya hingga Mitsubishi Lancer Evolution X.

Tidak hanya bergaya racing, mobil dengan spesifikasi balap turing dan drag race pun juga turut meramaikan Intersport Auto Show 2019 kali ini.
  Peserta kontes modifikasi Intersport Auto Show 2019 (ANTARA News/HO)

Selain memaksimalkan performa, peserta lain juga banyak yang mengoptimalkan tampilan eksterior dan interior. Banyak peserta yang melakukan cat ulang pada mobilnya dengan warna yang lebih menarik perhatian.

Pemakaian velg celong berpadu fitment ketat di antara ban dan fender, pemakaian suspensi udara, penggantian turbocharger, adalah hal yang mudah ditemui pada gelaran Intersport Auto Show 2019.

Total ada tujuh mobil yang mengaplikasikan suspensi udara di Intersport Auto Show 2019 seri kedua.

Intersport Auto Show 2019 menerapkan sistem penilaian live judging, artinya mobil peserta langsung dinilai oleh juri di depan panggung setelah pemilik menjelaskan konsep dan spesifikasi modifikasi.

Baca juga: Seri perdana Intersport 2019 digelar di Semarang, ini pemenangnya

Pewarta: A069
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

PLN kenalkan manfaat kompor induksi ke anak-anak

…pemanfaatan listrik sebagai salah satu sumber energi rumah tangga itu baik

Makassar (ANTARA) – PLN melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Makassar (UP3) Utara kembali menggalang kampanye penggunaan kompor induksi.

Kali ini kampanye tersebut menyasar anak-anak. PLN memperkenalkan penggunaan kompor induksi kepada anak-anak dalam tajuk Festival Anak 2019 di Benteng Rotterdam Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Dalam acara tersebut PLN mengajak ibu dan anaknya untuk ikut dalam demo masak menggunakan kompor induksi.

“PLN ingin menanamkan pesan kepada masyarakat khususnya kepada anak-anak, bahwa pemanfaatan listrik sebagai salah satu sumber energi rumah tangga itu baik,” ucap Manajer PLN UP3 Makassar Utara, Yuli Ashaniais.

Kampanye memasak menggunakan kompor induksi bertujuan untuk menyosialisasikan keunggulan memasak kompor induksi sejak usia dini.

Menurutnya, konversi ke kompor induksi ini seharusnya dilakukan sejak sekarang. “Kami sudah memulai program penggunaan kompor induksi secara internal maupun eksternal,” pungkas Yuli.

Pemakaian kompor Induksi untuk memasak selama 1 jam lebih hemat 18 persen dibandingkan dengan menggunakan kompor berenergi lain.

Untuk kompor Induksi daya listrik 1.300 Watt, dengan penggunaan kWh selama 1 jam hanya menyerap 1,2 kWh energi listrik atau kurang lebih setara Rp.1.760, kata Yuli.

Ke depan PLN juga akan mengutamakan energi baru terbarukan, sehingga lebih ramah lingkungan dan lebih baik untuk generasi penerus.

Baca juga: Kompor listrik lebih aman-hemat daripada kompor minyak-gas
 

PLN ajak masyarakat Pulau Seliu gunakan kompor induksi

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang Galungan, pesanan “saur” meningkat

Klungkung (ANTARA) – Tingkat pemesanan saur yang kerap disajikan sebagai pelengkap sarana upakara umat Hindu mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Galungan.

“Kalau mendekati Galungan biasanya banyak pesanan dari suplier di pasar, ada saur manis untuk bisa di konsumsi, ada saur banten biasanya dipakai untuk upakara di banten-banten gitu,” kata salah satu distributor saur di Pasar Galiran Klungkung, Luh Gede Juliarti, Minggu.

Ia mengatakan dari dua jenis saur tersebut, pembelian saur banten lebih dominan dibandingkan dengan saur manis. Hal ini disebabkan pelaksanaan hari raya Galungan yang semakin dekat.

Untuk hari-hari biasanya, pihaknya hanya menyiapkan sekitar 200 biji kelapa dengan jumlah saur sekitar 5-10 kilogram (kg). Sedangkan mendekati Hari Raya Galungan, pengiriman juga bertambah menjadi 50-100 kg.

“Iya jadi biasanya mengirim ke Pasar Galiran Klungkung, kalau hari biasa, pas ada kelapa, ya setiap hari kita proses, tapi pas hari raya kita sediakan stok di saat pesanan saur ini membludak,” katanya.

Untuk harga yang dipasarkan baik saat pengiriman normal dan saat mendekati Hari Raya Galungan, memiliki kisaran yang sama, yaitu Rp130.000. Hanya saja yang membedakan jumlah pemesanan yang mengalami peningkatan.

Baca juga: Disperindag Denpasar gelar pasar murah menjelang Hari Raya Galungan
Baca juga: Umat Hindu rayakan hari suci Galungan
Baca juga: Pemkot Denpasar gelar pasar murah Galungan

Di saat jumlah kelapa mulai langka, maka Luh Gede akan memberikan patokan harga sesuai dengan persentase jumlah yang meningkat. Selanjutnya masing-masing pemasok (suplier) yang berada di Pasar Galiran Klungkung akan menyesuaikan peningkatan harganya untuk dipasarkan kembali.

“Proses pembuatannya berawal dari kelapa yang diparut dan dicampur dengan pewarna makanan, garam, bawang dan jahe, lalu dijemur di bawah sinar matahari, setelahnya dipanaskan dalam oven agar tahan lama,” ujar Luh Gede.

Apabila kondisi cuaca tidak mendukung, saur akan di oven dalam waktu lama agar tidak meninggalkan bau tidak sedap. Pengerjaannya pun dilakukan selama satu hari hingga siap dikirim ke setiap pemasok di Pasar Klungkung.

Apabila saur ini telah melalui proses oven, maka dapat bertahan hingga 6 bulan. Selain itu, menurut Luh Gede, untuk dapat membedakan jenis saur yang aman dan sedap, dilihat dari warna dan aromanya.

“Nah cara ngebedain-nya itu diliat dari warnanya, kalau agak mencolok kuningnya dan aromanya agak berbau tengik ketika dibuka perlu hati-hati juga,” katanya.

Umat Hindu Solo Rayakan Galungan

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perbedaan empat varian Almaz

Jakarta (ANTARA) – Kendaraan di kelas sport utility vehicle (SUV), Wuling Almaz, kini tersedia dalam empat pilihan yakni Enjoy (manual) 7-penumpang, Enjoy CVT 7-penumpang, Exclusive 5-penumpang, dan Exclusive 7-penumpang, dengan sejumlah perbedaan untuk karakter konsumen yang berbeda.

“Seluruhnya ada fitur WIND (Wuling Indonesian Command). Yang berbeda pada varian Smart adalah tampilan lampu-lampu, model velg dan panoramic sunroof,” kata Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko, kepada wartawan, Sabtu (20/7).

Wuling Almaz yang diluncurkan awal tahun ini sebelumnya hanya memiliki satu varian, namun setelah dihadirkan dengan varian tujuh penumpang, mobil bermesin turbo 1.500cc itu diperluas variannya menjadi empat.

Almaz Smart Enjoy (manual) seharga Rp263,8 juta merupakan model termurah yang menggunakan velg satu warna (tipe lainnya dua warna), tidak punya sunroof, setir tidak berlapis kulit, dan tidak ada fitur kamera 360.
  Spesifikasi perbedaan empat varian Wuling Almaz (ANTARA News/ist)

Sedangkan Almaz Exclusive 7-penumpang seharga Rp338,8 juta merupakan varian tertinggi dengan fitur dan tampilan eksterior terlengkap, mulai dari future eyes LED, sunroof, velg dua warna, kursi elektrik dengan adjuster, side airbag, monitor tekanan ban, dan lain sebagainya.

Kendati demikian, secara tampilan umum seluruh model Almaz tetap sama, dan tetap mempertahankan fitur-fitur utama untuk bersaing di kelas Medium SUV, mulai dari WID, rem elektrik, sistem kontrol traksi, hill hold control, hingga layar hiburan 10,4 inci.
  Spesifikasi perbedaan empat varian Wuling Almaz (ANTARA News/Ist)

Dian Asmahani, Brand Manager Wuling Indonesia, menjelaskan bahwa pabrikan asal China itu menyiapkan empat varian Almaz –terutama tipe manual– untuk menyasar konsumen yang berbeda.

“Pertimbangannya, untuk pilihan baru ke konsumen Indonesia di pasar medium SUV. Kami lihat bagaimana respons konsumen, ketika meluncurkan yang manual itu. Ternyata memang ada peluang yang harus diisi, untuk mereka yang suka pakai mobil manual,” kata Dian.

Harga Almaz on the road Jakarta, Almaz Smart Enjoy (MT) Rp 263,8 juta, Smart Enjoy (CVT) Rp275,8 juta, Exclusive 5-penumpang Rp328,8 juta dan Exclusive 7-penumpang Rp338,8 juta.

Baca juga: Konsumen Almaz lama bisa dapatkan teknologi WIND gratis

Baca juga: Daftar mobil baru GIIAS 2019: Toyota Supra, Nissan Xtrail hingga Jimny
 

Pewarta: A069
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Jaringan di 3T, Telkom sebut investasinya besar dan perlu subsidi

“Secara teknologi kami sanggup layani, di hutan belantara pun kami sanggup dengan menggunakan satelit, di pulau hingga kapal yang berlayar

Makassar (ANTARA) – PT Telkom Indonesia melalui jaringannya dan teknologi yang dimiliki siap mengembangkan jaringan telekomunikasi di Indonesia hingga menjangkau seluruh kawasan Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T).

Hal tersebut terungkap pada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Telkom Indonesia dengan berbagai mitranya di Wisata Pantai Galesong Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu.

“Secara teknologi kami sanggup layani, di hutan belantara pun kami sanggup dengan menggunakan satelit, di pulau hingga kapal yang berlayar. Karena kami memang tujuannya untuk membangun Indonesia khususnya Indonesia bagian Timur,” ungkap Manager Home Service Telkom Makassar, A Idham Chalid.

Hanya saja, diakui untuk biaya pembangunan wilayah baru atau daerah membutuhkan biaya besar pada tahap awal, sehingga harus ada subsidi pemerintah, mengingat penjualan memang terbilang mahal karena menggunakan teknologi super canggih .

Selain itu, meski ada permintaan dari berbagai pelanggan, investasi tetap menjadi pertimbangan besar. Harusnya, pengembalian investasi yang digelontorkan paling lambat kembali setelah tiga tahun usai pembangunan.

“Jika ini investasi kami punya tanggung jawab, karena tahun lalu saja kami membayar pajak hampir Rp12 triliun selama satu tahun, jadi tanggung jawab membangun memang besar. Kami membangun mana percepatan pengembalian investasinya,” kata Idham.

Permintaan pemerintah juga tetap harus melalui survei oleh PT Telkom terkait investasin hingga prosesnya yang disesuaikan dengan ketersediaan alat jaringan.

“Kalau ada dari pemerintah setempat, kami harus survei juga. Kami mau investasi tetapi tetap ada timingnya. Jangan sampai kami investasi sekitar ratusan juta tetapi cuma 10 pelanggan,” tandasnya.

Membangun jaringan baru pada sebuah wilayah diharapkan mampu meningkatkan laju perekonomian kawasan itu, yang bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya. Terlebih di wilayah-wilayah yang sangat sulit terjangkau.

“Kami (Telkom Makassar) untuk membangun wilayah timur agar ada keuntungannya juga nanti dibangun di wilayah timur,” kata Idham.

Target Telkom membentangkan jaringan telekomunikasi  hingga ke kecamatan dan desa-desa terpencil, kata dia, juga sesuai mekanisme di lapangan dan tetap dikembalikan pada regulasi pemerintah daerah setempat.

Pembangunan wilayah baru juga harus sesuai dengan permintaan atau usulan karyawan Telkom yang terjun langsung di lapangan berdasarkan kebutuhan. Namun, hal ini pun kerap kali menemui kendala dari regulasi pemerintah.

“Kami bangun memang yang mana yang memungkinkan, jika belum diinstruksikan pemerintah karena kaitannya dengan investasi dan biaya, maka kami sesuaikan saja. Padahal sebenarnya jika terbangun maka ekonomi bisa meningkat,” ungkapnya.

Baca juga: Menteri Rini minta Telkom perluas digitalisasi di dunia penididikan.

Satelit Telkom 3S Sukses Berkat Doa Masyarakat

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bupati sebut Aceh Barat Daya layak jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Dengan kehadiran KEK, akan mempercepat peningkatan ekonomi wilayah barat selatan Aceh

Banda Aceh (ANTARA) – Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim mengatakan kabupaten yang dipimpinnya layak dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di wilayah pantai barat selatan Provinsi Aceh

“Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya siap mendukung jika ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus di pantai barat selatan Provinsi Aceh,” ungkap Akmal Ibrahim di Banda Aceh, Minggu.

Pesisir pantai barat selatan Aceh meliputi tujuh kabupaten, satu kota, dan satu kabupaten di kepulauan. Adapun daerah di wilayah itu mulai dari Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya. Kemudian, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, Aceh Singkil, serta Kabupaten Simeuleu yang merupakan kabupaten kepulauan di Samudera Hindia.

Menurut Akmal Ibrahim, posisi Aceh Barat Daya berada di tengah-tengah wilayah, sehingga dekat dengan kabupaten mana pun, termasuk dekat dengan kawasan tengah Aceh.

“Dengan posisi ini, Aceh Barat Daya layak ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus. Dengan kehadiran KEK, akan mempercepat peningkatan ekonomi wilayah barat selatan Aceh,” sebut Akmal Ibrahim.

Mantan wartawan itu menyebutkan wilayah pesisir pantai barat selatan Aceh memiliki banyak komoditas yang bisa dikembangkan seperti pala, pinang, kelapa sawit, dan lainnya, yang memiliki nilai ekspor.

CPO atau minyak sawit mentah dari kawasan itu mencapai 60.000  ton per hari yang diproduksi dari 36 pabrik kepala sawit. Selama ini, CPO tersebut diekspor melalui pelabuhan di luar Aceh.

Untuk mendukung kawasan ekonomi khusus tersebut, kata Akmal Ibrahim, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, sudah menyiapkan lahan seluas 700 hektare untuk pembangunan pelabuhan ekspor.

“Lokasinya di Teluk Surin. Teluk Surin merupakan pelabuhan daerah yang bisa dilabuhi kapal dengan bobot di atas 10.000 GT. Dan pelabuhan ini paling cocok jadi pelabuhan ekspor sawit ke Asia Selatan dari kawasan barat selatan Aceh,” ujar Akmal Ibrahim.

Baca juga: Bupati Pamekasan usulkan pemerintah terapkan KEK di Madura

Presiden instruksikan pengembangan pelabuhan di Bitung

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Resto cepat saji asal Dubai buka cabang di Purwokerto

Kami melihat dari faktor daya beli masyarakat, faktor area sekitar…

Purwokerto (ANTARA) – Chicking yang merupakan jaringan internasional resto halal dari Dubai, Uni Emirat Arab, mengembangkan bisnisnya dengan membuka cabang di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

“Ini merupakan cabang ke-8 setelah kami membuka tujuh cabang lainnya yang tersebar di Jabodetabek dan Palembang sejak tahun 2017,” katanya kata General Manager Chicking Indonesia Bambang Cahyadi saat menggelar konferensi pers dalam rangka “Grand Opening Chicking Purwokerto” di Purwokerto, Minggu.

Ia mengakui kompetisi dalam bisnis makanan dan minuman di Indonesia khususnya kelas CSR (Quick Services Restaurant/restoran cepat saji) di Indonesia sangat ketat.

Oleh karena itu, kata dia, Chicking berusaha masuk dengan keunikan tersendiri agar bisa bersaing dengan kompetitor lainnya dan diterima oleh masyarakat.

“Kami memang menjual ayam, mungkin kalau teman-teman tanya Chicking itu apa sih? Bisa jadi Chicking itu Chicken King, di mana kami memang rajanya ayam, tetapi bukan yang tetangga sebelah,” ujarnya.

Menurut dia, olahan ayam yang ditawarkan Chicking memiliki keuggulan berupa aroma khas Timur Tengah.

Selain itu, kata dia, Chicking juga memilik produk unggulan lainnya berupa Chicking Rice atau nasi kuning Arab yang dikenal dengan sebutan Nasi Biryani.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan Chicking Indonesia saat sekarang masih fokus terhadap pengembangan di Pulau Jawa.

Insya Allah, bulan depan, kami akan buka di Pontianak yang menjadi cabang ke-9 kami setelah Purwokerto,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Chicking Purwokerto Ariston Herwindo mengatakan pihaknya menjamin produk yang dijual Chicking merupakan makanan yang sehat dan halal serta memiliki cita rasa khas karena sebagian bahan yang digunakan berasal dari Dubai.

“Itu yang menyebabkan Chicking ini murah tetapi tidak murahan. Kami menyasar konsumen usia 20 tahun ke atas,” katanya.

Ia mengakui Chicking Purwokerto yang merupakan cabang ke-9 dari Chicking Indonesia itu, yang pertama di Jawa Tengah. Menurut dia, Purwokerto dipilih sebagai salah satu cabang Chicking karena dinilai memiliki potensi pasar yang cukup besar.

“Kami melihat dari faktor daya beli masyarakat, faktor area sekitar, yang semuanya mengacu ke Purwokerto. Ke depan, kami akan mencoba mengembangkan Chicking di wilayah Jawa Tengah,” katanya.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rembang Kreatifest tantang milenial hasilkan produk ekonomi kreatif

Kalangan milenial dan sektor ekonomi kreatif adalah harapan masa depan

Rembang (ANTARA) – PT Semen Gresik berkontribusi positif memberdayakan potensi generasi milenial di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, melalui pagelaran Rembang Kreatifest 2019.

Rembang Kreatifest merupakan hasil kolaborasi antara Semen Gresik dengan Dinas Industri, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop)  Kabupaten Rembang.

Ada beragam kegiatan yang digelar sejak Jumat (19/7) hingga Sabtu (20/7) malam di sepanjang Jalan Kartini Rembang, di antaranya, lokakarya fotografi, videografi, kelas kecantikan, sinematografi hingga desain produk yang disokong penuh oleh Semen Gresik.

“Kalangan milenial dan sektor ekonomi kreatif adalah harapan masa depan. Rembang Kreatifest merupakan bagian dari upaya kami agar masa depan Rembang lebih cerah,” kata Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum PT Semen Gresik Gatot Mardiana lewat keterangan tertulisnya yang diterima Minggu.

Ajang bergengsi dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-278 Kabupaten Rembang tersebut juga sebagai bentuk kepedulian Semen Gresik terhadap sektor ekonomi kreatif. Rembang Kreatifest 2019 juga dimeriahkan dengan Rembang Night Fashion Carnival.

Lewat kegiatan tersebut, Semen Gresik menyampaikan pesan pentingnya menjaga lingkungan dengan cara bijak mengolah sampah. “Dengan sentuhan kreativitas maka sampah bisa menjadi produk yang bernilai seni dan ekonomi tinggi,” ujar Gatot Mardiana.

Peserta yang mayoritas generasi milenial juga ditantang mengikuti Semen Gresik Mural Challenge. Lomba mural tersebut, ada yang menggunakan medium becak dan keranjang belanja.

Lomba mural becak yang diikuti peserta lintas kota dimenangkan tim Lankujiwo sebagai juara pertama, sedangkan lomba mural keranjang belanja yang diikuti santri pondok pesantren di Rembang dimenangkan tim Butterfly sebagai juara pertama.Pemenang berhak atas piala, sertifikat dan uang pembinaan  Rp3,5 juta dari Semen Gresik.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi kegiatan tersebut, mengingat saat ini Rembang sudah masuk dalam kabupaten kreatif, khususnya bidang kriya.

“Saya berterima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung kegiatan ini. Semoga sektor industri kreatif di Rembang lebih menggeliat seiring digelarnya Rembang Kreatifest 2019,” tandasnya.

Baca juga: Ridwan Kamil: Jawa Barat bakal paling progresif dalam ekonomi kreatif

Budi Karya Sumadi ajak Milenial terus kreatif dan inovatif

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menunggu kepastian masa depan hutan Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penundaan dan Penyempurnaan Tata Kelola Pemberian Izin Baru Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut telah berakhir pada 17 Juli 2019. Namun, hingga kini belum diketahui arah keberlangsungan dan kepastian masa depan hutan Indonesia.

Pasalnya, hingga kini pemerintah belum mengeluarkan kebijakan atau regulasi seperti apa yang akan diterapkan untuk menyelamatkan 66 hingga 67 juta hektare (ha) hutan alam Indonesia. Keberadaan hutan tentunya diperlukan untuk menghasilkan oksigen sekaligus menjadikan Indonesia sebagai paru-paru dunia.

Peraturan terkait moratorium pertama kali dikeluarkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2011 melalui Inpres Nomor 10 Tahun 2011 mengenai penundaan izin-izin baru pembukaan hutan primer dan lahan gambut.

Sejak dikeluarkannya Inpres tersebut hingga saat ini, tercatat sudah empat kali perpanjangan secara resmi oleh pemerintah yang hanya berlaku setiap dua tahun sekali. Pada awal diterbitkannya Inpres tersebut, setidaknya tercatat sekitar 64 juta ha kawasan hutan di Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, luasan hutan di Tanah Air semakin mengkhawatirkan. Hal itu dibuktikan dengan penyusutan kawasan hutan di berbagai provinsi yang digunakan untuk berbagai kepentingan di antaranya sebagai lahan perkebunan kelapa sawit.

Padahal, pemerintah telah mengeluarkan Inpres tentang moratorium hutan primer dan lahan gambut. Lalu, pertanyaannya ialah kenapa luasan hutan Indonesia masih terus berkurang meskipun Inpres telah diterbitkan.

Tentunya hal itu menjadi pertanyaan utama yang harus harus dijawab oleh pemerintah terutama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dikomandoi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), sekitar 18 juta ha izin telah diterbitkan pemerintah sejak ditebitkannnya Inpres pertama oleh Presiden SBY hingga 2019, meskipun sudah ada moratorium hutan primer dan lahan gambut.

Semua pihak tentu mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menyelamatkan hutan Indonesia. Termasuk pula mempertanyakan apakah upaya yang dilakukan hanya sebatas pertemuan beberapa menteri untuk menandatangani Inpres tersebut, kemudian mengabaikannya.

Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Walhi Zenzi Suhadi mengatakan dari 18 juta ha lahan yang diberikan izin tersebut, sejumlah daerah yakni Provinsi Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Papua merupakan kawasan yang paling dominan digarap untuk kepentingan korporasi.

“Umumnya diperuntukkan bagi lahan kelapa sawit, hutan tanaman industri dan hak pengusahaan hutan serta tambang,” ujar dia.

Peraturan tentang penyelamatan hutan di Tanah Air pada dasarnya telah banyak diterbitkan pemerintah, hanya saja dalam praktiknya terdapat celah yang diduga dilanggar, tertentu demi kepentingan bisnis.

Berdasarkan kajian yang dilakukan Walhi, ia mengatakan salah satu penyebab utama masih banyaknya lahan atau hutan di Indonesia diberikan izin ialah terdapatnya kebijakan kontradiktif dengan semangat moratorium.

Sebagai contoh ialah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 tahun 2015 yakni perubahan atas PP Nomor 10 tahun 2010. Akibatnya, hutan Indonesia seluas sembilan juta ha dilepaskan selama moratorium.

Kedua, PP Nomor 6 Tahun 2007 junto PP Nomor 03 Tahun 2008 yang berelasi dengan penerbitan izin sejak 2009 hingga 2019 seluas 11 juta ha yang meliputi hutan tanaman industri, ujar Zenzi. 

Pajale-Geotermal pengecualian

Pemerintah dengan tegas menyatakan masih memberikan celah dan ruang untuk izin penanaman padi jagung dan kedelai (Pajale) serta geotermal. Hal itu diberikan pengecualian karena dianggap sebagai proyek strategis nasional.

Pengecualian itu dilakukan karena pemerintah menganggap Pajale dan eksplorasi geotermal perlu dilakukan demi kepentingan nasional. Bahkan, hingga kini KLHK mengaku masih memberikan izin baru untuk eksplorasi geotermal.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Ruandha Agung Sugardiman yang mengatakan hal itu merujuk pada Inpres tentang moratorium hutan primer dan lahan gambut.

“Kita tidak menutup semua kemungkinan tapi kita masih memberikan pengecualian apabila itu diperlukan untuk pembangunan nasional,” kata dia.

Ia mengklaim berdasarkan Inpres yang diperbaharui setiap dua tahun sekali dan review peta per enam bulan, luas 66 juta ha hutan di Tanah Air sudah mulai stabil.

Hingga kini moratorium hutan primer dan lahan gambut tersebut masih dalam proses diskusi antara kementerian terkait dengan Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara.

Baca juga: Pakar minta pemerintah komitmen terapkan moratorium hutan primer

Perjelas pasal pengecualian   

Pasal pengecualian yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait moratorium hutan primer dan lahan gambut ditanggapi oleh pakar sekaligus Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) Profesor Bambang Hero.

Menurut dia, pemerintah perlu membuat indikator dan kriteria jelas terkait pengecualian moratorium hutan primer dan lahan gambut yang akan dipermanenkan.

Hal tersebut diperlukan untuk menghindari adanya gesekan kepentingan di kemudian hari.

“Pengecualian ini harus ada indikator yang jelas serta jangan menimbulkan multitafsir dan harus tegas,” kata dia.

Ia menerangkan jika kriteria atau indikator yang dikeluarkan pemerintah masih multitafsir, maka masih ada celah bagi pihak tertentu dalam mengakali moratorium hutan primer dan gambut tersebut.

Oleh sebab itu, para pemangku kepentingan diminta menyusun secara baik agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari. Sebagai contoh kasus PT HIP di Buol Sulawesi Tengah.

Pada kasus itu, ia menilai kurangnya sinkronisasi  komunikasi pemerintah pusat dengan daerah sehingga menimbulkan masalah baru. Padahal, masalah itu dapat diatasi jika pemerintah saling terbuka.

Pernyataan lebih tegas dilontarkan oleh  Zenzi Suhadi yang menyatakan pemerintah harus mencabut pasal pengecualian demi melindungi kawasan hutan di Indonesia.

“Semestinya dicabut atau dihilangkan karena ini yang mengikat KLHK dan ESDM untuk tetap menerbitkan status izin,” kata dia.

Selama ini pemerintah masih membuka celah seperti pasal pengecualian terhadap peningkatan status perizinan sehingga semangat atau cita-cita dari moratorium hutan primer dan lahan gambut belum maksimal.

Selain itu, pasal pengecualian Pajale disarankan juga untuk segera dicabut atau dihilangkan.

Namun, pengecualian dapat dimunculkan terhadap perhutanan sosial atau tanah objek reforma agraria.

Jika pemerintah berdalih Pajale untuk kepentingan ketahanan pangan, menurut dia, maka yang harus dilakukan yaitu izin perhutanan sosial atau tanah objek reforma agraria agar menguntungkan masyarakat.

Baca juga: Pakar: Perlu indikator pengecualian moratorium hutan primer-gambut

Aturan tegas

Untuk menyelamatkan hutan di Tanah Air, sepertinya tidak ada pilihan lain selain menetapkan peraturan yang tegas dan bersifat mengikat semua pihak baik pemerintah maupun korporasi. Inpres yang telah diterbitkan selama delapan tahun terakhir dinilai tidak bisa menjamin keberlangsungan hutan Indonesia.

Pegiat lingkungan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), masyarakat dan pihak terkait hingga kini masih menunggu pemerintah terkait moratorium Nomor 6 tahun 2017 yang sudah berakhir pada 17 Juli 2019. Berbagai masukan disampaikan dalam diskusi terbuka, salah satunya meminta pemerintah minimal menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk melindungi hutan primer dan lahan gambut.

Jika masih mengandalkan dan mengacu kepada Inpres, maka komitmen pemerintah terhadap keberlangsungan hutan primer maupun lahan gambut masih dianggap abu-abu.

Zenzi mengatakan jika pemerintah serius dan ingin menyelamatkan hutan di Tanah Air, maka moratorium tersebut tidak cukup hanya dengan inpres. Melainkan harus pula memiliki regulasi hukum yang kuat dan mengikat minimal Perpres.

“Jadi, dia tidak hanya bisa mengikat internal pemerintahan tapi juga bisa dijadikan payung hukum dalam proses penegakan hukum,” katanya.

Selain itu, Walhi juga menyarankan agar pemerintah segera merevisi dua peraturan yang berbenturan dengan semangat moratorium tersebut yaitu PP 104 Tahun 2005 dan PP Nomor 6 Tahun 2007.

Kemudian, tindakan serupa untuk persoalan Perpu terhadap Undang-Undang nomor 41 tentang Kehutanan terutama terhadap perubahan pasal 19 dan pasal 22 yang dianggap menjadi landasan maraknya penerbitan izin setelah reformasi.

Baca juga: Walhi: Pemerintah perlu cabut pasal pengecualian moratorium hutan

Baca juga: Moratorium hutan primer-gambut buka celah geotermal-pajale

Pembasahan lahan gambut melalui sekat kanal

Oleh Muhammad Zulfikar
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menhub tinjau pemberangkatan jamaah calon haji di Bandara Soetta

Bahkan saya tadi surprise ada mereka yang berkebutuhan khusus mejanya khusus agak di bawah gitu. Ini satu pelayanan yang ditingkatkan

Tangerang (ANTARA) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pemberangkatan jamaah calon haji di Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu.

Menhub mengapresiasi pelayanan yang diberikan baik oleh Angkasa Pura II, maskapai, maupun pihak imigrasi Arab Saudi.

“Saya pikir ini satu penyelenggaraan yang baik. Dari imigrasi Saudi seperti yang saya katakan tadi segala sesuatu berkaitan dengan keimigrasian sudah diselesaikan di Indonesia, jadi imigrasi selesai. Bahkan saya tadi surprise ada mereka yang berkebutuhan khusus mejanya khusus agak di bawah gitu. Ini satu pelayanan yang ditingkatkan,” ujar Budi Karya.

Menhub pun meminta masukan dari pihak imigrasi terkait pelayanan yang diberikan Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola bandara sehingga bisa semakin ditingkatkan ke depannya.

“Saya minta kepada teman-teman AP II untuk meningkatkan pelayanan, bahkan kepada Saudi saya bilang apa yang harus kita tingkatkan. Oleh karenanya, terminal 2D ini memang kita dedikasikan untuk haji ke depannya, jadi mereka kita harapkan mendapatkan pelayanan yang baik,” ujar Budi.

Budi mengklaim jamaah calon haji senang dengan pelayanan yang diberikan baik dari pihak bandara, imigrasi, maupun maskapai penerbangan, terutama bagi jamaah calon haji disabilitas dan lanjut usia

“Saya tadi sempat bicara dengan mereka, sangat baik ya, baik dari Soetta maupun airline sudah berkoordinasi bagaimana memberikan perlakuan khusus kepada mereka, katakanlah boarding pass-nya mereka duluan. Kedua, bahkan tempat imigrasinya lebih rendah, jadi mereka tidak perlu tinggi. Jadi mereka confident tidak disuruh harus berdiri,” ujar Budi.

Terkait penyelenggaraan ibadah haji, Kementerian Perhubungan memastikan seluruh pesawat operasional penerbangan haji tahun 2019 sudah melalui uji kelaikan dan lulus, sehingga diharapkan tiba di Arab Saudi dengan aman tanpa ada kendala.

Baca juga: Landasan pacu ketiga Soetta siap beroperasi di Hari Kemerdekaan

Menhub: kereta api masih jadi transportasi andalan

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KKP siapkan perangkat, kurangi sampah plastik di pelabuhan perikanan

Jadi plastiknya untuk pelabuhan-pelabuhan yang dikelola KKP sudah kami pilih dan kami masukkan ke bak sampah, dan ada alat pengelola sampah plastik

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekomitmen mengurangi sampah plastik masuk ke lautan dengan melakukan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di pelabuhan perikanan.

“Sudah mencanangkan aturannya. Jadi plastiknya untuk pelabuhan-pelabuhan yang dikelola KKP sudah kami pilih dan kami masukkan ke bak sampah, dan ada alat pengelola sampah plastik,” ujar Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Bramantya Satya Murti, ditemui usai “Pawai Sampah Plastik” di Jakarta, Minggu.

Untuk mengurangi penggunaan plastik, Bramantya mengatakan KKP telah membuat pabrik es flake yang dapat dimasukkan ke dalam kotak pendingin atau coolbox untuk digunakan nelayan saat menangkap ikan.

Namun, dia mengatakan masalah sampah plastik masih banyak terjadi di pulau-pulau kecil. Untuk itu, industri yang menggunakan plastik diminta untuk menarik plastik mereka.

“Industri yang menggunakan plastik harus memulai berpikir menarik plastiknya dari semua rantai suplainya karena masyarakat sendiri tidak ada tempat mengembalikan plastik,” kata Bramantya.

KKP saat ini telah memiliki Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2018 tentang penanganan sampah laut, dengan pembagian tugas bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan koordinasi di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

“Kami punya target pada 2025, 70 persen sampah darat dilarang masuk ke laut. Itu memang pekerjaan besar, pekerjaan itu tidak bisa hanya pemerintah, stakeholder, masyarakat, dan juga produsen harus ikut bertanggung jawab atas apa yang ada di laut Indonesia,” ujar Bramantya.

Baca juga: Menteri Susi serukan industri tarik plastik dari laut

Pemerintah tebar benih ikan Dewa di telaga Sarangan

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Toyota Digifest ajak anak muda menggali peluang dunia digital

Tangerang (ANTARA) – Acara puncak Toyota Digital Festival (Digifest) menyemarakkan penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang.

Melalui acara ini, Toyota mengajak kaum muda untuk menggali peluang dan menemukan potensi di era digital. Toyota juga menghadirkan content creator internasional Zach King dan sejumlah digital content creator lokal Angga Dwimas Sasongko, Agung Hapsah, Nicoline Patricia Malina, dan Narya Abhimata.

“Melalui Toyota Digifest ini kami ingin menginspirasi kalangan muda millenial untuk menggali peluang dan potensi masa depan mereka di era dunia digital yang terus berkembang pesat,” kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto, Sabtu (20/7).

“Kemampuan dalam mengembangkan kreativitas adalah persyaratan atau kunci utama yang harus dikuasai agar bisa meraih manfaat dari dunia digital,” ungkap Soerjopranoto.

Sejalan dengan semangat Start Your Impossible (SYI) yang menjadi tema kehadiran Toyota di ajang GIIAS 2019, penyelenggaraan Toyota Digifest akan menjadi ajang untuk memotivasi peserta dalam menyelami potensi tertinggi diri mereka.

Baca juga: Hadir di booth Toyota, Zach King disambut meriah pengunjung GIIAS

Semangat ini terinspirasi oleh semangat yang tidak pernah mengenal lelah dalam menghadapi rintangan dan tantangan untuk meraih apa yang tidak mungkin. Toyota meyakini, setiap insan manusia mempunyai potensi tertinggi dalam diri mereka, untuk itu tidak perlu ragu memulai sesuatu bahkan untuk hal yang mungkin dianggap impossible.

Sebagai bintang tamu spesial, Zach King yang juga youtuber internasional dengan 3,7 juta subscriber Youtube, serta 20,5 juta instagram followers membawakan sesi inspirasional berjudul “Revealing The King’s Magic” yang mengungkapkan keahliannya menerapkan teknik dan trik-trik aktraktif dalam pembuatan video di Youtube.

Pada sesi videografi Angga Dwimas Sasongko dan Agung Hapsah tampil dengan pokok bahasannya masing-masing yang berjudul “Story That Matters” dan “Editing in Action”.

Sedangkan pada sesi fotografi Nicoline Patricia Malina dan Narya Abhimata dengan pokok bahasan berjudul “Right Moment Picture Perfect” dan “Tricking The Eye”.

“Harapannya, Digifest dapat menjadi barometer digital activity tanah air kedepannya. Karena itu, kehadiran Zach King bersama para digital content creator Indonesia di Toyota Digifest 2019 ini selain dapat memberikan hiburan juga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi para penggiat digital tanah air,” kata Soerjopranoto.

Baca juga: Otomotif Indonesia tatap optimis paruh kedua 2019

TAM juga memberi kesempatan bagi pengunjung booth Toyota di GIIAS 2019 mengikuti Capturing Viral Moments Competition dengan hadiah puluhan juta rupiah untu para juaranya.

Pada kompetisi ini mereka ditantang untuk membuat video vlog review dan foto paling kreatif sesuai versi masing-masing tentang booth Toyota di GIIAS 2019 bertema Capturing Viral Moments. Peserta kompetisi diberi waktu 20-28 Juli 2019 untuk pengambilan gambar dan menayangkannya di media sosial mulai 20 Juli hingga 11 Agustus 2019.

Toyota Digifest sudah dilakukan sejak 2017 dengan tujuan untuk memberikan inspirasi yang positif kepada generasi millenial mengenai content creator. Selama penyelenggaraannya, TAM selalu menghadirkan content creator ternama baik dari internasional maupun lokal Indonesia.

Baca juga: Zach King ungkap mobil pertamanya: Toyota Prius hadiah dari kakek

Baca juga: Alasan Rio Haryanto beli Toyota CHR hybrid

Baca juga: Penjualan mobil hibrid Toyota tumbuh pesat, ini kelebihannya

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Wagub Uu ajak masyarakat ikut lari lintas alam di Jawa Barat

Kami juga mengundang untuk Desember nanti di Kabupaten Pangandaran …

Bandung (ANTARA) – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan ajang maraton “Lari Lintas Alam Terbuka: Wanadri Trail Run 2019” berlangsung di Kawasan Ciater Highland Resort, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Minggu, bisa menggenjot sektor pariwisata di Jawa Barat.

Uu Ruzhanul Ulum yang tengah menjabat Plh Gubernur Jawa Barat itu melepas secara langsung peserta yang berjumlah sekitar 600 orang dan ada empat kategori yang dilakoni, yakni kategori 50k, 25k, 13k, dan 5k.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini ditemani udara nan sejuk serta sinaran mentari pagi. Tidak hanya orang dewasa, anak kecil pun turut ambil bagian di kegiatan lari ini di kategori 5k. Selain itu, ada pula peserta dari mancanegara, di antaranya Australia dan Belanda.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat pun mendukung penuh ajang lari lintas alam terbuka yang cukup jarang digelar. Biasanya, maraton digelar di daerah perkotaan dengan jalanan beraspal.

Sementara jalur untuk lari lintas alam ini melewati jalanan bebatuan, tanah, pasir, dan ilalang. Bahkan, ada titik tertentu di mana pelari harus melewati aliran sungai.

Karena melintasi berbagai panorama alam tersebut yang bisa menyulitkan peserta, lari lintas alam terbuka menawarkan tantangan yang lebih besar bagi para pelari.

Plh Gubernur Uu Ruzhanul Ulum mengatakan kegiatan olahraga seperti ini bisa menjadi daya tarik masyarakat, apalagi digelar di alam terbuka Subang yang terkenal dengan hamparan kebun teh lengkap dengan hembusan udara sejuk dan pemandangan alam yang memanjakan mata.

“Kami sangat mendukung acara seperti ini, karena sesuai dengan visi misi kami yang ingin menggenjot sektor pariwisata,” kata Uu.

“Ini adalah support warga kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang ingin sukses dalam bidang pariwisata,” lanjutnya.

Berikutnya, Pemprov Jawa Barat bakal menggelar lari lintas alam terbuka lainnya di Kabupaten Pangandaran pada Desember 2019. Uu pun mengundang peserta dan masyarakat lainnya untuk turut ambil bagian di ajang lari lintas alam terbuka berikutnya.

“Kami juga mengundang untuk Desember nanti di Kabupaten Pangandaran ada kegiatan yang sama (lari di alam terbuka),” ujar Uu.

Selain Pangandaran, ada pula ajang maraton yang diikuti ribuan peserta pada akhir Juli mendatang yang berlangsung di Kota Bandung.

Baca juga: Lari lintas alam 100 km siap digelar di Bandung

222 Atlet 15 Negara Ikuti Ijen Trail Running

Pewarta: ASJ
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KESDM gandeng Jepang kembangkan pembangkit listrik di perairan Bali

Pembahasan telah kami lakukan bersama Deputi Direktur Ocean of Energy, Saga University, Jepang, Yasuyuki Ikegami di Jakarta 27 Juni kemarin. Saga University menyampaikan usulan pemilihan lokasi ini berdasarkan hasil penelitian P3GL di perairan Bali u

Jakarta (ANTARA) – Kementerian ESDM melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL), Badan Litbang ESDM bersama Saga University, Jepang, akan mengembangkan proyek  percontohan Pembangkit Listrik Tenaga Ocean Thermal Energy Conversion (PLT OTEC) dengan kapasitas 5 MW di perairan Bali utara.

“Pembahasan telah kami lakukan bersama Deputi Direktur Ocean of Energy, Saga University, Jepang, Yasuyuki Ikegami di Jakarta 27 Juni kemarin. Saga University menyampaikan usulan pemilihan lokasi ini berdasarkan hasil penelitian P3GL di perairan Bali utara,” ujar Kepala Badan Litbang ESDM, Dadan Kusdiana di Jakarta, Minggu.

Dalam informasi tertulis yang dihimpun Antara, tim Saga University dan Badan Litbang ESDM telah berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk menyampaikan rencana kerja sama pengembangan pilot plant dan meminta dukungan untuk pelaksanaan kerja sama tersebut.

Baca juga: PLTP Lumut Balai I dijadwalkan beroperasi Agustus 2019

OTEC sendiri merupakan bagian dari energi baru terbarukan yang bersumber dari perbedaan temperatur air laut yang mudah ditemukan pada perairan laut tropis.

Teknologi OTEC selain menghasilkan pembangkit listrik, juga menghasilkan beberapa produk yaitu lithium, hidrogen, air mineral, pengembangan aquacultur, portable water.

Potensi OTEC di perairan Indonesia diprediksi bisa menghasilkan daya sekitar 240.000 MW. Setelah dipetakan bahwa di Indonesia bagian timur memiliki nilai perbedaan temperatur yang lebih besar antara lain perairan Bali utara dengan perbedaan lebih besar dari 20 derajat dibanding Indonesia bagian barat.

Baca juga: Pemerintah akan bangun pembangkit listrik tenaga panas bumi di Kamojang

Perairan Bali utara termasuk dalam wilayah Kabupaten Singaraja Provinsi Bali, daerah ini telah lama dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi industri pariwisata cukup baik, sedangkan sektor kelautan relatif lebih kecil. Perlu diketahui, untuk Pulau Bali saat ini pertumbuhan konsumsi listriknya membutuhkan tambahan pasokan energi listrik sebesar 3.000 MW.

Hasil penelitian OTEC P3GL di Bali Utara menunjukkan perbedaan temperatur lebih dari 20 derajat pada kedalaman laut 500 hingga 1.000 meter dengan permukaan (10 meter).

Pada kondisi ini pembangkit listrik dapat menghasilkan listrik dari konversi panas laut yang menghasilkan uap bertekanan tinggi untuk memutar turbin.

Baca juga: Mewujudkan Bengkulu lumbung energi bersih

Para peneliti P3GL melakukan simulasi data hasil penelitian ini, dengan menggunakan data suhu permukaan laut pada kedalaman 10 meter sebesar 29.02 derajat C, dan suhu pada kedalaman 700 meter rata-rata sebesar 5.75 derajat C.

Profil temperatur merupakan nilai dari sebaran temperatur secara vertikal pada setiap lintasan pada masing-masing stasiun pengukuran.

Distribusi vertikal temperatur mengambarkan terjadinya penurunan suhu bersamaan dengan bertambahnya kedalaman pengukuran.

Baca juga: Pengembangan panas bumi bakal jadi alternatif utama

Temperatur rata-rata sekitar 29,66 derajat Celcius di permukaan laut yang merupakan bagian dari lapisan mixed layer sampai kedalaman 100 meter. Lapisan massa air terhadap temperatur terdiri dari tiga lapisan yaitu lapisan permukaan tercampur (mixed layer), lapisan termoklin (thermocline layer) dan lapisan dalam (deep water).

Pada lapisan mixed layer suhu relatif sama. Kedalaman lapisan mixed layer berbeda-beda pada tiap-tiap stasiun pengukuran. Kisaran temperatur pada lapisan mixed layer berkisar antara 28,96-29,66 derajat Celcius.

Di bawah lapisan mixed layer terdapat lapisan termoklin di mana pada lapisan ini temperatur mengalami penurunan secara drastis bersamaan dengan bertambahnya kedalaman pengukuran.

Baca juga: Konsorsium panas bumi siapkan peta jalan hulu-hilir

Ketebalan lapisan termoklin pada masing-masing stasiun pengukuran relatif sama yaitu sekitar 250 meter dari kedalaman 150 meter hingga pada kedalaman sekitar 400 meter, dengan kisaran temperatur rata-rata 5 derajat pada kedalaman 800 meter.

Di bawah kedalaman 450 m terjadi penurunan suhu yang relatif lambat, lapisan ini ditandai dengan bentuk profil temperatur hampir tegak yang disebut sebagai lapisan homogen. Temperatur lapisan homogen berkisar antara 4,80-8,17 derajat Celcius.

Dalam pertemuan dengan Tim P3GL, Ikegami menyampaikan Tim OTEC Saga University akan mendorong Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang (Ministry Economic, Trade and Industry – METI), agar dapat merealisasikan pembangunan pilot project OTEC 3-5 MW di Indonesia dengan pembiayaan dari Pemerintah Jepang.

TOTEC Saga University telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, sebagai upaya percepatan agar Pemerintah Jepang dapat menjadikan Indonesia sebagai lokasi untuk pembangun proyek percontohan OTEC.

Ikegami menambahkan upaya percepatan terbaik adalah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM mengajukan permohonan ke Pemerintah Jepang melalui METI Jepang, untuk membangun pilot project OTEC di Indonesia.

Baca juga: Investor: proyek pembangunan PLTPB Baturraden mundur dari target

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelni hentikan penjualan tiket “non-seat” mulai 1 Agustus

Kebijakan pengaturan penjualan 1 tiket 1 tempat tidur atau one man one seat akan diberlakukan di seluruh kapal mulai Kamis, 1 Agustus 2019 mendatang

Batam (ANTARA) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menghentikan penjualan tiket tanpa tempat tidur atau non-seat demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan mulai 1 Agustus 2019.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro melalui pesan singkat di Batam, Kepulauan Riau, Minggu, mengatakan perusahaan membuat kebijakan hanya menjual tiket sesuai kapasitas tempat tidur yang terpasang di kapal.

“Kebijakan pengaturan penjualan 1 tiket 1 tempat tidur atau one man one seat akan diberlakukan di seluruh kapal mulai Kamis, 1 Agustus 2019 mendatang,” kata dia.

Hal itu sekaligus menghapus kebijakan penjualan tiket non-seat selama periode angkutan Lebaran 2019. Pelni, kata dia, tidak akan memberikan toleransi kelebihan penumpang seperti sebelumnya. Penjualan tiket diatur dan disesuaikan dengan kapasitas tempat tidur di kapal demi menjaga keselamatan dan kenyamanan selama pelayaran.

“Kami mendengarkan masukan dari pelanggan, terutama selama Angkutan Lebaran kemarin di mana jumlah penumpang yang diangkut sesuai izin dispensasi yang kami peroleh dari pemerintah. Karena periode Lebaran sudah usai, kami kembali memberlakukan kebijakan one man one seat,” kata Yahya Kuncoro.

Ia mengatakan saat ini kapal Pelni selalu disesaki oleh penumpang. Namun karena pihaknya ingin memberikan pelayanan yang terbaik, maka satu-satunya solusi adalah menjual tiket sesuai kapasitas tempat tidur di kapal.

Pelni sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai media agar seluruh calon penumpang memahami kebijakan yang akan diterapkan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74.

Pelni juga terus meningkatkan pelayanan, mulai dari layanan tiket yang semakin mudah dijangkau dan pilihan pembayaran yang beragam.

“Penumpang cukup pesan tiket melalui telepon seluler, bayar di ATM atau internet banking dan print  tiket di pelabuhan saat akan berangkat,” kata Yahya

Perseroan yang berdiri pada 28 April 1952 juga merombak tampilan kapalnya. Toilet, tempat sampah, vinil, restoran, dinding dan tanda-tanda di kapal ditata agar lebih kekinian dan memudahkan konsumen.

“Kapal sebagai alat produksi dan sarana pelayanan kami perbaiki tampilannya agar penumpang lebih menikmati pelayaran bersama Pelni,” katanya.

Baca juga: Pelni tetap utamakan keselamatan, meski ada tiket dispensasi

Baca juga: Lebaran 2019, penjualan tiket dispensasi kapal naik 5,4 persen

Pengecekan jalur laut dari sampah

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia tuan rumah pertemuan transportasi dengan Malaysia-Thailand

Inisiatif ini bertujuan untuk pemanfaatan peluang pengembangan konektivitas Aceh-Andaman dan Nicobar…

Jakarta (ANTARA) – Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand – Growth Triangle (IMT-GT) yang ke-11 atau The-11th IMT-GT Working Group on Transport, Infrastructure, and ICT Connectivity, yang diselenggarakan di Palembang, Sumatera Selatan, 19-20 Juli 2019.

Kepala Biro Komunikasi Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, mengatakan pertemuan ketiga negara tersebut membahas dan memonitor perkembangan sektor transportasi, infrastruktur, dan teknologi Informasi terkait konektivitas di ketiga negara yang sedang berjalan dan telah dimasukkan ke dalam IMT-GT Implementation Blueprint 2017-2021.

Adapun hal-hal yang dibahas dalam pertemuan, antara lain, pertama memperbarui proyek-proyek infrastruktur transportasi dalam daftar PCPs dari masing-masing negara baik untuk proyek yang telah selesai maupun proyek yang masih dalam proses penyelesaian, seperti pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung Tahap I dan Pelabuhan Belawan Tahap II yang telah selesai dikerjakan.

“Kedua, pembahasan terkait rencana operasional kapal Roro Dumai – Malaka yang diharapkan akan beroperasi pada akhir tahun 2020,” ujarnya.

Terkait hal tersebut, lanjut Hengki, Indonesia dan Malaysia telah menyepakati untuk membentuk Sub-Committee pada 4 April 2019 lalu, dan akan dijadwalkan pertemuan pertama Sub-Committee di Indonesia pada September 2019 yang akan diselenggarakan oleh Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub.

Terkait kesiapan sarana dan prasarana transportasinya, Indonesia menyediakan satu unit kapal feri untuk mengakomodasi operasionalisasi Dumai-Melaka, KMP Belanak, milik PT ASDP Ferry (Persero) dan dijadwalkan untuk uji coba bersandar di pelabuhan pada September 2019.

Sementara, Pelabuhan Feri Bandar Sri Junjungan di Dumai, Riau, sedang dalam pengembangan dan dijadwalkan siap awal 2020. Pengembangan yang dilakukan termasuk fasilitas CIQ, area parkir, pembangunan dolphin tambahan dan jembatan bergerak (moveble bridge).

Ketiga, pembahasan terkait pengembangan potensi konektivitas laut dan udara antara Kuala Lumpur-Banda Aceh-Port Blair (Andaman), India.

“Inisiatif ini bertujuan untuk pemanfaatan peluang pengembangan konektivitas Aceh-Andaman dan Nicobar, India secara lebih luas, yaitu dengan menyelaraskan konektivitas tersebut dengan kerja sama dengan Malaysia dan Thailand,” kata Hengki.

Secara geografis, antara Andaman dan Aceh serta wilayah Malaysia dan Thailand yang bertetangga memiliki jarak yang sangat dekat sehingga dapat menguntungkan wilayah tersebut apabila dapat terwujud konektivitas udara yang mencakup penerbangan komersial dan kargo, dan konektivitas maritim dan diharapkan nantinya dapat berdampak pula pada konektivitas bisnis.

Keempat, pembahasan terkait pembentukan koridor terkait kapal pesiar (cruise) antara tiga negara dengan rute : Phuket-Krabi-Langkawi-Port Klang-Penang-Tg. Batu-Tg. Gudang-Kuala Tanjung-Sabang.

Kelima, Implementasi Protocol to Amend the MoU on Air Linkages. Melalui implementasi tersebut diharapkan dapat menarik maskapai penerbangan dari masing-masing negara anggota untuk terbang dalam point-point IMT-GT yang telah ditambah dan dengan dukungan untuk Full 5th Freedom Traffic Rights serta codeshare domestik.

Keenam, Pembahasan terkait pengembangan dan kerja sama e-commerce pada Sub Working Group on ICT Connectivity (SWGICT).

Pada 22 September 2018 telah dilaksanakan lokakarya untuk pengembangan smart city di ketiga negara dan ke depan akan diselenggarakan lokakarya lanjutan terkait wadah e-dagang (E-Commerce Platform).

Baca juga: Indonesia-Malaysia targetkan rute Dumai-Malaka terealisasi 2020

Baca juga: Aceh siap realisasikan hasil pertemuan IMT GT

Babel Tuan Rumah IMT – GT ke XXIII

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Landasan pacu ketiga Soetta siap beroperasi di Hari Kemerdekaan

Kita harapkan bisa beroperasi, memperingati 17 Agustus nanti.

Tangerang (ANTARA) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan landasan pacu (runway) ketiga di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta siap beroperasi pada Hari Kemerdekaan Agustus mendatang, atau sedikit mundur dari target Presiden Joko Widodo yaitu akhir Juli ini.

“Sebenarnya akhir Juli bisa, tapi kami akan persiapkan. Kami akan usulkan paling lambat pertengahan Agustus bisa beroperasi. Sebenarnya sekarang bisa, tapi saya pikir lebih baik bila sempurna. Mengkoordinasikan dengan AirNav dan sebagainya beberapa hal yang minor,” ujar Budi landasan pacu ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Minggu.

Budi mengungkapkan bahwa secara fisik, landasan pacu ketiga sebenarnya sudah siap digunakan, namun perlu penyempurnaan dari sisi koordinasi dan juga prosedur operasional standarnya.

“Kita harapkan bisa beroperasi, memperingati 17 Agustus nanti. Sekarang juga bisa, jadi apa yang diharapkan Presiden sudah siap, tapi SOP (Prosedur Operasional Standar) dan sebagainya kan kita harus sosialisasi dengan airline, karena jenis pesawat yang bisa di sini kan belum semuanya,” kata Budi.

Landasan pacu ketiga tersebut diklaim bisa didarati pesawat berbadan besar, seperti Boeing 777, dengan spesifikasi ketebalan landasan pacu lebih baik yakni PCN 86. Dengan demikian, seluruh landasan pacu bisa didarati pesawat berbadan besar sekaligus menambah kapasitasnya.

Pergerakan pesawat mendarat dan tinggal landas juga bisa meningkat 30 persen atau dari 81-83 pergerakan per jam menjadi 114 pergerakan per jam.

“Kalau rekan-rekan lihat di runway dua, terdapat cukup banyak antrean, lima kadang tujuh. Sekarang kemampuan dari Soetta (Soekarno-Hatta), satu jam itu kira-kira 81 take off-landing. Dengan kapasitas itu, memang kita belum bisa membuat kecepatan jadi lebih baik, oleh karenanya kita diamanahkan untuk membangun runway ketiga. Harapannya bisa akan tambah, dari 81 jadi 114,” ujar Budi.

Agar Pesawat Besar Bisa Mendarat di Bawean

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MTF gelar lelang mobil usia di bawah enam tahun

Jakarta (ANTARA) – Mandiri Tunas Finance (MTF), perusahaan pembiayaan di bawah grup Mandiri, telah menggelar Program Lelang Otomotif Eksklusif yang telah diikuti oleh karyawan Mandiri Group, Tunas Group, pegawai BUMN, PNS, dan masyarakat luas.

Open house dari program lelang ini berlangsung 18 -19 Juli lalu dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, sedangkan lelang sudah digelar Sabtu (20/7) di Gendung Parkir Plaza Mandiri, Gatot Subroto, dimulai pukul 11.00 WIB, menurut Corporate Secretary & Legal Business Division Head MTF, Arif Reza Pahlepi, di Jakarta, Minggu.

Dalam acara tersebut Operation Support Management Division Head Mandiri Tunas Finance Ruly Widyanto menjelaskan,“Kondisi mobil yang dijual pada program lelang otomotif ini merupakan kategori unit grade A & B dengan kondisi yang prima dan usia kendaraan maksimal 6 tahun serta metode pembayaran dapat berupa cash dan credit.”

Syarat yang berlaku untuk dapat mengikuti program lelang eksklusif ini antara lain pelanggan wajib melakukan pengecekan unit lelang sebelum acara lelang dimulai, pelanggan wajib membayar Nomor Induk Peserta Lelang (NIPL), serta pelanggan wajib membawa kelengkapan dokumen seperti KTP.

Baca juga: MUF gunakan data kependudukan permudah pengajuan kredit otomotif

Dalam program ini, MTF menawarkan bunga mulai 0,58 persen, bebas biaya privisi, dan kendaraan dilindungi oleh asuransi unit maupun asuransi jiwa.

Program khusus tersebut didukung oleh berbagai pilihan kendaraan baik kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial dari beberapa brand terkemuka yang berpartisipasi dalam program ini, antara lain Toyota, Daihatsu, Suzuki, Nissan, Chevrolet, Honda, Mazda, Land Rover dan BMW.

Arif Reza Pahlepi menambahkan bahwa dalam lelang kemarin, dari 46 unit mobil yang ditawarkan, terjual sebanyak 15 unit, dari brand antara lain BMW, Nissan, Suzuki, Daihatsu, dan Toyota.

Dari sisanya, mungkin ditambah unit lain, MTF akan menawarkannya lewat lelang lagi. “Minimal 1 bulan sekali kita akan lelang lagi,” kata Reza.

Baca juga: Mandiri Tunas Finance kucurkan pembiayaan ratusan mobil seminggu

Baca juga: Lewat Autofiesta, MTF tawarkan kredit mobil milenial

Pewarta: S026
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Cara MMKSI gencarkan penggunaan aplikasi “My Mitsubishi”

Tangerang (ANTARA) – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menggelar aktivitas untuk pengguna mobile apps “My Mitsubishi Motors ID” dengan tema ”LUCKY BOWL” di ajang GIIAS 2019.

Pemilik kendaraan dan konsumen yang melakukan pembelian kendaraan Mitsubishi Motors pada periode GIIAS 2019 berkesempatan mendapatkan voucher belanja hingga Rp500.000 dengan mengunduh mobile apps “My Mitsubishi Motors ID”.

“Merupakan komitmen dan ambisi kami ingin memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada konsumen setia Mitsubishi Motors dalam mendapatkan layanan terbaik dengan standar Mitsubishi,” kata Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI di GIIAS 2019, Sabtu (20/7).

“Melalui aktivitas ‘LUCKY BOWL’ di GIIAS 2019 kami ingin mengajak para konsumen setia Mitsubishi untuk dapat memanfaatkan mobile apps My Mitsubishi Motors ID secara maksimal sebagai salah satu fasilitas untuk mendapatkan layanan dan informasi terpadu, mulai perencanaan pembelian kendaraan, layanan purnajual dan perawatan kendaraan Mitsubishi Motors di Indonesia,” ujar dia.

Baca juga: Mitsubishi Pajero Sport berwajah baru debut 25 Juli

Bagi pemilik Kendaraan Mitsubishi dapat mengunjungi mobile apps corner di booth Mitsubishi Motors GIIAS 2019, dengan menunjukkan STNK dan Aplikasi My Mitsubishi Motors ID kepada petugas, dengan ketentuan identitas STNK dan Aplikasi sama.

Petugas akan memeriksa kelengkapan data dan memberikan 1 kali kesempatan untuk “Lucky Bowl”. Hadiah yang terdapat dalam Lucky Bowl adalah voucher belanja senilai Rp50.000, Rp100.000, Rp250.000 dan Rp500.000. Petugas akan menyerahkan hadiah voucher belanja sesuai dengan pilihan hadiah yang terambil.

Pembeli Kendaraan Mitsubishi di GIIAS 2019 juga bisa mengunjungi mobile apps corner di booth Mitsubishi Motors GIIAS 2019, dengan menunjukkan SPK serta KTP dan Aplikasi My Mitsubishi Motors ID kepada petugas di tempat.

Sejak diluncurkan pada bulan Oktober 2017 lalu, kini My Mitsubishi Motors ID memiliki rating 4,3/5 di Android serta 4,6/5 di iOS dan telah digunakan oleh 53.795 user dari berbagai kota di Indonesia dengan komposisi 70 persen pengguna terbesar adalah pemilik kendaraan Xpander.

Baca juga: Mitsubishi targetkan lima unit Outlander PHEV terjual di GIIAS 2019

Baca juga: Mitsubishi serbu GIIAS 2019 dengan tiga mobil sekaligus

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Dukung UMKM, cicilan Super Cab cuma Rp100 ribuan per hari

Tangerang (ANTARA) – Pabrikan asal China, Dongfeng Sokonindo memberikan kemudahan kepada pengusaha kecil dan menengah (UMKM) untuk memiliki kendaraan niaga Super Cab dengan cicilan yang terjangkau, yakni Rp100 ribuan per hari.

DFSK membuka program pembelian Super Cab di pameran otomotif GIIAS 2019 dengan uang muka Rp9 juta, atau cicilan ringan Rp100 ribu per harinya dengan tenor 48 bulan. Kemudian khusus untuk pembelian DFSK Super Cab, konsumen akan mendapatkan juga uang elektronik senilai Rp 500 ribu.

“Kami melihat kebutuhan DFSK Super Cab ini sebagai kendaraan komersial untuk menggerakan perekonomian. Atas dasar pertimbangan tersebut dan sebagai bentuk kontribusi kami membangun perekonomian Indonesia, kami memberikan sejumlah kemudahan bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian DFSK Super Cab,” kata GM Marketing PT Sokonindo Automobile, Permata Islam, melalui keterangan resminya, Minggu.

DFSK Super Cab menawarkan sebuah kendaraan pikap dengan kemampuan, daya angkut dan efisiensi bahan bakar yang bisa diandalkan di berbagai kegiatan. Konsumen bisa memilih antara DFSK Super Cab 1.3 Turbo Diesel atau DFSK Super Cab 1.5 gasoline.

Baca juga: Diler DFSK Serang targetkan Super Cab jadi tulang punggung penjualan

DFSK Super Cab 1.5 menggunakan mesin 1.500 cc dengan tenaga 102 ps dan torsi 140 nm, dikombinasikan transmisi 5-percepatan manual. Bermodalkan mesin tipe DK 15 Dual VVT Technology menjamin output torsi yang sangat baik pada putaran tinggi dan juga tenaga yang kuat serta konsumsi bahan bakar yang efisien.

DFSK Super Cab 1.3 Turbo Diesel mengusung mesin 1.300 cc berteknologi turbocharged dengan tenaga 75 ps dan torsi hingga 190 nm, dipadukan dengan transmisi 5-percepatan manual.

Soal efisiensi bahan bakar, DFSK Super Cab sudah teruji irit bahan bakar. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melakukan uji konsumsi bahan bakar untuk DFSK Super Cab.

Hasilnya DFSK Super Cab 1.5 Gasoline memiliki catatan konsumsi bahan bakar 13.59 Kilometer/liter, kemudian DFSK Super Cab 1.3 Diesel Turbo mencatat efisiensi bahan bakar 16.19 kilometer/liter.

Baca juga: DFSK berikan promo Super Cab untuk UMKM Bekasi

Soal muatan barang bawaan, DFSK Super Cab dilengkapi bak belakang berukuran 2,310mm x 1,670mm x 340mm (PxLxT) dan mempunyai kapasitas daya angkut hingga 1,399 Kilogram membuat DFSK Super Cab sebuah mobil komersial yang memiliki deck terbesar di kelasnya.

“DFSK Super Cab memiliki demand yang cukup baik, sehingga kami berusaha memberikan kemudahan kepemilikan kendaraan dengan menggandeng leasing terpercaya yaitu Maybank Finance, Mandiri Tunas Finance, Mega Auto Finance, Mitsui Leasing, Adira dan BCA Finance,” tambah Richie Salim, Group Head of Retail Finance PT Sokonindo Automobile.

Baca juga: DFSK “sulap” Super Cab jadi ambulan

Baca juga: Begini cara Sokon hilangkan stigma negatif produk otomotif China

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Keputusan KKP lanjutkan program rehabilitasi tambak rakyat diapresiasi

Jika targetnya meningkatkan produksi, maka PITAP (Pengelolaan Irigasi Tambak Partisipatif) perlu dilakukan

Jakarta (ANTARA) – Pengamat perikanan dan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim mengapresiasi keputusan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang melanjutkan Program Rehabilitasi Saluran Tambak Rakyat.

“Jika targetnya meningkatkan produksi, maka PITAP (Pengelolaan Irigasi Tambak Partisipatif) perlu dilakukan,” kata Abdul Halim di Jakarta, Minggu.

Menurut Abdul Halim, KKP harus juga melakukan kajian yang mendalam mengenai lokasi strategisnya terlebih dahulu.

Selain itu, ujar dia, juga perlu pula dilaksanakan riset yang teliti terkait dengan tingkat produktivitas dari tambak yang salurannya akan direhabilitasi.

Hal tersebut, lanjutnya, sangat penting agar program PITAP yang merupakan nama lain dari Program Rehabilitasi Saluran Tambak Rakyat, juga tidak terkesan asal proyek”

Sebelumnya, KKP kembali menggulirkan Program Rehabilitasi Saluran Tambak Rakyat atau biasa disebut PITAP itu guna meningkatkan fungsi jaringan saluran irigasi tambak milik pembudidaya yang mengalami penurunan.

“Program yang dimulai sejak tahun 2013 hingga 2019 ini melibatkan peran masyarakat atau Kelompok Pengelola Irigasi Perikanan (Poklina) melalui kegiatan swakelola dan prinsip padat karya. Dengan konsep ini, diharapkan ada peran serta secara langsung serta partisipasi dari masyarakat,” kata Dirjen Perikanan Budi Daya KKP Slamet Soebjakto.

Menurut Slamet, ada 10 paket pada 10 kabupaten di 10 provinsi menjadi sasaran program tahun 2019, sedangkan pada tahun 2018, yakni 8 kabupaten/kota di tujuh provinsi dengan jumlah paket 16 paket. Dalam satu paket panjang saluran tambak yang direhabilitasi sekitar 3,5 kilometer yang mampu mengairi tambak kurang lebih 70 hektare.

Baca juga: Pemerintah gulirkan kembali program rehabilitasi saluran tambak rakyat

Baca juga: Presiden minta tambak rakyat disertifikat
 

Meminimalkan konflik melalui zonasi pesisir

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bupati Muba minta tolong SKK Migas soal semburan lumpur di kebun warga

Adanya kejadian ini semoga membuka mata semua pihak bahwa kegiatan hulu migas merupakan rangkaian aktivitas yang memiliki resiko tinggi

Palembang (ANTARA) – Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex menyurati Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait adanya semburan lumpur di kebun warga yang diduga akibat pengeboran ilegal.

“Saya sudah minta SKK Migas segera menutup sumber semburan lumpur tersebut supaya tidak meluas,” kata Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex.

Semburan lumpur bercampur batuan setinggi 30 meter terjadi di kebun sawit warga di Desa Kaliberau Kecamatan, Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan,sejak Jumat (18/7) yang hingga kini belum tertanggulangi. Akibat semburan ini, kebun milik warga itu mengalami kerusakan.

Sementara ini, pihak Pemkab Musi Banyuasin dan warga setempat telah bergotong-royong mengatasi semburan lumpur tersebut, namun belum membuahkan hasil.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Andi Wijaya Busro mengatakan berdasarkan hasil pantauan berbagai pihak diketahui semburan lumpur tersebut tidak berbahaya, namun pihaknya juga berkoordinasi dengan SKK Migas untuk segera melakukan upaya penutupan sumber dari semburan lumpur tersebut.

“Ini juga berdasarkan arahan Bupati untuk segera ditindaklanjuti agar jangan sampai mengganggu aktivitas warga setempat,” kata Andi.

Camat Bayung Lencir Akhmad Toyibir mengatakan tim dari Pertamina Jambi sedang melakukan pengukuran tekanan semburan untuk melakukan penutupan.

“Saat ini tim sudah bekerja melakukan penutupan semburan dan pengamanan di lokasi sudah dilakukan oleh pihak Polsek, Koramil, dan Pol PP Kecamatan Bayung Lencir,” kata dia.

Sementara itu, Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagsel Andi Arie Pangeran membenarkan bahwa SKK Migas telah menerima laporan dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas yang terdekat dari lokasi semburan, yaitu Pertamina Hulu Energi Jambi Merang dan Pertamina EP Aset 1 Jambi mengenai adanya semburan lumpur tersebut.

Semburan setinggi 20-30m tersebut tidak teridentifikasi gas H2S yang berbahaya, karena hanya lumpur dan batuan.

Sejauh ini, General Manager KKKS PHE Jambi Merang dan Pertamina Aset 1 Jambi telah memberikan masukan-masukan kepada aparat TNI/Polri dan koordinasi pun telah dilakukan.

SKK Migas menekankan keselamatan harus diutamakan. Semua pihak agar memastikan bahaya tidak meluas, menghindari bahaya percikan api, memastikan warga untuk menjauhi daerah semburan, demi keamanan lingkungan dan masyarakat.

“Adanya kejadian ini semoga membuka mata semua pihak bahwa kegiatan hulu migas merupakan rangkaian aktivitas yang memiliki resiko tinggi,” kata dia.

Baca juga: SKK Migas: Realisasi lifting migas tak capai target pada semester I

Baca juga: SKK Migas: Investasi minyak dan gas semester I naik 16 persen

Semburan Lumpur Panas Terjadi di Tasikmalaya

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mobilitas listrik, sedikit tentang Indonesia dan dunia

Jakarta (ANTARA) – Penggunaan secara luas kendaraan ramah lingkungan, termasuk mobil listrik, sedang gencar dikampanyekan di sebagian belahan dunia, sebagai misi bersama mengurangi emisi CO2 yang dituduh punya peran besar dalam peningkatan pemanasan globall.

Mengutip World Resources Institute, emisi karbon dioksida dunia pada 2017 telah mencapai lebih dari 36,2 gigaton, kemudian naik pada 2018 menjadi 37,1 gigaton, dengan Indonesia berada di antara 15 negara penyumbang terbesar.

Menurut estimasi Global Carbon Project (GCP), emisi karbon dioksida di Indonesia pada 2017 sebanyak 487 juta ton (MtCO2), naik 4,7 persen dari tahun sebelumnya, sebelum kemudian naik lagi 2 persen pada 2018.

Di DKI Jakarta saja, emisi CO2 setiap tahunnya mencapai 206 juta ton, dengan penyumbang terbesar sektor transportasi yang angkanya mencapai 182,5 juta ton, sedangkan sektor rumah tangga dan industri masing-masing berkontribusi 23,9 juta ton dan 350,3 ribu ton.

Bercermin dari data itu, tentu sudah mendesak bagi Indonesia untuk menekan produksi karbon dioksida di sektor transportasi, selain melalui bauran energi yang memperbanyak peran energi terbarukan, dan pelestarian hutan.
  Daftar 15 negara penyumbang utama emisi CO2 di dunia pada 2017. (ANTARA News/World Economy Forum)

Membangun dan memperbanyak penggunaan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia harus sudah dimulai walaupun ini tidak mudah karena membutuhkan banyak instrumen—yang sejauh ini sangat minim—, baik itu infrastruktur, teknologi, kebijakan atau regulasi berupa insentif, serta inisiatif.

Kita sedikit lega setelah Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan sinyal keseriusan pemerintah dalam membangun mobilitas listrik (e-mobility) meskipun sejauh ini masih belum jelas peta jalannya. JK mengatakan peraturan pemerintah tentang mobil listrik akan diterbitkan tahun ini.

“Segera karena ini disinkronkan dengan beberapa kementerian apakah itu industri, keuangan, perhubungan, dan juga kemampuan industri dalam negeri, tahun depan,” kata Wapres JK saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Kamis lalu (18/7).

Satu lagi yang membuat banyak pihak lega adalah mulai diperkenalkannya beberapa mobil listrik dari sejumlah pabrikan mobil besar yang hadir di GIIAS. Meskipun pasar masih bertanya-tanya di mana mereka bisa menemukan stasiun pengisian daya baterai mobil, kehadiran beberapa mobil listrik itu membuat masyarakat menjadi sedikit lebih akrab dengan kendaraan listrik.

Melengkapi Toyota Prius dan Camry hybrid yang sudah lebih dulu hadir, di GIIAS diperkenalkan sederetan kendaraan ramah lingkungan terbaru, sebut saja BMW i8 Roadster, BMW i3S, Mercedes-Benz E300 e, DFSK Glory E3, Renault Twizy, Daihatsu HYFun, Mitsubishi Outlander PHEV, Toyota C-HR Hybrid, Toyota Camry dan Alphard hybrid teranyar, dan Hino Dutro Hybrid.

Yang menarik, di antara mobil penumpang ramah lingkungan kelas menengah dan mewah itu hadir Hino Dutro Hybrid, seolah memberi “peringatan” bahwa kendaraan ramah lingkungan dalam sektor transportasi publik dan angkutan barang juga penting, mengingat masih buruknya kontrol emisi gas buang pada sub-sektor ini.

Butuh peran besar pemerintah dan industri untuk mengimplementasikan kendaraan ramah lingkungan pada sektor transportasi publik atau massal, sekalian memberikan contoh baik bagi masyarakat untuk mulai beralih dan punya kesadaran tinggi untuk menggunakan kendaraan pribadi yang lebih ramah lingkungan, dengan didahului kebijakan pengetatan uji emisi tentunya.
  Hino Dutro Hybrid (ANTARA/Yogi Rachman)

Inisiatif dan insentif

Dalam pengembangan mobilitas listrik (e-mobility), inisiatif dan insentif sama-sama pentingnya. Inisiatif tanpa insentif tak akan jalan, demikian juga sebaliknya.

Di Amerika Serikat, yang menyediakan insentif pengurangan pajak antara 2.500 – 7.500 dolar per kendaraan berdasarkan kapasitas baterai dan bobot mobil, tingkat adopsi kendaraan listrik di pasar domestik pada 2018 mencapai 360.800 unit, naik drastis 81 persen dibanding 2017, menurut pusat data penjualan global kendaraan listrik EV Volume.

Dari angkat tahun lalu itu, 66 persen di antaranya merupakan kendaraan murni listrik (Battery Electric Vehicle/BEV) dan 34 persen Plug-in Hybrid (PHEV). Ini berarti penggunaan kendaraan bertenaga listrik sepenuhnya, naik tajam dari tahun 2017 angkanya baru 53 persen mobil murni listrik dan 47 persen PHEV.

AS sangatlah beruntung memiliki Tesla, grup produsen mobil listrik dan kendaraan luar angkasa punya Elon Musk yang visioner. Dari peningkatan adopsi mobil listrik yang tumbuh 81 persen dibanding 2011-2013, penjualan Tesla Model 3 naik cepat dalam persaingan dengan Chevy Volt dari GM, Toyota Prius Plug-in, dan Nissan LEAF.

Pada kuartal pertama tahun ini Tesla mampu menjual 77.550 unit Model 3, naik 50 persen dari periode sama tahun 2018, dan masing-masing 17.650 unit untuk Model S dan Model X. Satu pencapaian yang patut bagi Tesla, perusahaan cerdas yang memproduksi baterai mobil sendiri dan menciptakan teknologi pengisian cepat daya baterai kendaraan listrik.

Tesla telah membangun banyak stasiun pengisian daya baterai untuk pelanggannya di tempat-tempat strategis di pasarnya di seluruh dunia, termasuk China. Belakangan ini, teknologi pengisian daya baterai listrik Tesla V3 (versi 3) mampu mengisi hingga 1.500 kendaraan dalam sehari.

Eropa, kawasan dengan banyak pabrikan mobil besar, telah membuat banyak inisiatif untuk mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Pemerintah di kawasan ini dibantu asosiasi dan pabrikan membangun infrastruktur dan percontohan mobilitas listrik di sejumlah negara.

Adopsi pasar terhadap kendaraan listrik di Eropa pada 2018 tercatat mencapai 408.000 unit, naik 33 persen dibanding 2017, itu sudah termasuk PHEV dan BEV baik kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial.
  Mobil listrik Tesla Model X di jalanan kota Hong Kong, Jumat (25/1). (ANTARA News/Alviansyah P)

Untuk meningkatkan sumbangsih industri otomotif terhadap penciptaan udara bersih, Eropa juga memberlakukan aturan emisi baru WLTP (the Worldwide Harmonised Light Vehicle Test) dengan menoleransi hanya emisi di bawah 50gram CO2 per kilometer.

Untuk kawasan Asia Pasifik, semua bisa berkaca dari China, pasar terbesar dunia yang juga sudah mulai diperhitungkan dalam percaturan pasar mobil global, berkat kemajuan pesat pabrikan dalam negerinya, seperti NIO, baik dalam teknologi maupun kualitas produknya.

China, telah menelorkan kebijakan subsidi mobil listrik untuk mendorong penetrasi Kendaraan Energi Baru (New Energy Vehicle/NEV). Penjualan NEV di China naik drastis sejauh ini. Secara volume naik 106 persen pada semester pertama dan 68 persen pada paruh kedua tahun 2018, sedangkan untuk tahun ini 79 persen.

China masih menjadi pasar terbesar kendaraan plug-in sejauh ini, dengan penjualan NEV tahun 2018 mencapai 1.160.000 unit, mencakup kendaraan penumpang maupun komersial ringan. Jauh dibanding Eropa yang 410.000 unit dan AS dalam kisaran 360.000 unit.

Banyak analis memperkirakan bahwa pada 2019 penjualan kendaraan energi baru di China mencapai 1,8 juta unit (Cars, SUVs, MPVs, dan LCVs) di pasar kendaraan ringan domestik yang mencapai 26,7 juta unit, turun 3 persen dibanding 2018.

Melihat apa yang terjadi di dunia, jelas bahwa pengembangan mobilitas listrik di Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan inisiatif segelintir orang atau satu institusi saja. Ini membutuhkan inisiatif bersama, kolaborasi, antara pemerintah dan para swasta berkemampuan tinggi, yang ditunjang dengan kebijakan dan ekosistem yang baik pula. Mobil Listrik DFSK Glory E3 di GIIAs 2019 (ANTARA News/Alviansyah P)

Pewarta: S026
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Ini cara Lebak tingkatkan IKM batik, tenun Badui hingga gula semut

Kami berharap melalui peningkatan kualitas berstandar nasional itu produk IKM bisa diterima pasar swalayan dan mampu bersaing

Lebak (ANTARA) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Banten, meningkatkan kualitas produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar bisa memenuhi standar nasional guna menembus pasar tidak hanya di dalam negeri namun juga mancanegara.

“Kami yakin produk IKM berstandar nasional akan membawa keuntungan bagi pelaku usaha juga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Dedi Rahmat di Lebak, Banten, Minggu.

Pemerintah daerah berkomitmen memajukan produk IKM karena berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah juga penyerapan lapangan pekerjaan. Untuk itu, pihaknya memberikan pelatihan kepada para pelaku usaha IKM seperti cara membuat kemasan agar produk IKM lebih menarik, pemberian sertifikasi halal yang diterbitkan MUI, pemasangan barcode, serta terdaftar pada Dinas Kesehatan dan BPOM.

Selain itu juga dilakukan pembinaan kewirausahaan, manajemen permodalan, hingga membantu pemasaran seperti menampung produksi IKM di Plaza Komoditas milik Disperindag setempat.

“Kami berharap melalui peningkatan kualitas berstandar nasional itu produk IKM bisa diterima pasar swalayan dan mampu bersaing,” kata Dedi.

Menurut dia, pemerintah daerah juga menjalin kerja sama pasar swalayan dengan Alfamart, Giant, dan Indomart untuk membantu pemasaran produk IKM. Kerja sama  tersebut, kata dia, untuk membantu peningkatan pendapatan ekonomi IKM.

“Kami mengapresiasi sebanyak 15 jenis produk IKM sudah dipasarkan Alfamart,” ujarnya.

Lebih jauh Dedi mengatakan kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam mengembangkan destinasi wisata juga bisa dijadikan peluang bagi pelaku usaha kerajinan untuk meningkatkan pendapatan mereka, dari “buah tangan” yang dibeli wisatawan.

Selama ini, produk IKM yang berkembang di antaranya kerajinan batik Lebak, tenun Badui, gula semut, aneka makanan olahan,abon ikan, dan pisang sale.

Saat ini, pelaku usaha IKM Lebak tercatat 15.769 unit dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 31.538 orang dan total omzet miliaran rupiah per bulan.

Sementara itu perajin Batik Lebak Chanting Pradana Umsaroh mengatakan saat ini batik Lebak banyak diminati wisatawan karena memiliki warna dan motif unik dibandingkan dengan batik dari Jawa Tengah. Selain itu motif yang beragam hingga 12 motif yang mengandung makna dan filosofi sesuai budaya masyarakat Badui dan Kaolotan membuat batik di kabupaten itu tampil beda.

Dari 12 motif batik Lebak itu antara lain motif Seren Taun,  Sawarna, Gula Sakojor, Pare Sapocong, Kahirupan Baduy, Leuit Sijimat, Rangkasbitung,  Caruluk Saruntuy, Lebak Bertauhid, Angklung Buhun, Kalimaya, dan Motif Sadulur.

“Kami optimistis batik Lebak akan diburu para wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Pradana

Baca juga: Disperindag Lebak optimistis kain tenun Badui mendunia

Baca juga: Kemenperin: IKM serap hingga 60 persen tenaga kerja industri

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian PUPR setuju pintu tol di OKI ditambah

Pintu tol ini sangat diharapkan masyarakat karena akan menghubungkan dua kabupaten (Ogan Komering Ilir – Ogan Komering Ulu Timur) sehingga bisa menjadi jalur ekonomi baru bagi masyarakat setempat

Palembang (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyetujui pintu Tol Trans-Sumatera di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan ditambah untuk meningkatkan kegiatan ekonomi warga setempat.

Bupati Ogan Komering Ilir Iskandar di Kayuagung, Minggu, mengatakan kepastian tersebut sudah dinyatakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada acara rapat paparan infrastruktur di Jakarta belum lama ini.

“Pintu tol ini sangat diharapkan masyarakat karena akan menghubungkan dua kabupaten (Ogan Komering Ilir – Ogan Komering Ulu Timur) sehingga bisa menjadi jalur ekonomi baru bagi masyarakat setempat,” kata dia.

Baca juga: Tol Terbanggi -Kayu Agung dioperasikan pada Agustus 2019

Kabupaten Ogan Komering Ilir dilalui ruas Tol Trans-Sumatera sejauh 118 kilometer yakni, Tol Pematang Panggang-Kayuagung sepanjang 85 km dan ruas Kayuagung-Palembang sepanjang 33 km.

Dari total panjang jalan tol tersebut, hanya terdapat tiga pintu tol, yakni di Simpang Pematang, Celikah dan Jakabaring.

Dengan ditambahnya pintu tol di ruas Pematang-Kayuagung ini diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat serta akses perekonomian melalui jalan tol, kata dia.

Baca juga: Pembebasan lahan Tol Pekanbaru-Dumai tersendat

Atas usul tersebut Menteri PUPR RI, Basuki Hadi Moeldjono menurut Iskandar menyetujuinya. Namun dalam kaitan ini, menteri meminta bantuan pemerintah kabupaten untuk membebaskan lahan.

“Ada sekitar 11 km yang akan dibebaskan untuk kebutuhan exit tol ini,” kata dia.

Baca juga: Kendaraan diarahkan ke Tol Kayuagung akibat jembatan ambrol

Bahkan, menurut Iskandar, Menteri PUPR akan menurunkan tim pada pekan ini untuk mengecek lokasi.

Kehadiran proyek strategis nasional di wilayah OKI diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat OKI.

Sebelumnya ia meminta pemerintah pusat agar membuka kesempatan bagi pelaku
usaha mikro, kecil dan menengah lokal, asli dari Ogan Komering Ilir untuk berdagang di rest area (tempat istirahat) yang tersedia di Tol Trans-Sumatera ruas Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang.

“Kami akan berikan pendampingan ke pelaku usaha agar produk yang dijual sesuai dengan standar,” kata dia.

Baca juga: Menimba tetesan minyak di Trans-Sumatera

Jalan baru hadirkan senyum anak-anak sekolah

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenaker serukan peningkatan produktivitas untuk tekan kemiskinan

Peningkatan produktivitas dapat menekan angka kemiskinan…

Kendari (ANTARA) – Direktur Produksi Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Muhammad Zuhri Bahri menyerukan peningkatan produktivitas pada semua faktor untuk menekan angka kemiskinan, dan mendorong ndonesia menjadi bangsa yang kuat secara ekonomi.

“, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan mensejahterakan masyarakat. Semakin produktif masyarakat, maka semakin baik pertumbuhan ekonominya,” kata Muhammad Zuhri Bahri, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu.

Menurut dia, peran semua pihak terutama pemerintah melalui Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) sangat berperan besar dalam mendorong peningkatan produktivitas bagi pekerja dan pelaku usaha.

“Kita punya peran terhadap peningkatan produktivitas dan daya saing di dunia usaha. Dunia usaha ini merupakan sektor perekonomian kita yang perlu mendapatkan sokongan yang sinergi dari kita semua, sehingga tumbuh pengusaha pengusaha yang handal yang mampu berkontribusi, baik dalam kancah regional maupun dalam kancah global,” kata Zuhri.

Direktur Binalattas itu menargetkan peningkatan produktivitas pekerja Indonesia sehingga kelak mampu melampaui produktivitas tenagakerja negara ASEAN lainnya, terutama negara tetangga Singapura yang saat ini di posisi pertama dan Malaysia pada posisi kedua, serta Thailand diposisi ketiga.

“Oktober ini kita punya komitmen kuat di dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing kita sebagai bangsa di kancah pasar global. Kami menargetkan dua bulan ini bisa melampaui Malaysia dan Thailand,” harapnya.

Zuhri juga menjelaskan secara nasional produktivitas wirausaha Indonesia saat ini baru mencapai 3 persen dari jumlah total penduduk Indonesia yang jumlahnya 267 juta jiwa. Sementara negara Singapura sudah mencapai 8-9  persen, Malaysia tujuh persen, dan Thailand lima persen.

Baca juga: Pemerintah terbitkan pedoman baru K3 untuk tingkatkan produktivitas
 

3 Konsep peningkatan produksi perikanan budidaya

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Susi serukan industri tarik plastik dari laut

“Kita perlu ikan, kita perlu laut yang indah…

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta semua industri yang memproduksi plastik untuk menarik plastik mereka dari laut.

“Tarik kembali plastiknya. Mereka membuat institusi apa, supaya asosiasi ikut bertanggungjawab juga, sama-sama memerangi plastik jangan masyarakat saja,” ujar Menteri Susi usai “Pawai Sampah Plastik” di Taman Aspirasi, Jakarta, Minggu.

Menteri Susi mengatakan Indonesia menjadi penyumbang plastik ke laut terbesar kedua di dunia. Hal ini akan mengancam ekspor ikan Indonesia ke dunia.

“Kalau tidak,  laut di 2040 lebih banyak plastik daripada ikan,” ujar Susi Pudjiastuti.

“Padahal, Indonesia penyumbang ikan nomor 2 di Eropa, Indonesia juga penyumbang ikan nomor 4 di dunia,” lanjutnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan sebanyak 70 persen sampah plastik berpotensi masuk ke laut Indonesia, mengingat 71 persen wilayah Indonesia adalah lautan.

“Kita perlu ikan, kita perlu laut yang indah. Ikan untuk kita makan. Ikan untuk industri perikanan kita, sementara kita juga perlu makan supaya jadi pintar, jadi sehat,” kata Susi Pudjiastuti.

Untuk itu,  ia bertekad akan akan terus mengkampanye peningkatan kepedulian terhadap sampah plastik.

“Kita terus mengadakan kegiatan untuk menghargai laut, mencintai laut, dengan kampanye-kampanye tentang bahayanya sampah plastik. Di beberapa pasar ikan sudah tidak gunakan plastik sekali pakai,” ujar Susi.

Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Sebanyak 3,2 juta ton di antaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Sementara itu, berdasarkan sumber yang sama, kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.

Baca juga: Menteri Susi ancam “tenggelamkan” pembuang sampah plastik ke laut

Susi inginkan Perda Sampah Plastik

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bantah “proyek abadi”, Kulon Progo ajukan Rp32 miliar perbaikan jalan

Bukan, bukan proyek abadi

Kulon Progo (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membutuhkan anggaran Rp32 miliar untuk memperbaiki jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo sepanjang delapan kilometer.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo Gusdi Hartono di Kulon Progo, Minggu, mengatakan anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jalan dengan spesifikasi khusus sebesar Rp3 miliar sampai Rp4 miliar per kilometer.

“Panjang jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo yang harus segera diperbaiki sekitar delapan kilometer, sehingga yang dibutuhkan sekitar Rp32 miliar. Anggaran yang dibutuhkan cukup besar,” kata Gusdi.

Ia mengatakan jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo sangat strategis bagi pertumbuhan investasi di kawasan tersebut, sehingga konstruksi jalan harus memenuhi standar yang bagus dan anggaran yang dibutuhkan juga cukup banyak.

“Strateginya akan kami usulkan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020. Kalau menggunakan APBD Perubahan 2019 tidak bisa karena harus lelang dan lama pengerjaan empat sampai enam bulan,” katanya.

Terkait pemeliharaan jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo tepatnya di Dusun Pereng, Desa Ngentakrejo, Kecamatan Landah, yang langsung rusak. Pemeliharaan baru dilakukan kurang dari satu bulan, namun sudah rusak.

Jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo baru selesai dibangun dua tahun terakhir dengan anggaran hampir Rp25 miliar, namun kondisinya sudah rusak parah, khususnya di Dusun Pereng, Desa Ngentakrejo, Kecamatan Landah.

Gusdi membantah perbaikan jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo sebagai “proyek abadi”. “Bukan, bukan proyek abadi,” katanya.

Salah satu pengguna jalan Kawasan Industri Sentolo Dudukan-Ngentakrejo, Suwardi mengatakan kondisi jalan parah. “Kami berharap segera diperbaiki,” katanya.

Baca juga: Jalan rusak, jumlah pengunjung Kebun Teh Tritis Kulon Progo anjlok

Baca juga: Kendaraan arus balik mulai padati ruas jalan Kulon Progo

Perbaikan ruas KM 204 Tol Palikanci dikebut

Pewarta: Sutarmi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Luhut resmikan tempat pelelangan ikan daring pertama di Indonesia

Program Satu Juta Nelayan Berdaulat ini dilaksanakan bukan hanya di Sukabumi saja, tetapi juga di seluruh Indonesia, tetapi diresmikan pertama kali di sini (Sukabumi). Jadi memang kita mulai dari Ciwaru, Sukabumi, sini, dan nanti akan dikembangkan ke

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan tempat pelelangan ikan (TPI) dalam jaringan  (daring) pertama di Indonesia pada proyek percontohan Program Satu Juta Nelayan Berdaulat di TPI Palangpang, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/7).

Dalam kesempatan yang sama, ia juga meresmikan Gerai Fish Mart dan Pelepasan Nelayan Melaut.

“Program Satu Juta Nelayan Berdaulat ini dilaksanakan bukan hanya di Sukabumi saja, tetapi juga di seluruh Indonesia, tetapi diresmikan pertama kali di sini (Sukabumi). Jadi memang kita mulai dari Ciwaru, Sukabumi, sini, dan nanti akan dikembangkan ke mana-mana,” kata Luhut dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.

Program Satu Juta Nelayan Berdaulat merupakan salah satu usaha konsisten pemerintah dalam mengurangi kemiskinan mengingat potensi laut yang mencapai 2,5 triliun dolar AS sehingga perlu dikelola dengan sangat baik dan maksimal.

Baca juga: Pemkot Pekalongan terapkan lelang ikan sistem daring

Dengan pelelangan daring, Luhut menjelaskan nantinya para nelayan tidak perlu lagi menggunakan uang sebagai alat transaksi karena mereka bisa memberi tahu hasil panen mereka ke “fish market” ketika mereka masih berada di laut.

“Jadi mereka masih di laut, tapi ‘fish market’ sudah tau apa yang didapat, apa hasilnya, sudah ada transaksinya. Nah untuk menunjang ini, kita kerja sama dengan startup pemancar sinyal dari Net1, yang bisa memancarkan dengan jarak sampai 60 km ke tengah laut, bisa wifi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dengan kerja sama Net1 diharapkan nelayan tidak bisa dibodohi para tengkulak lagi.

Baca juga: Musim angin barat membuat aktivitas lelang ikan di TPI Pekalongan sepi

Dalam peresmian ini, para nelayan juga memberi masukan mengenai “cold storage” untuk menampung hasil melaut. Atas masukan tersebut, Luhut mengaku akan segera melaporkan hal tersebut kepada Presiden Jokowi dan segera menanganinya.

“Jadi harapannya setelah dilaporkan dan segera ada tindak lanjut mengenai ‘cooler storage’. Yang dibutuhkan kira-kira 50 ton, di mana para nelayan ketika sedang panen misal panen ikan tongkol, mereka bisa menyimpan hasil panennya di sana. Sehingga hasil panen tidak berimbas dijual murah atau harganya jatuh sekali,” jelasnya.

Luhut juga berharap ke depan lokasi yang juga merupakan salah satu geopark itu akan semakin dikenal, dengan hasil ikan yang baik dan menarik wisatawan.

Baca juga: Sukabumi gelar lelang ikan koi berkualitas

“Pemerintah ingin memastikan program sampai ke bawah, bagaimana eksekusinya, bagaimana memastikan program itu jalan. Presiden sangat detail memeriksa satu-persatu. Jadi saya meminta nelayan untuk menyiapkan daerah mu untuk dicontoh daerah-daerah lain. Jadi kalau semua ini kita tularkan yang baik, Indonesia akan makin maju,” pungkasnya.

Selain Menko Luhut, hadir pula dalam peresmian ini Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, Direktur Jenderal Pajak, para nelayan dan tokoh lainnya.

Baca juga: Tuna laku dilelang Rp17 miliar di Jepang

Jokowi masih upayakan pertemuan dengan Prabowo

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemendag tindak lanjuti laporan soal tantangan ekspor ke China

Ada beberapa informasi yang harus kita cek lagi, apakah benar ada perlakuan berbeda terhadap Indonesia, padahal kita punya ASEAN Plus Three Free Trade Area (FTA). Kalau ada perbedaan tarif kita cek

Shanghai (ANTARA) – Kementerian Perdagangan akan menindaklanjuti laporan pengusaha Indonesia di China yang tergabung dalam Indonesia Chamber of Commerce (Inacham) soal berbagai tantangan ekspor produk asal Indonesia ke negeri tirai bambu.

“Ada beberapa informasi yang harus kita cek lagi, apakah benar ada perlakuan berbeda terhadap Indonesia, padahal kita punya ASEAN Plus Three Free Trade Area (FTA). Kalau ada perbedaan tarif kita cek,” kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo di Shanghai, China, Sabtu malam.

Iman menyampaikan masukan dari para pengusaha yang menjalankan bisnisnya di China merupakan hal yang penting.

Baca juga: Mendag ungkap sarang burung walet primadona produk ekspor RI ke China

Dengan demikian, pemerintah dapat mengkombinasikan berbagai informasi untuk mengidentifikasi hambatan dan tantangan ekspor ke China, di mana Kemendag akan berhubungan secara government to government (g to g) dengan Pemerintah China.

“Nah ini kombinasi informasi dari pelaku usaha eksportir dan teman-teman di lapangan, kita cek dengan dokumen yang ada. Kalau memang itu menjadi hambatan tersendiri ya kita harus bicara dan follow up segera,” ujar Iman.

Baca juga: Mendag bertemu Inacham bahas hambatan ekspor ke China

Setelah itu, pemerintah baru akan mengambil langkah yang tepat dalam hal mencari solusi dan melerai hambatan-hambatan usaha tersebut.

“Jadi tidak bisa langsung kita ajukan ke pemerintah (China). Kita harus cek berlapis dulu. Tidak hanya dalam konteks WTO tp juga ASEAN Plus Three FTA,” pungkas Iman.

Menurut Iman, tantangan utama Indonesia dalam menjalankan bisnis di pasar internasional adalah kepatuhan tata kelola perusahaan.

Baca juga: Pengusaha apresiasi upaya atasi persoalan ekspor sarang walet ke China

Hal tersebut sangat terkait dengan aturan perdagangan internasional yang ditetapkan World Trade Organisation (WTO).

“Jadi, Indonesia dan negara lain juga punya aturan-aturan, tetapi di Republik Rakyat China (RRT) sini tampaknya lebih banyak compliance issue. Dan itu memang hak diperbolehkan di dalam WTO. Tapi kita harus pastikan apakah compliance issue itu terkait dengan prinsip-prinsip non diskriminasi dan lainnya,” ujar Iman.

Baca juga: Pengamat nilai ekspor tiga komoditas ke China langkah tepat

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kulon Progo bentuk Posko Mitigasi Kekeringan 2019

Kami juga membuat kebijakan adanya pengamatan dan pelaporan potensi kekeringan setiap wilayah secara berkala

Kulon Progo (ANTARA) – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta,
membentuk Posko Mitigasi Kekeringan 2019 untuk komoditas pertanian karena di wilayah ini sudah terdapat potensi kekeringan seluas 562,3 hektare.

Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan, Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo Wazan Mudzakir di Kulon Progo, Minggu, mengatakan dalam rangka penanganan mitigasi bencana kekeringan diperlukan posko mitigasi bencana.

“Kami juga membuat kebijakan adanya pengamatan dan pelaporan potensi kekeringan setiap wilayah secara berkala,” kata Wazan.

Baca juga: Presiden Jokowi minta risiko gagal panen akibat kemarau diantisipasi

Ia mengatakan berdasarkan hasil identifikasi dan monitoring di tingkat lapangan, di Kabupaten Kulon Progo terdapat potensi kekeringan seluas 562,3 hektare dengan kriteria ringan seluas 118 hektare, sedang seluas 134,5 hektare, berat seluas 54,5 hektare dan puso seluas 60,5 hektare.

Kondisi tanaman padi yang paling berpotensi terjadi kekeringan kriteria berat ada di Pengasih, Temon dan Wates. Untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya bekerja sama dengan kelompok tani memanfaatkan sumber mata air terdekat dan sumur bor supaya tanaman padi dapat panen.

Baca juga: Antisipasi gagal panen, Distan Sukabumi pasang pompa air

Selanjutnya, tanaman padi yang puso dan dipastikan gagal panen terdapat di Samigaluh, Girimulyo dan Kalibawanh karena sawahnya merupakan sawah tadah hujan. Saat tanaman padi ditanam, kondisi air masih mencukupi, tapi setelah itu tidak ada hujan.

“Untuk itu, kami membentuk Posko Mitigasi Kekeringan 2019 untuk mengantisipasi dampak elnino pada sektor pertanian,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kodim 0731/Kulon Progo, BBWSSO, bidang pengairan DPUPKP, GP3A dan petugas POPT untuk mengatasi dampak elnino di sektor pertanian.

Baca juga: Puluhan hektare sawah di Solok Selatan gagal panen diserang hama

“Dinas juga menyiapkan brigade pompa air yang bisa dipinjam kelompok tani untuk mengairi lahan pertanian mereka. Kemudian, mengimbau kepada petani memanfaatkan sumber-sumber air yang ada seperti irigasi dan air tanah dangkal,” katanya.

Aris mengatakan untuk penanganan pertanaman padi di golongan I MT 2 selama pematian saluran irigasi Kalibawang dari 15 Juli sampai 31 Juli, kebutuhan air di wilayah Temon dan sebagian Kecamatan Wates dan Pengasih, akan dialirkan air dari Waduk Sermo dengan debit 800 liter per detik sampai 31 Juli 2019.

“Kemudian, daeah irigasi Pekik Jamal diupayakan dengan pengairan sumber air yang tersedia,” kata Aris.

Baca juga: Kementan siapkan bibit padi unggul hadapi kekeringan

Warga Diminta Waspada Cuaca Buruk

Pewarta: Sutarmi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sejumlah jalan di Yogyakarta ditutup untuk pembangunan saluran air

Penutupan akan dilakukan bertahap per penggal jalan hingga nantinya tembus sampai di Jalan Babaran yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus

Yogyakarta (ANTARA) – Sejumlah ruas jalan di Kota Yogyakarta akan ditutup sementara untuk pembangunan saluran air, salah satunya di ruas Jalan Soepomo mulai simpang empat di selatan Universitas Ahmad Dahlan Kampus 3 yang ditutup mulai Senin (22/7).

“Penutupan akan dilakukan bertahap per penggal jalan hingga nantinya tembus sampai di Jalan Babaran yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus,” kata Kepala Bidang Drainase dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta Aki Lukman di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, sosialisasi kepada warga sudah dilakukan dan warga yang memiliki rumah atau tempat usaha di sekitar lokasi pembangunan saluran air memahami rencana perbaikan yang harus dilakukan. Saluran air hujan di lokasi tersebut kerap rusak dan menyebabkan jalan ambles.

Baca juga: Transportasi wisata Jeron Beteng Yogyakarta bertambah

“Yang justru perlu diperhatikan dalam pekerjaan revitalisasi drainase di lokasi tersebut adalah banyaknya sarana prasarana umum lain seperti kabel telepon dan lain-lain. Kami perlu sangat berhati-hati,” kata Aki.

Selain pekerjaan pembangunan saluran air di Jalan Soepomo hingga Jalan Babaran dan tembus hingga Jalan Batikan untuk masuk Sungai Manunggal, DPUPKP Kota Yogyakarta juga menangani perbaikan saluran air di Jalan Mondorakan Kotagede.

“Pekerjaan kami mulai pada 14 Agustus. Pekerjaan baru akan dilakukan mulai pukul 12.00 WIB hingga 03.00 WIB. Ini sudah kesepakatan dengan pedagang di Pasar Kotagede sehingga aktivitas berjualan mereka tidak terganggu,” katanya.

Baca juga: Permudah wisatawan, bakal dibuat jalur antar-pantai selatan Yogyakarta

Aki menyebut, pekerjaan revitalisasi drainase di Jalan Soepomo dan Jalan Mondorakan tersebut ditargetkan selesai pada Desember, namun ia berharap pekerjaan bisa selesai lebih cepat yaitu pada Oktober 2019.

Sedangkan untuk pekerjaan perbaikan saluran air di sirip-sirip Jalan Malioboro, khususnya di Jalan Suryatmajan dan Jalan Pajeksan sudah berjalan.

“Pedagang kaki lima yang ada di ruas jalan tersebut juga mendukung kegiatan. Mereka bahkan libur sekitar dua bulan agar pekerjaan perbaikan drainase bisa berjalan lancar,” katanya.

Baca juga: Yogyakarta khawatir, persaingan wisata antar wilayah semakin ketat

Perbaikan drainase di Jalan Suryatmajan dan Jalan Pejeksan tersebut dilakukan untuk mendukung program penataan kawasan Malioboro yang menjadi kawasan utama tujuan wisata di Kota Yogyakarta. Kawasan Malioboro rencananya akan diubah menjadi kawasan semi pedestrian.

Aki menyebut, pada tahun anggaran 2019, banyak pekerjaan drainase yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta dengan harapan bisa mengurangi potensi genangan yang muncul usai hujan lebat.

“Sempat ada beberapa pekerjaan yang harus dilelang ulang, tetapi kami tetap optimistis seluruh pekerjaan bisa diselesaikan pada tahun ini. Tetap sesuai tahun anggaran,” katanya.

Baca juga: Yogyakarta terapkan manajemen lalu lintas di sekitar lokasi wisata

Gubernur DKI Jakarta apresiasi warga yang membangun drainase vertikal

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendag ungkap sarang burung walet primadona produk ekspor RI ke China

Per kilogram (kg) saja bisa Rp28 juta. Bayangkan kalau 100 ton, nilainya sudah besar. Barangnya tidak besar, tapi nilainya besar

Shanghai (ANTARA) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan bahwa ekspor sarang burung walet dari Indonesia ke China memiliki nilai yang sangat tinggi, sehingga diharapkan meningkatkan ekspor produk Indonesia ke negara itu.

“Per kilogram (kg) saja bisa Rp28 juta. Bayangkan kalau 100 ton, nilainya sudah besar. Barangnya tidak besar, tapi nilainya besar,” kata Mendag ditemui usai menggelar pertemuan dengan pengusaha Indonesia di China yang tergabung dalam Indonesia Chamber of Commerce (Inacham) di Shanghai, Sabtu malam.

Enggar berharap produk yang menjadi primadona di pasar China ini dapat terus ditingkatkan kuantitasnya, sehingga dapat meningkatkan ekspor Indonesia yang akan berpengaruh terhadap mengecilnya defisit neraca perdagangan Indonesia terhadap China.

Baca juga: Pengusaha apresiasi upaya atasi persoalan ekspor sarang walet ke China

Diketahui, perusahaan Indonesia PT Tong Heng Investment Indonesia dan dua perusahaan asal China Quanzhou Yuyan Family Biotechnology Co Ltd (Bird Nest Diary) Xiamen Fuen Imp & Exp Co Ltd baru saja melakukan penandatanganan kontrak ekspor sarang burung walet.

Komoditas ini dianggap memiliki khasiat tertentu yang menjadi kepercayaan masyarakat China. Hal ini menjadi salah satu peluang meningkatkan ekspor sarang burung walet Indonesia ke pasar China.

Baca juga: Kemendag dorong pengusaha ekspor sarang burung walet olahan

Untuk masuk ke pasar China, produk sarang burung walet Indonesia harus melalui protokol persyaratan kebersihan, karantina, dan pemeriksaan untuk importasi oleh otoritas China.

Selain itu, diperlukan sertifikasi Certification and Accreditation Administration of the People’s Republic of China (CNCA).

Baca juga: Kemendag fasilitasi ekspor 10 ton sarang burung walet ke China

Hingga saat ini sebanyak 21 di perusahaan Indonesia telah mendapat sertifikasi tersebut sehingga dapat melakukan ekspor ke China.

PT Tong Heng Invesment Indonesia adalah salah satu perusahaan investasi asing di Indonesia yang telah mendapatkan sertifikasi tersebut.

Baca juga: Dua toko produk olahan sarang walet Indonesia buka di China

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jawa Barat belajar pengembangan pariwisata ke Banyuwangi

Dalam mengerjakan ajang B-Fest, kami mengerjakannya tanpa event organizer. Birokrat, masyarakat, swasta, hingga TNI/Polri terlibat di setiap pelaksanaan.

Banyuwangi (ANTARA) – Ratusan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang difasilitasi oleh Bank Indonesia Jabar, berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, untuk belajar mengenai pengembangan pariwisata di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

Dalam rombongan yang dipimpin Kepala Bank Indonesia Jabar Dony P Joewono itu juga turut serta Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Sekretaris Daerah Sumedang dan puluhan kepala dinas dari kabupaten/kota di Jabar.

Dony, sebagaimana keterangan tertulis Pemkab Banyuwangi, mengemukakan saat ini Jabar tengah mencari sektor pertumbuhan ekonomi baru yang bisa menopang daerah tersebut, mengingat sektor manufaktur yang selama ini menjadi andalan Jabar sedang mengalami perlambatan.

“Selama ini, 43 persen pertumbuhan ekonomi Jabar didapat dari manufaktur, yang 90 persen di antaranya diekspor. Namun sayangnya, negara yang menjadi tujuan ekspor saat ini ekonominya sedang lesu dan akhirnya ini sangat berpengaruh bagi kami (Jabar) dan Jabar tidak bisa lagi menggantungkan dari manufaktur, harus mencari sumber pertumbuhan baru,” kata Dony saat bertemu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi.

Salah satu yang dibidik Jabar saat ini adalah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan Jawa Barat merasa perlu mengejar sektor tersebut untuk meningkatkan perekonomian daerahnya.

“Untuk itulah kami datang ke sini. Kami ingin belajar banyak bagaimana Banyuwangi mengakselerasi dua sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kami melihat di sini atraksinya ditata dengan baik dan melibatkan banyak warga. Penduduknya juga dikenal ramah wisatawan, kami ingin tahu resepnya,” ujar Dony.
Baca juga: Tepat, pariwisata dijadikan sektor unggulan oleh Banyuwangi

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengaku turut berkunjung ke Banyuwangi untuk bisa belajar banyak hal mengenai pariwisata Banyuwangi.

“Saya ingin mendapat informasi langsung bagaimana Banyuwangi melakukan banyak hal. Kalau diajak BI ke daerah lain mungkin saya tidak ikut, tapi khusus ke Banyuwangi saya langsung mengiyakan,” kata Fahmi.

Menurut ia, salah satu yang ingin dipelajarinya bagaimana Banyuwangi bisa mengolaborasikan sinergi pentahelix ABCGM (akademisi, bisnis, community, government dan media).
Baca juga: Pemkab Banyuwangi-Mandiri gelar marathon untuk kembangkan pariwisata

“Yang unik menurut kami dari Banyuwangi adalah bagaimana bisa berkolaborasi secara pentahelix, kami butuh sharing masalah itu,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa pariwisata telah ditetapkan menjadi prioritas pembangunan di Banyuwangi.

“Selain menjalankan program wajib, seperti sektor pendidikan dan kesehatan, pariwisata menjadi prioritas daerah untuk dijalankan,” katanya.

Anas menambahkan, atraksi yang dibuat pemkab dibalut dalam kemasan Banyuwangi Festival (B-Fest) yang digelar sejak 2012. Kegiatan itu bukan sekadar sebagai agenda wisata, namun juga merupakan cara Banyuwangi melakukan konsolidasi di bidang budaya, infrastruktur, masyarakat dan ekonomi.

“Dalam mengerjakan ajang B-Fest, kami mengerjakannya tanpa event organizer. Birokrat, masyarakat, swasta, hingga TNI/Polri terlibat di setiap pelaksanaan. Secara tak langsung kami akhirnya bergotong-royong menyukseskan kegiatan, yang akhirnya menjadi modal sosial yang kuat Banyuwangi,” ujarnya.
Baca juga: Kemenkop dan UKM dorong kaum milenial Banyuwangi berwirausaha pariwisata

Dengan melibatkan warga, lanjut dia, secara tidak langsung belajar menciptakan kegiatan yang bisa menarik wisatawan. Dan hal ini merupakan bentuk transfer pengetahuan untuk warga dalam membuat kegiatan yang kreatif.Dengan datangnya wisatawan, kata Anas, tentunya berdampak pada menggeliatnya ekonomi warga.

“Banyak hal baik dan bermanfaat yang kami dapatkan dalam menggarap ajang B-Fest. Budaya kami juga terus tumbuh dan terpelihara karena separuh lebih adalah kegiatan tradisi dan budaya,” ujarnya.

Baca juga: Banyuwangi diharapkan jadi percontohan daerah untuk sokong devisa
Baca juga: Luhut: Banyuwangi buktikan pariwisata efektif gerakkan ekonomi
Baca juga: Agen travel-media Malaysia promosikan pariwisata Banyuwangi

Pesona Pulau Merah Di Ujung Timur Jawa

Pewarta: Masuki M. Astro/Novi Husdinarianto
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

System X bidik pemilik mobil klasik dalam GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – PT Global Auto International sebagai distributor tunggal cat mobil System X Ceramic Protection membidik pemilik mobil antik dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18-28 Juli.

“Mobil Anda harus mendapatkan perlindungan yang terbaik. Itu mengapa para kolektor mobil vintage dunia memilih System X Automotive Ceramic Protection,” kata Direktur Pemasaran System X Indonesia Andy Hartono di ICE BSD Tangerang, Sabtu.

Andy mengatakan kehadiran System X dalam GIIAS 2019 sebagai langkah strategis untuk mejangkau para pecinta otomotif Tanah Air sekaligus memperoleh umpan balik dari para konsumen mereka.

Produk pelindung cat asal AS itu, menurut Andy, mempunyai ketahanan terhadap suhu udara hingga seribu derajat Fahrenheit atau lebih dari 537 derajat Celcius.

Andy mengatakan System X Protection mampu melindungi cat mobil dari berbagai korosi akibat garam, perlindungan dari pasir, asap, serangga, dan sinar ultraviolet.

Selama gelaran pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show ini, System X pun turut memberikan promo menarik. Mereka memberikan potongan harga mulai dari Rp2,75 juta hingga perawatan yang paling mahal dengan segmen mobil besar yang dibanderol seharga Rp9,25 juta.

System X memiliki enam varian produk yang dipasarkan di Indonesia yaitu System X Diamond SS, System X Pro, System X Glass, System X Interior untuk pasar otomotif, System X Xtreme untuk pasar kendaraan air dan System X Renegade untuk aplikasi di pesawat udara.

Baca juga: Coating System X tawarkan perlindungan cat dan kilap mobil

Pewarta: KR-CHA
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Mendag bertemu Inacham bahas hambatan ekspor ke China

Ada hal yang nanti coba kita cek mengenai adanya perlakuan khusus, yang didapatkan oleh negara-negara lain. Kita inginkan itu dan juga ingin tahu apa persyaratan-persyaratannya.

Shanghai, China (ANTARA) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menggelar pertemuan dengan para pengusaha Indonesia di China yang tergabung dalam Indonesia Chamber of Commerce (Inacham) guna melerai berbagai hambatan ekspor produk Indonesia ke China.

“Inacham ini kumpulan para pengusaha yang memang sangat aktif. Tadi, kita lakukan dialog, karena intinya adalah bagaimana kita meningkatkan kuantitas ekspor kita ke sini atas beberapa produk yang saat ini juga sudah masuk,” kata Mendag di Shanghai, Sabtu (20/7) malam.

Dalam hal ini, Mendag ingin menerima masukan langsung dari para pengusaha terkait tantangan bisnis yang mereka alami di negeri tirai bambu.

Salah satunya adalah mengenai pembelian bahan baku dengan harga lebih murah di Indonesia, yang dilakukan pedagang asal China.

“Sebetulnya ini mereka datang ke Indonesia dan membeli bahan baku langsung di sana, misalnya rumput laut, kemudian di bawa ke sini. Itu tidak masuk ekspor dalam jumlah besar,” ungkap Enggar.

Kendati demikian, Mendag berharap agar para pengusaha Indonesia di China mau menampung ekspor bahan baku dari Indonesia yang memang memiliki kapasitas berlebih untuk memenuhi pasar internasional.
Baca juga: Pengusaha apresiasi upaya atasi persoalan ekspor sarang walet ke China

Selain itu, Mendag juga menerima masukan terkait produk perikanan, khususnya kepiting, yang ekspornya dari Indonesia ke China semakin menurun.

“Kebijakan yang diambil Menteri Kelautan dan Perikanan Ibu Susi Pudjiastuti saya sampaikan tujuannya baik, untuk kelestarian. Tapi itu berdampak pada ekspor. Saya akan berkoordinasi dan menyampaikan hal ini pada beliau,” kata Enggar.

Dalam hal ini, Mendag berupaya untuk menindak lanjuti hambatan yang dialami para pengusaha dengan berbagai cara, salah satunya menggelar pertemuan dengan Minister of General Administration of Custom China (GACC) Ni Yuefeng.

Selain itu, Mendag juga akan meminta pertemuan bilateral dengan pemerintah China disela pertemuan menteri-menteri pada Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) di Beijing pada 1-3 Agustus 2019.

“Ada hal yang nanti coba kita cek mengenai adanya perlakuan khusus, yang didapatkan oleh negara-negara lain. Kita inginkan itu dan juga ingin tahu apa persyaratan-persyaratannya,” ujar Enggar.
Baca juga: Pengamat nilai ekspor tiga komoditas ke China langkah tepat

Diketahui, total perdagangan Indonesia-China periode 2018 tercatat sebesar 72,67 miliar dolar AS atau naik 23,48 persen dari total perdagangan 2017 yang sebesar 58,84 miliar dolar AS.

Adapun total perdagangan Indonesia-China pada periode Januari-April 2019 telah mencapai 22,4 miliar dolar AS.

Baca juga: Pengamat: Peningkatan ekspor ke China atasi defisit neraca perdagangan

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

System X bikin pemilik mobil klasik dalam GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – PT Global Auto International sebagai distributor tunggal cat mobil System X Ceramic Protection membidik pemilik mobil antik dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pada 18-28 Juli.

“Mobil Anda harus mendapatkan perlindungan yang terbaik. Itu mengapa para kolektor mobil vintage dunia memilih System X Automotive Ceramic Protection,” kata Direktur Pemasaran System X Indonesia Andy Hartono di ICE BSD Tangerang, Sabtu.

Andy mengatakan kehadiran System X dalam GIIAS 2019 sebagai langkah strategis untuk mejangkau para pecinta otomotif Tanah Air sekaligus memperoleh umpan balik dari para konsumen mereka.

Produk pelindung cat asal AS itu, menurut Andy, mempunyai ketahanan terhadap suhu udara hingga seribu derajat Fahrenheit atau lebih dari 537 derajat Celcius.

Andy mengatakan System X Protection mampu melindungi cat mobil dari berbagai korosi akibat garam, perlindungan dari pasir, asap, serangga, dan sinar ultraviolet.

Selama gelaran pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show ini, System X pun turut memberikan promo menarik. Mereka memberikan potongan harga mulai dari Rp2,75 juta hingga perawatan yang paling mahal dengan segmen mobil besar yang dibanderol seharga Rp9,25 juta.

System X memiliki enam varian produk yang dipasarkan di Indonesia yaitu System X Diamond SS, System X Pro, System X Glass, System X Interior untuk pasar otomotif, System X Xtreme untuk pasar kendaraan air dan System X Renegade untuk aplikasi di pesawat udara.

Baca juga: Coating System X tawarkan perlindungan cat dan kilap mobil

Pewarta: KR-CHA
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Mobil-mobil ramah lingkungan unjuk gigi dalam GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, pada 18-28 Juli 2019 menghadirkan berbagai mobil ramah lingkungan menyusul permintaan Kementerian Perindustrian tentang pengembangan mobil listrik.

Dari mobil bertenaga listrik hingga mobil berteknologi hybrid yang menggabungkan bahan bakar fosil dan tenaga listrik melalui baterai terpampang dalam pameran tahunan itu.

Sederet nama pabrikan otomotif besar dunia seakan tidak ingin ketinggalan memajang mobil-mobil ramah lingkungan dalalm GIIAS 2019. Berikut adalah daftar mobil-mobil ramah lingkungan yang dipamerkan pada ajang GIIAS 2019.

BMW i8 Roadster BMW i8 Roadster (ANTARA/Yogi Rachman)

Mobil listrik hibrida berdesain futuristis BMW i8 Roadster ikut ambil bagian dalam ajang GIIAS 2019.

BMW i8 Roadster menggunakan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc tiga silinder TwinPower Turbo yang mampu menghasilkan tenaga 231 HP.

Mesin tersebut jika dipadukan dengan motor listrik akan menghasilkan tenaga hingga 374 HP dan torsi sebesar 420 Nm.

BMW i3S BMW i3S (ANTARA/Galih Pradipta)

Selain seri i8 Roadster, BMW Group of Indonesia meluncurkan New BMW i3s sebagai mobil berteknologi listrik yang dibanderol dengan harga Rp1,299 miliar off-the-road.

Mesin listrik yang digunakan BMW i3s mampu menyuplai tenaga sebesar 137 Kw atau setara dengan 184 tk. Sementara untuk torsi maksimal mencapai 269 Nm, meningkat 20 Nm dibandingkan model sebelumnya.

BMW i3s diklaim mampu melesat dari kecepatan nol sampai 100 km/jam hanya dalam waktu 6,9 detik. Sedangkan untuk urusan perangkat hiburan, tersedia iDrive BMW, sistem navigasi, sampai fitur Apple CarPlay, dan Android Auto.

Mercedes-Benz E 300 e Mercedes-Benz E 300 e (ANTARA/Galih Pradipta)

Selain BMW, pabrikan lain Jerman, Mercedes Benz, meluncurkan model plug-in hybrid pertamanya di Indonesia, yaitu E 300 e EQ Power dan sudah dapat dipesan di dealer resmi dengan harga Rp1,899 miliar off-the-road. Mobil itu dijadwalkan dapat dikirim pada kurtal ke-4 2019.

E 300 EQ Power terbaru mengusung mesin bensin 2.0 turbocharged yang mampu menghasilkan 211 hp dan torsi 350 Nm dengan modul hybrid bertenaga listrik 122 hp torsi 440 Nm. Gabungan kedua sistem tenaga itu menghasilkan output 700 Nm.

Mobil hybrid itu mengonsumsi bahan bakar mencapai 1.8 l/100 km pada kombinasi kedua sistem dengan emisi gas buang 41g CO2/km. Kendaraan itu diklaim mampu melakukan akselerasi dari nol hingga 100 km/jam dalam 5,7 detik dan mampu mencatat kecepatan tertinggi 250 km/jam.

DFSK Glory E3 DFSK Glory E3 (ANTARA/Yogi Rachman)

Produsen mobil asal China Dongfeng Sokonindo (DFSK) memamerkan mobil listrik Glory E3 di GIIAS 2019. Mobil berdesain sport utility vehicle (SUV) itu sebelumnya telah tampil perdana pada Shanghai Auto Show 2018.

Sistem penggerak yang dipakai Glory E3 adalah motor listrik dan baterai dengan jarak tempuh 405 kilometer berkat kapasitas baterai 52,56 kwh yang disandingkan dengan motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor.

Untuk pengisian baterai, Glory DFSK E3 hanya memerlukan waktu 30 menit untuk mencapai 80 persen daya baterai dengan menggunakan teknologi fast charging.

Renault Twizy Renault Twizy (ANTARA/Galih Pradipta)

Renault melalui PT Maxindo Renault Indonesia (MRI) menghadirkan mobil listrik ke Indonesia, yaitu Renault Twizy pada ajang GIIAS 2019.

Twizy hadir dengan desain unik berbodi futuristik dan elegan. Kendaraan dengan empat roda itu hanya dapat diisi dua orang saja dan menjadi brand carrier Renault di Indonesia.

Renault Twizy dibekali motor listrik berdaya empat kW. Baterai lithium ion dengan kapasitas mencapai 6,1 kWh dapat menempuh rata-rata 60-80km perjalanan dalam sekali pengisian. Pengisiannya baterai itu membutuhkan waktu tiga jam hingga baterai penuh.

Daihatsu HYFun Daihatsu HYFun (ANTARA/Galih Pradipta)

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memperkenalkan prototipe mobil masa depan. Mobil berstatus “world premiere” itu menjadi model baru yang dipamerkan pabrikan asal Jepang itu karena baru pertama kali ditampilkan dalam GIIAS 2019, yaitu Daihatsu HYFun.

HyFun didesain oleh Dahatsu menggunakan bumper depan dengan desain tajam yang dikombinasikan dengan model gril bertingkat layaknya Xenia facelift. Daihatsu juga memberikan sentuhan warna biru pada tiap ruas gril guna menegaskan teknologi hibrida yang digunakan.

Bila dilihat dari samping, terlihat tampilan mobil sport utility vehicle dengan atap yang tinggi dan melandai di bagian belakang. Menariknya, sistem buka tutup pintu pada baris pertama dan kedua cukup unik karena harus digeser yang berlawan arah. Sistem pintu itu membuat kabin sangat terasa lapang ketika kedua pintunya dibuka lebar.

Mitsubishi Outlander PHEV Mitsubishi Outlander PHEV (ANTARA/Yogi Rachman)

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicles) untuk masyarakat Indonesia. Mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) berteknologi hibrida ini dihargai Rp1,289 miliar.

Outlander PHEV mengusung mesin 2.400 cc memiliki tenaga sebesar 99 Kw atau 132 tk dengan torsi puncak 211 Nm. Sedangkan motor listrik pada penggerak roda depan mampu menghasilkan daya 60 kw dengan daya jelajah 45 kilometer.

Sementara pada bagian belakang mampu menghasilkan daya yang sedikit lebih besar, yakni 70 kw atau sekitar 93 tk. Terkait pengisian daya mobil, pengendara bisa melakukan dengan dua cara yaitu Regular Charging dan Quick Charging.

Toyota C-HR Hybrid Toyota C-HR Hybrid (ANTARA/Yogi Rachman)

PT Toyota-Astra Motor resmi meluncurkan kendaraan ramah lingkungan, CH-R Hybrid di Indonesia, yang akan dipasarkan mulai Rp523 juta.

C-HR Hybrid menggunakan teknologi Toyota Hybrid dengan dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik. Model itu memakai mesin 2ZR-FXE dengan power 100 PS yang dikombinasi motor listrik berkekuatan 36 PS.

Sebagai kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan, konsumsi bahan bakar C-HR Hybrid diklaim lebih efisien 62 persen dibandingkan varian konvensional sehingga emisinya CO2-nya juga lebih rendah sekitar 60 persen.

Toyota Camry Hybrid Toyota Camry Hybrid (ANTARA/Yogi Rachman)

Selain CH-R Hybrid, Toyota turut memamerkan Camry Hybrid dalam ajang GIIAS 2019. Camry Hybrid menggunakan mesin konvensional 4-silinder inline 2.487 cc dan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 178 ps serta torsi 220 Nm di mesin konvensional dan 202 Nm dari motor listrik. Toyota Camry Hybrid dibanderol dengan harga Rp809,4 juta (OTR Jakarta).

Toyota Alphard Hybrid Toyota Alphard Hybrid (ANTARA/Yogi Rachman)

Toyota Alphard Hybrid seakan tidak ingin tertinggal dipamerkan dalam ajang GIIAS 2019. Mobil itu menggunakan teknologi hibrida yang menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin 2.494cc dual VVT-i sehingga menjadi lebih efisien daripada tipe sebelumnya.

Toyota Alphard Hybrid juga ditopang performa maksimal dengan sistem penggerak empat roda. Dua Motor listrik yang disematkan pada roda belakang akan mengambil alih tenaga penggerak ketika mobil membutuhkan akselerasi, tenaga besar pada tanjakan, atau untuk memacu mobil dalam kecepatan tinggi.

Hino Dutro Hybrid Hino Dutro Hybrid (ANTARA/Yogi Rachman)

PT Hino Motors Sales Indonesia menampilkan kendaraan truk Hino Dutro Hybrid di ajang GIIAS 2019. Hino Dutro Hybrid menggunakan diesel electric hybrid system yang diklaim dapat menghemat konsumsi bahan bakar dengan angka 13,6 km per liter. Sistem hybrid bekerja saat deselerasi atau keadaan idle.

Hino Dutro Hybrid menggunakan mesin empat langkah segaris turbocharger intercooler NO4C fan kombinasi HV motor. Tenaga yang dihasilkan 148 Tk pada 2.500 rpm dengan torsi puncak 411,8 Nm pada 1.400 rpm.

Baca juga: Era mobil ramah lingkungan kian dekat, tapi kemana arahnya?

Pewarta: SDP-127
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Kaca Ice-μ hanya tersedia 200 dalam GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – PT Global Auto Internasional selaku agen pemegang merek kaca mobil Ice-μ di Indonesia meluncurkan produk 5th Anniversary Edition seri terbatas dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, di ICE BSD Tangerang Selatan, pada 18-28 Juli.

“Seri itu hanya tersedia 200 unit saja dalam GIIAS,” kata Presiden Direktur PT Global Auto International Andi Setiawan di ICE BSD, Sabtu.

Produk dengan jumlah terbatas itu diklaim memiliki spesifikasi tinggi sebagai kaca mobil. Selain mampu menahan panas hingga 97 persen, produk itu juga diklaim dibuat secara khusus untuk mengurangi pandangan langsung dari depan.

“Produk itu akan memberi kenyamanan dan rasa aman di dalam kabin mobil konsumen kami,” katanya.

Baca juga: Cara rawat kaca mobil agar tak cepat kusam

Bukan hanya rasa nyaman, setiap konsumen akan mendapat stiker dan sertifikat khusus dengan nomor urut 001 sampai dengan 200 yang eksklusif.

Seri terbatas ini dibanderol dengan harga Rp2.8 juta untuk mobil kecil, Rp3,2 juta untuk mobil sedang, dan Rp4 juta untuk mobil besar.

Ice-μ juga memamerkan lima produk premium dalam GIIAS 2019 yaitu RT70 (Clear), CT70 (20 persen), CT40 (40 persen), CT20 (60 persen), dan CT05 (80 persen).

PT Global Auto International juga memberikan program promo spesial berupa front windshield promo untuk tipe CT70 dan CT40 hanya Rp980 ribu untuk semua tipe mobil dan diskon 50 persen untuk semua tipe kaca film serta jaminan hingga lima tahun.

Baca juga: Konica suguhkan nuansa Tokyo dalam IIMS 2019

Pewarta: KR-CHA
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Kemenperin: Indonesia bisa jadi hub industri elektronika Taiwan

Dengan adanya Pegatron, diharapkan ekspor produk elektronika akan meningkat signifikan

Jakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Harjanto mengapresiasi realisasi investasi dari perusahaan teknologi asal Taiwan, Pegatron, dan menyatakan RI bisa menjadi hub elektronika Taiwan.

“Kami yakin Indonesia bisa menjadi hub industri elektronika Taiwan, dengan tambahan investasi dari Pegatron sebesar 40 juta dolar AS,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Harjanto mengungkapkan, nilai investasi tersebut merupakan awal dari rencana penanaman modal sebesar 1,5 miliar dolar AS yang akan dilakukan secara bertahap.

Pegatron secara resmi mengoperasikan pabriknya di Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu, ujar dia, dinilai merupakan bagian dari upaya diversifikasi manufaktur menyusul peningkatan tensi perang dagang Amerika Serikat dan China.

Nantinya, pemasok terbesar komponen untuk Apple itu akan memproduksi komponen produk smart-home seperti komputer, alat-alat telekomunikasi nirkabel, serta komponen ponsel pintar, dengan membangun pabrik seluas satu hektare di Kawasan Industri Batamindo.

Pabrik yang akan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.800 orang tersebut merupakan yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. Sebelumnya, Pegatron telah bekerja sama dengan PT Sat Nusapersada di Batam.

Sementara itu, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto meyakini kehadiran Pegatron akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan industri elektronika secara nasional dan khususnya di Batam.

“Dengan adanya Pegatron, diharapkan ekspor produk elektronika akan meningkat signifikan,” ujar Janu.

Ia mengutarakan harapannya agar investasi perusahaan tersebut selain untuk memenuhi pasar domestik, juga akan mengurangi produk impor karena hasil peningkatan produksi di dalam negeri.

Kemenperin mencatat, pertumbuhan produksi pada kelompok industri komputer, barang elektronika dan optik pada triwulan I tahun 2019 mencatatkan angka yang positif sebesar 2,78 persen, naik jika dibanding capaian di periode sama tahun lalu yang minus 4,8 persen.

Populasi industri elektronika di Indonesia sampai dengan triwulan II-2019, ada penambahan sejumlah 21 perusahaan. Industri elektronika dinilai sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Oleh karena itu, industri elektronika merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang sedang mendapatkan prioritas pengembangan, terutama dalam kesiapan memasuki era digital. Ini sesuai dengan peta jalan Making Indonesia 4.0,” ucapnya.

Sepanjang tahun 2018, nilai investasi industri elektronika menyentuh angka Rp12,86 triliun, naik dibanding tahun 2017 sebesar Rp7,81 triliun. Sementara itu, nilai ekspor dari industri elektronika mampu menembus 8,2 miliar dolar AS atau naik dibanding tahun 2017 yang mencapai 7,9 miliar dolar AS.

“Tahun ini, ditargetkan ada beberapa investasi baru yang akan masuk, yang secara total nilainya mencapai Rp1,3 triliun dengan proyeksi penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan sebanyak 248,5 ribu orang. Ini menandakan bahwa iklim investasi di Indonesia makin kondusif,” ujarnya.

Baca juga: Menperin: investasi meningkat, industri elektronika semakin kuat
Baca juga: PT Pegatron investasi 40 juta USD di Batam
Baca juga: Industri elektronika siap investasi di Indonesia senilai Rp1,3 triliun

Kemenperin dorong IKM logam manfaatkan E- Commerce

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hadir di booth Toyota, Zach King disambut meriah pengunjung GIIAS

Tangerang (ANTARA) – YouTuber kenamaan asal Amerika Serikat Zach King mendapat sambutan meriah dari pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (2019) yang telah memadati booth PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk menyaksikan penampilannya.

“Hallo Indonesia,” kata Zach yang disambut sorak dari para pengunjung di di Hall 1, GIIAS 2019, ICE BSD, Tangerang, Sabtu.

Menggunakan topi hitam dan kaos putih, Zach King yang mempunyai 3,7 juta pengikut di YouTube dan 20,5 juta di Instagram, menyapa orang-orang dengan menampilkan video pertama buatannya yang menggunakan Toyota Prius generasi pertama.
  Zach King yang menjadi bintang tamu pada acara Digifest 2019 (ANTARA news/Chairul Rohman)

Dalam acara itu, King memberikan trik dan tip bagaimana membuat video yang menarik dan mengesankan. Tidak hanya itu, ia juga mengajak salah satu penonton untuk membuat video, mengedit, dan menampilkannya di layar raksasa di booth Toyota.

Acara bersama King, memang dirancang oleh Toyota agar pengunjung aktif, belajar fotografi dan videografi untuk menangkap dan mengabadikan momen-momen viral langsung dari ahlinya.

“Berbeda denga Digifest sebelumnya yang menekankan konten hiburan, pada tahun ini kami ingin memberikan lebih banyak sisi edukasi yang terkait dengan aktivitas dunia digital,” kata Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

Ia juga berharap acara tersebut menjadi barometer aktivitas digital yang memacu kreativitas generasi muda..

“Kehadiran Zach King dan content creator lainnya kami harapkan akan memberi hiburan serta memberikan inspirasi bagi para pegiat digital tanah air,” tuturnya.

Tidak hanya Zach King, Toyota juga menghadirkan para pencipta konten untuk berbagi pengetahuannya dalam acara Digifest seperti Angga Dwimas Sasongko, Agung Hapsah, Nicoline Patricia Malina dan Narya Abhimata.

Baca juga: Zach King ungkap mobil pertamanya: Toyota Prius hadiah dari kakek

Baca juga: Toyota akan hadirkan Youtuber Zach King di GIIAS 2019
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019