Pemerintah segera rampungkan rumah pengganti korban kerusuhan Buton

Jaminan hidup dari pemerintah untuk korban pertikaian 6 Juni 2019 masih berjalan. Pemerintah pusat dan Pemprov Sultra memberikan perhatian serius bagi nasib warga yang merugi karena kesalahpahaman tersebut

Kendari (ANTARA) – Warga dua desa bertetangga, Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton yang terlibat pertikaian diminta bersabar karena pemerintah bertekad segera merampungkan pembangunan rumah bantuan korban yang rusak.

Pemerintah Kabupaten Buton, pemerintah Provinsi Sultra, DPRD dan pemerintah pusat bertekad pembangunan rumah pengganti yang dirusak segera ditempati oleh warga yang kehilangan tempat tinggal, kata Bupati Buton La Bakry di Kendari, Sabtu.

Saat ini, ratusan warga korban bencana sosial yang menyebabkan dua nyawa melayang masih menumpang di rumah keluarga sambil menunggu perampungan pembangunan rumah pengganti dari pemerintah .

“Jaminan hidup dari pemerintah untuk korban pertikaian 6 Juni 2019 masih berjalan. Pemerintah pusat dan Pemprov Sultra memberikan perhatian serius bagi nasib warga yang merugi karena kesalahpahaman tersebut,” kata La Bakry.

Penyidik kepolisian telah menetapkan sebanyak 38 orang tersangka dari 82 orang yang diamankan atas dugaan pembakaran, penganiayaan dan membawa senjata tajam.

Adapun pasal yang dipersangkakan adalah pasal 187 KUHP (pembakaran) dengan ancaman pidana 12 tahun penjara dan pasal 170 KUHP (pengrusakan secara bersama-sama terhadap barang) dengan ancaman 5 tahun 6 bulan dan pasal 406 KUHP ancaman kurungan 2 tahun 8 bulan dan Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam pasal 2 ayat (1) dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

“Kondisi masyarakat di lokasi bentrok sudah pulih. Personel TNI dan Polri membantu warga setempat untuk membenahi lokasi kebakaran,” katanya.

Tim gabungan Polri dan TNI mengamankan 82 orang yang diduga kuat sebagai pelaku pembakaran 87 rumah warga. Dari 82 orang tersebut penyidik menetapkan 38 sebagai tersangka sedangkan 44 orang lainnya sebagai saksi.

Meskipun telah ada penetapan tersangka namun belum dibeberkan peran masing-masing pelaku yang menyebabkan hilangnya tempat tinggal warga setempat.

Selain mengusut pelaku pembakaran rumah warga juga penyidik masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan dua korban saat terjadi saling serang antarwarga dua desa bertetangga di Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton.

Baca juga: Layanan psikososial korban konflik Buton masih dilanjutkan

Baca juga: Mensos serahkan bantuan Rp2,9 miliar untuk korban konflik Buton

Baca juga: Kemensos berikan santunan ahli waris korban kerusuhan Buton

Polda Sultra tetapkan 38 tersangka kerusuhan di Buton

Pewarta: Sarjono
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019