Desa wisata di Jateng bakal peroleh anggaran Rp1 miliar

Targetnya ada 500 desa wisata, namun saat ini Jawa Tengah memiliki 229 desa wisata yang tersebar di 35 kabupaten/kota dan untuk menstimulasinya Pemprov Jateng bakal mengucurkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk setiap desa wisata dengan ketentuan-ket

Semarang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengucurkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk tiap desa wisata sebagai upaya pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Targetnya ada 500 desa wisata, namun saat ini Jawa Tengah memiliki 229 desa wisata yang tersebar di 35 kabupaten/kota dan untuk menstimulasinya Pemprov Jateng bakal mengucurkan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk setiap desa wisata dengan ketentuan-ketentuan yang ada,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Sabtu.

Ketentuan-ketentuan yang dimaksud antara lain, pengembangannya bagaimana dan jumlah kunjungannya berapa orang dan untuk menunjangnya akan diberikan dulu dana sebesar Rp100 juta.

Gubernur Ganjar menegaskan, pihaknya berkomitmen mengembangkan desa wisata sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo terkait dengan pengembangan pariwisata di Indonesia.

Menurut Ganjar, keberadaan desa-desa wisata tersebut bakal dijadikan objek penunjang destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah seperti Candi Borobudur, Sangiran, Dataran Tinggi Dieng, dan Kepulauan Karimunjawa.

“Desa akan jadi wisata pendukung, tapi harus diperhatikan kualitas dan keamanan. Desa wisata harus ada yang mengontrol, BUMDes harus jadi semacam auditor agar yang ada di sana terkelola, tempatnya aman, kulinernya harganya tidak ‘ngepruk’,” ujarnya.

Pada Gelar Desa Wisata tersebut ada 31 desa perwakilan dari kabupaten/kota yang turut memamerkan potensi wisata dan kuliner unggulan dari daerah masing-masing.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengab Sinung Nugroho Rachmadi mengatakan bahwa pihaknya menyelenggarakan Gelar Desa Wisata ini untuk mempertemukan calon wisatawan, agen wisata, dan juga komunitas wisata.

“Ini kami datangkan jejaring, kami datangkan asosiasi dan komunitas juga,” kata Sinung.

Disporapar Jateng terus mendorong dan menumbuhkan desa-desa wisata yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi lapangan kerja alternatif bagi warganya tanpa harus keluar dari desa.

“Beragam strategi kami dorong untuk pemberdayaan masyarakat desa dan potensi pariwisatanya. Salah satu upaya kami adalah dengan Gelar Desa Wisata,” ujarnya.

Dari sisi kualitas, Disporapar Jateng menekankan bentuk pelayanan pada suatu desa wisata yang mudah dijangkau, informatif, diketahui banyak orang.

Kabupaten Wonosobo memperkenalkan Desa Wisata Anggrunggondok dengan paket wisata menarik seperti “camping alang-alang” yang menawarkan pemandangan matahari terbit dari dataran tinggi dan mengunjungi museum tani dengan tarif Rp1 juta untuk empat orang yang sudah termasuk alat kemah dan jasa pengangkut barang.

Baca juga: Kemenpar ingin masyarakat desa wisata makin sadar wisata

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Riau sumbang titik panas terbanyak di sumatera

Pekanbaru (ANTARA) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mencatat Provinsi Riau menempati posisi teratas dalam jumlah titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sumatera.

BMKG dalam keterangannya yang diterima Antara di Pekanbaru, Sabtu menyatakan berdasarkan citra Satelit Terra dan Aqua pukul 16.00 WIB tercatat sebanyak 17 titik panas di Riau. Selain Riau, titik panas juga terdeteksi di Bangka Belitung 10 titik dan Lampung dua titik panas.

Sementara itu Staf Analis BMKG Sanya Gautami mengatakan 17 titik panas di Riau menyebar di tujuh kabupaten.

Baca juga: Satelit NOAA deteksi 12 titik api di Babel

“Titik panas terbanyak terdeteksi di Pelalawan enam titik dan Bengkalis empat titik,” katanya.

Selanjutnya titik panas juga menyebar di Indragiri Hilir dua titik serta satu titik panas masing-masing menyebar di Kuantan Singingi, Siak, Kampar, dan Meranti. Dari 17 titik panas di Riau, BMKG menyatakan lima diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat terjadinya Karhutla dengan tingkat kepercayaan di atas 70 persen.

“Satu titik api masing-masing berada di Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Kuantan Singingi dan Indragiri Hilir,” tuturnya.

Dalam dua pekan terakhir, belasan hingga puluhan titik panas dan titik-titik api bermunculan di Riau.

Baca juga: Hotspot di Kalimantan Selatan terpantau 10 titik

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau menyatakan kebakaran melanda sejumlah daerah di Riau, seperti Pulau Rupat, Bengkalis yang hingga kini masih dalam tahap pendinginan.

Kebakaran juga melanda wilayah Rokan Hilir, Meranti dan Siak serta Pelalawan yang membuat tim Satgas Karhutla Riau harus terus berjibaku melakukan pemadaman.

Selain memaksimalkan penanggulangan, Satgas Karhutla juga terus giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar turut berperan aktif mencegah kebakaran.

Baca juga: Walhi Sumsel deteksi 280 titik api di lahan konsesi

Salah satu kegiatan patroli yang kini rutin dilakukan di wilayah Kampar, bersamaan dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kabupaten Kampar.

“Jangan ragu. Laporkan langsung kepada kami jika menemukan titik kebakaran dan melihat diduga pelaku pembakaran,” kata Komandan Komando Distrik Militer 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin.

Aidil mengatakan saat ini ratusan prajurit TNI telah dikerahkan ke lokasi rawan kebakaran di wilayah Distrik Militer Kampar. Mereka ditugaskan untuk melakukan penanggulangan dan fokus pada pencegahan kebakaran lahan di wilayah rawan.

Baca juga: 705 titik api ditemukan di lahan gambut Riau

“Peran aktif masyarakat akan sangat membantu dalam menanggulangi Karhutla di wilayah kita,” ujarnya.

Hingga awal Juli 2019 ini, BPBD Riau mencatat lebih dari 3.300 hektare lahan di Riau hangus terbakar. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah yang terluas mengalami Karhutla dengan luas mencapai 1.435 hektare. Selain Bengkalis, kebakaran turut melanda wilayah Rohil dengan luas kebakaran mencapai 606,25 hektare.

Selanjutnya Siak 366 hektare, Dumai 269,75 hektare dan Meranti 232,7 hektare. Kemudian, di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) 120 hektare, Pelalawan 95 hektare, Indragiri Hulu (Inhu) 71,5 hektare, Kampar 64,9 hektare dan Kuansing lima hektare.

Akan tetapi angka yang dirilis BPBD Riau itu berpotensi lebih besar setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan luas kebakaran di Riau sepanjang 2019 ini mencapai lebih dari 27.000 hektare lebih.

Sumsel tingkatkan kewaspadaan sebaran titik api

Pewarta: Anggi Romadhoni
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Produk anyar kaca CPF1 – Black Security hadir di GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – PT Jaya Kreasi Indonesia membawa produk baru dari kaca film CPF1 asal Amerika Serikat ke ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Produk yang dinamakan CPF1 – Black Security Film itu hadir dengan inovasi baru yang dapat mengurangi panas matahari ke dalam kabin serta memberikan jaminan keamanan pada pengendara.

“Kali ini CPF1 menawarkan dua fungsi dalam satu kaca film, yaitu dapat menahan panas dan security film. Dengan ini kemampuan dan kekuatan kaca jauh lebih kuat dari hantaman benda tumpul,” kata Herrys Winata selaku Manajer Penjualan dan Pemasaran PT Jaya Kreasi Indonesia dalam jumpa pers di GIIAS 2019, ICE BSD, Sabtu.

Pengendara tidak perlu lagi khawatir dengan keselamatan ketika terjadi hantaman benda tumpul yang membuat kaca mobil pecah.

Teknologi CPF1 – Black Security Film, mampu menahan butiran pecahan kaca tertahan tidak langsung berhamburan, sehingga mengurangi potensi cedera pada  pengendara.

Kaca film CPF1 – Black Security Film tersedia dalam pilihan kegelapan 40 persen, 60 persen, dan 80 persen.

“Produk ini kami unggulkan dengan kegunaan, yaitu untuk tolak panas dan keamanan dengan TSER (Total Solar Energy Rejection) sudah di atas 60 persen dan UV Rejection di atas 90 persen,” ujarnya.

Baca juga: Otomotif Indonesia tatap optimis paruh kedua 2019

Baca juga: 3M Indonesia bawa produk terbarunya di GIIAS 2019
 

Pewarta: SDP-127
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Menperin: investasi meningkat, industri elektronika semakin kuat

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan dengan meningkatnya investor baru ke industri elektronika di Indonesia, maka ke depannya juga akan semakin memperkuat struktur manufaktur dari industri elektronika nasional.

“Industri elektronika ini terus kami genjot pengembangannya agar mampu berperan sebagai sektor penghasil devisa yang signfikan, dan sektor ini menjadi industri berbasis dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu.

Menurut Airlangga Hartarto, hal tersebut karena peningkatan investasi ini selain dapat memacu kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, juga diharapkan menghasilkan produk substitusi impor.

Menperin mengungkapkan, salah satu investor industri elektonik yang telah menyatakan minatnya bakal menggelontorkan dananya di Indonesia, yaitu Compal Group.

“Compal adalah salah satu produsen produk Apple seperti iPad dan iWatch yang akan masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Airlangga menambahkan, Compal sedang mencari lokasi baru untuk basis produksinya di ASEAN, di mana salah satu lokasi yang dibidiknya adalah Indonesia.

Menperin pun menyambut baik rencana investasi dari Compal Group tersebut. “Dengan adanya fasilitas insentif tax holiday yang kami tawarkan, mereka sangat tertarik untuk berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Menurut Menperin, saat ini Compal memproduksi beragam produk elektronik dan sudah punya pasar yang besar.

“Mereka produsen iPad, Apple Watch dan banyak produk lain. Untuk market share dunia mendekati 25 persen dan mereka produsen dari hampir semua mini notebook,” imbuhnya.

Dalam perkembangannya, Compal Group menjadi perusahaan manufaktur produk 5C seperti notebook computers, tablets, wearable devices, dan smartphones.

Pada tahun 2007, mereka memiliki pabrik di Vietnam, kemudian memiliki service center di Polandia dan pabrik di Brasil. Compal telah menyerap tenaga kerja sebanyak 80.000 orang di seluruh dunia. Saat ini, Compal didukung dengan manajemen dan R&D yang solid.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto mengemukakan, niat Compal untuk mencari lokasi produksi baru karena dampak perang dagang China-AS, sehingga perlu ada diversifikasi pasar.

“Mereka melihat pasar dalam negeri kita cukup besar. Kalau dia jadi masuk, akan membangun satu klaster dengan vendornya,” ungkapnya.

Menurut Harjanto, dalam upaya memfasilitasi investasi sektor industri yang masuk ke Indonesia, pemerintah terus mengakselerasi sejumlah pembagunan kawasan industri yang terintegrasi dengan infrastruktur penunjang seperti pelabuhan.

Hal itu agar bisa cepat untuk suplai bahan bakunya karena akan memacu nilai tambah dan daya saing produk dalam negeri agar bisa ekspor.

Kemenperin dorong IKM logam manfaatkan E- Commerce

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tangani gelembung gas anjungan Laut Jawa, Pertamina kirim tim ahli

Setelah mengirimkan tim tanggap darurat, pengerahan tim penanggulangan dilanjutkan dengan pengerahan sebanyak 7 tim ahli yang berasal dari berbagai sektor.

Jakarta (ANTARA) – Pertamina mengirim sejumlah tim ahli untuk penanganan gelembung gas yang terjadi di sekitar anjungan minyak lepas pantai YYA-1 di Laut Jawa, area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ).

Setelah mengirimkan tim tanggap darurat, pengerahan tim penanggulangan dilanjutkan dengan pengerahan sebanyak 7 tim ahli yang berasal dari berbagai sektor.

“Tim-tim tersebut dilengkapi dengan lebih dari 20 kapal dan berbagai peralatan yang mendukung seperti oil boom dan puluhan drum dispersant,” kata VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu.

Fajriyah menjelaskan pengerahan tim tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan gelembung gas yang terjadi di anjungan tersebut.

“Kami terus melakukan upaya terbaik untuk penanganan di lokasi dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti SKK Migas, Ditjen Migas, KLHK, KKKS serta pihak lainnya,” ujarnya.

Baca juga: Pertamina kerahkan SDM terbaik tangani peristiwa di anjungan Laut Jawa

Lokasi anjungan terletak sekitar 2 kilometer dari pantai utara Jawa di Karawang, Jawa Barat. PHE ONWJ telah mengaktifkan Incident Management Team (IMT) untuk menanggulangi kejadian tersebut.

Prioritas utama yang juga telah dilakukan adalah memastikan keselamatan karyawan yang bekerja sebagai bagian dari tim reaksi darurat (team emergency response), masyarakat dan lingkungan sekitar, dan memastikan isolasi serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian.

Pertamina terus melakukan upaya maksimal untuk penanganan peristiwa ini meskipun skala lapangan YY jauh lebih kecil dibandingkan lapangan di mana insiden pernah terjadi di tempat lain seperti di lapangan Macondo, Teluk Meksiko, kata Fajriyah Usman.

Baca juga: Produksi Migas di ONWJ mundur akibat gelembung gas

Pewarta: Faisal Yunianto
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Agro Nusa Abadi-Desa Bungingtimbe teken MoU kebun kelapa sawit

Makassar (ANTARA) – PT Agro Nusa Abadi sebagai cabang perusahaan Astra Agro Lestari Tbk secara resmi telah menjalin kerjasama kemitraan pembangunan dan pengoperasian kelapa sawit dengan Desa Bungingtimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Kerjasama ini ditandai dengan teken nota kesepahaman (MoU) yang menghadirkan sekitar 10 kepala dusun, Badan Perwakilan Desa (BPD) dan Kepala Desa Bungingtimbe bersama pihak PT Agro Nusa Abadi dan Astra Agro Lestari di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

“Kita sudah sepakat dengan masyarakat. Kami undang semua kepala dusun, BPD hingga koperasi bahwa kesepahaman antara pihak perusahaan dan warga setempat sudah ada dan ini simbol dari kesepahaman itu,” ucap Legal Area PT Agro Nusa Abadi, Oka Arimbawa.

Baca juga: Menteri Luhut dorong ekspansi kelapa sawit dengan Tiongkok

Teken kerjasama sekaligus menandai pemahaman masyarakat setempat terkait manfaat perusahaan kebun sawit yang memberikan multiefek kepada masyarakat.

“Benefitnya antara nyata dan tidak nyata, kalau bicara soal penyerapan tenaga kerja itu sudah pasti, tetapi saya berani bilang bahwa dampaknya itu masih kecil ketimbang peningkatan ekonomi untuk masyarakat sekitar,” paparnya.

Bukan itu saja, berdasarkan aturan yang ada, dari seluruh areal kebun kelapa sawit yang dimiliki pihak perusahaan, 20 persen tetap menjadi milik masyarakat.

Kebun itu disebut kebun plasma atau kemitraan yang pengelolaannya tetap dilakukan perusahaan namun benefitnya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui koperasi desa.

Baca juga: GAPKI dukung penuh hasil pertemuan negara produsen sawit

PT Agro Nusa Abadi memiliki 2.000 hektare kebun kelapa sawit yang berada di Desa Bungingtimbe, dengan demikian 400 hektare kebun tersebut telah menjadi hak dari warga setempat.

Menurut Oka, dengan hadirnya perusahaan PT Agro Nusa Abadi akan berdampak pada perputaran uang di kawasan sekitar yang dipastikan perekonomian masyarakat akan bangkit.

“Setelah MoU ini masyarakat bisa langsung rasakan hasil panennya, paling lambat 45 hari setelah MoU,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Bungingtimbe, Kisran menyampaikan teken kerjasama ini merupakan bentuk dari kesepahaman antara warga desanya dengan perusahaan kelapa sawit dalam mengelola 2.000 hektare kebun sawit, termasuk kebun plasma yang disiapkan oleh pihak perusahaan bagi warga setempat.

Baca juga: Menteri Luhut: Peran kelapa sawit sangat penting

“Memberi pemahaman kepada masyarakat memang tidak mudah, namun dengan segala manfaat yang telah diberikan pihak perusahaan, kami yakin bahwa ini bisa mempengaruhi peningkatan ekonomi di desa kami,” ungkapnya.

Kisran menyebutkan telah menerima Rp4,7 miliar dari PT Agro Nusa Abadi pada akhir 2018 yang diserahkan melalui Koperasi Maju Bersama Bungintimbe untuk 560 kepala keluarga di desa itu.

Hasil tersebut diberikan perusahaan kelapa sawit sejak beroperasi dengan kurung waktu enam tahun, mulai 2012 hingga 2018.

“Memang karena baru ada kesepahaman ini jadi income dari 20 persen kebun plasma itu barulah disalurkan. Untuk selanjutnya sesuai dengan kesepakatan, kami akan serahkan per enam bulan dari hasil kebun plasma melalui koperasi desa,” papar Kisran.

Baca juga: Menteri Luhut: jangan dikte kebijakan pemerintah soal sawit

Sementara CDAM Area C2 Astra Agro Lestari Tbk, Agung senoaji juga menyampaikan bahwa keberadaan perusahaan sawit yang ada di Morowali Utara senantiasa memperhatikan masyarakat yang bermukin sekitar perusahaan melalui program-program CSR.

“Kita menyiapkan beasiswa buat warga setempat melalui sekolah. Kita juga menfasilitasi pelaksanaan posyandu di berbagai desa dengan memberikan makanan tambahan berupa bubur atau susu,” ucapnya.

Menurut Agung, perkebunan sawit ini sangat memberikan manfaat mulai dari buah segar sawitnya hingga pasca pengolahan, salah satunya tangkai kosong yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk penyubur tanaman. Penandatanganan MoU antara Desa Bungingtimbe dengan bersama pihak PT Agro Nusa Abadi dan Astra Agro Lestari di Makassar, Sabtu (20/7/2019). (ANTARA/Nur Suhra Wardyah)

Morowali Utara Berbenah Infrastruktur Obyek Wisata

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Era mobil ramah lingkungan kian dekat, tapi kemana arahnya?

Jakarta (ANTARA) – Pada setiap pameran otomotif dalam dua tahun terakhir, pengunjung begitu mudah menemukan kendaraan ramah lingkungan, baik listrik maupun hibrida yang dipajang sejumlah produsen di panggung utama.

Beberapa pabrikan boleh jadi memajang model itu sebagai pemanis pameran. Tapi, sebagian pabrikan benar-benar serius memperkenalkan teknologi non-bahan bakar minyak itu untuk mengedukasi masyarakat Indonesia.

Sebagaimana pameran sebelumnya, teknologi terbaru pun muncul dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Toyota, sebagai salah satu merek besar, begitu serius memperkenalkan kendaraan hybrid, mulai dari C-HR untuk kalangan muda serta model Camry dan Alphard untuk kalangan yang dewasa. Bagi Toyota, hal itu bukanlah sesuatu yang baru karena mereka sudah satu dekade memasarkan kendaraan hybrid melalui model Prius.

“Pada tahun 2017 rata-rata penjualan mobil hibrida Toyota hanya 14 unit per bulan. Tapi, tahun ini tumbuh pesat,” kata Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, pada Jumat (19/7).

Peningkatan penjualan itu setidaknya menjadi pertanda era mobil terelektrifikasi atau yang lebih ramah lingkungan sudah semakin dekat. Industri otomotif eletrik tinggal menunggu payung hukum dari pemerintah.

Baca juga: Menperin sebut dua industri otomotif siap investasi Rp50 triliun
  Kerangka Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019 (ANTARA/Alviansyah P)

Pabrikan Jepang lainnya, Mitsubishi, sudah mulai menjual Outlander PHEV yang dibanderol Rp1,2 miliar dengan target penjualan lima unit selama pameran GIIAS 2019 pada 18-28 Juli.

Dua pabrikan Jerman, BMW dan Mercedes-Benz, juga memboyong mobil listrik mereka antara lain BMW i3 dan Mercy E300 EQ Power. Renault juga memajang mobil listrik mungil Twizy, kendati hanya sebagai pemanis pameran.

Jenama China, Wuling telah memperkenalkan kendaraan listrik E100 pada 2018. Kemudian pada 2019, giliran Dongfeng Sokonindo (DFSK) memamerkan mobil listrik Glory E3.

Tidak tanggung-tanggung, DFSK menyatakan kesiapannya untuk memproduksi mobil terelektrifikasi apabila Pemerintah Indonesia sudah memantapkan regulasi terkait kendaraan ramah lingkungan.

“Persiapan perlu dilakukan sejak dini mengingat DFSK Glory E3 akan dipasarkan secara global, termasuk di kawasan ASEAN,” kata Managing Director Sales Center PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, dalam GIIAS 2019, Jumat (19/7).

“Indonesia berpeluang menjadi basis produksi untuk pasar ASEAN mengingat fasilitas produksi di Indonesia sangat memungkinkan dan mendukung,” kata Franz.

Baca juga: Kepala BPPT: Inovasi KBL dorong kesiapan Indonesia hadapi industri 4.0
  DFSK Glory E3 GIIAS 2019 (ANTARA/Alviansyah P)

Dorong investasi

Pada pembukaan GIIAS, Kamis (18/7), Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyempatkan diri berkeliling arena pameran. Mereka melihat-beberapa anjungan produsen otomotif, termasuk yang memajang mobil ramah lingkungan.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa pemerintah akan mendukung industri otomotif karena memiliki efek luas untuk memajukan ekonomi dari berbagai segmen, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga mendorong pelaku bisnis lain yang berkaitan dengan sektor ini.

“Pemerintah mendukung industri mobil dengan infrastruktur yang berkembang, baik sistem jalan juga logistiknya,” kata Wapres dalam sambutannya.

Terkait dukungan pemerintah, Airlangga juga mengatakan pemerintah dalam lima tahun ke depan akan menyambut investasi baru untuk pengembangan otomotif, tentunya meliputi teknologi mesin ramah lingkungan.

“Saya optimistis dalam waktu lima tahun yang akan datang, menargetkan akan ada Rp100 triliun investasi baru sektor otomotif,” ujar Airlangga.

Pada Juni, Airlangga membeberkan bahwa Toyota bakal menanamkan investasi hingga Rp28,3 triliun untuk empat tahun ke depan. Selain Toyota, pabrikan Korea Selatan Hyundai Motor juga berencana meletakkan modalnya di Indonesia.

Kendati tidak merinci investasi itu, Airlangga menyatakan akan ada investasi lain pada baterai untuk kendaraan listrik.

Baca juga: Tesla turunkan harga jual Model 3 menjadi Rp542 juta
  Outlander PHEV GIIAS 2019 (ANTARA/HO)

Listrik atau hibrida?

Kendaraan ramah lingkungan terbagi dalam beberapa jenis, ada yang listrik sepenuhnya, hybrid, juga plug-in hybrid (PHEV). Bedanya adalah kendaraan listrik sepenuhnya (EV) hanya menggunakan motor listrik dan baterai tanpa mesin pembakaran.

Sedangkan mobil hibrida menggunakan dua mesin yakni pembakaran dan motor listrik yang berkolaborasi menghasilkan efisiensi bahan bakar. Mobil jenis itu tetap membutuhkan bensin untuk menjalankan mesin dan mengisi baterai.

Plug-in hybrid adalah pengembangan lebih lanjut dari hybrid. Mobil jenis PHEV itu bisa menggunakan mesin bensin ataupun pengisian daya listrik sehingga menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh dengan dua opsi mesin.

Lantas, mobil ramah lingkungan jenis manakah yang cocok untuk Indonesia?

Ketua Program Percepatan dan Pengembangan Kendaraan Listrik Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan Indonesia berpeluang besar untuk bersaing di segmen mobil listrik, apabila fokus pada jenis kendaraan berbasis baterai.

Artinya, menurut dia, mobil listrik yang menggunakan baterai sepenuhnya akan membuka peluang industri baterai yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia.

Kementerian perindustrian pun mengundang investor untuk berinvestasi dalam produksi baterai agar mengakselerasi pengembangan mobil listrik Tanah Air. Mereka juga sudah melakukan uji coba baterai motor listrik yang menggandeng beberapa perusahaan dan organisasi teknologi.

Kendati demikian, pemerintah masih merumuskan peraturan kendaraan ramah lingkungan yang akan menaungi berbagai hal terkait mobil elektrifikasi.

Para produsen mobil di Indonesia pun menanggapi undangan pemerintah untuk investasi produksi baterai dengan berbagai pandangan. Sebagaian produsen mobil menyatakan Indonesia harus membangun infrastruktur pendukung, sebagian lain bahkan sudah siap menjual mobil listrik.

Baca juga: Dua pabrikan mobil listrik China berminat relokasi ke Indonesia

“Pendapat kami, kondisi sekarang kalau langsung EV (mobil listrik), infrastruktur kita belum siap. Membangun charging station tidak akan begitu cepat. Budaya kita juga belum terbiasa dengan mobil listrik,” kata CO-CEO Sokonindo Automobile (DFSK), Alexander Barus, dalam GIIAS 2019.

Alexander Barus mengatakan DFSK masih menunggu peraturan pemerintah sebelum memutuskan jenis mobil ramah lingkungan yang bakal dipasarkan atau diproduksi di Indonesia.

“Mana yang di-drive duluan oleh pemerintah dengan insentif (EV atau hybrid). Pastinya DFSK akan mendukung kemana arah pasar yang didukung pemerintah,” ujarnya.

Pandangan berbeda disampaikan Mitsubishi yang menyatakan dapat langsung memasarkan Outlander PHEV di Indonesia. Kendati pasar hybrid masih kecil, mereka yakin teknologi itu secara perlahan akan diterima masyarakat.

“Itu baru pionir, dan baru distribusi di GIIAS. Tentu pasar untuk segmen itu kecil. Kami targetkan dua sampai lima unit terjual selama GIIAS,” kata Imam Chaeru Cahya, Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), dalam GIIAS 2019, Jumat (19/7).

Honda tidak membawa mobil listrik dalam GIIAS 2019 karena masih menunggu peraturan pemerintah. Sedangkan Toyota yang merayakan 10 tahun menjual kendaraan hybrid berupaya mengampanyekan cara kerja mobil elektrifikasi dengan menggelar “Electrification Day.”

Electrification Day adalah aktivitas berkelanjutan dari Toyota dalam menunjang program pemerintah untuk mendukung teknologi ramah lingkungan dan kendaraan elektrifikasi,” ungkap Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, Kazunori Minamide. Jumat.

Baca juga: Menjajal mobil listrik besutan Toyota Global

Pewarta: A069
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Audy Item ajak pengunjung GIIAS bernostalgia

Tangerang (ANTARA) – Penyanyi Audy Item mengajak pengunjung stan DFSK di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, di ICE BSD, Sabtu, bernostalgia dengan deretan lagu-lagu lama populer miliknya.

Audy tampil sekitar pukul 15.00 WIB. Kehadiran istri aktor Iko Uwais itu seketika menarik perhatian pengunjung untuk merapat ke stan DFSK yang berada di Hall 5.

Lagu-lagu lama Audy, seperti “Temui Aku”, “Cinta Dibalas Dusta” hingga “Menangis Semalam” mengundang orang-orang untuk ikut bernyanyi bersama sekaligus bernostalgia.

“Mana semangatnya nih. Itu tadi lagu di zaman baheula. Zaman lagi pada galau. Tapi hari ini jangan galau,” kata Audy di sela penampilannya.

Audy yang juga hadir ditemani sang suami itu kemudian melanjutkan penampilannya dan mengajak pengunjung untuk kembali bernyanyi bersama.

Tak lama kemudian tiga lagu seperti “Lama-lama Aku Bosan”, “Arti Hadirmu”, hingga “Arti Sahabat”, dibawakan Audy berturut-turut dengan format akustik sebagai sajian pamungkasnya di GIIAS 2019.

Baca juga: Zach King ungkap mobil pertamanya: Toyota Prius hadiah dari kakek

Baca juga: DSFK antisipasi era mobil listrik lewat Glory E3
 

Pewarta: SDP-127
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Zach King ungkap mobil pertamanya: Toyota Prius hadiah dari kakek

Tangerang (ANTARA) – YouTuber kenamaan asal Los Angeles, Amerika Serikat, Zach King mengungkap kendaraan pertama yang dimilikinya semasa remaja, yakni Toyota Prius generasi pertama hadiah dari sang kakek.

“Kebetulan sekali kendaraan pertama saya itu hadiah dari kakek saya ketika saya berumur 18 atau 16 tahun, Toyota Prius,” kata King saat acara jumpa wartawan di booth Toyota, dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2010, Sabtu.

Dalam acara itu, ia mengatakan bahwa Toyota Prius sangat digemari oleh anak-anak muda di Los Angeles.

Zach King dikenal sebagai pembuat konten-konten kreatif dan menarik di sejumlah platform media sosial. Ia pun sering menampilkan Prius sebagai salah satu objek dalam video buatannya.

Pemuda yang mempunyai penggemar dari seluruh dunia itu, mulai membuat video pertamanya sejak usia tujuh tahun dengan kamera biasa.

Zach King akan tampil di booth Toyota pada ajang GIIAS 2019, sekitar pukul 14:30 WIB, dan akan memberikan kiat-kita membuat konten digital kepada para pengunjung.

Baca juga: Toyota akan hadirkan Youtuber Zach King di GIIAS 2019

Baca juga: Alasan Rio Haryanto beli Toyota CHR hybrid
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Otomotif Indonesia tatap optimis paruh kedua 2019

Jakarta (ANTARA) – Industri otomotif nasional masih menyimpan optimisme terhadap angka penjualan pada paruh kedua 2019 meskipun mengalami penurunan sampai 13 persen pada semester pertama.

Mengutip data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan pada enam bulan pertama 2019 sebanyak 481.577 unit. Angka itu lebih rendah dibanding periode yang sama pada 2018 sebanyak 553.773 unit.

Suzuki Indomobil Sales (SIS) optimistis penjualan mobil pada semester kedua akan melejit. Alasannya, tren berbelanja masyarakat cenderung meningkat pada semester kedua. Selain itu, terdapat dampak politik terkait Pemilu yang menurun dan program penjualan seperti diskon yang ditawarkan menjelang akhir tahun.

“Memang, analisis tren market secara tahunan terbagi dua, semester pertama dan kedua. Tren musiman terjadi saat Lebaran. Pada lima sampai delapan tahun belakangan, tren penjualan naik setelah Lebaran (semester kedua),” kata Head of Brand Development Marketing Research 4W PT SIS Harold Donnel, dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Jumat (19/7).

Harold juga mengatakan efek tahun politik akan segera berakhir sehingga masyarakat yang semula mengambil sikap wait and see akan membelanjakan uang mereka menyusul suku bunga yang lebih stabil.

“Optimisme kami terhadap pasar karena Pemilu yang stabil, tren market pada semester kedua, dan program penjualan yang melimpah,” kata Harold sembari menambahkan Suzuki menaikkan target penjualan dalam GIIAS 2019 dari 1.000 unit pada 2018 menjadi 1.250 unit.

Baca juga: Wapres buka GIIAS 2019, tegaskan dukung industri otomotif

Sebagaimana Suzuki, Brand Manajer Wuling Indonesia Dian Ashmahani juga menyampaikan keyakinannya terkait pasar Tanah Air yang akan semakin baik pada paruh kedua 2019. Keyakinan itu sejalan dengan upaya Wuling melengkapi lini produknya dengan Almaz 7-seater.

“Kami harapkan (penjualan) naik. Kami belum bisa sebutkan target karena fokus kami adalah pengembangan diler dan aftersales,” ujar Dian saat ditemui dalam GIIAS 2019, Jumat petang.

Selama semester pertama 2019, Wuling menjual lebih dari tujuh ribu unit kendaraan yang didominasi model Almaz sebanyak empat ribu unit, disusul model Confero.

“Intinya (terjual) lebih dari 800 unit. Amin, kalau tembus sampai seribu,” kata Dian terkait proyeksi penjualan mereka selama penyelenggaraan GIIAS 2019 pada 18-28 Juli.

Mitsubishi juga menatap positif penjualan pada semester kedua, khususnya selama pameran GIIAS 2019. Jika pada 2018 mereka menyasar 3.350 unit mobil, merek asal Jepang itu menaikkan target penjualan menjadi 4.000 unit mobil pada 2019.

Imam Choiru Cahya, Kepala Grup Penjualan Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia menyatakan model Xpander diproyeksikan menyumbang 60 persen dari total penjualan pabrikan berlogo “Tiga Berlian” selama GIIAS 2019.

Baca juga: Gaikindo: Pertumbuhan kendaraan listrik sangat bergantung pasar
  Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melayani wawancara wartawan pada pembukaan GIIAS 2019. (ANTARA News/Alviansyah P)

Target ekspor

Jika produsen dan distributor otomotif begitu optimistis menatap penjualan pada semester kedua yang dimulai pada GIIAS 2019, pandangan serupa tidak tampak secara eksplisit dari penyelenggara pameran otomotif tahunan itu.

Penyelenggara GIIAS 2019 tidak menyebutkan target penjualan selama ajang produk-produk kendaraan itu berlangsung.

Padahal, tujuan penyelenggara dengan menggelar GIIAS lebih awal pada Juli, pada 2018 digelar Agustus, untuk mendongkrak penjualan otomotif semester kedua 2019.

“Kami memajukan rangkaian (pameran) ini sekitar dua sampai tiga minggu agar dapat mendongkrak penjualan yang sempat menurun pada kuartal pertama di tahun ini,” ujar Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, pada Juni di Senayan.

Sedangkan pada pembukaan pameran, Nangoi kembali tidak membahas target penjualan GIIAS, tetapi malah menyinggung target ekspor otomotif yang diharapkan mencapai 300ribu unit pada 2019.

Alasannya, menurut Nangoi, GIIAS adalah jendela bagi negara lain untuk melihat produk Indonesia sehingga diharapkan ada kemungkinan negara lain memboyong produk otomotif dalam negeri.

Pemerintah, melalui Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, juga tidak menyinggung penjualan mobil pada 2019. Menteri Perindustrian, sebagaimana Gaikindo, justru berharap adanya peningkatan ekspor yang menyetuh satu juta unit dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Airlangga juga berharap 20 persen dari kendaraan yang diekspor adalah kendaraan berjenis ramah lingkungan. Artinya dalam periode itu, Indonesia sudah memiliki basis produksi kendaraan listrik.

“Kami berharap dalam pameran ini ada launching, minimal satu juta unit ekspor pada 2025 dengan 20 persen di antaranya adalah electric vehicle,” kata Menperin dalam pembukaan GIIAS 2019.

Baca juga: Menperin sebut dua industri otomotif siap investasi Rp50 triliun

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pembukaan GIIAS 2019 di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (18/7), mengatakan industri otomotif di Indonesia akan terus mendapat dukungan dari pemerintah karena industri tersebut memiliki efek berganda.

“Pemerintah mendukung industri mobil dengan infrastruktur yang berkembang, baik sistem jalannya dan juga logistiknya. Punya multiplier effect yang luas, punya ratusan vendor yang berkembang satu sama lainnya,” kata Wapres.

Wapres mengatakan industri otomotif yang berkembang juga menjadi penanda bahwa suatu negara telah maju, ditandai dengan kemacetan yang juga meningkat di negara tersebut.

“Tanda-tanda ekonomi suatu bangsa bagus itu kalau sudah macet, karena hanya negara yang penduduknya mampu beli mobil yang bisa menimbulkan macet,” kata Wapres.

Mengacu data sebelumnya dari Gaikindo, Indonesia memang layak memandang positif industri otomotif menyusul tren positif penjualan pada 2017 ke 2018.

Pada 2018, Indonesia menjual 1.151.413 unit kendaraan dan melewati angka penjualan pada 2017 yang mencapai 1.079.886 unit.

Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto, memproyeksikan penjualan mobil di Indonesia masih dapat bertahan pada angka 1,1 juta unit pada 2019.

“Semoga, mudah-mudahan, doakan, bisa mencapai 1,1 juta unit. Masih panjang lho, masih enam bulan lagi sampai akhir tahun,” kata Jongkie saat ditemui pewarta pada pembukaaan GIIAS 2019.

Baca juga: Daftar mobil baru GIIAS 2019: Toyota Supra, Nissan Xtrail hingga Jimny

Pewarta: A069
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Wagub Maluku tawarkan dua opsi pembagian saham Blok Masela

Pemerintah provinsi harus mendapatkan jatah lebih besar

Ambon (ANTARA) – Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno menawarkan dua opsi pembagian saham hak partisipasi (participating interest/PI) sebesar 10 persen dari pengelolaan Blok Masela kepada dua kabupaten penghasil dan pemerintah provinsi.

“Yang jelas, pemerintah provinsi harus mendapatkan jatah lebih besar agar sembilan kabupaten atau kota lainnya di Maluku bisa mendapatkan bagian dari eksploitasi kekayaan alam tersebut,” kata Wagub di Ambon, Sabtu.

Penawaran dua opsi ini telah dibuat dalam bentuk telaah dan disampaikan kepada Gubernur Maluku Murad Ismail guna dipertimbangkan.

Menurut dia, opsi pertama adalah daerah penghasil yakni Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar masing-masing mendapatkan jatah PI sebesar 2,5 persen, lalu sisanya lima persen untuk Provinsi Maluku.

Sedangkan opsi kedua, masing-masing daerah penghasil sebesar tiga persen dan sisanya empat persen untuk pemerintah provinsi.

“Mengenai manfaat pengelolaan Blok Migas Masela bagi Maluku, saya sudah memanggil beberapa pejabat dan sejumlah profesional dari sisi ekonomi dan hukum,” ujarnya.

Wagub meminta dibuat suatu kajian dan telaah untuk disampaikan kepada gubernur secara tertulis berbagai pemikiran yang positif soal manfaat Blok Masela.

Ia menambahkan pemprov bersama DPRD segera membuat regulasi menyangkut pasokan logistik khususnya bahan makanan.

“Jangan sampai Blok Masela sudah beroperasi baru dibuat, akhirnya sayuran, daging, buah, dan kebutuhan pokok lainnya masuk dari negara lain,.” ujarnya.

Intinya, suplai bahan makanan harus dari Maluku sendiri, kalau masih kurang baru bisa didatangkan dari luar negeri.

“Bila langkah ini diambil maka ada pemberdayaan dan perlu dicari pihak ketiga yang memiliki modal untuk menjadi ‘bapak angkat’ dan mengorganisasi seluruh petani dan peternak. Selain itu, 70 persen tenaga kerja harus dari Maluku, kecuali tenaga ahli,” tandasnya.

Wagub juga mengusulkan Pulau Marsela, Kabupaten Maluku Barat Daya, dibangun pangkalan logistik.

Baca juga: Presiden Jokowi berharap Blok Masela dapat mendorong industri turunan
Baca juga: Kepala SKK Migas prediksi produksi LNG Abadi mulai 2027
Baca juga: Menteri ESDM teken revisi Rencana Pengembangan Blok Masela

Inpex akan beri pelatihan vokasi bagi masyarakat lokal

Pewarta: Daniel Leonard
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sidang IMO usulkan anggota dewan menjadi 52 negara

Jakarta (ANTARA) – Sidang Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO) mengusulkan kepada Majelis (Assembly) IMO terkait perluasan komposisi dewan IMO menjadi 52 negara anggota dan perpanjangan masa keanggotaan Dewan IMO menjadi empat tahun sekali.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, Arif Toha selaku Head of Delegation (HoD) atau Ketua Delegasi Indonesia pada sidang Dewan (Council) IMO ke 122 di London, Inggris dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, menyebutkan agenda yang menjadi fokus perhatian Indonesia yaitu Agenda 3, yaitu strategi, perencanaan dan pembentukan kembali, khususnya di sub-agenda pembentukan kembali di mana Dewan telah menyetujui laporan Working Group untuk merekomendasikan kepada Majelis, perluasan komposisi Dewan menjadi 52 anggota di mana saat ini ada 40 anggota.

Selain itu, juga menyetujui untuk merekomendasikan kepada Majelis perpanjangan masa anggota Dewan menjadi empat tahun dimana saat ini keanggotaan Dewan IMO adalah dua tahun.

“Sidang juga menyetujui untuk merekomendasikan kepada Majelis sebanyak 12 kursi akan dialokasikan masing-masing pada kategori (a) dan (b) dan 28 kursi untuk kategori (c). Adapun komposisi saat ini adalah 10 kursi pada kategori (a) dan (b) serta 20 kursi untuk kategori (c) dimana Indonesia tercatat sebagai anggota Dewan IMO kategori (c) periode 2018-2019,” ujar Arif.

Menurut dia, sidang Dewan IMO ke-122 dilaksanakan secara pleno dan secara keseluruhan membahas 21 agenda.

Beberapa hal hasil keputusan Sidang Dewan ke-122 terhadap agenda rutin yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Indonesia dan memerlukan tindak lanjut di antaranya adalah meminta anggota Dewan untuk menyampaikan proposal di Sidang Dewan ke-124 mengenai rencana masa depan organisasi menghadapi revolusi Industri 4.0 dan era disrupsi serta membahas lebih lanjut proposal aplikasi pemilihan elektronik (e-voting) mengenai mekanisme pemilihan di organisasi ke sidang Dewan ke-124.

Pada sidang ini, juga diputuskan tema “Sustainable Shipping for Sustainable Planet” akan menjadi tema IMO untuk 2020, yang juga merupakan tema dari World Maritime Day 2020.

Pada kesempatan tersebut, Delegasi Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Sekretariat IMO atas hasil audit positif terhadap laporan keuangan TA 2018, dan mendorong Sekretariat agar melaksanakan sepenuhnya rekomendasi audit tepat waktu.

Indonesia juga menyampaikan kepada forum bahwa Pemerintah Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan akan menjadi tuan rumah pertemuan Cooperation Forum ke-12 dalam kerangka Co-operative Mechanism on Safety of Navigation and Environmental Protection in the Straits of Malacca and Singapore yang dijadwalkan pada tanggal 30 September-1 Oktober 2019 di Semarang, Jawa Tengah.

Di sela-sela sidang Dewan IMO, delegasi Indonesia melakukan pertemuan dengan Head, Resources Mobilization and Partnerships Technical Cooperation untuk membahas rencana MoU antara Kementerian Perhubungan dengan IMO dalam kerangka Integrated Technical Cooperation Program (ITCP).

Tujuan dari pelaksanaan MOU tersebut adalah meningkatkan peran Indonesia sebagai anggota Dewan IMO tidak hanya terbatas penyelenggaraan kegiatan (training, workshop, seminar) namun dengan cakupan aspek yang lebih luas seperti pengiriman expert/ tenaga ahli dari Indonesia untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan ITCP baik di dalam maupun di luar negeri.

“Sebagai tindak lanjut dari rencana pelaksanaan MoU antara Kementerian Perhubungan dengan IMO dalam kerangka ITCP, Kementerian Perhubungan akan melaksanakan rapat dengan melibatkan Kementerian Luar Negeri dan K/L terkait untuk membahas draft MoU yang telah disampaikan oleh Pihak IMO,” tutup Arif.

Di sidang Majelis (Assembly) IMO bulan November 2019 ini, Indonesia akan kembali mencalonkan diri sebagai anggota Dewan IMO Kategori C. Upaya penggalangan dukungan telah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan diantaranya pelaksanaan Reception Diplomatic yang telah dihadiri oleh 56 perwakilan negara di Indonesia pada 8 Juli 2019 lalu.

Pemerintah tak larang ojek daring berikan diskon

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpar pastikan fasilitas pendukung Danau Toba dibangun sesuai rencana

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan pembangunan fasilitas pendukung pariwisata kawasan sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, dari unsur atraksi, aksesibilitas, dan amenitas berjalan sesuai yang direncanakan.

“Saya menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi di Ratas 15 Juli 2019, untuk melakukan percepatan di destinasi super prioritas, dan salah satunya Danau Toba. Saya harus pastikan semuanya berjalan sesuai rencana,” kata Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia mengatakan sangat mengapresiasi pengembangan amenitas di sekitar danau vulkanik terbesar itu.

Pada kesempatan itu, Menpar meninjau pembangunan hotel bintang 4 Labresa dengan kapasitas 120 kamar berdiri di atas lahan seluas 6 hektare dengan pemandangan langsung ke arah Danau Toba.

Total investasi Hotel Labresa mencapai Rp530 miliar dan saat ini progres pembangunannya mencapai 58 persen, direncanakan pembangunan akan selesai pada akhir November 2019.

Menpar juga menyempatkan diri untuk meninjau dan meresmikan toko oleh-oleh sekaligus rest area di Balige yaitu Batikta.

“Saya Berharap Batikta bisa menjadi wadah awal bagi tumbuh kembangnya ekonomi kreatif di Balige maupun Danau Toba, merangkul, serta menampung hasil pengrajin Batak lainnya,” kata Menpar.

Sebelumnya, Menpar juga mengunjungi homestay yang ada di Desa Sigapiton Kabupaten Toba Samosir yang sedang dibina menjadi Desa wisata.

Kepada masyarakat Sigapiton, Menpar Arief Yahya berjanji untuk menjadikan kampung ini sebagai Desa Wisata. Karena itu, ia meminta kepada Badan Otorita Pariwisata Danau Toba atau BOPDT untuk menjadi “bapak asuh” untuk melatih keramahtamahan, mengurus penginapan (homestay), menjaga kebersihan dan menata lingkungan, serta membuat dan menyajikan kuliner berstandar pariwisata.

“Saya menugaskan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, untuk melakukan bimbingan teknis langsung ke masyarakat yang materinya 70 praktik dan 30 persen teori, bagaimana menata interior yang bagus, baik homestay maupun restoran,” kata Menpar.

Kedua, ibu-ibu diarahkan untuk diajari tata boga, kuliner, hingga menata makanan agar menarik. Ketiga, manajemen kamar, homestay, agar ditata dengan rapi dan satu manajemen.

Menpar juga meminta agar segera menunjuk satu anak muda, yang paham digital, untuk bisa menggunakan teknologi bagi reservasi maupun pembayaran.

Tenaga muda kreatif itu juga diperlukan untuk mengoperasikan sistem pemesanan kamar dan cara pembayaran yang memudahkan traveler untuk memesan sampai membayarnya secara digital.

“Itu agar nanti anak muda itu menjadi semacam Resort Manager. Dan bapak ibu harus patuh pada manajemen,” katanya.

Tenaga muda kreatif itu bisa saja lulusan Politekhnik Pariwisata Medan, atau dari mana saja, yang memahami hospitality dan sifatnya membantu. Ia dipekerjakan oleh BOPDT, hanya untuk mengurus manajemen amenitas di kawasan Danau Toba.

“Khusus untuk pelatihan penataan kamar, kuliner dan penyajiannya, nanti Hotel Inna Parapat diharapkan untuk membantu menularkan ilmunya,” kata Menpar Arief Yahya.

Tekad 6 pelajar pecahkan rekor ekspedisi kayak di Danau Toba

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sejumlah cabang Mandiri offline, baru bisa diakses jam 14.30 WIB

Jakarta (ANTARA) – Sejumlah kantor cabang Mandiri di Jakarta Barat tutup sedangkan kantor yang buka masih tidak bisa terkoneksi jaringan (offline) hingga pukul 14.22 WIB. Namun kembali normal sekitar pukul 14.30 WIB tadi.

Seperti di Kantor Cabang Mandiri di Mal Taman Anggrek, kegiatan penarikan rekening terhambat sejam.

Seperti dituturkan oleh nasabah bank Mandiri, Dea, yang harus menunggu di kantor cabang tersebut selama sejam. “Sudah nunggu sejam,” ujar Dea di Jakarta, Sabtu.

Dea mengaku menunggu dari sekitar jam 12.00 WIB. Hingga pukul 14.22 WIB, Bank Mandiri belum bisa melakukan penarikan atau transaksi apapun.

Sementara nomor antrian ke Customer Service sempat tidak bergerak selama tiga puluh menit. Walau demikian, nasabah masih mengantri dengan tertib.

Sementara di kantor cabang Mandiri di Komplek GreenVille Jakarta Barat tutup.

Hal ini dikeluhkan oleh Ari, nasabah bank Mandiri. Ari menuturkan ia ingin bertanya mengenai akun mobile banking-nya yang tidak bisa diakses.

“Iya, pengen nanya. Tapi tadi kata security-nya yang buka cuma di Kantor Cabang Mal Taman Anggrek,” ujar Ari.

Diketahui dari situs www.bankmandiri.co.id/web/guest/weekend-banking, di Jakarta Barat hanya ada tiga kantor cabang yang buka di antaranya Cabang Mal Ciputra (Citraland), Cabang Mal Taman Anggrek, dan Cabang Bandara Soekarno Hatta Terminal D.

Sementara untuk wilayah paling terdekat Jakarta Barat bisa mencoba ke Bank Mandiri cabang Roxy Mas atau ke Mal Grand Indonesia.

Security Bank Mandiri Haris, mengatakan kalau offline nya jaringan mereka hanya berkisar 30 menit. Diketahui untuk hari Minggu, hanya Kantor Cabang Mal Taman Anggrek saja yang buka di wilayah Jakarta Barat.

“Ya, cuma cabang kita yang buka Sabtu dan Minggu. Kalau Cabang Citraland, GI dan Roxy cuma buka hari Sabtu saja,” ujar Haris.

Sementara untuk jam operasional, Cabang Bank Mandiri Mal Taman Anggrek buka dari jam 10.00 WIB sampai jam 15.00 WIB.

Sementara Customer Service Mandiri Taman Anggrek, Deaviski Iannisa mengatakan nasabah tidak perlu khawatir akan kehilangan dana karena transaksi terakhir nasabah sudah tercatat di sistem.

“Ya, tidak perlu khawatir. Nanti tinggal bawa KTP dan Kartu ATM atau Buku Tabungan, teller kami akan membantu melakukan penarikan,” ujar dia.

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

YLKI ingatkan masyarakat lebih teliti hindari pengembang nakal

Makassar (ANTARA) – Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Makassar, Ambo Masse, meminta sekaligus mengingatkan masyarakat yang ingin membeli rumah agar bersikap lebih teliti dan kritis sehingga tidak menjadi korban penipuan pengembang nakal.

Masse, di Makassar, Sabtu, mengatakan, keperluan publik akan properti di sana begitu tinggi sehingga rawan praktek penipuan berkedok investasi. “Masyarakat yang ingin berinvestasi harus lebih teliti memilih pengembang,” ujarnya.

Ia katakan, cukup rutin dikunjungi masyarakat yang ingin berinvestasi atau membeli rumah. Masyarakat itu umumnya datang untuk berdiskusi bagaimana memilih pengembang yang memang betul-betul profesioinal atau bukan pengembang nakal yang justru memunculkan masalah.

Juga baca: 11.789 pengembang terdaftar di sistem registrasi Kementerian PUPR

Juga baca: Pengembang properti optimistis daya beli masyarakat kian meningkat

Juga baca: Konsultan: pengembang tidak lagi agresif bangun hotel

“Jadi kami menerima puluhan orang yang ingin berkonsultasi. Kami edukasi untuk melihat apakah pengembang yang menawarkan rumah itu memang merupakan pemilik resmi atau hanya mengaku-ngaku sebagai pemilik,” ujarnya.

Sementara untuk aduan, kata dia, pihaknya juga siap memfasilitasi. YLKI Makassar meminta agar masyarakat bisa turun langsung ke lapangan untuk melihat kelengkapan surat-suratnya, baik sertifikat ataupun kondisi tanah yang ditempati tidak bermasalah.

Selain itu, jika sudah memutuskan menjadi konsumen, juga tetap diupayakan rutin mengontrol. Sebab selama ini yang banyak terjadi masalah dengan pihak pengembang yakni soal ukuran atau luas rumah yang tidak sesuai dengan yang diiklankan.

Begitupun dengan material bangunan baik kusen ataupun pintu, besi juga sering diakali untuk menekan biaya pembangunan dengan memilih yang termurah seperti kayu jati putih dan besi berukuran kecil untuk pondasi dan sebagainya.

“Jadi aduan itu memang biasanya mengenai kondisi rumah yang tidak sesuai dengan yang diiklankan. Makanya pilih pengembang yang memang punya reputasi,” sebutnya.

BI minta nasabah tak khawatir gangguan sistem Bank Mandiri

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia meminta nasabah tak khawatir atas gangguan sistem pembayaran yang terjadi di PT Bank Mandiri Persero Tbk karena perseroan tersebut sudah menjalankan “business continuity planning” atau rencana keberlanjutan bisnis sebagai tindak lanjut cadangan ketika bisnis tak berjalan sebagaimana mestinya.

“Jangan khawatir bahwa Bank Mandiri ada aturan-aturan pemeliharaan sistem, dan bank-bank besar punya business continuity plan/BCP (rencana keberlanjutan bisnis). Jadi ada keberlangsungan operasi,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko di Medan, Sumatera Utara, Sabtu.

Onny menjelaskan sistem BCP biasanya dimiliki perusahaan dan organisasi yang memiliki data dan jumlah nasabah yang besar. Sistem tersebut untuk memastikan keberlangsungan bisnis dan operasi suatu perusahaan.

“Itu kan data nasabah selalu dipisah. Ketika satu masalah satu betul, sehingga koreksi lebih mudah,” kata Onny.

Bank Sentral juga meminta Mandiri memberikan informasi secepat mungkin kepada nasabah mengenai langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

“Segera memberitahukan atau berkomunikasi kepada nasabah untuk memberikan perlindungan nasabah dan kepastian layanannya terjaga dan terkendali,” kata Onny.

Menurut Onny, bisnis sistem pembayaran yang melibatkan banyak nasabah harus memiliki ketahanan sistem operasinya dan terus memperkuat rencana cadangan untuk mendukung bisnis. Dengan begitu perbankan dapat sigap dan cepat untuk menjaga kualitas dan kontinuitas operasinya dalam situasi dan kondisi apapun.

“Hemat saya, masalah itu segera teratasi. Mengingat bank telah lakukan komunikasi kepada masyarakat,” ujar dia.

Pada Sabtu pagi ini, banyak nasabah Bank Mandiri mengeluhkan gangguan sistem pembayaran melalui laman media sosial twitter. Secara umum, banyak nasabah Bank Mandiri yang mengeluhkan berubahnya saldo rekening mereka.

Terdapat nasabah yang mengaku saldo di rekeningnya bertambah secara drastis dan nasabah yang tiba-tiba mendapati saldonya menjadi angka nol, serta tidak dapat melakukan penarikan.

Sementara, Bank Mandiri telah menyatakan tidak ada pengurangan saldo terkait gangguan sistem pembayaran itu. Gangguan itu terjari karena pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan.

“Kami pastikan rekening nasabah, aman,” kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas.

Rohan menjelaskan proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem teknologi informasi ini telah berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.

Untuk itu, Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem teknologi informasi tersebut.

“Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” katanya.

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga cabai merah di Baturaja tembus Rp100.000/Kg

Baturaja (ANTARA) – Harga cabai merah keriting di sejumlah pasar tradisional Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan sejak beberapa hari terakhir tembus  Rp100.000/kilogram (Kg) meningkat dibandingkan sebelumnya hanya kisaran Rp75.000/Kg.

“Sejak hampir sepekan ini harga cabai merah keriting menembus angka Rp100.000/Kg,” kata salah seorang pedagang cabai di kawasan Pasar Atas Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Susi di Baturaja, Sabtu.

Dia mengemukakan, kenaikan harga cabai mulai terjadi pasca hari raya Idul Fitri 2019 berangsur naik dari harga normalnya yaitu kisaran Rp45.000/Kg menjadi Rp70.000 hingga Rp75.000/Kg.

“Harga Rp75.000/Kg tersebut bertahan cukup lama hingga kini harganya sudah menembus angka Rp100.000/Kg,” ungkapnya.

Menurut dia, kenaikan harga cabai yang dipasok dari daerah Pulau Jawa dan Palembang tersebut dipicu karena banyak petani yang gagal panen akibat
cuaca ekstrim musim kemarau.

“Menurut informasi dari agen pemasok banyak petani gagal panen hingga berimbas pada lonjakan harga dan berkurangnya pasokan cabai di pasaran,” kata Yanto pedagang lainnya menambahkan.

Tingginya harga jual tersebut, juga berdampak pada omset penjualan menurun drastis dibandingkan harga normal karena pembeli hanya membeli cabai dalam jumlah sedikit.

Jika sebelumnya pembeli khususnya pemilik usaha rumah makan membeli dalam jumlah besar mencapai 5-6 Kg, sekarang paling sekitar 1-2 Kg saja karena harganya mahal.

“Kondisi seperti ini otomatis berdampak pada omset penjualan kami. Jika sebelumnya cabai laku terjual setiap harinya sekitar 40-45 Kg, sekarang ini paling banyak 20 Kg/hari,” ujarnya.***3***

Pewarta: Edo Purmana
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jasa Raharja jamin santunan korban kecelakaan Tol Cipali KM 154.800A

Petugas Jasa Raharja pada kesempatan pertama langsung melakukan kunjungan on the spot ke lokasi kecelakaan dan rumah sakit.

Jakarta (ANTARA) – PT Jasa Raharja (Persero) menjamin santunan bagi korban kecelakaan di Tol Cipali KM 154.800A.

“Korban terjamin Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017, seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp50.000.000,” ujar Corporate Secretary Harwan Muldidarmawan dalam keterangan resmi yang di terima di Jakarta, Sabtu.

Selain itu Harwan jmenambahkan bahwa untuk masing-masing korban luka-luka pihak Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit tempat korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp20.000.000, serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp1.000.000, dan ambulans maksimum sebesar Rp500.000, terhadap masing-masing korban luka tersebut.

Petugas Jasa Raharja pada kesempatan pertama langsung melakukan kunjungan on the spot ke lokasi kecelakaan dan rumah sakit.

Menindaklanjuti kejadian ini, Jasa Raharja yang telah menerima laporan langsung berkoordinasi dengan Unit Laka Polres Majalengka untuk pendataan informasi kecelakaan dan pendataan korban, sekaligus menerbitkan Surat Jaminan Biaya Rawatan ke RS Mitra Plumbon Cirebon bagi korban luka-luka.

Baca juga: Polisi identifikasi lima korban tewas kecelakaan di Cipali

Sementara itu bagi korban meninggal dunia, santunan akan diserahkan kepada masing-masing ahli warisnya sesuai domisili korban/ahli waris.

Saat ini Jasa Raharja telah memiliki sistem pelayanan digital yang terintegrasi dengan Kepolisian, Dukcapil, BPJS dan Rumah Sakit untuk percepatan proses penyelesaian santunan.

“Kehadiran layanan Jasa Raharja, merupakan wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan, hal ini dibuktikan selama periode Semester I Tahun 2019 lebih dari 80 persen korban meninggal dunia di tempat kejadian dapat dibayarkan kurang dari 2 hari, sehingga apabila di rata-rata, penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1,68 hari,” kata Harwan.

Kecelakaan tragis kembali terjadi pada Jumat (19/7) pukul 23.00 WIB di Tol Cipali Wilayah Hukum Polres Majalengka, tepatnya KM 154.800A (dari Jakarta menuju Cirebon), yaitu  kendaraan Pick-up Grand Max dari arah Cirebon melaju ke arah jJakarta diduga sopirnya mengantuk sehingga menabrak kendaraan APV yang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon yang mengakibatkan korban dengan jumlah meninggal dunia 5 orang dan luka-luka 3 orang.

Seluruh korban meninggal dunia dibawa ke RSUD Cideres Majalengka, sedangkan  korban luka-luka seluruhnya dirawat di RS. Mitra Plumbon Cirebon.

Jasa Raharja Madiun serahkan santunan Pramugari Lion Air

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga hewan kurban naik

Warga menuntun sapi dagangannya di pasar hewan Ngaren, Ngadirejo, Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (20/7/2019). Menurut sejumlah pedagang tiga pekan menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah, harga hewan kurban mengalami kenaikan, untuk sapi harganya naik berkisar Rp1,7 juta – Rp2 juta per ekor dan untuk kambing atau domba harganya naik berkisar Rp200.000 – Rp500.000 per ekor. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/hp.

Nasabah Mandiri di Padang keluhkan sulit mengakses rekeningnya

Sejak pagi saya tidak bisa login di akun mobile banking saya.

Padang, (ANTARA) – Sejumlah nasabah Bank Mandiri di Kota Padang, Sumatera Barat, mengeluhkan kesulitan mengakses rekening tabungan baik melalui ATM maupun mobile banking.

“Sejak pagi saya tidak bisa login di akun mobile banking saya,” kata salah seorang warga Padang Donald di Padang, Sabtu.

Ia mengaku tidak bisa mengakses sejak pagi dan saat memasukkan user name dan pasword halaman berikutnya tidak muncul.

Sementara itu warga Padang lainnya Noli mengaku tidak bisa melakukan pengecekan saldo lewat ATM Bank Mandiri.

“Saat mencoba memasukkan pilihan cek saldo di ATM tertulis transaksi gagal,” kata dia.

Warga Padang lainnya Abdi juga tak bisa mengakses rekeningnya di ATM Bank Mandiri.

Tampilan di layar ATM masih normal, pas transaksi tarik uang lama prosesnya lalu keluar pemberitahuan transaksi terlalu lama, kata dia.

Baca juga: Bank Mandiri imbau nasabah tak gunakan M-Banking untuk sementara

Akhirnya Abdi mencoba menarik uangnya menggunakan ATM bersama.”Alhamdulillah bisa, kalau tidak repot juga uang tunai tinggal Rp20 ribu,” katanya.

Sementara itu Pimpinan Cabang Bank Mandiri Imam Bonjol Padang Taufik saat dihubungi mengatakan belum mendapat laporan soal keluhan nasabah.

Sebelumnya Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas melalui siaran pers menyampaikan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.

Dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.

Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut, kata dia.

Ia menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang.

Bank Mandiri mempersilakan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungan ke kantor cabang Bank Mandiri.

Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami pastikan rekening nasabah, aman,” tegas Rohan.
Baca juga: Nasabah yang kehilangan saldo bisa urus di kantor cabang

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koperasi diingatkan tidak terjebak hanya menjadi koperasi digital

Saat menjadi koperasi digital,  koperasi tersebut hanya menjadi objek. Yang sebenarnya harus dilakukan adalah menjalankan prinsip koperasi platform.

Yogyakarta (ANTARA) – Pengamat ekonomi kerakyatan Revrisond Baswir mengingatkan koperasi tidak terjebak pada perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir dengan menerapkan digitalisasi tetapi melupakan prinsip-prinsip dasar koperasi.

“Saat menjadi koperasi digital,  koperasi tersebut hanya menjadi objek. Yang sebenarnya harus dilakukan adalah menjalankan prinsip koperasi platform,” kata Revrisond saat menjadi pembicara dalam sarasehan peringatan Hari Koperasi di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia, dengan menjalankan konsep koperasi platform,  koperasi tersebut dikelola secara bersama-sama oleh seluruh pihak atau anggota yang berpartisipasi dalam koperasi tersebut sehingga koperasi tidak justru terjebak pada konsep kapitalisasi.

Dengan demikian, lanjut dia, koperasi tersebut tetap dapat mengikuti perkembangan zaman dengan teknologi informasi yang berkembang pesat tetapi juga sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota.

Baca juga: Kemenkop UKM: Koperasi tidak aktif dapat diusulkan dibekukan

Ia mencontohkan, konsep koperasi platform tersebut sudah dijalankan di beberapa negara di antaranya dalam bentuk “car sharing” di Belgia, atau di Belanda dalam bentuk “goods sharing”, bahkan koperasi yang bergerak di streaming musik hingga penjualan karya foto.

“Perlu upaya sungguh-sungguh untuk mewujudkan koperasi platform guna memastikan masa depan koperasi di Indonesia,” katanya.

Selain tantangan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, lanjut dia, koperasi di Indonesia juga masih memiliki tantangan berupa dasar hukum atau undang-undang untuk menaungi koperasi.

“Sampai saat ini, belum ada undang-undang terbaru untuk koperasi. MK sudah membatalkan UU koperasi dan menyatakan bahwa untuk sementara waktu berlaku UU Nomor 25 Tahun 1992,” katanya.

Ia pun berharap, koperasi di Indonesia bisa melakukan reformasi. Salah satunya menerapkan prinsip keterbukaan anggota karena sebagian besar koperasi didirikan berdasarkan kesamaan latar belakang keanggotaan, misalnya di lembaga atau instansi tertentu.

Baca juga: Pemerintah tingkatkan kualitas data koperasi nasional melalui ODS

“Misalnya koperasi ASN atau koperasi wanita. Artinya, keanggotaannya terbatas. Padahal, yang harus dilakukan adalah membentuk koperasi berdasarkan usaha yang ingin dilakukan dengan prinsip keanggotaan yang terbuka. Harapannya, koperasi akan semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan koperasi perlu beradaptasi dengan perubahan lingkungan di masyarakat, salah satunya teknologi informasi yang berkembang sangat pesat.

“Koperasi harus siap menghadapi perubahan perekonomian dan perkembangan teknologi. Jika tidak mampu, akan tergantikan. Perlu ada reformsi total, yaitu reformasi cara berpikir supaya bisa bertahan di ekosistem yang baru ini,” katanya.
Baca juga: Gunung Kidul perkenalkan koperasi kepada masyarakat sejak dini

Profesional, kunci sukses koperasi pedoman

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mustika Ratu bidik pasar wisman di Batam

Setiap pekan ratusan wisman sengaja datang ke Batam untuk menikmati perawatan spa dan salon kuku. Apalagi Dinas Pariwisata Kota Batam telah menetapkan destinasi wisata spa di kota itu.

Batam (ANTARA) – Mustika Ratu membuka gerai House of Mustika Ratu (HOMR) di Kota Batam ,Kepulauan Riau, membidik pasar wisatawan mancanegara yang datang khusus untuk berwisata spa di kota yang berseberangan dengan Singapura itu.

“Turis mulai banyak,” kata Senior Manager Operations Taman Sari Royal Heritage (TSRH Spa), Susi Suniarti di Batam, Sabtu.

Biasanya, turis datang untuk menikmati perawatan tradisional Jawa dan Bali.

Setiap pekan ratusan wisman sengaja datang ke Batam untuk menikmati perawatan spa dan salon kuku. Apalagi Dinas Pariwisata Kota Batam telah menetapkan destinasi wisata spa di kota itu.

Ia mengatakan, spa di HOMR Batam menawarkan pengalaman perawatan tradisional. Bahan-bahan yang digunakan pun berasal dari rempah-rempah yang diwariskan secara turun temurun.

Terapis yang melayani pun telah melalui pelatihan, dilengkapi dengan sertifikat khusus.

“Keunggulan spa kami dibandingkan yang ada saat ini adalah terapis yang terlatih, dan sudah mendapatkan SPA TIRTA 3 yang merupakan predikat tertinggi untuk standarisasi usaha SPA dari kementerian Pariwisata dan BEKRAF,” kata dia.

Baca juga: Adu kreatif industri kosmetik nasional dengan produk impor

HOMR juga memenangi ASEAN Spa Service Standard Award untuk Taman Sari Royal Heritage Spa dari ASEAN Tourism Forum bulan Januari Ialu sebagai penghargaan untuk SPA tradisional dengan pelayanan terbaik.

“Produk unggulan kami rempah, lulur, milk spa, massage oil dengan beberapa essensial oil. Tamu akan memilih minyaknya masing-masing,” kata dia.

Pemilik HOMR Batam, Minarti, menyatakan, ingin memberikan suasana spa yang menyenangkan.

“Spa menjadi tren masyarakat. Warga Batam yang tidak memiliki waktu dengan tingkat stres tinggi. Kami ingin masyarakat menikmati spa dengan konsep day spa, untuk pria, wanita dan keluarga,” kata dia.

Puteri Indonesia Pariwisata 2019, Jesica Fitriana mengatakan selalu mempercayakan perawatan kecantikannya di HOMR.

“Di HOMR, kami ingin mengangkat budaya Jawa. Produk Mustika Ratu ingin melestarikan kebudayaan tradisional keraton Jawa,” kata dia.
Baca juga: Industri spa Indonesia berpotensi mendunia

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Mandiri imbau nasabah tak gunakan M-Banking untuk sementara

Apabila nasabah melakukan pengecekan saldo secara masif dalam waktu yang sama, akan berdampak pada lambatnya sistem perbaikan.

Jakarta (ANTARA) – Bank Mandiri mengimbau nasabah untuk tidak menggunakan layanan Mobile Banking (M-Banking) untuk sementara waktu karena dikhawatirkan berdampak pada proses perbaikan.

“Kami mengimbau nasabah untuk mengecek saldonya satu hingga dua jam ke depan,” ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, apabila nasabah melakukan pengecekan saldo secara masif dalam waktu yang sama, akan berdampak pada lambatnya sistem perbaikan.

“Tentunya traffic pada sistem menghambat untuk orang bertransaksi jadi lemot dan sulit masuk,” kata dia.

Saat ini, Bank Mandiri tengah menelusuri penyebab pasti gangguan yang membuat saldo nasabah bertambah maupun berkurang secara drastis. Pihak Bank Mandiri juga tengah melakukan pendataan atas perubahan besaran saldo nasabah.

“Itu yang tadi saya bilang memerlukan waktu dua jam,” kata dia.

Baca juga: Bank Mandiri akan hubungi nasabah yang dapat tambahan saldo

Rohan menjelaskan gangguan yang dialami nasabah berimbas pula pada penggunaan layanan uang elektronik. Pengguna tidak bisa mengisi ulang (Top-up) saldo E-money tapi bisa digunakan untuk transaksi.

“Top-up E-money berdampak dari layanan yang terganggu,” kata dia.

Bank Mandiri juga akan menghubungi nasabah yang mendapat tambahan saldo secara drastis akibat yerjadi corrupt pada sistem teknologi informasi saat melakukan proses back-up.

“Nasabah akan dihubungi secara langsung karena bank punya data saldo atau transaksi terakhir yang dilakukan nasabah,” kata dia.
Baca juga: Nasabah yang kehilangan saldo bisa urus di kantor cabang

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Rini minta Telkom perluas digitalisasi di dunia penididikan.

Peran BUMN sangat vital dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Akses terhadap digital juga perlu dikembangkan dalam dunia pendidikan.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno mendorong peran BUMN, salah satunya melalui Telkom Indonesia untuk memperluas digitalisasi dalam dunia pendidikan (digital learning) di Indonesia.

Hal ini disampaikan Menteri Rini saat menghadiri acara 54th Telkom Peduli Pendidikan Nasional Golf Tournament 2019 di Royale Golf Club, Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Sabtu.

“Peran BUMN sangat vital dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Akses terhadap digital juga perlu dikembangkan dalam dunia pendidikan,” kata Rini melalui keterangan resmi.

Menteri Rini meminta PT Telkom (Persero) Tbk untuk terus menggelorakan digitalisasi dalam dunia pendidikan atau digital learning. Ke depan, kompetisi sumber daya manusia (SDM) bergerak di segala bidang melalui sistem digital. Peningkatan digital learning ini harus bisa disinergikan dengan BUMN yang lain.

Dalam rangka HUT ke-54, Telkom Indonesia memberikan bantuan berupa alat bantu ajar dan beasiswa kepada guru dan siswa yang didatangkan langsung dari Riau, Flores, dan Papua yang mewakili wilayah 3T (Terpencil, Terluar dan Terdepan).

Baca juga: Rini: Sinergi BUMN dibangun agar beri nilai tambah ekonomi

Selain itu, juga diberikan bantuan sarana laboratorium untuk sekolah. Total bantuan CSR Peduli Pendidikan Nasional yang diberikan Telkom dalam peringatan HUT ke 54 ini mencapai Rp2,6 miliar.

Rini menjelaskan program peduli pendidikan yang digagas Telkom Grup Indonesia sudah dimulai sejak 2000. Pada 2016, Telkom Grup meluncurkan Pustaka Digital (PADI) untuk 1.000 sekolah. Hingga saat ini, Telkom telah memiliki 4.200 PADI yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Harapan saya program ini terus dikembangkan hingga mencapai 10.000 sekolah,” kata Rini.

Kerja sama Telkom dan PGRI

Selain pemberian bantuan, Menteri Rini juga menyaksikan penandatanganan kerja sama berupa dukungan dari Telkom Indonesia untuk Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Komitmen Telkom untuk membangun Pendidikan Indonesia telah dilakukan sejak lama melalui berbagai program seperti Internet Goes to School, Bagimu Guru Kupersembahkan, Indonesia Digital Learning, My Teacher My Hero, Broadband Learning Center, Pustaka Digital, Employee Volunteer Program, dan AnniverSafari.

Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah menjelaskan Telkom selama 54 tahun terus berupaya dan berperan aktif mendorong pembangunan masyarakat serta ekonomi nasional.

“Tak hanya melalui penyediaan layanan telekomunikasi terkini, namun juga dalam berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang fokus pada pengembangan pendidikan nasional guna membangun masyarakat digital yang berdaya saing global,” kata Ririek.

Baca juga: Bisnis suara dan pesan singkat turun, Telkom serius garap pasar gim
 

Menteri BUMN bagikan paket sembako murah di Surabaya

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anggota DPR: Pengembangan pelabuhan Marunda tidak boleh terhambat

Kalau tidak dihormati, nanti BUMN punya penilaian yang jelek dari investor, karena KTU sudah mengeluarkan biaya atau investasi

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi VI DPR RI Inas Narsullah Zubir menyatakan, investasi yang telah dilakukan untuk mengembangkan Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, jangan sampai terhambat oleh adanya perselisihan antara sejumlah pihak yang terkait dengan hal itu.

Inas Nasrullah Zubir, dalam siaran persnya yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu, menyatakan Kawasan Berikat Nusantara (KBN) seharusnya menghormati perjanjian yang sudah disepakati sejak awal dengan PT Karya Tekhnik Utama (KTU) dalam membentuk anak perusahaan bernama PT Karya Citra Nusantara (KCN) untuk mengelola Pelabuhan Marunda.

“Kalau tidak dihormati, nanti BUMN punya penilaian yang jelek dari investor, karena KTU sudah mengeluarkan biaya atau investasi,” kata Inas.

Sebagaimana diwartakan sejumlah media, polemik pembangunan Pelabuhan Marunda awalnya berasal dari kerja sama KBN dan KTU dalam membentuk anak perusahaan PT KCN dengan porsi kepemilikan saham KBN 15 persen dan KTU 85 persen.

Seiring berjalannya waktu, KBN meminta revisi komposisi saham yang akhirnya disepakati menjadi 50:50, namun KBN tak mampu menyetor modal hingga batas waktu yang ditentukan karena ternyata tidak diizinkan oleh Kementerian BUMN sebagai pemilik saham KBN dan juga Dewan Komisaris PT KBN.

Menurut Inas, seharusnya perjanjian dalam dunia bisnis dihormati karena bila tidak maka akan dapat berdampak buruk terhadap iklim investasi di Indonesia.

Baca juga: Pengusaha berharap sengketa Pelabuhan Marunda segera selesai
Baca juga: Kadin minta jaminan investasi di tengah sengketa Pelabuhan Marunda

Dirinya pun mengimbau Menteri BUMN Rini Soemarno ikut turun tangan dalam penyelesaian konflik internal pemegang saham di perusahaan KCN, agar dapat segera selesai secara baik.

“Menteri BUMN juga harus turun tangan, jangan masalah ini mengganggu investasi di dalam negeri. Hormati perjanjiannya seperti apa,” ujar Inas.

Sebelumnya, Anggota Komisi V DPR RI Yoseph Umar Hadi mengutarakan harapannya agar pembangunan untuk meningkatkan layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara, jangan terhambat guna menghindarkan kerugian negara.

Yoseph Umar Hadi menyatakan bahwa Pelabuhan Marunda merupakan bagian dari proyek strategis yang harus berlanjut dan perlu didukung pemerintah.

“Kenapa dulu itu dibangun, tentu ada suatu pertimbangan, semakin padatnya Tanjung Priok sehingga negara melalui Kemenhub mengusulkan untuk dibangun Pelabuhan Marunda,” ujar Yoseph.

Yoseph berharap konflik yang terjadi di internal pemegang saham antara PT Kawasan Berikat Nasional (KBN) dan PT Karya Citra Nusantara (KCN) dapat diselesaikan secara baik agar tidak terjadi kerugian.

“Saya kira harus diambil kebijakan yang lebih tinggi untuk menyelesaikan sengketa ini karena kalau dibilang rugi, negara juga rugi. Potensial lostnya cukup besar, seharusnya sudah menghasilkan keuntungan jadi sekarang kan belum,” ucapnya.

Baca juga: Pendiri KBN: Kembalikan KBN kepada fungsi utamanya
Baca juga: Jokowi diminta turun tangan selesaikan konflik Pelabuhan Marunda

Presiden minta kepala daerah fokus dorong investasi

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nasabah Bank Mandiri Kaltara sempat panik

Tanjung Selor (ANTARA) – Para nasabah Bank Mandiri di Tanjung Selor Kalimantan Utara sempat panik karena saldo mereka tiba-tiba berkurang, bahkan ada yang 0 rupiah.

Dilaporkan di Tanjung Selor, Sabtu kepanikam berawal dari pesan berantai di sejumlah WAG (WhatsApp Group).

Setelah anggota WAG yang punya rekening Bank Mandiri mengecek saldonya ternyata benar ada yang berkurang puluhan juta, dan ada pula hingga 0 rupiah.

Salah seorang warga Tajung Selor Iman Suramanggala, mengaku saldonya berkurang hingga Rp10 juta.

Kejadiannya yang ia alami saat melakukan transaksi, sejak Jumat (19/7) malam.

“Tapi sebenarnya, ada informasi saldo berkurang sudah terjadi sejak kemarin. Ada video beredar di WAG rekening nasabah Mandiri Mulawarman. Saya langsung cek ternyata berkurang Rp10 juta,”  ujarnya.

Seorang warga lain, Januar mengaku hal senada, rekeningnya tiba-tiba berkurang meski tidak banyak.

Iman Suramanggala, nasabah Mandiri juga mengatakan sudah mencoba menelpon pihak Bank Mandiri namun tidak diangkat

“Senin saya coba datangi kantor Bank Mandiri,” ujarnya

Kepanikan sejumlah nasabah pun kian menjadi-jadi, pasalnya beredar juga pesan berantai yang menyebutkan ada modus pencurian rekening didukung kamera pengintai.

Sementata itu, pihak Bank Mandiri siang ini telah memberikan klarifikasi terkait pristiwa tersebut.
​​​​​
“Bank Mandiri saat ini tengah melakukan pemeliharaan/ maintenance sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah”, kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, yang juga beredar di media sosial.

Dalam pesan itu  menyatakan dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.

Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut.
Baca juga: Nasabah Mandiri di Mataram resah isu saldo hilang
Baca juga: Bank Mandiri jamin saldo akan pulih dalam 2-3 jam
Baca juga: BI harapkan gangguan sistem pembayaran Bank Mandiri segera teratasi

Pewarta: Iskandar Zulkarnaen
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri PUPR pastikan 18 bank telah salurkan FLPP

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memastikan sebanyak 18 pihak bank pelaksana telah menyalurkan dana kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

“Hal ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Sebagaimana diketahui, KPR FLPP penyalurannya dilakukan Kementerian PUPR melalui Lembaga Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (LPDPP) bekerjasama dengan Bank Pelaksana, dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk memastikan penyaluran subsidi bisa mencapai target.

Dari hasil evaluasi triwulan II tahun 2019, dana FLPP yang telah disalurkan kepada masyarakat sebanyak 46.174 unit atau sebesar 67 persen dari target 68.858 unit.

Selain itu, dari 39 bank pelaksana penyalur dana FLPP tahun 2019 yang terdiri dari 9 Bank Umum Nasional dan 30 Bank Pembangunan Daerah (BPD), sebanyak 18 Bank Pelaksana mampu menyalurkan KPR FLPP lebih dari 50 persen dari kuota yang diberikan berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO).

18 bank tersebut yakni BNI, BTN, BTN Syariah, BRI, Bank Mandiri, Bank Jabar Banten, Bank Sulselbar, Bank Kalbar, Bank Kalsel, Bank Kalsel Syariah, Bank Jatim Syariah, Bank Jatim, Bank Sumselbabel Syariah, Bank Aceh, Bank Jambi, Bank Nagari, Bank Sumselbabel, Bank Jambi Syariah.

Kementerian PUPR juga melakukan pemantauan kualitas rumah subsidi sesuai dengan standar yang ditetapkan maupun pendataan pengembang rumah subsidi dalam Sistem Registrasi Pengembang (Sireng).

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan, permintaan terhadap rumah subsidi yang disalurkan melalui mekanisme KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus bertambah.

“Memang dari penetapan harga jual rumah subsidi terdapat kenaikan kira-kira Rp 10 juta, namun harga rumah bersubsidi naik terakhir lima tahun lalu, sehingga ini penyesuaian. Meski demikian kemarin BTN, REI dan Apersi saat datang ke kami justru meminta tambahan anggaran FLPP yang disediakan Kementerian Keuangan. Berarti permintaan untuk rumah subsidi bertambah, artinya positif,” kata Basuki Hadimuljono.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, hingga 11 Juli 2019, pemerintah melalui telah menyalurkan dana FLPP bagi sebanyak 47.077 unit dari target 68.858 unit dengan anggaran yang disediakan Rp4,52 triliun.

Menurut Basuki Hadimuljono, batas harga jual rumah subsidi yang telah ditetapkan tidak mempengaruhi permintaan akan rumah subsidi dari masyarakat maupun pengembang perumahan, bahkan permintaan pembangunan rumah subsidi melalui program tersebut dinilai terus bertambah.

Menteri Basuki memaparkan, penetapan harga rumah subsidi menyesuaikan dengan kondisi terkini pada setiap wilayah, di antaranya disesuaikan dengan faktor harga tanah, kenaikan harga bahan bangunan, termasuk juga faktor upah pekerja.

Kepmen PUPR tersebut adalah dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo di Ungaran, Semarang pada 29 April 2015. Melalui program ini diharapkan dapat memperkecil backlog penghunian perumahan di Indonesia yang pada tahun 2015 mencapai 7,6 juta unit menjadi 5,4 juta unit pada tahun 2019.

Hingga 1 Juli 2019 telah dibangun sebanyak 601.205 unit rumah dalam Program Satu Juta Rumah. Jumlah tersebut terbagi dalam 456.974 unit rumah MBR dan 144.231 unit rumah non MBR.

Program Satu Juta Rumah merupakan kolaborasi antara para pemangku kepentingan di bidang perumahan mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Asosiasi Pengembang Perumahan, Perbankan, Perusahaan Swasta melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kalangan masyarakat.

Kementerian PUPR bangun 3 bendungan di Sultra

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saldo ikut hilang, ratusan nasabah Bank Mandiri di Palu panik

Palu (ANTARA) – Hingga Sabtu siang pukul 13.00 WITA terpantau ratusan nasabah Bank Mandiri mendatangi kantor-kantor cabang Bank Mandiri di Kota Palu untuk mengecek saldo rekening yang tiba-tiba berkurang dan bertambah.

Banyak nasabah yang gelisah bahkan panik bilamana saldo dalam rekening mereka yang berkurang tidak bisa kembali dan lenyap.

“Sudah ada 200 an nasabah yang datang komplain dan mempertanyakan kenapa saldo mereka tiba-tiba berkurang dan bertambah,”kata staf Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Imam Bonjol, Paulus Gede Suarma.

Ia mengatakan sejak pagi ratusan nasabah sudah datang memadati Bank Mandiri untuk protes maupun mengecek isi saldo rekening secara manual sebab pengecekan melalui ATM maupun Mandiri Mobile Banking tidak bisa dilakukan.

“Kita sudah berusaha menenangkan nasabah agar tidak panik dan memberi waktu 1×24 jam. Jika masih ada nasabah yang saldo tabungannya berkurang dan tidak kembali dapat datang Senin pekan depan. Tapi kami jamin aman,”ujarnya.

Hal seruoa juga terjadi di Bank Mandiri KC Sam Ratulangi. Bahkan salah satu nasabah yang memiliki saldo tabungan sekitar Rp2 miliar sempat syok dan pingsan akibat saldo dalam rekeningnya menjadi Rp0.

“Tapi kami sudah tenangkan. Ini hanya masalah sistim. Merata di seluruh Indonesia. Kalau sistim sudah kembali normal isi saldonya yang berkurang akan kembali,”kata staf Bank Mandiri KC Sam Ratulangi I Made Eko Purnawa.

Namun ia tidak bisa menjamin kapan sistem yang kini tengah bermasalah dapat kembali normal.

Sejumlah nasabah Bank Mandiri di Palu terlihat was-was hingga panik ketika mengetahui saldo tabungan dalam rekeningnya tiba-tiba berkurang.

“Saya cek di ATM hanya Rp 5 ribu. Padahal ada transaksi kemarin. Pas saya cek saldo di buku tabungan secara manual tetap Rp3 juta,”kata salah satu nasabah Arfiah.

Selain itu nasabah lainnya Mahmudin mengaku sangat khawatir sebab ia baru saja menyetor tunai Rp80 juta ke rekening Bank Mandiri miliknya.

“Barusan saya setor tunai. Pas lihat berita, saya mau cek kembali, ternyata sudah tidak bisa cek saldo rekening,”keluhnya.

Ia berharap persoalan tersebut segara selesai dan saldo miliknya dan nasabah lain tidak mengalami pengurangan atau hilang.

Banjir surut, Basarnas tarik tim rescue

Pewarta: Muhammad Arshandi
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nasabah yang kehilangan saldo bisa urus di kantor cabang

Bank Mandiri menjamin bahwa kendati sempat terjadi perubahan saldo, tabungan nasabah Bank Mandiri akan tetap aman dan akan dikembalikan dalam keadaan semula.

Jakarta (ANTARA) – Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan bahwa nasabah yang kehilangan saldo dan dalam waktu 2-3 jam belum kembali seperti semula, bisa mengurusnya ke kantor cabang terdekat yang buka pada akhir pekan.

“Di kantor cabang akan ditampung keluhan, memastikan uang aman dan dicek kembali,” ujar Rohan di Jakarta, Sabtu.

Untuk mengecek kantor cabang yang buka pada akhir pekan, bisa diakses di situs www.bankmandiri.co.id/web/guest/weekend-banking.

Ia menjelaskan bahwa perubahan pada saldo nasabah Mandiri ini terjadi bukan karena fraud (penipuan), namun ada corrupt pada sistem teknologi informasi saat melakukan proses back-up.

Baca juga: Bank Mandiri jamin saldo akan pulih dalam 2-3 jam
 

“Ini bukan human error. Selanjutnya kami akan cek terjadi corrupt di mana, apakah malfungsi pada piranti keras atau di mana,” kata dia.

Bank Mandiri menjamin bahwa kendati sempat terjadi perubahan saldo, tabungan nasabah Bank Mandiri akan tetap aman dan akan dikembalikan dalam keadaan semula.

“Saldo nasabah akan kembali seperti sedia kala. Ini rata terjadi di seluruh Indonesia, kami jamin uang bapak dan ibu aman,” kata dia.
Baca juga: Bank Mandiri pastikan tidak ada pengurangan dana nasabah

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nasabah Bank Mandiri di Kupang keluhkan saldo rekening berkurang

Kupang (ANTARA) – Nasabah Bank Mandiri di Kota Kupang, NTT mengeluhkan saldo di rekeningnya yang tiba-tiba berkurang tanpa sebab.

“Iya, saldo saya tiba-tiba berkurang Rp1 juta, padahal baru saja, suami saya mengirimkan uang kepada saya,” kata Leni Yuanita seorang ibu rumah tangga yang ditemui di Kota Kupang, Sabtu (20/7).

Hal ini disampaikannya saat hendak mengecek mutasi rekening di salah satu mesin ATM Bank Mandiri yang berada tak jauh dari rumahnya di Kecamatan Alak, kota itu.

Namun sayangnya ATM bank Mandiri tersebut juga tak berfungsi atau “offline”.

Leni mengaku bahwa pada Sabtu (20/7) pagi suaminya baru mentransfer ke rekeningnya sebesar Rp2 juta.

“Namun tiba-tiba SMS Banking saya ada laporan saldo sebesar Rp1 juta terpotong,” tambah dia.

Lenipun bingung mau melaporkan atau mengadukan hal tersebut kemana, karena di hari weekend seperti ini kantor Bank Mandiri di Kota Kupang libur.

Menanggapi hal itu, Kepala Cabang Bank Mandiri Kupang I Dewa Gede Satriawan mengatakan bahwa memang saat ini Bank Mandiri sedang melakukan pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.

“Saat ini sedang ada pemeliharaan jaringan IT, sehingga hal ini berpengaruh pada nilai saldo nasabah,” tutur dia.

Gede menambahkan bahwa hal ini terjadi di seluruh Indonesia. Dan lanjutnya nantinya saldo rekening yang berkurang akan dikembalikan oleh pihak Mandiri.

Gede juga meminta nasabah di kota Kupang yang ingin mengecek rekeningnya bisa langsung datang ke kantor Bank Mandiri.***1***

Pelatihan wira usaha bagi penghuni Sunan Kuning

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Mandiri akan hubungi nasabah yang dapat tambahan saldo

Data yang dimiliki Bank Mandiri bisa memaksa nasabah yang mendapat saldo tambahan untuk mengembalikan. Terlebih terdapat rekaman catatan transaksi saldo akhir nasabah.

Jakarta (ANTARA) – Bank Mandiri akan menghubungi nasabah yang mendapat tambahan saldo secara drastis akibat terjadi corrupt pada sistem teknologi informasi saat melakukan proses back-up.

“Nasabah akan dihubungi secara langsung karena bank punya data saldo atau transaksi terakhir yang dilakukan nasabah,” ujar Corporate Secretary Rohan Hafas di Jakarta, Sabtu.

Rohan mengatakan data yang dimiliki Bank Mandiri bisa memaksa nasabah yang mendapat saldo tambahan untuk mengembalikan. Terlebih terdapat rekaman catatan transaksi saldo akhir nasabah.

Bank Mandiri juga tengah melakukan pengecekan berganda terhadap saldo nasabah. Nanti  saldo yang bertambah, apabila belum diambil atau melakukan transaksi  akan didebet secara otomatis. Begitu juga sebaliknya pada saldo yang berkurang, akan otomatis kembali seperti semula.

Baca juga: Nasabah yang kehilangan saldo bisa urus di kantor cabang

Menurut dia, sistem error ini terjadi secara acak di seluruh wilayah Indonesia dan hanya 10 persen nasabah yang terdampak.

 Ia juga menjamin saldo nasabah akan kembali dalam waktu dua hingga tiga jam ke depan.

Apabila saldo belum pulih dalam rentang waktu tersebut,  nasabah bisa mendatangi kantor cabang terdekat untuk memprosesnya.

“Di kantor cabang akan ditampung keluhan, memastikan uang aman dan dicek kembali,” kata dia.

Rohan juga meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, sejumlah cuitan dalam laman media sosial twitter yang dipantau di Jakarta, Sabtu pagi, terdapat nasabah Bank Mandiri yang meminta penjelasan atas berubahnya saldo rekening.

Terdapat nasabah yang mengaku saldo d irekeningnya bertambah secara drastis dan nasabah yang tiba-tiba mendapati saldonya menjadi nol.
Baca juga: Bank Mandiri jamin saldo akan pulih dalam 2-3 jam

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Balada si “pemanis” dalam pameran otomotif

Tangerang (ANTARA) – Kehadiran mereka dalam sebuah kegiatan seperti pameran otomotif dianggap menjadi daya tarik tersendiri, namun tidak sedikit juga yang memandangnya negatif. Ya, profesi mereka itu umumnya disebut sebagai usher.

Usher bertugas menjadi “pemanis” dari sebuah merek otomotif dan sering terlihat berdiri di samping kendaraan yang sedang dipamerkan. Paras yang cantik dengan balutan busana yang terkadang seksi menjadi citra yang melekat pada profesi usher.

Dalam sebuah pameran otomotif besar seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), para agen pemegang merek (APM) seakan berlomba-lomba menggunakan jasa usher sebagai brand ambassador dari produk yang dijualnya.

Untuk menjadi usher dari sebuah merek otomotif harus melalui serangkaian proses seleksi yang harus dilalui. Penampilan fisik yang cantik saja belum cukup untuk menjadi usher, namun juga dibutuhkan personal branding yang kuat serta wawasan yang luas khususnya bidang otomotif.

Seperti penuturan Nadine, salah satu usher yang bertugas di stan Suzuki pada penyelenggaraan GIIAS 2019. Dia mengatakan harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu mengenai dasar-dasar pengetahuan produk atau kendaraan yang sedang dipamerkan.
  Seorang usher beristri di samping kendaraan yang dipamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2019). (ANTARA/Yogi Rachman)

“Kita di-training untuk tahu produknya juga seperti spesifikasinya apa saja, terus pertanyaan yang paling banyak ditanya orang kayak warna dan harga,” kata Nadine yang sudah dua kali menjadi usher di ajang GIIAS.

Hal ini juga yang terkadang membuat sebagian orang salah kaprah menganggap usher dengan sebutan sales promotion girl (SPG). Padahal kedua profesi ini mempunyai tugas pokok yang berbeda.

Seorang usher tidak dituntut untuk menjual produk kepada pengunjung. Sedangkan SPG tugasnya menjual produk sehingga mendapatkan bonus dari hasil penjualan tersebut.

Baca juga: Ini bedanya usher dan SPG dalam pameran otomotif

Suka duka

Menjalani profesi sebagai usher dalam sebuah pameran otomotif besar seperti Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019, tentu memiliki berbagai kisah.

Seorang usher yang bertugas menjadi “pemanis” dalam sebuah pameran kerap diidentikkan dengan wanita cantik yang tak jarang mendapat banyak perhatian dari pengunjung.

Mulai dari yang hanya sekadar bertanya mengenai produk, meminta berfoto bersama, hingga sampai ada yang mengajak berkenalan sudah menjadi risiko seorang usher.

Pengalaman inilah yang selalu dirasakan oleh Ajeng Kurnia, gadis cantik yang bertugas sebagai usher di stan Daihatsu pada penyelenggaraan GIIAS 2019 di ICE BSD, Tangerang.

“Dukanya jadi usher paling capek. Terus juga ada aja konsumen yang agak genit. Ada yang deketin terus minta nomer handphone tapi enggak saya kasih,” kata Ajeng Kurnia yang sudah tiga kali menjadi usher di GIIAS.

Menyikapi hal tersebut, Ajeng mengaku sering menolak permintaan pengunjung yang menanyakan nomor teleponnya. Tentu dengan cara yang baik agar tidak menyakiti hati pengunjung tersebut.

“Paling kita nolak secara halus aja. Misalnya kayak ‘maaf pak kita lagi kerja dan enggak boleh kasih kontak ke orang’,” kata dia.
  Salah seorang Usher berdiri di samping kendaraan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7). (ANTARA/Yogi Rachman)
Tak hanya sering menjadi sasaran modus pengunjung pameran, seorang usher juga harus menjalani tugas mendampingi produk yang dijual hingga berjam-jam. Bahkan, salah satu usher bernama Uli harus melakukan tugasnya berdiri selama 10 jam dalam sehari.

“Aku kerja long shift 10 jam, istirahat dikasih dua jam setiap seperempat jam sekali, jadi dua kali istirahat,” kata dia saat ditemui di stan Isuzu.

Agar tetap prima dalam menjalankan tugas, Uli mengaku harus pandai mengatur waktu istirahat dan selaku rajin mengonsumsi vitamin agar kejadian tidak mengenakan saat dirinya terpaksa dirawat akibat kelelahan tidak terulang.

“Aku pernah dirawat juga karena kecapean sampai tipes. Tapi enggak kapok dengan pekerjaan ini,” ujar Uli.

Meski demikian, Uli mengatakan menjadi usher juga bisa bertemu banyak orang baru, dan membuatnya bisa tahu bermacam tipe orang. Dia juga bisa menemukan relasi baru dari pengalamannya bekerja sebagai usher di pameran otomotif.

Bayaran menggiurkan

Seorang usher yang bertugas di pameran otomotif dalam sehari rupanya juga mendapatkan bayaran atau gaji yang sangat menggiurkan selama berlangsungnya acara.

Ajeng Kurnia mengaku bisa mendapatkan bayaran berkisar hingga Rp1 juta dalam sehari bertugas sebagai usher.

“Kalau gaji sehari tergantung brand. Rate-nya dari Rp500 ribu sampai Rp1 juta lebih per shift. Tapi kita enggak ada bonus, mungkin kalo SPG ada bonusnya,” kata Ajeng saat ditemui di stan Daihatsu dalam ajang GIIAS 2019.

Meski pekerjaan usher selalu diidentikkan dengan wanita cantik dan berpakaian seksi, namun tidak membuat Ajeng malu menjalankannya.

Selain mendapat gaji yang besar jika dibandingkan bekerja formal di kantor, pekerjaan ini juga membuatnya bisa bertemu orang-orang baru.

“Lebih enak usher dari sisi bayaran jujur aja. Kan kalau gaji kantoran misalnya Rp4 juta per bulan, kalau usher itu satu event atau berapa hari aja sudah sama dengan gaji sebulan kerja kantoran,” kata Ajeng yang sebelumnya pernah lama bekerja kantoran.
  Usher berdiri di samping kendaraan yang di pamerkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2019). (ANTARA/Yogi Rachman)

Pendapat sama juga diungkapkan oleh Uli. Dalam sehari, dia mengaku bisa mendapatkan bayaran yang lumayan selama penyelenggaraan GIIAS meski hanya menyebutkan kisaran angkanya saja.

“Bayarannya bisa dari Rp2 juta sampai Rp2,5 juta sehari, jadi tinggal dikalikan saja berapa hari selama event,” imbuhnya.

Gadis yang masih berstatus mahasiswi akademi pariwisata itu mengatakan gaji yang diterimanya menjadi usher juga dimanfaatkan untuk membantu biaya kuliah.

“Walaupun aku pernah dirawat juga karena kecapean sampai tipes. Tapi enggak kapok karena lumayan bayarannya bisa untuk biaya kuliah,” ujarnya.

Baca juga: Berapa gaji usher di pameran otomotif?

Baca juga: Curahan hati Usher pameran otomotif, dimodusin sampai berdiri 10 jam

Pewarta: SDP-127
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Nasabah Bank Mandiri keluhkan saldo berkurang

Seorang nasabah keluar dari kantor usai melakukan pengaduan berkurangnya saldo rekening mereka di kantor Bank Mandiri Mataram, NTB, Sabtu (20/7/2019). Puluhan nasabah Bank Mandiri mendatangi kantor cabang Bank Mandiri di Cakranegara guna menanyakan kejelasan saldo mereka yang mengalami pengurangan dan ada juga yang mengalami penambahan hingga Rp150 juta.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/hp.

Menteri Susi dukung investigasi multinasional berantas illegal fishing

Dalam pemeriksaan MV Nika, Indonesia memprakarsai pembentukan MIST (Multinational Investigation Support Team) yang terdiri atas beberapa negara dan organisasi internasional terkait yaitu Indonesia, Panama, Interpol, CCAMLR, Australia, dan Amerika Ser

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung  pembentukan tim investigasi multinasional yang terdiri dari petugas lintas negara untuk memberantas illegal fishing atau penangkapan ikan ilegal yang meresahkan banyak negara.

“Dalam pemeriksaan MV Nika, Indonesia memprakarsai pembentukan MIST (Multinational Investigation Support Team) yang terdiri atas beberapa negara dan organisasi internasional terkait yaitu Indonesia, Panama, Interpol, CCAMLR, Australia, dan Amerika Serikat,” kata Menteri Susi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

MV Nika merupakan kapal berbendera Panama buruan Interpol yang telah dihentikan dan diperiksa oleh Satgas 115 di Selat Malaka pada Jumat, 12 Juli 2019, pukul 08.19 WIB.

MV Nika yang diburu Interpol sejak Juni 2019 itu diketahui memiliki ABK yang terdiri atas 18 orang Rusia dan 10 orang Indonesia, dan sebelumnya pernah menggunakan beberapa nama lainnya.

Laporan awal dari Interpol yang sebelumnya telah diterima Satgas 115, MV Nika diduga melakukan pelanggaran seperti memalsukan certificate of registration di Panama yang menyatakan dirinya adalah kapal kargo umum tetapi ternyata diduga melakukan penangkapan dan pengangkutan ikan.

Kapal tersebut dilaporkan telah bersandar di Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam dengan pengawalan oleh Kapal Pengawas (KP) KKP Orca 3 dan Orca 2, serta sebelumnya selama perjalanan dikawal secara bergantian oleh KRI Pattimura, KRI Parang, dan KRI Siwar.

Menurut Susi, ini adalah pertama kali Indonesia mengumpulkan dan membentuk MIST untuk menangani dugaan tindak pidana yang dapat digolongkan sebagai kejahatan terorganisir yang bersifat lintas nasional.

“Belajar dari kasus ini, saya mewakili pemerintah Indonesia meminta negara bendera maupun flag of convenience untuk melakukan tindakan konkret dalam menghukum pelaku illegal fishing yang telah menggunakan bendera negara sebagai wadah untuk melakukan kegiatan-kegiatan perikanan yang ilegal,” katanya.

Ia juga mengusulkan bahwa sudah saatnya kerja sama penanganan kasus dalam bentuk MIST pada kasus seperti Nika yang dibentuk secara adhoc ini dijadikan model di berbagai negara di dunia untuk mengatasi kejahatan lintas negara dalam industri perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI juga meminta kepada negara-negara di dunia yang memiliki kepentingan legal langsung terhadap kejahatan lintas negara terorganisir, bahwa saat ini sudah saatnya menerapkan pertanggungjawaban pidana korporasi.

“Apabila pertanggungjawaban pidana korporasi tidak diterapkan, selama itu pula kelompok-kelompok pelaku illegal fishing ini tidak akan pernah jera,” kata Menteri Susi.

Selain itu, ujar dia, sudah saatnya peran Interpol diperkuat dengan memiliki dana yang lebih besar dalam rangka memperkuat jaringan dengan negara-negara yang gigih memberantas kejahatan perikanan lintas negara ini, terutama untuk kualitas pertukaran informasi, asistensi investigasi dan pengembangan kapasitas.

Baca juga: Keberhasilan pemberantasan “illegal fishing” jangan dirusak bom ikan

 KKP terus mengupayakan agar kebijakan nasional pemerintah Indonesia dalam memberantas praktik IUU Fishing atau pencurian ikan dapat memperoleh dukungan internasional.

“Kunci untuk pemberantasan IUU Fishing adalah jika negara memiliki kebijakan nasional dan dukungan politik yang kuat untuk memerangi IUU Fishing. Kami mendorong negara untuk membuat kebijakan yang ketat, berinvestasi dalam meningkatkan kapasitas penegakan hukum, dan mengambil langkah-langkah penegakan hukum yang kuat untuk menutup pintu terjadinya IUU Fishing,” kata Kepala Badan Riset dan SDM KKP, Sjarief Widjaja.

Menurut Sjarief, memberantas IUU Fishing melalui berbagai forum kerja sama regional dan internasional penting dilakukan karena pelakunya kerap bersifat lintas negara. Selain itu, ujar dia, aktivitas penangkapan ikan secara ilegal juga dilakukan oleh kapal-kapal asing dengan ABK dari berbagai kewarganegaraan.

Baca juga: Satu kapal ikan ilegal Vietnam tangkapan Bakamla diserahkan ke KKP
 

Pelepasan ekspor raya hasil perikanan serentak di 5 pelabuhan

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

3M Indonesia bawa produk terbarunya di GIIAS 2019

Tangerang (ANTARA) – PT 3M Indonesia memperkenalkan produk terbarunya yaitu wrapping sticker 3M Wrap Film di Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 3M Indonesia 2019.

“Di ajang GIIAS 2019 ini, untuk pertama kalinya kami memperkenalkan seri stiker kendaraan terbaru, yakni 3M Wrap Film. Produk wrapping sticker ini hadir sebagai solusi teknik modifikasi paling instan untuk mengubah penampilan mobil atau motor dalam sekejap,” kata Director of Transportation and Electronics Business Group, PT 3M Indonesia, Audist Subekti di booth 3M Indonesia pada ajang GIIAS, Jumat (19/7).

Menurutnya, tidak hanya untuk keperluan modifikasi saja, wrapping stiker dari 3M juga berguna sebagai melindungi cat asli dari kendaraan.

“Keistimewaan dari produk ini tidak hanya untuk keperluan modifikasi, namun dapat mellindungi cat dan juga mencegah tumbuhnya jamur akibat guyuran hujan yang tidak langsung di lap,” katanya.

Senior Application Enginer Infrastruktur, construction and eneegy market, Iwan Pratama mengatakan kini tren memodifikasi body kendaraan bertumbuh pesat.

“Dulu kalau mendandani mobil itu mulai dari aksesoris atau kaca film, sekarang sudah berubah. Banyak pemilik kendaraan ingin mengganti sebuah warna kendaraannya dengan cara wrapping ini yang tidak permanen,” kata Iwan.

Wrap film dari 3M menghadirkan lebih dari 100 kombinasi warna dengan memberikan sentuhan akhir yang berkualitas guna memberikan desain yang benar-benar unik juga inovatif.

“Saat ini tersedia dalam berbagai macam tekstur, seperti Brushed, Carbon Fiber, Gloss, Matte, Mirror, Satin, Straight Fiber, Textured,” kata Iwan.

Stiker diklaim sudah teruji di berbagai cuaca yang sangat ekstrem, sehingga cocok jika digunakan di Indonesia dengan cuaca yang panas.

Tak ada perawatan khusus untuk mobil yang ditempel stiker. Bahkan stiker disebut bisa tahan hingga tujuh tahun.

Pada ajang GIIAS 2019, 3M Indonesia memberikan promo diskon pemasangan full body muali dari 20 peresen selama di GIIAS 2019.

Baca juga: System X Protection tampil bergaya Amerika dalam IIMS

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Bekraf dorong kontribusi industri kreatif digital di Kalbar

Pontianak (ANTARA) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia mendorong kontribusi industri kreatif digital dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif lokal di Kota Pontianak khususnya dan di Provinsi Kalimantan Barat umumnya.

“Sebagai Ibukota Provinsi Kalbar, Kota Pontianak memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06 persen, yang ditopang oleh empat sektor, yaitu pertanian, pengolahan, perdagangan, dan konstruksi. Oleh karena itu dibutuhkan kontribusi baru untuk peningkatan ekonomi di Kalbar, yakni teknologi informasi dan komunikasi yang kini semakin berkembang,” kata Deputi Infrastruktur Bekraf, Hari Santosa Sungkari di Pontianak, Sabtu.

Ia menjelaskan, perkembangan TI (teknologi informasi) tidak hanya mempermudah dalam memperoleh informasi tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian, apalagi populasi penduduk Kalbar didominasi usia muda yang melek digital.

“Hal tersebut menciptakan banyak peluang di kota ini. Aplikasi dan game buatan developer lokal muncul sebagai bukti industri kreatif digital menjadi peluang bisnis yang cerah, seperti Game Sanyaki serta aplikasi Gencil, KO-JEK, dan Angkuts merupakan contoh karya anak muda Kalbar yang diharapkan menjadi sumber kontribusi baru bagi peningkatan ekonomi di Kota Pontianak,” ujarnya.

Mewadahi potensi para generasi muda di Kalbar, khususnya Kota Pontianak, Bekraf melalui Deputi Infrastruktur hadir di Pontianak dengan kegiatan Bekraf Developer Day (BDD) pada Sabtu, (20/7), Kota Pontianak sebagai upaya mendorong kontribusi industri kreatif digital. BDD merupakan program unggulan Bekraf yang menghadirkan pakar dan pelaku industri kreatif digital yang mampu menginspirasi peserta dalam mengembangkan aplikasi dan game, sekitar 300 peserta turut memeriahkan kegiatan yang digelar untuk pertama kalinya di Kota Khatulistiwa ini.

“Bekraf mengadakan Bekraf Developer Day untuk mewadahi pengembang lokal khususnya anak muda di Pontianak agar mampu mengatasi masalah dan memberikan solusi untuk masyarakat melalui teknologi dalam bentuk aplikasi dan game. Kita berusaha tidak hanya menjadi pasarnya saja, tetapi harus menjadi kreatornya juga,” katanya.

Bekraf Developer Day diadakan untuk menjembatani para pengembang dengan platform teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk digital khususnya dibidang subsektor aplikasi dan game. Berbagai hal-hal menarik juga dapat ditemui pada gelaran Bekraf Developer Day Pontianak 2019, seperti booth yang memamerkan karya-karya pengembang lokal dan booth Bekraf yang membuka pendaftaran dan konsultasi HKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) secara gratis bagi para penggiat ekonomi kreatif.

Dengan mengusung tema peluang dan tantangan menghadapi era revolusi industri 4.0, Pontianak yang merupakan kota kelima penyelenggaraan BDD 2019 setelah Bandar Lampung, Gorontalo, Mataram, dan Purwokerto turut menghadirkan sejumlah pelaku, praktisi dan ahli industri kreatif digital tanah air, diantaranya Deny Prasetyo (Senior Software Engineer – Go-Jek Indonesia) lalu Muhammad Noval (Product Marketing Executive – Visual Products), Kevin Filmawan (Data Scientist – Tokopedia), Satria Pratama Putra Apriyanto (Head of Product Service Development – advosquare.com), dan Irsan Suryadi Saputra (Cloud Seller – IBM) yang akan mengisi sesi Industry talkshow.

Sesi aplikasi akan diisi sejumlah pakar diantaranya Nurendrantoro (CTO – Wowbid), Andrew Kurniadi Lim (CEO – PT Lumio Inovasi Technology), Andri Suranta Ginting (Product Engineer – GOJEK) dan Widyarso Joko Purnomo (Academy Content Writer – Dicoding Indonesia). Sementara itu para developer lokal juga dapat mengikuti sesi game yang akan diisi oleh Agil Julio (Game Engineer – Dicoding Indonesia), Ihwan Adam Ardisasmita (CEO – Arsanesia), Orlando Nandito Nehemia (Founder – Miracle Gates Entertainment), dan Rachmad Imron (CEO/Co Founder- PT Digital Semantika Indonesia/Digital Happiness).

Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Bekraf dan Dicoding dengan dukungan Asosiasi Game Indonesia, Dicoding Elite, Google Developer Expert, Intel Innovator, Komunitas ID-Android, Samsung Developer Warrior dan perusahaan-perusahaan teknologi di Indonesia.

Baca juga: Bekraf dorong talenta musik Indonesia manfaatkan “gelombang Asia”
Baca juga: Bekraf: RUU Ekonomi Kreatif ditargetkan sah Agustus

Pembukaan Bekraf Game Prime 2019

Pewarta: Andilala
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mercedes-Benz siap dilibatkan bahas pajak mobil listrik

Tangerang (ANTARA) –

“Jika pajak mobil listrik dan hybrid diturunkan maka harga mobil listrik dan hybrid bisa ditekan. Dengan begitu akan lebih banyak masyarakat yang bisa menikmati mobil listrik atau hybrid,” kata Presiden Direktur Mercedes-Benz distribusi Indonesia, Choi Duk Jun saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Jumat.

Baca juga: Mercedes-Benz tampilkan dua debut baru dalam GIIAS 2019

Choi menjelaskan semua negara besar memiliki masalah dengan polusi termasuk Indonesia.

“Mobil bertenaga listrik adalah solusi yang kami berikan untuk negara dengan permasalahan polusi,” kata Choi.

Choi menjelaskan dengan mobil listrik dan hybrid efek jangka panjangnya polusi udara bisa ditekan. Sebab Choi mengklaim mobil listrik buatan Mercedes-Benz sangat minim emisi.

Baca juga: BMW perkenalkan mobil listrik seharga Rp1,299 miliar

Choi berharap Mercedes dengan pemerintah bisa menjalin kerja sama untuk memberikan lebih banyak pilihan pada konsumen untuk membeli mobil listrik atau mobil hybrid.

“Khusus untuk Jakarta, kita akan memiliki lebih banyak mobil dengan minim emisi,” kata Choi.

Perlu diketahui, saat ini pemerintah sedang merampungkan regulasi tentang mobil listrik, agar ada kepastian hukum bagi pengembang kendaraan listrik supaya memperlancar pembangunan infrastrukturnya.

Kini, regulasi tersebut masih dalam kajian Kementerian Keuangan karena be­lum adanya titik temu mengenai skema pengenaan pajak.

Baca juga: DFSK buka peluang produksi mobil listrik di Indonesia

Baca juga: Menjajal mobil listrik besutan Toyota Global

Pewarta: SDP-112
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Nasabah Bank Mandiri Pekanbaru panik akibat tabungan tiba-tiba Rp0

Pekanbaru (ANTARA) – Puluhan nasabah Bank Mandiri di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, panik akibat saldo tabungan mereka tiba-tiba kosong dan tidak bisa melakukan transaksi nontunai.

“Saya cek di ATM dan internet banking Mandiri, saldo saya jadi nol rupiah,” kata seorang nasabah bernama R. Andika Permana di Pekanbaru, Sabtu.

Ia mengaku kaget ketika ingin mengambil uang tunai di ATM pada Sabtu pagi pukul 08.00 WIB. Pada mesin ATM tertulis bahwa saldo tabungannya tidak mencukupi, dengan angka tertera nol rupiah.

Ketika dicek dengan internet banking, ia juga mendapatkan jawaban yang sama. Panik, ia langsung menuju kantor Bank Mandiri di Jl. Sudirman Kota Pekanbaru.

“Selama diperjalanan saya telepon layanan call center Mandiri di nomor 14000 tapi tidak ada yang angkat,” katanya.

Sesampainya di kantor Bank Mandiri di depan Mal Pekanbaru di Jl. Sudirman, ia melihat sudah banyak nasabah yang mengadu karena kasus yang sama.

“Ada yang duitnya tiba-tiba hilang Rp30 juta. Kalau tabungan saya ada belasan juta, dan itu mendadak jadi nol rupiah padahal tidak ada transaksi sebelumnya,” kata Andika.

Ia mengatakan pihak bank yang diwakili oleh seorang sekuriti Bank Mandiri menyampaikan pengumuman kepada nasabah bahwa telah terjadi gangguan sistem. Pihak bank memastikan uang nasabah tidak berkurang, dan kondisi akan normal diperkirakan pada siang hari di atas jam 12 siang.

“Tapi tetap saja saya dan nasabah lain tetap menunggu di bank karena ingin memastikan uang kita aman,” katanya.

Ia menyayangkan respon Bank Mandiri terhadap masalah ini kepada pelanggan kurang cepat.

“Kalau ada gangguan seperti ini, seharusnya Bank Mandiri perkuat di call center supaya nasabah tenang,” ujarnya.

Baca juga: GWM turun, Bank Mandiri “kecipratan” dana tambahan kredit Rp4 triliun
Baca juga: Penggunaan kartu kredit untuk belanja digital terus meningkat

 

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: FB Anggoro
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Mandiri pastikan tidak ada pengurangan dana nasabah

Jakarta (ANTARA) – Bank Mandiri memastikan saat ini pihaknya sedang melakukan pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk perbaikan layanan dan tidak ada pengurangan saldo dana nasabah.

“Kami mohon maaf karena kendala ini, saat ini sedang kami investigasi. Bapak Ibu tidak perlu khawatir karena kami pastikan tidak ada dana Bapak Ibu yang berkurang,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas di Jakarta, Sabtu.

Rohan mengatakan proses normalisasi data terkait pemeliharaan sistem ini masih berlangsung dan dapat selesai dalam waktu tidak lama lagi.

“Karena saat ini proses normalisasi datanya sedang berjalan, Bapak Ibu bisa secara berkala memeriksa saldonya melalui e-channel kami,” katanya.

Sebelumnya, dalam cuitan dalam laman media sosial twitter yang dipantau di Jakarta, Sabtu pagi, terdapat nasabah Bank Mandiri yang meminta penjelasan atas berubahnya saldo rekening.

Terdapat nasabah yang mengaku saldo di rekeningnya bertambah secara drastis dan nasabah yang tiba-tiba mendapati saldonya menjadi angka nol.
Baca juga: Nasabah Bank Mandiri Pekanbaru panik akibat tabungan tiba-tiba Rp0

​​​​​​

Mudik gratis, Bank Mandiri siapkan 7 unit Bus Damri

Pewarta: Satyagraha
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga CPO di Jambi turun menjadi Rp5.873 per kilogram

Hasil yang ditetapkan tim perumus, untuk harga inti sawit pada periode kali ini juga turun sebesar Rp71 dari Rp3.159 menjadi Rp3.088 per kilogram

Jambi (ANTARA) – Harga minyak sawit mentah (CPO), Inti sawit dan Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Jambi pada periode 19-25 Juli 2019, turun  dibandingkan periode sebelumnya yakni untuk CPO turun sebesar Rp88 per kilogramnya dari Rp5.961 menjadi Rp5.873 per kilogram.

“Hasil yang ditetapkan tim perumus, untuk harga inti sawit pada periode kali ini juga turun sebesar Rp71 dari Rp3.159 menjadi Rp3.088 per kilogram sedangkan TBS kelapa sawit turun tipis hanya Rp16 per kilogram dari Rp.994 menjadi Rp978 per kilogram,” kata Pejabat Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, Putri Rainun, di Jambi, Sabtu.

Harga CPO dan TBS sawit beberapa waktu atau dua periode sebelumnya sempat naik dan bertahan namun pada periode kali ini terjadi penurunan berdasarkan hasil keputusan dari kesepakatan tim perumus harga CPO di Jambi bersama para petani, perusahaan perkebunan sawit serta pihak terkait.

Harga TBS untuk usia tanam 3 tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp978 per kilogram, usia tanam 4 tahun Rp1.036 per kilogram, usia tanam 5 tahun Rp1.085 per kilogram, usia tanam 6 tahun Rp1.130 per kilogram, dan usia tanam 7 tahun Rp1.159 per kilogram.

Kemudian untuk usia tanam 8 tahun senilai Rp1.183 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp1.207 per kilogram , usia tanam 10 sampai dengan 20 tahun Rp1.242 per kilogram, usia 21 hingga 24 tahun Rp1.203 per kilogram, dan di atas 25 tahun Rp1.146 per kilogram.

Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat dan berdasarkan Peraturan menteri pertanian dan peraturan gubernur.

Baca juga: Harga sawit di Riau jatuh
Baca juga: Harga CPO di Jambi turun Rp116 per kilogram

Pertanian dan pariwisata dorong perekonomian Kalsel

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PP menangkan tender proyek tol Semarang-Demak

Jakarta (ANTARA) – PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia, memenangkan tender proyek pembangunan Tol Semarang-Demak di Jawa Tengah.

Hal ini sesuai dengan surat penetapan pemenang pada pelelangan pengusahaan jalan tol, yang diserahkan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit kepada Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan M. Aprindy,” demikian siaran pers PT PP (Persero) yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono telah menetapkan Konsorsium PT PP (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan PT Misi Mulia Metrical sebagai pemenang lelang jalan tol tersebut melalui surat Nomor PB.02.01-Mn/1347 tanggal 17 Juli 2019 dengan komposisi pemegang saham PT PP (Persero) Tbk sebesar 65 persen, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebesar 25 persen dan PT Misi Mulia Metrical sebesar 10 persen.

“Ini merupakan amanah yang besar untuk Perseroan dan kami pastikan proses selanjutnya berjalan sesuai dengan jadwal. Dengan adanya surat penetapan ini, kami segera melakukan tahapan selanjutnya yaitu membentuk BUJT dan mempercepat proses penandatanganan PPJT,” kata Direktur Strategi Korporasi & HCM Perseroan M. Aprindy.

Proyek Jalan Tol Semarang-Demak sepanjang 27 kilometer yang menelan biaya investasi sebesar Rp15,3 triliun ini akan terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang yang terbagi menjadi 2 seksi, seksi I Kota Semarang dan seksi II Kabupaten Demak. Konsorsium bertugas menggarap seksi II sepanjang 16,31 kilometer dengan total investasi Rp5,6 triliun dengan masa konsesi selama 35 tahun.

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan investasi BUMN terdepan di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953, yang memiliki beberapa lini bisnis yang terdiri dari konstruksi, properti dan realti, engineering, procurement and construction (EPC), urban, presisi, infrastruktur dan energi.

PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi pelabuhan, pembangkit listrik, infrastruktur minyak bumi dan gas, bandara, bendungan, dan gedung di Indonesia.

Perseroan merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49 persen. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak Indonesia PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35 persen.

Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor energi dan infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi (kode emiten : PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23 persen saham ke publik.
Baca juga: Jajaran komisaris PP tinjau proyek Tangki Timbun Pulau Nipa
Baca juga: PT PP raih kontrak baru bangun pabrik peleburan
Baca juga: Pendapatan usaha PT PP tumbuh 34,92 persen pada kuartal I-2019

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Atasi kekeringan, Bekasi bangun danau buatan

Untuk anggaran pembangunan danau buatan dan sumur bor ini bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi 2019 dengan total pagu anggaran sebesar Rp20 miliar

Cikarang, Bekasi (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berencana membangun enam danau buatan untuk mengatasi masalah kekeringan yang melanda sebagian wilayahnya setiap tahun.

“Ya tahun ini, segera kita realisasikan. Sesuai perintah Bapak Bupati, pembangunan akan dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi langganan kekeringan,” kata Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu.

Dari enam lokasi pembangunan danau buatan itu empat di antaranya berlokasi di Kecamatan Cibarusah sementara dua sisanya akan dibangun di Kecamatan Bojongmangu.

“Dua kecamatan ini dipilih karena menjadi langganan kekeringan setiap tahun,” katanya.

Chaidir menjelaskan danau buatan yang nantinya dibangun akan disiapkan untuk menampung air hujan yang digunakan saat musim kemarau untuk tujuan irigasi.

“Danau buatan sebenarnya khusus disiapkan untuk menampung air bagi kebutuhan persawahan karena akibat kekeringan banyak sawah yang mengering,” ucapnya.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi rumah tangga di wilayah rawan kekeringan pihaknya juga akan membangun sumur bor di 120 titik.

“Untuk anggaran pembangunan danau buatan dan sumur bor ini bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi 2019 dengan total pagu anggaran sebesar Rp20 miliar,” katanya lagi.

Sebelum mengebor pihaknya terlebih dahulu melakukan penelitian teknik geolistrik karena pembangunan sumur bor tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

“Jadi tidak semua tempat bisa kita bangun. Karena kita harus melihat ketersediaan air tanahnya terlebih dahulu. Apakah bisa dibangun atau tidak supaya pembangunannya nanti jangan sia-sia atau tidak bisa digunakan karena tidak ada sumber airnya,” ungkapnya.

Sementara untuk mengantisipasi ketersediaan air tanah, keberadaan sumur bor bisa disupport dari PDAM Tirta Bhagasasi karena saat ini perusahaan daerah itu sedang membangun jaringan pipa ke Cibarusah dan Bojongmangu.

Jaringan pipa yang sedang dipasang diyakini dapat mengatasi krisis air bersih bagi warga khususnya untuk kebutuhan sehari-hari dengan membuat hidran umum.

“Nanti mereka yang siapkan jaringan pipa dan kita yang siapkan hidran. Rencananya seperti itu,” kata Chaidir.

Baca juga: Bekasi optimalkan pendapatan sektor pajak air tanah
Baca juga: BPBD Bekasi: Kekeringan meluas hingga belasan desa

ESDM targetkan pembangunan 550 sumur bor

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembeli Jimny baru tidak ada yang kredit

Jakarta (ANTARA) – Suzuki Jimny terbaru yang resmi dijual pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, ternyata menarik minat kalangan berduit karena seluruh pembelian model terbaru itu dilakukan dengan metode pembayaran tunai.

“Semuanya dalam bentuk cash. Sejauh ini belum ada konsumen yang membeli secara kredit,” kata Group Head 4W Dealer Sales PT Suzuki Indomobil Sales, Alfindo Wijaya, saat ditemui di GIIAS 2019, Jumat (19/7).

Jimny yang dirilis Suzuki di GIIAS merupakan generasi keempat, yang dijual dengan harga Rp315,5 juta hingga Rp330 juta. Suzuki pun tidak menyiapkan skema simulasi kredit maupun program penjualan untuk Jimny karena kecenderungan konsumen membayar tunai.

Kendati demikian, untuk model kendaraan lain, sebanyak 70 persen konsumen Suzuki menggunakan metode kredit untuk membeli mobil.

Head of Brand Development Marketing Research 4W PT SIS Harold Donnel, menerangkan bahwa konsumen pembeli Jimny rata-rata sudah siap secara finansial. Mereka bahkan siap menunggu proses inden Jimny yang dipasok hanya 50 unit per bulan dari Jepang.

“Jimny adalah global hype-nya Suzuki. Jadi Indonesia hanya dapat 40 sampai 50 unit per bulan. Kalau ditanya berapa lama inden, dari angka itu kami bagi ke masing-masing diler secara proporsional. Jadi, sebelum memesan, pastikan ketersediaan kuotanya di diler itu,” katanya.

Harold menambahkan bahwa Suzuki tidak mematok target dalam menjual Jimny, melainkan memastikan bahwa model itu dapat terdistribusi secara merata untuk para konsumen.

Baca juga: Penjualan mobil hibrid Toyota tumbuh pesat, ini kelebihannya

Baca juga: Kaesang mampir ke booth Toyota, duduki Supra dan FCR Concept

Baca juga: Menjajal mobil listrik besutan Toyota Global

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

DFSK buka peluang produksi mobil listrik di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Produsen mobil asal China Dongfeng Sokonindo (DFSK) membuka peluang untuk memproduksi mobil listrik Glory E3 di Indonesia agar bisa memasarkannya di wilayah Asia Tenggara.

“Persiapan perlu dilakukan sejak dini mengingat DFSK Glory E3 akan dipasarkan secara global, termasuk di kawasan ASEAN,” kata Managing Director Sales Center PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, di GIIAS 2019, Jumat (19/7).

“Indonesia berpeluang menjadi basis produksi untuk pasar ASEAN mengingat fasilitas produksi di Indonesia sangat memungkinkan dan mendukung,” kata Franz.

Franz menjelaskan bahwa DFSK sudah memperhitungkan potensi kendaraan listrik di Indonesia, sehingga mereka menanamkan nilai investasi sebesar 150 juta dolar AS untuk pabrik perakitan di Cikande, Banten, yang sudah mengusung teknologi industri 4.0.

DFSK yang mampu memproduksi 50ribu unit mobil per tahun bisa saja menambah nilai investasinya di Indonesia, apabila pasar otomotif Indonesia terus berkembang. Franz mengatakan, DFSK sudah memiliki jaringan pengembangan di Silicon Valey, Amerika Serikat, yang juga digunakan untuk membangun Glory E3.

Mobil berdesain sport utility vehicle (SUV) itu sudah tampil perdana pada Shanghai Auto Show 2018.

Sistem penggerak yang dipakai Glory E3 adalah motor listrik dan baterai dengan jarak tempuh mulai dari 405 kilometer berkat kapasitas baterai 52,56 kwh yang disandingkan dengan motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor.

Untuk pengisian baterai, Glory DFSK E3 hanya memerlukan waktu 30 menit untuk mencapai 80 persen daya baterai dengan menggunakan teknologi fast charging.

Baca juga: BMW perkenalkan mobil listrik seharga Rp1,299 miliar

Baca juga: Daftar mobil baru GIIAS 2019: Toyota Supra, Nissan Xtrail hingga Jimny

Baca juga: Menjajal mobil listrik besutan Toyota Global

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Konsumen Almaz lama bisa dapatkan teknologi WIND gratis

Tangerang, Banten (ANTARA) – Wuling Motors menawarkan pembaruan sistem perintah suara atau voice command untuk fitur WIND (Wuling Indonesian Command) secara cuma-cuma, kepada pemilik Almaz terdahulu yang belum mendapatkan fitur canggih ini.

“Nanti di bengkel resmi pada pertengahan Agustus ini. Kami menyebut Almaz sebagai smart technology SUV, makanya kami ingin semua konsumen Almaz mendapatkan teknologi ini,” kata Brand Manager Wuling Indonesia, Dian Ashmahani, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Jumat (19/7) petang.

After Sales Director Wuling Motors, Taufik Arief, memastikan bahwa pembaruan sistem itu akan diberikan cuma-cuma untuk pemilik Almaz, dengan waktu instalasi yang tidak memakan waktu lama.

“Almaz yang sebelumnya juga diharapkan memiliki keunggulan yang sama dengan yang sekarang. Kami adakan program khusus nanti, di bengkel gratis untuk konsumen,” kata Taufik.

WIND merupakan inovasi voice command interaktif yang dioperasikan menggunakan Bahasa Indonesia sehari-hari, memungkinkan pengguna menyalakan, mematikan, atau mengoperasikan beragam fitur kendaraan, mulai dari pendingin udara, jendela, hingga panoramic sunroof.

Fitur itu juga bisa dipakai untuk akses hiburan seperti musik atau radio, melakukan panggilan telepon, menjalankan aplikasi, misalnya Wuling Link ataupun TPMS, hingga informasi waktu dan tanggal. Fitur itu diperlukan dalam era mobilitas modern.

Cara kerjanya pun mudah, pengguna hanya melontarkan kata-kata “Halo Wuling” kemudian kalimat perintah — misalnya “hidupkan AC” atau “buka jendela”, dan lain sebagainya — maka fitur itu akan menjawab respon dengan melakukan perintah yang diminta.

Almaz berfitur WIND dijual mulai Rp263,8 juta hingga Rp338,8 juta untuk varian tertinggi yakni Exclusive 7-seater

Baca juga: Daftar mobil baru GIIAS 2019: Toyota Supra, Nissan Xtrail hingga Jimny

Baca juga: Almaz 7-seater berbahasa Indonesia dibanderol Rp263 juta

Baca juga: Wuling masuk daftar 10 merek terlaris di Indonesia

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Live Modz Challenge tantang tiga influencer modifikasi Datsun GO CVT

Jakarta (ANTARA) – Datsun Indonesia yang berkolaborasi dengan National Modificator Aftermarket Association (NMAA) menantang tiga influencer otomotif untuk memodifikasi Datsun GO CVT dalam kontes Live Modz Challenge 2019.

“Melalui kampanye Datsun ‘Be A Life Achiever’, kami terus mendukung semangat generasi muda yang kreatif,” kata Head marketing Datsun Indonesia, Christian Gandawinata, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Jumat (19/8).

“Sejalan dengan semangat tersebut, kami berkolaborasi dengan National Modificator & Aftermarket Association melalui Datsun Live Modz Challenge, di mana kami menantang tiga penggiat otomotif berbagi ide modifikasi mereka untuk Datsun GO CVT,” ungkapnya.

Datsun menyediakan satu Datsun GO CVT untuk masing-masing peserta antara lain Fitra Eri, Motomobi dan Ridwan Hanif. Mereka akan memodifikasi mobil dengan gaya masing-masing.

Kompetisi berlangsung sejak Juli sampai September 2019, dan selama periode tersebut penggemar otomotif Indonesia dapat mengikuti proses kreatif peserta dan perkembangan modifikasi mobil melalui saluran YouTube mereka.

“Melalui program ini kami ingin ditantang untuk lebih kreatif, dan semoga ide-ide kami dapat menginspirasi para penggemar otomotif lainnya,” jelas Fitra Eri.

“Desain dari Datsun GO CVT telah menginspirasi saya dalam membuat karya modifikasi unik yang sesuai dengan gaya hidup saya saat ini,” ujar Motomobi.

“Datsun Live Modz Challenge mendorong saya untuk menjelajah ragam ide dan mengubah tantangan menjadi kesempatan untuk saya terus berkembang,” ungkap Ridwan Hanif.

Hasil akhir modifikasi dan pemenang kompetisi akan ditampilkan dan diumumkan di Indonesia Modification eXpo (IMX) 28 – 29 September 2019 di Balai Kartini, Jakarta.

Baca juga: Datsun Indonesia tempuh jalur modifikasi tarik minat konsumen muda

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Alasan Rio Haryanto beli Toyota CHR hybrid

Tangerang (ANTARA) – Pebalap Rio Haryanto menjadi pembeli pertama Toyota CHR hybrid. Rio tertarik membeli kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan itu karena menurutnya keren.

“Alasan saya, karena kendaraan ini sangat keren dan juga hemat bahan bakar, kalau digunakan di kota-kota besar sangat cocok,” ungkap Rio pada saat acara Electrifiaction Day, Jumat (19/7).

Tampilan dari kendaraan sport utitily vehicle (SUV) Toyota CHR hybrid menurut Rio sangat mengesankan.

“Pada bagian depan kendaraan CHR hybrid adalah bagian yang saya sukai, terlihat sangat keren, stylish dan kesan sportynya dapet,” kata Rio.

Pemuda berusia 26 tahun ini juga mengungkapkan bahwa dirinya baru menggunakan kendaraan CHR hybrid sekitar dua bulan dan merasa nyaman saat berada dibalik setir kemudi.

“Kendaraan ini sangat senyap dan tidak terasa getaran saat dikendarai, sehingga saya nyaman mengendarai kendaraan ini,” ungkapnya lagi.

Menurutnya kendaraan tersebut tidak memiliki perbedaan dalam hal perawatan, semuanya sama dengan mobil lainnya.

Pemuda yang sempat bergabung dengan tim Manoor Racing itu mengatakan, sasis dari kendaraan ini seperti sasis kendaraan-kendaraan keluaran Eropa.

“Suspensinya sangat pas, tidak terasa pada saat ada tanggulan juga tidak lompa-lompat. Smooth sekali pokonya,” tambahnya.

Dunia saat ini sedang ramai dengan kendaraan hybrid, terlebih kepada negara-negara tetangga yang semakin berkembang penggunannya.

Baca juga: Rio Haryanto konsumen pertama Toyota CH-R Hybrid
​​​​​​​

Baca juga: Toyota CH-R Hybrid dipatok laku 40 unit tiap bulan

Baca juga: Toyota C-HR hybrid meluncur pekan depan

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Akhir 2019, AP I targetkan Bandara YIA selesai dibangun

AP I mentargetkan pada Oktober 2019 ini akan mengalihkan penerbangan internasional dan domestik dari Bandara Internasional Adi Sutjipto (JOG) Yogyakarta ke BIY/YIA secara bertahap

Kulon Progo (ANTARA) – Angkasa Pura I akan mentargetkan Bandara Internasional Yogyakarta/ Yogyakarta International Airport di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, selesai dibangun pada akhir 2019.

“Progres pembangunan BIY/YIA hingga pertengahan Juli 2019 ini, perkembangan pembangunan YIA telah mencapai 56 persen, dengan fokus penyelesaian bangunan terminal penumpang dan jalan layang,” kata Pelaksana Tugas Sementara General Manager (PTS GM) Bandara Internasional Yogyakarta/ Yogyakarta International Airport (BIY/ YIA) Agus Pandu Purnama di Kulon Progo, Sabtu.

Selain itu, AP I mentargetkan pada Oktober 2019 ini akan mengalihkan penerbangan internasional dan domestik dari Bandara Internasional Adi Sutjipto (JOG) Yogyakarta ke BIY/YIA secara bertahap.

Ia mengatakan saat ini, Bandara Internasional Adi Sutjipto (JOG) Yogyakarta melayani 452 penerbangan per minggu atau 66 penerbangan per hari. Terkait rencana pengalihan penerbangan ke BIY/YIA, pihaknya akan mengubah jam operasional bandara.

Jam operasional Bandara Internasional Adisutjipto (JOG) Yogyakarta dari 05.00 WIB sampai 24.00 WIB, dan akan diubah menjadi 05.00 WIB sampai 21.00 WIB. Kemudian, jam operasional BIY/ YIA akan bertambah, dari semula 06.00 WIB sampai 18.00 WIB menjadi 06.00 WIB sampai 23.00 WIB.

“Rencananya, AP I akan menambah penerbangan domestik sebanyak empat slot per jam serta tentunya juga akan menambah kapasitas ruang tunggu YIA serta menambah jumlah dan frekuensi transportasi darat menuju YIA,” katanya.

Agus Pandu mengatakan saat ini, fasilitas dan sarana prasarana BIY/YIA sudah lengkap, mulai dari pelayanan navigasi penerbangan, layanan pengisian bahan bakar pesawat udara, layanan kesehatan pelabuhan, karantina ikan, hewan dan tumbuhan, hingga layanan transportasi darat yang saat ini telah beroperasi di YIA.

Selain itu, ground handling dari Gapura Angkasa dan Kokapura Avia juga telah beroperasi, yang akan disusul oleh operasional PT CAS (JAS). Fasilitas terminal kargo seluas 3.456 meter persegi untuk kargodomestik dan 2.304 meter persegi untuk kargo internasional, dengan gedung EMPU seluas 1.290 meter persegi berisi 11 ruangan dengan berkemampuan melayani 500 ton per hari.

“Semua fasilitas sudah lengkap, sekarang tinggal penyempurnaan dan pengoperasian,” katanya.

Baca juga: Angkasa Pura segera operasikan kargo Bandara Internasional Yogyakarta
Baca juga: Puluhan penerbangan domestik akan dialihkan dari Adisutjipto ke YIA

Yogyakarta International Airport siap beroperasi 29 April

Pewarta: Sutarmi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekspor serentak hasil perikanan tunjukkan kekuatan kelautan Indonesia

Betapa kekuatan yang ada, potensinya itu besar sekali..

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Jumat (19/7) telah melakukan pelepasan ekspor hasil perikanan serentak di lima lokasi dengan total volume ekspor mencapai 8,9 ribu ton ikan.

Pelepasan panen raya itu dilakukan secara serentak di lima pelabuhan utama yaitu Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Emas Semarang, Belawan Medan, dan Soekarno Hatta Makassar, dengan menggunakan sebanyak 394 kontainer.

Sedangkan berbagai jenis ikan yang diekspor itu mulai dari nila, bayi gurita, udang, sotong, cumi-cumi, kakap serta tuna dan masih banyak lagi yang nilainya sekitar Rp588 miliar.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) KKP, Rina, menyatakan, khusus untuk di Pelabuhan Tanjung Priok sendiri, ekspor diikuti delapan perusahaan yang menggunakan 252 kontainer dengan nilai devisa mencapai Rp466 miliar.

Pada saat ini pula, Indonesia tercatat sebagai negara penyuplai ekspor tuna terbesar di dunia. Tak hanya itu, Indonesia pun menjadi eksportir kepiting laut nomor satu ke Amerika Serikat.

Selain Amerika Serikat, negara lain yang masuk dalam 10 besar negara tujuan ekspor utama Indonesia yaitu China, Jepang, Australia, Singapura, Thailand, Malaysia, Taiwan, Italia, dan Vietnam.
Baca juga: Produk ekspor perikanan Indonesia sudah diterima 157 negara

Keberhasilan Indonesia di sektor ekspor komoditas perikanan pun meningkat. Tren ekspor produk perikanan Indonesia meningkat 45,9 persen, yaitu dari 654,95 ribu ton senilai 3,87 miliar dolar AS pada 2015 menjadi 955,88 ribu ton senilai 5,17 miliar dolar AS di 2018.

Hasil kajian Komisi Nasional Pengkajian Stok Ikan (Kajiskan), Maximum Sustainable Yield (MSY) perikanan Indonesia menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan yaitu dari 7,3 juta ton di tahun 2015 menjadi 12,54 juta ton pada tahun 2017, atau meningkat sebesar 71,78 persen.

Kinerja produksi
Peningkatan stok ikan ini juga dibarengi kenaikan jumlah dan nilai produksi perikanan tangkap. 

Produksi perikanan tangkap meningkat dari 6,67 juta ton senilai Rp120,6 triliun pada 2015 menjadi 7,3 juta ton dengan nilai Rp210,7 triliun pada 2018. Dengan kata lain, terjadi peningkatan nilai produksi perikanan sebesar 74,7 persen.

Kenaikan produksi perikanan tangkap ini, berdampak terhadap produksi Unit Pengolahan Ikan (UPI) binaan KKP dan akhirnya mendorong peningkatan ekspor komoditas perikanan. 

Capaian ini menjadikan neraca perdagangan perikanan Indonesia ada di urutan nomor satu di Asia Tenggara.

Hasil positif di atas adalah buah dari upaya pemberantasan Illegal, Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing yang digalakkan pemerintah lewat KKP selama beberapa tahun belakangan.

Tak pandang bulu, ratusan kapal penangkap ikan asing yang menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia pun ditenggelamkan.

Upaya itu dilakukan dengan penenggelaman 516 kapal pencuri ikan. Bahkan, di Semester I tahun 2019 saja, KKP telah berhasil menangkap 67 kapal pencuri ikan.

“Betapa kekuatan yang ada, potensinya itu besar sekali, kita juga berhasil menggagalkan beberapa penyelundupan bibit lobster. Walaupun jika dibandingkan impornya Singapura yang mencapai Rp10 triliun sementara yang pemerintah gagalkan hanya Rp1 triliun tapi itu berhasil meningkatkan komoditas ekspor lobster Indonesia hampir 50 persen lebih,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Tumbuhnya pasokan ekspor komoditas perikanan di Indonesia tak luput dari kinerja lembaga di bawah pengawasan Menteri Susi.

Direktur Jenderal Organisasi Pangan Dunia (FAO) Periode 2012-2019, Jose Graziano da Silva, pernah menyampaikan apresiasi dan pujiannya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti karena berperan secara konsisten dalam pemberantasan IUU fishing di laut.

Mudahkan perizinan ekspor
Susi juga dikenal mau melakukan terobosan dalam kebijakannya. Salah satunya lewat kerja sama dengan Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, KKP menyinkronisasikan Sertifikat Kesehatan Ikan (Health Certificate) yang dikeluarkan BKIPM dalam penerbitan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). 

Kebijakan itu dinilai membidani kemudahan dan efisiensi bagi pengusaha sektor perikanan dan kelautan mengurus izin ekspor.

“Dulu pengusaha harus pergi ke setiap departemen, satu dokumen, satu departemen. Sekarang cukup satu dokumen, dalam satu waktu, jadi akan memudahkan para pengusaha,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan.
Baca juga: Kata asosiasi soal daya saing ekspor produk perikanan beku

Dengan demikian, Susi meminta para pelaku usaha perikanan untuk jujur dan menaati regulasi, apalagi ia menemukan bahwa selama ini masih banyak data terkait ekspor yang tidak dilaporkan. 

Dalam beberapa kasus sebelumnya, ditemukan pelaporan ekspor yang nilainya tak sesuai dengan total volume dari produk yang diekspor. 

Dengan terobosan sistem pelaporan data ekspor itu, nilai pemberitahuan ekspor barang, dan nilai sertifikat kesehatan menjadi lebih sinkron sehingga mau tak mau, pengusaha harus tertib dalam melaporkan setiap data ekspor produk perikanannya.

“Bea cukai tidak akan menerima apabila nilainya beda dengan sertifikat kesehatan,” ujar Susi. 

Perikanan berkelanjutan
Susi juga secara getol berkampanye agar dunia menerapkan prinsip perikanan berkelanjutan. Prinsip tersebut, akan memaksa setiap negara untuk menerapkan kebijakan untuk menjaga lautan dari berbagai kerusakan.

Menteri Kelautan dan Perikanan itu juga berpesan agar pengusaha ikan hidup jangan lagi menerima hasil tangkapan dan menyuplai potassium ataupun bahan dinamit kepada nelayan untuk menangkap ikan.

Ia mengimbau pengusaha dan pelaku penangkapan ikan harus patuh dan tertib menjaga kelestarian untuk keberlanjutan usaha.

Selain itu, Susi juga mengimbau kepada pengusaha penangkapan untuk tidak melakukan alih muat di tengah laut atau transshipment dan penyelundupan ekspor perikanan ke luar negeri.

Apalagi, dengan melakukan ekspor raya perikanan secara serentak di lima lokasi, KKP telah menunjukkan betapa Indonesia sangat kuat sektor perdagangan kelautannya. 

Di tengah pasang surut neraca perdagangan Indonesia, sektor perikanan masih menjadi sektor yang menjanjikan sehingga sudah selayaknya Indonesia membangun sektor ini lebih baik sehingga mampu menjadi posisi pertama di dunia.

Baca juga: Menyelamatkan triliunan rupiah dari penyelundupan benih lobster

Ribuan bibit lobster hasil sitaan dilepasliarkan

Oleh Abdu Faisal
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penjualan mobil hibrid Toyota tumbuh pesat, ini kelebihannya

Tangerang (ANTARA) – Masyarakat Indonesia semakin meminati mobil hibrid seiring dengan pengetahuan dan makin banyaknya pilihan kendaraan jenis tersebut, sehingga berdampak pada penjualan mobil hibrid Toyota yang tumbuh pesat.

“Pada tahun 2017 rata-rata penjualan mobil hibrid Toyota hanya 14 unit per bulan, tapi tahun ini tumbuh pesat,” kata Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy pada Electrification-Day di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang, Banten, Jumat.

Pada Januari-Juni 2019, lanjut dia, penjualan kendaraan hibrid Toyota Grup, termasuk Lexus, rata-rata telah menembus 68 unit per bulan.

Sejak pertama kali memperkenalkan kendaraan hibrid di Indonesia lewat sedan Toyota Prius pada tahun 2009, hingga memasarkan model mobil hibrid lainnya seperti Toyota Alphard Hybrid, Toyota Camry Hybrid, Lexus LS600h, hingga terbaru Toyota C-HR Hybrid, TAM telah menjual sekitar 2.000 mobil bertenaga gasoline dan baterai listrik itu.

Penjualan mobil hibrid Toyota diyakininya bakal meningkat seiring dengan makin banyaknya varian hibrid yang dipasarkan Toyota dan edukasi serta meluasnya pemahaman konsumen tentang keunggulan mobil hibrid.

“Ada lima kelebihan (mobil) hibrid yang bisa menjadi pertimbangan konsumen di Indonesia,” kata Anton pada Electrification-Day di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di Tangerang itu.

Pertama, kata dia, konsumsi bahan bakarnya jauh irit dibandingkan mobil konvensional biasa.

Anton mencontohkan untuk dua model yang memiliki varian hibrid seperti Toyota Camry dan C-HR. Untuk konsumsi BBM sedan Camry biasa mencapai 13,1km/liter, sedangkan Camry hibrid konsumsi BBM-nya menembus 22,3 km/liter.

Sementara konsumsi BBM untuk C-HR biasa sebesar 12,3 km/liter dan C-HR hibrid mencapai 20,8 km/liter.

Kedua, emisi gas buang mobil hibrid sangat rendah, sehingga ramah lingkungan. Ia mencontohkan untuk C-HR bermesin konvensional emisi karbonnya 150 gram/km dan C-HR hibrid hanya 95 gram/km.

Demikian pula dengan Camry konvensional, lebih besar emisi gas buangnya dibanding Camry hibrid, masing-masing 148 gram/km dan 92 gram/km.

“Jadi teknologi hibrid bisa membuat penggunaan bahan bakar lebih efisien dan lebih ramah lingkungan,” kata Anton.

Ketiga, keempat, dan kelima, yang belum banyak diketahui oleh konsumen pengguna mobil di Indonesia, menurut Anton, adalah mobil hibrid lebih menyenangkan untuk dikemudikan.

“Fun to drivenya juga jauh lebih baik, akselerasinya lebih cepat. Kenyamanannya juga bertambah karena lebih hening,” kata Anton.

Yang juga tidak perlu dikhawatirkan, lanjut dia, biaya perawatan mobil hibrid tidak mahal, atau hampir sama dengan mobil konvensional.

Ia kembali mencontohkan Camry konvensional dan hibrid yang total biaya perawatan periodik selama 5 tahun masing-masing hanya Rp3,611 juta dan Rp3,758 juta per unit. Sedangkan C-HR konvensional dan hibrid masing-masing Rp3,333 juta dan Rp3,54 juta per unit.

“Memang butuh waktu bagi masyarakat Indonesia mengetahui lebih banyak tentang (keunggulan) mobil hibrid ini,” kata Direktur Pemasaran TAM lainnya Kazunori Minamide.

Oleh karena itulah, pihaknya akan intensif melakukan sosialisasi dan edukasi mobil hibrid.

Pewarta: R016
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2019

Program desa mandiri Merapi Garden

Sejumlah pengunjung menikmati suasana taman bunga Merapi Garden di Kampoeng Homestay Damandiri, Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (19/7/2019). Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) melalui program desa mandiri lestari memberikan bantuan kepada masyarakat setempat dengan membangun kawasan ‘homestay’ terpadu, dan taman bunga Merapi Garden guna meningkatkan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat desa tersebut. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.

Kaesang mampir ke booth Toyota, duduki Supra dan FCR Concept

Tangerang (ANTARA) – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, mengunjungi anjungan Toyota pada ajang Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2019, Jumat sore.

Kaesang yang berbisnis kuliner itu langsung menaiki kendaraan konsep Fine Comfort Ride Toyota (FCR). Ia juga memperlihatkan ketertarikannya pada Supra GR.

“Benar tadi ada Kaesang mampir di booth Toyota. Kaesang langsung duduk untuk menjajal kendaraan konsep kami, dan kami sempat jelaskan mengenai kendaraan masa depan yang ramah lingkungan dan juga multi fungsi,” ungkap Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto, Jumat malam.

Tidak hanya merasakan duduk di kendaraan konsep dari Toyota, anak dari Presiden Jokowi tersebut juga melihat-lihat kendaraan lainnya.

“Kami sempat perlihatkan beberapa produk baik yang teranyar seperti Toyota GR Supra dan juga ke MPV Alphard,” tambahnya.

Usai melihat Toyota Supra, Kaesang berkomentar “belum tahu enak atau tidak. Tapi bagus, pas banget.”

Setelah puas melihat-lihat berbagai kendaraan Toyota, Kaesang belum menentukan apakah akan membeli salah satu mobil itu.

“Cuma pengen saja, bukan berarti bakal beli,” kata dia, kemudian tersenyum.

Baca juga: Menjajal mobil listrik besutan Toyota Global

Baca juga: Toyota electric day rayakan sedekade hybrid, dukung program pemerintah

Baca juga: Yaris Rhythm hingga C-HR, sederet “dress up” menawan dari Toyota

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Produksi Migas di ONWJ mundur akibat gelembung gas

Jakarta (ANTARA) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan produksi Migas di sumur lapangan YY Blok Offshore North West Java (ONWJ) mundur akibat insiden munculnya gelembung gas.

“Ada satu hal yang terjadi sumur pengembangan YY-1 di ONWJ, itu kemungkinan besar akan bergeser tahun depan,” ujar Deputi Operasi SKK Migas ‎Fatar Yani Abdurrahman di Kantor SKK Migas, Jakarta, Jumat.

Fatar mengatakan mundurnya produksi Migas di ONWJ karena akan dilakukan pemulihan sumur serta pengeboran ulang. Sementara munculnya gelembung gas terjadi pada Jumat (12/7) di YYA-1 saat dilakukan pengeboran.

Saat ini Pertamina sebagai operator Hulu Energi ONWJ telah mengirim tim ahli untuk melakukan penyelidikan insiden tersebut. Menurutnya, yang menjadi prioritas adalah menurunkan perangkat penangkap tumpahan minyak agar tidak menyebar.

“Yang prioritas utamanya ketika minyak sudah mulai ke luar itu kita respon supaya minyak tak ke mana-mana,” kata dia.

Awalnya, SKK Migas menargetkan Lapangan YY bisa mulai berproduksi pada September 2019. Lapangan YY Blok ONWJ merupakan salah satu andalan untuk meningkatkan produksi migas.

Lapangan YY diproyeksi bisa memproduksi minyak sebesar 4.000 barel per hari dan gas sebanyak 25 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Seluruh hasilnya bakal dipakai untuk kebutuhan domestik dan industri di sekitar wilayah kerja PHE ONWJ.

“Kami berusaha menangani, sehingga bisa direcover sehingga sumur di lapangan YY ini bisa beroperasi kembali,” katanya.

Sebelumnya, Pertamina terus mengerahkan sumber daya terbaiknya untuk penanganan peristiwa yang terjadi di sekitar anjungan Lepas Pantai YY area Pertamina Hulu Energi ONWJ.

Tim-tim tersebut dilengkapi dengan lebih dari 20 kapal dan berbagai peralatan yang mendukung seperti oil boom dan puluhan drum dispersant.

Lokasi anjungan terletak sekitar 2 km dari pantai Utara Jawa, Karawang, Jawa Barat. PHE ONWJ telah mengaktifkan Incident Management Team (IMT) untuk menanggulangi kejadian tersebut.

SKK Migas dukung putra papua bekerja di sektor Migas

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aptrindo nilai penghapusan subsidi solar lebih efektif dari pembatasan

Untuk itu kami minta dibebaskan, kami minta kelancaran saja, kepastian pasokan

Jakarta (ANTARA) – Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menilai penghapusan subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar lebih efektif dari pembatasan penggunaan volume BBM jenis tersebut untuk truk.

“Lebih baik subsidi dicabut tapi tidak dibatasi karena akan berdampak kepada kepastian usaha,” kata Wakil Ketua DPP Aptrindo Kyatmaja Lookman usai diskusi terkait pembatasan BBM di Jakarta, Jumat.

Kyatmaja menjelaskan dengan berkurangnya ketersediaan BBM, maka utilisasi truk akan berkurang, seperti saat ini utilisasi truk berkurang dari 25 perjalanan per hari menjadi 15 perjalanan per hari.

Sementara itu, lanjut dia, industri menuntut peningkatan produktivitas. “Pabrik minta tambah truk, ini menambah beban kami,” katanya.

Kyatmaja memaparkan imbas harga BBM ke ongkos angkut sebesar 30-40 persen, namun ke harga barang hanya lima hingga enam persen.

Namun, dia mengatakan pihaknya tidak bisa intervensi kepada agen atau penjual yang langsung ke konsumer akhir (end user) terkait penetapan harga barang.

“Untuk itu kami minta dibebaskan, kami minta kelancaran saja, kepastian pasokan,” katanya.

Ketua DPP Aptrindo Gemilang Tarigan mengatakan pihaknya sudah menyampaikan langsung usulan tersebut pada rapat dengan pemangku kepentingan terkait di kantor Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang diikuti oleh PT Pertamina (Persero), PT AKR Corporindo Tbk dan DPP Hiswana Migas pada 15 Juli lalu.

Dalam pertemuan tersebut, BPH Migas menyampaikan perlunya pembatasan volume penggunaan BBM Solar bersubsidi terhadap truk barang yang memiliki roda di atas empat roda mengingat potensi adanya kelebihan kuota penggunaan jenis BBM tertentu/JBT (solar subsidi).

BPH Migas menyampaikan bahwa kuota tahun ini hanya cukup untuk pemakaian sampai dengan Oktober mendatang atau sekitar hanya cukup untuk tiga bulan saja, karena itu dinilai perlu adanya pembatasan penggunaan JBT solar subsidi.

Baca juga: Asosiasi pilih cabut subsidi solar angkutan barang, ketimbang dibatasi
 

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Keberadaan taman nasional tingkatkan kunjungan wisatawan

ANTARA – Dirjen Konservasi Alam Sumber Daya Alam dan Ekositem (KSDAE) Kementerian LHK berharap keberadaan taman nasionbal dan taman wisata alam, yang terkelola secara baik, mampu meningkatkan kunjungan wisatawan. Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam berlangsung di  Nusa Dua, Bali, 19-21 Juli 2019. (Pande Yudha/ Soni Namura/ Edwar Mukti) 

Pemasangan jembatan Bailey di bantaran sungai Pohara

ANTARA –  Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XXI  memulai pemasangan jembatan Bailey di ruas jalan yang terputus akibat longsor di bantaran sungai Pohara, kabupaten Konawe,Sulawesi Tenggara. Proses pemasagan jembatan diperkirakan rampung dalam waktu 10 hari. (Saharudin/ Dudy Yanuwardhana/ Edwar Mukti)

Toyota ungkap keunggulan mesin hybrid

Jakarta (ANTARA) – PT Toyota Astra Motor (TAM) beberkan lima keunggulan kendaraan bermesin hibrida (hybrid) dibandingkan kendaraan konvensional.

“Terdapat lima keunggulan dari kendaraan hybrid di antaranya, fuel eficiency, fun to drive, comfortable, good for environment dan easy affordable maintanance,” ungkap Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmy Suwandi di ICE BSD, tangerang, Jumat.

Dalam kesempatan yang sama ia juga menjelaskan, bahwa tahun adalah momen yang spesial bagi konsumen karena tidak cuma bisa melihat kendaraan hybrid, melainkan bisa merasakan dan memilikinya.

“Tahun ini memang tahun yang sangat menarik untuk kendaraan elektrifikasi, termasuk hybrid karena konsumen tidak hanya bisa merasakan, melihat namun bisa membeli kendaraan tersebut,” kata dia.

Lima keunggulan tersebut antara lain:

1. Irit bahan bakar

Keunggulan utama kendaraan hybrid adalah efisiensi bahan bakar. Anton mengambil contoh kendaraan C-HR konvensional mengonsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 12,3km/l. Sedangkan versi hybrid lebih irit dengan 20,8km/l.

“Hal ini adalah kelebihan yang sangat nyata yang bisa dirasakan langsung oleh konsumen,” kata Anton.
  Toyota CHR Hybrid. (ANTARA News/Alviansyah P)

2. Fun to Drive

“Pengalaman saya sendiri saat menggunakan hybrid, instan akselerasi bisa kita rasakan secara langsung. Karena memang ada power dari baterainya jadi ada dua sumber power yang kita rasakan dari mesin maupun dari baterai,” jelas Anton.

“Jadi misal kita bandingkan C-HR hybrid dan konvensional, untuk yang konvensional dari 0 sampai 50km/h dapat menempuh 4.78 detik, sedangkan C-HR hybrid 0-50km/h membutuhkan waktu 4.12 detik,” ujar dia, menambahkan bahwa hybrid memberikan percepatan lebih baik dibanding konvensional.

3. Comfortable

Mesin hybrid memberikan sensasi keheningan tersendiri, ditambah getaran mesin yang sangat minim sehingga memberikan kenyamanan bagi pengendara.

“Sebuah penelitian menerangkan, jika kendaraan hybrid melewati sebuah perpustakan, kendaraan itu tidak akan mengganggu orang-orang yang ada di dalamnya karena sangat senyap. Kendaraan ini memberikan kesenyapan hingga 50 persen dibanding konvensional,” kata dia.
  Mesin Toyota Camry Hybrid (ANTARA News/Try Reza Essra)

4. Good for Environment

Ramah lingkungan adalah salah satu misi yang diusung para produsen dan pengguna mobil hybrid. Anton menjelaskan, kendaraan berjenis hibrida mengeluarkan polutan yang lebih sedikit.

“Jika bandingkan dengan C-HR konvensional itu gas buangnya mencapai 150 g co2/km, sedangkan untuk C-HR hybrid gas buangnya jauh lebih sedikit 95 g co2/km.”

5. Perawatan mudah dan terjangkau

“Sebenernya biaya perawatan dari kendaraan hybrid tidak jauh berbeda dengan kendaraan konvensional,” kata Anton.

Ia mencontohkan Toyota Camry konvensional perawatan service berkala 5 tahun biayanya Rp3,6 juta sedangkan untuk Camry Hybrid cuma Rp100 ribu lebih mahal yakni, Rp3,7 juta, sedangkan proses pengerjaan relatif sama.

“Tahun ini kami mengerjakan produk PHEV. Produk ini akan lebih baik lagi performanya, kita lihat dari emisi gas buang nya lebih rendah dibawah 100g c02/km. Di sini contohhnya Prius PHEV gas buangnya hanya 28g co2/km jadi sangat rendah sekali,” tutupnya.

Baca juga: Menjajal mobil listrik besutan Toyota Global

Baca juga: Toyota electric day rayakan sedekade hybrid, dukung program pemerintah

Baca juga: Yaris Rhythm hingga C-HR, sederet “dress up” menawan dari Toyota

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Kementan ajak petani gunakan teknologi panen jeruk sepanjang tahun

Sebenarnya Kementan sudah menemukan model budi daya jeruk yang bisa dipanen sepanjang tahun lewat penggunaan teknologi pembuahan jeruk

Malang (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong petani untuk menerapkan teknologi budi daya jeruk yang bisa dipanen sepanjang tahun untuk memacu produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Badan Litbang Fadjry Djufry di Batu, Jawa Timur, Jumat, mengatakan untuk mewujudkan produktivitas jeruk meningkat dan bisa dipanen sepanjang tahun, diperlukan model budi daya jeruk yang tepat.

“Sebenarnya Kementan sudah menemukan model budi daya jeruk yang bisa dipanen sepanjang tahun lewat penggunaan teknologi pembuahan jeruk, yakni Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun (Bujangseta),” kata Fadjry di sela Bincang Asyik Pertanian Indonesia.
.
Ia menerangkan Bujangseta tahun ini sudah banyak dikembangkan di Banyuwangi dan Malang. Harapannya, tahun depan bisa dikembangkan di sentra-sentra produksi jeruk di seluruh Indonesia, seperti di Medan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan. “Paling tidak nanti ada 10 sentra jeruk yang akan dikembangkan,” katanya.

Penggunaan teknologi Bujangseta tersebut, lanjutnya, nantinya melibatkan komponen petani sehingga bisa cepat ditularkan ke masyarakat. Penanaman Jeruk Siam maupun Keprok dengan teknologi pembuahan Bujangseta di 10 daerah nantinya ditanam di demplot milik Kementan dengan anggaran Rp2 miliar.

“Daerah mestinya mendukung program tersebut karena untuk kemajuan daerah itu sendiri. Dengan model pembuahan ini, pola pembuahan bisa sepanjang tahun, minimal enam bulan. Itu yang kita harapkan, bahkan tidak hanya untuk jeruk tapi juga buah lainnya agar ketersediaannya bisa sepanjang tahun,” tuturnya.

Jika program tersebut berhasil, hampir semua komoditas buah-buahan bisa panen sepanjang tahun. “Ini harapan kita, buah kita bisa panen sepanjang tahun dan ini yang kita dorong terus,” ujarnya.

Di Indonesia saat ini ada 250 varietas jeruk dari dua jenis jeruk, yakni Keprok dan Siem. Dengan teknologi baru, biaya produksi sekitar Rp3.000 per kilogram, sedangkan dengan teknologi lama justru lebih mahal, yakni Rp5.000 per kilogram. Total produksi jeruk dengan yang dibudidaya melalui teknologi Bujangseta lebih banyak, yakni dua kali lipat lebih.

Sementara itu, peneliti Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balijestro), Sutopo mengatakan dengan jumlah produksi jeruk nasional saat ini sebenarnya bisa mencukupi kebutuhan jeruk dalam negeri.

Jeruk nasional masih dikonsumsi dalam negeri dan sebagian kecil memang impor. Hal itu terjadi karena produksi jeruk tidak bisa terjadi sepanjang tahun.

“Panennya Mei-Juli sedangkan bulan lain kosong. Akhirnya kita impor,” kata Sutopo.

Permintaan ekspor jeruk nasional, lanjutnya, sebenarnya ada dari beberapa negara, seperti Timur tengah, Thailand, dan Malaysia, namun belum bisa memenuhi permintaan tersebut.

Saat ini produksi jeruk nasional mencapai 2,2 juta ton per tahun, sedangkan untuk kebutuhan konsumsi jauh di bawah itu, tidak sampai 2,2 juta ton.

Baca juga: Teknologi “Bujangseta” tingkatkan produksi jeruk Indonesia

Jabar puji Kementerian Pertanian karena peduli santri

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019