Sumsel genjot lamanya tamu menginap di hotel meningkat

Palembang (ANTARA) – Provinsi Sumatera Selatan menggenjot kenaikan lamanya tamu menginap di hotel pada 2019 karena selama ini masih tercatat kurang dari dua hari meski daerah ini sudah menggelar ajang akbar Asian Games XVIII tahun 2018.

Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Afrian Joni di Palembang, Jumat, mengatakan pemprov akan mengundang sejumlah pemangku kepentingan untuk memecahkan persoalan ini karena hampir beberapa tahun selalu kurang dari dua hari.

“Harus ditemukan caranya, bagaimana agar wisatawan ini mau berlama-lama di Palembang. Jika kurang dari dua hari seperti ini, bisa jadi yang datang ini bukan wisatawan tapi pebisnis,” kata dia.

Menurut Afrian Joni, Sumsel tidak perlu malu untuk belajar dengan kota-kota lain di Indonesia yang sudah lebih baik di bidang pariwisata seperti Bali dan Yogyakarta.

Pada umumnya, tingkat kunjungan wisawatan ke dua kota itu lebih dari tiga hari karena banyak destinasi-destinasi wisata yang sangat sayang untuk dilewatkan oleh para pendatang.

“Nanti akan dimulai dari hotel-hotel, seperti kami lihat di Yogyakarta, ada sajian musik khas daerah yang bisa disaksikan kapan saja oleh pendatang. Sementara di Palembang itu belum,” kata dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik Sumatera Selatan merilis tamu yang tingkat lamanya tamu hotel menginap di daerah itu terbilang cukup singkat yakni kurang dari dua hari selama April 2019.

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih mengatakan rata-rata lama menginap seluruh tamu hotel bulan April 2019 tercatat sebesar 1,71 hari.

“Memang masih kurang dari 2 hari tetapi pada bulan April terjadi kenaikan dibanding bulan sebelumnya yang hanya 1,47 hari,” kata dia.

Endang menjelaskan jika dirinci menurut tamu hotel, pada April 2019 angka rata-rata lama menginap tamu asing adalah 3,23 hari, turun sebesar 1,24 hari dibanding Maret 2019 yang sebesar 4,47 hari dan rata-rata lama menginap tamu domestik selama 1,70 hari, naik 0,23 hari dibanding Maret 2019 yang sebesar 1,47 hari.

Menurutnya, peningkatan rata-rata lama menginap tamu domestik dipengaruhi oleh naiknya rata-rata lama menginap tamu di semua klasifikasi hotel.

Sementara itu penurunan rata-rata lama menginap tamu asing dipengaruhi oleh turunnya rata-rata lama menginap tamu asing di hotel 3 dan hotel bintang 4.

Baca juga: Kunjungan wisatawan lewat agen di Sumsel turun drastis

Baca juga: Pemkot Palembang siapkan paket wisata religi Sungai Musi

Tradisi Lebaran Ketupat menandai puncak perayaan Idul Fitri di Lombok

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019