Pemudik di Terminal Induk Bekasi turun sembilan persen

Bekasi (ANTARA) – Jumlah pemudik Lebaran 2019 yang menggunakan bus di Terminal Induk Kota Bekasi, Jawa Barat mengalami penurunan sebesar sembilan persen dari tahun sebelumnya.

“Penurunan jumlah pemudik sebanyak 6.895 penumpang atau sembilan persen,” kata Penanggung Jawab Terminal Induk Bekasi, Robin, Sabtu.

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Induk Bekasi, tercatat sebanyak 77.258 orang menggunakan bus pada tahun 2018. Sementara tahun ini hanya 70.363 penumpang.

Robin mengaku tidak bisa memastikan penyebabnya, namun diperkirakan penurunan jumlah pemudik tahun ini dikarenakan banyaknya program mudik gratis.

“Bisa jadi pemudik banyak pakai kendaraan pribadi, mungkin juga penurunan ini karena banyaknya program mudik gratis yang diselenggaralan berbagai pihak pada tahun ini,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, pemudik di Terminal Induk Kota Bekasi didominasi oleh penumpang dengan tujuan keberangkatan dalam provinsi seperti Garut, Tasik, Bandung, dan Majalengka, Jawa Barat.

“Di Terminal Bekasi kebanyakan mereka yang berangkat ke Periangan, Jawa Barat. Ada sebagaian kecil ke Sumatera dan Jawa Tengah atau Jawa Timur,” katanya.

Sopir Bus Dedy Jaya dengan rute Bekasi-Slawi, Badrun (40) mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, pada periode mudik Lebaran tahun ini jumlah penumpang mengalami penurunan drastis.

“Tahun ini turun drastis, bisa sampai 40 persen. Bus paling isinya 35 orang, kalau tahun lalu bisa mencapai 60 orang,” ungkapnya.

Untuk armadanya saja, Badrun mengaku pada tahun lalu PO Dedy Jaya tujuan Slawi bisa memberangkatkan hingga 15 sampai 20 bus dalam sehari tapi tahun ini hanya sekitar delapan bus per hari.

“Turun bangetlah, masih ramai itu palingan tujuan dalam provinsi, seperti ke Tasikmalaya atau Garut. Sumatera sama Jawa jarang,” tandasnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bekasi berangkatkan 1.500 pemudik

Baca juga: Belasan bus di Terminal Bekasi tidak laik jalan

Gubernur Jabar apresiasi sinergitas TNI-Polri amankan mudik Lebaran

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Festival Internasional Budaya Dayak Bidayuh diminati wisman Malaysia

Nyobeng, International Dayak Bidayuh Culture Festival, Cross Border Tourism digelar 14-16 Juni 2019. Pada hari ini dipadati baik wisatawan nusantara maupun wisman utamanya dari negara tetangga Malaysia, ramai hadir menyaksikannya

Pontianak (ANTARA) – Agenda wisata di Kabupaten Bengkayang berupa Festival Internasional Budaya Dayak Bidayuh yang berangkat dari ritual adat Dayak Bidayuh Desa Hlibuei Dusun Sebujit yang dikenal Nyobeng mampu menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) terutama dari Malaysia.

Letak Sebujit dari pusat kota Bengkayang berjarak sekitar 72 kilometer. Dengan lokasi Kabupaten Bengkayang yang berbatasan darat langsung dengan Malaysia, menjadi peluang besar untuk mendatangkannya. Terbukti saat acara, mereka antusias hadir.

“Nyobeng, International Dayak Bidayuh Culture Festival, Cross Border Tourism digelar 14-16 Juni 2019. Pada hari ini dipadati baik wisatawan nusantara maupun wisman utamanya dari negara tetangga Malaysia, ramai hadir menyaksikannya,” ujar Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bengkayang, I Made Putra Negara saat dihubungi di Bengkayang, Sabtu.

Ia menyebutkan melalui Nyobeng juga dapat mempersatukan masyarakat Dayak Bidayuh Perbatasan Bengkayang dan masyarakat Bidayuh Perbatasan Serawak Malaysia.

“Nyobeng dilaksanakan guna menghormati roh leluhur kampung yang menghuni hutan dan gunung, roh leluhur dianggap telah memberikan rejeki yang melimpah, menjaga penduduk dari ancaman musuh dan penyakit,” papar dia.

Meskipun akses festival tersebut terbilang sulit karena infrastruktur yang sangat minim, tidak adanya listrik, pasokan air dan sinyal telepon selular, namun tidak menyurutkan niat para wisatawan dan peserta pesta adat untuk hadir. Ketua Asita Kalbar berfoto dengan wisman asal Eropa di acara  Festival Internasional Budaya Dayak Bidayuh di Dusun Sebujit, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Dedi)
Sementara itu, Ketua Asosiasi perjalanan wisata (Asita) Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra yang hadir mengapresiasi sekaligus salut karena disambut antusias.

“Kegiatannya bagus karena mengangkat budaya lokal yang mengakar di kedua negara yaitu Malaysia dan Indonesia. Sehingga banyak warga Malaysia dan beberapa turis asing dari Eropa yang juga datang. Format Cross Border Tourism nya tepat. Kita sangat terkesan dan apresiasi,” jelas dia.

Menurutnya Kalimantan Barat memiliki kekayaan budaya dan obyek wisata menarik dan memang harus terus digali seperti kegiatan Internasional Dayak Bidayuh Culture Festival.

“Kita kaya akan budaya dan obyek wisata. Tinggal kemauan pemerintah daerah dan masyarakatnya. Kami dari agen perjalan siap mendukung untuk menjual dan mempromosikannya ke luar,” papar dia.

Polda Kalbar Amankan 17 Kg Sabu dari Malaysia

Pewarta: Dedi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekspor Kaltim pada April 2019 Rp18,66 triliun

Samarinda (ANTARA) – Nilai ekspor berbagai komoditas baik migas maupun nonmigas dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke sejumlah negara tujuan pada April 2019 mencapai 1,33 miliar dolar AS, setara dengan Rp18,66 triliun jika rata-rata 1 dolar AS sama denganRp14.000.

“Nilai ekspor sebesar itu mengalami penurunan 11,89 persen ketimbang bulan sebelumnya (Maret) yang mencapai 1,51 miliar dolar AS,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Atqo Mardiyanto di Samarinda, Sabtu.

Penurunan ekspor pada April 2019 dipengaruhi oleh turunnya ekspor komoditas minyak dan gas (migas) maupun nonmigas, yakni ekspor migas pada April tercatat 89,57 juta dolar atau turun 63,33 persen ketimbang Maret yang tercatat 244,28 juta dolar.

Sedangkan ekspor komoditas nonmigas pada April sebesar 1,24 miliar dolar, terjadi penurunan 1,98 persen ketimbang bulan sebelumnya yang sebesar 1,26 miliar dolar.

Ia melanjutkan, komoditas nonmigas yang diekspor Kaltim pada April antara lain lemak dan minyak hewani atau nabati tercatat 74,65 juta dolar, atau naik 50,62 persen ketimbang bulan sebelumnya yang sebesar 49,56 juta dolar.

Kemudian ekspor pupuk tercatat 31,68 juta dolar atau naik siginifikan sebesar 78,39 persen ketimbang bulan sebelumnya yang tercatat 17,76 juta dolar, bahan kimia anorganik sebesar 18,09 juta dolar atau turun 7,71 persen ketimbang bulan sebelumnya.

Selanjutnya adalah ekspor kayu, barang dari kayu, dan arang yang tercatat 8,85 juta dolar, terjadi kenaikan 21,71 persen ketimbang bulan sebelumnya yang senilai 7,28 juta dolar.

Atqo melanjutkan, berbagai negara tujuan eskpor oleh Kaltim pada April 2019 untuk komoditas migas antara lain ke Jepang senilai 30,64 juta dolar, mengalami penurunan drastis hingga minus 75,05 persen ketimbang bulan sebelumnya yang sebesar 122,84 juta dolar.

Kemudian ekspor migas ke Malaysia tercatat 27,6 juta dolar, ke Thailand sebesar 21,14 juta dolar, dan ekspor migas ke Tiongkok pada April tercatat Rp10,19 juta dolar atau turun 84,87 persen ketimbang bulan sebelumnya yang tercatat 67,37 juta dolar.

“Untuk eskpor nonmigas pada April antara lain ke Tiongkok 337,41 juta dolar, India 308,6 juta dolar, Malaysia 114,94 juta dolar, Pilipina 77,19 juta dolar, Taiwan 76,97 juta dolar, Jepang 69,55 juta dolar, dan ke Thailand tercatat 58,19 juta dolar,

Baca juga: Ekspor Kaltim Januari-Maret Rp57,99 triliun

Baca juga: Pupuk Kaltim bantu tingkatkan ekspor kerapu

Ma’ruf Amin optimistis menang di MK

Pewarta: M.Ghofar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Investasi triwulan I Kaltim terealisasi 25,42 persen

Samarinda (ANTARA) – Nilai investasi yang masuk ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada triwulan I-2019 tercapai 25,42 persen, yakni dari target yang ditetapkan sebesar 36,35 triliun hingga akhir 2019, namun sudah tercapai Rp9,24 triliun sehingga diyakini target itu akan tercapai.

‘Mengingat perekonomian Kaltim yang terus tumbuh positif, tentu kami optimistis target tersebut akan tercapai, bahkan bisa terlampaui,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kaltim Abdullah Sani di Samarinda, Sabtu.

Menurutnya, realisasi investasi yang mencapai Rp9,24 triliun itu terdiri atas realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp7,16 triliun dengan 257 proyek yang dikerjakan, kemudian realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) 138,52 juta dolar AS atau sebesar Rp2,08 triliun dengan 170 proyek yang masuk.

Capaian realisasi investasi pada triwulan I-2019 ini lebih tinggi 93,71 persen (year on year) jika dibandingkan dengan triwulan I tahun sebelumnya.

Realisasi investasi tahun ini, laanjutnya, berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim triwulan I-2019 yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,36 persen, lebih tinggi ketimbang triwulan yang sama tahun 2018 (yoy) yang hanya tumbuh 1,77 persen.

Ia juga mengatakan bahwa Bank Indonesia Provinsi Kaltim memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kaltim pada 2019 akan lebih tinggi pada kisaran 2,8 persen plus minus 1 persen, sehingga pihaknya optimis investasinya juga akan terus bertambah.

“Optimisme perekonomian Kaltim yang terus tumbuh ditambah dengan kondusifitas daerah yang terjaga, tentu akan mempengaruhi pertumbuhan investasi sehingga pencapaian target realisasi investasi yang sebesar Rp36,35 triliun, diprediksi akan tercapai bahkan bisa melampaui,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa nilai investasi triwulan I-2019 merupakan realisasi investasi langsung yang dilakukan selama 3 bulan berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) perusahaan PMA dan PMDN yang diinput secara daring (online).

“Nilai investasi yang dihitung berdasarkan LKPM daring berasal dari perusahaan PMA dan PMDN di luar investasi migas, perbankan, lembaga keuangan nonbank, asuransi, sewa guna usaha, dan dari industri rumah tangga,” ucap Sani. 

Baca juga: Ini target realisasi investasi 2019 di Kaltim

Baca juga: Kabupaten Kutim berkontribusi tertinggi dalam investasi PMA di Kaltim

MBCC Malaysia akan datangkan ratusan investor ke Kota Bandung

Pewarta: M.Ghofar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konsumsi ikan warga Kota Bekasi 22 kuintal sehari

Bekasi (ANTARA) – Tingkat konsumsi ikan warga Kota Bekasi, Jawa Barat mencapai 22 kuintal per hari, yang terdiri atas 20 kuintal ikan lele dan dua kuintal ikan gabus.

Kedua jenis ikan ini menjadi salah satu makanan favorit warga Kota Bekasi yang berpenduduk 2,7 juta jiwa itu.

“Sehari-hari, pasokan kedua jenis ikan tersebut mencapai 22 kuintal,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Momon Sulaeman‎ di Bekasi, Sabtu.

Namun saat libur Lebaran, pasokan kedua jenis ikan tersebut sempat turun menjadi 15 kuintal per hari. Hal itu lantaran para pemasok ikan ke Kota Bekasi banyak yang mudik Lebaran, sehingga pasokan ikan belum stabil.

“Memang ada penurunan stok saat libur Lebaran ini, karena belum stabilnya pasokan ikan dari berbagai daerah di luar Kota Bekasi,” kata dia.

Menurut Momon, selama ini pasokan ikan lele dan gabus yang dikonsumsi warga Kota Bekasi berasal dari wilayah Sukabumi, Lampung, dan Palembang.

“Ke depan, pemerintah daerah akan membangun kolam benih ikan agar pasokan ikan tetap stabil meskipun memasuki periode libur Lebaran,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya mengaku telah menyiapkan lahan yang dibutuhkan untuk membangun kolam benih ikan di Kecamatan Jatiasih dan Bantargebang dengan luas total mencapai tiga hektare lebih.

“Kami akan kaji lebih lanjut lagi untuk penyediaan benih ikannya,” imbuhnya.

Sementara untuk pasokan beras sejak Ramadhan hingga libur Lebaran ini diakuinya masih relatif aman, tidak ada penurunan pasokan.

“Kota Bekasi masih memiliki lumbung sawah yang luas mencapai dua hektare. Saat Idul Fitri, pemerintah daerah hanya menyumbang 16 persen dari stok yang ada dari sawah sendiri,” tandas dia.

Pengamat sosial dari Universitas Islam ’45, Tatik Yuniarti menambahkan, minimnya persedian pangan dapat berdampak terhadap kenaikan harga dan inflasi di daerah.

“Pemerintah Kota Bekasi sudah seharusnya menyediakan pasokan ikan di wilayahnya, seperti ikan gabus yang menjadi masakan khas Kota Bekasi‎, gabus pucung,” kata Tatik.

Baca juga: Volume sampah Kota Bekasi naik 200 ton per hari setelah Lebaran

Baca juga: 100.000 pendatang diprediksi “serbu” Bekasi usai Lebaran

Insinerator tanpa asap karya warga Bekasi

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Informasi Lion Air berhutang Rp614 miliar ditanggung oleh masyarakat, ini penjelasannya

Jakarta (ANTARA/JACX) – Dalam sebuah unggahan di media sosial diinformasikan bahwa maskapai penerbangan Lion Air memiliki hutang Rp614 miliar kepada perusahaan pembuatan pesawat terbang dan pembayarannya dibebankan kepada masyarakat Indonesia. Dalam unggahan itu disertai dengan potongan berita yang seolah-olah mendukung narasi tersebut.

Klaim   :  Maskapai Lion Air memiliki hutang kepada perusahaan pembuat pesawat dan ditanggung pembayarannya oleh masyarakat.
Rating :   Salah/Misinformasi

Penjelasan

PT Lion Mentari Airlines membantah pemberitaan utang atau potensi utang, serta utang atau potensi utang yang akan menjadi beban pihak lain, senilai Rp614 triliun untuk pembelian pesawat.

“Informasi utang atau berpotensi utang serta akan menjadi beban pihak lain adalah tidak benar,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/6).

Namun, Ia membenarkan bahwa pihaknya memesan armada lebih dari 800 pesawat udara dari berbagai pabrikan pesawat (aircraft manufacture) di seluruh dunia.

Saat ini, Lion Air Group telah menerima lebih dari 340 pesawat dari total pesanan tersebut dan sudah mengoperasikannya di tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Danang mengatakan dalam pengadaan pesawat udara dilakukan menggunakan berbagai metode atau cara karena tidak semua pesawat diperoleh dengan cara meminjam dana.

Kedua, pesanan pesawat udara tersebut, tidak semua akan dioperasikan di Indonesia.

Ketiga, pengadaan pesawat tidak dijamin oleh siapapun dan tidak menjaminkan siapapun, kecuali Lion Air sendiri yang bertanggung awab atas pengadaan pesawat yang dilakukan dengan jaminan aset perusahaan, termasuk pesawat yang dibeli. Apabila pesawat tersebut disewa, maka tidak diperlukan adanya jaminan

Cek fakta: Lion bantah utang Rp614 triliun untuk pembelian pesawat
  Tangkapan layar klarifikasi hoaks subdit pengendalian konten internet Kementerian Komunikasi dan Informatika

Pascapemilu, Polri imbau masyarakat tak terlibat hoaks

Pewarta: Tim Jacx dan Kominfo
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Varietas lokal Padang Pariaman dapat pengakuan Kementan

Pariaman (ANTARA) – Sebanyak lima varietas lokal Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat mendapatkan pengakuan Kementerian Pertanian untuk dimanfaatkan petani dalam meningkatkan perekonomiannya.

“Pengakuan tersebut untuk menyatakan bahwa varietas itu hanya ada di Padang Pariaman,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Padang Pariaman Yurisman Yakub di Parit Malintang, Sabtu.

Ia menyebutkan lima varietas lokal tersebut yaitu padi putiah Padang Pariaman Anai (Papanai), durian talantam Kayu Tanam, durian Kunyik Patamuan, jambu biji piraweh Ampalu, dan pinang wangi.

Varietas tersebut hasil pengembangan pihaknya bersama pihak terkait sehingga ditemukan jenis tanaman unggul.

“Ini merupakan inovasi kami untuk meningkatkan perekonomian petani di Padang Pariaman,” kata dia.

Ia menyampaikan keunggulan varietas tersebut, yaitu mulai dari biji atau buah yang dihasilkan lebih banyak, tahan hama, dagingnya tebal, dan rasa lebih enak.

“Ini tentu pontesi yang dapat dimanfaatkan petani guna meningkatkan perekonomiannya,” kata dia.

Ia menyebutkan potensi yang dapat dimanfaatkan petani di daerah itu yaitu mulai dari menanam di lahan masing-masing serta sebagai tempat pembibitan untuk dijual kepada sejumlah pihak.

Ia menyampaikan tahun pengakuan dari Kementerian Pertanian untuk masing-masing varietas tersebut berbeda-beda, sesuai dengan waktu pengusulan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kepada kementerian tersebut.

Yurisman merinci untuk jambu biji piraweh Ampalu mendapatkan pengakuan pada 2015, pinang wangi 2017, padi putiah Papanai 2018, serta durian talantam Kayu Tanam dan durian Kunyik Patamuan pada Februari tahun ini.

Lindungi petani durian banten dengan sertifikasi benih

Pewarta: Altas Maulana
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Meniti jalan jadikan Hutan Bakau Tongke-Tongke magnet wisata Sinjai

Memang awalnya kami menanam bakau ini untuk melindungi rumah kami dari abrasi yang dipicu terpaaan ombak besar

Sinjai (ANTARA) – Kalau ada slogan dan lagu “nenek moyangku seorang pelaut”, kiranya ini tidak terlepas dari kehidupan masyarakat di kaki Pulau Sulawesi yang berbentuk seperti huruf K yakni Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Kabupaten Sinjai yang terletak sekitar 190 km dari Kota Makassar atau sekitar lima jam perjalanan darat lewat Jalan Poros Makassar menuju jalan poros Kabupaten Maros, Bone, dan selanjutnya tiba di Kabupaten Sinjai.

Sepanjang jalan menuju Sinjai, terpapar pemandangan yang menarik melintasi pegunungan karst (batu kapur) dan gugusan pegunungan Bulu Saraung di Kabupaten Maros dan Bone.

Kabupaten yang bertetangga Kabupaten Bone ini memiliki jumlah penduduk sekitar 234.886 jiwa didominasi Suku Bugis dan wilayahnya terdiri dari sembilan kecamatan dengan 88 desa/kelurahan dan sebanyak 13 desa/kelurahan di antaranya merupakan wilayah pesisir dengan panjang garis pantai sekitar 41,06 km dan 17,36 km wilayah kepulauannya.

Di Sinjai juga terdapat 10 pulau dan satu pulau di antaranya belum terdaftar. Sedang yang berpenghuni delapan pulau dan sisanya belum berpenghuni. Jumlah penduduk pesisirnya tercatat sebanyak 64.667 jiwa berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sinjai 2017.

Secara morfologi daerah ini 55,5 persen terdiri dari daratan tinggi dengan medan berbukit, bergelombang, hingga bergunung. Sementara secara klimatologi terletak pada sisi musim timur yang musim basah jatuh pada April – Oktober dan bulan kering Oktober – April.

Untuk wilayah pesisir Kabupaten Sinjai, sebagian berada di Kecamatan Sinjai Timur dengan lima desa yakni Desa Samataring, Tongke-Tongke, Panaikang, Pasimarannu dan Desa Sinjai.

Dari lima desa tersebut, Desa Tongke-Tongke namanya sempat menasional ketika penghargaan bidang lingkungan yakni Kalpataru diberikan pada pemrakarsa hutan mangrove (bakau) H Taiyeb pada era Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto pada 1995.

Sejak saat itu, nama Desa Tongke-Tongke berikut hutan bakaunya mulai dikenal dan menjadi perbincangan di tingkat nasional sebagai contoh yang patut direplikasi oleh daerah pesisir lainnya di Indonesia.

Lelaki yang 24 tahun silam menerima penghargaan Kalpataru di Istana Merdeka ini,  pada usianya yang sudah di atas 70 tahun masih tetap bersemangat mengembangkan tanaman ataupun bibit bakau untuk ditebar di wilayah pesisir.

“Memang awalnya kami menanam bakau ini untuk melindungi rumah kami dari abrasi yang dipicu terpaaan ombak besar,” kenang H Taiyeb.

Usaha itu ternyata membuahkan hasil karena pemukiman warga sudah bebas dari abrasi pantai. Selain itu warga setempat mendapatkan keuntungan karena menjadikan biota laut di tanaman bakau sebagai sumber penghasilan keluarga, di samping ada pula yang berjualan di kawasan hutan bakau Tongke-Tongke.

Usaha pembibitan tanaman bakau ini menjadi tambahan penghasilan keluarga saat mereka tidak melaut karena musim ombak atau kondisi cuaca ekstrem.

Sebagai gambaran jika lima tahun silam harga bibit tanaman bakau masih Rp1.000 per bibit, kini sudah mencapai Rp2.000 per bibit dan biasanya mitra atau perusahaan memesan ratusan hingga ribuan bibit.

Manfaat lainnya yang berdampak langsung pada warga Desa Tongke-Tongke adalah air sumur kadar yang garamnya terus menurun. Padahal 10 tahun silam air sumur di desa itu asinnya sama saja dengan air laut, sehingga tidak dapat diminum, mandi, atau digunakan membilas pakaian.

Alhamdulillah sudah banyak perubahan dengan adanya bakau ini,” ujar lelaki bersahaja ini yang mendorong lahirnya Kelompok Sadar Wisata Aku Cinta Indonesia (ACI) di Kabupaten Sinjai pada 1987, yang kemudian dilanjutkan oleh Zainuddin selaku Ketua ACI.

Khusus untuk pembibitan, Taiyeb mengakui masih menjadi pelopor untuk mengembangkan bibit tanaman bakau di lapangan. Ia tidak lupa melibatkan masyarakat setempat terutama yang tidak memiliki pekerjaan seperti ibu-ibu yang sudah menyandang status janda. Dari upah pembibitan itu mereka dapat membiayai pendidikan anak-anak.

Hal itu diakui Kepala Desa Tongke-Tongke H Sirajuddin. Menurut dia, hampir 80 persen penduduknya menggantungkan hidup dari hasil laut.

Kendati demikian, lanjut dia, pada musim tertentu warga Tongke-Tongke juga bertani sambil mengembangkan tanaman bakau sebagai tambahan penghasilan keluarga.

“Kalau musim tanam mereka menjadi petani, setelah itu mereka melaut, pada waktu-waktu tertentu juga mengembangkan bakau untuk menjaga wilayahnya dari abrasi,” kata Sirajuddin yang mengaku tumbuh dan besar di daerah itu, sehingga hafal betul kondisi di wilayahnya selaku pemerintah desa.

Kendati jabatan sebagai Kepala Desa Tongke-Tongke baru dijabat pada Desember 2016, namun semasa pemerintahannya belum ada bantuan dana kemitraan. Dengan demikian, untuk pemeliharaan bakau dan pengembangannya hanya dilakukan atas swadaya masyarakat setempat.

Sementara pada tahun lalu sudah diujicobakan untuk menarik retribusi dari objek wisata Mangrove Tongke-Tongke, yang diawali dengan kesepakatan bahwa jika berhasil nanti maka akan dibagi untuk masuk kas Pemda, masyarakat pengelola hutan mangrove (ACI), dan pemerintahan desa.

Namun setelah proses uji coba itu berjalan, retribusi yang diperoleh sebesar Rp300 juta itu tidak menyentuh ke masyarakat secara langsung. Alasan dari pihak pengelola objek wisata itu yakni Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, karena belum ada regulasi yang mengatur adanya pembagian retribusi.

Kades Tongke-Tongke ini juga belum menemukan titik temu antara keinginan masyarakat yang ingin memperoleh apresiasi dari hasil usahanya mengembangkan hutan bakau secara turun-temurun, dengan kekhawatiran pihak pemerintah membagi dana retribusi yang belum memiliki regulasi, karena dinilai akan menjadi temuan di lapangan.

“Jembatan kayu yang rusak itupun pusat yang memberikan bantuan ketika Menteri Kelautan dan Perikanan Susi datang berkunjung,” katanya.

Mengenai karcis retribusi untuk pengujung ke Tongke-Tongke sebesar Rp5.000 per orang itu, seyogyanya karcis yang dibuat Pemda juga diketahui pemerintah desa, sehingga memudahkan fungsi kontrolnya.

Untuk pengembangan hutan bakau tahun ini, diakui ada pro kontra dari masyarakat Desa Tongke-Tongke, sehingga pengerjaan proyek itu penuh dengan kehati-hatian dan harus duduk bersama antara pihak pemerintah dan masyarakat.
  Produksi ikan pesisir Dua nelayan memindahkan ikan ke dalam bakul pengangkut di pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Selasa (4/10). Data Dinas Kelautan dan Perikanan setempat menyebutkan, pada tahun 2010 produksi ikan di kabupaten itu mencapai 25.608 ton atau sekitar 70 ton ikan segar perharinya. Sebagian produksi ikan segar itu, juga banyak di ekspor ke luar negeri, untuk jenis ikan tertentu. (FOTO ANTARA/Muhamad Nasrun/Koz/pd/11)

Potensi Perikanan

Selaku pemerintah desa, Kepala Desa Tongke-Tongke H Sirajuddin mengaku sangat mendukung upaya menjadikan Tongke-Tongke sebagai desa wisata.

“Hanya saja ke depan diharapkan tidak ada ketersinggungan dalam menata hutan bakau ini, karena semua untuk kepentingan bersama,” katanya.

Dia sendiri berharap agar masyarakat desa terus melestarikan hutan bakau ini, apalagi masyarakat Desa Tongke-Tongke sudah paham betul manfaat bakau dalam kehidupan mereka.

Bahkan BUMDes yang ada siap membantu pengelolaan wisata Tongke-Tongke, sehingga peranan BUMDes bukan hanya mengelola dana simpan pinjam warga saja seperti yang dilakukan selama ini.

Potensi lain yang dimiliki Desa Tongke-Tongke ini sebagai salah satu desa di Kecamatan Sinjai Timur turut berkontribusi terhadap volume produksi sektor perikanan tangkap yang rata-rata 13.036 ton per tahun dan hasil tambak sebesar 9.204 ton per tahun berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan Sinjai.

Alat tangkap yang digunakan masyarakat nelayan di daerah itu pun bervariasi mulai dari tanpa perahu, perahu tanpa motor, perahu motor tempel hingga kapal mesin dengan kapasistas 5 hingga 30 Gross Ton (GT).

Menurut salah seorang nelayan Desa Tongke-Tongke Amiruddin yang ditemui di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Lappa, kalau dulu nelayan di desanya hanya mencari ikan di sekitar Sinjai, karena masih banyak ikan dan biota laut di kawasan Mangrove yang dapat memberikan penghasilan yang memadai.

Namun beberapa tahun terakhir sebagian nelayan di desanya lebih jauh mencari ikan, bahkan ada yang masuk ke wilayah provinsi tetangga misalnya Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Begitu pula sebaliknya, kerap nelayan dari luar diamankan oleh pihak keamanan Kabupaten Sinjai karena menggunakan alat tangkap yang dilarang. Seperti beberapa bulan lalu nelayan asal Kabupaten Bone yang menggunakan pukat harimau ditangkap di Kabupaten Sinjai oleh masyarakat setempat bersama pihak Angkatan Laut.

“Kami hanya tahunya mencari ikan saja, tidak tahu tentang perlu izin atau tidak, karena kakek-kakek kami sebelumnya juga hanya melaut saja tidak ada urusan surat-menyurat,” ujar Amiruddin.

Kondisi itu menurut Kabid Perikanan DKP Sinjai Nasir Mallawi karena ketidaktahuan para nelayan dan sosialisasi yang cukup minim.

“Masalah perizinan sebelumnya dilakukan di kabupaten saja, namun dengan kebijakan baru itu kini diambil alih provinsi dan pusat, sehingga mereka yang tidak tahu prosedur mungkin menganggap ini repot,” katanya.

Namun seiring dengan perkembangan teknologi digital, lanjut dia, proses perizinan ke depan sudah dapat dilakukan secara daring, tinggal menunggu sosialisasi saja di lapangan.

Minimnya personel di lapangan menjadi salah satu kendala sehingga sosialisasi perizinan di sektor perikanan tangkap ini kurang dipahami masyarakat Sinjai yang berprofesi sebagai nelayan.

Tentu kendala ini membutuhkan solusi tersendiri yang tidak hanya tergantung pada kebijakan pemerintah daerah, tetapi juga kebijakan pemerintah pusat dalam merekrut tenaga penyuluh perikanan seperti halnya penyuluh pertanian di lapangan.
  enjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono dan Istri Tri Rachayu dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sinjai, Minggu (26/8) sore menyempatkan diri mengunjungi Kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove Tongke-tongke yang terletak di Kecamatan Sinjai Timur.

Taman  Wisata Andalan

Hutan mangrove atau bakau di Desa Tongke-Tongke merupakan salah satu taman wisata mangrove andalan Sulawesi Selatan yang tercatat terluas dan terapat pohonnya di Indonesia.

Tak heran jika lokasi wisata mangrove ini selain memiliki fungsi konservasi untuk menangkal abrasi pantai, juga memiliki fungsi ekologis dan ekowisata.

“Karena itu, pemerintah daerah, provinsi hingga pusat memiliki perhatian khusus untuk pengembangan dan pelestarian hutan bakau Tongke-Tongke,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai Yuhadi Samad.

Berbagai upaya dilaksanakan untuk meningkatkan sarana dan prasarana di lokasi itu untuk menjadikan hutan mangrove Tongke-Tongke sebagai destinasi wisata unggulan Kabupaten Sinjai.

Yuhadi mengatakan untuk pengembangan objek wisata itu Pemkab Sinjai mendapatkan dukungan dana dari Kementerian Pariwisata pada 2019 sebesar Rp2,1 miliar lebih melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan tambahan sarana dan prasarana di Tongke-Tongke. Selain dana dari Kementerian Pariwisata, Pemkab Sinjai juga memperoleh dana dari Pemrov Sulawesi  Selatan sebesar Rp1 miliar untuk melengkapi sarana dan prasarana yang ada di lokasi itu.

Sementara itu, kepedulian Bank Indonesia (BI) dalam membantu melestarikan dan mengembangkan kawasan hutan mangrove tersebut kini dalam tahap pejajakan dan diskusi-diskusi untuk membahas lebih jauh hal-hal yang dapat didukung oleh BI Sulawesi Selatan.

“Dukungan ini pada sisi yang belum mendapatkan bantuan dana dari pihak pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi setempat,” ujar Yuhadi.

Dengan adanya perhatian pada hutan mangrove ini, pihaknya berharap bahwa hutan bakau di Tongke-Tongke dapat menjadi wisata unggulan, sehingga menarik banyak kunjungan wisatawan.

Berkembangnya destinasi wisata Tongke-Tongke itu kelak, ungkap Yuhadi, bukan sekedar mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi yang terpenting adalah memberdayakan masyarakat di desa tersebut, sehingga dapat mengambil peran di dalamnya atau menjadi tuan rumah yang baik, sekaligus meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Sinjai Andi Seto Ghadista Asapa dan wakilnya Andi Kartini Ottong yang bertekad memajukan sektor pariwisata pesisir dan bahari yang saling mendukung dengan sektor lainnya seperti sektor pertanian dan perikanan di kabupaten yang dikenal sebagai butta panrita kitta.

Menurut Andi Seto, Kabupaten Sinjai memiliki banyak potensi wisata, namun pihaknya akan memfokuskan pengembangan dan pelestarian wisata mangrove Tongke-Tongke yang sekaligus menjadi ikon Kabupaten Sinjai, yang membedakan dengan destinasi wisata lainnya di Sulawesi Selatan.

Kini, tinggal menunggu realisasi dari program pengembangan taman wisata tersebut yang diharapkan dapat merangkul semua pihak, termasuk menjadikan lokasi itu sebagai magnet bagi nelayan Sinjai untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Mengunjungi kawasan wisata Mangrove terluas di Indonesia

Oleh Suriani Mappong
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sawah di Indramayu terancam kekeringan, begini upaya pemerintah

Kami harus selamatkan petani yang sudah menanam padi…

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) memantau dan memberikan perhatian khusus terhadap potensi terjadinya kekeringan terhadap lahan pertanian produktif, khususnya sawah agar distribusi air tetap terjaga saat memasuki musim kemarau di Indramayu, Jawa Barat.

“Kami harus selamatkan petani yang sudah menanam padi, kalau memang dibutuhkan penambahan debit karena kondisi di lapangan mengharuskan hal itu, maka kami dukung BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum untuk bisa menambahkan debit air ke saluran Cipelang yang ke Indramayu,” kata Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan Ali Jamil dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dia merespons positif upaya yang dilakukan oleh Bupati Indramayu Supendi dengan cara turun langsung ke lapangan untuk melihat distribusi air untuk petani dalam beberapa hari terakhir ini.

Sebagai Ketua Tim Penanggung Jawab Upsus Pajale Provinsi Jawa Barat, Ali Jamil sepakat bahwa lahan sawah yang telah ditanami padi harus diselamatkan agar Kabupaten Indramayu tetap menjadi salah satu lumbung padi nasional untuk mendukung ketahanan pangan.

Indramayu sebagai salah satu sentra produksi padi di Jawa Barat, menjadi wilayah yang turut rentan mengalami kekeringan. Mencegah terjadinya kekeringan, Bupati Indramayu Supendi turun langsung mendatangi pengelola Bendung Rentang yang berada di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi air benar-benar terlaksana dengan baik dan bisa dinikmati oleh para petani.

“Kondisi debit air terus dipertahankan atau kalau bisa ditingkatkan sampai ke level aman, sehingga air yang terdistribusi ke saluran Cipelang bisa sampai hilir dan nikmati oleh petani yang tengah krisis air,” terang Supendi.

Supendi menambahkan saat ini pihaknya berkomitmen untuk menyelamatkan para petani yang telah tanam padi dan terancam kekeringan terutama yang berada di Kecamatan Kandanghaur, Losarang, dan Gabuswetan.

Ketiga kecamatan ini merupakan daerah terjauh dari saluran Cipelang, sementara air yang ada belum bisa sampai ke tiga kecamatan tersebut.

Saat ini Pemkab Indramayu telah mengeluarkan kebijakan untuk distribusi air yaitu berupa pengelolaan gilir giring distribusi air baku di saluran induk Cipelang terutama pada saluran induk barat untuk musim gadu (MT II) tahun 2019 berupa kebijakan langkah 37 yakni tiga hari untuk BBT 14 ke hulu yang merupakan wilayah Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Cikedung, dan 7 hari BBT 14 ke hilir yang merupakan wilayah PSDA Losarang.

“Kami amankan kebijakan 37 ini, karena hari ini merupakan hari terakhir dari tiga hari untuk BBT 14 ke hulu yang merupakan wilayah PSDA Cikedung. Mulai besok seluruh pintu di BBT 14 kami tutup dan kami gelontorkan ke BBT 14 ke hilir. Jika tetap stabil kami optimis air bisa sampai hilir. Pokoknya air jangan sampai turun debitnya Kami berharap bisa terus dinaikan dari Bendung Rentang ini,” tegas Supendi.

Supendi juga mendatangi saluran induk Cipelang yang berada di Desa Jatisura. Selanjutnya ia menyusuri saluran air tersebut yang tembus ke Desa Amis, Cikedung, Rajasinga, Plosokerep, Kendayakan, Manggungan, dan Rancahan.

Petani yang berada di wilayah Kecamatan Cikedung diharapkan bisa menggunakan air secukupnya, dikarenakan wilayah tersebut paling dekat dengan sumber air dan terlebih dahulu mendapatkan pasokan air.

Penyiraman sistem kabut untuk atasi kekeringan

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BNI dukung peningkatan ekspor seafood ke AS

Fasilitas pembiayaan yang akan disalurkan itu sebesar 6,8 juta dolar AS dan akan digunakan untuk meningkatkan volume impor seafood dari Indonesia.

Jakarta (ANTARA) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui Kantor Cabang Luar Negeri New York, Amerika Serikat, memberikan dukungan fasilitas pembiayaan kepada Crystal Cove Seafood Corp, perusahaan perdagangan seafood dari AS yang mengimpor komoditas itu dari Indonesia.

Fasilitas pembiayaan yang akan disalurkan itu sebesar 6,8 juta dolar AS dan akan digunakan untuk meningkatkan volume impor seafood dari Indonesia.

Penyaluran pembiayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan fasilitas pinjaman antara BNI dan Crystal Cove di New York, AS, Jumat (14/6) waktu setempat, kata siaran pers corporate secretary BNI di Jakarta, Sabtu.

Penandatanganan ini dihadiri oleh Direktur Tresuri dan Internasional BNI Rico Budidarmo, CEO Crystal Cove James Salierno, serta General Manager BNI New York Aidil Azhar.

Rico Budidarmo mengatakan pemberian fasilitas ini merupakan salah satu bentuk komitmen cabang luar negeri BNI untuk terus mencari dan membuka peluang kerja sama baru dengan entitas bisnis di luar negeri, termasuk di AS.

“Peluang kerja sama ini khususnya dilakukan BNI dengan perusahaan yang melakukan impor produk dari Indonesia serta merupakan bagian supply chain dari nasabah UMKM yang dibiayai oleh BNI,” katanya.

Surganya pecinta kuliner seafood di Bulan Ramadhan

Pewarta: Ahmad Buchori
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkab Bangka Tengah promosikan lada unggul ke luar negeri

Koba, Babel (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempromosikan komoditas lada berkualitas unggul hingga ke luar negeri, dalam rangka merambah pasar internasional.

“Lada Bangka Tengah terus kami promosikan hingga ke luar negeri melalui berbagai kegiatan pameran, tujuan kami tentu membuka pasar baru di luar negeri,” kata Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh di Koba, Sabtu.

Ia menjelaskan, di antara pasar potensial komoditas lada Bangka Tengah adalah Negara Belanda dan sudah melakukan promosi di negara tersebut.

“Keunggulan lada Bangka Tengah kami perkenalkan di negeri Belanda, dengan harapan bisa mengembangkan pasar lada di negara tersebut,” ujarnya.

Menurut dia, menggencarkan promosi terhadap produk lada merupakan bagian dari strategi untuk mendongkrak harga lada dalam negeri belakangan ini terus merosot.

“Merambah pasar luar negeri bagian dari upaya kami untuk mendongkrak harga lada hingga sampai pada batas maksimal yaitu mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 per kilogram,” ujarnya.

Namun demikian, bupati meminta terus memperluas area tanam lada untuk meningkatkan produksi dan tentu tidak mengabaikan kualitas.

“Memperbaiki kualitas lada, meningkatkan produksi dan memperluas areal tanam adalah bagian dari upaya untuk mendongkrak harga,” ujarnya. 

Baca juga: Mentan Andi Amran Sulaiman lepas ekspor 30 ton lada putih Belitung

Baca juga: 15 ton lada asal Babel diekspor ke Prancis

Pewarta: Ahmadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenko Maritim fasilitasi pengusaha China bangun infrastruktur

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur memfasilitasi pertemuan antardelegasi Republik Rakyat China dengan para pelaku usaha Indonesia, di Jakarta, Jumat (14/6) dalam Indonesia Business Visit and China International Contractors Association (Chinca).

Kegiatan itu dihadiri 31 pelaku usaha dari perwakilan Chinca dan pimpinan dari berbagai perusahaan di bidang energi, transportasi dan pengembangan infrastruktur, manufaktur permesinan, serta lembaga pembiayaan atau keuangan yang sebagian besar datang dari kota Beijing dan sekitarnya serta merupakan grup perusahaan atau BUMN besar China.

Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, menyampaikan Indonesia masih terfokus pada pulau Jawa. Pemerintah berharap pembangunan infrastruktur bisa lebih merata ke wilayah lain.

“80 persen kontribusi GDP (Gross Domestic Product/Produk Domestik Bruto) kita masih berasal dari Jawa, di Indonesia kita menyadari kemajuan pembangunan masih diperlukan pemerataan, sehingga upaya kita sekarang adalah melakukan pembangunan di kawasan-kawasan luar jawa sehingga pemerataan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sejak tahun 2017, pemerintah Indonesia berdasarkan masukan dari perusahaan swasta maupun BUMN, menyusun proposal yang kemudian terkumpul menjadi 30 proyek di empat koridor pembangunan dengan nilai mencapai 91,1 miliar dolar AS.

Koridor tersebut antara lain, pada koridor Sumatra Utara fokus dalam hak ekonomi bagian barat untuk memfasilitasi kerja sama ASEAN dan sekitarnya; koridor Kalimantan Utara fokus pada pengembangan energi dan mineral; Sulawesi Utara disiapkan untuk pertumbungan kawasan pasifik dalam ranah parisiwata dan industri; sementara Bali disiapkan untuk pusat inovasi kawasan ASEAN.

Deputi Ridwan juga menegaskan bahwa kerja sama tersebut bersifat saling menguntungkan dan semua negara yang akan melakukan investasi ke Indonesia wajib memenuhi lima kriteria dan tiga sistem kerja sama “Basic Principles of GMF-BRI Cooperation.

“Saya ingin menekankan, kita tidak hanya bekerjasama komersial dalam jangka pendek, tapi kita juga buka ruang dalam jangka panjang, di luar empat koridor ini ada juga proyek non koridor yang sudah diinisiasi oleh pelaku industri yang hanya memerlukan dukungan kebijakan pemerintah,” tambahnya.

Perwakilan Ketua Chinca Xin Xiuming menilai Indonesia mengalami perkembangan ekonomi yang luar biasa, dan pihaknya sangat antusias untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

“Kami mendorong semangat anggota kami dalam bergabung dalam pembangunan, dan sebagai organisasi kontraktor infrasturuktur China, kami juga mau menjalin komunikasi yang baik dengan Indonesia, kami percaya dengan usaha kita dan dukungan dari berbagai pihak, kerja sama dua negara dalam infrastruktur akan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk China dan Mongolia menambahkan hubungan bilateral akan lebih bagus lagi jika dirasakan oleh masyarakat dari kedua belah pihak negara, pelaku bisnis yang akan merealisasikan program dari hubungan bilateral ini.

Kegiatan itu diharapkan dapat memberi informasi kerja sama dalam kerangka “Regional Comprehensive Economic Corridor” (RCEC) Global Maritime Fulcrum – Belt and Road Initiative (GMF-BRI) antara Indonesia dan China serta mendapatkan peluang peluang investasi proyek di bidang infrastruktur, energi, pekerjaan umum dengan melakukan interaksi langsung antara pelaku bisnis Indonesia dan China.

Baca juga: NTT berencana pinjam Rp3 triliun dari China biayai infrastruktur jalan

Baca juga: Temui Jokowi, AIIB China tawarkan pinjaman satu miliar dolar

Ini positif-negatif perang dagang AS-China bagi Indonesia

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Proton-Geely uji coba perakitan X70 di Tanjung Malim

Jakarta (ANTARA) – Manufaktur otomotif Malaysia, Proton, bersama mitranya asal China Geely, memulai uji coba perakitan kendaraan sports utility vehicle (SUV) X70 di Tanjung Malim, Perak, Malaysia.

Pimpinan Proton, Syed Faisal Albar, mengatakan bahwa pabrik perakitan baru bernilai investasi 290 juta dolar AS itu masih dalam tahap penyelesaian, dan jika rampung akan memproduksi X70 dengan melibatkan pihak Geely.

“Proton ingin memulai produksi X70 di Tanjung Malim pada paruh kedua tahun ini sehingga kami bekerja keras untuk mencapai target,” katanya dikutip dari Xinhua pada Sabtu.

Syed Faisal juga mengatakan, kehadiran X70 dengan fiturnya yang canggih, telah mendorong penjualan Proton dari posisi empat ke peringkat kedua di pasar Malaysia pada kuartal kedua 2019. Proton X70 (Shutterstock)

Kemitraan keduanya juga membawa keuntungan bagi Geely untuk mengenalkan produknya ke negara-negara Asia Tenggara, dengan Malaysia sebagai pintu gerbangnya.

Geely mengakuisisi 49,9 persen Proton dari konglomerat Malaysia DRB-HICOM yang memiliki 100 persen kepemilikan Proton pada 2017. Adapun X70 merupakan produk pertama kemitraan mereka dan mendapat sambutan meriah di pasar Malaysia usai diluncurkan Desember tahun lalu.

Selain uji coba pabrik, pada kesempatan itu perusahaan juga meneken perjanjian usaha bersama antara Proton Edar, Altel Communications dan eCarX (Hubei) Technology dalam pengembangan teknologi digital dan mobil terkoneksi.

Baca juga: Mobil listrik Geely akan gunakan baterai dari LG

Baca juga: Geely buka pusat riset mobil listrik mewah di Jerman

Baca juga: Volvo pangkas ratusan karyawan

Pewarta: A069
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Mazda6 raih penghargaan IIHS berkat lampu utama cegah tabrakan

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Asuransi untuk Keselamatan Jalan Raya (IIHS) pada Kamis (13/6) telah mengumumkan bahwa Mazda6 model 2019 menyabet penghargaan “Top Safety Pick” berkat fitur khusus pada lampu utama yang mencegah tabrakan dari depan.

Untuk mendapat Top Safety Pick 2019, kendaraan harus mendapatkan rating bagus dalam berbagai uji tabrak, baik dari depan, belakang dan samping untuk pengemudi dan penumpang. Pengujian juga melihat kemampuan mobil dalam mencegah tabrakan depan, sehingga lampu utama Mazda6 mendapatkan penilaian untuk uji ini.

Mazda6 pun mendapat peringkat bagus dalam enam evaluasi kelayakan uji tabrak IIHS.

Fitur i-Activsense 2019 yang menjadi standar pada setiap Mazda, memiliki rem cerdas yang dapat mendeteksi pejalan kaki, pemantauan titik buta (blind spot) dengan rear cross-traffic alert, lane departure warning, dan Mazda Radar Cruise Control dengan fungsi stop and go.

Presiden Mazda, Jeff Guyton mengatakan Mazda merancang kendaraannya dengan mengambil pendekatan aktif untuk keselamatan pengemudi.

“Mengemudi dengan percaya diri adalah cara mengemudi yang lebih baik, dan pembaruan pada Mazda6 2019 menunjukkan komitmen Mazda untuk menyediakan teknologi keselamatan canggih,” Jeff Guyton dikutip dari laman resmi Mazda, Sabtu.

Mazda6 2019 bergabung model lainnya uang pernah menyabet “Top Safety Pick” antara lain Mazda3 2019, CX-3, CX-9. Sedangkan CX-5 mendapatkan “Top Safety Pick+”.

IIHS adalah organisasi pengujian keselamatan independen yang didanai oleh industri asuransi.
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Fisker bocorkan tampilan SUV listrik jelang peluncuran Desember

Jakarta (ANTARA) – Fisker telah merilis cuplikan desain SUV listrik terbaru berupa tiga perempat bagian belakang mobil, jelang peluncuran pada akhir tahun 2019.

Pendiri perusahaan Henrik Fisker melalui akun Facebook pribadinya, membocorkan gambar SUV itu dengan sebuah unggahan yang menunjukkan atap mobil bergaya mengambang karena terdapat yang dapat dilepas otomatis, pegangan pintu menyala, lampu belakang tipis yang membentang melintasi fender dan lampu sign yang dipasang pada pilar D.

Fisker mengumumkan bahwa kendaraan tanpa emisi itu akan muncul perdana pada Desember 2019, dengan harga perkiraan di bawah 40ribu dolar AS.

“Oke, saya akan menunjukkan lebih banyak dari indikator pilar-D yang akan memberikan keamanan ekstra ketika Anda berpindah jalur. Untuk harga SUV all-electric mungkin akan di bawah 40.000 dolar AS. Peresmian Desember tahun ini. Lihat spatbor belakang itu,” kata Fisker yang dikutip dari CarsCoops, Sabtu.
  Tampilan SUV listrik Fisker (Fisker Inc)

SUV yang belum punya nama itu menampilkan gril besar pada bumper depan, lampu depan kecil dengan DRL LED yang dimasukkan pada bawah.

Mobil itu akan menggunakan dua motor listrik, satu di depan dan satu di belakang, dengan kekuatan baterai 80 kWh yang memungkinkan daya jelajah 300 mil (483 km) untuk sekali pengisian daya.

Baca juga: Mobil listrik Geely akan gunakan baterai dari LG

Baca juga: Taksi terbang Uber bakal mengudara di Melbourne

Baca juga: Rivian dapat isi baterai dari mobil listrik sesamanya

Pewarta: KR-CHA
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Greaves Cotton akan bangun 100 stasiun pengisian daya listrik di India

Jakarta (ANTARA) – Pembuat mesin Greaves Cotton Ltd, yang meluncurkan skuter listrik kelas beratnya pada bulan lalu, berencana untuk mendirikan setidaknya 100 stasiun pengisian daya listrik untuk kendaraan roda dua di India dalam tiga bulan ke depan, karena pemerintah mendorong lebih banyak kendaraan listrik (EV) untuk mengurangi polusi.

Perdana Menteri India Narendra Modi telah menetapkan target untuk kendaraan listrik sebesar 30 persen dari penjualan mobil baru dan kendaraan roda dua pada tahun 2030, hal itu masih jauh dari yang ditargetkan, saat ini masih kurang dari 1 persen.

Baca juga: BMW dan Jaguar Land Rover kolaborasi komponen mobil listrik

“Kami berharap akan memiliki 5.000 outlet pengisian pada akhirnya,” kata Presiden Greaves Cotton, Vijay Kumar yang dikutip dari Reuters, Sabtu.

Perusahaan yang sudah berusia 160 tahun, yang membeli saham mayoritas di pembuat skuter listrik Ampere Vehicle tahun lalu, bersaing dengan pembuat roda dua ramah lingkungan lainnya termasuk Ather Energy, Hero Electric dan Okinawa.

Pada bulan Februari, India mengusulkan insentif sebagai bagian dari upayanya untuk mendorong penjualan kendaraan listrik yang lebih tinggi, dengan mengatakan pihaknya berharap untuk menyempatkan powertrain listrik untuk semua kendaraan baru pada tahun 2030.

“Menengah hingga jangka panjang, kami melihat manfaat dari perubahan kebijakan,” tambah Chief Executive Officer Greaves Cotton, Nagesh Basavanhalli.

Baca juga: Mobil listrik Geely akan gunakan baterai dari LG

Baca juga: Rivian dapat isi baterai dari mobil listrik sesamanya

Pewarta: KR-CHA
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Kementerian PUPR bangun jalan pintas dukung pariwisata Bali

Jakarta (ANTARA) – Sebagai bentuk dukungan pengembangan pariwisata di Bali, khususnya yang menghubungkan kawasan Bali bagian Selatan dan Utara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membangun Jalan Pintas (Shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 kilometer.

“Jalan pintas tersebut akan memperpendek jarak tempuh dari semula sepanjang 13,46 km dengan mengurangi jumlah kelokan yang ada. Pengembangan jalan yang menghubungkan dari Denpasar ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan karena saat ini kondisinya sempit dan berkelok-kelok,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Jalan pintas tersebut akan dibangun pada 10 lokasi. Lokasinya untuk titik 1 sampai 4 di wilayah Kabupaten Tabanan yang tujuannya untuk mengurai kemacetan, sedangkan titik 5 sampai 10 dibangun di Kabupaten Buleleng.

“Di Bali kita menghindari membangun tol, karena ekonomi kerakyatannya sangat menonjol. Dari 10 lokasi diprioritaskan yang titik 5 dan 6, karena ada 15 kelokan dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan. Selain itu juga tanjakannya yang tadi 10 -15 derajat sehingga macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebib landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat,” kata Basuki.

Dikatakan Menteri Basuki saat ini progres pembangunan jalan pintas pada titik 5 dan 6 sepanjang 1.950 meter tersebut saat ini progresnya sudah 50,73 persen.

“Nilai kontraknya sekitar Rp128 miliar untuk shortcut titik 5 dan 6 dengan kontraktor PT. Adhi Karya dan PT. Cipta Strada (KSO), mudah-mudahan Desember 2019 selesai,” ujarnya.

Total panjang jalan pintas pada titik 5 dan 6 tersebut terdiri dari pembangunan jembatan sepanjang 210 meter dan jalan 1.740 meter. Seluruh ruas jalan pintas akan dibangun dengan lebar jalan tujuh meter dan bahu jalan dua meter.

Sedangkan untuk pembangunan jalan pintas pada titik 3 sepanjang 480 meter, Menteri Basuki mengatakan juga sudah dalam tahap konstruksi dengan anggaran Rp12,1 miliar dan progres sebesar 10,22 persen. Selanjutnya untuk shortcut 4 dalam persiapan kontrak,” ujar Menteri Basuki.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya Kementerian PUPR I Ketut Darmawahana mengatakan, pembangunan shortcut titik 5-6 bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Sedangkan untuk titik 3-4 juga akan membantu mengurai simpul kemacetan lalulintas di Simpang Kebun Raya Bedugul.

Menurut Ketut, hingga saat ini belum ditemui kendala dalam pembangunan jalan tersebut. Keberadaan shortcut sangat penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan.

Buleleng khususnya dengan potensi pariwisata yang luar biasa diharapkan akan bisa terus berkembang.

Buleleng yang berada di Bali Utara terkenal dengan wisata lumba-lumba di kawasan Pantai Lovina. Sisi lain Pantai Lovina juga menyajikan keindahan yang berbeda dengan pasir lembut berwarna putih agak kehitaman yang menawarkan sunrise dan sunset indah.

Hal menarik lain dari Buleleng sendiri adalah air terjun dan danau. Tak kurang dari 10 air terjun yang ada di Buleleng, termasuk di antaranya Air Terjun Gitgit, Munduk, dan Aling-Aling. Danau Buyan di Buleleng diapit oleh Danau Tamblingan di sisi barat dan Danau Beratan di sisi Timur.
 

Sandiaga inginkan pariwisata di Bali terus berkembang

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mencari kenyamanan berwisata di NTT

Kupang (ANTARA) – Nusa Tenggara Timur cukup terkenal dengan pesona wisatanya, baik itu pemandangan alam, budaya serta kelangkaan objek wisata yang dimiliki seperti binatang purba raksasa Komodo (varanus komodoensis) di Taman Nasional Komodo (TNK) maupun danau tri warna di puncak Gunung Kelimutu di Pulau Flores.

Akibat kehebatan budaya serta keindahan alam itu lah seakan membuat para wisatawan berlomba-lomba untuk berkunjung ke NTT guna melihat dari dekat apa yang menjadi kebanggaan rakyat di wilayah provinsi berbasis kepulauan ini.

Keberhasilan sektor pariwisata tidak terlepas dari beberapa unsur pendukung agar wisatawan merasa betah, puas dan memberi kenangan tersendiri sehingga akan berkunjung kembali.

Indonesia yang merupakan negara dengan destinasi tempat wisata yang banyak dan beragam dalam menciptakan kondisi dan kualitas pariwisata yang lebih baik maka diwujudkan dengan Sapta Pesona Wisata sebagai pedoman wisata Indonesia.

Tujuan diselenggarakan program Sapta Pesona Wisata oleh pemerintah guna meningkatkan kesadaran, rasa tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat untuk mampu bertindak dan mewujudkan Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari khususnya untuk mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia.

Sapta Pesona Wisata dilambangkan dengan logo matahari yang bersinar sebanyak 7 buah sebagai cerminan unsur Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan.

Yang menjadi pertanyaan sekarang, apakah masyarakat NTT yang bermukim di sekitar objek wisata, sudah mewujudkan ke-7 unsur Sapta Pesona itu dalam meningkatkan kualitas pariwisatanya? Tampaknya belum semua daerah menjabarkannya dengan benar dan baik.

Pemilik Operator Tour PT Flores Komodo Tours Oyan Kristian mengakui bahwa unsur-unsur yang terkandung dalam Sapta Pesona itu belum dijabarkan dengan baik, seperti dalam kasus pemalakan dan pungutan liar (pungli) kepada wisatawan yang mengunjungi objek-objek wisata di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

“Beberapa kali saya membawa tamu ke sejumlah destinasi di Sumba Barat Daya, kasusnya sama terus, banyak pungutan liar yang dilakukan warga setempat, dan ada pula wisatawan yang dipalak,” kata Oyan Kristian.

Rupanya, praktik pungutan liar tersebut terjadi pada sejumlah destinasi di Sumba Barat Daya seperti Tanjung Mareha, Watu Malando, dan Pantai Mbawana. Praktik pungutan liar ini dilakukan dengan berbagai alasan seperti buku tamu untuk tiket masuk, parkiran, dan pemakaian toilet.

Selain itu, ketika wisatawan berdiri di samping kuda untuk berpose juga harus membayar di luar dari biaya ketika ingin menunggangi kuda. “Apakah ini bukan pemalakan namanya,” kata Kristian.

“Anak-anak datang begitu saja berdiri di depan pintu toilet tanpa menginformasikan biaya penggunaan toilet tapi ketika selesai digunakan baru ditodong untuk bayar sekian,” katanya.

Oyan Kristian menegaskan kelakuan warga pada di berbagai objek wisata setempat juga telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi wisatawan untuk bertahan lebih lama di objek wisata tersebut.

“Ketika saya membawa para tamu tiba di Pantai Mbawana langsung dikerumuni warga setempat, anak-anak minta uang untuk beli permen, beli buku, dan yang dewasa menyodorkan souvenir terkesan memaksa tamu untuk membelinya,” katanya.

Oyan Kristian menyayangkan praktik pungli dan pemalakan seperti ini masih marak terjadi di Sumba Barat Daya (SBD) yang menurutnya telah menghadirkan kesan buruk bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke daerah itu.

Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) NTT Abed Frans meminta Bupati Sumba Barat Daya (SBD) segera turun tangan mengatasi praktik pungutan liar (pungli) dan pemalakan yang dilakukan warganya kepada para wisatawan saat berkunjung ke berbagai objek wisata yang ada di SBD.

“Bupati SBD perlu segera turun tangan mengatasi praktik pungli dan pemalakan yang dilakukan warganya terhadap wisatawan saat berkunjung ke berbagai objek wisata yang ada di SBD. Citra buruk pariwisata ini harus segera dihentikan dan diberantas sampai ke akar-akarnya,” katanya.

Praktik pungli ini juga dialaminya secara langsung maupun rekan-rekan operator tur anggota ASITA NTT yang melayani para wisatawan ketika berwisata di Sumba Barat Daya.

Menurut Abed Frans, destinasi wisata lainnya di Pulau Sumba memiliki manajemen yang cukup baik seperti di Kabupaten Sumba Timur, namun khusus di Sumba Barat Daya terkesan masih adanya proses pembiaran sehingga praktik pungli yang merusak citra pariwisata masih terus terjadi.

Pemerintah Kabupaten SBD terkesan seperti adem ayem saja, padahal kasus pungli dan pemalakan ini sudah lama berlangsung di Sumba Barat Daya.

Lalu apa reaksi pemerintahan setempat terkait dengan pungli tersebu? “Kami akan melibatkan semua pihak dan segera mempertemukan mereka untuk membicarakan bagaimana caranya dalam mengatasi praktik pungutan liar (pungli) yang marak terjadi pada objek-objek wisata di ujung barat daya Pulau Sumba ini,” ujar Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten SBD Christofel Horo.

Christofel juga mengakui bahwa persoalan pungli pada objek-objek wisata di daerah itu masih marak terjadi dan selalu menghadirkan cerita yang miring bagi para wisatawan. “Ini (pungli) tidak hanya dirasakan wisatawan dari luar daerah, tapi warga lokal di sini juga terusik dengan kondisi ini,” katanya.

Ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat sehingga upaya mereduksi praktik pungli ini perlu segera dilakukan. “Untuk itu pada pertemuan nanti, kami akan menentukan seperti apa penetrasi dari pemerintah daerah bersama berbagai pihak terkait untuk mengatasi pungli ini,” katanya.

Persoalan pungli dan aksi pemalakan di sejumlah objek wisata di Sumba Barat Daya itu mendapat sorotan tajam dari para pelaku wisata yang sering dipungli saat membawa wisatawan ke daerah itu.

Atas dasar itu, pihaknya berharap, persoalan ini segera ditanggapi pemerintah daerah setempat karena jika dibiarkan akan memberikan citra buruk bagi pariwisata setempat sehingga menyulitkan promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menyadari betul tentang pentingnya pembangunan sektor pariwisata tersebut, sehingga menggagas lahirnya Sapta Pesona Wisata guna meningkatkan kesadaran, rasa tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat untuk mampu bertindak dan mewujudkan Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk mendukung kegiatan pariwisata di Indonesia.

74 Bayi Komodo lahir di Bonbin Surabaya

Oleh Laurensius Molan
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Renault Samsung temui kesepakatan upah pekerja akhiri perselisihan

Jakarta (ANTARA) – Pada Jumat (14/6) serikat pekerja Renault Samsung memberikan suara untuk kesepakatan upah guna mengakhiri perselisihan selama berbulan-bulan, dan produsen mobil itu mengaku terganggu oleh kerugian output dan upaya mengamankan volume produksi untuk ekspor.

Dalam pemungutan suara itu atas kesepakatan upah, 74 persen dari 2.063 pekerja Renault Samsung memberikan suara untuk upah yang pernah direvisi dan setelah kesepakatan tentatif pertama ditolak oleh serikat pekerja bulan lalu.

Kesepakatan yang direvisi mencakup deklarasi untuk kelangsungan hidup bersama antara perusahaan dan serikat pekerja, meskipun tidak ada syarat atau ketentuan baru yang ditambahkan.

Baca juga: Renault kenalkan tiga purwarupa mobil listrik

Baca juga: Renault ngebet merger dengan Nissan

“Perusahaan awalnya meminta serikat pekerja untuk berhenti melakukan pemogokan sampai akhir tahun 2020 jika serikat menginginkan negosiasi ulang dengan perusahaan. Karena kami menolak untuk menerima permintaan, tidak ada kerangka waktu yang termasuk dalam deklarasi,” kata wakil ketua serikat Renault Samsung, Joo Jae-joung, yang dikutip Kantor Berita Yonhap, Sabtu.

Kedua belah pihak mencapai kesepakatan tentatif keduanya pada Rabu (12/6) ketika serikat pekerja kembali ke meja perundingan dari pemogokan selama seminggu di satu-satunya pabrik mobil Renault di Busan, 450 kilometer selatan Seoul.

Sebelumnya, pekerja Renault Samsung melakukan 62 putaran pemogokan dari Oktober hingga 19 April, yang menghasilkan perkiraan kerugian produksi lebih dari 14.320 kendaraan.

“Pemogokan keseluruhan menelan biaya perusahaan sekitar 300 miliar won (Rp3,6 triliun),” kata seorang juru bicara perusahaan.

Tidak hanya kerugian yang diakibatkan oleh aksi mogok tersebut, penjualan Renault Samsung pun mengalami penurunan hingga 36 persen menjadi 67.158 kendaraan pada periode Januari-Mei dari 104.097 unit setahun sebelumnya.

Dalam kesepakatan tersebut, Renault Samsung menawarkan bonus sekitar 12 juta won (Rp144 juta) per pekerja untuk kontribusi mereka terhadap kinerja produsen mobil pada tahun 2018 dengan dalih menaikkan gaji pokok.

Perjanjian manajemen tenaga kerja muncul di tengah kekhawatiran yang berkembang tentang menurunnya tingkat pemanfaatan pabrik dan nasib pembuat mobil itu sendiri.

Bulan lalu, Kepala Eksekutif Renault Samsung, Dominique Signora menyatakan keprihatinannya dengan mengatakan, “Sangat penting bagi perusahaan dan serikat pekerja untuk menyegel perjanjian upah dan kesepakatan bersama untuk mengamankan volume produksi untuk SM3 dan XM3 untuk ekspor ke Eropa.”

Renault Samsung menghasilkan kendaraan seperti, compact SM3, sedan SM5, sedan menengah atas SM6, sedan besar SM7, SM3 Z.E. mobil all-electric dan SUV QM6. Perusahaan ini juga memproduksi SUV Nissan Motor Co. dengan kontrak manufaktur. SUV kompak QM3 dibuat di Spanyol dan dikirim ke Korea.

Renault S.A. memiliki 80 persen saham di Renault Samsung.

Baca juga: Honda, Audi dan Renault pakai speaker pintar

Baca juga: Renault-Fiat bakal merger, Prancis minta pabriknya tetap dibuka

Pewarta: KR-CHA
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Tesla akan buat kendaraan Amfibi untuk masa depan

Jakarta (ANTARA) – Tesla berencana akan membangun kendaraan amfibi listrik yang dapat melakukan perjalanan di bawah air dan di darat.

Seperti dilaporkan Car and Drive, Elon Musk telah memikirkan kendaraan yang menurut sebagian orang tidak masuk akal dan juga mustahil, namun sebagian eksekutif industri dari Tesla menolak anggapan tersebut.

Tesla tidak hanya memikirkan kendaraan amfibi listrik saja, tetapi Musk merasa sedang kesulitan merancang satu model itu.

“Saya pikir pasar untuk ini akan kecil, tapi saya sangat antusias unutk kendaraan ini,” kata Musk tentang kendaraan itu yang dikutip dari CarsCoops, Sabtu.

Ketertarikan Elon Musk pada kendaraan air bukanlah hal yang baru. Musk pernah membeli kapal selam Lotus Esprit yang terkenal dari film James Bond “The Spy Who Love Me” pada 2013 dengan harga 616.000 Euro (Rp9.9 miliar) pada saat itu.

Musk mengklaim bahwa ia akan mengubah Tesla dengan powertrain listrik untuk benar-benar membuatnya berfungsi tetapi masih harus dilihat jika itu akan terjadi.

Tesla memiliki banyak hal sekarang yakni mobil Model 3, Model S, dan Model X, membangun Gigafactory besar di China, memproduksi baterai dengan kualitas yang ditingkatkan, bersiap untuk mengungkap truk pickup serba listrik, dan menyiapkan semi truk.

Ya, mobil amfibi tentu akan menjadi gangguan bagi Tesla untuk fokus dengan hal yang sudah ada.

Baca juga: Tesla Model 3 buatan China akan dijual mulai Rp626 juta

Baca juga: Tesla perbarui software baterai usai kasus kebakaran Model S

Pewarta: KR-CHA
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Mobil listrik Geely akan gunakan baterai dari LG

Jakarta (ANTARA) – Produsen baterai Korea Selatan, LG Chem Ltd, mengumumkan telah meneken perjanjian dengan manufaktur otomotif China, Geely Automobile, guna membuat baterai kendaraan listrik yang kelak akan digunakan pada kendaraan Geely mulai 2022.

LG dan Geely membentuk perusahaan patungan yang memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 10 GWh (Giga Watt hour) pada akhir 2021, kata kedua perusahaan dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Sabtu.

Baca juga: Geely bangun pabrik baru demi target penjualan 2juta

Baca juga: Geely bantah jual saham Daimler

Kedua perusahaan juga bakal menginvestasikan dana 94 juta dolar AS untuk bisnis elektrifikasi itu.

Kendati baterai yang dibuat perusahaan Korea Selatan tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah China, namun LG tetap optimistis untuk memperluas kapasitas produksinya di China.

LG berharap pemerintah China akan menghapus subsidi itu dalam beberapa tahun ke depan, sehingga posisi pabrikan asing dan lokal akan menjadi sejajar di pasar.

“Melalui usaha patungan itu, LG Chem telah mengamankan struktur yang stabil untuk menyediakan baterai kendaraan listrik di pasar China,” kata LG Chem dalam sebuah pernyataan.

LG juga menyatakan akan menyodorkan proposal kerja sama kepada sejumlah pabrikan mobil lain untuk memperluas cakupan pasar mereka.

Baca juga: Geely buka pusat riset mobil listrik mewah di Jerman

Baca juga: Ini tampilan sedan listrik pertama Geely untuk pasar global

Pewarta: A069
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

Volume sampah Kota Bekasi naik 200 ton per hari setelah Lebaran

Petugas kami tidak ada yang libur selama Lebaran tahun ini, sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya

Bekasi (ANTARA) – Volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu milik Kota Bekasi, Jawa Barat,  mengalami peningkatan sebesar 200 ton per hari setelah Lebaran, yang didominasi sampah plastik dan limbah pasar.

“Volume normalnya hanya 700 ton per hari. Setelah Lebaran jadi 900 ton per hari hingga H+7,” kata Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) TPA Sumurbatu Musarofah di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu.

Dia menjelaskan sampah yang paling banyak dibuang berasal dari pasar yang selama bulan Ramadhan  penuh dengan pembeli maupun pemasok barang.

“Bukan hanya satu pasar, penambahan sampah terjadi di seluruh pasar yang ada di Kota Bekasi,” ucapnya.

Meski demikian sistem pengangkutan sampah masih berjalan normal dengan 280  truk sampah beroperasi penuh tiap harinya.

“Petugas kami tidak ada yang libur selama Lebaran tahun ini, sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Musarofah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi mengatakan jumlah sampah yang dihasilkan dari 2,4 juta jiwa penduduk Kota Bekasi sangat besar.

Berdasarkan catatan dinasnya ada 556.000 penduduk Kota Bekasi yang tidak pulang kampung pada musim Lebaran tahun ini.

Bila pada hari biasa tiap keluarga bisa menghasilkan 2,5 liter sampah per hari, maka saat Lebaran jumlahnya meningkat menjadi 3,25 liter per hari per keluarga atau naik sebesar 30 persen dari hari biasanya.

Jadi bila ditotal, volume sampah yang dihasilkan warga Kota Bekasi tidak mengalami penurunan, meskipun banyak keluarga yang mudik.

“Warga Kota Bekasi memang banyak yang mudik saat Lebaran, tapi sampah yang dihasilkan perorangan malah naik, ini yang membuat volume sampah ke TPA jadi ikut naik,” kata Jumhana.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Angkasa Pura I akan hadirkan lagi layanan penerbangan Kupang-Darwin

Target kami untuk menghadirkan kembali penerbangan Kupang-Dawin pada tahun 2019 ini

Kupang (ANTARA) – PT Angkasa Pura (AP) I Bandara El Tari Kupang menargetkan tahun ini bakal ada layanan penerbangan internasional yang menghubungkan Kupang dengan Darwin yang ibu kota negara bagian Teritori Utara di Australia.

“Target kami untuk menghadirkan kembali penerbangan Kupang-Dawin pada tahun 2019 ini. Mudah-mudahan pada triwulan III atau IV ada maskapai yang berminat,” kata Kepala Humas AP I Bandara El Tari Kupang, Kadir Usman, kepada Antara di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu.

Ia mengatakan rute internasional Kupang-Darwin memiliki sejarah pernah dilayani salah satu maskapai di Tanah Air yaitu Merpati Airlines.

Saat ini, lanjutnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat telah mendorong beroperasinya kembali rute tersebut untuk mendukung kerja sama berbagai bidang antara provinsi setempat dengan negara-negara di Pasifik selatan atau disebut kerja sama Selatan-Selatan.

“Untuk itu kami siap mendukung untuk menghidupkan lagi rute ini. Dari sisi kesiapan fasilitas Bandara El Tari Kupang sudah siap karena bandara ini sudah standar internasional,” kata Kadir.

Pihaknya juga terus mendekati maskapai di Tanah Air. Kadir mengaku optimistis akan ada maskapai yang nanti akan melayani rute internasional Kupang-Darwin.

Menurutnya, proposal untuk layanan rute penerbangan tersebut sudah ditawarkan ke sejumlah maskapai seperti Garuda, Sriwijaya, dan Nam Air.

Selanjutnya, kata dia, pengkajian dilakukan pihak maskapai. Pihaknya akan membantu urusan perizinan sesuai aturan penerbangan internasional yang berlaku.

Kadir menambahkan penawaran layanan penerbangan akan lebih intensif dilakukan setelah kondisi Bandara El Tari Kupang yang kini sedang diperbaiki, sudah selesai dikerjakan.

“Jadi kami memang harus agresif, nanti setelah renovasi bandara selesai, penawaran ke pihak maskapai lebih gencar lagi,” katanya.

Ia menambahkan saat ini NTT sudah terhubung dengan satu layanan penerbangan internasional yaitu Kupang-Dili, ibu kota negara Timor Leste yang mulai beroperasi perdana pada Jumat (14/6) kemarin.

Layanan penerbangan yang menghubungkan dua kota yang berbeda negara di Pulau Timor ini berlangsung sebanyak dua kali dalam seminggu yakni setiap Senin dan Jumat dengan pola penerbangan sewa (charter).

Baca juga: Arus penumpang turun, Angkasa Pura I bakal buka rute Solo-China

Angkasa Pura I musnahkan 2.799 barang sitaan di Bandara Yogyakarta

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak terdorong lebih tinggi dipicu ketegangan Timur Tengah

Prospek permintaan yang memburuk menahan harga, meskipun ada ketegangan ini

New York (ANTARA) – Harga minyak naik sekitar satu persen pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman minggu ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan.

Tetapi harga tetap di jalur untuk kerugian mingguan karena kekhawatiran bahwa sengketa perdagangan akan mengurangi permintaan minyak global.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus, naik 0,70 dolar AS atau 1,1 persen menjadi ditutup pada 62,01 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 0,23 dolar AS atau 0,4 persen menjadi menetap pada 52,51 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.​​​​​​​

Serangan terhadap kapal tanker minyak di dekat Iran dan Selat Hormuz mendorong kenaikan harga minyak sebanyak 4,5 persen pada Kamis (13/6).

Ini adalah kedua kalinya dalam sebulan kapal tanker diserang di zona terpenting dunia untuk pasokan minyak ketika keteganganantara Amerika Serikat dan Iran meningkat. Washington menyalahkan Iran atas serangan Kamis (13/6/2019) mendorong penolakan dan kritik dari Teheran.

Pada Jumat (14/6)  seorang pejabat AS mengatakan kapal cepat militer Iran di Teluk Oman mencegah dua kapal tunda milik swasta dari menarik salah satu kapal tanker yang rusak.

“Kemungkinan apa yang telah kita lihat (di Timur Tengah) selama beberapa hari terakhir dapat menghebat ke akhir pekan dan pedagang enggan mengambil posisi jangka pendek di depan itu,” kata Anthony Headrick, analis pasar energi di CHS Hedging LLC di Inver Grove Heights, Minnesota, mencatat “Judul terbaru dari pembatasan kapal tunda itu membuat beberapa pedagang memilih menutup posisi jangka pendek.”

Namun, minyak Brent mencatat penurunan mingguan sekitar dua persen, mencatat penurunan mingguan keempat berturut-turut, sementara minyak mentah AS (WTI) kehilangan hampir tiga persen.

“Prospek permintaan yang memburuk menahan harga, meskipun ada ketegangan ini,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York.

Perlambatan kondisi ekonomi telah menahan pertumbuhan permintaan, membayangi ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Iran, kata Kilduff. Akibatnya, harga mungkin terjebak dalam pola bertahan. “Kami menemui jalan buntu di sini.”

Badan Energi Internasional (IEA) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan untuk 2019 sebesar 100.000 barel per hari (bph) menjadi 1,2 juta barel per hari, mengutip prospek yang memburuk untuk perdagangan dunia.

Namun, lembaga yang berbasis di Paris itu mengatakan pihaknya memperkirakan pertumbuhan permintaan akan naik menjadi 1,4 juta barel per hari pada tahun 2020.

Pada Kamis (13/6)  Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan 2019 untuk pertumbuhan permintaan minyak global bahkan lebih rendah dari IEA, menjadi 1,14 juta barel per hari.

Di sisi pasokan, sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, pakta pemangkasan produksi oleh OPEC plus sekutunya, perang di Libya dan serangan terhadap kapal tanker di Teluk Oman hanya menambah ketidakpastian pasokan, kata IEA.

Peningkatan pasokan AS, serta kenaikan dari Brasil, Kanada, dan Norwegia, akan berkontribusi pada peningkatan pasokan non-OPEC sebesar 1,9 juta barel per hari tahun ini dan 2,3 juta barel per hari pada tahun 2020.

Perusahaan-perusahaan energi AS mengurangi jumlah rig minyak yang beroperasi selama seminggu kedua berturut-turut, kata perusahaan jasa energi General Electric Co Baker Hughes dalam laporannya pada Jumat (14/6).

Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat sejak Presiden AS Donald Trump menarik diri dari pakta nuklir multinasional 2015 dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi, terutama yang menargetkan ekspor minyak Teheran.

Iran, yang menjauhkan diri dari serangan sebelumnya, mengatakan tidak akan takut dengan apa yang digambarkannya sebagai perang psikologis.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika Serikat telah menilai bahwa Iran berada di balik serangan pada Kamis (13/6).

Militer AS kemudian merilis video yang katanya menunjukkan Pengawal Revolusi Iran mengambil ranjau yang tidak meledak dari sisi kapal tanker minyak milik Jepang. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Kurs dolar menguat sebelum pertemuan bank sentral AS pekan depan

Baca juga: Bursa saham Inggris melemah, Indeks FTSE-100 ditutup turun 22,79 poin

Toyota Indonesia Soroti Ketegangan Timteng

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sisa tetesan keringat dan minyak di balik kisah mudik Lebaran

Jakarta (ANTARA) – Tidak semua mampu menghaturkan untaian kasihdi hari suci, Idul Fitri. Ada yang masih berpeluh keringat dan kotoran dari deru debu jalanan, ketika sebagian orang sudah mengenakan sandang terbaik mereka untuk menyambut gema takbir.

Jauh dari kehangatan kue-kue khas yang baru disajikan usai khotbah Idul Fitri, justru sumpah serapah kadang mereka  dapatkan dari para pengendara mesin dengan ribuan tenaga kuda. Entah lama melayani, habis pasokan, atau bahkan kelelahan yang turut mengalir dari tangki-tangki bahan bakar mereka.

Di balik rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran 2019, demi menjamin kelancaran pemudik, tersisa banyak cerita dari para pejuang di lapangan. Satu cerita datang dari jalanan Trans Jawa, kisah manuver Mobil Tangki PTO (Dispenser) yang akan memasok BBM untuk SPBU Modular di KM 130 B dan 130 A, ruas Tol Cipali.

Saat jalur satu arah (one way) diberlakukan pada puncak arus balik Sabtu malam (8/6) lalu, SPBU Modular di sisi kiri dari arah Pejagan ke Jakarta (jalur B), tengah dipasok BBM menggunakan Mobil Tangki PTO (Mobil Tangki Dispenser) yang dikirim dari Terminal BBM Balongan.

Proses pengisian di tempat peristirahatan 130 B saat rekayasa satu arah berlangsung lancar. Setelah bongkar muatan masing-masing 3.000 liter Pertamax untuk dua unit SPBU Modular, seharusnya Mobil Tangki PTO tersebut tetap siaga di 130 B. Namun tak lama berselang, SPBU Modular di ruas kanan atau 130A juga berbunyi nyaring, tanda kosong perlu pasokan Pertamax.

Dengan koordinasi aparat kepolisian dan Jasa Marga, mobil tangki dispenser dalam kondisi darurat bermanuver dengan kawalan polisi menyeberang ke ruas tol 130 A. Perlu pengaturan lalu lintas ekstra di tengah padatnya kendaraan yang merupakan puncak arus balik.

“Tidak sampai satu jam, mobil tangki bisa mencapai rest area di seberang dan kembali bongkar muat mengisi SPBU Modular di rest area 130A,” kata Bayu Prostiyono selaku Operation Head TBBM Balongan yang terus berkoordinasi dengan kepolisan dan Jasa Marga sembari mengawal langsung pasokan BBM di lapangan.

Palang BBM habis pun urung dipasang, usai pasokan kembali terisi.

Ada juga kisah pemudik yang kehabisan bensin di KM 62 ruas tol Cikampek saat lawan arus diberlakukan. Kendaraan yang terjebak di sisi kanan jalan tidak bisa kembali ke jalur kiri untuk mampir ke tempat peristirahatan dan mengisi BBM.

Menanggapi kondisi tersebut, antar pemudik saling berkomunikasi di lapangan. Sejumlah mobil yang terjebak di kemacetan juga sudah mulai tiris BBM-nya. Seolah sudah menjadi keluarga karena sama rasa di jalanan, saling berantai mereka meminta bantuan Polisi yang bertugas. Kios Pertamina Siaga yang berada di KM 58B telah membawa BBM berikut motoristnya. Namun risiko keamanan melawan arus sangat tinggi.

“Berbahaya membawa motor melawan arus saat lalu lintas sangat padat. Meskipun sudah dikawal polisi,” kata Fandy Ifan Nugroho selaku Sales Branch Manager area Purwakarta yang siaga sebagai tim Satgas Pertamina di KM 62.

Fandy pun mengambil keputusan mengantarkan BBM dari SPBU di KM 62 B menggunakan kemasan. Semua turun tangan, baik tim Satgas, operator SPBU, polisi dan pemudik secara kompak berupaya melancarkan pasokan BBM bagi pemudik yang terjebak di jalur lawan arus.

Bahu membahu mereka menyeberangkan Pertamax kemasan melalui pembatas jalan. Lima buah mobil milik pemudik yang terjebak di jalur lawan aus dalam kondisi BBM kritis pun akhirnya bisa melanjutkan perjalanan pulang.
  Petugas SPBU menggunakan jerigen untuk mengalirkan BBM akibat kekurangan pasokan listrik untuk pompa dispenser di Lampung. (Afut Syafril)

Cerita lain pun mengalir dari perbatasan Nusantara.  Gema takbir, tahlil, dan tahmid yang mengumandang seiring dengan datangnya hari raya, tak menyurutkan niat Wahyu Hidayat untuk tetap berada di lokasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Di salah satu lokasi TBBM pulau terluar Indonesia itu lelaki berusia 26 tahun ini dengan setia tetap bekerja di hari Lebaran.

Fajar pagi yang menyingsing pada 1 Syawal 1440 Hijriah, Wahyu pun tetap bekerja seperti biasa guna memastikan Terminal BBM tempat dia bekerja beroperasi dalam menyalurkan bahan bakar untuk melayani dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), dua SPBU Kompak, satu SPBU Nelayan, pelayanan BBM untuk kapal (bunker service), PT PLN untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) serta beberapa agen minyak tanah.

Bahkan, untuk kali pertama, Wahyu yang baru diangkat menjadi pegawai Pertamina dua bulan lalu itu tidak mengagendakan mudik ke kampung halamannya di Cilacap, Jawa Tengah.

“Ini kali pertama saya tidak merayakan lebaran bersama keluarga dan berada di sebuah pulau yang sudah dekat dengan Philipina,” ujar lajang yang berstatus sebagai Junior Supervisor Sales Service dan General Affairs TBBM Tahuna.

Wahyu hanyalah salah satu potret pegawai yang tak mengenal libur meski Lebaran tiba.

Unik

Vespa orange itu merapat ke SPBU Modular di KM 285 B. Tidak sedikitpun terlihat wajah lelahnya, senyumnya tetap sumringah, mungkin terbayang wajah keluarga yang menantinya di tanah Jawa.

Sinu, pemudik bervespa dari Batam kemudian mengisi BBM Pertamax sebagai modalnya berkumpul dengan keluarga.

“Saya berangkat dari Batam tanggal 5 Juni setelah sholat Idul Fitri, mau mudik ke Jawa Tengah,” tutur Sinu.

Batam menuju Pulau Jawa tidak lah sebentar, namun Sinu melibas kelokan tajam Sumatera dengan motor vespa berdesain klasik.

Peran para pekerja yang tidak berlebaran memberikan kesempatan Sinu-Sinu lainnya untuk dapat menggenggam salam tangan keluarga dengan hangat.

Namun, antrean kendaraan yang membutuhkan suntikan bahan bakar tetap tidak dapat dihindari di berbagai ruas, mengingat banyaknya masyarakat yang berjalan secara serentak.

Baca juga: Arus balik terus mengalir, 4.073 penumpang tiba di Pelabuhan Sampit

Baca juga: Arus balik padat, Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin diperpanjang

Baca juga: Arus penumpang di Bandara Minangkabau anjlok 33 persen selama Lebaran

Kementerian ESDM patok harga batu bara acuan Juni 81,48 dolar/ton

HBA dan HMA yang telah ditetapkan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Batu bara dan Mineral di bulan ini

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mematok harga batu bara acuan pada bulan Juni 2019 sebesar 81,48 dolar AS per ton.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada tanggal 1 Juni 2019 telah menetapkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 92 K K/30/MEM/2019 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu bara Acuan untuk Bulan Juni Tahun 2019. Kepmen tersebut menetapkan Harga Batu bara Acuan (HBA) dan Harga acuan untuk 20 mineral logam (Harga Mineral Acuan/HMA).

“Kepmen yang mengatur HBA dan HMA bulan Juni sudah keluar. HBA dan HMA yang telah ditetapkan ini akan digunakan sebagai dasar perhitungan Harga Patokan Batu bara dan Mineral di bulan ini,” kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (Biro KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, Jumat, di Jakarta.

HBA Juni 2019 ditetapkan sebesar 81,48 dolar AS per ton. “Harga batu bara acuan telah ditetapkan sebesar 81,48 dolar AS per ton. Harga ini mengalami penurunan tipis, yakni 0,38 dolar AS dari HBA Mei 2018 sebesar 81,68 dolar AS per ton,” tambah Agung.

HBA adalah harga yang diperoleh dari rata-rata Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 pada sebelumnya. Kualitasnya disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8 persen, Total Sulphur 0,8 persen dan Ash 15 persen.

Sementara HMA komoditas nikel ditetapkan 12.100,00 dolar AS per dry metric ton (dmt), turun dari 13.000,91 dolar  AS per dmt dari HMA Mei 2019. Untuk komoditas kobalt ditetapkan 34.750,00 dolar AS per dmt, naik dari 32.320,45 dolar AS per dmt dari HMA Mei 2019. Harga timbal turun dari 1.977,25 dolar AS per dmt pada HMA Mei 2019 menjadi 1.863,53 dolar AS per dmt.

Harga seng turun dari 2.940,43 dolar AS per dmt pada HMA Mei 2019 menjadi 2.818,39 dolar AS per dmt, sedangkan HMA aluminium naik dari 1.865,59 dolar  AS per dmt menjadi 1.801,86 dolar AS per dmt. Untuk tembaga, HMA Juni 2019 ditetapkan 6.218,67 dolar AS per dmt, naik dari 6.422,16 dolar  AS per dmt pada HMA Mei 2019.

Di samping komoditas mineral di atas, sebagian komoditas mineral mengalami kenaikan harga dan sebagian lainnya mengalami penurunan, daftarnya adalah sebagai berikut.

Emas sebagai mineral ikutan: 1.283,69 dolar/ounce, turun dari 1.296,44 dolar/dmt dari HMA Mei 2019
Perak sebagai mineral ikutan: 14,82 dolar/ounce, turun dari 15,19 dolar/ounce dari HMA Mei 2019
Ingot timah Pb 300: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
Ingot timah Pb 200: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
Ingot timah Pb 100: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
Ingot timah Pb 050: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
Ingot timah 4NINE: sesuai harga ingot timah yang dipublikasikan ICDX pada hari penjualan
Logam emas: sesuai harga logam emas yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan
Logam perak: sesuai harga logam perak yang dipublikasikan London Bullion Market Association (LBMA) pada hari penjualan
Mangan: 5,33 dolar/dmt, turun dari 5,48 dolar/dmt dari HMA Mei 2019
Bijih Besi Laterit/Hematit/Magnetit: 1,32 dolar/dmt, naik dari 0,88 dolar/dmt dari HMA Mei 2019
Bijih Krom: 4,08 dolar/dmt, sama dengan HMA Mei 2019
Konsentrat Ilmenit: 3,70 dolar/dmt, turun dari 3,76 dolar/dmt dari HMA Mei 2019
Konsentrat Titanium: 9,51 dolar/dmt, naik dari 9,49 dolar/dmt dari HBA Mei 2019

HMA adalah salah satu variabel dalam menentukan Harga Patokan Mineral (HPM) logam berdasarkan formula yang diatur dalam Kepmen ESDM Nomor 2946 K/30/MEM/2017 tentang Formula Untuk Penetapan Harga Patokan Mineral Logam. HMA ini menjadi salah satu variabel untuk menentukan HPM. Variabel penentuan HPM logam lainnya adalah nilai/kadar mineral logam, konstanta, corrective factor, treatment cost, refining charges, dan payable metal.

Besaran HMA ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan dan mengacu pada publikasi harga mineral logam pada index dunia, antara lain oleh London Metal Exchange, London Bullion Market Association, Asian Metal dan Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).

Implikasi industri 4.0 pada Kementerian ESDM

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Survei SME: UKM Indonesia sadar pentingnya strategi pemasaran digital

Hampir setiap UKM yang disurvei menyadari pentingnya strategi digital, tetapi banyak yang tidak memiliki sumber daya atau kemampuan untuk mengimplementasikannya

Jakarta (ANTARA) – Survei yang dilakukan SME Magazine menyatakan bahwa hampir setiap usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia telah menyadari pentingnya strategi pemasaran digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Group Publisher dan Editor in Chief dari Majalah SME William Ng mengatakan bahwa UKM yang berpartisipasi dalam survei ini optimis, namun juga waspada terhadap laju perkembangan teknologi yang cepat dan integrasi ekonomi regional yang lebih besar.

“Hampir setiap UKM yang disurvei menyadari pentingnya strategi digital, tetapi banyak yang tidak memiliki sumber daya atau kemampuan untuk mengimplementasikannya,” kata William pada acara SME 100 Awards di Jakarta, Jumat.

William menjelaskan UKM merasakan dampak dari disrupsi berbasis teknologi di industri ini. Ditambah lagi, kata dia, banyak UKM yang semakin bermunculan karena mampu mengadopsi teknologi dan berhasil melampaui untuk ekspansi di luar negeri.

Dalam kesempatan yang sama, Operation Manager PT Baba Rafi Indonesia, Mujiono, mengatakan seiring dengan pesatnya perusahaan jasa kuliner, seperti Go-Food dan Grab Food, UKM dituntut lebih agresif untuk melakukan perubahan pada strategi penjualan.

“UKM harus bisa menghadapi perubahan di sana, di mana seluruh penjualan, seperti Go-Food, Grab Food semakin kencang di sana, kita harus mempersiapkan diri untuk mengikuti perkembangan di sana, memberikan promo lewat Go-Pay dan OVO. Kami sudah bergabung,” kata Mujiono.

Ia menambahkan bahwa tantangan terbesar UKM saat ini adalah semakin banyak usaha mikro yang berkembang karena pemasaran digital dan mudahnya akses modal bagi usaha pemula. Kondisi ini membuat UKM yang sudah berkembang memiliki banyak pesaing di dalam negeri.

Survei SME mencatat ada 29 UKM di Indonesia yang memiliki pertumbuhan bisnis terpesat berdasarkan kriteria kuantitatif seperti pertumbuhan pendapatan dan laba, serta kriteria kualitatif seperti prospek bisnis, investasi dalam pelatihan, dan upaya litbang.

Ada pun perusahaan yang menerima penghargaan ini di antaranya adalah penyedia chatbot Kata.ai, pemilik waralaba Kebab Baba Rafi, jasa pernikahan dan liburan Weddingku group, platform finansial peer-to-peer Investree, penyedia dompet digital Payfazz, dan pengecer gaya hidup Metroxgroup.

Baca juga: 29 UKM Indonesia raih penghargaan perkembangan bisnis terpesat

Rumah Kreatif BUMN Diluncurkan

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bulog siapkan beras medium dan premium untuk dominasi pasar BPNT

Bulog memiliki kemampuan dan kompetensi tersebut sehingga kami yakin mampu meraih pasar BPNT lebih dari 70 persen

Jakarta (ANTARA) – Perum Bulog terus melakukan persiapan untuk meraih dan menguasai 70 persen pasar Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dengan menyediakan produk pangan berkualitas dan terjangkau, khususnya untuk beras medium dan premium sesuai kebutuhan konsumen.

Dengan pengalaman di industri perberasan, distribusi, dan kemampuan infrastruktur yang dimiliki, Perum Bulog memiliki kapasitas menyediakan beras untuk 15,6 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia, baik wilayah perkotaan maupun pelosok yang sulit diakses oleh transportasi biasa dan sinyal operator.

“Bulog memiliki kemampuan dan kompetensi tersebut sehingga kami yakin mampu meraih pasar BPNT lebih dari 70 persen,” kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog, Tri Wahyudi, di Jakarta, Jumat.

Tri menjelaskan bahwa Bulog memiliki kurang lebih 37 mesin pengolahan yang tersebar di wilayah penyerapan gabah/beras seluruh Indonesia, serta bersinergi dengan mitra Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) maupun swasta dalam penyediaan kebutuhan beras untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP) dan komersial.

Pada semester I Tahun 2019  Bulog mampu menyerap gabah petani sebanyak 650.000 ton sesuai dengan HPP dalam Instruksi Presiden (Inpres) No 5/2015 dengan fleksibilitas 10 persen.

Dengan melihat kebutuhan beras BPNT untuk 15,6 juta KPM sebanyak 1,5 juta ton (asumsi 1 KPM menerima 10 kg), bukanlah hal yang sulit bagi Bulog menyerap gabah/beras petani di atas HPP dengan mekanisme komersial.

“Tentunya petani akan diuntungkan dengan konsep pembelian hasil panen menggunakan mekanisme komersial ini,” kata Tri.

Dengan peran Bulog sebagai penyedia beras untuk BPNT, Tri menilai petani akan bergairah menanam padi karena ada jaminan hasil panen dibeli di atas HPP. Agen BPNT (agen himbara dan E-Warong) akan menerima beras yang berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga memberikan keuntungan bagi agen, dan agen BPNT yang terdapat di desa-desa sehingga akan berdampak pada tumbuhnya perekonomian desa.

Di sisi hulu, Bulog dapat menyerap gabah/beras petani sebanyak-banyaknya untuk stok CBP maupun untuk penerima BPNT, sehingga stok yang menumpuk dan mengakibatkan turun mutu dapat dihindarkan.
 

Ketersediaan pasokan beras Bulog capai 2,1 juta ton

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arus balik terus mengalir, 4.073 penumpang tiba di Pelabuhan Sampit

Sampit (ANTARA) – Arus balik Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah melalui Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, terus mengalir dengan jumlah penumpang yang cukup banyak mencapai 4.073 orang.

“Saat ini tiba tiga kapal, nanti malam satu kapal. Jumlah penumpangnya masih cukup tinggi,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit Sutarmo di Pelabuhan Sampit, Kalimantan Tengah, Jumat.

Sejak siang hingga tengah malam, ada empat kapal dari Semarang (Jawa Tengah) dan Surabaya (Jawa Timur) tiba di Pelabuhan Sampit. Dua kapal milik PT Dharma Lautan Utama yaitu KM Kirana I dan Kirana III, serta dua kapal milik PT Pelni yaitu KM Leuser dan KM Kelimutu.

Empat kapal tersebut membawa 4.073 penumpang yang diturunkan di Pelabuhan Sampit. Selain itu, ada sejumlah kendaraan yang juga dibawa oleh dua kapal milik PT Dharma Lautan Utama.

Tiga kapal yang tiba pada Jumat sore yaitu KM Kirana I yang membawa 671 penumpang, KM Kirana III membawa 682 penumpang dan KM Leuser membawa 1.371 penumpang. Sementara itu, KM Kelimutu yang membawa 1.349 penumpang diperkirakan tiba di Pelabuhan Sampit pada tengah malam.

Arus penumpang turun ke pelabuhan berjalan lancar dan tertib. Petugas gabungan tetap berjaga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada penumpang yang saat ini memasuki masa arus balik Lebaran.

Kedatangan kapal ke Pelabuhan Sampit hari ini terlambat dari waktu yang diperkirakan sebelumnya. Hal itu lantaran kapal sempat tertahan di muara sungai karena tidak bisa masuk ke alur karena Sungai Mentaya sedang surut sehingga harus menunggu sungai pasang.

“Tertahan di muara akibat pasang surut, tapi keterlambatan itu masih batas toleransi. Kita tahu alur kita ini kan memang tergantung arus pasang surut. Hanya selisih sekitar 30 menit, jadi kami anggap masih tepat waktu,” kata Sutarmo.

Sementara itu, arus balik melalui Pelabuhan Sampit diprediksi akan berlangsung hingga lebih dari satu bulan setelah Lebaran. Banyak pemudik yang umumnya merupakan pekerja di perkebunan kelapa sawit dan pedagang, memilih menghabiskan waktu lebih lama di kampung halaman sebelum mereka kembali ke Kotawaringin Timur.

Jumlah penumpang saat arus balik diprediksi akan lebih banyak dibanding saat arus mudik lalu. Fenomena itu terjadi setiap tahun, yakni banyak pencari kerja datang untuk mengadu nasib di Kotawaringin Timur.

Baca juga: Arus balik padat, Posko Pelabuhan Trisakti Banjarmasin diperpanjang

Baca juga: Bandara Ngurah Rai layani 122 penerbangan tambahan selama Lebaran

Baca juga: Arus penumpang di Bandara Minangkabau anjlok 33 persen selama Lebaran

Peternak korban banjir rugi miliaran rupiah

Data sementara 198 ternak yang hilang tetapi sangat mungkin masih ada hewan ternak yang belum tercatat karena luasnya wilayah terdampak

Kendari (ANTARA) – Bencana alam banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara menyebabkan peternak rugi miliaran rupiah karena hewan ternak peliharaan mereka  terseret air bah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara Muhammad Nasir di Kendari, Jumat, menyebutkan 198 hewan ternak menjadi korban banjir yang menerpa tiga kabupaten setempat.

“Data sementara 198 ternak yang hilang tetapi sangat mungkin masih ada hewan ternak yang belum tercatat karena luasnya wilayah terdampak,” kata Nasir.

Musibah banjir karena curah hujan tinggi selama dua pekan meluluhlantakkan apa saja yang dilewati air bah di tiga daerah terparah, yakni Kabupaten Konawe, Konawe Utara dan Kolaka Timur termasuk hewan ternak milik masyarakat.

Data sementara, menurut Nasir, hewan ternak yang terseret banjir yakni, di Konawe sebanyak 2 sapi, Koltim 20 sapi dan Konut 144 sapi sehingga total untuk hewan ternak sapi 166 ekor.

Sedangkan, hewan ternak kambing tercatat 32 ekor hanya dilaporkan hilang di Konawe Utara, sehingga data sementara hewan ternak yang terkena dampak banjir sebanyak 198 ekor.

“Ya, kalau harga satu ekor sapi dewasa rata-rata ditaksir Rp8 juta per ekor maka kerugian para peternak sekitar Rp1,3 miliar,” ujarnya.

Sementara taksiran kerugian yang dialami peternak kambing mencapai kurang lebih Rp64 juta dengan hitungan satu kambing seharga Rp2 juta.

Pemerintah desa, penyuluh maupun peternak diimbau melaporkan hewan ternak yang terseret air bah secara akurat, khususnya yang menjadi nasabah asuransi agar klaimnya tidak mengalami kendala.

Baca juga: Pemkab Konawe Utara belum hitung kerugian materi akibat banjir

Baca juga: Mentan jamin bangun kembali pertanian di Konawe Utara

Baca juga: Gubernur bakal perbaiki rumah warga korban banjir Konawe Utara

Pewarta: Sarjono
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daop 7 Madiun layani 582.111 penumpang selama angkutan Lebaran 2019

Madiun (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat melayani sebanyak 582.111 penumpang KA selama angkutan Lebaran yang berlangsung pada 26 Mei hingga 13 Juni 2019.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko di Madiun, Jumat, mengatakan jumlah 582.111 orang tersebut merupakan penumpang yang naik maupun turun di stasiun-stasiun di wilayah Daop 7.

Adapun, jumlah tersebut naik sebanyak 4 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Lebaran 2018 dengan total penumpang mencapai 557.196 orang.

“Dari dua data volume penumpang itu jika dibandingkan akan terlihat kenaikan jumlah pengguna jasa layanan kereta api sekitar 4 persen,” ujarnya.

Ixfan merinci dari jumlah total penumpang sebanyak 582.111 orang tersebut, paling banyak disumbang dari Stasiun Madiun yang mencapai 131.383 penumpang atau rata-rata sebanyak 6.915 penumpang per hari selama masa angkutan lebaran.

Posisi kedua disumbang oleh Stasiun Kediri yang mencapai 70.132 penumpang dengan rata-rata per hari mencapai 3.691 orang. Kemudian Stasiun Blitar dengan jumlah sebanyak 69.942 penumpang atau rata-rata 3.681 orang per hari.

Disusul Stasiun Tulungagung sebanyak 61.974 penumpang atau rata-rata 3.262 orang per hari, Stasiun Jombang sebanyak 57.872 penumpang atau rata-rata 3.046 orang per hari, Stasiun Kertosono sebanyak 53.549 penumpang atau rata-rata 2.818 orang per hari, dan Stasiun Nganjuk sebanyak 24.866 penumpang atau rata-rata 1.309 orang per hari.

Ia menambahkan, penumpang kereta api untuk angkutan arus balik di wilayah Daop 7 Madiun hingga “H+8” Jumat tanggal 14 Juni masih tergolong tinggi.

Terpantau volume penumpang pada 13 Juni di wilayah kerja Daop 7 tercatat mencapai 33.941 orang. Meliputi, penumpang naik sebanyak 18.942 orang dan jumlah penumpang turun 14.999 orang.

Diperkirakan jumlah penumpang tersebut akan turun seiring berakhirnya Posko Angkutan Lebaran 2019 di PT KAI pada “H+10” tanggal 16 Juni 2019.

Baca juga: Dirut KAI pantau arus balik di Daop Madiun

Baca juga: Petugas temukan rel kendor di jalur KA Tulungagung-Blitar

Presiden ingin Waduk Muara Nusa Dua difungsikan sebagai obyek wisata

Denpasar (ANTARA) – Presiden Joko Widodo menginginkan agar waduk muara pertama di Indonesia yakni Waduk Muara Nusa Dua di Kota Denpasar, Bali, dapat difungsikan sebagai obyek wisata setelah proyek rehabilitasi dan penataannya rampung akhir tahun ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat acara Peninjauan Rehabilitasi, Peningkatan, dan Penataan Kawasan Wisata Waduk Muara Nusa Dua Kota Denpasar, Bali, Jumat, mengatakan waduk seluas 35 hektare tersebut tidak akan sekadar menjadi sumber air baku bagi beberapa wilayah di Bali meliputi Denpasar, Benoa, Nusa Dua, dan sekitar kawasan bandara tapi juga kawasan wisata.

“Tidak hanya fungsi air baku, tapi juga untuk restoran, untuk tempat wisata,” kata Jokowi.

Sembari menunjukkan masterplan dari proyek revitalisasi waduk tersebut, Presiden Jokowi mengatakan ke depan waduk itu akan menjadi obyek wisata yang bagus.

“Ya nanti kanan kiri ini akan ada kayak resto, cafe gitu. Ini gambarnya ada. Ya dong, kalau bisa fungsinya tidak hanya air baku, bisa untuk wisata, bisa untuk resto ya bagus,” katanya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang memandu Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut menambahkan selama ini banyak pemancing datang untuk memancing di kawasan waduk. Hingga ke depan waduk juga potensial dijadikan sebagai destinasi wisata mancing yang diminati.

Presiden mengaku sampai sejauh ini ketika proyek revitalisasi waduk telah mencapai 80 persen, pengerjaannya relatif memuaskan. “Saya kira penataan kanan kirinya bagus,” katanya.

Waduk Muara Nusa Dua dibangun pada 1996, yang merupakan muara dari Tukad Badung dengan panjang alur sungai mencapai 19,6 km dengan luas DAS 40,95 km2.

Dengan luas genangan 35 hektare, waduk mampu menampung 770.000 meter kubik dengan volume tampungan efektif 595.000 meter kubik.

Kegiatan Rehabilitasi Waduk Muara ini didasari oleh permasalahan yang muncul meliputi sedimentasi ke dalam waduk sangat tinggi, tampungan efektif berkurang, pemenuhan kebutuhan air baku yang terus meningkat, dan banyaknya sampah yang masuk ke area waduk sehingga kualitas air menurun.

Selama ini Bali memiliki sejumlah atraksi wisata yang sudah banyak dikenal wisatawan, dengan begitu dianggap perlu dikembangkan daya tarik wisata baru agar Bali tetap diminati wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Baca juga: Presiden Jokowi janjikan Waduk Muara Nusa Dua beroperasi 2019
 

Tinjau proyek, Jokowi janjikan Waduk Muara beroperasi

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pedagang : bawang putih impor atasi kelangkaan di Jatim

Surabaya (ANTARA) – Sejumlah pedagang di Jawa Timur mengatakan keberadaan komoditas bawang putih yang diimpor pemerintah dari China dinilai telah mengatasi kelangkaan komoditas tersebut yang sebelumnya sempat dirasakan masyarakat setempat, sesuai pantauan di sebuah pusat grosir kawasan Kota Surabaya.

Hartono, seorang pedagang di pusat grosir Pasar Keputran Surabaya, menyebut harga bawang putih kini kembali normal.

“Memang dari dulu bawang putih ini selalu impor. Beberapa waktu di awal Ramadhan atau bulan Mei lalu sempat terjadi kelangkaan karena pemerintah belum menerbitkan kebijakan impor. Tapi sekarang bawang putih impor sudah terdistribusikan dan harganya kembali normal,” katanya saat dikonfirmasi di sela kesibukannya di Pasar Keputran Surabaya, Jumat.

Dia mengatakan, saat terjadi kelangkaan bawang putih beberapa waktu lalu, harganya mencapai di atas Rp50.000 dan bahkan menembus Rp80.000 per kilogram, dari harga normal yang biasanya berkisar antar Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

“Ya, harganya mencapai Rp80 ribu lebih saat terjadi kelangkaan kemarin. Tapi tidak berlangsung lama, hanya sekitar seminggu pada awal bulan Mei lalu,” ucap Sujai, pedagang bawang putih lainnya di Pasar Keputran Surabaya.

Untuk mengatasi kelangkaan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perdagangan bergerak cepat dengan mendatangkan bawang putih impor dari negeri China.

Jawa timur mendapat alokasi sekitar 84 ribu ton yang didistribusikan secara bertahap. 15 ribu ton di antaranya diinformasikan telah tiba di Surabaya pada pertengahan bulan Mei lalu.

Menurut Hartono, bawang putih impor dari negeri China itu telah didistribusikan setelah sampai di Pasar Keputran Surabaya pada sekitar tanggal 10 Mei lalu dan berhasil menekan harga yang sebelumnya saat terjadi kelangkaan dirasa sangat mencekik.

“Sekarang harganya Rp35 ribu per kilogram, ini sudah mulai normal,” katanya.

Sedangkan Sujai di Pasar Keputran Surabaya menjualnya seharga Rp40 ribu perkilogram. “Sudah murah itu Rp40 ribu per kilogram,” ucapnya.

Selama ini petani lokal Indonesia memang belum mampu memenuhi kebutuhan bawang putih di dalam negeri sendiri. Karenanya pemerintah selalu mengeluarkan kebijakan impor, yang kebanyakan didatangkan dari negeri China.

Untuk periode 2019, demi memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia, Kementerian perdagangan telah menerbitkan persetujuan impor bawang putih dengan total mencapai 256 ribu ton.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, sebagaimana disampaikan di berbagai kesempatan, menyebut wilayah provinsi yang dipimpinnya untuk periode tahun 2019 mendapat alokasi bawang putih impor terbanyak, mencapai 84 ribu ton, yang didistribusikan secara bertahap.

“15 ribu ton bawang putih impor sudah sampai di Surabaya pada pertengahan Mei lalu. Kita dapat alokasi bawang impor terbanyak karena dari pusat-pusat grosir di wilayah Jawa Timur ini nantinya didistribusikan ke luar daerah provinsi lainnya,” katanya.

Baca juga: Gubernur sebut 15.000 ton bawang putih impor segera masuk Jatim
Baca juga: Jatim tunggu impor bawang putih China, penuhi kebutuhan masyarakat

Bawang putih dan jengkol sumbang inflasi di Sumbar

Pewarta: A Malik Ibrahim / Hanif Nashrullah
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wagub NTB akan gelar temu bisnis dengan biro perjalanan di Prancis

Kesempatan emas bertemu dengan para pengelola jasa perjalanan wisata di Prancis juga akan dimanfaatkan sebagai ajang mempromosikan NTB sebagai destinasi wisata yang komplet

Mataram (ANTARA) – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Hj Sitti Rohmi Djalilah direncanakan menggelar temu bisnis dengan sejumlah biro perjalanan wisata di Paris, Prancis.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Najamuddin Amy, mengatakan pertemuan bisnis itu akan dilaksanakan di sela-sela kunjungan Wagub NTB pada pertemuan Dewan Koordinasi Internasional Manusia, dan Program Biosfer, Unesco atau The International Coordinating Council Of The Man And The Biosphere Programme di Paris, Prancis pada 17-21 Juni 2019.

“Pertemuan ini akan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Prancis,” ujarnya di Mataram, Jumat. 

Menurut Najamuddin, temu bisnis dengan biro perjalanan atau “travel agent” ini akan dimanfaatkan Wagub NTB untuk meyakinkan para pengelola jasa perjalanan wisata di Prancis bahwa NTB siap menerima investasi dan wisatawan.

Kesiapan ini dibuktikan dengan upaya Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota di NTB yang terus membenahi dan meningkatkan infrastruktur pendukung, baik infrastruktur fisik maupun non-fisik.

“Kesempatan emas bertemu dengan para pengelola jasa perjalanan wisata di Prancis juga akan dimanfaatkan sebagai ajang mempromosikan NTB sebagai destinasi wisata yang komplet,” kata Najamuddin.

NTB dengan dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa, memiliki begitu banyak ragam destinasi wisata. Mulai dari destinasi wisata pantai, air terjun, pegunungan, olahraga, budaya dan kesenian.

Sebagian destinasi mungkin telah cukup dikenal dan memiliki reputasi yang mendunia. Namun, masih banyak lagi destinasi lain di NTB yang perlu diperkenalkan kepada warga dunia.

“Melalui temu bisnis inilah, destinasi-destinasi di NTB ini akan diperkenalkan. Sehingga akan semakin banyak destinasi wisata di NTB yang akan memicu ketertarikan wisatawan dari Prancis dan negara-negara Eropa,” jelasnya.

Najamuddin menyampaikan, adanya interaksi secara langsung dengan pengelola jasa perjalanan wisata ini, diharapkan bisa menjadi langkah besar untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata NTB yang kini sedang bangkit pascabencana gempa bumi beberapa waktu lalu.

Selain itu, kata dia, alasan lain dari digelarnya temu bisnis adalah menjajaki kemungkinan untuk mengekspor komoditas unggulan NTB ke Prancis. Upaya ini selaras dengan program penguatan industri lokal yang sedang digencarkan Pemprov NTB di bawah kepemimpinan Gubernur H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah.
​​​​​
“Tentunya harus diimbangi dengan upaya lain, yaitu membuka akses terhadap pasar yang akan menyerap produk tersebut,” katanya. 

Najamuddin, menilai sistem perdagangan dunia yang terbuka saat ini membuka peluang bagi NTB untuk menjadi daerah yang mampu mengekspor produknya ke daerah atau negara lain.

“Hal inilah yang juga akan dijajaki dalam temu bisnis dengan para pelaku usaha di Prancis. Dengan demikian, kita berharap supaya barang-barang asal NTB nantinya dapat diekspor juga ke Perancis,” katanya.

Baca juga: NTB promosikan MotoGP Mandalika di Paris

Baca juga: 2.191 wisatawan kapal pesiar mewah singgahi Lombok

Baca juga: Wagub NTB dukung ILO tingkatkan SDM pariwisata

Mahasiswa Prancis belajar Islam di pesantren Deli Serdang

Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juni, Bandara Adi Soemarmo operasikan terminal baru

Solo (ANTARA) – Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo memastikan akan meresmikan terminal baru pada bulan Juni 2019.

“Jadi sebentar lagi, rencananya bulan Juni mulai beroperasi,” kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman di Solo, Jumat.

Pascaperesmian nanti, pihaknya akan mengajak perwakilan maskapai penerbangan untuk mengunjungi terminal baru, kemudian perwakilan tenant.

“Nanti kan juga ada izin verifikasi dari Dirjen Perhubungan Darat. Untuk tenant, kami menyediakan 33 tetapi untuk tahap awal ini baru 7 tenant yang dilelang,” katanya.

Ia mengatakan pertimbangan dilakukan pelelangan secara bertahap karena pihak manajemen PT Angkasa Pura I ingin melihat potensi pasar terlebih dahulu.

“Kami ‘ngetes’ pasar dulu, nanti akan ada food and beverage, fashion, dan cafe,” katanya.

Sama dengan terminal lama, dikatakannya, luas terminal baru yang rencananya difokuskan sebagai terminal keberangkatan baik domestik maupun internasional tersebut 13.000 m2.

“Kalau terminal lama luasnya juga 13.000 m2 dan khusus untuk terminal kedatangan,” katanya.

Dengan penambahan tersebut, pihaknya juga akan menambah 1 gate di dalam terminal. Dengan demikian, totalnya ada 4 gate.

Sementara itu, pihaknya berharap dengan adanya tambahan tersebut jumlah penumpang juga dapat terdongkrak, yaitu dari 3.600 penumpang/hari bisa menjadi 22.000 penumpang/hari.

“Apalagi dengan adanya KA bandara, nanti bulan September kami dapat keretanya. Kami kan nanti juga bergandengan dengan Jogja. Kami juga dapat tol, kalau tol ini lebih menyasar ke pasar umrah,” katanya.

Baca juga: Menhub: Kereta Bandara Adi Soemarmo selesai pertengahan 2019
Baca juga: Kemenhub segera realisasikan “airport-city” Bandara Solo

 

Pemudik di Bandara Minangkabau turun 33%

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PTPN VII gandeng PT SAM untuk optimalisasi aset

Saya berharap kerja sama ini dapat menciptakan peluang bisnis baru yang menguntungkan dalam upaya memaksimalkan aset perusahaan

Bandarlampung (ANTARA) – PTPN VII mengandeng PT Suwarnadwipa Agro Makmur (SAM) untuk memaksimalkan pendapatan perusahaan dengan memaksimalkan lahan tidak produktif atau optimalisasi aset.

Penandatangan nota kesepahaman (MoU) itu berlangsung di ruang rapat Direktur Utama PTPN VII, Bandarlampung, Jumat, antara Direktur Utama PTPN VII Muhammad Hanugroho didampingi Direktur Operasional Husairi dengan Direktur Utama PT PT Swarnadwipa Agro Makmur Armando R. Wirajendi dan Direktur David Widjaya.

“Saya berharap kerja sama ini dapat menciptakan peluang bisnis baru yang menguntungkan dalam upaya memaksimalkan aset perusahaan,” kata
Direkrut Utama PTPN VII M. Hanugroho.

Ia menyebutkan, dalam rangka melakukan sinergi ini kedua belah pihak berkesempatan untuk melakukan kerja sama penanaman jagung secara mekanis pada 2019 seluas lebih kurang 700 hektare di Unit Rejosari.

Menurut dia, saat ini areal tersebut sedang mengalami penurunan produksi buah dikarenakan serangan jamur ganoderma.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk melakukan perbaikan tata cara perawatan tanaman, namun belum membuahkan hasil yang signifikan.

Berdasarkan hasil kajian penanggulangan ganoderma di Unit Rejosari oleh pusat Penelitian Bioteknologi dan Bioindustri Indonesia, direkomendasikan untuk memutus siklus hidup ganoderma dilakukan melalui dua tahap.

Pertama, replanting menggunakan teknik khusus untuk endemik dan kedua, rotasi ke tanaman bukan inang ganoderma.

Sementara itu, Direktur Utama PT SAM Armando R. Wirajendi berharap kerja sama ini dapat berjalan lancar dan terbuka.

“Kita akan sesuaikan kultur pertanian yang ada di Lampung, dengan metode tanam yang kita miliki,” katanya.

Baca juga: Dirut PTPN VII : Banyak gangguan, perseroan terus berbenah

Baca juga: Menteri BUMN Dorong PTPN VII Bangun Kawasan Industri

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Khofifah harapkan Inggris investasi MRT dan LRT di Jatim

Kami berharap investasi berkaitan dengan penguatan transportasi publik terutama MRT dan LRT bisa diluaskan selain DKI Jakarta dan Jawa Barat, yaitu dikembangkan di Jatim

Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap Inggris turut berinvestasi memperkuat transportasi publik berupa Mass Rapid Transit (MRT) dan Lintas Rel Terpadu (LRT) di wilayah setempat.

“Kami berharap investasi berkaitan dengan penguatan transportasi publik terutama MRT dan LRT bisa diluaskan selain DKI Jakarta dan Jawa Barat, yaitu dikembangkan di Jatim,” ujarnya usai bertemu Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di kantor Gubernur Jatim jalan Pahlawan Surabaya, Jumat.

Kebutuhan pembangunan transportasi publik tersebut, kata dia, sangat mendesak sebab bisa menghubungkan kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Gerbang Kertosusila).

Menurut dia, titik-titik jalan harus saling terkoneksi sehingga nantinya bisa terhubung dengan sentra Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti yang ada di Pasuruan maupun Gresik.

“Karena memang penguatan Gerbang Kertosusila menjadi sangat penting, serta terkoneksi antara satu ruas dan ruas lainnya,” ucap gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut.

Mantan menteri sosial itu berharap kepada duta besar Inggris untuk Indonesia bisa menindaklanjuti rencana tersebut sehingga tidak terhenti.

Sementara itu, Moazzam Malik mengakui memang telah ada kesepakatan antara konsorsium dari Inggris dan PT Kereta Api Indonesia (KAI), salah satunya menyangkut MRT dan LRT di DKI, tapi bukan tidak mungkin hal yang sama dilakukan di Jatim.

“Kami terus ikuti arahan dari Pemprov dan Pemerintah Pusat,” ucap pria yang juga dubes Inggris untuk ASEAN dan Timor Leste tersebut.

Inggris, lanjut dia, siap memberikan bantuan pembiayaan seandainya dibutuhkan, bahkan beberapa hari lalu diakuinya sudah berbicara dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi terkait kesiapan membantu pembiayaan untuk percepatan pembangunan infrastruktur.

Kendati demikcian, alumni University of Oxford itu menyaratkan pemerintah harus melakukan uji kelayakan tentang penyediaan transportasi massal berbasis rel dan harus dilakukan secara mandiri, serta perusahaan lokal yang menjadi pemimpin pengkajiannya.

“Karena tawaran dari Inggris berbeda dengan China dan Jepang. Bukan tidak bisa, tapi kami tidak berminat untuk membangun proyek seluruhnya. Kami mau kerja sama dengan mitra-mitra di Indonesia, dan kami harap mitra lokal yang akan memimpin proyek karena mereka tahu apa yang harus dilakukan,” katanya.

Dalam membangun infrastruktur, ia menegaskan tidak ingin turut campur terlalu detil meski pihaknya andil memberikan bantuan pembiayaan.

“Jadi, nantinya pemerintah Inggris ingin berperan mengatasi keterbatasan keterampilan atau keuangan, tapi tidak akan masuk secara teknis bila MRT dan LRT diwujudkan di Jatim,” katanya.

Baca juga: Gubernur Jatim minta pelibatan “youtuber” tingkatkan layanan kesehatan

Baca juga: Gubernur Khofifah bertekad jadikan BUMD di Jatim berkelas dunia

Warga Jawa Timur antusias berlebaran di Grahadi

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penumpang kereta “arus balik” di wilayah Daop 7 masih tinggi

Tulungagung, Jatim (ANTARA) – Penumpang kereta api untuk angkutan “arus balik” di wilayah Daop 7 Madiun, Jawa Timur hingga  Jumat, masih terpantau tinggi. Gerbong-gerbong kereta api selalu penuh, antrian tiket juga masih berjubel.

Bahkan tak sedikit yang akhirnya tidak kebagian tiket karena banyaknya calon penumpang yang ingin menggunakan layanan sarana angkutan darat di bawah pengelolaan PT KAI tersebut.

“Pengguna jasa kereta api untuk arus balik, baik untuk rute lokal seputar Jawa Timur maupun untuk jarak jauh seperti tujuan Jakarta, Bandung, Jawa Tengah ataupun Yogyakarta sampai saat ini memang masih cukup tinggi,” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.

Ia mencontohkan volume penumpang pada 13 Juni  di wilayah kerja Daop 7 yang meliputi Madiun, Kediri, Jombang, Nganjuk, Tulungagung dan Blitar, tercatat penumpang naik sebanyak 18.942. Sedangkan jumlah penumpang turun 14.999 orang, sehingga total angka pengguna jasa layanan kereta secara keseluruhan dalam satu hari di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 33.941 orang.

Menurut Ixfan, total penumpang selama angkutan lebaran mulai 26 Mei hingga 13 Juni 2019  jumlah penumpang yang naik maupun turun di stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 sebanyak 582.111 orang. Sementara pada periode yang sama pada lebaran 2018 total penumpang 557.196 orang.

“Dari dua data volume penumpang itu jika disandingkan akan terlihat kenaikan jumlah pengguna jasa layanan kereta api sekitar 4 (empat) persen,” katanya.

Khusus di Stasiun Tulungagung, selama periode angkutan lebaran mulai 26 Mei hingga 13 Juni jumlah penumpang tercatat sebanyak 61.974 orang.

Rinciannya, penumpang naik sebanyak 27.670 orang sementara penumpang turun sebanyak 34.304 orang.

“Posko Angkutan Mudik Lebaran 2019 di PT KAI akan berakhir pada akhir pekan ini atau pada 16 Juni, sehingga jumlah penumpang dalam kurun tiga hari ke depan ini diperkirakan akan turun terus hingga normal lagi seperti sedia kala,” katanya.

Baca juga: Daop 7: Penumpang mudik dan balik sudah mulai imbang
Baca juga: Jumlah penumpang KA Lebaran 2019 Daop Madiun naik 5 persen

Pelabuhan Trisakti antisipasi arus balik hingga H+15

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

SATU Indonesia Award ajang pembuktian karya anak muda

ujur saja saya termasuk orang yang tidak mendapatkan pendidikan seperti anak muda lainnya

Jakarta (ANTARA) – Ajang Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards menjadi tempat pembuktian karya bagi anak muda, salah satunya Narman, kepada masyarakat luas.

“Jujur saja saya termasuk orang yang tidak mendapatkan pendidikan seperti anak muda lainnya,” kata Narman, lelaki asal Baduy, Banten yang terpilih sebagai pemenang pada ajang SATU Indonesia Award 2018.

Narman mengembangkan Baduycraft, yakni tempat untuk menjual produk-produk khas Baduy untuk masyarakat luas.

“Jujur saja saya termasuk orang yang tidak mendapatkan pendidikan seperti anak muda lainnya,” katanya.

Kondisi ini tak membuat Narman minder. Ia mulai bergerak tanpa kenal lelah.

Narman terbesit membuat Baduycraft lantaran melihat banyaknya produk-produk Baduy yang unik.

“Dari situ saya mencoba memasarkan produk tersebut secara luas melalui online,” tuturnya.

Tentu apa yang dilakukan Narman tidak mudah. Narman banyak menemui kesulitan seperti kehabisan bahan baku. Contohnya ketika membuat tas koja, tas khas Baduy.

Bahan-bahan tersebut harus dicari keluar masuk hutan. Tantangan ini menjadi penyemangat saya untuk maju, katanya bersemangat.

Di tengah berkarya membuat Baduycraft, pada 2018 Narman mendaftar diri menjadi peserta SATU Indonesia Awards dan menang.

Narman berhasil mendapatkan apresiasi dari Astra setelah dirinya mendaftarkan diri menjadi peserta SATU Indonesia Awards.

Menurut dia, ajang tersebut sangat luar biasa, karena acara ini mendukung dan mengapresiasi anak muda Indonesia yang memiliki tekad kuat dan kemauan yang tinggi untuk maju bersama.

Narman juga mendorong anak muda untuk memberikan dampak positif ke lingkungan sekitar.

“Melalui lingkungan itulah kita mempunyai andil untuk berbuat sesuatu,” ujarnya.

SATU Indonesia Awards 2019 merupakan acara penghargaan yang ditujukan untuk orang-orang inspiratif di bidang pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, kesehatan, dan teknologi. Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.

Syarat peserta SATU Indonesia Awards 2019:

Pertama, Mempunyai aktivitas yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar di bidang: kesehatan, pendidikan, lingkungan, wirausaha ( kewirausahaan), dan teknologi.

Kedua, Pria atau Wanita berusia maksimal 35 tahun.

Ketiga, Individu atau kelompok (minimal tiga orang).

Keempat,Kkegiatan harus orisinal.

Kelima, Kegiatan telah berlangsung minimal satu tahun.

Keenam, Belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional.

Ketujuh, Bukan karyawan Grup Astra.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang program SATU Indonesia Awards 2019, silakan kunjungi website www.satu-indonesia.com .

Bantuan truk tangki air dari Astra untuk PMI

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

29 UKM Indonesia raih penghargaan perkembangan bisnis terpesat

UKM di Indonesia terus berkembang, meskipun ekonomi global tidak dapat diprediksi dan tantangan market semakin tinggi

Jakarta (ANTARA) – Penghargaan bergengsi untuk usaha kecil dan menengah atau “small medium enterprise”, SME 100 Awards, memberikan penilaian terhadap 29 UKM di Indonesia yang memiliki pertumbuhan bisnis terpesat.

Group publisher danEditor in Chief dari Majalah SME William Ng mengatakan bahwa SME 100 telah melakukan survei terhadap 2.000 UKM teratas di Indonesia sejak Februari sampai April 2019.

“Hasil 29 UKM yang terhitung berkembang pesat ini berdasarkan kriteria kuantitatif seperti pertumbuhan pendapatan dan laba, serta kriteria kualitatif seperti prospek bisnis, investasi dalam pelatihan, dan upaya Litbang, untuk menerima Penghargaan SME 100,” kata William pada acara SME 100 Awards di Jakarta, Jumat.

William menjelaskan program ini diselenggarakan dalam kemitraan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Dewan Bisnis Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjutan (Indonesia Business Council for Sustainable Development / IBCSD).

Menurut dia, keterlibatan UKM di Indonesia dapat membantu mempertahankan pertumbuhan ekonomi negara. UKM di Indonesia terus berkembang, meskipun ekonomi global tidak dapat diprediksi dan tantangan market semakin tinggi.

Di antara UKM yang disurvei ini, pertumbuhan pendapatannya tercatat mencapai 9,3 persen pada tahun 2018 atau senilai Rp55,1 miliar, sementara laba tumbuh 23,5 persen menjadi Rp7,1 miliar yang dipengaruhi oleh konsumsi dalam negeri.

“Walaupun perusahaan yang meraih gelar ‘Fast Moving Companies’ ini mungkin tidak mewakili semua UKM, ini menghilangkan mitos bahwa bisnis adalah hal yang sulit bagi UKM secara umum di Indonesia,” kata William.

Ada pun perusahaan yang menerima penghargaan ini diantaranya adalah penyedia chatbot Kata.ai, pemilik waralaba Kebab Baba Rafi, jasa pernikahan dan liburan Weddingku group, platform finansial peer-to-peer Investree, penyedia dompet digital Payfazz, dan pengecer gaya hidup Metroxgroup.

“Baba Rafi mendapat penghargaan SME Award di bidang ‘franchise’ kebab. Ini penghargaan yang ‘prestigious’ bagi kami, karena menjadi pembuktian bagi kami bahwa Bawa Rafi telah diakui di dunia,” kata Operation Manager PT Baba Rafi Indonesia, Mujiono.

Indonesia menjadi negara ketiga di ASEAN yang menyelenggarakan SME 100 Awards, setelah Malaysia dan Singapura. Vietnam akan menjadi negara keempat yang saat ini masih dilakukan survei di negara tersebut.

Baca juga: Kemenkop rumuskan pola kerja sama pembangunan koperasi berkelanjutan
Baca juga: Pemberdayaan KUKM diperkirakan semakin berkembang lima tahun ke depan

Rumah Kreatif BUMN Diluncurkan

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub tak revisi peraturan ojek daring hingga berlaku nasional

Di mana biaya minimal tarif batas atas dan bawah tidak akan dievaluasi sampai tiga bulan ke depan, tidak melakukan apa-apa

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perhubungan tidak akan merevisi peraturan ojek daring hingga peraturan tersebut berlaku nasional dalam tiga bulan ke depan.

“Sementara ini kita melakukan uji coba di lima kota besar, saya akan berlakukan secara menyeluruh di seluruh Indonesia, artinya di situ untuk sementara saya belum akan melakukan revisi terhadap Keputusan Menteri Nomor 348 tentang biaya jasa,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi usai penutupan Posko Nasional Angkutan Lebaran Terpadu 2019 Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat.

Artinya, tidak ada perubahan terhadap Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat serta Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

“Di mana biaya minimal  tarif batas atas dan bawah tidak akan dievaluasi sampai tiga bulan ke depan, tidak melakukan apa-apa,” katanya

Namun, Budi menegaskan tetap tidak diperbolehkan untuk memberlakukan diskon.

“Di dalam regulasi itu tidak mengenal kita yang namanya diskon, tidak mengenal namanya hadiah yang lain, adanya tarif batas bawah tarif batas atas atau tarif minimal di Zona 1 Zona 2 dan Zona 3,” katanya.

Budi juga menegaskan tidak akan mengatur persaingan usaha yang kaitannya dengan perbankan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk itu, Ia akan menyerahkan terkait persaingan usaha ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

“Persaingan usaha itu di luar bisnis menyangkut transportasi, jadi saya tidak mengatur. Kalau ada indikasi pelanggaran menyangkut persaingan usaha tinggal melaporkan ke KPPU,” katanya.

Baca juga: Kemenhub akan masukan sanksi di peraturan ojek daring
Baca juga: Pemerintah diminta larang promo berlebih ojek daring

Penumpang pesawat Lebaran menurun

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi sebut studi kelayakan Bandara Bali Utara segera diputuskan

Denpasar (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut kajian atau studi kelayakan bagi proyek pembangunan bandara baru di Bali Utara segera diputuskan.

“Airport yang Bali bagian utara segera diputuskan studinya. Selesai kajiannya rampung, putusin,” ujar Jokowi saat meninjau proyek revitalisasi Waduk Muara Nusa Dua di Kota Denpasar, Bali, Jumat.

Kepala Negara berbicara mengenai berbagai proyek strategis yang akan dibangun di Provinsi Bali salah satunya yang paling disiapkan adalah
Bandara Bali Utara.

Bandara tersebut rencananya akan berlokasi kawasan perbukitan dengan tebing tidak dalam slof yang tinggi di Buleleng, Bali Utara.

Lokasi tepatnya kemungkinan di Kubutambahan yang merupakan tanah milik desa adat dan sudah mendapat persetujuan dari para kelian desa untuk pembangunan proyek bandara sehingga kemungkinan konflik sosial dengan warga setempat bisa diminimalkan.

Sedangkan untuk proyek lainnya seperti kereta api di Bali kata Presiden masih dalam tahap studi kelayakan. “Belum, masih dalam studi,” kata Jokowi.

Sementara terkait proyek reklamasi Teluk Benoa yang sempat menuai pro dan kontra beberapa waktu lalu.

Presiden menegaskan pemerintah mendengarkan dan mengikuti keinginan masyarakat.

“Jalan nggak sih? Jalan nggak sudah lima tahun?” ujar Jokowi sambil bertanya balik soal kelanjutan reklamasi. Faktanya proyek tersebut tidak berjalan sampai saat ini.

Baca juga: Rencana pembangunan Bandara Bali Utara dilanjutkan
Baca juga: Bandara Bali Utara telan investasi hingga Rp6,3 triliun
Baca juga: Bandara Bali Utara dibangun setelah Ngurah Rai capai puncak

HIPPINDO sampaikan kendala ekspansi kepada Presiden Jokowi

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumut perkuat stok daging kerbau beku pascalebaran

Medan (ANTARA) – Bulog Divre I Sumut tetap menjaga stok daging kerbau beku pascalebaran untuk membantu jaminan ketersediaan daging di pasar daerah itu.

“Meski stok daging kerbau beku itu masih aman atau 34,64 ton dan sudah usai Lebaran.Tapi Bulog akan terus memperkuat stok komoditas itu,” ujar Kepala Bulog Divre I Sumut, Basirun di Medan, Jumat.

Bulog Sumut, katanya akan tetap meminta pasokan daging kerbau beku eks impor itu ke pusat.

“Ketersediaan penting untuk banyak kepentingan,” katanya.

Selain untuk membantu menjaga ketersediaan daging sapi segar di pasar, stok yang banyak itu juga untuk tetap mengingatkan atau memperkenalkan ke masyarakat.

Adapun harga jual tetap sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp80.000 per kg.

“Semakin warga mengenal daging kerbau beku, harapannya harga daging sapi bisa tetap stabil” katanya.

Dia mengakui, dampak lonjakan permintaan, harga daging sapi segar saat Lebaran naik Rp10.000 per kg atau menjadi Rp120.000 per kg.

“Kenaikan itu yang diharapkan tidak terjadi sehingga pemerintah berupaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap daging sapi segar dengan menyediakan pilihan lain yakni daging kerbau beku,” katanya.

Baca juga: Bulog Sumut tambah stok daging kerbau beku 28 ton
Baca juga: Bulog Sumut tambah 130 ton daging beku jelang Lebaran

Permintaan daging beku di Bulog Kedu tinggi

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub imbau maskapai sosialisasikan penerbangan “codeshare”

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mengimbau maskapai sosialisasikan penerbangan “codeshare” kepada calon penumpang.

“Penerbangan ‘codeshare’ ini harus diinformasikan kepada penumpang dari mulai proses pemesanan tiket hingga pelaksanaan penerbangan, yaitu diumumkan dalam penerbangan,” jelas Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti di Jakarta, Jumat.

Penerbangan “codeshare” adalah salah satu cara untuk memaksimalkan layanan penerbangan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pengembangan jaringan rute penerbangan internasional dan domestik.

“Codeshare” merupakan perjanjian kerja sama pelayanan penerbangan antara dua maskapai atau lebih dalam melayani satu rute penerbangan.

Untuk penerbangan “codeshare”, masing-masing maskapai dapat menjual tiket penerbangan di rute yang sama, namun hanya satu maskapai yang mengoperasikan penerbangan di rute tersebut.

Penerbangan “codeshare” memiliki nomor dan kode penerbangan yang berbeda untuk masing-masing maskapai.

Penerbangan “codeshare” dapat dilaksanakan pada rute internasional dan domestik. Sebagai pelaksana penerbangan codeshare domestik haruslah perusahaan penerbangan nasional.

Maskapai asing hanya bertindak sebagai pihak pemasar (marketing carrier) sedangkan perusahaan penerbangan nasional sebagai pelaksana operasi (operating carrier).

Pelaksanaan penerbangan “codeshare” biasa dilakukan oleh airline dalam satu aliansi atau group, misalnya Sky Team, One World, dan Star Alliance di mana Garuda merupakan anggota dari Sky Team.

Lebih lanjut ditegaskan oleh Polana agar seluruh maskapai meningkatkan pelayanannya dengan tetap mengutamakan tiga aspek utama penerbangan yakni keselamatan, keamanan dan pelayanan.

“Keselamatan penerbangan merupakan tanggung jawab bersama. Semuanya harus bekerjasama dalam menciptakan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman,” katanya.

Baca juga: Kemenhub: transportasi udara angkutan Lebaran turun 20-30 persen
Baca juga: Soal maskapai asing, Menhub: Agar terjadi keseimbangan harga

Penumpang pesawat Lebaran menurun

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengelola gerai usaha di Bandara Palembang minta keringanan

Normalnya tahun 2018 setiap hari kami bisa membungkus rata-rata 60 koper, namun tahun ini hanya 30 koper paling banyak,memang sempat naik lagi saat musim mudik kemarin namun kembali sepi usai mudik

Palembang (ANTARA) – Para pengelola gerai usaha di Bandara Sultan  Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang meminta keringanan biaya lokasi berusaha agar dapat bertahan di tengah tren penurunan trafik penerbangan sejak awal 2019.

Seorang petugas pembungkus koper salah satu maskapai, Rully Ardiansyah, mengatakan bahwa omset produk jasanya turun hingga 70 persen dan merugi puluhan juta rupiah selama empat bulan terakhir.

“Normalnya tahun 2018 setiap hari kami bisa membungkus rata-rata 60 koper, namun tahun ini hanya 30 koper paling banyak,memang sempat naik lagi saat musim mudik kemarin namun kembali sepi usai mudik,” ujar Rully di Palembang, Jumat.

Menurut dia, jasa pembungkusan koper sangat merasakan dampak penurunan arus penumpang karena amat bergantung dengan trafik penerbangan, agar tetap bertahan pihaknya telah menyurati otoritas bandara meminta keringanan pembayaran biaya operasional.

Di tempat yang sama seorang karyawan gerai roti, Jelsie, mengaku omset produknya mengalami penurunan sampai 50 persen sejak Februari 2019.

“Karena pembeli tidak seramai tahun lalu maka kami terpaksa agak menahan produksi, sebisa mungkin jangan sampai ada tersisa karena keuntungan begitu tipis saat ini,” pungkas Jelsie.

Sementara itu Asisten Manager Of Comercial SMB II, Riski Indra Budiman, membenarkan jika gerai-gerai di Bandara SMB II telah meminta keringanan tarif operasional.

“Kami mengakomodasi permintaan pengelola gerai, jadi memang kami turunkan tarif operasional sesuai penurunan trafik penerbangan, misalnya trafik penerbangan turun 30 persen maka tarif gerai kami turunkan 30 persen juga,” jelas Riski.

Penyesuaian tersebut lantaran gerai-gerai bandara yang jumlahnya 40 unit memang sangat bergantung dengan arus pergerakan penumpang, terutama gerai makanan dan minuman.

Bahkan sudah ada dua gerai penjual pakaian dan oleh-oleh yang tutup karena tidak mampu bertahan dengan beban operasional sebab gagal mengimbangi dinamika penurunan penumpang.

Akibat penurunan omset gerai juga, kata dia, Bandara SMB II Palembang terpaksa menanggung kerugian hingga 40 persen selama semester satu 2019 dengan proyeksi kerugian diprediksi berlanjut sampai akhir tahun.

“Memang dilihat trafiknya belum meningkat, tapi kami masih berharap ada angin segar yang bisa memperbaiki trafik penerbangan lagi,” demikian Riski.

Baca juga: Penumpang pesawat turun, Menteri BUMN: Kita terus review Garuda

Baca juga: Pertumbuhan penumpang pesawat domestik diprediksi turun Lebaran 2019
 

Bandara SMB II Menjadi Bandara Utama

Pewarta: Aziz Munajar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penumpang kereta Daop Surabaya melonjak 11 persen selama Lebaran

Untuk tiket dari Malang relasi yang sama juga ludes terjual

Surabaya (ANTARA) – Jumlah penumpang kereta api selama Lebaran 2019 di wilayah Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencapai 726.183 penumpang atau naik 11 persen dibanding periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 651.364 penumpang.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI)  Daop 8 Surabaya, Suprapto di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, mengatakan jumlah itu adalah catatan evaluasi terkini hingga H+7 di sejumlah stasiun wilayah Daop 8 Surabaya.

“Untuk hari ini, jumlah penumpang sudah mencapai 24.730 orang atau 95 persen dari seluruh kapasitas tempat duduk ke berbagai arah yang berjumlah 26.092 kursi,” katanya.

Stasiun utama yang berada di bawah kewenangan Daop 8 Surabaya meliputi Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Surabaya Kota/Semut, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Malang, Wonokromo, dan Stasiun Lamongan.

Terkait okupansi atau tingkat keterisian tiket sepekan mendatang, Suprapto menyebut tiket ke sebagai jurusan jarak jauh telah ludes terpesan, khususnya relasi dari Surabaya menuju Jakarta, Banyuwangi, Yogyakarta dan Bandung.

“Untuk tiket dari Malang relasi yang sama juga ludes terjual. Dan yang masih ada hanya jarak dekat relasi Surabaya menuju Malang dan Jember atau sebaliknya,” katanya.

Untuk mengantisipasi masih adanya pemesanan tiket, kata dia, Daop 8 Surabaya telah memperpanjang operasional satu perjalanan KA tambahan dengan nama KA Sembrani Malam Lebaran relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi-Gambir/Jakarta.

Sementara itu selama arus mudik dan balik Lebaran 2019 di wilayah Daop 8 Surabaya total disiapkan 92 perjalanan kereta api, meliputi 83 kereta api reguler dan sembilan kereta api tambahan.

Baca juga: Arus penumpang di Bandara Minangkabau anjlok 33 persen selama Lebaran

Baca juga: Bandara Ngurah Rai layani 122 penerbangan tambahan selama Lebaran

Hari ini puncak arus balik Terminal Kalideres

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petani kakao lokal butuh kebijakan penjaminan akses pasar

Jakarta (ANTARA) – Kalangan petani kakao lokal di berbagai daerah dinilai membutuhkan kebijakan pemerintah yang benar-benar dapat memberikan penjaminan kepada akses pasar terhadap hasil produksi kakao mereka.

“Petani lokal membutuhkan beberapa hal, dua di antaranya adalah perlu melakukan proses fermentasi biji kakao dan juga jalan untuk mendapatkan jaminan atas akses pasar,” kata Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Mercyta Jorsvinna Glorya di Jakarta, Jumat.

Menurut Mercyta, proses fermentasi biji kakao dinilai esensial dalam rangka mendapatkan produk turunan biji kakao yaitu bubuk kakao, sehingga proses tersebut juga dinilai akan memperluas pangsa pasar kakao produk Indonesia ke mancanegara.

Untuk itu, ujar dia, berbagai petani lokal dinilai harus diberlakukan kebijakan yang membuat mereka mendapatkan pendampingan lapangan dan informasi berdasarkan riset mengenai benih apa yang bagus untuk ditanam.

“Hal ini dilakukan agar petani-petani tersebut boleh mendapatkan sertifikasi internasional seperti UTZ & USDA Organic, dimana sertifikasi inilah yang akan menjamin bahwa produk petani-petani kakao memiliki kualitas yang tinggi dan bisa dilirik pembeli besar skala internasional,” katanya.

Ia berpendapat bahwa sejumlah praktek yang dilakukan beberapa lembaga non pemerintah terhadap petani kakao dapat dijadikan evaluasi, seperti turun langsung untuk mencarikan pembeli bagi para petani.

Apalagi, Mercyta mengingatkan bahwa tanaman kakao adalah tanaman yang memiliki biaya produksi tinggi. Untuk menanam kakao pada satu hektar luas lahan, dibutuhkan 500kg pupuk dengan harga sekitar Rp5.600.000, lima liter pestisida yang harganya mencapai Rp1.400.000 dan biaya-biaya tambahan lainnya seperti bantuan buruh tani, alat-alat menggunting dan menanam, yang kira-kira membutuhkan dana sebesar Rp1.960.000.

Selain itu, ujar dia, kebanyakan yang selama ini terjadi adalah petani kakao Indonesia kerap menjual hasil produksi mereka relatif secara asal-asalan, mengingat mereka tahu persis kualitas dari biji kakao olahannya sangat rendah, diakibatkan kurangnya pemeliharan tanaman yang mereka lakukan.

Baca juga: Indonesia berkomitmen tingkatkan ekspor kakao ke Uni Eropa
Baca juga: Menperin optimistis produk kakao kompetitif di pasar ekspor

Menurut data Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO), pada tahun 2017 total produksi kakao Indonesia hanya mencapai 315.000 ton/tahun. Jumlah ini menurun dari total produksi 2013, yang dilansir ASKINDO hanya mencapai angka 450.000 ton/tahun.

Sebelumnya, Atase Pertanian Indonesia untuk Belgia di Kota Brussel, Wahida, menyatakan Indonesia berkomimen untuk meningkatkan volume ekspor kakao dan produk turunannya ke Uni Eropa.

“Salah satu komoditas unggulan yang hingga saat ini memiliki trend permintaan yang meningkat adalah coklat atau kakao. Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan volume ekspor kakao dan produk turunannya yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Wahida di Kota Brussel, Belgia, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (2/6).

Wahida menyebutkan neraca perdagangan Indonesia untuk produk kakao dan turunannya selalu menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun. Nilai ekspor kakao Indonesia ke Uni Eropa pada 2018 mencapai 215,2 juta dolar AS, atau meningkat sebesar 22 persen dibandingkan periode 2017 sebesar 201,7 juta dolar AS.

Angka ini, lanjutnya, baru 1 persen dari total nilai impor Uni Eropa (UE) untuk produk kakao dan turunannya, yang mencapai 27,4 milyar dolar AS.

Negara importir kakao ke UE terbesar adalah Pantai Gading (4 miliar dolar), Ghana (1,5 miliar dolar) dan Nigeria (672 juta dolar). Berdasarkan data yang dilansir oleh Eurostat, Uni Eropa merupakan negara pengkonsumsi kakao terbesar di dunia, yakni sebesar 8-9 kg per kapita per tahun.

Baca juga: CIPS: peningkatan produksi kakao perlu lebih libatkan swasta
Baca juga: Perkebunan kakao rakyat perlu perhatian khusus pemerintah

Petani kakao Kolaka rasakan manfaat sertifikat tanah

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arus penumpang di Bandara Minangkabau anjlok 33 persen selama Lebaran

Padang Pariaman, (ANTARA) – PT Angkasa Pura II mencatat arus mudik dan balik di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, pada Idul Fitri 1440 Hijriah mengalami penurunan sebesar 33 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018.

“Penurunan ini cukup signifikan. Pada tahun lalu jumlah penumpang per hari tertinggi bisa mencapai 17.000 orang sekarang paling banyak hanya 13.000 penumpang,” kata General Manajer PT Angkasa Pura (API) II Bandara Internasional Minangkabau Dwi Ananda Wicaksana di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Jumat.

Ia menyebutkan total penumpang yang tiba di Bandara Minangkabau pada H-7 hingga H+7 atau 29 Mei hingga 13 Juni 2019 mencapai 88.899 orang diangkut 609 pesawat. Sedangkan pada 2018 jumlah penumpang yang tiba mencapai 131.031 orang diangkut 742 penerbangan.

“Puncak arus mudik terjadi pada H-4 dengan jumlah kedatangan 7.389 orang,” kata Dwi Ananda Wicaksana.

Sebaliknya total penumpang yang diberangkatkan dari Bandara Minangkabau sepanjang H-7 hingga H+7 berjumlah 66.918 orang menggunakan 607 penerbangan. Sementara pada 2018 jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 101.320 ribu orang dengan 741 penerbangan.

Tidak hanya itu, kata dia, untuk penerbangan tambahan juga terbilang sedikit karena hanya ada delapan pesawat atau 16 penerbangan.

Dwi Ananda mengatakan sejak Januari penerbangan reguler banyak yang dibatalkan di Bandara Minangkabau dan pada musim mudik semuanya terbang dengan kapasitas cukup penuh.

Beberapa maskapai, lanjutnya,  juga ada yang memilih menggunakan pesawat berbadan besar ketimbang menambah jadwal penerbangan.

Akan tetapi ia berharap arus mudik masih terus terjadi di Bandara Minangkabau minimal hingga tiga pekan ke depan. Ia mengatakan Sumatera Barat cukup spesial. Kalau Lebaran, kata dia, arus mudik terjadi hingga sebulan,  belajar dari pengalaman tahun lalu.  “Kami berharap ini terus bertahan,”  kata Dwi Ananda.

Apalagi, menurut dia, harga tiket pesawat mulai turun sehingga bisa menutupi sepi penumpang di Bandara Minangkabau sejak awal tahun.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai layani 122 penerbangan tambahan selama Lebaran
 

Dewan Nasional KEK ajak pelaku usaha bahas perubahan PP

Jakarta (ANTARA) – Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menggelar konsultasi publik guna menyerap aspirasi pelaku usaha terkait rancangan perubahan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai fasilitas maupun pelaksanaan KEK.

Keterangan Pers Sekretariat Dewan Nasional KEK yang diterima di Jakarta, Jumat, menyatakan PP terkait KEK yang akan mengalami revisi adalah PP Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan KEK, serta PP Nomor 2 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan KEK.

Dalam konsultasi publik ini salah satu hal yang menjadi pembahasan terkait revisi PP tersebut adalah pemberian insentif perpajakan seperti pembebasan pajak (tax holiday) agar investasi di KEK dapat lebih menarik bagi investor yang ingin menanamkan modal.

Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi dan Politik, Hukum dan Keamanan Kemenko Perkonomian yang juga selaku Wakil Ketua II Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK Elen Setiadi mengatakan perubahan PP Nomor 96 Tahun 2015 bisa memberikan kepastian jumlah dan jangka waktu fasilitas berdasarkan nilai investasi.

Misalnya, menurut dia, investasi senilai Rp20 miliar yang berada di KEK sudah bisa mendapatkan insentif tax holiday selama lima tahun sebesar 50 persen dengan masa transisi selama dua tahun sebesar 25 persen.

“Kalau dulu investasi yang mendapat tax holiday itu minimal Rp500 miliar. Sekarang investasi Rp20 miliar sudah bisa dapat (mini) tax holiday,” ujarnya.

Pembelian dan sewa tanah atau bangunan di KEK juga tidak dipungut Pajak Penghasilan (PPh) maupun Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sebelumnya, tidak ada aturan terkait pembebasan PPh dan PPN untuk transaksi tersebut.

Selain itu, terdapat pengaturan pemotongan PPh Orang Pribadi pada KEK yang bergerak di bidang jasa seperti KEK bidang pendidikan dan kesehatan yang akan dikembangkan kedepan. Saat ini, KEK yang ada baru mengembangkan dua zonasi yaitu KEK industri dan KEK pariwisata.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dewan Nasional KEK, Enoh Suharto Pranoto mengatakan penyesuaian terhadap regulasi harus dilakukan sesuai dengan perkembangan zaman serta kebijakan pemerintah dalam pengembangan KEK.

Untuk itu diperlukan penyederhanaan proses, penyempurnaan perluasan jenis zona di dalam KEK sesuai dengan perkembangan, transisi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB), pelaksanaan perizinan berusaha di KEK melalui sistem OSS dan penambahan Badan Layanan Umum (BLU) sebagai pengelola KEK.

“Penyempurnaan materi ini bertujuan agar tata kelola pengembangan KEK dapat dilaksanakan secara cepat dan efektif,” ujar Enoh.

Enoh mengatakan, Dewan Nasional KEK menyadari bahwa penyiapan kebijakan pengembangan KEK yang responsif terhadap kebutuhan pasar perlu dikomunikasikan dengan berbagai pihak, khususnya pelaku usaha dan pengelola KEK, sehingga implementasinya bisa berjalan secara efektif.

Dengan kondisi ini, penyempurnaan fasilitas maupun kemudahan di KEK harus dilakukan agar implementasi investasi dapat berjalan dengan lebih efektif dan penanam modal mau berinvestasi serta terlibat dalam kegiatan di KEK.

Para peserta konsultasi publik yang digelar di Tanjung Pinang, Pulau Bintan, Kepulauan Riau, adalah pelaku usaha yang telah berinvestasi di KEK, Administrator KEK, serta Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK di seluruh Indonesia.

Badan usaha dan pelaku usaha itu antara lain PT Bintan Alumina Indonesia selaku BUPP sekaligus investor di KEK Galang Batang, PT Unilever Oleochemical Indonesia, PT Industri Nabati Lestari dan PT Kawasan Industri Nusantara (BUPP Sei Mangkei).

Kemudian, PT Banten West Java (BUPP Tanjung Lesung), PT Jababeka Morotai (BUPP Morotai), ITDC (BUPP Mandalika), PT Bangun Palu Sulteng (BUPP Palu), PT Perusahaan Air Indonesia Amerika dan PT Perusahaan Resort Indonesia Amerika.

Selain itu, PT Lees International Development, PT Setra Gita Nusantara, PT Hong Thai International, PT Asbuton Jaya Abadi, PT Indo Mangan Industri, PT Alfa Industri Mandiri dan VINCI Construction Grands Projects yang akan membangun Sirkuit MotoGP di KEK Mandalika.

Hadir pula perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, dan perwakilan Gubernur Riau.

Baca juga: 11 KEK tarik investasi Rp221 triliun
Baca juga: Darmin ungkapkan kekhawatiran keberlangsungan proyek investasi KEK

 

Konsultasi Publik RPP Aparatur Sipil

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Jokowi janjikan Waduk Muara Nusa Dua beroperasi 2019

Air bakunya 500 liter per detik. Gede, gede

Denpasar (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan waduk muara pertama di Indonesia yakni Waduk Muara Nusa Dua di Kota Denpasar, Bali, bisa segera beroperasi akhir tahun ini setelah proyek rehabilitasi dan penataannya rampung.

Presiden Jokowi saat acara Peninjauan Rehabilitasi, Peningkatan, dan Penataan Kawasan Wisata Waduk Muara Nusa Dua Kota Denpasar, Bali, Jumat, mengatakan waduk seluas 35 hektare tersebut akan menjadi sumber air baku bagi beberapa wilayah di Bali meliputi Denpasar, Benoa, Nusa Dua, dan sekitar kawasan bandara.

“Ini sangat penting sekali tapi ini belum selesai, baru 80 persen, akan diselesaikan nanti akhir tahun ini, Desember. Saya melihat dari sisi pengerjaan kelihatan rapi,” katanya.

Presiden Jokowi dipandu oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau proyek revitalisasi waduk tersebut.

Ke depan waduk muara itu juga akan difungsikan sebagai obyek wisata.

“Air bakunya 500 liter per detik. Gede, gede,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden berkeliling ke beberapa titik pada proyek tersebut dan menilai penataannya sangat baik. “Saya kira penataan kanan kirinya bagus. Tidak hanya fungsi air baku, tapi juga untuk restoran untuk tempat wisata. Akhir tahunlah kita lihat, ke sini lagi,” kata Presiden Jokowi.

Waduk Muara Nusa Dua dibangun pada 1996, yang merupakan muara dari Tukad Badung dengan panjang alur sungai mencapai 19,6 kilometer dengan luas DAS 40,95 km2.

Dengan luas genangan 35 hektare, waduk mampu menampung air 770.000 meter kubik dengan volume tampungan efektif 595.000 meter kubik.

Kegiatan Rehabilitasi Waduk Muara ini didasari oleh permasalahan yang muncul meliputi sedimentasi ke dalam waduk sangat tinggi, tampungan efektif berkurang, pemenuhan kebutuhan air baku yang terus meningkat, dan banyaknya sampah yang masuk ke area waduk sehingga kualitas air menurun.

Baca juga: Presiden Jokowi momong cucu di sela kunjungan kerja di Bali

Baca juga: Jokowi kembali bagikan sepeda saat serahkan sertifikat tanah di Bali

HIPPINDO sampaikan kendala ekspansi kepada Presiden Jokowi

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KEIN minta PLN jamin kesiapan listrik untuk PON di Papua

Jayapura (ANTARA) – Kelompok Kerja (Pokja) ESDM dan Industri Pedesaan bersama Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) meminta PLN menjamin kesiapan listrik untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Papua mendapat perhatian lebih.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) ESDM dan Industri Pedesaan Aries Muftie, di Jayapura, Jumat, mengatakan kebutuhan listrik sangat penting saat pelaksanaan PON XX pada 2020 di Provinsi Papua.

“Dalam rapat bersama Pemprov Papua dan PLN Unit Induk Papua dan Papua Barat, PLN menyatakan kebutuhan listrik untuk PON sudah tidak ada masalah dan tersedia, begitupun untuk kebutuhan masyarakat sebagai konsumen,” katanya.

Menurut Aries, tidak hanya menunjang PON, ketersediaan listrik juga penting untuk menunjang daerah yang memiliki potensi wisata di wilayahnya masing-masing.

“Ketika PON dilaksanakan pasti akan ada banyak orang yang datang, jadi kebutuhan listrik di daerah juga harus dipersiapkan untuk menunjang tempat wisata di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Dia menjelaskan di sisi lain, dipandang perlu adanya infrastruktur energi yang memadai bagi para investor yang ingin membuka industri di Provinsi Papua.

“Hal ini akan kami bahas kembali, termasuk kaitannya dengan bagaimana PT. Freeport menggunakan listriknya dan barangkali investasi lain baik di Merauke, Sorong maupun daerah lainnya di Papua,” katanya lagi.

Dia menambahkan suksesnya pelaksanaan PON XX pada 2020 di Provinsi Papua tentunya ditentukan kesiapan berbagai sektor, tidak hanya dari sisi pembangunan infrastrukturnya, namun juga menyangkut ketersediaan air dan listrik maupun sarana penunjang lainnya.

Baca juga: Pokja ESDM dan KEIN cek kesiapan pembangunan industri di Papua
 

2019, PLN targetkan terangi 777 Desa di Pulau Papua

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

VW dan Ford selangkah lagi bermitra kembangkan mobil swakemudi

Jakarta (ANTARA) – Volkswagen dan Ford selangkah lagi akan mencapai kesepakatan untuk bermitra dalam mengembangkan kendaraan swakemudi (self-driving) dan listrik, kata  Kepala Eksekutif, Volkwagen pada Kamis.

Volkswagen dan pembuat mobil nomor dua di AS itu menandatangani kesepakatan pada Maret untuk mengembangkan truk pikap, dan telah dalam pembicaraan untuk memperluas aliansi mereka terkait kemudi otonom dan mobilitas, termasuk soal Ford menggunakan platform kendaraan elektrik VW.

Pembicaraan berjalan dengan baik dan hampir selesai, kata CEO VW Herbert Diess kepada sekitar 500 dari manajer puncak perusahaan dari seluruh dunia yang berkumpul di kantor pusatnya di Wolfsburg, demikian dilansir Reuters.

“Diskusi berjalan produktif di sejumlah bidang,” kata seorang juru bicara dalam pernyataan dalam surat elektronik.

Para pembuat mobil kini berupaya mencari kemitraan dan aliansi guna  berbagi biaya untuk pindah ke teknologi bersih, serta menghemat miliaran dolar.

Volkswagen memandang hubungannya dengan Ford strategis dan sangat penting untuk menyeimbangkan kepentingan regionalnya.

“Hari ini kami secara de facto adalah perusahaan yang sangat berorientasi pada China. Untuk ini kita perlu penyeimbang di AS,” kata Diess.

Baca juga: Ford “recall” 1,3 juta kendaraan, terbanyak SUV Explorer

Baca juga: VW makin serius garap proyek baterai listrik bersama Northvolt
 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Asita Kalbar dukung maskapai luar masuk Indonesia

Pontianak (ANTARA) – Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra mendukung wacana pemerintah untuk membuka kesempatan maskapai luar negeri membuka rute domestik di Indonesia.

“Hal itu akan membuat persaingan antar-maskapai menjadi lebih sehat. Sehingga harga menjadi kompetitif, yang ujungnya menguntungkan masyarakat sebagai pengguna transportasi udara,” ujarnya di Pontianak, Jumat.

Dia menilai, saat ini, praktis hanya ada dua grup besar yang menguasai langit Indonesia, yaitu Garuda Indonesia (bersama CitiLink dan Sriwijaya Air) dan Lion Air Group (bersama Batik Air dan Wings Air).

“Sebelumnya ketika pemainnya banyak, seperti Sriwijaya belum bergabung dengan Garuda Indonesia. Kemudian Batavia dan maskapai lain masih ada, harga tiket pesawat kompetitif, sehingga bisa dijangkau berbagai kalangan,” papar dia.

Duopoli yang terjadi, menurutnya, membuat rentan terjadinya praktik kartel. Belakangan masyarakat mengeluhkan, tingginya harga tiket angkutan udara sejak awal tahun ini dan terlebih menjelang Idul Fitri.

“Jika maskapai asing masuk maka akan terjadi persaingan sempurna. Harga akan kompetitif dan kembali normal. Saya percaya ini bisa menjadi solusi,” jelas dia.

Henray menyebutkan bahwa selama ini para agen perjalanan wisata juga tidak dilibatkan oleh maskapai untuk berdiskusi soal tingginya harga tiket pesawat. Bahkan imbauan pemerintah untuk menurunkan harga, juga belum kelihatan dampaknya.

“Oleh karena itu menciptakan persaingan adalah solusi untuk menciptakan harga yang kompetitif. Maskapai yang cukup kuat untuk melayani rute domestik Indonesia yang begitu luas adalah Air Asia, Malaysia, maskapai dari Timur Tengah dan Eropa,” katanya.

Menurut dia, kenaikan harga angkutan udara berdampak langsung pada menurunnya jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara di Indonesia, termasuk Kalbar.

“Hal ini tentu kontraproduktif dengan ambisi pemerintah untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai tumpuan pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Di sisi lain kita gencar membangun infrastruktur pariwisata dan jor-joran berpromosi, sementara komponen harga mahal,” kata dia.

Sementara itu data Badan Pusat Statistik terbaru, kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Kalbar April 2019 mencapai 5.012 kunjungan, atau turun 38,61 persen dibandingkan kunjungan Wisman Maret 2019, sebesar 8.164 kunjungan.

“Kunjungan Wisman April 2019 tertinggi datang melalui pintu masuk Pontianak (38,03 persen) kemudian disusul pintu masuk Entikong (26,60 persen) dan pintu masuk Nanga Badau (18,69 persen). Sedangkan merupakan pintu masuk dengan kunjungan terendah (16,68 persen),” papar Kepala BPS Kalbar, Pitono.

Baca juga: Legislator: Kaji lebih dalam soal undang maskapai penerbangan asing
Baca juga: PHRI dorong pemerintah terapkan sistem “open sky” untuk maskapai asing

Tiket pesawat mahal, pemudik memilih gunakan bus

Pewarta: Dedi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Investasi di Indonesia diyakini bakal melesat pasca-Pilpres

ni yang menggambarkan bahwa untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 5,3 hingga 5,6 peranan, investasi swasta menjadi sangat penting sehingga yang berhubungan dengan kebijakan investasi menjadi sangat kunci,

Jakarta (ANTARA) – Sebagai salah satu investor terkemuka dari Amerika Serikat, Warren Buffet memiliki nasehat agar investor selalu bersikap rasional dan mengupayakan untuk selalu melakukan riset mendalam sebelum memilih bisnis yang akan diinvestasikan.

Kajian yang mendalam memang harus selalu dilakukan investor, dan tugas dari pemerintah adalah menyediakan kebijakan yang menciptakan kondisi yang memadai untuk berinvestasi.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2019 mencapai Rp195,1 triliun atau naik 5,3 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp185,3 triliun.

Capaian tersebut terdiri atas realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp87,2 triliun dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp107,9 triliun. Selain itu, capaian realisasi investasi sepanjang triwulan pertama 2019 ini mencapai 24,6 persen dari target investasi 2019 sebesar Rp792 triliun.

Sementara itu, pertumbuhan PMDN pada triwulan pertama 2019 meningkat 14,1 persen dari Rp76,4 triliun pada triwulan pertama 2018 menjadi Rp87,2 triliun.Sedangkan realisasi PMA pada triwulan pertama 2019 turun 0,9 persen menjadi Rp107,9 triliun dibanding triwulan pertama 2018 sebesar Rp108,9 triliun.

BKPM mencatat realisasi investasi tersebut tersebar berdasarkan lima lokasi teratas, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.

Sedangkan lima besar negara asal investasi asing sepanjang periode Januari-Maret 2019 yakni Singapura dengan 1,7 miliar dolar AS, China sebesar 1,2 miliar dolar AS, Jepang 1,1 miliar dolar AS, Malaysia 0,7 miliar dolar AS, dan Hong Kong 0,6 miliar dolar AS.

Tren kenaikan investasi tersebut dinilai sejumlah pihak tidak akan berhenti hanya pada triwulan pertama 2019.

Wakil Bendahara Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani mengatakan pengusaha bakal mulai meningkatkan investasi setelah penyelenggaraan Pemilu Presiden 2019 berjalan dengan lancar dan hasilnya juga telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Ajib Hamdani, dalam rangka menanggapi situasi pasca-Pemilu, ia menyatakan perekonomian akan bisa terus kondusif dan pengusaha akan mulai berinvestasi.

Ajib juga berpendapat bahwa situasi politik secara tidak langsung juga akan berdampak ke dalam situasi perekonomian negara Indonesia dan saat ini situasi sudah mulai kondusif.

Selain itu, ujar dia, kondisi pertumbuhan ekonomi juga sudah mulai membaik, yang dapat dilihat dari naiknya nilai investasi

“Saat ini perekonomian sudah mulai membaik. Untuk kemajuan ekonomi, investasi harus segera direalisasikan, karena bangsa ini butuh percepatan. Jadi kami minta untuk sahabat di daerah juga tidak lagi menunggu,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pada saat ini penting untuk berfokus kepada penambahan orientasi ekspor dan substitusi impor dalam rangka mengatasi permasalahan defisit neraca perdagangan.

Hambatan

Namun, untuk perizinan berinvestasi dinilai memang masih mengalami sejumlah hambatan, seperti Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) yang menyebut pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (Online Single Submission/OSS) menjadi salah satu penyebab utama investasi tidak bisa tumbuh tinggi.

Anggota KEIN Hendri Saparini dalam diskusi di Jakarta, akhir Mei lalu menyatakan pihaknya sudah menyampaikan rekomendasi ke Presiden Joko Widodo karena pemerintah dinilai harus bertindak cepat untuk melakukan koreksi guna mendorong pertumbuhan investasi agar lebih baik.

Hal itu diperlukan agar Indonesia masih memiliki pegangan saat konsumsi swasta tidak terpacu dan ekspor tidak bisa diharapkan karena perdagangan global yang melambat. “Sedangkan ekspor kita banyak mengandalkan bahan mentah yang kalau mau ditukar memerlukan strategi dan waktu,” imbuh Hendri Saparini.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis investasi pada beberapa bulan mendatang akan kembali meningkat terutama mengingat adanya perbaikan dan pembenahan terkait investasi di Indonesia yang telah diakui oleh sejumlah lembaga global.

Menko Perekonomian menjelaskan bahwa banyak pihak melihat bahwa Indonesia tetap mencapai sejumlah perbaikan, bukan cuma resisten.

Selain itu, Darmin juga dalam sejumlah kesempatan mengutarakan harapannya agar persoalan politik yang terjadi dapat segera berakhir, sehingga pemerintah dapat kembali fokus dalam sebulan ke depan untuk melanjutkan apa yang sudah dilakukan sebelumnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengingatkan, andil dari investasi masih akan menjadi pendorong yang dominan bagi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen – 5,6 persen pada 2020 sehingga perbaikan kebijakan publik seperti reformasi struktural dan pembangunan infrastruktur akan terus masif dilakukan.

Sri Mulyani, dalam Rapat Komisi XI DPR terkait pembicaraan pendahuluan RAPBN 2020 di Jakarta, Kamis (13/6), mengatakan upaya meningkatkan investasi akan dilakukan dengan berlanjutnya perbaikan dan pembangunan infrastruktur baru, peningkatan produktivitas tenaga kerja, dan juga reformasi kebijakan untuk kemudahan berusaha.

“Ini yang menggambarkan bahwa untuk bisa mencapai pertumbuhan ekonomi 5,3 hingga 5,6 peranan, investasi swasta menjadi sangat penting sehingga yang berhubungan dengan kebijakan investasi menjadi sangat kunci,” ujar Menkeu.

Investasi yang juga bisa diukur dari indikator Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) dalam komponen pertumbuhan ekonomi ditargetkan pemerintah untuk tumbuh 7 persen – 7,4 persen pada 2020.

Dalam pertumbuhan investasi, pemerintah memasang target pertumbuhan investasi asing langsung (Penanaman Modal Asing/PMA) yang agak moderat yakni di kisaran Rp426 triliun hingga Rp428 triliun dibanding proyeksi 2019 yang sebesar Rp420 triliun.

Meskipun demikian, Sri Mulyani berjanji investasi dari pemerintah pusat dan daerah akan meningkat cukup signifikan. Investasi dari pemerintah pusat, ditargetkan Sri Mulyani akan berkontribusi pada kisaran Rp246 triliun hingga Rp261 triliun. Sedangkan, investasi dari pemerintah daerah sebesar Rp293 triliun hingga Rp310 triliun.

“Ini adalah kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan dengan proyeksi investasi Pemerintah tahun 2019 yang sebesar Rp215 triliun untuk pemerintah pusat dan Rp267 triliun triliun untuk pemerintah daerah,” ucapnya.

Sedangkan, BUMN diperkirakan masih akan ekspansif untuk mengucurkan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Investasi dari BUMN ditargetkan Sri Mulyani mencapai antara Rp470 triliun hingga Rp473 triliun dari proyeksi 2018 yang sebesar Rp429 triliun.

Di samping itu, masih ada investasi swasta yang merupakan paling dominan yakni mencapai Rp4.221,3 triliun hingga Rp4.205 triliun. Kebutuhan investasi ini menjadi penopang untuk menumbuhkan perekonomian domestik sebesar 5,3 persen – 5,6 persen di 2020.

Komitmen

Sementara itu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebut Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi dunia, sehingga pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendorong investasi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif dan menyediakan insentif menarik untuk industri. Guna kemudahan berinvestasi Pemerintah Indonesia telah meluncurkan OSS.

Dengan sistem tersebut, investor akan dipermudah dalam pengurusan izin usaha. Contohnya, ketika datang ke kantor BKPM, dalam tiga jam sudah bisa mendapat izin usaha, termasuk tax holiday untuk sektor-sektor industri yang didukung pemerintah.

Berbagai pembenahan tersebut juga telah diakui di mancanegara, seperti lembaga pemeringkat utama global Standard and Poor’s (S&P) yang telah meningkatkan peringkat kredit Indonesia dari BBB minus (BBB-) dengan prospek stabil (Outlook Stabil) menjadi (BBB) prospek stabil (Outlook Stabil).

S&P menyebutkan salah satu faktor kunci peningkatan peringkat Indonesia itu adalah prospek pertumbuhan ekonomi Tanah Air yang kuat. Prospek itu juga didukung kebijakan otoritas atau pemerintahan yang diperkirakan terus berlanjut pasca-keputusan KPU bahwa petahana Presiden Joko Widodo memenangi Pemilihan Umum Presiden dan akan melanjutkan pemerintahan.

Selain itu, perbaikan peringkat kredit atau utang Indonesia itu juga didukung oleh rasio utang pemerintah yang dinilai terkendali dan pengelolaan anggaran fiskal yang baik.

Menyikapi kenaikan peringkat dari S&P itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan Indonesia kini memperoleh status layak investasi (Investment Grade) dengan level yang sama dari ketiga lembaga pemeringkat utama global, yaitu S&P, Moody’s Service dan Fitch Ratings.

Hal ini, kata Perry, menunjukkan bahwa lembaga-lembaga pemeringkat tersebut memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Perekonomian Indonesia, ujarnya, didukung oleh koordinasi kebijakan moneter, sektor keuangan, dan fiskal yang diarahkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi, dengan tetap mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

Revisi DNI

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Indra Krishnamurti menyatakan, langkah pemerintah melakukan reformasi kebijakan dengan merevisi Daftar Negatif Investasi (DNI) diharapkan dapat menarik semakin banyak investor ke Indonesia.

“Meningkatkan daya tarik investasi nasional sangat penting dilakukan agar para investor mempercayakan modalnya tumbuh dan berkembang di Indonesia,” kata Indra dan menambahkan, saat ini pemerintah masih perlu mempertimbangkan kembali untuk merevisi DNI.

Hal tersebut, lanjutnya, karena untuk beberapa sektor, investasi asing masih belum diperbolehkan dengan alasan ingin melindungi pelaku bisnis dalam negeri.

Padahal, ia berpendapat bahwa dengan merevisi DNI dan juga fokus memperbaiki kemudahan berusaha akan bisa menjadi daya tarik investasi Indonesia, yang perekonomiannya dinilai ikut terdampak perang dagang Amerika Serikat-China dan juga ketidakpastian ekonomi global.

Indra menambahkan, pemerintah perlu fokus untuk memperbaiki kemudahan berusaha di Indonesia, salah satunya dengan memaksimalkan implementasi Online Single Submission (OSS).

“Proses pendaftaran usaha dan perizinan diharapkan bisa disederhanakan dan diakses lewat portal ini. Tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2018, penerapan OSS juga diawali dengan dicabutnya 51 peraturan daerah yang dianggap menghambat tumbuhnya investasi, mulai dari bidang perpajakan, pelatihan, pendidikan dan UMKM,” ujarnya.

Ia juga berpendapat bahwa penghapusan kewajiban-kewajiban yang berlebihan dan penyederhanaan proses pendaftaran (dengan memanfaatkan OSS) bisa memotong waktu hingga dua minggu dari proses pendaftaran usaha.

Evaluasi OSS

Ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dalam implementasi OSS di seluruh wilayah Indonesia, antara lain mengenai permasalahan tumpang tindihnya peraturan di tingkat pusat dengan peraturan di tingkat daerah perlu menjadi perhatian.

“Misalnya saja, masih ada berbagai peraturan daerah yang masih menerapkan syarat-syarat yang sebenarnya tidak dimuat dalam PP 24/2018. Hal ini disebabkan belum adanya SOP yang baru bagi pemerintah daerah, sehingga mereka masih merujuk ke peraturan terdahulu yang mensyaratkan beraneka surat izin dan dokumen,” paparnya.

Indra juga menyoroti bahwa belum semua masyarakat Indonesia sudah akrab dan nyaman dengan sistem daring (online), termasuk ketika mereka hendak memulai suatu usaha, sehingga pemerintah perlu lebih gencar mensosialisasikan tentang alur proses yang baru ini sekaligus beserta dengan sistem online yang baru agar semua lapisan masyarakat dapat memahaminya.

Sedangkan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, investasi merupakan salah satu indikator yang penting untuk menjadi penentu apakah pertumbuhan perekonomian nasional ke depannya akan terus melesat, sehingga berbagai kebijakan pemerintah harus bisa membantu kalangan investor.

“Melalui investasi akan tersedia berbagai sarana produksi yang dapat dioptimalkan untuk menghasilkan output dan nilai tambah yang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi,” kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

Untuk itu, ujar Bambang, sangat penting agar kebijakan yang ada membantu menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif.

Ketua DPR RI mengakui bahwa 2018 merupakan tahun yang dapat dikatakan sukar bagi iklim investasi di Indonesia, antara lain karena gejolak nilai tukar rupiah serta intensitas perang dagang global.

Apalagi, ia juga mengingatkan ada sejumlah hal yang menghambat investor, yaitu tumpang tindihnya regulasi dan ketidakpastian hukum, pajak, tenaga kerja, perizinan, serta infrastruktur.

Pemerintah, lanjutnya, telah melakukan sejumlah upaya guna meminimalkan berbagai kendala tersebut, tetapi memang untuk mengubah sikap mental dan budaya birokrasi dinilai tidak semudah membalik telapak tangan.

Baca juga: Menperin: Jepang ingin perkuat investasi di Indonesia

Baca juga: Pemerintah undang Brasil investasi industri gula di Indonesia

Baca juga: Ketua DPR sebut Indonesia masih jadi primadona investasi
 

Malaysia Optimalkan Potensi Investasi di Indonesia

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Revitalisasi pabrik gula harus disokong inovasi teknologi

Jakarta (ANTARA) – Program revitalisasi pabrik gula di Tanah Air tidak cukup hanya dengan membangun pabriknya secara fisik tetapi juga harus disokong dengan inovasi teknologi termutakhir guna mewujudkan dan meningkatkan produksi gula nasional bermutu tinggi.

“Revitalisasi pabrik gula di Indonesia harus didukung adanya inovasi dalam teknologi. Pemerintah perlu membangun dan mengembangkan ekosistem riset yang mendukung terciptanya inovasi teknologi,” kata Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Galuh Octania di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, dengan menerapkan inovasi teknologi maka diharapkan ke depannya dapat memenuhi kebutuhan pabrik gula dalam menghasilkan gula yang berkualitas.

Untuk itu, Galuh menginginkan pemerintah dapat melibatkan antara lain universitas dalam mengembangkan ekosistem riset dan menghubungkannya dengan perkebunan tebu dan juga produsen gula rafinasi.

Tujuan kerjasama tersebut, lanjutnya adalah agar mereka dapat membantu memperbaiki kualitas sehingga nantinya gula lokal dapat bersaing secara harga dan kualitas dengan gula impor dan aturan kuota impor gula dapat dihapuskan.

“Selama ini impor gula dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang tidak bisa dicukupi oleh petani tebu dan industri gula dalam negeri. Selain itu, impor gula juga dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan kualitas gula. Saat ini, kualitas gula di Indonesia belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan industri pengguna gula, seperti industri makanan dan minuman,” jelas Galuh.

Baca juga: Peneliti ingin pemerintah fokus revitalisasi pabrik gula
Baca juga: Peneliti sebut revitalisasi pabrik gula terhambat keterbatasan lahan tebu

Ia menyebutkan bahwa salah satu bentuk insentif yang diberikan pemerintah kepada industri gula nasional adalah melalui Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) nomor 10 tahun 2017 memberikan Fasilitas Akses Bahan Baku Industri Gula dalam bentuk pelonggaran impor gula kristal mentah selama kurun waktu tertentu.

Namun, ujar Galuh, berbagai bentuk insentif ini juga tetap harus diikuti adanya ekosistem yang mendukung berkembangnya inovasi teknologi.

Pemerintah juga sebaiknya membantu para petani dan pabrik-pabrik penggilingan gula nasional dalam memperbaiki praktik-praktik budidaya tebu yang mereka lakukan. Bantuan yang dimaksud harus disertai dengan target yang jelas dan spesifik terhadap peningkatan produktivitas dan perbaikan tingkat rendemen.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengundang pemerintah Brasil untuk melakukan investasi di sektor pertanian di tanah air salah satunya pengembangan industri gula.

Hal itu menjadi salah satu pembicaraan antara Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan Menteri Pertanian Brasil Tereza Cristina di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, 20 Mei 2019.

Menurut Amran, Brasil sebagai negara produsen gula terbesar di dunia diharapkan segera menjalin kerjasama dengan Indonesia, terutama investasi dan alih teknologi pengolahan pabrik gula di tanah air.

“Kita diskusi khususnya untuk pabrik gula, Menteri Brasil mengatakan terbuka untuk pengalaman pengolahan dan siap untuk membantu. Dan kita tahu negara produsen gula terbesar di dunia adalah Brazil. Mereka ingin mentransfer ilmunya ke Indonesia,” katanya.

Baca juga: Pemerintah serius dorong swasembada gula
Baca juga: DPR dorong revitalisasi pabrik gula untuk kurangi impor

Presiden ingin revitalisasi pabrik gula

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sulsel adopsi teknologi pengolahan air tercanggih di Jerman

Makassar (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan akan mengadopsi teknologi pengolahan air bersih tercanggih yang ada di Jerman saat ini.

Daerah pertama yang akan mengadopsi Technology Water Treatment (teknologi pengolahan air) tersebut yakni Kabupaten Wajo.

Gubernur Sulsel  Nurdin Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Jumat mengatakan setelah melakukan peninjauan langsung sarana pengelolaan air bersih di Jerman, dinilai sangat cocok untuk diterapkan, khususnya di daerah pemilik debit air yang melimpah.

“Instalasi pengolahan air bersih ini salah satu yang tercanggih saat ini yang dimiliki Jerman,” kata Nurdin Abdullah.

Teknologi tersebut, kata dia, sudah bisa menghasilkan air bersih untuk langsung dikonsumsi masyarakat Jerman. Diharapkan, air yang langsung dikonsumsi tersebut bisa dirasakan pula masyarakat Sulsel, khususnya di Kabupaten Wajo terlebih dahulu.

“Pilot project ini kami berharap bisa dimulai di Kabupaten Wajo. Karena selama ini, air baku Danau Tempe cukup besar, tetapi Wajo masih selalu kekurangan air bersih,” jelasnya.

Terkait hal itu, Gubernur Sulsel yang didampingi Bupati Wajo, Amran Mahmud, sudah meminta pihak Jerman untuk membangun tekhnologi pengolahan air itu dengan berkolaborasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.

“Kami minta pihak Jerman untuk merancangkan PDAM yang cost produksinya murah, agar daya beli masyarakat terjangkau,”ujarnya.

Baca juga: Sulsel- Belanda bangun sarana air bersih untuk masyarakat kepulauan
 

Restorasi lokomotif uap D1410, pengganti Jaladara

Pewarta: Abdul Kadir
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arus penumpang turun, Angkasa Pura I bakal buka rute Solo-China

Saat arus mudik jumlah penumpang turun sampai 59 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sedangkan saat arus balik turunnya 52 persen

Solo (ANTARA) – PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo akan membuka rute Solo-China untuk menggarap pasar pariwisata di dalam negeri.

“Kami sedang mengupayakan rute ini dengan China. Dari 13 kota yang potensial akhirnya mengerucut di satu kota, yaitu Kunming,” kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman di Solo, Jawa Tengah, Jumat.

Ia mengatakan pada rute tersebut nantinya investor akan menggandeng maskapai penerbangan Citilink.

“Kemungkinan akan menggunakan pesawat terbang Airbus 320 Neo. InsyaAllah Juli mulai beroperasi, saat ini tahapnya sedang minta slot time,” katanya.

Ia mengakui saat ini PT AP I sedang gencar mendorong rute penerbangan internasional seiring dengan rendahnya permintaan penerbangan domestik. Kondisi tersebut salah satunya terlihat dari menurunnya jumlah penumpang baik saat arus mudik maupun balik Lebaran.

“Saat arus mudik jumlah penumpang turun sampai 59 persen jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, sedangkan saat arus balik turunnya 52 persen,” katanya.

Secara keseluruhan, berdasarkan data dari AP I Bandara Adi Soemarmo selama arus mudik dan balik Lebaran terjadi penurunan jumlah penumpang dari 162.758 di tahun lalu turun menjadi 79.867 di tahun ini.

Ia mengatakan sebelum arus mudik jumlah penumpang memang sudah mengalami penurunan. Bahkan ada beberapa rute yang dicabut oleh Lion Air.

“Dalam satu tahun ini ada sembilan rute yang dicabut oleh Lion Air, beberapa di antaranya merupakan rute emas, seperti Banjarmasin, Palembang, Palangkaraya, dan Balikpapan,” katanya.

Oleh karena itu, ia berharap dengan dibukanya rute internasional bisa mendongkrak jumlah penumpang yang melewati bandara tersebut.
 

Angkasa Pura I musnahkan 2.799 barang sitaan di Bandara Yogyakarta

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tak punya wewenang, kemenhub batal larang diskon ojol

ANTARA- Kementerian Perhubungan batal melarang diskon atau promo ojek online. Lantaran, hanya KPPU yang berwenang dalam mengatur tarif tersebut. Sebelumnya, Kemenhub sempat mengumumkan rencana larangan diskon ojol untuk menghindari ‘predatory pricing’ atau pemasangan tarif serendah-rendahnya untuk menyingkirkan pesaing dalam bisnis tersebut. (Chintya Gessino/Dudy Yanuwardhana/Saras Krisvianti)

Snow City Singapura tawarkan diskon untuk WNI

Singapura (ANTARA) – Wahana bermain dan belajar, Snow City di kawasan Science Center Singapura menawarkan potongan harga khusus bagi pemegang paspor Indonesia yang ingin mengisi waktunya sepanjang Juni 2019

“Kami adakan paket khusus untuk pemegang paspor Indonesia, selama sebulan ini,” kata General Manager Snow City Singapura, Norazani Shaidin di Singapura, Jumat.

Sepanjang Juni ini, harga tiket untuk pemegang paspor Indonesia disamakan dengan tarif warga setempat yaitu 17 dolar Singapura. Padahal pada waktu-waktu biasa, harga tiket pelancong dari luar negara mencapai 24 dolar Singapura.

Snow City di Singapura menjanjikan pengalaman berlibur di negeri bersalju, lengkap dengan seluncuran es.

Dengan tiket senilai 17 dolar Singapura, maka WNI dapat bermain di wahana es selama 1 jam ditambah bermain bumper car ride.

Ia mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk berlibur ke Snow City, karena wanaha itu tidak hanya memberikan keceriaan, namun juga menambah pengetahuan kepada anak, melalui pengalaman yang menyenangkan.

“Science center bukan hanya entertainment tapi edutaiment. Mereka dapat belajar. Banyak pelajar mancanegara yang datang,” kata dia.

Pengelola Snow City memang membidik pangsa pasar Indonesia untuk berwisata di sana.

Selama ini, dari 100 persen pengunjung Snow City, 65 persen di antaranya adalah warga negara Indonesia.

“Tahun ini kami menargetkan 150 ribu pengunjung. Pelajar bisa datang sebagai grup mengambil program edukatif yang informasinya terdapat di website,” kata dia.

Sementara itu, pengunjung asal Indonesia, Shanti mengatakan senang bisa menghabiskan liburan di Snow City.

“Seru ya. Wahana yang baru, bumper car juga menawarkan sensasi berbeda,” kata dia.

Baca juga: Wisman ke Snow City terbanyak orang Indonesia

Peninggalan Ani Yudhoyono untuk bangsa Indonesia

Pewarta: Yunianti Jannatun Naim
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penumpang pesawat Lebaran menurun

ANTARA- Arus mudik dan arus balik Lebaran 2019, menunjukkan peningkatan penggunaan moda transportasi umum baik darat maupun laut. Penggunaan moda transportasi udara justru turun, meskipun penetapan Tarif Batas Atas(TBA)  transportasi udara saat lebaran sudah diturunkan 12-15 persen. (Chintya Gessino/Dudy Yanuwardhana/Saras Krisvianti)