Kementerian PU siapkan desain ibu kota baru

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah menyiapkan rancangan tata kota kawasan ibu kota baru pemerintahan Indonesia.

“Kalau studi kajian sudah sama Bappenas, tapi kalau studi konsep desainnya kami sudah siap,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono ditemui di komplek Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin.

Basuki menjelaskan rancangan itu telah menyiapkan sejumlah konsep bangunan mulai dari istana kepresidenan, lokasi kantor-kantor pemerintahan, hingga perumahan dinas dan perumahan komersil.

Dia menambahkan posisi kota tidak harus berada di dekat pantai, namun memiliki akses ke garis pantai.

Menteri PU menjelaskan begitu ada keputusan daerah mana yang akan dibangun sebagai ibu kota baru pemerintahan, maka kementeriannya hanya tinggal mengeksekusi rancangan tata kota yang telah disiapkan.

“Sekarang Pak Sekretaris Negara sedang menulis aspek sosial politik, dan aspek lain-lainnya seperti mengenai bagaimana supaya pemerintahan yang ideal itu seperti apa. Saya juga punya konsep desainnya, nanti baru kita diskusikan dengan para perencananya, setelah itu baru lapor kepada Presiden,” ujar Basuki.

Menurutnya, waktu yang dibutuhkan untuk membangun prasarana dasar perkotaan seperti jalan, saluran air, sanitasi air, gedung-gedung, perumahan, serta komunikasi membutuhkan setidaknya 4-5 tahun.

Kementerian PUPR juga menyiapkan rancangan kota untuk jumlah penduduk sebanyak 5 juta jiwa jika seluruh aparatur sipil negara sebanyak 1,5 juta jiwa dari semua kementerian, TNI dan Polri turut pindah ke ibu kota baru itu.

Luas lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan ibu kota baru itu direncanakan mencapai 40 ribu hektar. 

Baca juga: Menteri PUPR: Pemindahan Ibu Kota butuh waktu panjang
Baca juga: Bappenas: Indonesia butuh 5-10 tahun untuk miliki ibu kota baru

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ahmad Al Neama CEO baru Indosat Ooredoo

Jakarta (ANTARA) – PT Indosat Tbk (“Indosat Ooredoo”) mengumumkan perubahan jajaran pimpinan perusahaan. Ahmad Abdulaziz Al Neama telah ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Indosat Ooredoo pada tanggal 3 Mei 2019, menggantikan Chris Kanter, setelah melengkapi proses formalitas yang diperlukan.

“Atas nama Dewan Komisaris Indosat Ooredoo, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Chris Kanter yang telah menyelesaikan masa transisi kepemimpinan, dimana beliau telah berhasil memulai program transformasi digital perusahaan,” demikian disampaikan Komisaris Utama Indosat Ooredoo, Waleed Mohamed Ebrahim Al-Sayed dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Chris Kanter telah menyelesaikan masa transisi kepemimpinan, dimana beliau telah berhasil memulai program transformasi digital perusahaan serta berhasil mencapai kinerja perusahaan yang baik di kuartal 4 tahun 2018 dan kuartal 1 tahun 2019.

Chris akan tetap menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham yang akan datang, setelah itu beliau akan dicalonkan kembali menjadi anggota Dewan Komisaris.

Ahmad Al Neama, yang telah bekerja di Ooredoo selama 15 tahun, sebelumnya menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Indosat Ooredoo dan saat ini menjabat sebagai Anggota Dewan Direksi Ooredoo Myanmar. Terakhir, beliau menjabat sebagai Chief Technology & Information Officer di Ooredoo Group sejak 2017.
 

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yogyakarta International Airport mulai beroperasi

Pesawat komersial Citilink dari bandara Halim Perdanakusuma Jakarta mendarat di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, DI Yogyakarta, Senin (6/5/2019). Pesawat tersebut merupakan penerbangan komersial perdana yang mendarat di YIA yang menandakan bandara tersebut mulai beroperasi untuk penerbangan komersial. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww.

BPS catat pengangguran terbuka 5,01 persen pada Februari 2019

Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 50.000 orang

Jakarta (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2019 mencapai 5,01 persen atau mengalami penurunan dibandingkan periode sama 2018 sebesar 5,13 persen.

“Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 50.000 orang, sejalan dengan tingkat pengangguran terbuka yang menurun menjadi 5,01 persen pada Februari 2019,” kata Suhariyanto dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Suhariyanto menjelaskan tingkat pengangguran terbuka di wilayah perkotaan sebesar 6,3 persen tercatat lebih tinggi dalam periode ini dibandingkan perdesaan sebesar 3,45 persen.

Dari tingkat pendidikan, pengangguran terbuka terbanyak dialami oleh lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yaitu sebanyak 8,63 persen, diikuti pendidikan diploma sebesar 6,89 persen.

“Dengan demikian, ada penawaran tenaga kerja tidak terserap pasar kerja, terutama pada tingkat pendidikan SMK dan diploma,” katanya.

Ia menambahkan pekerja dengan tingkat pendidikan yang rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja, karena tingkat pengangguran terbuka bagi lulusan sekolah dasar (SD) tercatat rendah yaitu 2,65 persen.

Sedangkan, tiga provinsi yang mempunyai tingkat pengangguran terbuka paling tinggi diatas rata-rata nasional adalah Jawa Barat sebesar 7,73 persen, Banten 7,58 persen dan Maluku 6,91 persen.

Dalam kesempatan ini, BPS juga mencatat jumlah angkatan kerja pada Februari 2019 mencapai 136,18 juta orang atau lebih tinggi dari periode sama 2018 sebesar 133,94 juta orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 129,36 juta orang diantaranya sudah bekerja dan 6,82 juta orang masih menganggur.

Penyerapan tenaga kerja ini paling banyak berasal dari pendidikan SD sebanyak 52,4 juta orang (40,51 persen), pendidikan SMA 23,1 juta orang (17,86 persen) dan pendidikan SMP 22,97 juta orang (17,75 persen).

Struktur penduduk bekerja ini masih didominasi oleh tiga lapangan pekerjaan utama yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 29,46 persen, perdagangan sebesar 18,92 persen dan industri pengolahan sebesar 14,09 persen.

Baca juga: Bappenas proyeksikan angka pengangguran 2019 sebesar 4,8-5,2 persen
Baca juga: Menaker: pengangguran bukan disebabkan minimnya lapangan kerja

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekonomi Sumbar triwulan I 2019 tumbuh 4,78 persen

Padang, (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat ekonomi Sumbar triwulan I 2019 tumbuh sebesar 4,78 persen dengan besaran Produk Domestik Regional Bruto mencapai Rp58,76 triliun.

“Angka ini sedikit meningkat dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu yang berada pada posisi 4,71 persen,” kata Kepala BPS Sumbar Sukardi di Padang, Senin.

Menurutnya peningkatan tersebut salah satunya didorong adanya pemilu dan pilpres yang dinilai cukup menggenjot sejumlah sektor terutama informasi dan komunikasi.

Ia memaparkan pada triwulan I 2019 pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha kecuali industri pengolahan yang mengalami kontraksi 1,09 persen dan jasa keuangan 1,92 persen.

Struktur perekonomian Sumbar pada triwulan I 2019 didominasi oleh tiga kategori utama yaitu pertanian, kehutanan dan perikanan 22,67 persen, perdagangan besar, eceran dan reparasi mobil, sepeda motor 15,27 persen dan transportasi dan pergudangan 12,59 persen.

Sementara dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumbar pada triwulan I perdagangan besar, eceran dan reparasi mobil, sepeda motor tumbuh paling tinggi mencapai 0,76 persen serta konstruksi 0,75 persen.

Kemudian sektor yang tumbuh paling pesat adalah lapangan informasi dan komunikasi tumbuh 9,59 persen, konstruksi 8,23 persen, jasa kesehatan dan kegiatan sosial 7,95 persen, kata dia.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan I 2019 tumbuh positif pada komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi lembaga non profit, pengeluaran konsumsi pemerintah dan pembentukan modal tetap bruto.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit sebesar 14 persen, konsumsi rumah tangga 4,73 persen, pembentukan modal tetap bruto 4,63 persen

Ia menilai tingginya pengeluaran konsumsi lembaga nonprofit salah satunya karena pelaksanaan pemilu dan pilpres 2019 yang diikuti partai politik dan calon perseorangan.

Sebelumnya Bank Indonesia menilai sektor pariwisata dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat mengingat dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhan ekspor kurang menggembirakan.

“Melihat angka pertumbuhan ekonomi Sumbar yang selama ini mengandalkan ekspor, sektor pertanian dan lainnya, butuh penggerak baru yakni sektor pariwisata,” kata Kepala BI perwakilan Sumbar Wahyu Purnama.

Menurutnya Sumatera Barat memiliki laut yang indah, danau, pergunungan, serta alam yang indah.

“Sekarang tinggal mengemas semuanya menjadi
sebuah kekuatan baru agar menjadi objek wisata yang dikenal tidak hanya skala nasional namun juga internasional, ” kata dia.

Ia mengatakan jika sektor pariwisata sudah maju akan mendorong pertumbuhan Usaha Kecil Menengah dan Mikro seperti kuliner, fesyen dan lainnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pengembangan sektor ini akan menjadi stimulan bagi sektor lain untuk tumbuh dan pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Baca juga: BI : Ekonomi Sumbar triwulan II akan meningkat
Baca juga: BI: Pariwisata bisa jadi sumber pertumbuhan baru ekonomi Sumbar

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China pertimbangkan batalkan pembicaraan perdagangan dengan AS

Washington (ANTARA) – China sedang mempertimbangkan untuk membatalkan pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat minggu ini setelah Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menaikkan tarif atas barang-barang China, Wall Street Journal melaporkan pada Minggu (5/5/2019) mengutip sebuah sumber.

Sebelumnya pada Minggu pagi, Trump mengumumkan akan menaikkan tarif AS pada barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS pada minggu ini dan menargetkan ratusan miliar lebih cepat.

Keputusan apakah pembicaraan akan dibatalkan tergantung pada apakah Wakil Perdana Menteri Liu He pergi ke Washington sesuai rencana, jurnal melaporkan, mengutip sumber, yang menambahkan bahwa membatalkan pembicaraan akan sesuai dengan strategi China untuk tidak bernegosiasi di bawah ancaman.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub siapkan konsep ganjil-genap tol mudik Lebaran

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perhubungan menyiapkan konsep ganjil-genap dan satu arah (one way) saat arus mudik dan balik Lebaran 2019 di sepanjang Tol Jakarta-Surabaya untuk memperlancar angkutan Lebaran tahun 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya di Jakarta, Minggu mengatakan jalan tol yang sudah menyambungkan dari Jakarta hingga Surabaya akan menarik minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi, untuk itu perlu dilakukan manajemen lalu lintas agar tidak ada kepadatan.

“Presiden berpesan agar mudik tahun ini dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk itu kami bersama-sama Pemerintah Daerah, Polri, Polda dan instansi terkait lainnya telah menyiapkan dua konsep manajemen lalu lintas konsep yaitu jalur satu arah dan penerapan ganjil genap. Nanti akan kita finalkan manajemen lalu lintas apa yang akan diterapkan dan saya yakin Kakorlantas dapat menjalankan dengan baik,” katanya.

Budi menjelaskan konsep tersebut disiapkan tidak lain tujuannya adalah agar mudik yang dijalani oleh masyarakat bisa nyaman dan lancar.

Dia menambahkan sudah ada kebijakan seperti pemindahan gerbang tol Cikarang Utama, tetapi dengan ekspektasi masyarakat yang tinggi untuk mencoba jalan tol, perlu diantisipasi langkah-langkah lain seperti penerapan ganjil-genap.

“Jadi saya juga minta pengertian masyarakat bahwa keputusan kita ini bukan karena kita ingin aneh-aneh, kita lakukan ini semua karena justru agar masyarakat dapat mudik dengan nyaman dan lancar,” katanya.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan beberapa hal yang menjadi catatannya untuk Angkutan Lebaran Tahun 2019 salah satunya adalah antisipasi kemacetan yang ada di pintu keluar tol.

Beberapa titik pintu keluar tol di Jateng yang perlu diantisipasi diantaranya yaitu : pintu keluar tol Pejagan; pintu keluar tol Pemalang (Gandulan); pintu keluar tol Banyumanik dan kalikangkung (pembayaran/topup); pintu keluar tol Salatiga (tingkir); pintu keluar tol Boyolali; dan pintu keluar tol Kartusuro.

“Kemacetan di pintu keluar tol harus diantisipasi, untuk itu saya minta pemerintah kabupaten/kota agar menyiapkan jalur alternatif dengan rambu-rambu yang baik tentunya” ujar Ganjar.

Untuk mengurangi kepadatan di jalan, dibahas pula dalam rakor mengenai evaluasi rest area yang dirasa masih kurang.

Untuk itu akan disiapkan kantong-kantong parkir yang bisa dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menjelaskanhasil survei Angkutan Lebaran Tahun 2019 Badan Litbang Perhubungan menyebutkan bahwa total jumlah pemudik dari Jabodetabek sebanyak 14,9 juta, dengan tiga Provinsi tujuan mudik terbesar yaitu ke Jawa Tengah sebanyak 5,6 juta lebih pemudik atau 37,68 persen dari total pemudik Jabodetabek, Jawa Barat (3,7 juta lebih/24,89 persen), dan Jawa Timur (1,6 juta lebih/11,14 persen).

Di Jawa Tengah terdapat tiga kota tujuan terbanyak yaitu Surakarta sebanyak 642 ribu lebih pemudik atau sekitar 4,31 persen dari total pemudik Jabodetabek, Semarang (563 ribu lebih/3,78 persen), dan Tegal (354 ribu lebih/2,38 persen).

Baca juga: Menhub prediksi 31 Mei puncak arus mudik

Baca juga: Pertamina siaga kebutuhan BBM selama Ramadhan

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trump umumkan tarif baru untuk China, harga minyak jatuh di Asia

Singapura (ANTARA) – Harga minyak anjlok lebih dari dua persen di perdagangan Asia pada Senin pagi, setelah Presiden AS Donald Trump pada Minggu (5/5/) mengatakan akan menaikkan tarif barang-barang China minggu ini dengan tajam, berisiko membahayakan pembicaraan perdagangan berbulan-bulan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di 60,44 dolar AS per barel pada pukul 00.32 GMT (07.32 WIB), jatuh 1,50 dolar AS per barel atau 2,4 persen, dari penyelesaian terakhir mereka. Minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan di 69,34 dolar AS per barel, turun 1,51 dolar AS per barel atau 2,1 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Trump pada Minggu (5/5) mengatakan di Twitter bahwa ia akan secara drastis menaikkan tarif AS untuk barang-barang yang diimpor dari China minggu ini, menarik turun pasar keuangan global, termasuk minyak mentah berjangka.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Beijing sedang mempertimbangkan untuk membatalkan semua pembicaraan perdagangan dengan Washington.

“Trump telah membawa palu godam ke kacang kenari pagi ini … dengan mengancam akan mengenakan tarif 25 persen pada 525 miliar dolar AS barang-barang China pada Jumat ini,” kata Jeffrey Halley, analis pasar senior di pialang berjangka OANDA di Singapura.

Di dalam industri minyak, ada tanda-tanda kenaikan lebih lanjut dalam produksi dari Amerika Serikat, di mana produksi minyak mentah telah melonjak lebih dari dua juta barel per hari (bph) sejak awal 2018, ke rekor 12,3 juta barel per hari. Itu telah membuat Amerika Serikat sebagai produsen terbesar di dunia di atas Rusia dan Arab Saudi.

Jumlah rig pengeboran untuk gas di Amerika Serikat turun tiga rig menjadi 183 rig dalam minggu hingga 3 Mei, sementara rig pengeboran yang diarahkan untuk minyak naik dua rig menjadi 807 rig, data dari perusahaan jasa minyak Baker Hughes menunjukkan pada Jumat (3/5/).

Baca juga: Minyak turun di perdagangan Asia karena produksi AS melonjak

Baca juga: Harga minyak di perdagangan Asia melayang menuju tertinggi 2019

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka terkoreksi di hari pertama puasa

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin pagi dibuka terkoreksi di hari pertama puasa Ramadhan.

IHSG dibuka melemah 64,65 poin atau 1,02 persen ke posisi 6.254,81. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 16,28 poin atau 1,63 persen menjadi 981,05.

“Diprediksikan IHSG akan bergerak datar atau “sideways” dengan volume yang agak turun secara “seasonal” akibat masuknya bulan Ramadhan,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin.

Namun, sentimen pertemuan AS dan China dalam pembicaraan perdagangan yang tengah dalam tahap finalisasi, dinilai dapat menjadi katalis bagi pasar dalam pekan ini.

Negosiasi AS-China dari sisi AS diprediksi lebih bersifat ‘inferior’ karena tidak mencakup keseluruhan poin yang sebelumnya dituntut, seperti hak kekayaan intelektual yang mencakup isu kerasahasiaan teknologi dan subsidi pada bidang industri tertentu.

“Kami menilai bahwa perjanjian yang diprediksi kurang substantif mungkin tidak cukup untuk sebagai pencegah adanya ketegangan dagang berikutnya, karena sebenarnya isu-isu yang diangkat belum tuntas,” ujar Alfiansyah.

Padahal sebelumnya, AS sendiri telah mengenakan bea masuk terhadap barang-barang China senilai 250 miliar dolar AS karena tuduhan transfer teknologi paksa.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Hang Seng melemah 764,86 poin (2,54 persen) ke 29.316,69 dan indeks Straits Times melemah 93,65 poin (2,76 persen) ke posisi 3.298,64.

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah dipengaruhi sentimen domestik dan eksternal

Baca juga: Pasar saham Asia berbalik jatuh setelah Trump janji naikkan tarif

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China dibuka anjlok setelah libur panjang akhir pekan

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China dibuka anjllok pada Senin pagi, setelah libur panjang akhir pekan sejak Hari Buruh 1 Mei, menyusul meningkatnya kembali ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

China sedang mempertimbangkan untuk membatalkan pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat minggu ini setelah Presiden AS Donald Trump berjanji untuk menaikkan tarif atas barang-barang China, Wall Street Journal melaporkan pada Minggu (5/5/2019) mengutip sebuah sumber.

Indeks Komposit Shanghai jatuh 3,04 persen menjadi diperdagangkan di 2.984,73 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua di China, dibuka menukik 3,98 persen menjadi diperdagangkan pada 9.289,74 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, merosot 4,44 persen menjadi dibuka pada 1.551,72 poin.

Baca juga: Trump umumkan tarif baru untuk China, harga minyak jatuh di Asia

Baca juga: Bursa China merosot, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,50 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Melihat standar pengamanan di Pelabuhan Tanjung Perak

ANTARA-Setiap pelabuhan berstandar internasional harus memiliki lisensi International Ship and Port Security (ISPS)  Code. Sebuah regulasi yang ditetapkan oleh organisasi maritim dunia (IMO) sebagai prosedur untuk menanggulangi ancaman keamanan di setiap pelabuhan. Tak terkecuali  Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.(Hanif Nashrullah/Alvioni/Nusantara Mulkan)

BI Sulsel : pertumbuhan ekonomi Sulsel meningkat triwulan ll

Makassar (ANTARA) – Dari hasil survei kegiatan usaha, Bank Indonesia Wilayah Sulsel menaksirkan pertumbuhan ekonomi Sulsel pertumbuhannya akan meningkat pada triwulan kedua, khususnya di sektor konsumsi dan dunia usaha.

Hal itu dikemukakan Kepala Perwakilan BI Sulsel Bambang Kusmiarso pada ekspose hasil survei Bi Sulsel di Makassar, Senin.

Dia mengatamen, peningkatan kualitas Sulsel pada posisi itu didukung oleh peningkatan optimisme konsumen meningkat 7,5 poin menjadi 140,2 enam bulan mendatang dibandingkan saat ini.

Sementara perkembangan inflasi Sulsel pada April tercatat 3,33 persen (yoy) atau berada dalam sasaran target 3,5 plus minus 1.

Kondisi itu lebih rendah dari rata-rata 3 tahun sebelumnya. Hal ini karena dukungan bahan makanan yang relatif stabil dan lebih rendah dibandingkan polanya.

“Jadi inflasi Sulsel cukup terkendali atau berada dalam sasaran,” katanya.

Sedang inflasi tahun kalender Sulsel pada April 2019 tercatat 0,99 persen (ytd). Kondisi ini disebabkan kenaikan harga cabai rawit, bawang merah dan bawang putih.

Yang perlu diwaspadai pada empat bulan terakhir itu dari sumber bahan makanan. Selain juga inflasi dipicu oleh kenaikan harga transportasi udara, komunikasi dan jasa keuangan.

Dalam menekan inflasi pada Ramadhan dan Idul Fitri telah dilakukan penguatan sinergi dan koordinasi menjelang Ramadhan, termasuk sidak bersama Satgas Pangan dan Gudang distributor.

Begitu pula dengan upaya penetrasi pasar dengan menjual komoditas pangan penumpang inflasi seperti ayam potong dengan harga murah.

Sedang efisiensi rantai distribusi dilakukan melalui pembelian ke sentra komoditas bawang merah di Kabupaten Enrekang serta dijual ke Kota Makassar melalui pemanfaatan smart truck Inflation control (STIC).

Baca juga: Wamenkeu buka konferensi keuangan syariah di Makassar

Baca juga: Gubernur Sulsel: Kedatangan misi dagang Belanda harus dimaksimalkan

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian PUPR pantau rutin kondisi ruas tol untuk arus mudik

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memantau secara rutin sepanjang Ramadhan ini, kondisi berbagai ruas tol yang akan digunakan baik untuk arus mudik maupun arus balik lebaran tahun 2019/1440 Hijriyah ini.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin, mengatakan, menjelang arus mudik lebaran 2019, terus dilakukan pemantauan secara rutin jalan tol seperti ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung hingga H-10 perayaan Idul Fitri 1440 H.

“Kami terus lihat perkembangannya, guna memastikan kesiapan jalan tol ini dapat dilalui secara fungsional,” kata Danang.

Danang Parikesit mengimbau pemudik untuk memperhatikan kecepatan kendaraan karena pada ruas tol fungsional, pemudik juga harus menyiapkan bahan bakar dan kondisi mesin dalam keadaan baik.

Selain kesiapan jalan, Kementerian PUPR juga menyiagakan 10 Mobile Toilet Unit (MTU), 11 unit Bis Toilet, 19 unit mobil tinja, dan 42 unit Mobil Tangki Air di lokasi rest area di jalan tol Trans Jawa.

Selain itu juga disiagakan tim tanggap bencana dalam rangka mengantisipasi keadaan darurat pada titik-titik rawan bencana. Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas, BMKG, dan kementerian/lembaga lainnya dalam penyelenggaraan mudik lebaran 2019, termasuk jadwal buka-tutup tol fungsional.

Sebagaimana diwartakan, Kementerian Perhubungan menyiapkan konsep ganjil-genap dan satu arah saat arus mudik dan balik Lebaran 2019 di sepanjang Tol Jakarta-Surabaya untuk memperlancar Angkutan Lebaran Tahun 2019.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangannya mengatakan, jalan tol yang sudah menyambungkan dari Jakarta hingga Surabaya akan menarik minat masyarakat untuk menggunakan kendaraan pribadi, untuk itu perlu dilakukan manajemen lalu lintas agar tidak ada kepadatan.

“Presiden berpesan agar mudik tahun ini dapat berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk itu kami bersama-sama Pemerintah Daerah, Polri, Polda dan instansi terkait lainnya telah menyiapkan dua konsep manajemen lalu lintas konsep yaitu jalur satu arah dan penerapan ganjil genap. Nanti akan kita finalkan manajemen lalu lintas apa yang akan diterapkan dan saya yakin Kakorlantas dapat menjalankan dengan baik,” katanya.

Budi Karya Sumadi menjelaskan konsep tersebut disiapkan tidak lain tujuannya adalah agar mudik yang dijalani oleh masyarakat bisa nyaman dan lancar.

Sebelumnya, pengamat transportasi Universitas Soegijopranoto Semarang, Djoko Setijowarno, mengingatkan bahwa pemerintah harus mempersiapkan fasilitas area istirahat di berbagai ruas tol sebaik mungkin dalam menghadapi periode mudik lebaran.

“Potensi transaksi pemudik selama Lebaran 2019 sebesar Rp10,3 triliun untuk dibelanjakan di lokasi mudik dan Rp6 triliun untuk urusan transportasi,” kata Djoko Setijowarno kepada Antara, Minggu (28/4).

Menurut dia, potensi belanja itu mesti dimanfaatkan oleh daerah-daerah yang dilalui Tol Trans-Jawa, salah satunya dengan menyiapkan fasilitas area istirahat yang terletak di kota/kabupaten tersebut.

Ia mengingatkan bahwa daerah yang dilalui jalan tol dapat menjadi area istirahat sehingga pemudik perlu merencanakan pilihan daerah yang hendak dijadikan tempat istirahat saat mudik nanti.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketua DPR: Pengembangan kendaraan listrik jangan kalah dengan Eropa

saat ini di kawasan Jabodetabek saja jumlah kendaraan roda dua sudah mencapai 18 juta, sedangkan di tingkat nasional mencapai 91 juta

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, pengembangan kendaraan listrik yang ada di Indonesia jangan sampai kalah dengan negara-negara di benua Eropa yang telah melakukan pengembangan mobil elektrik dengan pesat.

“Jangan kalah dengan negara-negara Eropa yang akan melarang kendaraan konvensional berbahan bakar minyak mengaspal di jalan-jalan pada tahun 2030. Semua harus beralih ke elektrik,” kata Bambang Soesatyo dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Bambang Soesatyo, pihaknya mendukung terbentuknya komunitas motor dan mobil listrik di berbagai daerah di Indonesia.

Hal tersebut, lanjutnya, karena kendaraan listrik dinilai juga harus menjadi tren gaya hidup baru masa depan karena efisien dan ramah lingkungan.

Apalagi, ia mengingatkan bahwa saat ini di kawasan Jabodetabek saja jumlah kendaraan roda dua sudah mencapai 18 juta, sedangkan di tingkat nasional mencapai 91 juta.

Dengan beralih ke kendaraan listrik, Bambang menyatakan hal itu akan berkontribusi terhadap pembersihan udara terhadap polusi yang ada di langit Nusantara.

Politisi Golkar itu menyarankan aparatur pemerintah baik dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, maupun BUMN mulai menggunakan kendaraan listrik seperti motor listrik sebagai pilihan kendaraan dinas.

Sebagaimana diwartakan, kalangan akademisi memaparkan sejumlah rekomendasi pengembangan mobil listrik di Indonesia, di antaranya fokus penerapan teknologi hibrid, plug in hybrid, maupun baterai pada dua jenis kendaraan terlaris yaitu mobil serba guna (MPV) dan sport (SUV).

“Pasar kendaraan kita didominasi MPV sekitar 32 persen dan SUV 17,” kata Ketua Tim Teknis Mobil Listrik Nasional (Molina) Agus Purwadi pada pemaparan kesimpulan hasil Riset Komprehensif Electrified Vehicle dengan Melibatkan Perguruan Tinggi, di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan MPV merupakan kendaraan yang cocok dengan selera masyarakat Indonesia karena bisa memuat banyak penumpang dan SUV yang selain semakin disukai masyarakat Indonesia juga merupakan tren dunia. Karena itu, lanjut dia, kedua jenis tersebut paling tepat dikembangkan untuk program mobil listrik atau electrified vehicle.

Pengembangan teknologi listrik baik berbasis hibrid, plug in hybrid, maupun baterai, untuk MPV dan SUV, menurut dia, juga akan menyelesaikan problem borosnya pemakaian BBM untuk transportasi di Indonesia.

Sebelumnya, PT Blue Bird Tbk juga telah meluncurkan mobil bertenaga listrik sebagai armada terbaru untuk layanan Bluebird dan Silverbird yaitu BYD e6 A/T dan Tesla Model X 75D A/T yang akan mulai beroperasi Mei 2019.

Peluncuran mobil taksi listrik itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Ignasius Jonan serta Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf di kantor pusat Bluebird Group di Jakarta, Senin (22/4).

Presiden Direktur Blue Bird Group Holding, Noni Purnomo mengatakan untuk tahap awal, perusahaan akan melakukan pilot project dengan mengoperasikan 30 unit taksi listrik, terdiri atas 25 taksi Bluebird BYD e6 A/T dan 5 taksi Silverbird Tesla Model X 75D A/T.

Pilot project 30 unit taksi listrik ini langkah awal. Ini menjadi katalis untuk menghijaukan transportasi di Indonesia,” kata Noni.

Baca juga: Bakrie Autoparts dukung pengembangan kendaraan listrik
Baca juga: Luhut pastikan Perpres kendaraan listrik segera terbit
Baca juga: Jonan: kendaraan listrik kurangi ketergantungan impor minyak

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPS: konsumsi rumah tangga dukung pertumbuhan ekonomi triwulan I-2019

Jakarta (ANTARA) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja konsumsi rumah tangga yang positif memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2019 sebesar 5,07 persen.

“Pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh positif, terutama pada kelompok kesehatan dan pendidikan serta kelompok makanan dan minuman, selain restoran,” kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Senin.

Dalam periode ini, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,01 persen, atau lebih baik dari periode triwulan I-2017 dan I-2018 yang masing-masing tumbuh sebesar 4,94 persen.

Suhariyanto mengatakan penjualan eceran yang tumbuh 8,1 persen, terutama pada penjualan makanan dan minuman dan perlengkapan rumah tangga, memberikan kontribusi kepada konsumsi domestik.

Kinerja konsumsi rumah tangga ini didukung oleh nilai penjualan listrik PLN ke rumah tangga yang tumbuh 7,24 persen dan nilai transaksi uang elektronik, kartu debit dan kartu kredit yang tumbuh 14,56 persen.

Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2019 juga didukung oleh konsumsi pemerintah yang tumbuh 5,21 persen karena adanya kenaikan realisasi belanja barang dan jasa serta belanja pegawai.

Pada periode sama tahun 2017 dan 2018, konsumsi pemerintah hanya tumbuh masing-masing sebesar 2,69 persen dan 2,71 persen.

“Kenaikan realisasi terlihat di belanja barang dan jasa, belanja pegawai dan bantuan sosial tunai. Itu menyebabkan konsumsi pemerintah bergerak sangat bagus sekali,” kata Suhariyanto.

BPS mencatat realisasi belanja pemerintah di triwulan I-2019 mencapai Rp452,06 triliun, lebih tinggi dari periode sama tahun 2018 sebesar Rp419,55 triliun.

Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) ikut memberikan kontribusi kepada perekonomian pada triwulan I-2019, meski hanya tumbuh 5,03 persen.

Pencapaian ini tidak jauh berbeda dibandingkan periode triwulan I-2017 sebesar 4,77 persen dan triwulan I-2018 sebesar 7,94 persen.

Sementara itu, ekspor terkontraksi pada triwulan I-2019 dengan tumbuh negatif 2,08 persen, karena ekspor barang turun 1,7 persen dan ekspor jasa tumbuh negatif 5,25 persen.

Kondisi serupa juga terjadi pada triwulan I-2017 ketika ekspor tercatat tumbuh negatif 8,36 persen dan triwulan I-2018 terkontraksi 5,94 persen.

“Ekspor barang tumbuh negatif, seiring dengan menurunnya harga komoditas dan penurunan permintaan beberapa negara mitra dagang,” kata Suhariyanto.

Dalam triwulan I-2019, sektor pengeluaran yang tercatat tumbuh tinggi adalah konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) yaitu sebesar 16,93 persen, karena adanya aktivitas pemilu.

Meski demikian, kontribusi LNPRT kepada Produk Domestik Bruto (PDB) relatif kecil atau hanya sekitar 1,36 persen, dibandingkan konsumsi rumah tangga 56,82 persen, PMTB 32,17 persen maupun ekspor 18,48 persen.

Baca juga: ADB: konsumsi rumah tangga perkuat ekonomi Indonesia 2019 dan 2020

Baca juga: Ekonomi Jakarta 2019 ditopang konsumsi rumah tangga

Pewarta: Satyagraha
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri BUMN nilai harga tiket Garuda masih normal

Harganya itu masih berada di bagian batas atas, jadi masih normal. Ya kita tidak bisa menyuruh untuk menurunkan harga tiket sewenang-wenang, kan Garuda juga perusahaan publik

Jakarta (ANTARA) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menilai harga tiket pesawat maskapai Garuda masih dalam taraf normal.

“Harganya itu masih berada di bagian batas atas, jadi masih normal. Ya kita tidak bisa menyuruh untuk menurunkan harga tiket sewenang-wenang, kan Garuda juga perusahaan publik,” kata Rini usai groundbreaking di Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu.

Perhitungan harga tiket, menurut Rini sudah memperhitungkan sesuai struktur dan sistem operasi perusahaan, sehingga batasan atas dianggap masih tidak menyalahi aturan.

Sebelumnya, Vice President Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menyebut harga tiket Garuda merupakan harga kekinian saat ditanya mengenai harga tiket Lebaran 2019.

“Bagi kita poin yang sekarang itu adalah harga yang kekinian,” kata Ikhsan.

Untuk menutupi harga yang masih dinilai mahal tersebut, Ikhsan mengatakan akan menambah dari sisi peningkatan pelayanan.

“Bagi Garuda dengan harga yang sekarang kita berusaha meningkatkan pelayanan. Jadi kita bukan bermain di harga,” katanya.

Dihubungi terpisah, pakar penerbangan sekaligus President Director Aviatory Indonesia Ziva Narendra Arifin menjelaskan bahwa saat ini harga tiket pesawat menuju ke harga normal.

“Masyarakat mesti pahami penyesuaian ini kembali menuju jangkauan mendekati ke normal, sayangnya normalnya itu mahal dari yang kita terbiasa,” katanya.

Dia menambahkan bahwa komponen biaya operasional pesawat untuk menuju ke harga tiket harus melalui perjalanan yang panjang.

Dalam biaya operasional tersebut, terdapat biaya tetap, seperti biaya perawatan pesawat dan biaya variabel, yakni biaya pembelian bahan bakar.

“Tidak bisa kita pandang sebagai tiba-tiba naik dan menjadi mahal, biaya pengoperasian pesawat biaya operasional tidaklah murah dan mengandung banyak variabel,” katanya.

Selain itu, Ziva menambahkan, marjin keuntungan maskapai berbeda dengan bisnis yang lain.

“Bisnis maskapai berbeda dengan ‘retail’ yang bisa 100 persen, bisa 40 persen per tiket saja sudah untung sekali,” katanya.

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementerian BUMN resmikan Gedung Sinergi 8

Gedung tersebut bertransformasi menjadi Gedung Sinergi 8 yang dibangun dengan inovasi pendanaan tanpa melibatkan biaya APBN.

Jakarta (ANTARA) – Selain melakukan seremonial Groundbreaking BUMN Center, Kementerian BUMN juga turut meresmikan Gedung Sinergi 8 yang merupakan hasil revitalisasi fungsi Gedung 48 yang selama puluhan tahun mangkrak.

“Gedung tersebut bertransformasi menjadi Gedung Sinergi 8 yang dibangun dengan inovasi pendanaan tanpa melibatkan biaya APBN,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno di Jakarta, Minggu.

Dia menegaskan bahwa terwujudnya revitalisasi Gedung Sinergi 8 menunjukkan bahwa Keluarga BUMN harus selalu berpikir out of the box dan mencari alternatif skema bisnis yang kreatif dan inovatif dalam mengatasi permasalahan dan mengembangkan bisnis.

Gedung Sinergi 8 memiliki luas 5.400 meter persegi dan memiliki empat lantai ini akan menjadi pusat kuliner dan co-working space, yang dapat dimanfaatkan baik oleh warga BUMN maupun masyarakat luas mengingat letaknya yang sangat strategis di perempatan Jalan Sabang.

Di dalamnya, juga terdapat sport center untuk olahraga basket, futsal dan bulu tangkis.

Prosesi peresmian dimaksud melibatkan tiga generasi BUMN yang disambut dengan flashmob milennial BUMN dan Kementerian BUMN bersama Menteri BUMN dan para tamu VVIP.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan memasukkan kunci penyelarasan yang diikuti dengan penayangan augmented reality pembangunan BUMN Center, Gedung Sinergi 8 dan Fasad Gedung Kementerian BUMN.

Perjalanan Kementerian BUMN yang saat ini telah menginjak usia yang ke-21 berawal dari pembentukan Kementerian Pendayagunaan BUMN pada tahun 1998 dengan Menteri pertama, Tanri Abeng.

Kementerian BUMN memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar dalam rangka membina dan mengelola BUMN untuk bisa meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

“Terlebih lagi semenjak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN, yang menegaskan maksud dan tujuan didirikannya BUMN sebagaimana tertuang dalam Pasal 2,” kata Menteri Rini.

Baca juga: Tiga BUMN bersinergi bangun BUMN Center
Baca juga: Kementerian BUMN gelar drama musikal LinkAja
Baca juga: Rini Soemarno resmikan “groundbreaking” BUMN Center

Pewarta: Aji Cakti
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bulog antisipasi fluktuasi harga telur saat Ramadhan hingga lebaran

..kita sudah berusaha, karena peternak ayam petelur sudah siap juga.

Jakarta (ANTARA) – Badan Urusan Logistik (Bulog) mewaspadai dan mengantisipasi fluktuasi harga telur ayam di pasar ketika memasuki bulan Ramadhan hingga lebaran.

“Kemungkinan telur. Tapi kita sudah berusaha, karena peternak ayam petelur sudah siap juga,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso usai menghadiri acara di Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan Bulog sudah kerja sama dengan para peternak telur ayam. “Kita sudah membeli mereka. Sudah pesanlah. Tapi kita mintanya untuk produksi bulan ini,” kata Budi Waseso.

Terkait operasi pasar, Budi menjelaskan bahwa belum ada rencana operasi pasar besar-besaran, sebab menurutnya harga dinilai masih bisa dikendalikan.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan bahwa pasokan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang bulan puasa sudah mencukupi.

“Secara umum sembilan bahan pokok semuanya sudah siap,” kata Budi Waseso (Buwas).

Buwas menyampaikan hal itu seusai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo membahas Persiapan Menghadapi Idul Fitri.

“Apalagi beras, sekarang sudah 2,1 juta ton, gula sudah banyak, jagung masih, jadi minyak kita punya stok 2 juta sekian, jadi sudah mumpuni lah,” kata Buwas.

Dengan kecukupan suplai bahan pangan tersebut, operasi pasar, menurut Buwas, belum diperlukan.

“Sementara ini tidak ada operasi pasar, kalau lihat saja gejolak nanti harga naik karena kebutuhan banyak, kita langsung turunkan operasi untuk intervensi. Daging ayam sudah punya banyak, daging kerbau sudah punya banyak, tinggal nunggu perintah nanti, begitu ada kenaikan yang signifikan yang meresahkan masyarakat, ya kita turunkan,” ungkapnya.

Baca juga: HUT ke-52, ini tujuh produk baru unggulan Bulog
Baca juga: Dirut Bulog sebut harga sembako akan naik tapi suplai banyak
Baca juga: YLKI minta pemerintah pastikan pasokan bahan pangan selama Ramadhan

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Drama musikal “Srikandi Buperstradia” ajak millenial tetap kreatif

Jakarta (ANTARA) – Drama musikal “Srikandi Buperstradia” yang digelar oleh Kementerian BUMN mengandung pesan yang mengajak generasi millenial tetap semangat dan kreatif dalam berkreasi.

“Untuk generasi muda atau millenial bahwa kita itu harus kreatif, inovatif dan tidak boleh frustasi,” ujar Kepala Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Mahmud Husen di Jakarta, Minggu.

Dia menjelaskan bahwa ide itu tidak perlu datang dari orang terhormat, tapi dari anak-anak muda yang barangkali posisi pekerjaannya masih rendah dan bisa saja memunculkan ide kreatif yang menimbulkan dampak besar bagi bangsa ini.

“Jadi untuk generasi millenial tetap semangat, kreatif dan inovatif bahwa kita bisa mampu dan bisa,” katanya.

Drama musikal berjudul Srikandi Buperstradia” mengisahkan seorang putri kerajaan fantasi bernama Srikandi yang menginginkan sebuah hadiah ulang tahun ke-21 yang berbeda dan berguna bagi rakyatnya.

Karena dirinya merupakan generasi millenial, Srikandi ingin memiliki hadiah yang juga memiliki dampak bagi masyarakat dalam bentuk aplikasi digital.

Di suatu tempat tinggallah seorang anak tiri bernama Penri yang berhasil menciptakan program digital dan ingin menyerahkannya sebagai hadiah untuk ulang tahun sang putri.

Saat diberikan kepada sang putri Srikandi, program digital tersebut belum diberinama apapun oleh Penri hingga akhirnya Srikandi berdiskusi dengan temannya bernama Telkomindo dan akhirnya lahirlah nama LinkAja untuk program tersebut.

Hal unik lainnya dari drama musikal ini ialah nama seluruh tokoh dalam ceritanya diambil dari nama-nama BUMN seperti Penri dari PNRI, Patih Antara dari Perum LKBN ANTARA, Ratu Perta Permina dari Pertamina dan masih banyak lagi.

Selain itu aktor dan aktris dari drama musikal ini juga direkrut dari jajaran direksi BUMN-BUMN seperti Patih Antara yang diperankan oleh Direktur Komersil dan Pengembangan Bisnis Perum LKBN ANTARA  Hempi Nartomo Prajudi  dan sosok Tante Ugam yang dibintangi oleh Direktur Keuangan & SDM Perum PNRI Dhita Febrianty dan masih banyak lagi.

Drama musikal “Srikandi Buperstradia” ini digelar oleh Kementerian BUMN dalam rangka memperingati HUT kementerian tersebut yang menginjak usia ke-21 pada tahun ini.

Baca juga: Kementerian BUMN gelar drama musikal LinkAja
Baca juga: Rini Soemarno resmikan “groundbreaking” BUMN Center

 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tiga BUMN bersinergi bangun BUMN Center

Gedung BUMN Center akan memiliki 32 lantai yang terdiri dari dua lantai podium, dua lantai fasilitas, satu lantai refugee, 27 lantai Office Space serta dilengkapi dengan tiga lapis basement pada masing-masing menara

Jakarta (ANTARA) – Tiga BUMN yaitu PT PP (Persero), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) dan PT Danareksa (Persero) melakukan kerja sama membangun serta mengembangkan Gedung Telkom dan Gedung Danareksa yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN di Jakarta Pusat.

Siaran pers PT PP (Persero) Tbk yang diterima di Jakarta, Minggu, menyebutkan, kerja sama dituangkan dalam penandatanganan bersama sekaligus dilaksanakan proses ceremony groundbreaking atas pembangunan BUMN yang dihadiri Menteri BUMN Rini M. Soemarno.

Luas tanah yang akan dibangun dan dikembangkan sekitar 9.300 meter persegi (milik Danareksa) dan sekitar 11.439 meter persegi (milik Telkom).

Konsep disain BUMN Center adalah Burung Garuda, dimana kapak dua sayap merupakan Gedung Kembar yang menyerupai sayap Garuda sebagai lambang Negara Indonesia serta Gedung Kementerian BUMN sebagai kepala dari Burung Garuda. Disain Gedung BUMN Center direncanakan menjadi bangunan dengan kualitas grade A.

Nantinya di atas lahan tersebut akan dibangun Gedung BUMN Center yang terintegrasi dengan Gedung Kementerian BUMN (eksisting). Harapannya dengan membangun Gedung BUMN Center dapat mempermudah serta mempercepat serta mendorong terbentuknya kerja sama sinergi antarperusahaan BUMN.

Gedung BUMN Center akan memiliki 32 lantai yang terdiri dari dua lantai podium, dua lantai fasilitas, satu lantai refugee, 27 lantai Office Space serta dilengkapi dengan tiga lapis basement pada masing-masing menara.

Gedung BUMN Center nantinya diharapkan sebagai tuan rumah bagi BUMN yang ada di seluruh Indonesia dengan total SGA (West and East tower) sekitar 109.820 meter persegi sehingga dapat menampung sejumlah BUMN yang ada di seluruh Indonesia dan meningkatkan sinergi antarBUMN serta pelayanan yang lebih baik untuk negeri.

Direktur UTama PT PP (Persero) Lukman Hidayat mengatakan, pembangunan Gedung BUMN Center akan dimulai dengan dua tahap pengembangan, yaitu pengembangan Tower Barat (tanah milik Danareksa) dan dilanjutkan Menara Timur (tanah milik Telkom).

Pengembangan tahap satu diperkirakan akan memakan waktu tiga tahun dan diharapkan dapat beroperasi pada tahun ke-4 setelah selesai masa pembangunan. Dalam proses konstruksi, PT PP akan mengimplementasikan teknologi BIM 4D, “virtual reality, augemented reality, mixed reality, laser scan technology, photogrammetry, 3D printing” sehingga pelaksanaan konstruksi menjadi lebih cepat, akurat dan efisien dan menghasilkan produk berkualitas.

“Kami berharap dengan terjalinnya sinergi antarBUMN akan meningkatkan nilai tambah bagi masing-masing perusahaan,” kata Lukman.

Selain pengembangan pada tanah Danareksa dan Telkom, direncanakan juga akan dilakukan pengembangan pada lahan Garuda Indonesia seluas sekitar 3.955 meter persegi. Pengembangan lahan milik Garuda Indonesia direncanakan terkoneksi dan terintegrasi pada Gedung BUMN Center dan diharapkan menjadi satu kesatuan daerah perencanaan yang akan dinamakan BUMN Center.

Di atas lahan Garuda Indonesia direncanakan bangunan setinggi 14 lantai yang memiliki fungsi utama sebagai pendukung kegiatan yang ada di dalam kawasan BUMN Center.

Baca juga: Kementerian BUMN gelar drama musikal LinkAja
Baca juga: Rini Soemarno resmikan “groundbreaking” BUMN Center

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ICPF 2019 di Kuala Lumpur raih transaksi Rp12 Miliar

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pameran produk-produk binaan BUMN Indonesia Creative Product Festival (ICPF) 2019 yang berlangsung di Mid Valley Kuala Lumpur 3 – 5 Mei 2019 meraih transaksi Rp12 Miliar.

“Pada saat diselenggarakan di PWTC tahun lalu transaksi dan prospek bisnis-nya kurang lebih Rp10 miliar. Saat ini diperkirakan mencapai Rp12 miliar,” ujar Ketua Panitia ICPF 2019 Achmad Fachrodji saat memberikan sambutan penutupan di Kuala Lumpur, Minggu.

Hadir saat penutupan Wakil Dubes RI di Kuala Lumpur Krishna KU Hannan, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Riffah Arini, sejumlah pimpinan BUMN baik dari Jakarta maupun Kuala Lumpur.

“Nanti secara detail akan kami laporkan kepada Menteri BUMN dan semua produk yang ditampilan ada dalam ‘market place’ di belanja.com sehingga ibu-ibu di Indonesia maupun Indonesia cukup berbelanja melalui situs tersebut,” katanya.

Direktur Utama Balai Pustaka tersebut mengatakan pameran ICPF 2019 yang berlangsung di Mid Valley diikuti oleh sekitar 28 peserta yang merupakan Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Produk yang ditampilkan banyak sekali dan khusus untuk kuliner semuanya habis sebelum pameran ditutup pertanda diterima masyarakat Malaysia sehingga kalau nanti ada pameran lagi agar diperbanyak terutama rendang,” katanya.

Acmad Fachrodji mengharapkan agar pada tahun mendatang bisa menyelenggarakan ICPF lebih prestisius lagi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Dubes RI di Kuala Lumpur Krishna KU Hannan mengatakan ICPF sudah diselenggarakan untuk kedua kalinya di Kuala Lumpur sehingga diharapkan bisa bersambung dan lebih baik lagi.

“Kami atas nama perwakilan Indonesia di Kuala Lumpur menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama Kementrian BUMN dalam mempromosikan produk Indonesia di Malaysia terutama produk UKM,” katanya.

Pada saat yang sama Krishna Hanan menutup secara resmi ICPF 2019 dengan melakukan selebrasi secara bersama-sama di atas panggung dengan panitia dan sejumlah pimpinan BUMN.
 

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menhub-Gubernur Jateng bahas persiapan mudik

Semarang (ANTARA) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar rapat guna membahas persiapan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2019 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, komplek kantor gubernur di Semarang, Minggu.

Dalam rapat yang berlangsung sekitar 2,5 jam itu juga dihadiri Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Wakapolda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigjen Bimo Anggoro Seno, serta kapolres dan kepala Dinas Perhubungan se-Jateng.

Ada tiga poin penting dalam rapat persiapan mudik untuk wilayah Jateng-DIY tersebut, yakni terkait lalu lintas, infrastruktur, serta pelayanan mudik gratis.

Untuk lalu lintas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan yang perlu diwaspadai adalah titik kemacetan, rambu lalu lintas, rekayasa lalu lintas, dan pengelolaan jalan tol.

“Dulu yang bikin kita trauma adalah Brexit (Brebes Exit, red) tapi sekarang sudah tidak. Secara umum titik macet sudah kita hitung berdasarkan pengalaman kita mengalami beberapa kemacetan,” katanya.

Menurut Ganjar, beberapa sinyalemen kemacetan parah di Jateng pada arus mudik Lebaran 2019, berada di pasar tumpah, perlintasan kereta api serta pintu keluar jalan tol.

Menyikapi hal itu, Ganjar mengaku telah menginstruksikan pada pemerintah kabupaten/kota agar menyiapkan tindakan, khususnya untuk mengantisipasi pasar tumpah.

“Mengantisipasi pasar tumpah, pemerintah kabupaten/kota silakan segera menandai titik-titik penting rawan kemacetan. Untuk exit tol, titik rawan kemacetan berada di pintu exit tol Pejagan, Pemalang, Banyumanik, Salatiga, Tingkir, Boyolali dan Kartosuro. Exit tol ini jalur alternatif kita berikan, mudah-mudahan teman-teman di kabupaten membantu,” ujarnya.

Terkait dengan infrastruktur, Ganjar menyebutkan saat ini beberapa ruas jalan di wilayah di Jateng sedang diperbaiki dan maksimal harus selesai H-6 Lebaran.

Politikus PDI Perjuangan itu optimis keberadaan jalan tol Trans Jawa siap dilalui pemudik meskipun ada sejumlah catatan yang mesti segera dieksekusi pengelola jalan tol.

“Bina Marga, kita siapkan untuk menghitung daerah yang masih dalam proses pengerjaan jalan, nanti kita pastikan kapan berhenti. Untuk Rest Area beberapa akan selesai, untuk pemudik yang menggunakan jalan tol, jangan lupa ‘top up’ penuh kartu e-toll-nya. Sebagai gambaran dari Jakarta ke Semarang perlu e-toll sekitar Rp370 ribu,” katanya.

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan wisatawan padati pantai Gunung Kidul untuk “padusan”

Gunung Kidul (ANTARA) – Puluhan ribu warga memadati objek wisata pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk melakukan tradisi padusan sebelum menjalankan ibadah puasa pada Ramadhan 2019.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono di Gunung Kidul, Minggu, mengatakan jumlah pengunjung objek wisata pantai Selatan wilayah Gunung Kidul, khusus Minggu (5/5) mencapai 20.000 orang.

Pengunjung sepanjang Pantai Baron hingga Pulang Syawal mencapai 20 ribu wisatawan. Wisatawan yang masuk melalui beberapa tempat pemungutan retribusi, yakni TPR Baron, TPR Tepus, TPR JJLS, dan TPR Pulegundes.

“Mereka ke objek wisata pantai melaksanakan tradisi padusan membersihkan diri, supaya dapat menjalankan ibadah puasa dengan hati yang bersih,” kata Harry.

Ia mengatakan jumlah pengunjung pada padusan ini mengalami peningkatan. Meski demikian, Harry tidak menjabarkan jumlah peningkatannya.

“Secara pasti tidak kami data, namun ada peningkatan,” katanya.

Sementara itu, Koordinator SAR Satlimas Korwil II Gunung Kidul Marjono mengatakan sepanjang pantai Selatan Gunung Kidul mengalami air surut hal tersebut lalu dimanfaatkan warga untuk berenang dan main air, khususnya di Pantai Baron.

Wisatawan yang melakukan padusan mulai berdatangan sejak pagi hingga petang. Mereka sangat menikmati berendam dan bermain air laut. Hal ini dikarenakan air laut surut dari 11.00 WIB sampai 14.00 WIB. Begitu juga, ombak pantai sangat landai, sehingga wisatawan dapat melakukan padusan dengan tenang dan santai.

“Sejak pagi tadi pengunjung berdatangan ke Pantai Baron, mereka kebanyakan menghabiskan waktu berenang atau hanya sekedar bermain air di pinggiran pantai,” kata Marjono.

Meski demikian, SAR Satlimas Korwil II selalu mengingatkan wisatawan atau pengunjung tetap waspada dan hati-hati saat bermain air.

“Ombak juga landai, tetapi kami tetap mengingatkan kepada wisatawan agar tidak bermain air terlalu ke tengah karena kalau sampai ke tengah berbahaya bagi keselamatan. Kami mengingatkan melalui pengeras suara, rambu-rambu larangan juga sudah dipasang di sekitar pantai, selain itu kami juga menerjunkan anggota SAR untuk berbaur bersama wisatawan,” katanya.
 

Pewarta: Sutarmi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anggota DPR apresiasi Pertamina tingkatkan serapan minyak

Kepatuhan Pertamina dalam menyerap minyak domestik tersebut layak diacungi jempol

Jakarta (ANTARA) – Kinerja penyerapan minyak mentah dan kondensat produksi Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) domestik yang terus meningkatpoiuuu oleh Pertamina mendapatkan apresiasi anggota Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir.

Menurut dia, hal itu menunjukkan kepatuhan BUMN energi tersebut terhadap pemerintah, terutama, dalam menjalankan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 42 Tahun 2018 tentang Prioritas Pemanfaatan Minyak Bumi untuk Pemenuhan Kebutuhan Dalam Negeri.

“Kepatuhan Pertamina dalam menyerap minyak domestik tersebut layak diacungi jempol,” kata Inas Nasrullah Zubir melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Tingginya penyerapan minyak mentah dan kondensat domestik, lanjutnya, berimbas baik bagi neraca perdagangan Indonesia, karena Pertamina bisa membantu mengurangi impor dalam negeri, sehingga memperkuat cadangan devisa negara.

Selama empat bulan pertama 2019, menurut dia, impor minyak mentah dan kondensat menurun hingga 50 persen. Data Pertamina menunjukkan, bahwa pada periode Januari-April 2019, volume impor minyak mentah dan kondensat BUMN tersebut menurun drastis dibandingkan periode yang sama tahun lalu dari 48 juta barel, menyusut hingga 25 juta barel.

“Penurunan impor merupakan dampak dari kepatuhan dalam menyerap minyak mentah dari KKKS domestik. Tentu saja sangat positif,” ujar Inas

Inas juga tidak menampik bahwa penyerapan minyak mentah produksi domestik akan meningkatkan kinerja dan keuntungan Pertamina. Dengan demikian, sekaligus bisa menjadi pendukung dalam mengendalikan harga bahan bakar minyak (BBM). Apalagi, ujarnya, di saat harga minyak dunia yang tengah merangkak naik seperti saat ini.

Hingga minggu ketiga April 2019, Pertamina telah melakukan kesepakatan dengan 32 KKKS. Dalam kesepakatan tersebut, BUMN energi itu membeli minyak mentah dan kondensat dalam negeri sebanyak 137 ribu barel per hari.

Dengan pasokan tersebut, Pertamina tidak lagi mengimpor minyak mentah jenis heavy dan super heavy, tetapi hanya untuk jenis light and medium crude.

Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan juga mengapresiasi kepatuhan Pertamina terhadap Permen ESDM Nomor 42 Tahun 2018. Kepatuhan itulah yang mendorong Pertamina untuk terus menindaklanjuti hasil penjajakan dengan KKKS, dengan harga yang disepakati.

“Ini adalah langkah maju dalam mengurangi biaya produksi Pertamina, sekaligus mengurangi CAD kita dari impor minyak,” jelas Mamit.

Penyerapan minyak mentah dan kondensat dari KKKS, tidak hanya berdampak terhadap pengurangan impor dari sektor minyak dan gas bumi, yang pada akhirnya juga berperan penting dalam penguatan devisa negara.

Selain itu, lanjut dia, penyerapan minyak dari KKKS juga menguntungkan Pertamina dan membuat keuangan BUMN tersebut terus membaik. “Pertamina diuntungkan. Ongkos kirim dan lain-lain bisa dikurangi sehingga bisa menekan biaya produksi,” katanya.

Baca juga: Pertamina siaga kebutuhan BBM selama Ramadhan
Baca juga: Pertamina siapkan 8 juta tabung LPG awal Ramadhan
Baca juga: Pertamina bidik Selat Malaka sebagai potensi pasar global

Pewarta: Subagyo
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PKL di lokasi CFD

Pedagang kaki lima (PKL) berjualan di jalan saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (5/5/2019). Kurangnya pengawasan petugas menyebabkan banyak PKL yang berjualan tidak pada tempat yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta sehingga mengganggu aktivitas warga yang berolahraga. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

Antara perluas penyebaran informasi melalui i-media dan videotron

Pontianak (ANTARA) – Perum LKBN Antara terus memperluas penyebaran informasi salah satunya melalui media dalam dan luar ruang di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat.

Direktur PT Indonesia Market Quote, anak perusahaan Perum LKBN Antara yang salah satu usahanya bergerak di bidang digital media, Darmadi di Pontianak, Minggu menuturkan, sebagai kantor berita negara, Antara punya kewajiban untuk memperluas jangkauan penyebaran informasi ke masyarakat melalui berbagai kanal distribusi.

Selain melalui portal, penyebaran ke ratusan media pelanggan, serta dengan jejaring yang Antara miliki baik di dalam maupun luar negeri.

“Termasuk yang akan dikembangkan adalah media digital dalam dan luar ruang. Di dalam ruang berupa i-media, yakni informasi berupa teks, foto dan video dalam satu layar, dan luar ruangan menggunakan videotron,” ujar Darmadi.

Ia menambahkan, saat ini untuk i-media ada ratusan unit yang telah dipasang. “Ada di kementerian, stasiun, bandara, rumah sakit, dan tempat publik lainnya,” ujar dia. Di Pontianak, ada dua lokasi yang dipasang yakni di Kantor Diskominfo Provinsi Kalbar dan RSUD Kota Pontianak.

Menurut dia, pemasangan tersebut diberikan secara gratis dengan syarat di lokasi tersedia “smart tv” dan jaringan internet.

Melalui i-media, pemerintah ataupun instansi dapat mempublikasikan kegiatan ke masyarakat di ruang publik, atau bahkan mempublikasikan apa yang sudah dilakukan ke seluruh Indonesia melalui jaringan i-media Antara.

Ia menargetkan dapat memasang hampir seribu lokasi baru hingga tajun depan di seluruh Indonesia. Sedangkan untuk videotron, ke depan akan dipasang di seluruh kabupaten/kota.

Dalam waktu dekat, target utama adalah pemasangan videotron di ibu kota provinsi.

 “Infratrukturnya, dalam artian videotron termasuk bangunan fisiknya, menjadi tanggungan Antara, sedangkan pemda menyediakan lahan yang strategis dan perizinan,” ujar dia.

Sama seperti i-media, konten dari pemerintah daerah dapat ditayangkan ke seluruh jaringan videotron yang dimiliki Antara.

Ia mempersilahkan agar pihak yang ingin mendapatkan layanan ini, dapat menghubungi Perum LKBN Antara Biro Kalbar yang terletak di Jalan Johar No 1 Pontianak untuk berdiskusi lebih lanjut.

Baca juga: I-Media hadir di The Gade Cafe Ambon

Baca juga: Menkominfo harapkan Antara manfaatkan perkembangan digital

Pewarta: Teguh Imam Wibowo
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenperin ajak 750 IKM melek teknologi dalam sepekan

Pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku IKM nasional, menjadi penting untuk mendongkrak daya saingnya hingga kancah global.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian menggelar acara e-Smart IKM 2019 dengan mengangkat tema ‘IKM Go Digital’ di tiga provinsi, yakni Bali, Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan, yang masing-masing provinsi diikuti sebanyak 250 IKM.

“Kami berkolaborasi dengan marketplace, fintech, perbankan, perusahaan pengiriman, penyedia jasa eksportir serta komunitas penyedia layanan Informasi berbasis open ERP,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih lewat keterangannya di Jakarta, Minggu.

Acara ini dikemas dalam konsep pameran, talkshow (bincang-bincang), dan workshop (lokakarya).

Pada periode 2017-2018, total peserta workshop e-Smart IKM telah mencapai 5.945 pelaku usaha dengan total omzet sebesar Rp2,37 miliar.

“Program e-Smart IKM yang diluncurkan sejak Januari 2017 lalu, merupakan langkah konkret dari pemerintah saat ini yang ingin menyiapkan IKM nasional bisa go digital atau menuju revolusi industri 4.0,” ungkap Gati.

Menurut dia, pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku IKM nasional, menjadi penting untuk mendongkrak daya saingnya hingga kancah global.

Upaya tersebut. lanjutnya, juga sebagai bagian dari pelaksanaan langkah-langkah prioritas yang tertuang di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Guna memacu IKM nasional berperan pada penerapan revolusi industri 4.0, kami terus mendorong mereka agar terlibat di e-commerce yang diimplementasikan dalam program e-Smart IKM,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, workshop e-Smart IKM telah dilaksanakan di 34 provinsi dan telah melibatkan beberapa pihak seperti BI, BNI, Google, iDeA serta Kementerian Komunikasi dan Informatika. Selain itu, menggandeng pemerintah provinsi, kota dan kabupaten.

“Program e-Smart IKM juga telah bekerja sama dengan marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, BliBli, Blanja.com, Ralali, dan Gojek Indonesia,” sebut Gati.

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang Ramadhan, Kementan gelar pangan murah

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian menggelar pangan murah di Toko Tani Indonesia, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, untuk menstabilisasi pasokan dan harga sejumlah pangan pokok dan strategis menjelang bulan suci Ramadhan.

Usai operasi pasar dengan menggelontorkan bawang putih impor sebanyak 4 kontainer atau 120 ton, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga memasok komoditas yang sama sebanyak 30 ton di TTI Center.

“Diharapkan dalam waktu dekat harga bawang putih dan bawang merah kembali stabil dan normal kembali,” kata Amran saat meluncurkan Gelar Pangan Murah (GPM) di TTI Center Jakarta, Minggu.

Stabilitasi harga pangan ini perlu dilakukan, agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, atau lebih murah dibanding harga pasaran.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan GPM secara bertahap di 100 titik lokasi yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta antara lain PD Pasar Jaya, Asosiasi Supplier, importir dan Food Station Tjipinang Jakarta.

Melalui gelar pangan murah ini, kata Agung, secara psikologis telah menurunkan harga bawang merah dan bawang putih.

Di beberapa pasar di DKI Jakarta sudah terlihat penurunan, seperti bawang merah dari Rp50.000 per kg menjadi Rp.30.000-40.000 per kg, sedangkan harga bawang putih sedikit menurun dari Rp60.000 per kg menjadi Rp40.000-50.000 per kg

GPM adalah langkah awal mengendalikan harga pangan di tingkat konsumen seperti diatur dalam Permendag 98/2018 bahwa harga komoditas pangan bisa murah tanpa harus merugikan petani.

“Melalui GPM, petani tetap memperoleh keuntungan, pedagang juga tetap memperoleh marjin keuntungan yang wajar, dan aksesbilitas masyarakat dalam memperoleh harga pangan terjangkau juga terpenuhi,” kata Agung.

Dalam GPM ini komoditas yang dijual diantaranya: beras TTI Rp.8.500/kg, bawang merah Rp.22.000/kg, bawang putih Rp.22.000/kg, cabai merah Rp.18.000/kg, daging ayam Rp.30.000/kg, telur ayam ras Rp.23.000/kg, daging sapi beku Rp.75.000/kg, minyak goreng Rp. 10.000/lt dan gula pasir Rp.11.000/kg serta produk pangan lainnya.

GPM sudah dilaksanakan sejak 12-16 April lalu di sembilan pasar, dengan menggelontorkan masing-masing 10 ton bawang merah dan bawang putih dengan harga Rp22.000 per kg.

Selanjutnya, pada 18-21 April 2019 di lima pasar dan TTIC yang menghabiskan bawang merah 3 ton serta bawang putih 5 ton. Kemudian pada 1 Mei 2019 sebanyak 3 ton.

Baca juga: Operasi pasar, Mentan gelontorkan bawang putih impor jelang Ramadhan
Baca juga: Kementan operasi pasar bawang putih di lima titik Jakarta

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga ikan naik jelang Ramadhan

Nelayan menata ikan hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Beba, Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/5/2019). Jelang Ramadhan harga ikan mengalami kenaikan dari biasanya Rp150 ribu per keranjang menjadi Rp 250 ribu – Rp 300 ribu per keranjang. ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/ama.

Hari terakhir IIMS 2019

Pengunjung melihat mobil yang dipamerkan dalam Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (5/5/2019). Data rekapitulasi hingga Jumat (3/5), selama penyelenggaraan IIMS 2019 total telah terjadi transaksi senilai Rp 3,1 triliun. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/ama.

Tahanan Polresta Palembang kabur

Anggota kepolisian berjaga di ruang tahanan Polresta Palembang, Sumsel, Minggu (5/5/2019). Sebanyak 30  tahanan Polresta Palembang kabur melalui ventilasi ruang tahanan pada Minggu (5/5/2019) dini hari, dan lima diantaranya berhasil ditangkap di kawasan Mariana Kabupaten Banyuasin. ANTARA FOTO/Feny Selly/aww.

Rini Soemarno resmikan “groundbreaking” BUMN Center

Gedung tersebut nanti disebut gedung “Sinergi Delapan”, dengan setiap perwakilan BUMN akan membuka kantor perwakilan di gedung BUMN Center tersebut

Jakarta (ANTARA) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meresmikan groundbreaking (peletakan batu pertama atau pembangunan tahap awal) gedung BUMN Center di komplek Kementerian BUMN, Jakarta, Minggu.

Rini Soemarno dalam kata sambutannya saat peresmian tersebut mengatakan bahwa gedung BUMN Center dibangun dengan maksud untuk memudahkan koordinasi antarperusahaan BUMN.

Ia menyebutkan, gedung tersebut nanti disebut gedung “Sinergi Delapan”, dengan setiap perwakilan BUMN akan membuka kantor perwakilan di gedung BUMN Center tersebut.

Selain itu, pada hari ini juga dalam kesempatan yang sama, diresmikan juga pembaruan fisik gedung Kementerian BUMN.

Ia juga menyampaikan sejumlah capaian BUMN. Menurut data Kementerian BUMN, indikator-indikator kinerja perusahaan milik negara selama 2018 meningkat signifikan, mulai dari laba, ekuitas, belanja modal (capital expenditure/capex), hingga kontribusi terhadap APBN seperti pajak, pendapatan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.

Hingga 31 Desember 2018, total aset BUMN menembus angka Rp8.092 triliun, melonjak Rp882 triliun atau sekitar 12 persen dibanding aset pada 2017 sebesar Rp 7.210 triliun. Sedangkan Total laba BUMN tumbuh menjadi Rp 188 triliun dari laba 2017 sebesar Rp 186 triliun.

Besarnya kontribusi BUMN dalam pembangunan infrastruktur pun terlihat dari belanja BUMN yang meningkat sepanjang 2018 mencapai Rp487 triliun, di mana angka itu naik signifikan dibandingkan 2017 sebesar Rp315 triliun. Sementara belanja modal 2018 itu didominasi oleh sektor infrastruktur.

Kontribusi BUMN terhadap APBN juga melonjak menjadi Rp 422 triliun, naik Rp 68 triliun dari setoran 2017 sebesar Rp 354 triliun.

Baca juga: Menteri: keuntungan BUMN total di atas Rp200 triliun
Baca juga: Bertepatan dengan tarawih pertama, Rini berencana resmikan LinkAja
Baca juga: Menteri Rini tekankan BUMN harus dikelola transparan dan profesional

 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Operasi pasar, Mentan gelontorkan bawang putih impor jelang Ramadhan

Tidak ada alasan harga bergejolak, kami berikan harga maksimal Rp30.000 per kilogram

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Minggu pagi menggelontorkan bawang putih sebanyak empat kontainer di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, guna menstabilkan harga komoditas tersebut menjelang Ramadhan.

Dalam operasi pasar ini, setidaknya empat kontainer dengan muatan masing-masing 29-30 ton ini dijual dengan harga Rp25.000 per kilogram. Tiap pedagang hanya diperbolehkan membeli bawang putih impor ini maksimal 10 karung atau 200 kilogram dengan harga jual di tingkat konsumen maksimal Rp30.000 per kilogram.

“Tidak ada alasan harga bergejolak, kami berikan harga maksimal Rp30.000 per kilogram. Kami monitor harian, kalau nanti ada yang jual lewat Rp30.000, kami ada satgas bersama Kapolri ini,” kata Menteri Amran kepada pers saat operasi pasar komoditas bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Minggu.

Amran menyebutkan operasi pasar ini merupakan perintah presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas untuk menekan lonjakan harga bawang putih yang sudah terlalu tinggi mencapai Rp55.000-60.000 per kg di tingkat konsumen.

Stok bawang putih yang disiapkan pemerintah selama Ramadhan sebanyak 100.000 ton, di mana kebutuhan konsumsi hanya berkisar 42.000-50.000 ton.

Bawang putih impor dari China ini merupakan realisasi dari persetujuan impor yang diberikan Kementerian Perdagangan kepada importir dengan total volume 115.000 ton.

“Kami minta seluruh importir harus bertanggung jawab agar harga turun, dari Rp46.000 menjadi Rp25.000 per kg. Importir sudah tanda tangan. Jika tidak komitmen, urusannya panjang, bisa kami ‘blacklist’, tidak bisa lagi impor bawang putih,” kata Amran.

Dari pantauan, operasi pasar untuk bawang putih dilakukan di Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Tradisional Kramat Jati. Sejak pukul 07.00 WIB, antrean pedagang sudah mengular.

Para pedagang umumnya membeli dalam jumlah kuota maksimal yang diberikan, yakni 10 karung (20 kilogram per karung).

Operasi pasar akan dilakukan terus-menerus, bahkan selama Ramadhan agar menjamin ketersediaan dan menstabilisasi harga bawang putih di kisaran Rp30.000 per kilogram.

Baca juga: Kementan terbitkan rekomendasi impor bawang putih 245.000 ton
Baca juga: Kementan operasi pasar bawang putih di lima titik Jakarta

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Produsen otomotif Korsel minta subsidi mobil listrik China dihentikan

Jakarta (ANTARA) – Kelompok produsen mobil di Korea Selatan meminta pemerintah mengakhiri program subsidi penjualan mobil listrik asal China, karena dapat mengancam industri otomotif lokal.

“Para pembuat mobil Cina, yang mengalami kesulitan di dalam negeri, diperkirakan akan mengalihkan tujuan mereka ke pasar Korea yang berdekatan,” kata Ketua Asosiasi Produsen Otomotif Korea Selatan, Jeong Marn-ki, dilansir Reuters, Sabtu (4/5).

Korea Selatan merupakan salah satu negara yang menawarkan subsidi tertinggi untuk mobil listrik, kata pejabat industri.

Pembuat mobil China termasuk BYD, mendapat hampir 40 persen dari 16,5 juta dolar AS dalam program subsidi itu, menurut data industri.

Sebaliknya, saat mobil listrik China mendapat subsidi di Korea Selatan, namun baterai mobil listrik asal Korea Selatan dianggap tidak memenuhi syarat di China.

“China telah menciptakan lapangan permainan yang tidak merata untuk merek asing,” kata Jeong. “Hubungan internasional harus didasarkan pada prinsip timbal balik. Jika Beijing menggunakan pisau, kita juga harus menggunakan pisau.”

Jeong juga berharap agar Amerika Serikat membebaskan Korea Selatan dari potensi tarif kendaraan impor. Presiden AS Donald Trump mengancam akan menarik tarif 25 persen untuk kendaraan impor dan suku cadang mobil.

“Saya optimis tentang keputusan itu. Tetapi siapa yang tahu? Trump tidak dapat diprediksi,” kata Jeong.

Baca juga: Tesla Model 3 versi termurah mulai dijual di China

Baca juga: Cadillac tumbuh kian menguat di China

Baca juga: BMW Tarik 360 Ribu Mobil dari Konsumen di China

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

IIMS 2019 jual 10.148 kendaraan, total transaksi Rp3,1 triliun

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 10.148 kendaraan terjual dengan nilai transaksi mencapai Rp3,1 triliun hingga hari kesembilan pameran Telkomsel International Motor Show (IIMS) 2019 di JIEXPO Kemayoran, pada 25 April-5 Mei.

“Per 3 Mei, total 10.148 unit kendaraan terjual, terdiri dari 9.134 mobil dan 1.014 unit motor,” kata Direktur Utama PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh selaku penyelenggara pameran, Sabtu (4/5) malam.

Ia mengatakan, penjualan mobil tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan motor hingga hari kesembilan. Dalam sambutannya pada upacara penutupan, Hendra atau yang akrab disapa Kohen menyampaikan angka penjualan motor kemungkinan akan bertambah hingga hari terakhir penyelenggaraan pameran pada Minggu (5/5).

“Penjualan motor (di Indonesia) dapat mencapai 7 juta unit per tahun, sementara mobil 1,1 juta unit. Artinya APM (agen pemegang merk) roda dua masih malu-malu melaporkan penjualannya,” sebut Kohen disambut dengan gelak tawa tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Kohen turut menyampaikan total transaksi hingga hari kesembilan IIMS 2019 mencapai Rp3,1 triliun, sementara untuk nilai transaksi “after market” (aksesori) mencapai Rp7,7 miliar.

“Menurut prediksi kami, dengan tambahan dua hari (4-5 Mei), IIMS 2019 akan mencatat rekor total transaksi terbanyak sepanjang masa,” kata Kohen.

Artinya, IIMS 2019, yang dihadiri 425.211 pengunjung per 3 Mei, harus menambah nilai transaksi lebih dari Rp1,3 triliun agar dapat melampaui total transaksi tahun 2018 sebanyak Rp4,4 triliun. Maya Mauren, SPG dari Suzuki (kiri), terpilih sebagai Miss Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 saat upacara penutupan di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/5/19). (ANTARA News/Genta Tenri Mawangi)
Penghargaan

Dalam upacara penutupan di panggung utama Center of Carni – Infinite Stage, JIEXPO Kemayoran, Kohen turut mengumumkan penerima penghargaan dari berbagai kategori untuk peserta pameran.

Penerima penghargaan terdiri dari beberapa APM, misalnya Honda Brio Satya didaulat sebagai mobil LCGC (low cost green car) terbaik pada IIMS 2019.

Selain Brio, kendaraan roda empat yang dinilai terbaik di kelasnya, antara lain Mitsubishi Xpander Limited (best low MPV), Wuling Cortez Turbo (best MPV), Mazda 6 (best sedan), BMW Z4 (best sports car), dan DFSK Glory 560 untuk mobil yang paling banyak diminati pengunjung (most choice car).

Sementara itu, untuk kategori roda dua, pemenang penghargaan diraih oleh Honda, Gesit, Triumph, dan Royal Enfield.

Pada IIMS 2019, penyelenggara juga memberi penghargaan pada Wuling dan Chevrolet karena keduanya dinilai memiliki “booth” terbaik pada pameran otomotif itu.

Selain memberi penghargaan pada APM, penyelenggara turut mengumumkan “sales promotion girl” terbaik atau Miss Telkomsel IIMS 2019 pada Sabtu malam.

Dari kesepuluh finalis yang terpilih, Maya Mauren dari Suzuki terpilih sebagai Miss Telkomsel IIMS 2019.

Artinya, dara yang tengah mengenyam pendidikan di London School of Public Relation (LSPR) itu berhasil membawa pulang Rp25 juta dan kontrak selama enam bulan dari agensi model.

Telkomsel IIMS 2019 yang diselenggarakan oleh Dyandra Promosindo merupakan pameran otomotif yang rutin diselenggarakan tiap tahun di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

Pameran pada tahun ini menampilkan ratusan kendaraan terbaru dan lawas dari 36 merek roda empat dan dua, di antaranya Toyota, DFSK, Mitsubishi, Daihatsu, serta beberapa produsen mobil mewah asal Eropa, Audi, Mercedes-Benz dan Volkswagen.

Baca juga: Agnez Mo antarkan nostalgia di panggung DFSK

Baca juga: DFSK Glory 560 curi perhatian IIMS 2019

Baca juga: “Sampai Mati” bawa Ariel Tatum untuk bernyanyi lagi

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Bali tetap jadi favorit wisata internasional

Tempat suci luhur ini akan memungkinkan para tamu untuk menemukan esensi sejati Pulau Dewata

Jakarta (ANTARA) – Pulau Dewata, Bali, Indonesia tetap menjadi tempat wisata favorit bagi kalangan mancanegara untuk menanamkan investasinya di bidang pariwisata tersebut.

Akaryn Hotel Group, asal Thailand melebarkan sayap dan pindah ke pasar internasional untuk pertama kalinya di Bali, Indonesia dengan memperkenalkan Aleenta Retreat Bali.

“Aleenta Retreat Bali yang terpencil, spiritual dan sensual, tempat suci luhur ini akan memungkinkan para tamu untuk menemukan esensi sejati Pulau Dewata,” kata Pendiri dan Managing Director Akaryn Hotel Group, Anchalika Kijkanakorn dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu.

Aleenta pertama kali diluncurkan di Thailand pada 2004 ini, akan diperkenalkan ke Bali, “Pulau Dewata” Indonesia. Aleenta Retreat Bali akan menjadi tempat perlindungan spiritual di pegunungan utara pulau itu, satu jam perjalanan dari Ubud.

Dirancang dalam gaya Bali klasik, retret kesehatan yang tenang ini akan merasakan sejuta mil jauhnya dari resor wisata yang sibuk di selatan pulau itu.

Terletak di bukit yang rimbun dan berlapis hutan, tempat menyepi yang indah ini akan memungkinkan para tamu untuk bersantai dan saling berhubungan kembali seperti di surga. Sebanyak 50 kamar mewah dan besar telah tersedia, sementara itu konsep ini juga memancarkan keaslian dan dilengkapi dengan fasilitas terbaru.

Aleenta Retreat Bali, adalah sebuah desa spa dan resor yoga, yang menyediakan pusat Ayurah Wellness yang ekstensif, di mana para tamu dapat bersantai dengan berbagai perawatan yang menenangkan, termasuk pijat tradisional Bali dan terapi alami.

Area yoga diluar akan menghadap kolam reflektif dan pusat kebugaran akan memungkinkan tamu untuk menikmati olahraga yang menyegarkan.

Pilihan restoran akan berfokus pada bahan organik segar, sedangkan Pool Bar akan menyajikan minuman menyegarkan di siang hari dan malam hari. Kerajinan lokal akan tersedia di butik Galleria, dan para tamu akan memiliki banyak kesempatan untuk pergi keluar dan menemukan daerah setempat, termasuk Ubud, kota budaya Bali.

Aleenta Retreat Bali juga akan memberikan pengaturan yang elegan untuk pernikahan dan acara, dengan pilihan ruang pertemuan indoor atau Alfresco.

Aleenta adalah merek pertama kami dan resor perintis kami di Phuket dan Hua Hin telah menjadi sangat populer di kalangan tamu.

Setiap properti Aleenta dirancang untuk mencerminkan pesona abadi dan karakter tujuannya, menampilkan ruang tamu besar dan fasilitas kelas dunia sementara juga beroperasi selaras dengan lingkungan.

Baca juga: Sebagai kota kerajinan dunia, Gianyar dinilai mampu angkat wisata Bali
Baca juga: Bali masuk 10 destinasi favorit Tahun Baru di Asia

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Butiran sawit mengubah nasib Made Gunarta

Saya dan masyarakat di sini berterima kasih karena dari usaha sawit ini, setidaknya sudah tidak hidup susah.

Jakarta (ANTARA) – Menyusuri perkebunan kelapa sawit bagi orang awam memang sangat membingungkan. Semua arah dan petunjuk jalan terlihat sama. Sejauh mata memandang, hanya pohon kelapa sawit yang tampak simetris berjajar rapih antarsatu dengan yang lainnya.

Mobil double cabin menjadi kendaraan andalan untuk menjelajah perkebunan sawit milik PT Unggul Widya Teknologi Lestari (UWTL) yang berada di Kecamatan Baras, Pasangkayu, Sulawesi Barat ini.

Setelah lebih jauh lagi berkendara, rumah-rumah penduduk mulai terlihat dengan berbagai bentuk bangunan. Mulai dari rumah dengan aksen atap Tongkonan seperti rumah adat masyarakat Toraja, sampai yang bernuansa Bali dengan ukiran dan furnitur khas yang menghiasi gerbang rumah.

Meski berada di ujung jalan, rumah I Made Gunarta menarik bagi tiap pasang mata yang melihatnya. Gapura besar dengan ukiran khas Bali berwarna perak dan emas dengan pintu kayu jati di tengahnya, menampilkan kesan mewah saat memasuki rumah itu.

Di atas gazebo rumahnya, Made mengenang saat ia berserta 325 orang lainnya mengikuti program transmigrasi pada tahun 1988. Meninggalkan kampung halamannya di Nusa Penida untuk bergabung menjadi petani sawit, nyatanya menjadi keputusan yang mengubah nasib hidupnya 180 derajat.

“Di Bali hidup sudah susah. Minta sepatu ke orang tua saja susah. Akhirnya saya nekad. Ada informasi transmigrasi, daripada pahit di kampung lebih baik saya keluar cari nasib,” kata pria berusia 55 tahun tersebut.

Made yang saat itu berusia 25 tahun, bergabung dengan PT UWTL sebagai petani plasma. Melalui program transmigrasi, perusahaan menyediakan lahan seluas dua hektare kepada tiap keluarga untuk ditanami kelapa sawit.

Tahun kelima saat kelapa sawit bisa dipanen, Made bisa mendulang hasil dan keuntungan dari pohon dengan sejuta manfaat tersebut. Jika dulu ia hanya mendapat upah Rp2.000 per bulan, kini paling sedikit Rp50 juta per bulan bisa didapatkan dari hasil tanam sawit.

Setelah tiga puluh tahun, dengan kerja kerasnya dari dua hektare lahan, ia kini telah memiliki kebun seluas 100 hektare dan melakukan ekspansi bisnis sawit di Kalimantan Tengah seluas 120 hektare. Ia juga sudah merambah ke budi daya sarang burung walet dan berencana usaha di sektor batu bara di wilayah Kalimantan.

Di kampung halamannya, Made juga telah membeli rumah di Denpasar, Bali, senilai Rp1,4 miliar. Namun lebih dari kekayaan materiil itu, ia sangat berterima kasih atas program transmigrasi ini. Perannya sebagai ayah dan tulang punggung keluarga dapat terlaksana dengan baik.

Dari bisnis sawit ini, Made yang bahkan tidak sampai mengenyam pendidikan SMA, berhasil menyekolahkan anak-anaknya sampai perguruan tinggi. Putra sulungnya sudah lulus S2 jurusan Ekonomi Bisnis, sementara anak kedua telah menjadi dokter. Anak ketiganya masih menempuh pendidikan tinggi dan anak terakhir masih duduk di bangku SMP.

“Saya dan masyarakat di sini berterima kasih karena dari usaha sawit ini, setidaknya sudah tidak hidup susah. Sekarang tinggal anak-anak kami yang meneruskan usaha,” katanya.

Dimulainya peradaban dari kelapa sawit
Tiga dekade lalu, lahan perkebunan UWTL dengan luas HGU 8.939 hektare ini masih berupa hutan belantara. Penduduk asli masih terkonsentrasi di pantai, bekerja sebagai nelayan dengan makanan pokok berupa sagu.

Pola perekonomian pun masih tradisional karena masyarakat masih mengandalkan barter, atau bertukar hasil tangkapan ikan dengan pakaian atau barang lainnya. Tidak ada infrastruktur jalan karena hanya mengandalkan jalur laut untuk menuju Kabupaten Mamuju atau Kota Palu.

Melalui program pembangunan perkebunan kelapa sawit dengan pola PIRTrans (Perkebunan Inti Rakyat), PT UWTL telah siap menyediakan lahan masing-masing dua hektare bagi tiap keluarga transmigran yang bekerja sebagai pekebun plasma, atau bermitra dengan perusahaan.

Kuasa Direksi PT UWTL Mochtar Tanong mengatakan total transmigran yang didatangkan ke perkebunan ini sebanyak 3.070 kepala keluarga (KK), di mana Bali menjadi provinsi dengan transmigran terbanyak.

“Kami sebut mereka dengan miniatur Indonesia, karena semua suku ada, mulai dari Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, NTB, NTT. Warga lokal juga ada namun hanya sedikit,” kata Mochtar. Sekolah dasar yang dibangun di perkebunan sawit PT Unggul Widya Teknologi Lestari (UWTL) Kecamatan Baras, Pasangkayu, Sulawesi Barat. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Adanya industri kelapa sawit kini telah menyerap tenaga kerja lebih dari 17.000 orang dan mampu menciptakan perekonomian di wilayah sekitar, terlihat dari adanya pasar, bengkel dan toko yang dikelola masyarakat.

Infrastruktur seperti jalan telah tersambung hingga 807 kilometer, begitu juga dengan tempat ibadah, yakni masjid di 30 titik, gereja 20 titik dan pura 10 titik. Sementara itu, sarana sosial yang telah dibangun antara lain satu poliklinik, 10 puskesmas, dan 25 sekolah dari TK sampai SMA.

Peran sawit dalam pengentasan kemiskinan
Industri kelapa sawit termasuk dalam industri padat karya karena telah mempekerjakan 16 juta orang di Indonesia, baik petani kecil maupun pemilik lahan besar. Setidaknya 10 juta penduduk keluar dari garis kemiskinan karena ekspansi bisnis sawit.

Pengentasan kemiskinan menjadi tujuan pertama dalam Sasaran Pembangunan Berkelanjutan (Sustainability Development Goals/SDGs) yang dicanangkan Persatuan Bangsa-Bangsa sejak 2015.

“Walau Jawa lebih banyak industri, penurunan tingkat kemiskinan di daerah penghasil minyak kelapa sawit turun lebih cepat. Sangat erat kaitannya dengan SDGs. Pencapaian Indonesia adalah nomor 1, yakni ‘No Poverty’,” tegas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam acara Briefing Diskriminasi Uni Eropa (20/3).

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia mencatat dibukanya perkebunan kelapa sawit di daerah rural, telah meningkatkan taraf penghasilan masyarakat setempat. Sebesar 41 persen perkebunan di Indonesia dimiliki oleh 1,5 petani kecil kelapa sawit, yang memperoleh penghasilan 7 kali lebih besar dibandingkan petani komoditas lainnya.

Adanya diskriminasi Uni Eropa terhadap minyak kelapa sawit Indonesia, ini tidak hanya mengancam 16 juta lebih pekerja yang menggantungkan kehidupannya pada industri ini, tetapi juga menghambat Indonesia terhadap target perekonomian pada 2030 mendatang.

Saat ini, Indonesia menjadi penghasil terbesar minyak kelapa sawit di dunia dengan volume sebesar 46 juta ton per tahun. Meski saat ini harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) sedang tertekan, nyatanya komoditas ini telah memberikan devisa sebesar 20,54 miliar dolar AS (data GAPKI Tahun 2019)

“Di tahun 2030, Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan perekonomian terbesar kelima di dunia. Bagaimana bisa kita capai kalau sawit terus diserang,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

Oleh Mentari Dwi Gayati
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menhub wacanakan penerapan ganjil genap di tol saat mudik

..kami juga harus memikirkan beberapa pemikiran karena dengan adanya tol Jakarta-Surabaya, ekspektasi masyarakat menggunakan jalan tol pasti meningkat..

Solo (ANTARA) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mewacanakan penerapan plat ganjil genap di dalam tol saat arus mudik Lebaran 2019 untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.

“Mudik kali ini kami prediksikan lebih baik dari tahun lalu. Meski demikian, kami juga harus memikirkan beberapa pemikiran karena dengan adanya tol Jakarta-Surabaya, ekspektasi masyarakat menggunakan jalan tol pasti meningkat,” katanya saat berkunjung ke Solo, Sabtu.

Ia mengatakan jika tidak diwaspadai maka meningkatnya volume jalan raya bisa menjadi bumerang di beberapa titik rawan kemacetan.

“Oleh karena itu, kemarin kami rapat terbatas dengan Presiden. Presiden menyarankan kepada kami dua hal, yaitu bagaimana memberdayakan jalur lama dan Presiden meminta agar kami memberdayakan rest area sebagai pusat ekonomi masyarakat terutama UKM,” katanya.

Terkait dengan hal itu, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Kepolisian.

“Bisa saja minggu depan (sosialisasi) agar masyarakat tahu lebih awal, mengenai penerapan ganjil genap selama arus mudik,” katanya.

Ia mengatakan penerapan yang mungkin akan dilakukan misalnya hari Senin khusus plat nomor ganjil yang diperbolehkan melintasi jalan tol, sedangkan plat nomor genap harus melewati jalan biasa.

“Selasa kebalikannya, begitu seterusnya. Dengan ini maka bisa dipastikan ada volume dapat terkelola dengan baik. Pengendara juga tidak buru-buru, kami akan koordinasi dengan kepolisian dan pemda,” katanya.

Terkait hal itu, saat ini pihaknya tengah melakukan riset kecil. Ia mengatakan jika disetujui maka pada akhir pekan depan aturan tersebut dapat diumumkan.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kadin Jatim perkuat pendidikan vokasi bekerja sama dengan Jerman

Ini juga untuk memastikan bahwa mereka terbiasa dengan konsep pelatihan dalam perusahaan sesuai dengan AdAIB, kataya.

Surabaya (ANTARA) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur terus berusaha memperkuat sistem pendidikan vokasi di wilayah setempat dengan menggandeng lembaga Jerman, yaitu IHK Trier, EKONID, dan GIZ atau lembaga pendidikan pelatihan teknis dan kejuruan (Technical and Vocational Education and Training -TVET).

Ketua Umum Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti dalam keterangan persnya di Surabaya, Sabtu, mengatakan kerja sama ini untuk mencari formula konsep pendidikan vokasi dan mendukung Kemenperin yang sedang fokus meluncurkan program pendidikan vokasi.

Menurut La Nyalla, dengan kerja sama melalui Pelatihan Master Trainer Indonesia akan merumuskan konsep yang didasarkan pada standar Jerman untuk Pelatih Tempat Kerja (AdAIB) dan Standar In-CT ASEAN (Standar Pelatih Tempat Kerja ASEAN).

“Ini juga untuk memastikan bahwa mereka terbiasa dengan konsep pelatihan dalam perusahaan sesuai dengan AdAIB,” kataya.

Hingga 2019, ditargetkan sebanyak 355 industri mampu terlibat dan membina 1.775 SMK dalam pelaksanaan program pendidikan vokasi

Sementara itu Ketua Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jawa timur Adik Dwi Putranto mengatakan dengan kerja sama ini memungkinkan peserta mempersiapkan dan melakukan pelatihan yang efektif untuk Pelatih Tempat Kerja.

Kerja sama ini, juga mengenalkan Standard In-CT ASEAN (Standar Pelatih Tempat Kerja ASEAN) serta praktik-praktik yang baik dan materi pelatihan untuk melakukan Pelatihan Pelatih Tempat Kerja di Indonesia, baik menurut AdAIB dan Standar In-CT.

BKSP dan Kadin Jawa timur, kata dia, akan terus intens menyelenggarakan kegiatan pelatihan pelatih tempat kerja di berbagai daerah kabupaten dan kota, tujuannya untuk membangun program pendidikan vokasi dan upaya “link and match”  karena perkembangan kawasan industri saat ini sangat pesat, dan tercatat sudah ada 11 kawasan industri yang berkembang di Jatim.
 

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kementan: Upsus Siwab tingkatkan tenaga kerja sektor peternakan

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat statistik, jumlah tenaga kerja di sektor peternakan meningkat sebesar 27,27 persen sejak 2015 dari 3,79 juta orang menjadi 4,83 juta orang pada 2019.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan I Ketut Diarminta menjelaskan meningkatnya jumlah tenaga kerja ini karena sektor peternakan semakin diminati oleh pelaku usaha yang terlihat dari nilai investasi.

“Nilai investasi peternakan dari tahun 2015 sebesar Rp325,43 miliar meningkat menjadi Rp866,4 miliar pada tahun 2018,” kata Ketut Diarmita dalam rapat konsolidasi di Belitung melalui keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Ketut mengatakan Program yang dijalankan Kementan yakni Upaya Khusus Sapi dan Kerbau Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) sejak 2016 telah memberikan dampak ke berbagai pihak, termasuk jumlah tenaga kerja dan investasi.

Sesuai hasil Survei Antar Sensus (SUTAS) BPS 2018, pertumbuhan populasi sapi dan kerbau sampai akhir 2018 menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu mencapai 17,91 juta ekor. Jika dibandingkan dengan tahun 2013-2014, populasinya hanya mencapai 14,21 juta ekor.

Dampak dari program Upsus Siwab yaitu mampu menumbuhkan kesadaran petani peternak untuk melakukan kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB).

Manfaat ekonomi yang diperoleh peternak melalui Upsus Siwab berupa kelahiran pedet (anak sapi) sebanyak 3.331.304 ekor (akumulasi kelahiran dari Januari 2017-24 April 2019).

Dengan alokasi APBN 2017-2019 sebesar Rp.1,7 triliun, program ini telah mempunyai manfaat ekonomi yang besar, jika diasumsikan harga pedet lepas sapih per ekor Rp8 juta, nilai manfaatnya setara dengan Rp26,65 triliun.

Untuk mempercepat peningkatan populasi juga dilakukan penambahan sapi indukan impor. Pada 2016, Kementan telah melakukan penambahan sapi indukan impor sebanyak 4.397 ekor yang disebarkan ke 182 kelompok dan saat ini telah meningkat populasinya menjadi sebanyak 5.591 ekor (pertumbuhan 27,15 persen).

Selanjutnya untuk tahun 2018 Kementan melakukan penambahan sapi indukan impor sebanyak 2.652 ekor yang disebarkan ke 130 kelompok peternak dan di 12 UPTD seluruh Indonesia.

Dalam upaya mempertahankan populasi sapi dan kerbau, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan bekerja sama dengan Polri untuk melakukan pengendalian atau pelarangan pemotongan sapi betina produktif mulai tahun 2017-2018 di 41 lokasi kabupaten/kota pada 17 provinsi.

“Kegiatan ini juga menunjukkan hasil yang nyata, yaitu tahun 2018 terjadi penurunan pemotongan sapi betina produktif sebesar 47,10 persen dibandingkan pada tahun 2017,” kata Ketut.

Selain itu, untuk meningkatkan mutu genetik, Kementan juga melakukan pengembangan sapi Belgian Blue melalui transfer embrio (TE) dan Inseminasi Buatan (IB). Saat ini sudah ada sebanyak 281 ekor kelahiran dan 444 ekor sapi bunting (data per 24 April 2019), dari target kelahiran sebesar 1.000 ekor pedet Belgian Blue pada tahun 2019.

Baca juga: Mentan tinjau realisasi upsus siwab di Pamekasan

Baca juga: Upsus Siwab targetkan kelahiran sapi 3,5 juta ekor

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres Jusuf Kalla tinjau kesiapan Bandara Internasional Yogyakarta

Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) berbincang dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan HB X (ketiga kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kiri) usai mendarat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo, DI Yogyakarta, Sabtu (4/5/2019). Wapres berkunjung ke YIA untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana bandara yang rencananya akan mulai beroperasi pada Senin 6 Mei 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/pras.

Pemerintah matangkan pembahasan kawasan Megapolitan Joglosemar

Solo (ANTARA) – Pemerintah Republik Indonesia tengah mematangkan pembahasan kawasan Megapolitan Yogyakarta-Solo-Semarang (Joglosemar) untuk mengoptimalkan sektor pariwisata dalam negeri.

“Pada kunjungan hari ini kami melakukan pembahasan berkaitan dengan Megapolitan Jogja-Solo karena memang kami merencanakan tujuan wisata yang 10 Bali baru di antaranya Joglosemar, yaitu Jogja, Solo, dan Semarang,” kata Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi pada kunjungannya di Stasiun Solo Balapan, Sabtu.

Ia mengatakan salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah menyelesaikan jalur ganda kereta api di Jawa bagian selatan. Menurut dia, dengan jalur ganda ini akan menjadikan potensi penggunakan KA bertambah baik.

“Selain itu juga kami melihat bandara Solo-Jogja dibuat lebih besar. Membuat keinginan masyarakat yang datang sebagai turis dalam dan luar negeri tinggi. Misalnya turis datang ke Kulonprogo bisa ke Jogja, Solo, dan Semarang,” katanyan

Berkaitan dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah yaitu menyelesaikan jalur ganda, pihaknya meminta agar instansi terkait di antaranya PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pemda termasuk Pemerintah Kota Surakarta memikirkan bagaimana Megapolitan Jogja-Solo bisa tercipta sesuai dengan aspirasi masyarakat.

“Saat ini sedang dilakukan penelitian yang mendalam terkait proyek ini,” katanya.

Sementara itu, untuk mendukung potensi pariwisata di Soloraya, Budi meminta agar Kereta Api Uap Jaladara yang selama ini sudah beroperasi di Kota Solo agar memperpanjang rute sebagai variasi.

“Dapat ditambah atau dilakukan kombinasi rute agar lebih menarik wisatawan. Misalnya, pagi melintas dalam kota, sedangkan siang atau sore bisa mengambil rute ke Sukoharjo atau Palur,” katanya.

Dengan upaya tersebut, dikatakannya, wisatawan dapat menikmati lebih banyak pemandangan, yaitu pemandangan kota dan persawahan.

Baca juga: Sultan harapkan pemerintah pusat bangun infrastruktur Joglosemar

Baca juga: Arief Yahya: Joglosemar perlu interkoneksi akses

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Produksi susu sapi nasional

Pekerja memindahkan susu sapi hasil perahannya di salah satu peternakan Sapi Perah kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (4/5/2019). Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan komitmen Kementerian Pertanian membantu peternak untuk menggenjot produksi susu sapi nasional, dari 1,4 juta ton menjadi 1,6 juta ton per tahun. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Indosat Ooredoo belum berkomentar soal pergantian dirut

Jakarta (ANTARA) – Indosat Ooredoo belum sampaikan pernyataan resmi soal ramainya isu pergantian Direktur Utama Chris Kanter yang marak di sejumlah media

“Mohon maaf kami tidak bisa berkomentar atas hal tersebut,” kata Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo Turina Farouk dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Ramainya pemberitaan pergantian Chris Kanter belum membuat perusahaan tersebut mengeluarkan pernyataan resmi, apakah membenarkan atau menyanggah berita tersebut.

Padahal pada Kamis (2/5) saat berlangsungnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan di kantor pusat perseroan di Jakarta, memang disepakati adanya pergantian sejumlah direksi dan komisaris. Tapi nama Chris Kanter masih bercokol sebagai direktur utama.

“Sejumlah agenda telah disetujui dalam RUPST yang juga membahas laporan tahunan untuk tahun buku 2018,” kata Direktur Utama Indosat Ooredoo Chris Kanter saat itu.

Dikatakan, dalam rapat membahas dan memutuskan beberapa agenda antara lain menyetujui laporan tahunan dan mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

“Rapat juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan serta menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan mengenai perubahan Kegiatan Usaha Utama Perseroan,” kata Chris yang saat itu didampingi seluruh direksi.

RUPST juga menetapkan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk periode sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2020 (sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan) adalah Waleed Mohamed Ebrahim Alsayed (Komisaris Utama), Hans Anthony Kuropatwa (Komisaris), Hilal Suleiman Malawi (Komisaris), Heru Pambudi (Komisaris), Afini Boer (Komisaris), dan Andrew Tor Oddvar Kvålseth (Komisaris).

Juga Ahmad Abdulaziz Al-Neama (Komisaris), Syed Maqbul Quader (Komisaris Independen), Elisa Lumbantoruan (Komisaris Independen), serta Wijayanto Samirin (Komisaris Independen)

Sedangkan susunan anggota Direksi Perseroan untuk periode sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2020 (sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan) adalah Chris Kanter (Direktur Utama), Eyas Naif Saleh Assaf (Direktur), Arief Musta’in (Direktur), Vikram Sinha (Direktur), serta Irsyad Sahroni (Direktur Independen)

Chris Kanter resmi menjadi menjadi bos Indosat pada Oktober 2018. Dia menggantikan Joy Wahjudi yang mengundurkan diri akhir September 2018.

Chris sebelumnya merupakan Komisaris Indosat Ooredoo sejak tahun 2010 hingga 2018. Selain itu, dia adalah pengusaha Indonesia dan pemimpin di komunitas bisnis, yang berada di lini depan agenda reformasi ekonomi nasional di Indonesia.

Baca juga: Direksi dan komisaris Indosat Ooredoo berganti

Baca juga: Mengamankan jaringan telekomunikasi jelang Ramadhan

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia hentikan ekspor lada ke Vietnam, ini alasannya

Negara tujuan ekspor selama ini ke Vietnam dan harus dipotong menjadi ekspor langsung ke India dan Eropa

Pangkal Pinang (ANTARA) – Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menghentikan ekspor lada putih ke Vietnam dan akan mengalihkan langsung ke India serta Eropa, agar petani mendapatkan harga jual yang baik untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarganya.

“Negara tujuan ekspor selama ini ke Vietnam dan harus dipotong menjadi ekspor langsung ke India dan Eropa,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat pelepasan ekspor lada putih di perkebunan lada putih Desa Air Seruk Belitung, Sabtu.

Ia mengatakan penghentian atau pemotongan ekspor lada ke Vietnam, karena selama ini negara tersebut mengolah kembali lada dari Indonesia untuk diekspor kembali ke negara-negara tujuan seperti Eropa dan India. Ke depan pengolahan langsung harus juga dilakukan di Indonesia.

“Kita sudah melakukan negosiasi dengan India. Sekarang sudah bisa masuk ke India. Tadi ke Amerika kemudian Jepang dan Eropa, ini upaya kita semua. Contoh, dulu manggis itu kan transit ke Malaysia dan Singapura. Sayang kan petani kita. Tapi sekarang sudah bisa langsung ke negara China,” katanya.

Oleh karena itu, Mentan telah perintahkan Badan Karantina Pertanian agar mendorong semua produk ekspor Indonesia langsung sampai ke negara tujuan atau tidak transit di negara lain.

“Itulah mimpi kita. Kita memproduksi dengan kualitas tinggi dan produktivitas tinggi. Kemudian kita melakukan hilirisasinya, nilai tambahnya kita dapat di mana-mana, kemudian kita mengekspor langsung ke negara tujuan,” katanya.

Baca juga: Mentan Andi Amran Sulaiman lepas ekspor 30 ton lada putih Belitung

Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah mengapresiasi kinerja Kementan melalui Karantina Pertanian Pangkal Pinang yang telah mengawal komoditas unggulan daerahnya ke mancanegara.

Ia berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementan memberi perhatian khusus bagi subsektor perkebunan di daerahnya, sehingga kejayaan komoditas pertanian asal Bangka Belitung bisa dikembalikan.

“Produktivitas lada di Bangka Belitung 2,5 ton per hektare. Produksi 2017 sebesar 34.000 ton, pada 2018 sebesar 36.000 ton, dan 2019 ditargetkan 43.000ton. Ke depannya dengan program Kementan, kami berharap produktivitas dan kualitas bisa naik,” kata Abdul Fatah.

Baca juga: Demi kejayaan rempah, Pemerintah alokasikan bibit lada Rp5,5 triliun

Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lipsus-Agar harga opor ayam dan hidangan lebaran tidak melambung

Jakarta (ANTARA) – Lebaran memang identik dengan berbagai jenis santapan seperti opor ayam dan ketupat, tetapi warga juga berharap-harap cemas terkait dengan apakah harga pangan dan beragam bumbu terkait hidangan itu ke depannya akan melambung.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait telah memastikan langkah-langkah koordinasi dan sinergi dalam rangka pemantauan berbagai jenis pangan termasuk pangan sektor kelautan dan perikanan menjelang datangnya puasa dan lebaran 2019.

Tidak hanya ayam potong dan beras (bahan dasar ketupat, bagi mereka yang belum mengetahuinya) yang dijaga, tetapi juga pangan lainnya seperti ikan.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan barang Penting menyebutkan ikan dengan jenis jenisnya bandeng, kembung, tuna, tongkol dan cakalang sebagai salah satu barang kebutuhan pokok dan penting.

Dengan merujuk kepada Perpres tersebut, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP telah melaksanakan koordinasi pemantauan pasokan, stok dan harga ikan terutama menjelang datangnya bulan puasa dan lebaran tahun 2019.

Hasil koordinasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sektor kelautan dan perikanan itu menyimpulkan bahwa secara umum pasokan ikan saat ini cukup berlimpah sehingga ketersediaan ikan selama bulan puasa dan lebaran aman.

Selain itu, pantauan harga ikan KKP di beberapa daerah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Jawa Tengah, ternyata relatif stabil menjelang puasa dan lebaran tahun ini.

Hal itu antara lain juga karena pada bulan April sampai dengan Agustus biasanya merupakan musim panen ikan sehingga ikan diyakini bakal melimpah.

Disebutkan pula bahwa untuk harga selama bulan puasa, memang diperkirakan bakal tetap mengalami kenaikan meskipun relatif kecil atau tidak terlalu signifikan.

Adapun untuk permintaan ikan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya pada bulan puasa akan mengalami kenaikan pada beberapa pekan pertama dan akan kembali normal sampai dengan menjelang Idul Fitri.

Selama lebaran, permintaan ikan cenderung diprediksi menurun karena kebanyakan yang dikonsumsi masyarakat daging ayam dan daging sapi. Sedangkan permintaan ikan akan kembali meningkat seminggu setelah lebaran.

Ketersediaan pangan aman
Sebelumnya, Kementerian Pertanian memastikan ketersediaan pangan menjelang bulan Ramadhan aman dan harganya pun cenderung stabil.

“Insya Allah seperti biasanya, menjelang bulan Ramadhan, kemudian hari raya, pemerintah memberikan perhatian yang penuh. Bukan hanya ketersediannya yang cukup, harganya tidak hanya memberatkan konsumen, tapi juga tidak terlalu menekan pada produsen,” ujar Sekretaris Jenderal Kementan, Syukur Iwantoro saat menghadiri peresmian Museum Tanah dan Pertanian di Bogor, Jawa Barat, Senin (22/4).

Menurutnya, untuk menciptakan iklim kestabilan harga bukan perkara mudah. Kementan perlu berkoordinasi lintas sektoral dengan Kementerian Perdagangan, Bulog, bahkan Pemerintah Daerah (Pemda).

Syukur membeberkan, beberapa Pemda sudah mengakali ketersediaan pangan dengan cara menyetok ketika harga pangan tengah turun. Kini, ia meminta cara itu ditiru para kepala daerah yang belum memberlakukan.

Selain itu, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian juga dilaporkan telah melakukan operasi pasar di lima titik di wilayah Jabodetabek untuk menekan harga bawang putih di beberapa pasar yang mengalami lonjakan.

Operasi pasar dilakukan di Pasar Perumnas Klender, Pasar Senen, Pasar Rawamangun, Pasar Tanah Abang dan Pasar Kebayoran Lama, 2-3 Mei.

Melalui operasi pasar ini, pemerintah berharap harga bawang putih hingga pekan depan sudah kembali normal, karena saat ini dinilai masih tinggi yaitu bisa di atas kisaran Rp50.000 per kilogram.

Selain melalui operasi pasar, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan telah membuka izin impor untuk bawang putih sebanyak 115 ribu ton. Komoditas tersebut sudah merapat ke Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak.

Penetapan harga tersebut dimaksudkan agar ada psikologi pasar sehingga harga stabil jelang kedatangan bawang putih impor. Sedangkan Stok bawang putih impor ini dipastikan mencukupi menjelang bulan puasa dan Idul Fitri, mengingat kebutuhan atau konsumsi per bulan hanya 42.000 ton.

Bumbu dapur
Bawang putih disebutkan sedang mengalami kenaikan harganya, bagaimana halnya dengan bumbu dapur yang juga vital untuk memasak hidangan lebaran?

Pewarta Antara yang memantau di Pasar Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/5) menemukan bahwa harga beberapa bumbu dapur bisa mengalami kenaikan hingga 50 persen menjelang masuknya bulan puasa pada tahun ini.

Seorang pedagang di Pasar Cikini, Umi, mencontohkan bahwa harga kencur sekarang Rp100.000 per kilogram, sedangkan saat normal harganya bisa hanya sekitar Rp40.000/kg.

Selain itu, sejumlah bumbu dapur lainnya yang juga naik antara lain adalah kunyit Rp12.000/kg padahal sebelumnya Rp7.000/kg jahe Rp40.000/kg sementara sebelumnya Rp20.000/kkg, serta sereh sekarang Rp15.000/kg sedangkan sebelumnya Rp7.000/kg.

Pedagang lainnya, Nana menyatakan bahwa bawang merah juga mengalami kenaikan harga dari Rp30.000 menjadi Rp55.000/kg

Di Pasar Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (2/5), seorang pedagang Lili menyatakan bahwa beberapa komoditas pangan, seperti cabai, bawang putih, kentang, hingga ayam potong mulai mengalami penaikan harga menjelang bulan puasa.

“Yang naik itu cabai, bawang, dan kentang. Cabai naik hari ini sekitar 25 persen, hari normal Rp20 ribu per kilogram, sekarang Rp25 ribu,” kata Lili dan menambahkan, bawang putih juga mengalami penaikan harga sampai dengan Rp70.000 per kilogram.

Namun, lanjutnya, dibandingkan bawang putih yang harganya terus melonjak, bawang merah masih terbilang murah masih pada harga Rp38.000/kg

Kentang, lanjut dia, naik 15 persen dari Rp13.000 menjadi Rp15.000/kg.

Kemendag siap jaga
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan jajaran pemerintah terutama Kementerian Perdagangan siap menjaga harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Puasa dan Lebaran 2019.

“Kita perlu mengantisipasi kondisi tersebut sejak jauh-jauh hari agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa terbebani naiknya harga pangan atau kelangkaan barang,” katanya usai memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Puasa dan Lebaran di Bandung, Jawa Barat, 20 Maret 2019.

Mendag memaparkan, langkah pemerintah adalah mengidentifikasi kesiapan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga barang pokok menjelang bulan Puasa dan Lebaran.

Setelah rakornas, selanjutnya akan dilaksanakan rapat koordinasi ke daerah-daerah dan pemantauan langsung ke pasar rakyat, ritel modern, gudang Bulog, dan distributor di 34 provinsi yang dilaksanakan pada pekan kedua April hingga pekan pertama Mei 2019.

Kegiatan tersebut akan melibatkan seluruh jajaran mulai dari eselon satu sampai dengan staf Kemendag, termasuk pengawalan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga barang pokok ke pasar secara intensif melalui penetrasi pasar di 82 kabupaten/kota pantauan.

Mendag juga menekankan, agar pasokan dan harga barang pokok tetap terkendali seperti tahun-tahun sebelumnya, maka diperlukan sinergi langkah dan upaya pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, beserta pelaku usaha pangan.

Ia mengingatkan bahwa tingkat inflasi kelompok bahan makanan tahunan (yoy) pada 2014-2018 cenderung turun, bahkan pada 2017-2018 tingkat inflasi kelompok bahan makanan di bawah inflasi nasional.

Selain itu, bukan hanya pada bulan Puasa dan Lebaran, tapi juga pada masa perayaan Natal dan tahun baru di tahun-tahun tersebut, tingkat inflasi kelompok bahan makanan juga cenderung turun.

Terkendalinya tingkat inflasi didukung beberapa langkah Kemendag menjaga kestabilan harga dan pasokan, yaitu dengan penguatan regulasi, penatalaksanaan, pemantauan dan pengawasan, serta upaya khusus.

Fenomena mahal
Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Muhammad Diheim Biru menyatakan bahwa fenomena tingkat harga pangan yang mahal di tengah masyarakat merupakan indikasi dari adanya kesenjangan antara produksi pangan dengan pemenuhan pangan warga.

“Indikator harga mahal pada daging, gula, dan beras menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara produksi pangan domestik dengan pemenuhan kebutuhan di pasar,” kata Muhammad Diheim Biru.

Menurut Diheim, kalau kebijakan pangan terus dibatasi, serta tidak dilakukan adanya upaya untuk menyederhanakan rantai distribusi dan juga masih adanya pembatasan peran swasta di pasar, maka harga pangan kemungkinan akan tetap tinggi karena kesenjangan tadi.

Sementara itu, ujar dia, pembenahan untuk sektor perdagangan juga penting, antara lain karena untuk bidang pangan, rantai komoditas konsumsi rakyat di Indonesia masih cenderung lebih banyak dikendalikan oleh BUMN.

Ia berpendapat bahwa selama ini, peran swasta di pasar domestik masih dibatasi oleh kebijakan kementerian-kementerian terkait. Harga komoditas yang merupakan bahan pangan utama seperti beras, gula, dan daging-dagingan, masih terlampau mahal dibandingkan negara-negara tetangga seperti Filipina, Thailand, Malaysia, dan India.

Diheim menambahkan, untuk menutupi kesenjangan tersebut, perlu adanya pertimbangan untuk melibatkan swasta dalam melakukan perdagangan komoditas pangan.

Ia menyatakan bahwa pihak swasta dapat membantu memperkuat distribusi yang lebih efisien dan juga berpotensi memperkuat teknologi produksi domestik serta membantu peranan Bulog dalam melakukan impor pangan pada tingkat harga yang efisien.

Secara ideal, lanjutnya, apabila laju pasokan pangan ke pasar lebih cepat karena rantai distribusi yang lebih singkat, juga diiringi dengan peningkatan produktivitas yang tinggi, pasokan pangan domestik bisa memenuhi permintaan di pasar dan komoditas menjadi lebih murah untuk dibeli oleh konsumen masyarakat kelas ekonomi bawah rata-rata.

Berkelanjutan
Sementara itu, Koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KPRP) Said Abdullah memaparkan, aspek produksi berbagai komoditas pangan bila ingin didorong oleh pemerintah maka harus diarahkan ke berbagai kebijakan yang sifatnya lebih berkelanjutan.

Menurut Said, pada saat ini fluktuasi produksi pangan masih belum ajeg karena sejumlah faktor kunci dari proses produksinya juga masih belum cukup kuat untuk dibenahi.

Ia berpendapat bahwa selain faktor penguasaan lahan yang terhambat oleh proses alih fungsi di berbagai daerah, faktor kualitas lahan untuk saat ini juga menjadi pembatasnya.

Padahal, ujar dia, untuk menjamin keberlanjutan, model pertanian berkelanjutan haruslah diterapkan agar produksi juga tidak fluktuatif ke depannya.

Said juga menyatakan, pemerintah perlu untuk melecutkan semangat yang diperlukan dalam rangka mengembangkan pangan lokal di berbagai daerah Nusantara.

Menurut Said, wilayah timur dan barat Indonesia memiliki potensi pangan lokal yang berbeda-beda sehingga pembangunan pertanian dan pangan haruslah dikembangkan sejalan dengan situasi lokalnya.

Sedangkan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim menyatakan, pemerintah perlu lebih menyambungkan aspek hulu dan hilir dari pangan sektor kelautan dan perikanan dalam rangka menjaga stok ikan pada bulan puasa hingga lebaran mendatang.

Menurut Abdul Halim, jangan semua permasalahan stok pangan diserahkan kepada swasta apalagi asing, khususnya di sektor pengolahan dan pemasaran ikan.

Dengan adanya perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat, maka warga juga akan lega bila harga untuk membuat opor ayam dan hidangan lainnya pada saat lebaran akan lebih terjangkau.

Baca juga: Mentan: stok pangan siap hadapi Lebaran
Baca juga: Pemerintah perlu sambungkan hulu-hilir pangan sektor kelautan

 

Oleh M Razi Rahman & Tim Ekonomi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Operasi pasar khusus bawang putih jelang bulan Ramadhan

Warga antre membeli bawang putih seharga Rp24 ribu per kilogram saat operasi pasar khusus bawang putih di Kelurahan Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (4/5/2019). Operasi pasar yang diselenggarakan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) tersebut digelar untuk mengendalikan harga bawang putih pada tingkat wajar menjelang bulan Ramadhan. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/wsj.

Demi kejayaan rempah, Pemerintah alokasikan bibit lada Rp5,5 triliun

…produktivitas bibit biasa hanya 0,7 ton per hektare per tahun, tetapi kalau bibit unggul produktivitasnya mencapai 2,5 ton per hektare per tahun…

Belitung (ANTARA) – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dalam dua tahun terakhir telah mengalokasikan bibit lada unggul senilai Rp5,5 triliun ke provinsi yang menjadi sentra produksi lada di Indonesia, sebagai upaya pemerintah mengembalikan kejayaan komoditas ekspor tersebut di pasar dunia.

“Khusus untuk Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kementan telah mengalokasikan bibit unggul lada dengan rehabilitasinya seluas 5.000 hektare kebun lada petani,” kata Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat pelepasan ekspor lada putih di perkebunan lada putih Desa Air Seruk, Belitung, Sabtu.

Ia mengatakan bantuan bibit unggul ini tidak hanya membantu petani dalam mengembangkan usaha perkebunannya, tetapi juga dapat meningkatkan produksi dan kualitas komoditas unggulan pemerintah daerah Babel.

“Bedanya, produktivitas bibit biasa hanya 0,7 ton per hektare per tahun, tetapi kalau bibit unggul produktivitasnya mencapai 2,5 ton per hektare per tahun, bahkan bisa mencapai tiga ton per hektare per tahun,” ujar Mentan.

Dengan program ini, Mentan Amran optimis dapat mengembalikan kejayaan rempah Indonesia. Selama ini, kata dia,  akar permasalahan rempah, khususnya lada, ada pada bibit, teknologi, dan membangun semangat petani.

Apalagi keunggulan komparatif pertanian Indonesia masih luar biasa, sehingga produktivitas dan kualitas suatu komoditas dapat ditingkatkan dan mampu bersaing di pasar dunia.

“Kita sudah buktikan empat tahun terakhir, dulu ekspor kita 33 juta ton, tetapi pada 2018 meningkat menjadi 42 juta ton. Artinya naik hampir 10 juta ton. Apa yang kita lakukan sekarang ini sudah membuahkan hasil pada pemerintahan Jokowi-JK. Sekarang kita sudah panen,” ujar Mentan.

Ia mengatakan Kementan memberikan anggaran bibit unggul berdasarkan sentra produksi, sehingga tidak memberikan kepada daerah yang tidak cocok dengan lada.  Adapun sentra produksi lada di Indonesia yakni ada di Bangka Belitung, Luwu Raya, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.

“Ini adalah sentra lada kita. Kita harus kembangkan berdasar keunggulan komparatif dan kompetitif. Kompetitif itu melakukan pengolahan, agar bisa memasuki pasar internasional. Karena nilai tambah yang paling besar ada di pengolahan. Jadi cara berpikir kita ke depan seperti itu,” ujarnya.

Baca juga: Mentan Andi Amran Sulaiman lepas ekspor 30 ton lada putih Belitung
 

Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga bawang putih di Purwokerto masih tinggi

Sejak tiga hari ini makin naik dari sekitar Rp60.000 menjadi sekitar Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram

Purwokerto (ANTARA) – Harga bawang putih eceran di Pasar Manis Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjelang bulan suci Ramadan 1440 Hijriah masih bertahan tinggi yakni Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

“Sejak tiga hari ini makin naik dari sekitar Rp60.000 menjadi sekitar Rp65.000 hingga Rp70.000 per kilogram,” kata salah satu pedagang di Pasar Manis Purwokerto Turinah (42) di Kabupaten Banyumas, Sabtu.

Sementara harga bawang merah, kata dia, sekitar Rp40.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai rawit Rp30.000 per kilogram, cabai merah Rp28.000 per kilogram dan cabai hijau Rp28.000 per kilogram.

Sementara itu, pedagang di Pasar Manis lainnya Tari (33) mengatakan sudah hampir dua pekan lebih ini harga bawang putih terus mengalami kenaikan.

“Kalau harga normalnya sekitar Rp35.000 hingga Rp45.000 per kilogram namun sudah dua pekan lebih ini harganya terus naik dan sekarang sudah sekitar Rp65.000 hingga Rp60.000 per kilogram, mungkin karena mendekati bulan Ramadhan,” katanya.

Kendati demikian, kata dia, tidak ada masalah dengan ketersediaan, baik bawang merah maupun bawang putih. “Kalau stok dari distributor selalu ada tidak ada masalah hanya harganya saja yang mengalami kenaikan,” katanya.

Kendati mengalami kenaikan, kata dia, namun minat masyarakat membeli bawang putih masih tetap tinggi. “Ramai yang beli bawang putih meskipun harganya naik mungkin untuk persediaan menyambut bulan puasa,” katanya.

Sementara itu, Tati (60) warga Perumahan Graha Mustika, Jalan Dokter Angka, Purwokerto, mengatakan dirinya tetap membeli bawang putih di Pasar Manis kendati harganya masih bertahan tinggi guna memenuhi kebutuhan dapur menjelang bulan puasa.

Hanya saja dia berharap harga bawang putih segera berangsur normal dan tidak makin mahal.

Baca juga: Kementan terbitkan rekomendasi impor bawang putih 245.000 ton

Baca juga: Bawang putih asal Tiongkok tahap pertama siap masuk 60.000 ton

Baca juga: Harga bawang putih di Purwokerto capai Rp60.000/kg

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wapres kagum, sebut Bandara Internasional Yogyakarta paling modern

Bandara ini akan menjadi bandara yang luar biasa, kalau sudah jadi semua…

Kulon Progo (ANTARA) – Wakil Presiden M Jusuf Kalla menyatakan Bandara Internasional Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo merupakan bandara paling modern di Indonesia.

Wapres Jusuf Kalla dan rombongan, Sabtu pagi  menggunakan pesawat jenis Boeng dengan kode BAe RJ85 dari Bandara Halim Perdana Kusuma menuju Bandara Internasional Yogyakarta yang mendarat sekitar 08.00 WIB.

Wapres Jusuf Kalla di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakart setibanya di Bandara Internasional Yogyakarta meninjau sekaligus membuktikan bahwa bandara ini  sudah layak digunakan  baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

“Bandara ini menjadi bandara paling modern di Indonesia. Bandara ini akan menjadi bandara yang luar biasa, kalau sudah jadi semua,” katanya.

Sesuai jadwal, Bandara Internasional Yogyakarta mulai digunakan untuk penerbangan komersial mulai Senin, 6 Mei 2019.

Wapres Jusuf Kalla mengatakan meski saat ini kondisi bangunan di kawasan Bandara Internasional Yogyakarta belum selesai semua, namun sudah sangat bagus.

“Baru selesai 50 persen saja kondisi sudah bagus, apalagi kalau sudah selesai semua,” ujarnya.

Ia mengatakan pendaratan pesawat kepresidenan juga mulus, tidak terasa karena landasan pacunya bagus.

Saat ini pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta baru selesai 50 persen.

“Nanti kalau akhir tahun, bisa digunakan untuk penerbangan internasional. Tapi bukan internasional dekat, tapi internasional lebih jauh lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Wapres Jusuf Kalla berharap Bandara Internasional Yogyakarta dapat memajukan DIY dan Jawa Tengah, serta daerah sekitarnya.

Terkait fasilitas pendukung, pemerintah pusat sedang mengupayakan pembangunan infrastruktur lainnya terkait dengan akses ke bandara, seperti jalan dan jalur kereta api, serta jalan tol.

Pewarta: Sutarmi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Susi: Beri efek jera para pencuri ikan Indonesia

Kalau kita tidak firm (tegas), maka yang ratusan ini bisa berkembang menjadi ribuan kapal

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan bahwa kegiatan penenggelaman kapal ikan asing yang menangkap ikan secara ilegal di kawasan perairan nasional akan menghasilkan efek jera yang merupakan solusi pemberantasan pencurian ikan.

“Saya sudah bicara kepada Bapak Presiden bahwa tidak ada cara lain selain deterrent effect (efek jera) yang akan memudahkan kita  untuk keluar dari persoalan lama (penangkapan ikan secara ilegal),” kata Menteri Susi sebagaimana disampaikan dalam akun media sosial resmi KKP yang dipantau, Sabtu pagi.

Sebagaimana diketahui, Menteri Susi bersama jajaran KKP dan Satgas Anti Illegal Fishing hari ini sedang berada di Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rangka melakukan penenggelaman kapal ikan ilegal.

Menurut Susi, efek jera itu kini telah terasa antara lain tidak ada lagi ribuan kapal ikan asing yang menangkap ikan di kawasan perairan Indonesia. Saat ini yang ditangkap hanya ratusan kapal.

“Kalau kita tidak firm (tegas), maka yang ratusan ini bisa berkembang menjadi ribuan kapal,” katanya. Ia menambahkan sejak pencuri ikan diberantas, stok ikan menjadi melesat.

Menteri Kelautan dan Perikanan juga menegaskan komitmen Presiden Joko Widodo dalam hal ini juga tidak main-main, seperti dengan membentuk satgas sehingga ke depannya tidak ada lagi yang namanya ego sektoral dan kepentingan negara untuk memberantas pencurian ikan menjadi satu.

Baca juga: Susi: Kebijakan kita satu, tenggelamkan kapal ikan ilegal

Baca juga: Susi akan tenggelamkan kapal ilegal, terbanyak dari Vietnam

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tingkatkan cadangan timah, PT Timah teken kerja sama survei seismik

Peningkatan potensi cadangan ini dilakukan melalui upaya eksplorasi di luar wilayah izin usaha pertambangan…

Jakarta (ANTARA) – Sebagai upaya meningkatkan cadangan timah nasional, khususnya di wilayah perairan lepas pantai, Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Kementerian ESDM bersama PT Timah Tbk meneken kerja sama dalam melakukan Survei Seismik di Perairan Riau dan Kepulauan Riau.

“Peningkatan potensi cadangan ini dilakukan melalui upaya eksplorasi di luar wilayah izin usaha pertambangan, serta peningkatan capacity building para tenaga ahli P3GL,” kata Kepala P3GL Hedi Hidayat yang meneken kerja sama dengan Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk Trenggono Sutioso, dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu.

Kegiatan survei seismik ini merupakan tindak lanjut rangkaian kerja sama yang sudah dilakukan sejak tahun 23 Januari 2017. Pada kerja sama awal, P3GL dan PT Timah Tbk telah menyusun Peta Jalan (Road Map) Survei Bersama P3GL – PT Timah 2018-2022 sebagai acuan perencanaan kegiatan eksplorasi ke depan di sekitar jalur timah atau tin belt.

Hedi menyebut survei seismik pada tahap awal nantinya akan dilakukan selama satu bulan menggunakan kapal Geotin 2 milik PT Timah. Survei menggunakan metode seismic single channel untuk mengakuisisi lintasan sepanjang 1.450 km. Tim P3GL akan juga akan melakukan pengeboran mencari ketebalan sedimen yang diduga mengandung timah dan mencari potensi sumber daya dan dilanjutkan dengan eksplorasi.

Metode ini bertujuan agar intepretasi data dapat lebih akurat. Pada akhir survei diharapkan dapat menambah luasan WIUP PT Timah di wilayah perairan yang akhirnya dapat menambah potensi cadangan timah secara nasional.

P3GL sendiri telah memiliki data awal berdasarkan survei seismik di paparan Sunda, menggunakan Kapal Riset Geomarin I, termasuk wilayah perairan Kepulauan Riau. P3GL dan PT Timah akan bersama-sama melakukan intepretasi ulang data seismik tersebut agar dapat menentukan lokasi usulan survei umum untuk menghemat waktu dan biaya eksplorasi.

Sementara itu, Trenggono mengharapkan kerja sama itu mampu meningkatkan jumlah sumber timah melalui penambahan luasan lokasi IUP PT Timah di laut yang sekarang seluas 184.400 hektar. Kerja sama ini juga diharapkan mampu meningkatkan jumlah sumber daya termasuk cadangan timah, yang awalnya sebesar 796.000 ton, termasuk di antaranya cadangan timah di laut sebesar 50.000 ton.

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mentan Andi Amran Sulaiman lepas ekspor 30 ton lada putih Belitung

Pemerintah mendorong agar petani terutama generasi milenial giat menanam, salah satunya komoditas lada

Belitung (ANTARA) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor 30 ton lada putih yang dihasilkan petani Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  ke berbagai negara tujuan, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan petani di daerah itu.

“Kita ingin Belitung ini menjadi kota lada dan bisa langsung diekspor ke berbagai negara tujuan, sehingga harga lada terjamin, pendapatan petani naik serta pendapatan pengusaha juga naik,” kata Mentan saat pelepasan ekspor lada putih langsung di perkebunan lada Desa Air Seruk Belitung, Sabtu.

Ia mengatakan tujuan ekspor lada ini selain mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional dan pendapatan petani, tetapi juga juga meningkatkan minat generasi milenial untuk terjun ke sektor pertanian. Hal ini akan mensukseskan program Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengembalikan kejayaan rempah di kancah dunia.

“Pemerintah mendorong agar petani terutama generasi milenial giat menanam, salah satunya komoditas lada,” kata Mentan.

Menurut dia dalam mendorong generasi milenial terjun ke sektor pertanian, berbagai upaya telah disiapkan pemerintah. Pertama, menyediakan bibit unggul lada dan semua komoditas bagi petani, seperti arahan Presiden Joko Widodo.

“Ini adalah sentra lada kita. Kita harus kembangkan berdasar keunggulan komparatif dan kompetitif. Kompetitif itu melakukan prosesing, agar bisa memasuki pasar internasional. Karena nilai tambah yang paling besar ada di pengolahan. Jadi cara berpikir kita ke depan seperti itu,” ujar Mentan.

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil mengatakan dari sistem otomasi perkarantinaan yakni IQFAST, tercatat lalu lintas ekspor lada asal Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah diterima di 14 negara, antara lain Oman, Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura.

“Pada 2018 sebanyak 163 frekwensi Surat Kesehatan Tumbuhan atau Phyosanitary Certificate yang telah diterbitkan di Pangkal Pinang. Surat ini sebagai persyaratan negara mitra dagang dan telah menyertai ekspor 2.601 ton lada dengan nilai ekonomi Rp156 miliar ke 14 negara tujuan,” katanya.

Sementara pada periode Januari-April 2019, telah tercatat 68 kali ekspor lada dengan total 638 ton senilai Rp38,2 miliar. Ia melihat peningkatan tren ekspor dan diharapkan produksi lada juga meningkat. “Dengan begitu, kejayaan rempah khususnya lada dapat kita raih lagi dari Bangka Belitung,” katanya.

Pada kegiatan ekpor lada putih tersebut hadir Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, Sekretaris Jenderal Kementan Syukur Iwantoro, Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil, Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Kasdi Subagiyono, Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Suwandi, Kepala Badan Litbang Pertanian Fadjry Djufry, eksportir, dan para petani lada.

Pewarta: Aprionis
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertamina uji operasi SPBU baru di Tol Trans Jawa Surabaya-Ngawi

…kalau dibutuhkan bisa kami tambah kapasitas totalnya

Surabaya (ANTARA) – Pertamina melakukan uji operasi SPBU 51.611.41 yang berada di ruas Tol Trans Jawa arah Surabaya-Ngawi atau KM 725A (Mojokerto-Surabaya), tepatnya di sisi arah menuju Surabaya dan menyediakan produk Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Unit Manager Communication & CSR MOR V, Rustam Aji di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan uji operasi ini untuk menyambut Ramadhan serta arus mudik Lebaran di Tol Trans Jawa, khususnya Mojokerto-Surabaya, dengan kapasitas total SPBU sebesar 420 kilo liter, atau minimal 60 kilo liter per produk.

“Kami masih melihat dulu perkembangannya, kalau dibutuhkan bisa kami tambah kapasitas totalnya,” tutur Rustam kepada wartawan.

SPBU baru itu menempati lahan seluas 2.000 meter persegi yang dibangun sejak Januari 2019 dan dioperasikan PT Pertamina Retail, anak usaha Pertamina.

Rustam menargetkan pada minggu pertama Ramadhan, satu lagi SPBU reguler di ruas tol yang sama akan diuji operasi.

“SPBU 51.632.21di rest area ruas Tol Trans Jawa KM 575B (Madiun-Ngawi), di jalur arah keluar Surabaya, ditargetkan juga bisa mulai operasi di minggu pertama Mei 2019, ” katanya.

Lokasinya, yakni SPBU di Desa Ngela Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi atau berada di area seluas 2.000 meter persegi.

“Saat ini SPBU disiapkan untuk melayani penjualan produk Pertamax Turbo, Pertamax, Pertalite, Biosolar, Dexlite, dan Pertamina Dex, dengan kapasitas tangki timbun total 434 kilo liter,” kata Rustam.

Menurut dia, pada masa Ramadhan dan Idul Fitri 2019, khususnya pada masa arus mudik dan balik, Pertamina lebih memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya bensin di jalur mudik tol menyusul mulai beroperasinya Tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Pasuruan, Jawa Timur.

Berdasarkan data konsumsi normal harian BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) di Jawa Timur sebesar 12.900 kilo liter per hari, sedangkan untuk gasoil (Biosolar, Dexlite serta Pertamina Dex) berada pada kisaran volume 5.900 kilo liter perhari.

Untuk Ramadhan dan Lebaran, Pertamina memprediksi terjadi kenaikan konsumsi di  Jawa Timur sebesar 12 persen untuk produk gasoline, sementara produk Gasoil mengalami penurunan konsumsi sekitar delapan persen.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu 29 Mei 2019 dan Jumat 31 Mei 2019, sedangkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari Sabtu-Minggu tanggal 8-9 Juni 2019 dan puncak berikutnya pada 15-16 Juni 2019.

“Untuk memberi kenyamanan para pengendara yang melalui jalur tol, kami juga menyiapkan delapan SPBU di jalur tol sepanjang Surabaya – Ngawi. Sementara di jalur tol Surabaya-Malang dan Surabaya-Probolinggo, juga disiapkan delapan SPBU. SPBU tersebut ada yang berupa SPBU reguler maupun SPBU modular, menyesuaikan ketersediaan lahan di rest area,” katanya.

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang Ramadhan, penjual bunga raup untung

ANTARA- Menjelang bulan suci Ramadhan penjual bunga di Pasar Rawa Belong,  Jakarta Barat,  meraup untung.  Dikarenakan masyarakat mulai melakukan tradisi nyekar di makam sanak saudara mereka. Hal ini  juga berdampak bagi pedagang bunga di Tempat Pemakaman Umum di jakarta seperti di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.(Saras Krisvianti/Dewa Wiguna)

Harga bawang putih di Kupang tembus Rp70.000/kilogram

Kami sebelumnya bisa mendapat alokasi 100 karung bawang putih dari distributor bawang, namun saat ini hanya bisa dapat 10 karung…

Kupang (ANTARA) – Harga bawang putih pada sejumlah pasar moderen di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalami kenaikan hingga menembus Rp70.000 per kilogram karena persediaan bawah putih semakin menipis.

“Harga bawang putih di pasaran terus naik karena persediaan semakin berkurang. Pasokan bawang putih dari Surabaya semakin terbatas sejak April 2019 lalu,” kaya Yeskiel Dethan, salah seorang pedagang bawang di pasar Kasih Naikoten Kota Kupang kepada Antara, Sabtu.

Menurut pedagang bawang asal Pulau Rote itu, persediaan bawang putih semakin terbatas sejak April 2019 hingga memicu kenaikan harga bawang putih  dari Rp20.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.

Dia mengatakan pasokan bawang putih dari distributor bawang yang sebelumnya 100 karung berkurang menjadi 10 karung.

“Kami sebelumnya bisa mendapat alokasi 100 karung bawang putih dari distributor bawang, namun saat ini hanya bisa dapat 10 karung karena pasokan bawang dari Surabaya juga terbatas,” kata Yeskiel.

Menurut dia, kelangkaan bawang putih yang terjadi di ibu kota provinsi kepulauan ini bukan karena mendekati hari raya Idul Fitri tetapi pasokan bawang dari Surabaya yang terbatas.

Kendati harga bawang terus mengalami kenaikan, kata Yeskiel, konsumen tetap membeli karena bawang putih merupakan salah satu kebutuhan penting pada rumah tangga, restoran, dan hotel.

“Konsumen tetap membeli sekalipun harga bawang sudah menembus Rp70.000 per kilogram karena sudah merupakan kebutuhan setiap hari,” ujar Yeskiel.

Baca juga: Kementan sebut operasi pasar bawang di Surabaya sukses turunkan harga

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sektor jasa AS tumbuh lebih lambat pada April

…tetapi masih ada kekhawatiran tentang sumber daya pekerjaan

Washington (ANTARA) – Sektor non-manufaktur Amerika Serikat (AS) pada April tumbuh dengan laju yang sedikit lebih lambat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, tingkat paling lambat selama setahun terakhir, kata lembaga riset swasta Institute for Supply Management (ISM) pada Jumat (3/5/2019).

Indeks non-manufaktur (NMI), yang mengukur kinerja sektor jasa-jasa, mencapai 55,5 persen pada April, turun 0,6 poin persentase dari angka Maret, menurut Non-Manufacturing ISM Report on Business terbaru. Angka Februari adalah 59,7 persen.

Memperhatikan bahwa telah terjadi “penurunan” di sektor jasa, Anthony Nieves, Ketua Komite Survei Visnis Non-manufaktur ISM, mengatakan bahwa “sebagian besar responden masih optimis tentang kondisi bisnis secara keseluruhan, tetapi masih ada kekhawatiran tentang sumber daya pekerjaan.”

“Hubungan masa lalu antara NMI dan ekonomi secara keseluruhan menunjukkan bahwa NMI untuk April sesuai dengan peningkatan 2,4 persen dalam produk domestik bruto (PDB) riil secara tahunan,” kata Nieves.

Indeks April mengindikasikan pertumbuhan berkelanjutan di sektor non-manufaktur untuk 111 bulan berturut-turut. Angka di atas 50 persen menunjukkan bahwa ekonomi sektor non-manufaktur umumnya berkembang.

Menurut data yang dikeluarkan oleh ISM awal minggu ini, Indeks Pembelian Manajer (PMI) untuk April, yang mengukur kinerja sektor manufaktur, tercatat 52,8 persen, turun 2,5 poin persentase dari angka Maret.

Didirikan pada tahun 1915, ISM melayani para profesional manajemen pasokan pada lebih dari 90 negara dan wilayah, dengan 50.000 anggota di seluruh dunia. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street naik setelah investor optimis prospek ekonomi AS

Baca juga: Emas berjangka naik didukung pelemahan dolar AS

Baca juga: Harga minyak mentah naik dipicu pengurangan produksi Rusia
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019