Kepri tawarkan kemudahan investasi

Kemudahan usaha dengan berbagai fasilitas lain bisa diperoleh di Batam, Bintan, dan Karimun yang berstatus sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Batam (ANTARA) – Pelaksana tugas Gubernur Kepulauan Riau Isdianto menawarkan kemudahan investasi di Kepri kepada perwakilan negara-negara peserta lokakarya Laut China Selatan di Batam, Rabu.

“Kami akan beri kemudahan investasi di Kepri,” kata Isdianto.

Kemudahan usaha dengan berbagai fasilitas lain bisa diperoleh di Batam, Bintan, dan Karimun yang berstatus sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Ia mengatakan berbagai daerah di Kepri memiliki banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan, terutama wisata bahari.

Sebanyak 96 persen wilayah Kepri terdiri atas laut sehingga kaya akan potensi wisata bahari, mulai dari pantai, pulau hingga laut.

“Semua ada di Kepri, mulai pantai, wisata mangrove, wisata religi apalagi wisata kuliner dan banyak lagi pesona lainnya,” kata dia.

Baca juga: Kementerian ATR: Layanan pertanahan elektronik mudahkan investasi

Ia berharap, perwakilan dari berbagai negara itu dapat menikmati keindahan di Kepri, dan kembali lagi ke sana untuk berwisata bersama keluarga.

“Setelah pulang dari sini, beri kabar yang baik. Silakan datang lagi, untuk menikmati wisata dan bawa investasi masuk,” ajak dia.

Lokakarya Laut China Selatan diikuti perwakilan dari berbagai negara, antara lain dari Malaysia, Filipina, China, Vietnam dan Laos.

Plt Gubernur berharap forum itu dapat melahirkan gagasan dan penelitian pengelolaan potensi di Kepri.

“Posisi Batam yang strategis dan berbatasan langsung dengan beberapa negara dapat menjadi teropong untuk menggali lebih banyak potensi yang dapat dikelola guna peningkatan kerja sama antara wilayah di kawasan Laut Cina Selatan,” kata Plt Gubernur.
Baca juga: Menkeu: Peluang investasi di Indonesia kian besar

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019