Lima SPBU baru Trans Jawa siap beroperasi pekan depan

Semarang (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) menyatakan sebanyak lima SPBU yang baru dibangun di ruas tol Trans Jawa siap beroperasi pada 24 Mei mendatang sebagai tambahan layanan pengisian BBM dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Dalam kunjungannya ke SPBU di Rest Area KM 379 Batang, Jawa Tengah, Kamis, Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid menyebutkan SPBU tersebut sudah dalam tahap penyelesaian, termasuk pengerjaan jalan masuk.

“Ini sudah 95 persen. Yang belum jalan masuk dan pengerjaan sipil lainnya, tidak terlalu rumit. Seminggu lagi sudah ‘clear’ semua, besok kita mulai coba tangki-tangki dan alat ukurnya,”kata Mas’ud.

Di Rest Area KM 379 Batang, Pertamina menyediakan seluruh jenis bahan bakar, mulai dari Premium, Pertalite, Pertamax, Dexlite dan Biosolar dengan total 30 nozzle.

Sementara itu, empat SPBU baru lainnya yang siap beroperasi pekan depan, yakni berada di KM 519 A, KM 519 B, KM 389 B dan KM 360 B.

Khusus di tol Trans Jawa sendiri, Pertamina menyediakan 112 titik layanan pengisian BBM dari Merak-Pasuruan. Layanan tersebut terdiri dari 44 SPBU (34 SPBU eksisting dan 10 SPBU baru), 25 Mobile Dipenser (Mobil Tangki yang dilengkapi flowmeter) dan 43 Kios Pertamina Siaga.

Pelayanan juga ditambah dengan 50 unit motorist BBM (motor pengantar BBM) dan jaminan stok BBM di SPBU diperkuat dengan adanya 19 titik kantong BBM.

Di wilayah Sumatra, Pertamina menyiapkan SPBU sementara di wilayah Sumatra Utara dan Lampung untuk mengantisipasi kebutuhan BBM pemudik.

Mas’ud menambahkan bahwa Pertamina telah menyiapkan rencana pembangunan 8 SPBU, antara lain di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Pematang Panggang-Palembang, Medan-Tebing Tinggi dan Bakauheni.

“Kita akan bangun tahun ini. Begitu ‘rest area’ ready, kita masuk. Mulai tahun ini sehabis Lebaran,” katanya.

Baca juga: Pertamina sediakan 112 titik pengisian BBM sepanjang Trans Jawa
Baca juga: Pertamina siagakan 43 SPBU sepanjang Tol Trans Jawa pada Lebaran 2019

Kabupaten dan Kota di Jambi gelar OP jaga stabilitas harga

Jambi (ANTARA) – Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi menggelar operasi pasar (OP) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Batanghari, Suparno di Jambi, Kamis mengatakan, Kabupaten Batanghari pada Ramadhan tahun ini sediakan 8.000 paket sembako OP yang diperuntukan masyarakat di daerah itu, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau masyarakat yang tidak mampu.

Paket sembako yang disediakan tersebut terdiri dari tepung terigu, gula pasir dan minyak goreng.

“Tiga komoditi sembako tersebut dipilih karena sembako tersebut yang paling dibutuhkan jelang hari raya,” katanya. 

OP tersebut akan dilaksanakan di delapan kecamatan di daerah itu, dimulai dari tanggal 20 sampai dengan 23 Mei 2019.

Pemerintah daerah itu mensubsidi sembako yang akan dijual tersebut, dalam satu paket disubsidi sebesar Rp24 ribu. Sehingga sembako yang seharusnya dibeli seharga Rp69 ribu, dapat ditebus oleh masyarakat seharga Rp45 ribu.

Kemudian, Pemerintah Kota Jambi akan menyediakan OP yang terdiri dari OP daging dan sembako.

Pemerintah kota itu telah menjalin kerjasama dengan distributor daging beku untuk menyelenggarakan OP daging tersebut. Sementara, untuk OP sembako, pemerintah kota itu bekerjasama dengan pihak perusahaan dan BUMN.

“Untuk OP tersebut telah dan sedang dalam persiapan, direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei mendatang,” kata Walikota Jambi Syarif Fasha di Jambi.

Tidak hanya pemerintah kabupaten dan kota, Pemerintah Provinsi Jambi turut melaksanakan OP guna menjaga stabilitas harga bahan pokok tersebut. Adapun dalam satu paket sembako yang disediakan oleh pemerintah provinsi itu terdiri dari beras lima kilogram , gula dua kilogram, tepung terigu dua kilogram dan mentega dua pcs.

Dalam satu paket sembako yang disediakan oleh pemerintah provinsi itu disubsidi sebesar Rp50 ribu. Sehingga satu paket sembako yang seharusnya dibayar sebesar Rp125 ribu, setelah disubsidi dapat di bayar oleh masyarakat seharga Rp75 ribu.

Progres Gerbang Cikampek Utama capai 70 persen

Indramayu (ANTARA) – Proses pengerjaan gerbang tol Cikampek Utama sudah mencapai 70 persen sehingga diharapkan bisa digunakan saat arus mudik dan balik Lebaran 2019.

“Selesai sudah mencapai 70 persen, nanti akan ditargetkan digunakan 23 Mei 2019,” kata Kepala gerbang tol wilayah 3 Jakarta-Cikampek, Ahmad Zamzuri. kepada Antara ketika meninjau tol Cikarang Utama, Kamis.

Lebih lanjut, Ahmad menjelaskan secara fungsi pintu tol Cikarang Utama tidak pagi melayani transaksi ketika gerbang Cikampek Utama sudah dioperasikan.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek ke kilometer (KM) 70 Cikampek dan KM 67 Kalihurip mulai 23 Mei 2019 pukul 00.00 WIB.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan untuk mengurangi kepadatan serta antrean di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Untuk akses gerbang tol di sebelah barat GT Cikarang Utama atau sebelum GT Cikarang Utama, Kendaraan Golongan I tidak terdampak penyesuaian tarif tol akibat perubahan sistem transaksi,” jelas General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman ditemui dalam kesempatan berbeda.

Untuk penyesuaian tarif yang dilakukan pasca perubahan sistem transaksi juga tidak berdampak signifikan di Wilayah 2 (Jakarta IC-Cikarang Barat).

Tidak hanya itu, Raddy memaparkan, terjadi penurunan tarif signifikan untuk Angkutan Logistik di Wilayah 2 yang mencapai Rp2.500 untuk kendaraan Golongan III, Rp2.000 untuk kendaraan Golongan IV dan Rp4.000 untuk kendaraan Golongan V.

Namun, penyesuaian tarif berdampak pada akses gerbang tol di Wilayah 3 (setelah GT Cikarang Utama) yaitu wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur yang setelah perubahan sistem transaksi menjadi sistem transaksi terbuka, berlaku tarif merata sebesar Rp12.000 untuk Golongan I.

Baca juga: Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama kurangi kemacetan 50 persen
Baca juga: Gerbang tol Cikarang Utama dibongkar lancarkan arus mudik

IPC proyeksi jalur laut jadi pilihan pemudik

Jakarta (ANTARA) – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II (IPC) memproyeksikan adanya peningkatan jumlah penumpang pada saat momentum mudik Lebaran tahun ini.

“Saya yakin kelihatannya tahun ini jumlah penumpang akan meningkat karena Lebaran ini banyak yang lebih suka lewat laut daripada lewat udara karena berbagai faktor,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, Elvyn G. Masassya di Jakarta, Kamis.

Perseroan mencatat sepanjang 2018 terjadi peningkatan arus penumpang sebesar 714,9 ribu orang dari tahun sebelumnya sebanyak 612,7 ribu orang yang terkontribusi dari arus Lebaran.

“Kelihatannya laut lebih disukai pada Lebaran tahun ini, dan mungkin juga darat,” katanya.

Elvyn juga memastikan semua pelabuhan yang dikelola IPC siap menyambut kedatangan dan keberangkatan para pemudik.

Khusus di Pelabuhan Tanjung Priok, IPC memberikan fasilitas mudik gratis untuk 2.000 pemudik tujuan Batam dan Surabaya dengan kapal laut.

“Selain itu, kami memfasilitasi sekitar 22.000 pemudik tujuan Jawa dan Sumatera. Kami menyiapkan 406 bus berstandar pariwisata dengan tujuan beberapa kota utama di Jawa dan Sumatera. Mudik gratis bersama IPC Grup 2019 juga memberikan layanan angkutan balik bagi pemudik yang hendak kembali ke Jakarta setelah berlebaran,” jelasnya.

Guna meningkatkan pelayanan, perseroan juga telah mengujicoba penggunaan garbarata atau jembatan penumpang dari ruang tunggu ke kapal. Selama ini, penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok masih harus menggunakan tangga manual.

“Kami sudah ujicoba minggu kemarin di KM Kelud dan itu berhasil. Diharapkan pelayanan terminal penumpang pada Lebaran kali ini sudah bisa menggunakan garbarata di Tanjung Priok,” kata Direktur Teknik IPC Dani Rusli Utama.

Pemudik Jakarta bakal lintasi sembilan jalur mudik Bekasi

Bekasi (ANTARA) – Pemudik asal Jakarta dan sekitarnya bakal melintasi sembilan jalur mudik di Kota Bekasi, Jawa Barat di antaranya Jalan Sultan Agung, Jendral Sudirman, Djuanda, I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Yani, KH Noer Ali Kalimalang, Mayor Hasibuan, Chairil Anwar, dan Jalan Cut Meutia.

“Rute lintasan pemudik di Kota Bekasi dipastikan masih sama dengan tahun lalu,” kata Kabid Teknik Lantas Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan di Bekasi, Kamis.

Johan menyatakan, Kota Bekasi merupakan daerah lintasan pertama pemudik yang datang dari arah barat (Jakarta) menuju timur (Kabupaten Bekasi), Jawa Tengah, Jawa Timur, dan seterusnya. Pemudik yang melintasi ruas jalan ini mayoritas pengendara motor.

“Kalau untuk kendaraan roda empat atau lebih, mereka lewat ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek),” kata dia.

Meski lewat ruas tol, namun kendaraan roda empat atau lebih itu tetap melintasi jalur mudik untuk menuju Gerbang Tol (GT) terdekat seperti GT Jatiwaringin, Jatibening, Jatiasih, Bekasi Barat dan GT Bekasi Timur.

Pengendara seperti ini biasanya pemudik asal Kota Bekasi maupun Jakarta Timur yang letaknya berdekatan dengan Kota Bekasi.

“Mereka melintasi tiga lintasan dalam kota antara lain Harapan Indah, Ngurah Rai dan Kalimalang,” ujarnya.

Pihaknya mengaku hingga kini masih terus mematangkan rencana penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan lebaran di wilayahnya bersama instansi lain seperti Kementerian Perhubungan, Korps Lantas Mabes Polri, Provinsi Jawa Barat, juga pihak terkait lainnya.

“Untuk membantu kelancaran lalu lintas di ruas jalan arteri, kami akan mengerahkan 1.026 petugas di lapangan,” tandas Johan.

Telkomsel jamin komunikasi pelanggan saat Lebaran

Medan (ANTARA) – Manajemen Telkomsel menjamin kenyamanan komunikasi pelanggan pada Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2019 karena sudah meningkatkan seluruh elemen jaringan di titik-titik jalur mudik dan pusat keramaian publik.

“Telkomsel telah mengidentifikasi sebanyak 156 POI (Point of Interest) di wilayah Sumatera meliputi bandara, terminal bus, stasiun kereta api, dermaga serta lainnya dan sudah disiapkan jaringan terbaik,” ujar Executive Vice President Area Sumatera Telkomsel Paulus Djatmiko, di Medan, Kamis.

Dia mengatakan itu dalam telekonpres dari Palembang tentang kesiapan Telkomsel menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri dengan media di wilayah Sumbagut.

Dia.menyebutkan, untuk memaksimalkan kualitas jaringan pada lokasi-lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan pada momen Ramadhan dan Idul Fitri ini, Telkomsel menyiagakan sebanyak lima unit Compact Mobile Base Station (COMBAT) atau mobile BTS (MBTS).

“MBTS memang berkurang atau lima karena daerah – daerah publik yang sebelumnya disiagkan MBTS, sudah menjadi BTS permanen memperkuat kualitas jaringan yang sebelumnya sudah ada,” katanya

Secara khusus, Telkomsel sendiri telah membangun 102 Base Transceiver Station (BTS) Multi-band LTE di seluruh Sumatera.

“Telkomsel sudah benar – benar menyiapkan infrastruktur, produk dan layanan pada Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.

Vice President ICT Network Management Area Sumatera Telkomsel Awal R. Chalik menyebutkan, Ramadhan dan Idul Fitri menjadi momentum yang menguji kualitas jaringan Telkomsel.

Telkomsel memperkirakan lonjakan layanan data (payload) pada Ramadhan dan Idul Fitri 2019 terjadi sekitar 5.449 terabyte atau naik 76 persen dibandingkan tahun lalu.

“Adapun trafik layanan suara lebih dari 415 juta menit dan trafik SMS sekitar 41 juta SMS per hari,” katanya.

Dia juga menegaskan untuk di jalan utama dan jalan Tol Trans Sumatra kekuatan sinyal Telkomsel mencapai 90,34 persen dengan “success call” mencapai 98,18 persen.

“Untuk kenyamanan berkomunikasi pelanggan, Telkomsel sudah menggelar ‘drive test’ rutin di berbagai titik dengan kepadatan trafik komunikasi tertinggi dengan total jarak tempuh lebih dari 12.000 kilometer, ” katanya.

Vice President Sales and Marketing Area Sumatera Telkomsel Erwin Tanjung mengatakan, di samping meningkatkan kualitas jaringan, manajemen juga memastikan kesiapan produk untuk konsumen.

Produk -produk itu antara lain ditempatkan di Posko Mudik dan titik layanan di lokasi-lokasi POI yang telah teridentifikasi.

Selain itu, katanya, seluruh “channnel” pelayanan “existing”Telkomsel juga diharapkan dapat berfungsi maksimal selama RAFI 2019.

Sebanyak 116 GraPARI, 189 Mobile GraPari, 17 unit layanan digital self service MyGraPARI dan 262 banch office (Telkomsel Distribution Center) sudah disiagakan di Sumatera.

Mitra distributor Telkomsel, katanya juga sudah siaga menjaga ketersediaan produk selama momen tahunan itu berlangsung.

Baca juga: Hadapi RAFI 2019 Telkomsel bangun 10 ribu BTS LTE

Bappenas paparkan plus minus Kalteng dan Kaltim sebagai calon Ibu Kota

Hingga saat ini calon lokasi Ibu Kota negara yang baru belum ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas memaparkan plus dan
minus Provinsi Kalimantan Tengah dan Provinsi Kalimantan Timur sebagai calon Ibu Kota negara Indonesia yang baru.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Kamis, mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki sejumlah keunggulan yang dapat dijadikan pertimbangan sebagai calon Ibu Kota negara.

“Kalteng bebas bencana gempa bumi dan 97 persen wilayah deliniasi tergolong ke dalam area yang aman dari banjir,” ujar Bambang saat diskusi pemindahan Ibu Kota negara di Kantor Bappenas.

Selain itu, keunggulan Kalteng lainnya yaitu ketersediaan lahan yang luas dengan 70 persen status hutan produksi konversi (bebas konsesi) dan hutan produksi dengan konsesi hutan alam, memiliki akses terhadap Bandara Tjilik Riwut, dan tidak berbatasan langsung dengan batas negara.

Adapun kelemahan Kalteng salah satunya yaitu lokasinya jauh dari pelabuhan laut yaitu sekitar enam jam.

“Bagaimanapun Indonesia negara maritim, negara kepulauan, bukan negara kontinen seperti Brazil atau Kazakhstan. Idealnya, Ibu Kota tidak harus di pinggir laut, tapi tidak terlalu jauh dari laut,” ujar Bambang.

Ketersediaan sumber daya air tanah juga terbatas dan hanya tersedia air sungai. Kemudian, di sebagian besar wilayah deliniasi memiliki lapisan gambut yang rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Struktur demografi Kalteng relatif homogen dan secara historis juga pernah terjadi konflik sosial yaitu peristiwa Sampit.

Sementara itu, Kalimantan Timur memiliki sejumlah keunggulan yaitu dekat dengan dua bandara besar di Samarinda dan Balikpapan, dekat dengan akses Jalan Tol Balikpapan -Samarinda, dan dekat dengan Pelabuhan Semayang Balikpapan

Di Kaltim juga tersedia infrastruktur jaringan energi dan air bersih, struktur demografinya heterogen dimana sebagian besar merupakan pendatang.

“Lokasi deliniasi Kalteng dilewati oleh Alur Laut Kepulauan Indonesia atau ALKI II di sekitar Selat Makassar,” kata Bambang.

Kaltim juga bebas bencana alam gempa bumi dan kebakaran hutan, tidak berbatasan langsung dengan batas negara, serta memiliki ketersediaan lahan dengan status areal penggunaan lain (APL) atau areal bukan kawasan hutan, hutan produksi dengan konsesi hutan tanaman industri (HTI) dan hutan produksi yang bebas konsesi

“Kelemahannya, Kaltim rawan banjir pada wilayah yang dekat dengan hulu daerah aliran sungai dan ketersediaan sumber daya air tanahnya rendah,” ujar Bambang.

Hingga saat ini calon lokasi Ibu Kota negara yang baru belum ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo karena masih menunggu hasil kajian oleh Bappenas yang tengah dalam tahap finalisasi. Laporan keunggulan dan kelemahan Kalteng dan Kaltim itu
​​​​​​​merupakan hasil kunjungan presiden ke kedua provinsi tersebut.

Berikut adalah sejumlah kriteria penentuan lokasi Ibu Kota negara yang baru yaitu pertama, lokasi strategis. Secara geografis, Ibu Kota negara harus berada di tengah wilayah Indonesia untuk mereprensentasikan keadilan dan mendorong percepatan pengembangan wilayah KTI atau Kawasan Timur Indonesia, atau disebut Indonesia Centris.

Kedua, harus tersedia lahan luas milik pemerintah atau BUMN perkebunan untuk mengurangi biaya investasi. Ketiga, lahan harus bebas bencana gempa bumi, gunung berapi, tsunami, banjir, erosi, serta kebakaran utan dan lahan gambut

Keempat, tersedia sumber daya air yang cukup dan bebas pencemaran lingkungan. Kelima, dekat dengan kota eksisting yang sudah berkembang untuk efisiensi investasi awal infrastruktur, dimana terdapat akses mobilitas atau logistik yaitu bandara, pelabuhan, dan jalan.

Selain itu, tersedia pelabuhan laut dalam yang sangat penting untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim melalui konektivitas tol laut antar pulau. Tersedia layanan air minum, sanitasi, listrik, dan jaringan komunikasi yang memadai untuk dikembangkan.

Keenam, potensi konflik sosial rendah dan memiliki budaya terbuka terhadap pendatang, serta memiliki dampak negatif minimal terhadap komunitas lokal. Terakhir, memenuhi perimeter pertahanan dan keamanan.

Baca juga: Bappenas estimasi biaya pemindahan ibukota dari APBN Rp30,6 triiliun
Baca juga: Bappenas: Lokasi ibukota negara baru ditetapkan Presiden tahun ini

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Transaksi di GT Cikarang Utama dipindahkan

Jakarta (ANTARA) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yang terletak di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek ke kilometer (KM) 70 Cikampek dan KM 67 Kalihurip mulai 23 Mei 2019 pukul 00.00 WIB.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan untuk mengurangi kepadatan serta antrean di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

“Untuk akses gerbang tol di sebelah barat GT Cikarang Utama atau sebelum GT Cikarang Utama, Kendaraan Golongan I tidak terdampak penyesuaian tarif tol akibat perubahan sistem transaksi,” jelas General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Raddy R Lukman di Jakarta, Kamis.

Untuk penyesuaian tarif yang dilakukan pasca perubahan sistem transaksi juga tidak berdampak signifikan di Wilayah 2 (Jakarta IC-Cikarang Barat).

Tidak hanya itu, Raddy memaparkan, terjadi penurunan tarif signifikan untuk Angkutan Logistik di Wilayah 2 yang mencapai Rp2.500 untuk kendaraan Golongan III, Rp2.000 untuk kendaraan Golongan IV dan Rp4.000 untuk kendaraan Golongan V.

Namun, penyesuaian tarif berdampak pada akses gerbang tol di Wilayah 3 (setelah GT Cikarang Utama) yaitu wilayah Cikarang Barat hingga Karawang Timur yang setelah perubahan sistem transaksi menjadi sistem transaksi terbuka, berlaku tarif merata sebesar Rp12.000 untuk Golongan I.

Sementara itu, untuk tarif yang berlaku di Wilayah 4 masih sama dengan tarif tol jarak terjauh (Jakarta IC – Cikampek/Kalihurip) yaitu tarif merata sebesar Rp. 15.000 untuk Gol I.

Direktur Operasi Jasa Marga Subakti Syukur menyatakan, proporsi kendaraan setelah Jalan Tol Jakarta-Cikampek mengalami perubahan sistem transaksi dan penyesuaian tarif.

“Sebanyak 70 persen kendaraan tidak terdampak (tidak membayar lebih mahal) dan 30 persen yang terdampak membayar lebih mahal maupun lebih murah,” jelas.

Dengan perubahan sistem ini, lanjutnya, untuk pengguna jalan dengan jarak terjauh diuntungkan dengan hanya melakukan transaksi satu kali, yang sebelumnya harus dua kali transaksi.

Pengguna jalan dengan jarak terjauh hanya transaksi satu kali di pintu keluar.

Baca juga: Gerbang tol Cikarang Utama dibongkar lancarkan arus mudik
Baca juga: Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama kurangi kemacetan 50 persen

Menkeu ingatkan potensi lesunya kegiatan ekonomi pada 2019

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan potensi terjadinya kelesuan kegiatan ekonomi yang mulai terlihat dari kinerja penerimaan pajak hingga April 2019 dibandingkan periode sama 2018.

“Kami melihat tanda-tanda penurunan ekonomi yang terlihat dari perpajakan yang lemah dari sisi pertumbuhan,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Kamis.

Sri Mulyani mengatakan pendapatan pajak hingga April 2019 telah mencapai Rp387 triliun atau 24,5 persen dari target dalam APBN sebesar Rp1.577,6 triliun
Namun, realisasi ini hanya tumbuh satu persen dibandingkan periode 2018, padahal tahun lalu penerimaan pajak bisa tumbuh 10,8 persen.

“Kegiatan ekonomi yang cenderung mengalami tekanan dari dalam dan luar, telah terefleksikan ke penerimaan perpajakan,” ujarnya.

Realisasi sementara penerimaan pajak terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas Rp232,7 triliun, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Rp129,9 triliun, Pajak Bumi dan Bangunan Rp0,3 triliun dan pajak lainnya Rp1,9 triliun.

“Pajak Penghasilan nonmigas ini tumbuh positif 4,1 persen, tapi tahun lalu tumbuhnya bisa lebih tinggi 10,3 persen,” kata Sri Mulyani.

Salah satu pajak nonmigas yang melambat adalah PPh badan yang tercatat Rp94,9 triliun, atau hanya tumbuh 4,9 persen, dibandingkan periode sama tahun 2018 sebesar 23,6 persen.

“PPh Badan tahun ini hanya sedikit di bawah lima persen, karena perusahaan terbuka labanya hanya tumbuh 7,12 persen pada 2018. Ini memperlihatkan korporasi tidak menikmati laba sekuat tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu, PPh pasal 22 impor yang mencapai Rp18,71 triliun juga memperlihatkan penurunan, dan hanya tercatat tumbuh 3,8 persen, dibandingkan tahun lalu sebesar 28,7 persen.

Meski demikian, penurunan ini disebabkan oleh kebijakan pengendalian impor barang konsumsi oleh pemerintah yang telah berlaku sejak pertengahan 2018.

Kinerja PPN juga menurun, karena hanya mencapai Rp129,9 triliun, atau tumbuh negatif 4,3 persen dibandingkan periode April 2018 sebesar 14 persen karena adanya kebijakan restitusi pajak.

Kebijakan percepatan restitusi ini telah diberikan kepada masyarakat maupun dunia usaha dengan realisasi hingga April 2019 tercatat Rp62 triliun atau tumbuh 34 persen.

“Kita memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dunia usaha yang punya reputasi baik, tapi akibatnya penerimaan PPN ada pertumbuhan yang negatif ,” ujar Sri Mulyani.

Secara sektoral, perlambatan penerimaan pajak ini terlihat di sektor industri pengolahan dan pertambangan antara lain karena pengaruh perlemahan harga komoditas maupun restitusi.

Pewarta: Satyagraha
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

AP II: Belum ada penerbangan tambahan domestik Lebaran tahun ini

Jakarta (ANTARA) – PT Angkasa Pura II belum menerima penerbangan tambahan rute domestik untuk masa Angkutan Lebaran tahun ini.

“Tembusan persetujuan penerbangan tambahan domestik belum ada,” kata Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura (AP) II Djoko Murdjatmodo dalam paparan buka puasa bersama di Jakarta, Kamis.

Hal itu kontras dengan penerbangan rute tambahan internasional pada Lebaran tahun ini, di mana sudah ada 68 penerbangan tambahan internasional di Bandara Angkasa Pura II.

Dia memperkirakan untuk Lebaran tahun ini, pergerakan penumpang diperkirakan naik 3,2 persen, sementara itu pergerakan pesawat naik tipis satu sampai 1,5 persen.

Sementara itu, Djoko membandingkan di tahun-tahun sebelumnya peningkatan pergerakan penumpang rata-rata mencapai lima persen, bahkan 12 persen.

“Dibanding tahun-tahun lalu, tidak ada penurunan,” katanya.

Djoko menjelaskan adanya peralihan ke moda lain, seperti moda kereta dan moda darat juga salah satu penyebab menurunnya pergerakan baik penumpamg maupun pesawat.

Meskipun, lanjut dia, angka tersebut belum termasuk asumsi adanya penyesuaian harga tiket pesawat.

Pemerintah, melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menurunkan tarif batas atas pesawat sebesar 12-16 persen untuk pesawat jet dan kelas ekonomi seiring dengan terbitnya KM 106 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyebutkan meskipun ada penurunan signifikan pada triwulan I 2019, tetapi pendapatan masih tumbuh satu sampai 1,5 persen.

“Pendapatan masih tumbuh satu sampai 1,5 persen, meski tidak signifikan karena year on year biasanya double digit,” katanya.

Skema bantuan pangan nontunai dinilai lebih efektif ketimbang rastra

BPNT juga bermanfaat untuk menumbuhkan nilai-nilai kewirausahaan

Jakarta (ANTARA) – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman menilai skema bantuan pangan nontunai (BNPT) lebih efektif ketimbang skema lama yaitu beras sejahtera (rastra), sehingga jangan ada wacana mengembalikan BNPT menjadi rastra.

“Penerima manfaat BPNT pada akhirnya memiliki keleluasaan untuk mendapatkan beras dengan kualitas yang diinginkan. Walaupun jumlah beras yang didapatkan bisa jadi lebih sedikit, penerima bantuan juga bisa mendapatkan telur. Selain itu, bantuan yang mereka dapatkan juga bisa dipakai untuk membiayai kebutuhan keluarga yang lain, misalnya untuk pendidikan,” katanya di Jakarta, Kamis.

Ilman menjelaskan, penerima rastra mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan, sedangkan BPNT disalurkan lewat rekening (nontunai) berupa dana sebesar Rp110.000 per bulan.

Saldo dalam rekening ini, lanjutnya, kemudian bisa dicairkan di e-warung tertentu yang sudah ditunjuk pemerintah, serta pengelola e-warung dibebaskan untuk menjual beras dari Bulog atau beras jenis premium.

Sementara itu penerima manfaat bisa mencairkan bantuan tersebut di e-warung terdekat dan juga untuk jenis beras yang dijual di situ.

Selain itu, ujar dia, penyaluran BPNT juga berkontribusi pada proses literasi keuangan di masyarakat, antara lain karena penerima bantuan akan diberikan akses kartu ATM dari bank yang bekerja sama dalam program ini dan belajar mengelola dana yang ada di dalamnya.

“BPNT juga bermanfaat untuk menumbuhkan nilai-nilai kewirausahaan karena menumbuhkan koperasi dan unit-unit usaha baru di suatu wilayah,” ucap Ilman.

Sebelumnya, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan bantuan pangan rastra bertransformasi seluruhnya ke BPNT
pada Juli 2019.

“Rastra tahun ini akan ditransformasikan jadi BPNT. Juli nanti target kita semua sudah bertransformasi,” kata Agus pada  21 Maret 2019.

Agus mengatakan, persiapan terkait transformasi tersebut sudah baik, hanya ada hambatan terkait jaringan internet karena sejumlah daerah masih belum terjangkau internet.

Terkait daerah yang belum terjangkau internet atau memang sulit aksesnya, maka akan disiapkan kebijakan-kebijakan khusus terkait dengan penyaluran BPNT, kata Agus.

BPNT bermula dari subsidi raskin (beras miskin) dan berubah menjadi subsidi rastra
pada 2016 dengan target semula rumah tangga menjadi keluarga.

Pada 2017 subsidi rastra ditransformasikan menjadi BPNT secara bertahap dimulai di 44 kota dan ditransformasikan seluruhnya pada 2018 menjadi bantuan sosial pangan yang terdiri atas bantuan (BPNT) dan bansos
rastra.

Perbedaan BPNT dengan bansos rastra yaitu BPNT disalurkan melalui rekening sebesar Rp110 ribu setiap bulan sementara rastra mendapatan 10 kg beras per bulan gratis atau tanpa biaya tebus.

Keluarga penerima manfaat (KPM) BPNT bisa berbelanja di e-warung gotong royong (e-warong) untuk beras dan telur serta bebas memilih jenis dan kualitas barang.

Bansos pangan pada 2015 menjangkau 15.530.897 KPM dengan anggaran Rp22,1 triliun. Pada 2016 juga menyasar jumlah KPM yang sama dengan anggaran Rp22,5 triliun.

Pada 2017, mulai bertransformasi menjadi BPNT dengan jumlah 1.286.194 KPM dengan anggaran Rp1,698 triliun dan penerima subsidi rastra sebanyak 14.332.212 KPM dengan anggaran Rp19,79 triliun.

Pada 2018, 10 juta KPM BPNT dan 5.600.000 penerima bansos rastra dengan anggaran Rp20,592 triliun serta pada 2019 menyasar 15.600.000 KPM BPNT dengan anggaran Rp20,592 triliun.

Baca juga: Mensos targetkan transformasi rastra ke BPNT seluruhnya Juli 2019
Baca juga: Mensos: kalau beras di e-warong jelek jangan dibeli

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertamina beri diskon Pertamax untuk pengguna LinkAja

Sampai akhir Mei kami targetkan akan ada 1.000 lokasi SPBU yang terpasang EDC untuk LinkAja

Semarang (ANTARA) – PT Pertamina memberi potongan harga untuk pengisian BBM dan pembelian pelumas bagi pemudik yang menggunakan aplikasi LinkAja sebagai pembayaran nontunai.

“Nanti ada promo pembelian Pertamax. Kami ingin mengajak pembeli beralih dari BBM dengan RON rendah ke RON agak tinggi. Tahun lalu kami mendorong dari Premium ke Pertalite, sekarang kami mendorong penggunaan Pertamax agar mesin mobil bisa lebih baik,” kata Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid saat meninjau kesiapan SPBU di Rest Area KM 57 Cikampek, Jawa Barat, Kamis.

Dalam situs resmi LinkAja, Pertamina memberikan cashback sebesar 25 persen untuk BBM jenis Pertamax dan Dex Series. Promo ini berlaku untuk kendaraan roda dua dan roda empat.

Selain pembelian BBM, Pertamina juga memberikan potongan harga sebesar 25 persen untuk pembelian pelumas dan tambahan 10 persen menjadi 35 persen bagi pengguna LinkAja.

Ada pun LinkAja merupakan sistem pembayaran nontunai yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan BUMN dan mengintegrasikan seluruh produk fintech BUMN yakni T-cash milik Telkomsel, Yap! BNI, e-Cash Bank Mandiri, dan T-bank dari Bank BRI.

Salah satu SPBU yang sudah siap melayani pembayaran dengan LinkAja, yakni Rest Area KM 57 Cikampek. Nantinya 112 titik lokasi pengisian BBM di sepanjang Tol Trans Jawa akan terpasang mesin EDC untuk pembayaran melalui LinkAja.

“Sampai akhir Mei kami targetkan akan ada 1.000 lokasi SPBU yang terpasang EDC untuk LinkAja. Khusus Lebaran ini, kami prioritaskan di sepanjang tol baik Jawa maupun Sumatera,” kata Mas’ud.

Selain pembayaran LinkAja, Pertamina juga menyediakan layanan isi BBM mandiri (self service), seperti yang sudah ada di SPBU Rest Area KM 57 Cikampek.

Layanan pengisian BBM di sepanjang Trans Jawa terdiri dari 44 SPBU, 25 Mobile Dipenser (Mobil Tangki yang dilengkapi flowmeter) dan 43 Kios Pertamina Siaga.

Selain itu, pelayanan juga ditambah dengan 50 unit motorist BBM (motor pengantar BBM) dan jaminan stok BBM di SPBU diperkuat dengan adanya 19 titik kantong BBM.
 

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Begini cara PLN menjamin ketersediaan listrik selama Ramadhan

Jakarta (ANTARA) – Menjadi komitmen bagi PLN setiap Bulan Suci Ramadhan untuk memenuhi kebutuhan listrik di berbagai daerah, termasuk di berbagai pulau terluar, agar umat Islam di daerah dapat menjalankan ibadahnya dengan lancar.

Dalam publikasinya melalui media, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Ambon Abdul Manan Latuconsina menyatakan apresiasinya atas kinerja PLN yang pada Ramadhan kali ini mampu menjamin ketersediaan listrik bagi warga Maluku sehingga nyaris tidak ada pemadaman.

PLN awalnya telah menyadari defisit pasokan listrik di sejumlah daerah sehingga berbagai terobosan terus dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendatangkan pembangkit lisrik terapung atau dikenal dengan sebutan Marine Vessel Power Plant (MVPP)

MVPP disewa perusahaan listrik pelat merah ini sejak akhir 2015. Kehadiran pembangkit listrik terapung di berbagai daerah terbukti menjamin ketersediaan listrik di berbagai daerah, termasuk yang merasakan manfaatnya di antaranya warga Maluku.

Abdul Manan mengatakan sejak hadirnya MVPP di Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon membuat aktivitas ekonomi warga setempat semakin lancar. Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan tahun-tahun sebelum kapal asal Turki itu mengaliri listrik ke Pulau Ambon pada 2017.

Menurut Abul Manan, sampai saat ini kondisi keamanan semakin kondusif dan kebutuhan ekonomi juga semakin tercukupi.

Kapasitas listrik PLN untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara sebesar 120 MW dengan beban puncak hanya 60 MW.

Hadirnya kapal listrik berkapasitas 60 MW itu bertujuan memperkuat pelayanan PT PLN dalam mengatasi kekurangan pasokan listrik di kota maupun Pulau Ambon.

Pengoperasian kapal genset ini sebagai”‘jembatan” sebelum proyek listrik 35.000 MW tuntas. Pemanfaatan kapal pembangkit listrik ini membantu daerah di Indonesia yang mengalami kekurangan listrik.

Hadirnya pembangkit listrik terapung ini sangat tepat untuk wilayah Indonesia yang memiliki banyak pulau. Bahkan, hadirnya pembangkit listrik terapung ini mampu mendorong investasi dan ekonomi daerah-daerah kepulauan.

Salah satu yang dirasakan tersedianya potensi sumber daya alam bernilai ekonomis, baik untuk domestik maupun ekspor.

Saat ini, terdapat lima unit MVPP yang dioperasikan, yakni Belawan di Sumatera Utara berkapasitas 240 MW, Amurang di Sulawesi Utara 120 MW, Ambon 60 MW, dan Kupang 60 MW.

                                                            Masih dibutuhkan
Menurut Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Timur, Bali, dan Nusa Tenggara PLN Djoko Rahardjo Abumanan kehadiran MVPP ini masih dibutuhkan, terutama untuk memenuhi daya di sejumlah daerah sebagai solusi pembangkit listrik permanen yang belum siap.

Dalam mengoperasikan MVPP tersebut, PLN berkontrak berdasarkan tender selama lima tahun dengan PT Kar Powership Indonesia atau Karadeniz Powership, asal Turki. Pengoperasiannya berlangsung sejak 2016 hingga 2021.

Djoko memastikan MVPP diperlukan mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dan kapal pembangkit ini bisa menjadi solusi alternatif karena lebih leluasa untuk dipindah-pindahkan.

Kasus di Sumatera. Kalau di sebelah selatan, itu bisa menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) karena batu bara sebagai bahan bakarnya banyak tersedia. Namun kalau yang di sebelah utara, lebih aman kalau menggunakan MVPP.

Hadirnya MVPP juga dirasakan warga Sulawesi Utara. Bahkan Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu juga mengapresiasi hadirnya investor listrik, Kar Powership Indonesia di wilayahnya.

Ia berharap, pasokan listrik di Sulut berjalan baik, tidak ada lagi pemadaman listrik sehingga bisa membantu mendorong ekonomi daerah.

Menurut dia, dengan hadirnya Kar Powership Indonesia, listrik di Sulawesi Utara lebih khusus Minahasa Selatan tidak pernah padam lagi.

Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulawesi Utara Hangky Gerungan melalui wakil ketua, Ivanry Matu, mengatakan listrik sangat penting dalam semua sektor.

Ia mengakui Sulut yang masih kekurangan listrik menjadi salah satu pertimbangan para pemodal besar (investor) untuk berinvestasi. Apalagi, Sulawesi Utara memiliki dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yakni Bitung untuk kawasan industri dan Likupang untuk kawasan pengembangan pariwisata.

Menurut Matu, listrik adalah bagian dari infrastruktur penting untuk ekonomi suatu negara, bukan hanya dari sisi pembangunan akan tetapi semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan dunia dirgantara.

Bahkan, saat ini, dunia pertanian yang berbasis agribisnis, listrik menjadi hal yang sangat utama. Hadirnya MVPP menjamin ketersediaan listrik yang berkesinambungan sehingga pada akhirnya menjamin keberlangsungan bisnis di daerah tersebut.

Sementara itu pengamat ekonomi asal Sumatera Utara Gunawan Benjamin mengatakan kehadiran kapal pembangkit listrik di Sumatera Utara sejak beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pendukung aktivitas ekonomi setempat.

Hal ini disebabkan ketersediaan listrik di Sumut semakin bertambah seiring dengan masuknya pasokan listrik dari kapal pembangkit listrik sehingga memengaruhi semua aktivitas masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi.

Menurut dia, masyarakat dan semua jenis industri di Sumut saat ini sangat bergantung dari ketersediaan energi listrik.

Gunawan mengatakan sejauh ini PLN kerap mengklaim Sumut memiliki kelebihan daya atau surplus sebesar 10 persen karena Sumut diklaim memilki sumber daya 2.200 MW dengan kebutuhan sekitar 2.000 MW.

Namun, yang menjadi pertanyaan sering terjadi pemadaman listrik walaupun PLN sudah memberikan pengumuman akan adanya gangguan pasokan listrik karena alasan pemeliharaan atau perbaikan.

Hadirnya pembangkit listrik terapung ini sejatinya akan mampu memenuhi kebutuhan listrik di Sumatera Utara. Terlebih, jika dijadikan cadangan terkait dengan penggunaan daya penuh selama Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah.

KAI Daop 6 Yogyakarta bangun jalur kereta ke Bandara tahun ini

Kulon Progo (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 6 Yogyakarta akan mulai membangun jalur kereta api khusus dari Stasiun Kedundang menuju Bandara Internasional Yogyajarta di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo pada tahun ini.

“Pembangunan fisik rencananya akan dimulai tahun ini. Tahap pertama pembangunan Stasiun Kedundang yang saat ini tidak dapat difungsikan, setelah selesai pembebasan lahan menuju bandara, baru dibangun jalur relnya,” kata Kepala PT KAI Daops 6 Yogyakarta Eko Purwanto di Kulon Progo, Kamis.

Ia mengatakan tahapan-tahapan pembangunan jalur kereta api khusus bandara sudah berjalan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat yang lahannya bakal terdampak pembangunan jalur kereta tersebut.

“Pembangunan nantinya akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Rencananya, tahun ini dimulai pembangunan kontruksinya. Stasiunnya (Kedundang) akan dibuat baru lagi oleh DJKA,” katanya.

Meski bandara khusus bandara dari Stasiun Kedundang-BIY belum jadi, Eko mengatakan PT KAI telah mengembangkan Stasiun Wojo. Akses transportasi massal menggunakan kereta api untuk para penumpang penerbangan di BIY dilayani oleh satu rangkaian kereta.

Kereta api tersebut dirancang untuk melayani penumpang BIY dan beroperasi reguler secara rutin setiap harinya. Adapun rute pemberangkatannya antara lain dari Stasiun Maguwo, Stasiun Tugu, Stasiun Wates, dan titik akhir pemberhentian di Stasiun Wojo, Kabupaten Purworejo. Perjalanan kereta bandara itu disusun menyesuaikan jadwal penerbangan di BIY. Saat ini, baru ada satu jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat yakni dari maskapai Citilink.

“Ke depan, seiring rencana penambahan penerbangan di bandara tersebut, kami juga akan menyesuaikan jadwal kereta. Di antaranya, mengoperasikan kereta api sampai malam jika ada penerbangan malam,” katanya,

Rekayasa operasi perjalanan dengan menghentikan kereta reguler tertentu di Stasiun Wojo juga akan dilakukan apabila diperlukan. Hal ini untuk mengantisipasi apabila terjadi keterlambatan kereta maupun pesawat sehingga penumpang tetap bisa terangkut.Pihaknya terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, terutama maskapai penerbangan untuk mensinkronkan jadwal tersebut.

Stasiun Wojo sudah sepenuhnya siap untuk pelayanan dan operasional kereta bandara itu. Stasiun tersebut sudah menjual tiket dan kini banyak agen perjalanan yang meliriknya karena ada potensi untuk dimasukkan dalam paket perjalanan sebagai moda transportasi lanjutan setelah penumpang turun dari pesawat.

“Kami juga sudah bertemu dengan PT Angkasa Pura I dan manajemen Garuda Indonesia di Yogyakarta. Komunikasi terus kami lakukan supaya sinkron jadwalnya sehingga penumpang bandara bisa terlayani dengan baik,” kata Eko.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan jalur rel Kedundang-YIA itu nantinya mencapai panjang 5 kilometer dan melewati beberapa wilayah desa di Temon, diantaranya Glagah, Palihan, dan sekitar Kedundang itu sendiri. Jalurnya merupakan jalur ganda (double track) sehingga perjalanan kereta api pulang pergi melalui jalur yang sama.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) berharap bisa cepat menyelesaikan jalur kereta dari Stasiun Kedundang sampai Bandara Internasional Yogyakarta dengan bantuan pemerintah daerah. Sehingga, jalur rel itu bisa rampung dibangun pada 2020.

“Jalurnya dibangun melayang karena efisien daripada harus menguruk dengan biaya mahal,” kata Hasto.

Pewarta: Sutarmi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Investasi itu indikator pelesat pertumbuhan ekonomi nasional

Jakarta (ANTARA) – Investasi merupakan salah satu indikator yang penting untuk menjadi penentu apakah pertumbuhan perekonomian nasional ke depannya akan terus melesat, sehingga berbagai kebijakan pemerintah harus bisa membantu kalangan investor.

“Melalui investasi akan tersedia berbagai sarana produksi yang dapat dioptimalkan untuk menghasilkan output dan nilai tambah yang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Jakarta, Kamis.

Untuk itu, lanjut Bambang, sangat penting agar kebijakan yang ada membantu menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif.

Ketua DPR mengakui tahun 2018 merupakan tahun yang dapat dikatakan sukar bagi iklim investasi di Indonesia, antara lain karena gejolak nilai tukar rupiah serta intensitas perang dagang global.

Apalagi, ia juga mengingatkan ada sejumlah hal yang menghambat investor, yaitu tumpang tindihnya regulasi dan ketidakpastian hukum, pajak, tenaga kerja, perizinan, serta infrastruktur.

Pemerintah telah melakukan sejumlah upaya guna meminimalkan berbagai kendala tersebut, tetapi memang untuk mengubah sikap mental dan budaya birokrasi dinilai tidak semudah membalik telapak tangan.

Sebelumnya, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2019 mencapai Rp195,1 triliun atau naik 5,3 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp185,3 triliun.

Capaian tersebut terdiri atas realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp87,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp107,9 triliun.

“Capaian realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2019 ini mencapai 24,6 persen dari target investasi 2019 sebesar Rp792 triliun,” kata Plt Deputi Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi dalam paparannya di Jakarta, 30 April.

Lebih rinci, Farah menjelaskan pertumbuhan PMDN pada triwulan pertama 2019 meningkat 14,1 persen dari Rp76,4 triliun pada triwulan pertama 2018 menjadi Rp87,2 triliun.

Sedangkan realisasi PMA pada triwulan pertama 2019 turun 0,9 persen menjadi Rp107,9 triliun dibanding triwulan pertama 2018 sebesar Rp108,9 triliun.

BKPM mencatat realisasi investasi tersebar berdasarkan lima lokasi teratas, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.

Sementara lima besar negara asal investasi asing sepanjang periode Januari-Maret 2019 yakni Singapura dengan 1,7 miliar dolar AS, Tiongkok sebesar 1,2 miliar dolar AS, Jepang 1,1 miliar dolar AS, Malaysia 0,7 miliar dolar AS, dan Hong Kong 0,6 miliar dolar AS.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelni prediksi pemudik Lebaran 2019 naik 3,5 persen

Jakarta (ANTARA) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memprediksi kenaikan penumpang kapal laut selama Lebaran tahun ini mencapai sebesar 3,5 persen.

Kepala Kesekretariatan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan pada 2018, realisasi penumpang mencapai sebanyak 604.202 orang dan diperkirakan menjadi 626.599 penumpang pada tahun ini.

“Pelni tidak menambah armada, namun akan menambah frekuensi di ruas-ruas prioritas yang menjadi daerah kantong-kantong penumpang,” ujar Yahya di Jakarta, Kamis.

Ruas kantong-kantong penumpang meliputi tiga wilayah pelayanan yakni barat di antaranya ruas Batam-Belawan, Sampit-Semarang, Sampit-Surabaya, Kumai-Semarang, Kumai-Surabaya, dan Batam-Tanjung Priok.

Pada wilayah ini, Pelni akan mengoperasikan enam frekuensi reguler dan 21 frekuensi tambahan, sehingga totalnya menjadi 27 frekuensi keberangkatan.

Sedangkan wilayah tengah terdiri ruas Balikpapan-Surabaya, Makasar-Bima, Tarakan-Parepare, Nunukan-Parepare, Makasar-Labuan Bajo, Baubau-Makasar, Kupang-Lewoleba, Balikpapan-Makasar, Bontang-Awarange, Kupang-Makasar, Makasar-Maumere dan Ambon-Baubau.

Pada ruas ini Pelni mengoperasikan 32 frekuensi reguler serta 15 frekuensi tambahan atau totalnya 47 keberangkatan.

Wilayah timur terdiri atas ruas Ambon-Bandaneira, Manokwari-Sorong, Jayapura-Biak, Sorong-Manokwari, Manokwari-Biak, Ambon-Tual, dan Biak-Makowari.

Pelni mengoperasikan 23 frekuensi reguler, 8 frekuensi tambahan, sehingga totalnya menjadi 31 frekuensi keberangkatan.

“Dari tiga wilayah ada 61 frekuensi reguler, 44 frekuensi tambahan, sehingga totalnya sebanyak 105 keberangkatan,” kata Yahya.

Pelni telah siap melaksanakan angkutan Lebaran dengan kapal laut yang akan berlangsung selama satu bulan mulai 21 Mei 2019.

Animo pengguna jasa kapal Pelni meningkat sejak awal 2019 dari 852.255 menjadi 1.172.143 pelanggan atau naik rata-rata 38 persen per bulan dibanding tahun lalu.

Pelni mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu bepergian sesuai dengan ketersediaan tiket pada momen angkutan Lebaran 2019.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo mengimbau calon pemudik yang akan menggunakan kapal laut membeli tiket lebih awal guna mengantisipasi agar tidak kehabisan tiket kapal laut pada Lebaran 2019.

Baca juga: PT Pelni gelar mudik gratis
Baca juga: 33 BUMN siapkan 35.505 tiket mudik gratis dengan kapal Pelni

Gerbang tol Cikarang Utama dibongkar lancarkan arus mudik

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengatakan, Gerbang Tol Cikarang Utama mulai dibongkar dan tak lagi beroperasi sejak 23 Mei 2019.

“Untuk itu gerbang tol Cikarang Utama tak lagi beroperasi sejak 23 Mei 2019 pukul 00.00 WIB,” ujar Danang saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Sebagai pengganti, PT Jasamarga (Persero) menyiapkan dua gardu baru, yakni di kilometer (KM) 70 Cikampek dan KM 67 Kalihurip, di mana transaksi pembayaran akan dilakukan di kedua gerbang tol tersebut.

Pembongkaran Gardu Tol Cikarang Utama, lanjut Danang, bertujuan untuk mengurangi waktu henti kendaraan yang hendak transaksi, serta mengurangi kelokan sehingga meminimalisir pengurangan kecepatan

“Salah satu pemicu pembongkaran Gardu Tol Cikarang Utama adalah kepadatan lalu lintas ruas tol Jakarta-Cikampek,” tandasnya.

Adapun sistem transaksi pembayaran di Tol Jakarta-Cikampek juga akan mengalami perubahan, dari sebelumnya menggunakan sistem transaksi terbuka dan tertutup menjadi sistem transaksi terbuka secara keseluruhan.

Oleh karena itu dilakukan pemindahan GT Cikampek Utama ke GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama, dengan rincian jumlah masing-masing gardu sebanyak 15 gardu masuk dan 15 gardu keluar.

Menurut Danang, relokasi gerbang tol ini juga dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Baca juga: Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama kurangi kemacetan 50 persen

IHSG ditutup melemah seiring ditahannya suku bunga oleh BI

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah seiring ditahannya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia di level 6 persen.

IHSG ditutup melemah 90,32 poin atau 1,49 persen ke posisi 5.980,88. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 18,46 poin atau 1,94 persen menjadi 932,29.

“Sentimen perang dagang dan defisit neraca perdagangan April, keduanya mempengaruhi pergerakan indeks hari ini,” kata analis Panin Sekurita William Hartanto di Jakarta, Kamis.

Dibuka melemah, IHSG sempat menguat sebentar, namun tak lama kemudian kembali melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp687 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 480.470 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,36 miliar lembar saham senilai Rp7,71 triliun. Sebanyak 94 saham naik, 323 saham menurun, dan 118 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 125,58 poin (0,59 persen) ke 21.062,98, indeks Hang Seng menguat 6,36 poin (0,02 persen) ke 28.275,07, dan indeks Straits Times melemah 11,49 poin (0,36 persen) ke posisi 3.230,26.

Baca juga: Analis: IHSG masih akan melemah dipengaruhi sentimen perang dagang

Baca juga: IHSG melemah, tembus di bawah 6.000 pasca rilis neraca dagang

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekonomi kreatif didorong jadi tulang punggung perekonomian nasional

Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menyatakan bahwa sektor ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional dimana saat ini kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sangat tinggi.

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Ricky Joseph Pesik mengatakan bahwa, dengan melakukan identifikasi dan mengembangkan sektor ekonomi mikro melalui ekonomi kreatif, diharapkan sektor ekonomi kreatif bisa menjadi tulang punggung perekonomian untuk kedepannya.

“Ekonomi Kreatif harus menjadi tulang punggung ekonomi masa depan. Kontribusi dari ekonomi kreatif, terhadap PDB nasional, peningkatan jumlah tenaga kerja, termasuk ekspor tercatat sangat tinggi,” kata Ricky, di Kota Malang, Kamis.

Berdasarkan catatan Bekraf, sumbangan dari sektor ekonomi kreatif saat ini terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai Rp1.105 triliun, dengan sumbangan paling besar berasal dari sektor fesyen, diikuti oleh kuliner, dan lainnya.

Pada 2016, sumbangan sektor ekonomi kreatif terhadap PDB seperti yang telah dilansir oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yakni mencapai Rp922 triliun, dan diperkirakan akan terus mengalami kenaikan kurang lebih mencapai Rp70 triliun tiap tahunnya.

“Basis data ekonomi kreatif harus teridentifikasi mendetil, ini yang menjadi tugas besar jika kita ingin bicara bahwa ekonomi kreatif akan menjadi sebuah andalan pembangunan nasional kedepan,” ujar Ricky.

Dalam kesempatan itu, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Wawan Rusiawan menyatakan bahwa berdasarkan catatan, capaian PDB dari sektor ekonomi kreatif pada 2017 diperkirakan mencapai Rp989 triliun.

“Itu merupakan jumlah yang luar biasa, dan berasal dari kontribusi pelaku ekonomi kreatif yang banyak diantara mereka adalah pelaku Usaha Kecil Menengah,” kata Wawan.

Selain itu, sektor ekonomi kreatif juga mampu menyerap tenaga kerja mencapai 17,6 juta tenaga kerja dan yang berasal dari berbagai macam bidang ekonomi kreatif. Berdasarkan pembagian Bekraf, setidaknya ada 16 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia.

“Sektor ekonomi kreatif ini inklusi, tentunya ini menjadi andalan kita kedepan untuk bisa bersaing dengan bangsa lain. Karena saya yakin, ekonomi kreatif Indonesia luar biasa dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Wawan.

Dalam upaya untuk mengoptimalkan sektor ekonomi kreatif, Bekraf saat ini tengah melakukan pendataan terhadap pelaku usaha yang ada di Indonesia melalui platform Bekraf Information System in Mobile Application (BISMA).

Tercatat, ada kurang lebih sebanyak 38.800 pelaku usaha bidang ekonomi kreatif yang sudah bergabung dalam aplikasi BISMA. Diharapkan, aplikasi tersebut mampu menghasilkan pemetaan akurat yang dapat membantu penyusunan kebijakan ekonomi kreatif untuk kedepannya.

Baca juga: Bekraf lakukan pendataan pelaku ekonomi kreatif

Baca juga: Bekraf matangkan skema pembiayaan berbasis HAKI

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asita : Penurunan harga tiket 12 – 16 persen tidak berdampak positif

Medan (ANTARA) – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sumut menilai penurunan harga tiket penerbangan sebesar 12 – 16 persen belum atau tidak berdampak positif karena kenaikan sebelumnya rata – rata di atas 40 persen.

“Semakin tidak berpengaruh karena aturan penurunan harga tiket juga hanya berlaku pada maskapai full service dan jenis pesawat Jet, ” ujar Ketua Asita Sumut, Solahuddin di Medan, Kamis.

Menurut dia, tarif batas atas yang diberlakukan airlines juga terasa tetap lebih mahal apabila dibandingkan dengan tarif penerbangan maskapai asing ke luar negeri.

“Ada kesan, pemerintah hanya sekedar menyahuti tuntutan masyarakat yang begitu deras akhir – akhir ini, tapi tidak menyelesaikan persoalan dan keresahan masyarakat tentang tingginya tarif angkutan udara di dalam negeri,” katanya.

Maskapai penerbangan sendiri, ujar dia, merasa tidak ada melanggar ketentuan di kenaikan harga tiket tersebut dengan berlindung di balik Peraturan Kementerian Perhubungan Tahun 2016 tentang Tarif Batas Bawah dan Tarif Batas Atas.

Padahal, katanya, transportasi udara tidak saja menjadi kebutuhan masyarakat kelas menengah ke atas, tetapi semua lapisan masyarakat berdasarkan faktor kebutuhan seperti urusan keluarga, pendidikan bagi pelajar/mahasiswa dan lainnya.

Bagi sektor pariwisata, ujar dia, tarif angkutan udara yang mahal itu sudah berdampak negatif dimana wisatawan domestik menurun tajam.

“Sektor pariwisata yang menyangkut hajat hidup orang banyak menjadi sektor yang paling terpukul dari tingginya harga tiket domestik,” katanya.

Kondisi itu terbukti dari penurunan hunian kamar hotel, restoran, transport lokal, toko souvenir dan usaha lainnya di daerah tujuan wisata.

“Asita sangat menyayangkan ketidakmampuan pemerintah menurunkan tarif penerbangan mengingat sangat kontradiksi dengan program pemerintah dalam mengembangkan pariwisata di Indonesia,” katanya.

Di satu sisi pemerintah ingin menjadikan pariwisata sebagai “leading sector” pertumbuhan ekonomi, tetapi di sisi lain pemerintah tidak mampu mengatur tata niaga angkutan udara untuk berpihak kepada sektor pariwisata.

Dia menegaskan, ketidakmampuan pemerintah menurunkan harga tiket penerbangan domestik akan menguntungkan negara asing khususnya Malaysia, Singapura dan Thailand yang dekat dari Sumut dengan yang harga tiket pesawat yang lebih murah.

Solahuddin menegaskan, kalau pemerintah tidak bisa “mengatur” penerbangan domestik maka pemerintah harus memberikan izin kepada airlines asing untuk menerbangi rute – rute domestik di dalam negeri.

“Apa boleh buat, proteksi yang diberikan kepada perusahaan dalam negeri ternyata tidak bisa dimanfaatkan dgn baik oleh maskapai dalam negeri,” katanya.

Adapun ada tudingan dugaan tindakan kartel di maskapai domestik yang ditandai dengan terlihat kompaknya sesama airlines yang menjadi dua kekuatan yaitu Garuda group (Garuda, Citilink, Sriwijaya/Nam Air) dan Lion group (Lion, Batik, Wings air) dinilai wajar dan perlu mendapat perhatian serius .

Baca juga: Menguji efektivitas penurunan tarif batas atas tiket pesawat

Baca juga: Penurunan tarif tiket pesawat dinilai tidak akan berdampak signifikan

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Mandiri tebar dividen Rp241 per saham

Jakarta (ANTARA) – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS-T) PT Bank Mandiri Persero Tbk menetapkan dividen sebesar Rp11,2 triliun atau setara dengan Rp241 per saham.

Total dividen itu merupakan 45 persen dari laba bersih 2018 yang sebesar Rp25 triliun.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa setelah dikurangi dividen untuk para pemegang saham, seluruh sisa laba yakni 55 persen dari total laba akan digunakan sebagai laba ditahan.

“Penetapan besaran dividen tersebut telah memperhatikan kebutuhan likuiditas perseroan dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi ketentuan terbaru regulator, serta sebagai bentuk apresiasi perseroan kepada pemegang saham atas kepercayaan dan dukungannya,” kata Sulaiman.

Pada 2018, laba bersih Bank Mandiri tercatat sebesar Rp25,0 triliun atau tumbuh 21,2 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Pencapaian tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar 5,28 persen menjadi Rp57,3 triliun dan peningkatan pendapatan atas jasa (fee based income) sebesar 20,1 persen menjadi Rp28,4 triliun.

Kinerja tersebut juga didukung keberhasilan perseroan memperbaiki kualitas kredit yang tercermin pada penurunan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) dari 3,46 persen pada 2017 menjadi 2,75 persen di akhir tahun 2018 sehingga memangkas alokasi biaya pencadangan perseroan menjadi Rp14,2 triliun dari Rp15,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

RUPST juga memutuskan untuk mempertahankan komposisi pengurus perseroan guna mempertahankan kinerja baik yang dibukukan tahun lalu dan mendukung pencapaian target tahun ini.

Pada 2019, Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit berada di kisaran 10 persen–12 persen, dengan rasio NPL di 2,5 persen–2,7 persen.

Baca juga: Bank Mandiri proyeksikan pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5,22 persen

Baca juga: Bank Mandiri siap rekrut talenta IT lewat kompetisi hackathon
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkot Pontianak-Pertamina sidak rumah makan gunakan elpiji subsidi

Yang paling penting dalam hal ini, dari sosialisasi tersebut pemilik rumah makan mau mendukung program pemerintah, yakni bagi yang sudah mampu agar beralih ke elpiji nonsubsidi, karena mereka tidak termasuk usaha mikro lagi..

Pontianak (ANTARA) – Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) kota setempat bersama PT Pertamina (Persero) Kalimantan Barat, melakukan sidak terhadap sejumlah rumah makan yang masih menggunakan elpiji subsidi.

“Hari ini kami melakukan pembinaan, pengendalian dan pengawasan terhadap Horeka (Sektor Usaha Hotel dan Restoran dan Kafe) di wilayah Kota Pontianak, terkait sosialisasi tentang penggunaan elpiji tiga kilogram agar mereka mengganti kepada elpiji nonsubsidi, seperti Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram atau lainnya,” kata Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo di Pontianak, Kamis.

Ia menjelaskan, setelah melakukan sosialisasi di dua rumah makan tadi, kedua pemilik rumah makan tersebut bersedia mengganti atau beralih menggunakan elpiji nonsubsidi, yakni Bright Gas 5,5 kilogram.

“Yang paling penting dalam hal ini, dari sosialisasi tersebut kedua pemilik rumah makan mau mendukung program pemerintah, yakni bagi yang sudah mampu agar beralih ke elpiji nonsubsidi, karena mereka tidak termasuk usaha mikro lagi,” ujarnya.

Ia berharap, langkah baik atau beralihnya kedua pemilik rumah makan kepada elpiji nonsubsidi tersebut menjadi contoh kepada pemilik rumah makan, restoran dan lainnya untuk juga menggunakan elpiji nonsubsidi tersebut.

“Menurut pengakuan pemilik rumah makan tadi, enam tabung elpiji subsidi itu digunakan untuk memanaskan masakan mereka, dan mereka juga menggunakan elpiji nonsubsidi,” kata Haryadi.

Haryadi menambahkan, elpiji tiga kilogram atau subsidi hanya khusus untuk usaha mikro dan rumah tangga tidak mampu, sehingga diluar itu tidak berhak menggunakannya. “Kami imbau pangkalan elpiji agar selektif dalam menjualnya sehingga elpiji tiga kilogram memang digunakan oleh yang berhak saja atau tetap sasaran,” katanya.

Sementara itu, Sales Axecutive Elpiji Pertamina Pontianak, Yodha Galih mengatakan, pihaknya hari ini melakukan penyuluhan kepada Horeka, dari dua yang dilakukan sidak, kedua pemilik rumah makan itu mau beralih kepada elpiji nonsubsidi, dari sebelumnya masih menggunakan elpiji tiga kilogram.

“Hari ini kami tawarkan dua tabung tiga kilogram ke satu tabung Bright Gas 5,5 kilogram ditambah dengan isinya secara gratis. Di bulan Ramadhan ini kami melakukan pembinaan juga memberikan potongan harga kepada mereka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Yodha menambahkan, setelah sosialisasi tersebut kalau ternyata kembali lagi menggunakan elpiji subsidi, maka pihaknya menyerahkan kepada Diskumdag Kota Pontianak dalam melakukan langkah selanjutnya.

Baca juga: Subsidi LPG 3 kilogram rentan penyelewengan
Baca juga: Presiden minta penyaluran energi bersubsidi tepat sasaran
Baca juga: Pertamina lakukan antisipasi peningkatan permintaan elpiji-BBM

 

Pewarta: Andilala
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penumpang pesawat di Bandara Bersujud Tanah Bumbu meningkat

Tanah Bumbu (ANTARA) – Jumlah calon penumpang pesawat terbang rute Bandara Bersujud Batulicin-Syamsudin Noor Banjarbaru, Batulicin-Makasar sejak awal Ramadhan 1440 Hijiriah terus meningkat.

“Bahkan kenaikannya mencapai 40 persen dibandingkan dengan kondisi normal,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Bandara Bersujud, Surya, di Batulicin, Kamis.

Dia mengatakan, jumlah rata-rata penumpang dalam kondisi normal kisaran 30-40 orang setiap penerbangan, namun saat ini mengalami peningkatan hingga mencapai 72 orang.

Ia memperkirakan di Bandara Bersujud mulai terjadi arus mudik, sehingga jumlah penumpang naik dari kondisi normal.

Penumpang memilih mudik lebih awal, untuk mengantisipasi naiknya harga tiket dan kemacetan menuju daerahnya.

“Seperti biasa, mendekati hari raya di sepanjang jalan di kota-kota besar seperti Banjarmasin, Surabaya, Makassar akan mengalami kemacetan, oleh sebab itu banyak masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran lebih awal untuk menghindari kemacetan tersebut,” katanya.

Jumlah penumpang pesawat pada musim mudik Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya, karena bertepatan dengan libur sekolah.

Di Bandara Bersujud Batulicin saat ini hanya ada satu maskapai yang melayani penerbangan dengan rute Batulicin-Banjarmasin pergi-pulang (PP) yang dijadwalkan setiap hari pukul 11.00 wita.

Sedangkan rute Batulicin-Makasar PP penerbangannya dijadwalkan setiap hari pukul 07.00 yang dilayani oleh Maskapai Wings Air.

Sebelumnya, di Bandara Bersujud ada dua maskapai yang mengoperasikan pesawatnya, yakni Wings Air dan Nam Air, namun saat ini Nam Air sudah tidak beroperasi.***1***

Pewarta: Imam Hanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkab Bangka Barat siapkan pasar murah sembako jelang lebaran

Muntok, Babel (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan kegiatan pasar murah yang menjual sembilan bahan pangan pokok untuk membantu warga miskin menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Pasar murah akan kami laksanakan di seluruh kecamatan dengan sasaran keluarga miskin,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian kabupaten Bangka Barat, Miwani di Muntok, Kamis.

Pasar murah yang dilakukan merupakan salah satu upaya pemerintah daerah setempat dalam mengontrol harga kebutuhan pangan pokok yang biasanya melambung tinggi pada saat memasuki Ramadhan hingga lebaran Idul Fitri.

“Kami rencanakan pada tahap awal dimulai pada 22 Mei 2019 dengan menyasar warga di Kecamatan Simpangteritip dan berlanjut hingga selesai enam kecamatan di seluruh Bangka Barat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harga berbagai kebutuhan bahan pangan pokok yang dijual pada pasar murah dipastikan akan lebih murah dibandingkan harga pasar, rata-rata Rp3.000 per kilogram.

Harga yang ditawarkan bisa lebih murah karena pihaknya bekerja sama langsung dengan para distributor yang biasa mendistribusikan bahan ke daerah itu.

“Dengan adanya pasar murah bahan pangan tersebut kami berharap masyarakat, terutama warga miskin bisa terbantu dalam memenuhi berbagai kebutuhan menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah,” katanya.

Selain akan mendistribusikan paket berisi bahan pangan pokok, menjelang Idul Fitri Pemkab setempat juga akan mendistribusikan daging sapi murah. “Daging sapi nantinya akan kami jual dengan harga sekitar Rp75.000 per kilogram,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Batam gelar pasar murah Ramadhan
Baca juga: Dinas Pangan Babel gelar pasar murah Ramadhan
Baca juga: Pasar murah Ramadhan Pemkot Bandarlampung diserbu warga

Harga barang kebutuhan pokok di Timika naik jelang Lebaran

Timika (ANTARA) – Harga sejumlah barang kebutuhan pokok di Timika, Papua mengalami kenaikan harga menjelang hari raya Lebaran tahun ini. 

Ny Atika, pedagang di Pasar Sentral Timika, Kamis, menjelaskan beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga seperti bawang putih, sayur-mayur, gula pasir, tepung terigu dan beras.

Bawang putih kini dijual Rp80 ribu per kilogram, naik Rp40 ribu dari kondisi dua pekan sebelumnya.

“Bawang putih yang kenaikannya sangat tinggi. Sekarang kami jual Rp80 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah masih stabil Rp60 ribu per kilogram. Kalau bawang putih kiriman dan Surabaya, sementara bawang merah kiriman dari Bima dan Makassar,” jelas Atika.

Adapun harga sayur-mayur juga mengalami kenaikan harga seperti bayam, kangkung, buncis dan lainnya.

Harga sayuran bayam dan kangkung kini dijual per ikat Rp15 ribu – Rp18 ribu dari sebelumnya hanya Rp5.000 per ikat.

Adapun harga sayuran buncis dijual Rp35 ribu per kilogram dan paria Rp18 ribu – Rp20 ribu per kilogram.

Sementara harga tomat mengalami kenaikan dari Rp25 ribu per kilogram menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Komoditas yang mengalami penurunan harga seperti bawang bombay kini dijual Rp60 ribu – Rp70 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp80 ribu per kilogram.

Sedangkan harga kentang masih bertahan Rp25 ribu per kilogram dan cabai Rp70 ribu per kilogram, serta cabai keriting Rp60 ribu per kilogram. Hj Irma pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika. (ANTARA News Papua/Evarianus Supar)

Pedagang lainnya, Hj Irma mengakui memasuki Ramadhan hingga menjelang hari raya Lebaran harga sejumlah komoditas di Timika mengalami kenaikan harga.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga itu seperti gula pasir curah dari berbagai merek berkisar Rp570 ribu per zak (isi 50 kg) hingga Rp630 ribu per zak.

“Sebelumnya gula pasir merek KBA hanya Rp570 ribu per zak, sekarang sudah Rp630 ribu per zak. Demikianpun dengan tepung terigu mengalami kenaikan harga dari Rp185 ribu – Rp190 ribu per zak (isi 25 kg), sekarang naik menjadi Rp200 ribu per zak. Harga ecerannya kami jual Rp10 ribu per kilogram,” jelas Hj Irma yang sudah bertahun-tahun berjualan aneka bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan harga seperti minyak goreng kini dijual Rp270 ribu – Rp275 ribu per karton.

Adapun aneka beras premium dari berbagai merek dagang juga mengalami kenaikan harga jual Rp2.000 – Rp5.000 per kilogram dengan harga jual berkisar dari Rp15 ribu – Rp25 ribu per kilogram.

Para pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentral Timika meminta Pemkab setempat menata jalan masuk ke pasar tersebut agar pembeli kembali ramai mengunjungi pasar tersebut.

“Sekarang pembeli sepih karena jalan masuk ke pasar tidak pernah diperbaiki. Kalau hujan, jalanan becek dan air tergenang sampai di dalam lapak jualan pedagang. Tolong ini diperhatikan oleh Pemda,” kata Hj Irma.

Tiket pesawat mahal, penumpang Bandara Juanda turun 10.000 per hari

Penurunan jumlah penumpang itu terjadi sejak Januari hingga April

Sidoarjo (ANTARA) – Jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, mengalami penurunan sekitar 10 ribu orang per hari dari 55 ribu menjadi 45 ribu orang per hari.

Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Juanda Yuristo di Sidoarjo, Kamis mengatakan, penurunan sekitar 20 persen itu diduga akibat harga tiket pesawat yang mahal.

“Penurunan jumlah penumpang itu terjadi sejak Januari hingga April ini,” katanya.

Namun, saat Lebaran ini, penumpang akan meningkat kembali.

“Untuk prediksi mudik lebaran ini kami masih belum bisa berkomentar banyak karena masih belum dihitung perkiraannya berapa,” ucapnya.

Ia berharap kondisi ini bisa segera normal kembali supaya jalur penerbangan yang ada di Bandara Internasional Juanda Surabaya bisa berjalan lancar seperti semula.

“Kami berharap bisa kembali lancar seperti semula,” katanya.

Ia mengatakan, Bandara Internasional Juanda Surabaya telah menyiapkan sebelas unit mesin cetak tiket mandiri sebagai upaya untuk memudahkan para penumpang dalam proses keberangkatan selama Lebaran 2019.

Mesin cetak tiket mandiri itu tersedia di Terminal 1 dan Terminal 2.

“Dengan fasilitas ini, penumpang yang berpergian tanpa bagasi langsung dapat check-in tanpa harus melapor ke konter. Harapan kami para pengguna jasa dapat memanfaatkannya untuk mengurai antrean terutama saat angkutan Lebaran,” katanya.

Baca juga: Beroperasi 24 jam, Bandara Juanda tingkatkan keamanan mudik Lebaran

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sate Maranggi, habiskan 2 ton daging per hari di libur Lebaran

Purwakarta (ANTARA) – Salah satu wisata kuliner di daerah Purwakarta, sate Maranggi Haji Yetty mampu menghabiskan 2 ton daging sapi dan kambing saat memasuki musim libur Lebaran.

“Kalau hari biasa sekitar 4 kwintal per hari, tapi mau Lebaran pasti konsumsi naik,” kata Ahmad, salah satu karyawan Sate Maranggi di Cikopo, Purwakarta, Kamis.

Sate Maranggi populer di kalangan pengguna jalan di kawasan Cikopo hingga Purwakarta, walau tidak dekat dengan jalur tol Trans Jawa.

Sate Maranggi Haji Yetty terletak di dekat wisata water park Maranggi. Pengunjung perlu keluar tol Cikopo jika dari arah Jakarta. Kemudian belok kanan ke arah Purwakarta.

Sekitar empat kilometer dari pintu tol Cikopo Sate Maranggi dapat ditemukan di sebelah kanan jalan. Tempatnya luas, lebih luas dari lapangan sepak bola.

Pengunjung akan duduk di atas kursi dan meja panjang yang bisa diisi hingga 14 orang per meja.

Satu tusuk sate Maranggi dilabeli harga Rp5.000. Sajian Sate Maranggi dihidangkan bersama dengan irisan tomat dengan cabai rawit pedas.

Tidak hanya menjual sate, namun ada menu lainnya yang tidak jauh dari daging, sebut saja sop kambing, dan juga aneka macam camilan gorengan.
 

Dishub Bekasi: Puluhan “u-turn” di jalur Bekasi tidak ditutup

Bekasi (ANTARA) – Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, mengatakan pola pengaturan lalu lintas mudik bakal berbeda dengan tahun lalu, salah satunya mengenai putaran balik kendaraan (u-turn) di sembilan jalur mudik Bekasi yang tidak ditutup.

“Tahun lalu kan u-turn ditutup karena mempertimbangkan aspek kelancaran lalu lintas, tapi untuk tahun ini kemungkinan tidak ditutup,” kata Kabid Teknik Lantas pada Dishub Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Kamis.

Johan mengatakan, u-turn kemungkinan tidak ditutup karena pemerintah pusat memberlakukan kebijakan baru di ruas tol Jakarta-Cikampek yang melintasi wilayah Kota Bekasi. Pada saat arus mudik maupun balik, ruas tol tersebut akan diberlakukan satu arah menuju timur saat arus mudik dan satu arah menuju barat saat arus balik.

“Kalau tol diberlakukan satu arah begitu, bisa dipastikan kendaraan yang mudik lewat tol bisa lebih lancar, sehingga berdampak juga terhadap jalan arteri yang ada di Kota Bekasi,” katanya.

Meski demikian, Pemerintah Kota Bekasi masih menunggu informasi resmi tersebut dari Kementerian Perhubungan berupa surat edaran. Informasi resmi itu diperlukan untuk menentukan langkah petugas di lapangan terkait penutupan u-turn.

“Di titik u-turn juga kita kerahkan petugas, jadi bila di titik itu terjadi kemacetan maka u-turn akan ditutup sementara. Intinya kita sesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan,” katanya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Deded Kusmayadi menambahkan, tahun lalu ada 77 putaran balik dari sembilan jalur mudik di Kota Bekasi yang ditutup petugas. Penutupan dilakukan untuk menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas saat mudik Lebaran.

Adapun ruas jalur mudik itu adalah Jalan Sultan Agung, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Djuanda, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Ahmad Yani, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Chairil Anwar dan Jalan Cut Meutia.

Dari sembilan jalur tersebut, putaran balik di Jalan Sultan Agung yang memiliki panjang 3,9 kilometer paling banyak ditutup. Di sana ada 27 u-turn ditutup petugas. Disusul Jalan Djuanda yang memiliki panjang 5,2 kilometer dengan penutupan 12 u-turn. Setelah itu delapan u-turn di Jalan Sudirman yang memiliki panjang 2,2 kilometer ditutup petugas.

Selanjutnya masing-masing tujuh titik di Jalan Chairil Anwar dan I Gusti Ngrah Rai juga ditutup. Lalu ada lima putaran balik kendaraan di Jalan Cut Meutia yang ditutup. Berikutnya ada tiga titik di Jalan Mayor Hasibuan dan dua titik di Jalan Ahmad Yani yang ditutup petugas.

“Penutupan saat itu agar pemudik lebih lancar menuju ke arah timur, tapi tahun ini kita sesuaikan dengan kondisi yang di lapangan,” ujar Deded.

DIY selenggarakan bazar sembako murah jaga stok bahan pangan

Gunung Kidul (ANTARA) – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan bazar sembako murah di Pasar Argosari Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, dalam rangka menjaga stok bahan pangan tetap tersedia selama Ramadhan 2019.

Pengelola Ketersediaan dan Distribusi Pangan Bidang Ketahanan Pangan DPKP DIY Agnes Prabawani Dwi Ariyani di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan bazar sembako murah ini menjual lima bahan pangan, yakni beras, minyak goreng, bawang merah, gula pasir, dan telur yang biasanya mengalami lonjakan harga saat bulan puasa hingga menjelang hari raya Idul Fitri.

Harga-harga bahan makanan dijual di bawah harga pasaran misalnya untuk telur dijual Rp22.500 perkilogram, minyak goreng Rp11 ribu, gula pasir Rp11 ribu, dan beras jenis ir 64 dijual diharga Rp 8.500 per kg.

“Bazar sembako murah ini untuk mengantisipasi kenaikan harga sekaligus untuk memastikan stok bahan pangan tetap tersedia saat bulan puasa,” katanya.

Ia mengatakan bazar telah digelar sejak hari pertama bulan puasa, namun tempatnya selalu berpindah-pindah dari pasar rakyat satu ke pasar lainnya.

Dengan digelarnya bazar secara bergantian di pasar-pasar tradisional di DIY semoga dapat menjadi solusi dalam mengatasi gejolak harga sembako dipasaran.

“Kami akan lakukan bazar selama 15 hari dengan satu hari satu pasar,” katanya.

Agnes mengatakan hingga saat ini, pihaknya belum menemukan adanya kelangkaan bahan makanan di pasar-pasar rakyat. Ia juga berharap bazar sembako murah ini dapat menambah stok yang ada di pasar rakyat.

“Komoditas yang mengalami kenaikan hanya bawang putih, tapi saat ini sudah mulai kembali normal,” katanya.

Sementara itu, pembeli dalam bazar, Sumirah mengharapkan bazar sembako murah ini jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar.

“Harga komoditas yang dijual selisihnya sedikit, bahkan dihampir sama harganya di toko grosir,” katanya.

Legislator harapkan harga tiket pesawat terjangkau jelang Lebaran

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi VI DPR RI Eriko Sotarduga mengharapkan harga tiket pesawat dapat
turun dan terjangkau masyarakat menjelang Lebaran tahun ini.

Eriko di Jakarta, Kamis, mempertanyakan harga tiket maskapai yang masih belum turun padahal harga bahan bakar Avtur sudah turun.

Untuk itu, politisi PDIP itu meminta permasalahan yang menimpa maskapai dapat segera ditemukan solusinya agar harga tiket bisa murah seperti dulu.

Sebelumnya, kenaikan harga tiket pesawat berpotensi melambatkan pertumbuhan nasional.

“Salah satu faktor yang berperan besar dalam melambatnya pertumbuhan ekonomi adalah adanya kenaikan harga tiket pesawat,” kata peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman.

Menurut dia, harga tiket pesawat yang cukup tinggi perlu diatasi, karena sektor transportasi udara berperan tidak hanya mendorong mobilitas manusia antardaerah, namun juga perannya terhadap sektor pariwisata di Indonesia.

Ia juga menuturkan bahwa beberapa daerah di Indonesia yang bergantung besar terhadap sektor pariwisata telah terdampak dari kenaikan harga tiket pesawat akhir-akhir ini, sehingga akhirnya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

“Pertumbuhan PDRB di Bali dan Nusa Tenggara, yang notabene menjadi tempat pariwisata utama, hanya tumbuh sebesar 4,64 persen atau di bawah capaian nasional,” katanya.

Selain itu, ujar dia, arus mudik yang akan mendatang juga pasti akan dipengaruhi harga tiket pesawat.

“Penting bagi pemerintah untuk terus memperbaiki struktur pasar dan harga di sektor transportasi udara tersebut,” ujar Ilman.

Pertumbuhan ekonomi pada Q1 2019 berada di angka 5,07 persen. Sedangkan, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3 persen pada 2019.

Baca juga: Tiket pesawat mahal, penumpang Bandara Juanda turun 10.000 per hari
Baca juga: Aturan tarif batas atas pesawat terbit malam ini

Geely buka pusat riset mobil listrik mewah di Jerman

Jakarta (ANTARA) – Manufaktur otomotif China, Geely, pada Kamis, mengumumkan telah membuka pusat penelitian dan pengembangan mobil listrik di Jerman, yang akan digunakan untuk membangun kendaraan segmen mewah berteknologi masa depan.

Hal itu dilakukan pabrikan yang berbasis di Hangzhou guna membangun citra merek mereka sebagai pabrikan yang mampu membuat mobil premium, serta menunjukkan bahwa Geely dapat menjaga kualitas produknya.

Namun, Geely tidak mengungkapkan nilai investasi di pusat penelitian Jerman itu, dilansir Reuters, Kamis.

Geely, yang memiliki pusat penelitian di China, Gothenburg di Swedia dan Coventry di Inggris, mengatakan fasilitas Geely Auto Technical Deutschland (GATD) akan memperkerjakan 300 orang insinyur.

Zhejiang Geely Holding Group sebelumnya mengatakan ingin membangun dan menjual kendaraan Lynk & Co di Belgia, dengan target mendapatkan pangsa pasar di Eropa.

Baca juga: Ini tampilan sedan listrik pertama Geely untuk pasar global

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

IPC usulkan konsep Trilogi Maritim turunkan biaya logistik nasional

Kami yakin dengan Trilogi Maritim biaya logistik turun menjadi 18,7 persen pada tahun 2022

Jakarta (ANTARA) – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC mengusulkan konsep Trilogi Maritim atau jaringan pelabuhan yang terintegrasi (integrated port network) guna menurunkan biaya logistik nasional.

Direktur Utama IPC Elvyn G Masassya di Jakarta, Kamis, mengatakan konsep ini sejalan dengan rencana pemerintah untuk menurunkan biaya logistik sebesar 4,9 persen dalam tiga tahun ke depan.

Menurut Elvyn, ada beberapa tantangan untuk menurunkan biaya logistik nasional, yakni belum optimalnya jaringan pelayaran, belum adanya standarisasi pelabuhan, serta masih tingginya inefisiensi transportasi darat.

“Dengan Trilogi Maritim, hambatan-hambatan itu bisa ditekan,” katanya.

Ia pun meyakini, konsep tersebut akan dapat menekan biaya logistik nasional yang pada tahun 2018 mencapai 23,6 persen dari total produk domestik bruto (PDB).

“Kami yakin dengan Trilogi Maritim biaya logistik turun menjadi 18,7 persen pada tahun 2022,” ujarnya.

Konsep Trilogi Maritim mencakup tiga pilar, yaitu standarisasi pelabuhan, aliansi pelayaran dan industri yang terakses baik dengan pelabuhan.

Dalam hal standarisasi pelabuhan, perlu ada kualitas standar, baik fisik maupun teknologi yang digunakan.

“Sejak 2016 kami melakukan standarisasi pelabuhan dengan menitikberatkan pengembangan fisik serta digitalisasi, sehingga layanan dan operasional lebih cepat dan mudah,” katanya.

Baca juga: IPC perpanjang kerja sama dengan Pelabuhan Guangzhou
Baca juga: IPC alokasikan 30 persen dari total capex untuk digitalisasi pada 2019

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengiriman via pos Jayapura meningkat 25%

ANTARA – Menjelang hari raya idul fitri jumlah kiriman paket barang di kantor pos jayapura papua meningkat puluhan  persen. Kantor pos juga memberikan pelayanan ekstra dengan mengoptimalkan jam kerja para karyawan hingga malam hari, hal ini juga diberlakukan di semua kantor cabang di bumi cendrawasih. (Laksa Mahendra/Agha Yuninda Maulana/Ris beyhi)

Tesla perbarui software baterai usai kasus kebakaran Model S

Jakarta (ANTARA) – Tesla Inc akan memperbarui perangkat lunak (software) baterainya setelah dua kebakaran yang terjadi pada mobil listrik Tesla Model S di Shanghai dan Hong Kong, yang hingga kini masih diselidiki penyebabnya.

“Ketika kami melanjutkan penyelidikan tentang penyebab utama, karena sangat hati-hati, kami merevisi pengaturan biaya dan manajemen termal pada kendaraan Model S dan Model X melalui pembaruan perangkat lunak yang mulai diluncurkan hari ini, untuk membantu melindungi dan meningkatkan usia baterai,” kata Tesla dalam pernyataan dilansir Reuters, Kamis.

Tesla Model S terbakar di tempat parkir pusat perbelanjaan di Hong Kong, menurut warta media lokal pada Selasa (14/5). Mobil listrik itu terbakar 30 menit setelah diparkir di distrik San Po Kong. Pada rekaman CCTV terlihat ada tiga ledakan pada kebakaran itu.

Tesla mengatakan penyelidikan pihak berwenang atas insiden itu telah menemukan beberapa modul baterai mobil yang terbakar, namun sebagian besar paket baterai tidak rusak.

Sejak 2013, terdapat 14 kasus kebakaran yang menimpa mobil Tesla. Kebanyakan dari kasus itu bermula dari kecelakaan, demikian Reuters.

Baca juga: Tesla Model S terbakar di parkiran Hong Kong

Baca juga: Keluarga insinyur Apple gugat Tesla karena kecelakaan “autopilot”

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Harga ayam potong di Penajam naik tinggi

Penajam (ANTARA) – Harga ayam potong atau broiler di pasar tradisional Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, naik melonjak mulai dari Rp36.000 menjadi Rp46.000 per kilogram atau naik 27 persen.

Dari pantuan di beberapa pedagang ayam potong broiler di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam, Kamis, rata-rata pedagang menjual ayam potong dengan harga Rp46.000 per kilogram.

Sejumlah pedagang ayam potong broiler yang ditemui menyatakan kenaikan harga ayam potong tersebut sudah terjadi dua kali sepanjang Ramadhan.

Sebelum memasuki bulan puasa menurut Fitri, rata-rata pedagang di Pasar Induk Nenang, menjual ayam potong broiler dengan harga Rp30.000 per kilogram.

Memasuki Ramadhan, harga ayam potong naik menjadi Rp43.000 per kilogram, dan sempat mengalami penurunan menjadi Rp40.000 per kilogram.

“Sejak Senin (13/5), harga kembali naik, ayam potong dijual pedagang rata-rata dengan harga Rp46.000 per kilogram, sebab permintaan masyarakat mulai tinggi,” jelas Fitri.

Selain ayam potong broiler, harga telur ayam ras di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam juga mengalami kenaikan disebabkan permintaan masyarakat mulai mengalami peningkatan.

Harga telur ayam ras sebelumnya, dijual mulai harga Rp1.500 sampai Rp1.700 per butir, dan kalau beli per rak harganya Rp45.000.

“Sejak beberapa hari terakhir ini harga telur ayam dijual dengan harga Rp2,200 per butir, kalau beli per rak harganya Rp55.000,” kata Rabiyah, pedagang lainnya di Pasar Induk Nenang.

Harga daging sapi di Pasar Induk Nenang, Kecamatan Penajam, masih stabil di kisaran harga Rp120.000 sampai Rp130.000 per kilogram, dan cabe rawit masih dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram.

Sementara harga bawang putih yang sempat mencapai Rp100.000 per kilogram turun menjadi Rp55.000 per kilogram, sedangkan harga bawang merah masih di kisaran Rp50.000 per kilogram.

Pewarta: Novi Abdi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

UI-Grab jalin kemitraan tingkatkan teknologi

Depok (ANTARA) – Universitas Indonesia (UI) melalui Direktorat Pengelolaan dan Pengembangan Unit-Unit Usaha UI (DPPU UI) menjalin kerja sama strategis dengan Grab untuk menjadi mitra strategis bagi program pengembangan startup binaan UI, khususnya yang bergerak di bidang teknologi, medis, dan sosial.

Rektor UI Prof. Muhammad Anis usai melakukan penandatangan kerja sama denganPresident of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata di Aula Ruang Terapung UI, Kamis mengatakan sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia, UI memiliki komitmen untuk memajukan bangsa melalui semangat riset dan inovasi.

Saat ini, UI juga gencar mendukung mahasiswa untuk menciptakan startup sehingga kelak lulusan kami pun dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Agenda hari ini menjadi salah satu bukti bahwa semangat Wirausaha dan Inovasi UI didukung penuh oleh pemain industri digital yang telah mencapai level Decacorn, Grab.

Diharapkan, kolaborasi yang sarat dengan teknologi ini dapat menstimulasi semangat berinovasi dan berwirausaha bagi sivitas akademika UI untuk menghasilkan startup company berkelas demi kemajuan perekonomian bangsa Indonesia ke tingkat berikutnya.

Sementara itu President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan kami percaya teknologi memiliki kekuatan untuk menjadikan hidup setiap orang lebih baik.

Ia mengatakan kerja sama dengan Universitas Indonesia sejalan dengan komitmen Grab untuk Indonesia yang terangkum dalam master plan Grab 4 Indonesia 2020 dimana kami mendukung penuh penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan kapasitas talenta lokal di bidang teknologi informasi, technopreneurship dan inovasi teknologi.

“Kami memiliki program Grab Ventures yang sejalan dengan misi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), beserta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang ditujukan untuk menemukan dan mengembangkan pemimpin teknologi generasi berikutnya di Asia Tenggara, sekaligus mendorong inovasi dan digitalisasi,” ujarnya.

Dengan kerja sama ini, kami harap dapat berkontribusi dalam membentuk wirausahawan bidang teknologi (technopreneur) sehingga mereka dapat mengembangkan solusi teknologi dan menciptakan peluang ekonomi baru di Tanah Air.

Sejumlah startup potensial hasil inkubasi sivitas akademika UI akan dibina melalui program bernama Program Akselerator ‘UI Works’ dengan menggandeng Code Margonda sebagai partner penyelenggara. Program ini diperuntukkan bagi sivitas akademika UI serta anak muda lainnya di luar UI yang memiliki usaha rintisan dengan syarat setidaknya telah memiliki prototype atau Beta version dari produknya.

Baca juga: Grab dapat suntikan miliaran dolar dari Softbank

Baca juga: Grab Indonesia layani lebih dua juta perjalanan ke bandara

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiket pesawat luar Jawa seharusnya turun 45 persen, gairahkan wisata

Sampai-sampai orang Aceh harus transit di Kuala Lumpur (Malaysia), baru ke Jakarta

Banda Aceh (ANTARA) – Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Aceh menyebut harusnya pemerintah menurunkan harga tiket pesawat mencapai 45 persen bagi konsumen di luar Jawa demi meningkatkan gairah penumpang terutama merangsang wisatawan kunjungi provinsi tersebut.

“Harusnya TBA (Tarif Batas Atas) tiket pesawat itu, turun hingga 45 persen. Bukan 12 persen sampai 16 persen,” ujar Sekretaris ASITA Aceh, Totok Julianto di Banda Aceh, Kamis.

Ia mengatakan penurunan tiket pesawat belasan persen dianggap pihaknya tidak realistis, karena kenaikan tiket pesawat sudah terjadi selama hampir enam bulan sejak akhir 2018.

Persentase penurunan tiket tranportasi udara terlalu kecil, lanjutnya, sehingga belum mampu dijangkau oleh masyarakat, apalagi menumbuhkan minat untuk mengunjungi berbagai destinasi wisata di provinsi paling barat Indonesia ini.

Kendati demikian, ASITA Aceh tetap memberi apresiasi atas kebijakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang telah menurunkan Tarif Batas Atas tiket pesawat senilai 12 persen hingga 16 persen.

“Pada Desember 2018 hingga Januari 2019 itu, merupakan kenaikan paling tajam sekitar 60 persen lebih. Sampai-sampai orang Aceh harus transit di Kuala Lumpur (Malaysia), baru ke Jakarta. Angka realistis penurunan tarif batas atas harus mencapai 45 persen,” tegasnya.

“Kalau cuma belasan persen, tiket pesawat masih tinggi itu. Masih di luar batas kemampuan masyarakat di tengah perekonomian daerah yang sedang lesu,” kata Totok.

Pemerintah pekan ini telah menetapkan tarif batas atas tiket pesawat turun antara 12 persen sampai 16 persen dengan penurunan sebesar 12 persen akan dilakukan pada rute-rute ramai, seperti rute-rute di daerah Jawa.

“Hal ini dilakukan pemerintah, bukan hanya memerhatikan pihak maskapai, tetapi juga konsumen sebagai masyarakat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat Rapat Koordinasi Pembahasan Tindak Lanjut Tarif Angkatan Udara.

Baca juga: Akhirnya tarif batas atas tiket pesawat diturunkan 12-16 persen

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

RDP persiapan Idul Fitri

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra menyampaikan paparan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/5/2019). Rapat tersebut membahas kesiapan Pemerintah dan BUMN dalam menghadapi mudik Lebaran. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.

Kerjasama penyaluran dana program kemitraan

Direktur Keuangan PT. Angkasa Pura II Andra Y Agussalam (kedua kanan) bertukaran surat perjanjian kerjasama dengan Direktur Utama PT. Bahana Artha Ventura M.Sidik Heruwibowo (kiri) yang disaksikan Plt. SGM Community Development Centre Ahmad Dedy (kanan) dan Direktur PT.Bahana Artha Vantura Agus Wicaksono (kiri) saat kerjasama Penyaluran dana program kemitraan, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (16/5/2019). Kerjasama sinergi dua BUMN senilai Rp.10 Miliar ini diharapkan dapat menopang usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat yang disalurkan PT. Angkasa Pura II lewat PT. Bahana Artha Ventura. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp.

Basuki: awalnya tidak ada yang berani beri tahu rumah kena gusur tol

Ini rumahnya Menteri PU, ini jalurnya Becakayu, ini hanya berjarak 15 meter saja dari saluran Kalimalang, tapi ini butuh Right of Way (jarak bangunan yang berdiri di pinggir jalan) 24,7 meter, jadi kena ini yang kuning.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pada awalnya pelaksana proyek tidak berani menyampaikan bahwa rumah pribadinya di  Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, terkena gusur untuk pembangunan Jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu)

“Ini kok lama banget, kenapa? Ternyata pada tidak berani ‘ngomong’, lalu ditunjukkan ke saya ‘Pak ini jalurnya, lah kena, ya sudah terusin’,” kata Basuki di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis.

Kabar soal penggusuran rumah Basuki karena terkena proyek tol Becakayu ini pertama kali disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD lewat akun twitternya @mohmahudmd. Mahfud menulis, “Menarik, rumah pribadi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Bekasi akan digusur untuk proyek jalan tol. Padahal, dialah yang menjadi pimpinan pembuatan jalan, hormat untuk Pak Basuki.”

Basuki lalu menunjukkan peta tol Becakayu yang ia peroleh dari kontraktor proyek, Waskita Karya.

“Ini rumahnya Menteri PU, ini jalurnya Becakayu, ini hanya berjarak 15 meter saja dari saluran Kalimalang, tapi ini butuh Right of Way (jarak bangunan yang berdiri di pinggir jalan) 24,7 meter, jadi kena ini yang kuning,” tambah Basuki.

Ia meminta kontraktor proyek tidak membelokkan jalur yang sudah dibuat. “Jangan dibelokkan karena ini yang paling optimal, fondasinya di pinggir saluran,” ungkap Basuki.

Namun Basuki mengaku belum mendapat pembayaran dari kontraktor. “Belum pembayarannya, ini baru sosialisasi,” kata Basuki sambil tertawa.

Ia juga yakin bahwa uang pergantian yang akan dibayarkan akan menguntungkan masyarakat yang rumahnya terkena proyek. “Semua sekarang sudah ganti untung, appraisalnya sudah ganti untung,” ungkap Basuki.

Rencana penggusuran menurut Basuki akan dilakukan pada 2019.

“Menurut Waskita, owner proyeknya, tahun-tahun ini dikerjakan, kalau disetujui masyarakat, itu kan harus dengan masyarakat semua di kompleks itu,” kata Basuki.

Rumah pribadi Basuki terletak di kompleks pengairan. Ia menempati rumah dinas yang kemudian dibeli menjadi rumah pribadi itu sejak 1990-an.

“Nanti pindah rencana di Bekasi juga, di Kemang Pratama, tapi tidak penting lain ini,” ungkap Basuki menutup perbincangan.

Perencanaan Tol Becakayu sebenarnya sudah dilakukan cukup lama. Pembangunan proyek tol tersebut akan diteruskan hingga ke Tambun, Bekasi menggunakan konstruksi elevated atau layang karena melewati Saluran Kalimalang.

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama kurangi kemacetan 50 persen

Cikarang (ANTARA) – Relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama di Kabupaten Bekasi yang direncanakan ke Cikampek Utama, Jawa Barat, berpotensi mengurangi kemacetan hingga 50 persen.

“Dampaknya adalah kemacetan berkurang hingga lebih dari 50 persen, karena di Gerbang Tol Cikampek Utama nanti akan punya 30 gardu untuk total lajur dua arah,” kata Kepala Gerbang Tol Wilayah 3 Jakarta-Cikampek, Ahmad Zamzuri di Cikarang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa selama ini Gerbang Tol Cikarang Utama dianggap sebagai “bottle neck” atau penyempitan lajur, sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

Rencana pemindahan gerbang tol ke KM 70 atau Cikampek Utama akan dimulai pada 20 Mei 2019. Dengan pemindahan lajur tersebut Ahmad menjelaskan belum ada arahan untuk perubahan tarif, jika pun ada tarif berubah tidak akan signifikan.

Sementara itu, PT Jasa Marga mencatat proses relokasi Gerbang Tol Cikarang Utama menuju Cikampek Utama dalam rangka optimalisasi layanan arus mudik Lebaran 2019 telah mencapai tahap 72,715 persen rampung.

“Di bidang transaksi, kami menyiapkan optimalisasi kapasitas gerbang di seluruh lintasan tol, termasuk pemindahan GT Cikarang Utama menjadi
Cikampek Utama,” kata Corporate Communications Departement Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti.

Proses pemindahan gerbang tol yang dimulai sejak Senin (6/5) ditargetkan rampung sebelum agenda mudik berlangsung.

Irra menjelaskan bahwa relokasi gerbang tol tersebut terbagi dua, yakni di Kilometer 70 Cikampek untuk transaksi kendaraan dari dan menuju Cikampek-Palimanan dan Kilometer 62 Kalihurip untuk transaksi kendaraan lintas Bandung.

Salah satu alasan pemindahan gerbang tol dikarenakan lalu lintas di sekitar GT Cikarang Utama terhambat oleh sejumlah pilar penyangga proyek infrastruktur yang berdiri di tengah ruang jalan.

Proyek tersebut terdiri atas Tol Layang Jakarta-Cikampek II di median jalan, kereta ringan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi di sisi utara dan kereta cepat Jakarta-Bandung di sisi selatan.

Kondisi ini memaksa pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraan mereka agar terhindar dari pengerjaan pilar.

Irra mengatakan relokasi gerbang tol akan efektif meminimalkan potensi kemacetan mudik, sebab GT Cikampek Utama memiliki kapasitas tampung kendaraan yang sama luasnya dengan Cikarang Utama.

“Namun yang membedakan, beban kendaraan lebih sedikit atau setengah dari volume lintasan di Cikarang Utama, karena sebagian sudah keluar lebih dulu di Bekasi,” katanya.

Pada bidang lalu lintas kendaraan, Jasa Marga akan menambah marka jalan, penambahan petugas untuk membantu transaksi tol, menyiapkan mobile reader hingga rekayasa lalu lintas tempat peristirahatan.

“Nanti akan kami atur mana kendaraan yang mau menuju pengisian bahan bakar, toilet, tempat makan dan sebagainya agar tidak terjadi penumpukan,” ujar Irra.

Baca juga: Pembangunan gerbang tol pengganti Cikarut sudah 70 persen

Baca juga: Proyek infrastruktur Tol Cikampek dihentikan sementara periode lebaran

Baca juga: Direlokasi, tarif Gerbang Tol Cikarang Utama tak berubah

Bulog NTT tambah pasokan bawang putih 1,1 ton

Karena itu kami tambah pasokan yang dijual seharga Rp 55.000 per kilogram, tapi memang cepat habis terjual karena banyak dicari,

Kupang (ANTARA) – Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menambah pasokan bawang putih sebanyak 1,1 ton yang dipasarkan dalam rangka menjaga stabilisasi harga pangan selama Ramadhan.

“Untuk bawang putih kami tambahkan pasokan 1,1 ton, saat ini sedang dalam proses penjualan di pasar-pasar,” kata Kepala Bulog Divre Provinsi NTT, Eko Pranoto di Kupang, Kamis.

Ia menambahkan, penambahan pasokan dilakukan menyusul berkurangnya pasokan bawang putih di pasar yang berdampak pada kenaikan harga yang cukup signifikan.

Sebelumnya, lanjut dia pihaknya mencatat harga bawang putih di pasar-pasar tradisional seperti di Kota Kupang sudah menembus hingga Rp80 ribu per kilogram.

Sementara itu, hingga Senin 13 Mei 2019, kondisi harga bawang putih tercatat masih bervariasi dengan kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

“Karena itu kami tambah pasokan yang dijual seharga Rp 55.000 per kilogram, tapi memang cepat habis terjual karena banyak dicari,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eko mengemukakan, hingga saat ini pasokan tambahan bawang putih dari luar daerah belum masuk sehingga pihaknya masih mengandalkan pasokan yang ada.

“Kata pihak Kementerian Perdagangan bahwa dalam pekan ini akan ada pendistribusian bawang putih, tapi belum juga masuk,” katanya.

Ia menambahkan, sedangkan untuk komoditi bawang merah, Bulog NTT segera menambah stok sebanyak 1,5 ton yang diserap dari para petani lokal di Kabupaten Sabu Raijua.

“Kami sudah bergerak lagi untuk menambah pasokan stok bawang merah lokal dari Kabupaten Sabu Raijua yang akan didatangkan 1,5 ton secara bertahap,” lanjutnya.
 

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bazaar Ramadhan digelar di Smesco Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Bazaar Ramadhan 1440 H digelar di Halaman Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, pada 21-23 Mei 2019, untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan produk dan kebutuhan rumah tangga berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Direktur Utama Smesco Indonesia Emilia Suhaimi di Jakarta, Kamis, mengatakan Smesco Bazaar Ramadhan diadakan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H dan diharapkan melalui kegiatan ini dapat membantu masyarakat di dalam menyiapkan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan ini kami siapkan bagi masyarakat muslim khususnya yang tinggal di sekitar Smesco Indonesia yang ingin mencari barang-barang berkualitas dengan harga yang terjangkau untuk keperluan Lebaran nanti,” kata Emilia.

Event Bazaar Ramadhan rutin diadakan setiap tahun oleh Smesco Indonesia didukung oleh berbagai pabrikan dan produsen sembako dan kebutuhan rumah tangga.

Rencananya, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga akan membuka Bazaar Ramadhan tersebut.

Bazaar Ramadhan selalu mendapat animo besar dari masyarakat yang membutuhkan keperluan lebaran.

Pada tahun-tahun sebelumnya Bazaar Ramadhan selalu dipenuhi oleh ribuan pengunjung yang datang, baik warga sekitar maupun karyawan perusahaan yang berada di sekitar Smesco Indonesia.

“Acara ini kami buat lebih atraktif untuk menarik minat masyarakat dan pengunjung. Acara hiburannya kita buatkan lebih menarik dan itu tidak berhenti sehingga pengunjung bisa merasa terhibur,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian serta wujud partisipasi Kemenkop UKM khususnya peran aktif Smesco Indonesia dalam memfasilitasi UKM dan peserta bazaar dalam bentuk stand gratis untuk berpromosi dan memasarkan produknya guna memenuhi kebutuhan Lebaran masyarakat saat pra dan pasca Lebaran.

Sebanyak 60 stand tersedia, berasal dari pelaku UKM, usaha pabrikan, serta kuliner. Sedangkan target pengunjung sebanyak 5000 orang, dengan target rata-rata setiap hari 1500 orang lebih.

Sejumlah kebutuhan lebaran seperti daging, beras, telur, minyak goreng, terigu, aneka biskuit dan kue kering, sirup, aneka minuman ringan, bumbu instan, cabe, bawang, sayur mayur, serta buah-buahan akan dipasarkan di sana.

“Target pengunjung bazaar sebanyak 5.000 orang yang terdiri dari masyarakat sekitar, tenant Smesco Indonesia, serta para karyawan yang berkantor di sekitar gedung-gedung Smesco Indonesia,” paparnya.

Di dalam Bazaar Ramadhan ini, pelaku usaha baik swasta, maupun pemerintah yang menjadi peserta tidak hanya menawarkan sembako murah. Di sana juga ada bazaar assesoris dan fashion, bazaar makanan olahan, jajanan dan kuliner ramadhan. Pengunjung akan mendapat harga spesial hingga potongan 50 persen dari berbagai produk.

Di samping itu ada juga kegiatan santunan anak yatim, demo masak, kecantikan, hadroh serta diisi spescial perform dari Smesco Bertasbih, musik religi, smesco ceria/mewarnai, maupun ta’jil gratis.

Baca juga: Smesco Indonesia jaring mitra baru UKM di enam provinsi

Baca juga: Wapres Argentina kunjungi Smesco untuk lihat produk UKM Indonesia

Banyumas menggelar pasar murah Ramadhan untuk meringankan beban warga

Banyumas (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menggelar pasar murah Ramadhan untuk meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran 2019.

Dalam kegiatan yang digelar di Lapangan Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede, Banyumas, Kamis, Pemkab Banyumas menggandeng sejumlah instansi dan organisasi seperti Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Kantor Otoritas Jasa Keuangan Purwokerto, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Banyumas, dan sebagainya.

“Pasar murah ini dalam rangka meringankan beban masyarakat menyambut puasa ini dan lebaran nanti serta dalam rangka mengurangi angka kemiskinan,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein kepada wartawan usai membuka kegiatan pasar murah tersebut.

Menurut dia, pihaknya sudah meminta setiap organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengadakan pasar murah di desa yang angka kemiskinannya tinggi.

Lebih lanjut, dia mengatakan dalam pasar murah di Desa Tenggeran telah disiapkan sekitar 2.000 paket sembako untuk dijual dengan harga murah kepada masyarakat.

“Syarat untuk mendapatkan sembako murah adalah mereka yang benar-benar miskin dapat memperoleh secara gratis.

Ada pula yang mendapatkan diskon, dari harga Rp60 ribu menjadi hanya Rp15 ribu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas Yuniyanto mengatakan kegiatan pasar murah tersebut melibatkan sekitar 30 organisasi, baik OPD, perbankan, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Banyumas, dan sebagainya.

Menurut dia, harga paket sembako murah yang disediakan setiap organisasi berbeda-beda. Dalam hal ini, ada yang dijual dengan harga Rp30.000 per paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, sirup, dan wafer.

“Rata-rata barang yang dijual di pasar murah ini, separuh dari harga di pasaran. Kami juga menyediakan bawang putih dengan harga Rp30.000 per kilogram,” katanya.

Salah seorang warga Desa Tanggeran, Sunarti mengaku senang dengan adanya pasar murah tersebut karena sangat membantu warga miskin.

“Alhamdulillah ada pasar murah. Kami berharap kegiatan semacam ini rutin digelar,” katanya. 

Baca juga: BI Purwokerto siapkan uang pecahan Rp3,5 triliun

PT KBN Persero datangkan 21 investor China ke Takalar

Makassar (ANTARA) – PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero siap mendatangkan 21 investor asal China untuk melihat potensi berinvestasi di Kawasan Industri Baru di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada 22 Mei 2019.

Direktur PT KBN Persero HM Sattar Taba di Makassar, Kamis, mengatakan itu saat berkunjung ke Gubernur terkait rencana ekspansi di Kabupaten Takalar.

“Kami berharap bapak Gubernur Sulsel bisa hadir untuk peninjauan langsung keadaan lahan di Takalar, kami akan bersama investor dari China sebanyak 21 orang,” katanya.

Ia menjelaskan, para investor China nantinya akan meninjau langsung lahan dan keadaan kawasan industri baru yang akan membutuhkan 10.000 tenaga kerja baru.

Sattar Taba saat melakukan audience ke Gubernur Sulsel sebelumnya, juga mengaku dengan ketersediaan lahan yang luas di provinsi itu maka tentunya saja berpotensi melakukan investasi du Sulsel.

Sebab masih terdapat puluhan ribu hektar yang dapat dimanfaatkan, seperti di Bantaeng 10.000 hektare, Palopo 5.000 hektar dan di Takalar seluas 30.000 hektare.

Selain itu tentu saja adanya jaminan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang sejak awal telah berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan investasi bagi para investor.

Baca juga: KPK minta BUMN hati-hati berinvestasi dengan China

Baca juga: Indonesia-China akan mulai eksekusi investasi Inisiatif Belt and Road

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menristekdikti tinjau pengolahan BBM nabati di Dumai

Pengembangan BBM nabati ramah lingkungan ini dilakukan dengan sistem co-processing atau pengolahan bahan bakar dengan penggabungan bahan baku minyak fosil dan bahan baku minyak nabati.

Dumai (ANTARA) – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Mohamad Nasir meninjau lokasi pengembangan bahan bakar minyak nabati jenis gasoil atau solar di Kilang Minyak Pertamina RU II Dumai, Riau, Kamis.

Pengembangan BBM nabati ramah lingkungan ini dilakukan dengan  sistem co-processing atau pengolahan bahan bakar dengan penggabungan bahan baku minyak fosil dan bahan baku minyak nabati.

Proses itu dilaksanakan dengan menggunakan katalis berteknologi tinggi hasil pengembangan yang dilaksanakan di Research and Technology Center Pertamina bersama Institut Teknologi Bandung.

Sebelumnya, Pertamina telah menjalankan inovasi dalam pengembangan BBM nabati jenis gasoline (minyak bensin) melalui sistem co-processing di Kilang Refinery Unit (RU) III Plaju, Sumatera Selatan,

General Manager Pertamina RU II Dumai Nandang Kurnaedi mengatakan, implementasi proses pengolahan BBM nabati di Kilang RU II Dumai merupakan batu loncatan besar dalam hal perkembangan teknologi di Indonesia sekaligus mendorong pengurangan impor minyak mentah.

“Kami berbangga hati anak bangsa dapat menciptakan katalis yang selama ini didapatkan dari luar negeri, setelah melalui beberapa tahun penelitian, Katalis Merah Putih siap digunakan,” kata GM Nandang mendampingi Menristekdikti dan Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Kadarsyah Suryadi.

Dijelaskan, pengembangan katalis ini telah dilakukan sejak 2008 hingga terciptanya katalis generasi kedua yang telah secara optimal menjadi elemen pendukung co-processing di Kilang RU II.

CPO digunakan adalah jenis crude palm oil yang telah diolah dan dibersihkan getah serta baunya atau dikenal dengan nama Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) yang dicampur dengan sumber bahan bakar fosil di kilang dan diolah dengan proses kimia sehingga menghasilkan bahan bakar solar ramah lingkungan.

Setelah berhasil menciptakan katalis, pengolahan CPO dilakukan di fasilitas Distillate Hydrotreating Unit (DHDT) yang berada di kilang Pertamina Dumai, berkapasitas 12.6 MBSD (Million Barel Steam Per Day).

“Penggantian katalis lama dengan versi baru ciptaan dalam negeri mulai dijalankan pada Februari 2019. Injeksi bahan baku minyak nabati pun mulai dilaksanakan pada Maret 2019,” sebutnya.

Menristekdikti Mohamad Nasir menjelaskan dengan penggunaan 10 hingga 12 persen feed dari minyak nabati, negara dapat menghemat biaya yang dikeluarkan untuk mengimpor minyak mentah hingga 1,6 juta dolar AS per tahun.

Program  diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga serapan minyak nabati di kilang Pertamina dapat semakin meningkat. “Serapan 10 persen saja negara sudah bisa berhemat banyak, dan ke depan semoga bisa lebih meningkat,” kata Nasir.
Baca juga: Indonesia berpotensi penghasil energi nabati terbesar di dunia
Baca juga: BPPT: BBN lebih murah dari BBM

Pewarta: Abdul Razak
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub beri dua hari maskapai terapkan aturan baru tarif batas atas

Badan Usaha Angkutan Niaga Berjadwal (maskapai) harus segera melakukan penyesuaian paling lambat dua hari hari sejak ditetapkan keputusan menteri ini

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memberi waktu dua hari kepada maskapai untuk menerapkan tarif batas atas berdasar aturan baru yakni Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

“Badan Usaha Angkutan Niaga Berjadwal (maskapai) harus segera melakukan penyesuaian paling lambat dua hari hari sejak ditetapkan keputusan menteri ini,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana Banguningsih Pramesti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Polana mengatakan apabila maskapai tidak mematuhi maka akan dikenakan sanksi administrasi berupa peringatan, pembekuan dan denda administratif.

Perubahan Keputusan Menteri dari KM 72/2019 itu berlaku pada kelas ekonomi untuk semua pesawat bermesin jet, seperti Boeing dan Airbus dan tidak berlaku untuk pesawat baling-baling atau propeller, seperti ATR-72.

Angkutan niaga berjadwal kelas ekonomi, terdiri dari penerbangan dengan pelayanan penuh (full service), seperti Garuda Indonesia dan Batik Air, layanan menengah (medium service), seperti Nam Air dan Sriwijaya Air dan penerbangan berbiaya murah (LCC), seperti Lion Air, Citilink Indonesia dan AirAsia.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi oleh Kementerian Koordinasi Perekonomian yang telah memutuskan untuk melakukan perubahan tarif batas atas (TBA) di mana menugaskan kementerian Perhubungan untuk melakukan perubahan KM 72 TAHUN 2019 tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Perubahan keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan No 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri yang ditandatangani pada Rabu (15/5) malam.

“Revisi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap aspirasi dari masyarakat dengan tetap memperhatikan keberlangsungan industri penerbangan, terutama menjelang pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun 2019,” katanya.

Polana mengatakan penurunan TBA sebanyak 12 – 16 persen tetap mengedepankan faktor-faktor substansial seperti keselamatan keamanan, juga ketepatan penerbangan (On Time Performance) tetap menjadi prioritas.

Ia menjelaskan komponen biaya yang memberi kontribusi terhadap Penurunan TBA tersebut berasal dari efektifitas operasional pesawat udara di bandara sehingga terjadi efisiensi bahan bakar dan juga efisiensi jam operasi pesawat udara.

“Dengan peningkatan OTP memberikan kontribusi terhadap efisiensi pengoperasian pesawat udara,” ujar Polana.

Peningkatan OTP, dia menyebutkan, pada Januari – Maret 2019 tercatat adanya peningkatan ketepatan waktu penerbangan OTP rata –rata 86,29 persen dari 78,88 persen pada periode yang sama tahun 2018.

“Diharapkan agar masyarakat dapat memahami, karena harga tiket bersifat fluktuatif,” katanya.

Terkait penurunan dasar tarif, lanjut Polana, tidak hanya dipengaruhi oleh single factor tapi multi factor di antaranya biaya operasional penerbangan, jasa kebandarudaraan (PSC), jasa pelayanan navigasi penerbangan, pajak, asuransi dan lain-lain.

“Beberapa komponen ini sangat dipengaruhi oleh kurs dollar terhadap Rupiah,” katanya.

Keputusan baru ini akan dilakukan evaluasi secara berkala setiap tiga bulan dan sewaktu waktu dalam hal terjadi perubahan signifikan yang mempengaruhi keberlangsungan kegiatan badan usaha angkutan udara.

Baca juga: Aturan penurunan tarif batas penerbangan mulai berlaku besok

Baca juga: Ini dampak jangka panjang penurunan tarif batas atas

Baca juga: Menhub akan terapkan tarif batas atas baru penerbangan dalam 7 hari

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Industri elektronika siap investasi di Indonesia senilai Rp1,3 triliun

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian memproyeksikan beberapa investasi baru sektor industri elektronika dan telematika siap menanamkan investasinya di Indonesia tahun ini.

“Secara total nilainya mencapai Rp1,3 triliun dengan target penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan sebanyak 1.260 orang. Ini menandakan bahwa iklim investasi di Indonesia masih kondusif,” kata Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kemenperin Janu Suryanto lewat keterangannya di Jakarta, Kamis.

Janu mengemukakan, investor tersebut di antaranya dari industri semikonduktor dan komponen elektronik, industri peralatan listrik rumah tangga, industri komputer, barang elektronik, dan optik, serta industri peralatan teknik. Mereka itu, di antaranya PT Sammyung Precision Batam, PT Simatelex Manufactory Batam, PT Pegatron Technology Indonesia, dan PT Siix Electronics Indonesia.

“Kami optimistis, Indonesia akan mampu membangun kemampuan industri elektronika lokal yang berdaya saing global untuk manufaktur komponen lanjutan,” ujarnya. Apalagi, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri elektonika adalah satu dari lima sektor manufaktur yang mendapat prioritas pengembangan untuk menjadi pionir dalam penerapan industri 4.0 di Tanah Air.

“Dalam upaya memacu pengembangan industri elektronika, selain membuat regulasi untuk melindungi industri dalam negeri, pemerintah juga telah memberikan insentif guna menarik investasi dan mendorong ekspor,” tegasnya.

Insentif perpajakan yang telah ditawarkan kepada investor, antara lain tax holiday dan tax allowance.

Menurut Janu, tax holiday diberikan kepada investor yang akan mengembangkan industri semikonduktor wafer, industri backlight untuk liquid crystal display (LCD), electrical driver dan liquid crystal display (LCD).

Hal tersebut sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 150 Tahun 2018 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

Pelaku industri juga bisa memanfaatkan tax allowance, apabila mereka berminat mengembangkan industri komputer, barang elektronik dan optik, industri peralatan listrik dan industri mesin dan perlengkapan YTDL (seperti mesin fotocopy dan pendingin).

Hal itu sebagaimana diatur dalam Permenperin No. 1 Tahun 2018 tentang Kriteria dan/atau Persyaratan Dalam Implementasi Pemanfaatan Fasilitas Pajak Penghasilan Untuk Penanaman Modal di Bidang Usaha Tertentu dan/atau di Daerah Tertentu Pada Sektor Industri

Selain itu, pemerintah menyediakan fasilitas Bea Masuk Ditanggung Pemerintah (BMDTP) lewat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 209 Tahun 2018 tentang Bea Masuk Ditanggung Pemerintah Sektor Industri Tertentu Tahun Anggaran 2019.

Janu menambahkan, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk sektor elektronika, peralatan telekomunikasi, kabel serat optik, smart card dan telepon seluler. Menurutnya, BMDTP dapat meningkatkan daya saing produk industri dalam negeri agar dapat bersaing merebut pasar dalam negeri dan meningkatkan utilisasi.

Baca juga: Batam berpotensi jadi pusat klaster industri elektronik

Baca juga: Elektronika Tiongkok dan Korea gerus pasar produk Jepang

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Katupek gulai tunjang jadi makanan favorit warga Pariaman saat berbuka

Pariaman (ANTARA) – Katupek atau ketupat gulai tunjang menjadi makanan favorit warga Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat, untuk berbuka puasa.

“Makanan tersebut biasanya dijual di Pasar Kurai Taji yang biasa disebut dengan los lambuang atau lambung,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Usaha Kecil Menengah Kota Pariaman Gusniyetti Zaunit di Pariaman, Kamis.

Ia mengatakan biasanya pedagang di pasar itu menjual makanan tersebut selama 24 jam dengan sistem bergantian namun saat Ramadhan banyak pedagang musiman yang menjual makanan itu.

Pedagang musiman tersebut berjualan di pasar pabukoaan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Pariaman di parkiran Pasar Kurai Taji.

“Biasanya yang berjualan katupek di los lambuang tujuh orang namun sekarang bertambah,” katanya.

Berdasarkan pantauan jumlah pedagang musiman yang menjual katupek gulai tunjang di pasar tersebut mencapai tiga sampai empat orang.

Selain katupek gulai tunjang, lanjutnya di pasar tersebut juga dijual katupek gulai paku atau gulai pakis, sate, dan teh talua.

Ia menjelaskan dinamakannya pasar tersebut sebagai los lambuang karena menjual makanan terutama sarapan.

“Bahkan tidak lengkap datang ke Pariaman jika tidak datang ke los lambuang dan mencicipi kelezatan makanan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang katupek gulai tunjang musiman Emide mengatakan biasanya ia menjual serabi di pasar tersebut .

“Namun setiap Ramadhan saya menjual katupek gulai tunjang karena selalu laris,” kata dia.

Ia mengatakan bahan utama membuat gulai tunjang tersebut yaitu kaki atau tungkai bawah kerbau yang dipotong-potong yang dijual Rp30 ribu per porsi.

Keuntungan yang diraihnya setiap hari dari menjual makanan tersebut mencapai 50 persen.

“Modal hanya Rp100 ribu sedangkan hasil jual beli mencapai Rp150 ribu,” ujar dia.

Baca juga: BI Sumbar gelar Pasar Murah di lima lokasi untuk kendalikan inflasi

Baca juga: Perajin peci di Pariaman banjir pesanan memasuki Ramadhan 2018

Gubernur Sultra terima kunjungan balasan investor Korea

Kendari (ANTARA) – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama sejumlah pejabat lingkup Pemprov menerima kunjungan balasan sejumlah investor dari Korea Selatan (Korsel) yang berencana akan berinvestasi di Sultra.

“Kehadiran investor Korea Selatan ini, merupakan kunjungan balasan, dimana beberapa bulan sebelumnya di tahun 2018 lalu, Pemprov Sultra diundang ke negeri gingseng dalam rangka menawarkan kerjasama invetasi di bidang energi terbarukan di Sultra,” kata gubernur Sultra Ali Mazi yang didampingi Kepala Biro kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Sultra, Harmin Ramba usai menerima para pengusaha Korea di kantor gubernur Sultra, Kamis.

Menurut Gubernur, pada dasarnya Pemprov Sultra sangat memberi dukungan penuh kepada setiap investor baik dalam maupun dari luar negeri, dan terkhusus dari Korea Selatan dengan harapan perusahaan itu benar-benar serius menanamkan modalnya di Sultra.

“Kalau memang perusahaan Korea ini berkomitmen besar berinvestasi maka tentu pemerintah dan dukungan masyarakat Sultra harus mendukung hal-hal yang diinginkan pihak investor,” katanya.

Namun dibalik itu, Ali Mazi juga meminta kepada instansi teknis tidak sekedar mengiming-iming investor itu dengan janji akan menyediakan lahan sesuai yang dinginkan, namun di kemudian hari akan bermasalah, apalagi yang bersentuhan masalah lahan pertambangan, hutan dan kehutanan yang dikemudian hari akan ‘ribet’ karena izinnya itu bukan hanya wewenang Pemprov tetapi juga harus ada persetujuan dari pemerintah pusat.

Karena itu kata Ali Mazi, justru dirinya menawarkan bagai investor untuk menanamkan modalnya dibidang sektor perikanan dan kelautan atau masalah parawisata maupun pendidikan yang memang bagi masyarakat Sultra masih sangat membutuhkan, dan potensinya masih terbuka luas untuk daerah.

“Kalau investor ingin berinvestasi di bidang perikanan laut, pariwisata, pendidikan saya jamin tak ada masalah dan saya pastikan akan memberi dampak keuntungan yang lebih baik dan berkesinambungan,” ujar Ali Mazi. Gubernur Ali Mazi melakukan foto bersama dengan pengusaha Korea Selatan di ruang rapat kantor gubernur Sultra, Kamis. (foto ANTARA/ Azis Senong)

Sebelumnya, Kepala Biro kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Sultra Harmin Ramba mengatakan, kedatangan investor Korea di Sultra itu merupakan kunjungan balasan atas kerjasama kesepahaman yang sudah dibangun sejak 2018 lalu yakni menyangkut penegembagan energi terbarukan untuk meningkatkan penggunaan listrik di Sultra.

“Kerja sama tersebut yakni pihak investor asal Korea Selatan akan membudidayakan tanaman kayu energi biomassa yakni kayu kaliandra (Calliandra calothyrsus) guna memenuhi kebutuhan bahan baku industri wood pellet (pelet kayu) yang ada di Korea Selatan,” katanya.

Dan kerjasama yang sudah dibangun itu, lanjut Harmin sudah masuk dalam tahap penandatanganan MoU di Kendari pada Agustus 2018 lalu antara pemerintah Sultra dengan investor asal Korea Selatan yakni PT Indonesia Natural Core, PT Indonesia Natural Core (INC) serta Hyundai.

“Jadi mereka datang ini ke Kendari ini, hanya ingin mendapat kepastian dari pemerintah Sultra dalam hal ini gubernur terkait syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk kegiatan selanjutnya,” tuturnya dan menambahkan, investasi perusahaan asal Korea Selatan tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp1,6 triliun.

Baca juga: Menperin rinci perusahaan Korsel kembangkan investasi dukung pendalaman industri

Baca juga: BKPM: hubungan bilateral Indonesia-Korsel seperti pernikahan

Pewarta: Abdul Azis Senong
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jatim kembangkan produk unggulan Melon Prima

ANTARA – Pemerintah provinsi Jawa Timur mengembangkan budi daya  buah melon unggulan bernama Prima. Proyek percontohan dilakukan dengan  membuat kebun 3 hektar di desa Lebo, Kabupaten Sidoarjo. Saat  kebun telah panen dan produk buah Melon Prima telah dipasarkan di  supermarket atau pasar buah modern di  kota Surabaya dan sekitarnya. (Alvioni Resanti/ Edwar Mukti)

Mudik gratis dengan kapal laut tersedia di Kotim dan Kobar

Palangka Raya (ANTARA) – Pihak Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah menyatakan, rencananya akan ada program mudik gratis dengan menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Sampit di Kotawaringin Timur dan Pelabuhan Kumai di Kotawaringin Barat.

“Rencana mudik gratis ini menggunakan dana dari Kementerian Perhubungan RI yang nantinya diturunkan ke tiap daerah,” kata Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Kalteng Syahrani di Palangka Raya, Kamis.

Namun hingga saat ini pihaknya belum mengetahui berapa kuota mudik yang didapatkan Kalteng dengan menggunakan kapal laut menjelang Lebaran mendatang. Saat ini pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut terkait hal itu.

Syahrani menjelaskan, biasanya terkait standar operasional prosedur pelaksanaan program mudik gratis dari kementerian itu, langsung didelegasikan kepada masing-masing unit penyelenggara pelabuhan di daerah.

“Namun kami sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi tetap melakukan koordinasi terkait kegiatan tersebut,” jelasnya.

Program mudik gratis ini, ditujukan bagi keluarga kurang mampu sehingga mereka terbantu dan bisa pulang ke kampung halamannya untuk merayakan hari raya Idul Fitri bersama kerabatnya.

Lebih lanjut, Syahrani menjelaskan pemilihan peserta mudik gratis dilakukan oleh unit penyelenggara pelabuhan di masing-masing daerah. Kegiatan tersebut juga secara rutin dilaksanakan di setiap tahunnya.

“Sehingga kami meyakini tidak akan ada kesulitan yang ditemui pihak penyelenggara di daerah, sebab rata-rata di setiap tahunnya program mudik gratis selalu ada dan dilaksanakan, baik di Sampit maupun Kumai,” papar Syahrani.

Kemudian nantinya akan ada rapat gabungan yang melibatkan seluruh pihak terkait, guna memetakan serta memastikan kelancaran pelaksanaan arus mudik Lebaran.

Terkait penambahan jumlah kunjungan kapal, pihaknya juga masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak penyelenggara di kabupaten. Saat ini berdasarkan informasi yang pihaknya terima, berbagai pihak terkait di masing-masing daerah telah menggelar rapat bersama untuk memantapkan kesiapan arus mudik.

Baca juga: PT Pelni gelar mudik gratis

Baca juga: 33 BUMN siapkan 35.505 tiket mudik gratis dengan kapal Pelni

Layanan penukaran uang Lebaran disiapkan di 17 “rest area” jalan tol

Surabaya (ANTARA) – Bank Indonesia Kantor wilayah Jawa Timur akan menyiapkan layanan penukaran uang tunai di 17 “rest area” atau tempat peristirahatan sementara di delapan ruas tol wilayah itu, untuk memfasilitasi penukaran uang bagi pemudik yang melintasi jalan tol.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Yudi Harymukti di Surabaya, Kamis mengatakan, penyediaan penukaran uang di rest area itu dilakukan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan perbankan.

Ia mengatakan, penyediaan fasilitasi itu disebut dengan Layanan Gerak Perbankan, dan mulai tersedia tanggal 28 Mei sampai 4 Juni 2019 setiap hari Selasa dan Kamis.

Ruas tol yang disiapkan layanan penukaran uang antara lain Surabaya-Gempol, Surabaya-Gresik, Surabaya-Mojokerto, Mojokerto-Jombang, Gempol-Pasuruan, Ngawi-Kertosono, Pandaan-Malang dan Pasuruan-Probolinggo.

“Untuk nilai maksimal yang dapat ditukarkan oleh satu orang di rest area adalah sebesar Rp3,7 juta yang terdiri dari pecahan Rp2.000 hingga Rp20.000,” kata Yudi, menjelaskan.

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur memprediksi kebutuhan uang tunai di wilayah itu selama Ramadhan dan Lebaran 2019 mencapai Rp33,4 triliun.

Total prediksi kebutuhan itu meningkat 14,77 persen dibanding 2018, dan khususnya Surabaya, diperkirakan kebutuhannya mencapai Rp17,1 triliun.

Baca juga: Pengelola tol Jatim ingin hias rest area agar “Instagramable”

Jonan ke Tokyo, finalisasi pengembangan Blok Masela

Jakarta (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan berada di Tokyo, Jepang, Kamis, untuk finalisasi rencana pengembangan (Plan of Development/PoD) Blok Masela agar blok raksasa itu bisa segera berproduksi.

Jonan, kembali bertemu dengan CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda di Tokyo, Jepang, Kamis, dengan didampingi Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif, dan Deputi Perencanaan SKK Migas Jaffe Arizon Suardin.

Keterangan pers yang diterima Antara, di Jakarta, Kamis, menyebutkan pertemuan tersebut fokus membahas finalisasi Plan of Development (PoD) Blok Masela guna mendapatkan opsi terbaik, dengan estimasi investasi yang rasional dan efisien.

Blok Masela di sekitar Laut Aru, telah dieksplorasi sejak 1998 dan akan dikembangkan dengan kapasitas 9,5 juta ton LNG per tahun dan 150 MMSCF per hari.

Pengembangan Blok Masela diharapkan dapat menjadi tolok ukur dalam pengembangan blok minyak dan gas lainnya, serta menunjukan bahwa potensi hulu migas di Indonesia masih memiliki prospek yang bagus.

Setelah dari Jepang, Menteri ESDM Ignasius Jonan akan melanjutkan kunjungan kerja ke Italia dan Amerika Serikat. Jonan direncanakan kembali ke Tanah Air pada 24 Mei.

Baca juga: Menteri ESDM capai kesepakatan Blok Masela

Baca juga: Luhut akan ajak Arcandra ke Jepang untuk bahas Masela

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dishub Bekasi petakan 9 jalur mudik

Bekasi (ANTARA) – Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat mengaku telah memetakan sembilan jalur mudik yang ada di wilayah setempat untuk memastikan kenyamanan pemudik saat pulang menuju kampung halamannya.

“Permasalahan di setiap jalur mudik itu berbeda-beda, sehingga strategi penanganan yang kami lakukan juga berbeda,” kata Kabid Teknik Lantas pada Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Kamis.

Adapun sembilan jalur mudik itu adalah Jalan Sultan Agung, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Djuanda, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Ahmad Yani, Jalan KH Noer Ali Kalimalang, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Chairil Anwar dan Jalan Cut Meutia.

Johan mengatakan, dari sembilan ruas jalur mudik itu, Jalan KH Noer Ali Kalimalang paling banyak mendapat permasalahan. Tercatat ada lima persoalan di ruas yang berstatus jalan nasional ini.

Misalnya kontur jalan bergelombang, kapasitas jalan tidak sama, kemampuan jalan maksimal lima ton, terletak di kawasan perdagangan sehingga berpotensi kemacetan serta pola perjalanan internal kota sangat tinggi.

Mengingat di ruas jalan ini terdapat pembangunan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) maka perbaikan jalan dilakukan oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) selaku pemegang konsesi tol tersebut.

“Ada tiga strategi lagi untuk menghadapi persoalan di ruas Kalimalang di antaranya pemasangan rambu, pemasangan pembatas ketinggian di kolong tol JORR dan penyesuaian fase traffic light (TL/lampu lalu lintas),” ujar Johan.

Sedangkan persoalan di Jalan Chairil Anwar seperti kapasitas jalan yang tidak sebanding dengan volume kendaraan, jumlah dan jarak persimpangan relatif dekat. Persoalan inilah yang memicu kemacetan di titik tersebut.

“Antisipasi yang dilakukan oleh dinas adalah manajemen lalu lintas satu arah dan penyesuaian fase TL di titik ini,” katanya.

Kemudian persoalan di Jalan Djuanda adalah kapasitas jalan dengan volume lalu lintas tidak sebanding. Di sana juga terdapat Stasiun Bekasi yang memiliki tingkat kepadatan penumpang yang sangat tinggi, serta pola perjalanan internal tinggi karena pola ruang sekitar kawasan sekitar terdapat perdagangan dan permukiman.

Lalu untuk Jalan Mayor Hasibuan, persoalan yang dihadapi adalah kapasitas jalannya lebih kecil dibanding volume kendaraan yang mengarah ke timur. Untuk persoalan ini, Dinas Perhubungan memberlakukan tiga strategi di antaranya pemberlakuan satu arah, larangan parkir sembarangan dan penyesuaian fase TL.

Selanjutnya, Jalan Cut Meutia memiliki persoalan jarak antar simpang relatif dekat. Solusi yang ditawarkan adalah penyesuaian fase TL.

“Kalau untuk Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani kita hanya melakukan penyesuaian fase TL saja,” ungkapnya.

Terakhir, jalur mudik di Jalan I Gusti Ngurah Rai. Jalan yang menjadi penghubung antara Kota Bekasi dengan DKI Jakarta ini mengalami kerusakan, hingga perlu diperbaiki oleh dinas terkait.

Dari sembilan jalur mudik itu, rupanya ada satu jalan lagi yang patut dilakukan antisipasi. Ruas jalan itu berada di Tarum Barat, atau Jalan Cempaka yang menjadi penghubung antara Kota Bekasi dengan Kabupaten Bekasi.

Di sana ada kerusakan jalan, ada tiga simpang yang diatur oleh Pak Ogah dan jarak simpang relatif dekat. Kemudian solusi yang dilakukan adalah perbaikan jalan dan simpang harus diatur oleh petugas.

“Strategi-strategi ini yang kemudian akan kita lakukan agar pemudik yang melintasi Kota Bekasi tidak mengalami hambatan,” tandasnya.

Baca juga: Pemkot Bekasi mulai perbaiki jalur mudik 2019

Baca juga: Kuota mudik gratis di Bekasi ludes

PJR: Jangan tergoda ngebut saat melintasi di Tol Cipali

Subang (ANTARA) – Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Jawa Barat mengingatkan para pemudik agarr hati-hati dan tidak tergoda memacu kendaraan lebih cepat saat melintasi jalan  Tol Cikopo-Palimanan atau yang dikenal dengan Tol Cipali.

“Jika terus memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, tentunya berpotensi terjadinya kecelakaan,” kata Kanit PJR Tol Cipali AKP Azis Sarifudin, di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), Kamis.

Ia mengatakan kondisi jalan Tol Cipali yang cukup baik dan jalannya lurus sering “menggoda” pengemudi untuk memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Azi mengungkapkan peringatan dan imbauan itu sangat penting mengingat kasus kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan Trans Jawa itu cukup tinggi. Pada 2018, kasus kecelakaan di jalan Tol Cipali mencapai 1.197 kali.

Dari ribuan kasus kecelakaan itu, korban meninggal sebanyak 71 orang, luka berat 243, dan korban yang mengalami luka ringan mencapai 887 orang.

Sedangkan sepanjang tahun ini, kata dia, sejak Januari sampai April, kasus kecelakaan di jalan Tol Cipali juga cukup banyak yaitu mencapai lebih dari 200 kejadian.

Selain mengingatkan agar pengendara tidak memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di jalan Tol Cipali, Kanit PJR Tol Cipali itu juga meminta pengguna jalan tol memeriksa kondisi kendaraannya sebelum mudik.

Baca juga: Operator Cipali siapkan sejumlah strategi antisipasi kemacetan mudik

KKP telah latih 403 observer kapal ikan

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melatih hingga sebanyak 403 orang sebagai observer atau pemantau di atas kapal sebagai upaya untuk melakukan pembenahan data operasional kapal penangkap ikan.

“Untuk tahun ini, KKP telah berhasil melatih sebanyak 403 orang untuk menjadi observer yang saat ini telah ditempatkan di Medan, Tegal, Sidoarjo, Bitung, dan Ambon,” kata Zulficar Mochtar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, menempatkan observer atau pemantau merupakan salah satu terobosan penting kegiatan pengumpulan dan pengolahan data operasional penangkapan ikan di atas kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan.

Zulficar menambahkan, karena masih belum banyak tenaga observer, KKP juga telah bekerja sama dengan 11 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tentang Pengumpulan dan Pengolahan Data Operasional Penangkapan Ikan di Atas Kapal Penangkap Ikan.

“Saya berharap, dengan adanya kerja sama ini dapat meningkatkan peran dan kontribusi dunia kampus, baik dosen maupun mahasiswa dalam mengumpulkan data perikanan, sekaligus sebagai bagian dari penyelesaian studi bagi mahasiswa di kampus masing-masing,” tutupnya.

Sebelumnya, KKP juga menyatakan bahwa pemasaran produk perikanan ikan tuna di dunia wajib mengikuti standard pengaturan internasional yang telah disepakati oleh berbagai organisasi regional Tuna Regional Fisheries Management Organization (RFMO).

“Antara lain, harus dipastikan bahwa kapal-kapal ikan Indonesia yang menangkap tuna adalah kapal-kapal yang terdaftar atau memiliki izin yang sah, serta bila menangkap di wilayah RFMO maka kapal-kapal tersebut harus didaftarkan di RFMO,” kata Dirjen Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar.

Selanjutnya, ujar dia, hasil tangkapan tuna tersebut dan hasil tangkapan lainnya yang merupakan nontarget spesies atau bycatch (tangkapan sampingan) yang tertangkap bersama tuna tersebut harus dilaporkan setiap tahunnya kepada RFMO.

Di samping itu, juga terdapat aturan lainnya yang harus dipatuhi antara lain pemasangan rumpon di wilayah RFMO.

“Aturan dan standar internasional tersebut ditetapkan oleh FAO ataupun RFMO dengan tujuan untuk melindungi keberlanjutan stok sumberdaya ikan ikan di dunia. Hal ini dilakukan karena sumber daya perikanan adalah sumber daya renewable namun bukan tanpa batas,” ucap Zulficar.

Khusus terkait dengan pemanfaatan tuna, lanjutnya, jenis sumberdaya perikanan ini sesuai dengan bukti ilmiah yang dihasilkan melalui program tagging atau penandaaan ikan terhadap jalur ruaya ikan tersebut, membuktikan bahwa jalur migrasi dan pola ruaya ikan ini tidak mengenal batas administrasi negara.

Dengan demikian, kelompok sumber daya perikanan tuna yang hari ini tertangkap di perairan Indonesia di lain waktu mungkin saja tertangkap di wilayah perairan negara lain sehingga pengelolaan sumber daya jenis spesies yang kerap bermigrasi, harus dikelola secara bersama-bersama dengan negara-negara lainnya yang memanfaatkannya.

“Pada hari ini kita telah menjadi anggota IOTC (Komisi Tuna Samudera Hindia) untuk bersama-sama negara lain mengatur pengelolaan pemanfaatan tuna di wilayah Samudera Hindia, menjadi anggota WPFC (Komisi Perikanan Pasifik Barat) untuk mengatur pengelolaan pemanfaatan tuna di Samudera Pasifik dan menjadi anggota CCSBT (Komisi Konservasi Tuna Bluefin Selatan) untuk pengelolaan pemanfaatan species Southern Blue Fin tuna,” paparnya.

Baca juga: KKP klaim reformasi kebijakan kelautan perikanan berikan hasil nyata

Baca juga: Kapal pengawas ikan Vietnam provokasi KRI Tjiptadi-381

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jemur ikan asin siro

Sejumlah pekerja menjemur ikan asin jenis siro di industri pengolahan ikan asin Pelabuhan Jongor, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (16/5/2019). Menurut pengusaha ikan asin, sedikitnya pasokan dari nelayan dan permintaan ikan asin siro dari luarkota diantaranya Jakarta dan Bandung naik hingga 50 persen, membuat harga ikan asin siro naik dari Rp10 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/hp.