BI Banten dan enam bank permudah penjualan kartu uang elektronik

Serang (ANTARA) – Bank Indonesia Perwakilan Banten bekerja sama dengan BNI, Bank Mandiri, BRI, BCA, dan BTN dalam menjual kartu uang elektronik untuk memberikan kemudahan kepada pemudik yang memanfaatkan jalan tol untuk pulang kampung.

Pjs Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erry P. Suryanto dalam konferensi pers di Serang, Jumat, mengatakan pihaknya bersama-sama enam bank itu melakukan layanan gerak (pelayanan penjualan kartu uang elektronik, layanan top up uang elektronik) di titik-titik rest area sepanjang Merak sampai dengan rest area Karang Tengah. “Publikasi terkait informasi tarif tol terintegrasi,” katanya.

Layanan gerak perbankan diselenggarakan di 6 titik yakni rest area KM 13,5, KM 43, KM 68 arah Jakarta dan arah Merak dan di Pelabuhan Merak pada tanggal 26 Mei-2 Juni 2019 dan 7-10 Juni 2019. Layanan gerak perbankan berlangsung pukul 09.00-16.00 WIB.

Erry P. Suryanto dalam konferensi pers itu didampingi Pimpinan Cabang BNI KCP Merak Donny Prilyawan, Kepala Tim Pengolahan Uang Rupiah dan Operasional Sistem Pembayaran Bank Indonesia Provinsi Banten Albert Mario Davidson, Area Head Bank Mandiri Area Cilegon Antariksa Gumelar F, dan Manajer Supporting Kanwil IV BJB Banten Onny B. Hariadi.

Ia mengatakan penjualan kartu uang elektronik itu sejalan dengan misi Bank Indonesia yakni turut mengembangkan ekonomi dan keuangan digital melalui penguatan kebijakan sistem pembayaran Bank Indonesia dan sinergi dengan kebijakan Pemerintah serta mitra strategis lain yang sudah dilakukan elektronifikasi jalan tol sejak tahun 2017 dan juga elektronifikasi penyeberangan di ASDP sejak bulan Agustus 2018.

“Mengingat tahun ini, jalan tol dari Jawa Timur sampai dengan Merak telah terhubung langsung serta sebagian jalan tol di Sumatera juga telah beroperasi, sementara terdapat peningkatan harga tiket pesawat, maka diperkirakan sebagian masyarakat akan memilih alternatif mudik menggunakan jalan darat,” katanya.

“Sehubungan dengan hal tersebut, kami mengimbau agar masyarakat memperhatikan tarif tol yang akan dibayarkan serta memastikan membawa uang elektronik dengan saldo yang mencukupi untuk pembayaran tol yang akan dilewati, termasuk jika akan dilanjutkan dengan penyeberangan melalui ASDP Merak,” katanya lagi.

Selain itu agar memperhatikan keberadaan lokasi Top-up uang elektronik dapat dilakukan melalui berbagai channel
diantaranya ATM, m-banking, dan merchant seperti Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret disepanjang jalur mudik yang akan dilalui.

Saat ini top up juga dapat dilakukan di SPBU milik Pertamina dan fintech seperti Tokopedia untuk uang elektronik e-money. Sebagai informasi, estimasi tarif tol terintegrasi trans jawa dari Surabaya-Merak sebesar Rp723.000 dan termahal yaitu dari Probolinggo-Merak sebesar Rp777.500.
 

Pewarta: Ridwan Chaidir
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019