Indonesia ekspor avtur, Wamen ESDM: Insyaallah bisa

Nanti kilang-kilang Pertamina mampu memproduksi

Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar optimistis Indonesia bisa melakukan ekspor avtur sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

“Bisa, InsyaAllah bisa. Nanti kilang-kilang Pertamina mampu memproduksi,” ujar Arcandra Tahar di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini sudah bisa melakukan ekspor avtur ke pasar internasional.

Sebelumnya Presiden Jokowi  mendorong Indonesia untuk dapat memproduksi bahan bakar jenis avtur dari minyak kelapa sawit.

Menurut Presiden, Indonesia sudah bisa memproduksi avtur sendiri, hingga sekarang tidak impor, kalau bisa Indonesia juga harus bisa ekspor avtur dan harus bisa membuat avtur dari produksi kelapa sawit.

Di depan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, ia mengatakan hal itu bisa dicapai jika semua produksi mineral sudah bisa diciptakan produk hilirisasi mineral. Karena dengan adanya hilirisasi mineral dan pertambangan maka dapat meningkatkan pendapatan serta perekonomian negara.

Pembangunan pemurnian tersebut agar dapat meningkatkan ekspor bahan mineral bukan hanya produk mentah saja namun sudah menjadi produk olahan yang bisa memberi nilai tambah.

Presiden Jokowi mengenakan pakaian adat Suku Sasak, Nusa Tenggara Barat berwarna cokelat keemasan saat menghadiri Sidang Bersama DPR dan DPD RI.

Presiden hadir di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR DPR DPD RI Jakarta Pusat pada Jumat sekitar pukul 09:55 WIB.

Pemerintah dukung pengembangan PLTBM Bambu di Mentawai

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019