Legislator berharap Jokowi pacu pertumbuhan ekonomi tujuh persen

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun berharap pemerintahan Presiden Joko Widodo pada periode 2019-2024 mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional hingga tujuh persen melalui investasi.

“Kunci penting dalam memacu investasi adalah membentuk tim ekonomi pemerintah yang benar-benar dapat dipercaya dan memahami visi presiden,” kata Mukhamad Misbakhun di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat.

Dia berharap, Presiden Joko Widodo melakukan perombakan besar-besaran tim ekonomi jilid kedua. “Cita-cita Pak Jokowi sangat tinggi, misalnya sebelum pemilu usai beliau sudah mewacanakan pemindahan ibu kota negara dan mau membawa Indonesia menjadi negara maju. Cita-cita yang tinggi, harus didukung oleh tim ekonomi yang optimal,” katanya.

Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin itu menambahkan, tim ekonomi pemerintahan periode 2019-2024 harus mengerti pasar secara riil, yakni bagaimana regulasi bisa berjalan dalam mewujudkan cita-cita Presiden Jokowi.

Sementara itu, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang (PPN/Kepala Bappenas) Bambang S Brodjonegoro menyatakan sependapat dengan Misbakhun tentang pentingnya memacu pertumbuhan ekonomi melalui investasi.

Pemerintah, kata dia, akan menggalakkan investasi dalam industri pengolahan dan jasa dengan nilai tambah tinggi. “Pemerintah ke depan juga akan melakukan perbaikan iklim investasi, termasuk perbaikan sistem tenaga kerja. Lalu menggalakkan industrialisasi berbasis sumber daya alam,” ujarnya.

Direktur IndoSterling Aset Manajemen, F Stevan Purba, menilai, kondisi fundamental Indonesia saat ini masih baik meski ada pengaruh eksternal akibat perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

Namun, Stevan melihat ada potensi dana tabungan untuk investasi di bidang infrastruktur, yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi mencapai tujuh persen dan masih butuh lebih banyak lagi. “Namun, ada hal lain yang memerlukan perhatian serius yakni infrastruktur lunak,” katanya.

Baca juga: Investasi itu indikator pelesat pertumbuhan ekonomi nasional
Baca juga: Bappenas sebut tiga skenario target pertumbuhan ekonomi 2020-2024

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019