Toyota Indonesia bersiap produksi mobil hibrid

Jakarta (ANTARA) – Toyota Indonesia mulai bersiap mengembangkan produksi mobil hibrid yang merupakan bagian dari program pemerintah mengembangkan kendaraan terelekrifikasi (electrified vehicle/EV) atau mobil listrik pada 2025.

Presdir PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Andang Warih Tjahjono kepada Antara, di Jakarta, Rabu, membenarkan pada 2022 Toyota akan produksi mobil hibrid di Tanah Air.

“Itu sudah komitmen waktu pertemuan di Jepang,” kata Warih.

Pada pertemuan Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dengan direksi Toyota Motor Corp, di Tokyo, Jepang, akhir Mei 2019, Deputy CEO TMC Susumu Matsuda mengatakan dalam upaya memasarkan kendaraan listriknya, Toyota juga akan fokus mengembangkan produksinya di Indonesia.

Namun, lanjut Warih, komitmen investasi Toyota sebesar 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp28 triliun itu bukan hanya untuk pengembangan mobil hibrid, tapi penambahan investasi untuk bisnis Toyota secara grup di Indonesia.

“Seperti pada investasi tahap I (2014-2019) sebesar Rp20 triliun yang sudah terealisasi, investasi kali ini pun untuk periode 2019-2023 untuk grup Toyota, termasuk suplay chainnya,” kata Warih.

Untuk itu pihaknya tengah mempersiapkan diri dan mempelajari lebih detail hingga ke upstream terkait produksi mobil hibrid di Indonesia, terutama kesiapan pasokan baterai yang menjadi “nyawa” mobil hibrid maupun mobil terelektrifikasi lainnya.

“Memang ada bahan baku (baterainya) nya di sini, seperti kobalt dan nikel, tapi kami belum tahu sejauh mana pengolahannya untuk sel baterainya,” kata Warih.

Oleh karena itu diperkirakan pada tahap awal produksi mobil hibrid akan dilakukan secara CKD dengan tingkat kandungan lokal yang masih tinggi dan menurun secara bertahap ketika rantai pasok industri komponennya siap, sehingga bisa seperti Toyota Innnova yang komponen lokalnya bisa mencapai di atas 70 persen.

“Kami akan memproduksi mobil hibrid sesuai permintaan pasar, tergantung konsumennya,” kata Warih ketika ditanya soal volume produksi.

Namun ia juga menegaskan akan mendukung pencapaian target pemerintah cq Kementerian Perindustrian yang menginginkan pada 2025 sebanyak 20 persen produksi kendaraaan di Indonesia adalah mobil terelektrifikasi.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di sela kunjungan kerja ke PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Selasa (30/7) kembali menegaskan pada 2022 Toyota akan mulai produksi kendaraan hibrid di Indonesia, dengan komitmen investasi hingga 2 miliar dolar.

Sementara itu, distributor utama PT Toyota Astra Motor (TAM) terus aktif kampanye dan memasarkan serta memperkenalkan mobil hibrid di Indonesia.

“Banyak orang salah menafsirkan EV. Dalam dunia otomotif, kita mengenal empat kategori EV yaitu Hybrid EV, Plug-In Hybrid EV, Battery EV, dan Fuel Cell EV,” kata Executive General Manager TAM Fransuscus Soerjopranoto.

Diakuinya selama ini TAM baru memasarkan kendaraan hibridnya, dan sudah mempekenalkan kendaraan plug in hybrid seperti Prius Plug in Hybrid Seri Gazoo Racing yang dijajal Menteri Keuangan Sri Mulyani pada ajang GIIAS 2019.

Suryo yakin kebijakan pemerintah mengenai mobil listrik atau mobil terelektrifikasi akan mendongkrak industri otomotif, termasuk investasi.

Baca juga: Toyota bakal luncurkan satu lagi mobil hibrid tahun ini setelah C-HR
Baca juga: GIIAS 2019 sedot 472.956 pengunjung

Toyota investasi Rp28 triliun mobil listrik di Indonesia

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora ajak masyarakat naik LRT

Palembang (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrawi mengajak masyarakat untuk naik kereta layang ringan atau Light Rail Transit karena moda transportasi massal itu lebih aman, nyaman sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas.

Menpora Imam Nachrawi yang didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Rabu sore di Palembang menjajal LRT Palembang saat berkunjung ke Stadion Jakabaring.

Saat menumpangi LRT, Nachrawi pun mengajak masyarakat untuk terus menggunakan kereta tersebut.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada LRT Palembang yang baru saja melaksanakan perayaan.

“Selamat ulang tahun LRT Palembang. Semoga bisa menjadi altenatif angkutan yang terus memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Menpora.

Sementara itu Gubernur Sumsel Herman Deru juga mengajak masyarakat untuk terus menggunakan kereta layang ringan tersebut.

Herman berharap masyarakat tetap menjadikan kereta tersebut sebagai angkutan sehari-hari.

“Payoo tetep naek LRT,” katanya dalam logat Palembang.

Ke depan peningkatan termasuk sarana dan prasarana terus dilakukan sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Pihaknya juga minta kepada KAI untuk memasang fasilitas wifi, agar generasi milenial lebih berminat menggunakan kereta listrik tersebut.

LRT sendiri mulai beroperasi pada 23 Juli 2018, dan tercatat telah mengangkut sebanyak 2 juta lebih penumpang.

Baca juga: Satu tahun beroperasi, penumpang LRT Sumsel tembus 2 juta
Baca juga: Menhub: LRT Palembang harus terus dibenahi

Menpora tinjau kesiapan kejuaraan dunia boling di Palembang

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkab Lebak genjot sektor pariwisata jadi unggulan daerah

Lebak (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten optimistis sektor pariwisata di daerah ini dapat dijadikan sebagai program unggulan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menyerap lapangan pekerjaan.

“Kita mendorong sektor pariwisata dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat juga pendapatan asli daerah (PAD),” kata Kepala Bagian Humas Sekertariat Daerah Pemerintah Kabupaten Lebak Eka Prasetiawan saat dihubungi di Lebak, Rabu.

Selama ini, potensi destinasi wisata di Kabupaten Lebak memiliki 200 objek wisata yang memiliki nilai jual dan mendatangkan wisatawan domestik dan mancanegara.

Dari 200 potensi destinasi wisata itu di antaranya wisata alam pesisir pantai di antaranya Pantai Sawarna, Pantai Bagedur, Pantai Cibobos, Pantai Binuangeun, Pantai Suka Hujan, Pantai Cihara dan Pulau Manuk.

Selain itu juga wisata pemandian air panas, air terjun, arung jeram, pegunungan kaki kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), goa dan hutan meranti Kaolotan Karang serta wisata “negeri di atas awan”.

Destinasi wisata budaya kehidupan masyarakat Badui juga budaya Kaolotan Banten Kidul.

Para wisatawan bisa langsung melihat keseharian warga Badui di Desa Kanekes Kecamatan Leuwidamar yang amat bergantung pada alam dan menolak modernisasi.

Wisatawan juga bisa menyaksikan kegiatan-kegiatan adat yang dilaksanakan masyarakat Kaolotan Banten Kidul, seperti acara “seren tahun” dan sedekah bumi.

Selanjutnya wisata buatan di Kota Rangkasbitung, terdapat wisata Rancalintah, Wisata Museum Multatuli dan Wisata Air BIM di Desa Rangkasbitung Timur.

“Destinasi wisata di Lebak memiliki keunggulan dengan panorama alamnya sangat indah dan unik,” ujarnya.

Destinasi wisata menjadi unggulan daerah itu komitmen kebijakan Bupati Iti Octavia Jayabaya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024 mengembangkan sektor pariwisata.

Sebab, sektor pariwisata memiliki dampak luas terhadap peningkatan ekonomi masyarakat dan penyerapan lapangan pekerjaan.

Prospek pengembangan pariwisata didukung kemudahan akses lalu lintas dengan dioperasikan jalan tol Serang-Panimbang.

Pembangunan jalan tol tersebut mempermudah akses wisatawan domestik dari Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) akan mengunjungi destinasi wisata Lebak.

Selain itu juga beroperasinya Commuterline dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Rangkasbitung.

“Kami yakin destinasi wisata mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya menjelaskan.

Kehadiran destinasi wisata dipastikan melahirkan klaster-klaster ekonomi masyarakat, seperti pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh dan berkembang.

Produk UKM itu di antaranya produk unggulan daerah, seperti gula semut, aneka makanan olahan, pisang sale, anyaman bambu dan souvenir serta pengolalan ikan.

Produk UKM itu, kata dia, pengunjung wisatawan itu jika kembali ke daerah asalnya, bisa membawa makanan oleh-oleh khas unggulan Lebak.

Apabila, UKM itu tumbuh dan berkembang dipastikan ekonomi masyarakat meningkat juga menyerap lapangan pekerjaan dan dapat mengantisipasi urbanisasi.

“Kami berharap lima tahun ke depan sektor pariwsata menjadikan unggulan daerah khusus meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Baca juga: Keistimewaan budaya Badui di mata turis asing
Baca juga: Indef sarankan Menteri Pariwisata baru diisi sosok milenial

Harga Cabai di Lebak tembus Rp 80 ribu perkilo

Pewarta: Mansyur suryana
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Toyota gelar Yaris Beats Corner bidik kreativitas musik milenial

Jakarta (ANTARA) – PT Toyota-Astra Motor (TAM) menggelar Yaris Beats Corner yang akan berlangsung di tiga kota yaitu BSD City Tangerang, Surabaya, dan Jakarta, untuk kalangan milenial lewat Electric Digital Music demi menyemarakan HUT ke-74 RI.

“Mengusung tema Sound of Excitement, Yaris Beats Corner akan menjadi ajang bagi anak muda milenial mengeksplorasi kreativitas dan kegembiraan mereka melalui instalasi musik di Yaris ini,” kata Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto melalui keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan Yaris Beats Corner dirancang untuk wadah kaum milenial mengeksplorasi kreativitas dan eksistensi mereka melalui instalasi musik dengan mengusung genre Electronic Digital Music (EDM) yang kini kian populer.

“Musik adalah sarana yang paling digemari kaum millenial dalam mewujudkan kebahagian mereka, dan ini selaras dengan konsep Yaris yang selalu mengedepankan Fun to Drive bagi penggunanya,” kata Soerjo, sapaan Fransiscus Soerjopranoto.

Yaris Beats Corner yang pertama diselenggarakan pada 31 Juli sampai 4 Agustus di AEON Mall, BSD City Tangerang, Banten. Selanjutnya ajang yang sama bakal digelar di Tunjungan Plaza Surabaya pada 21-25 Agustus 2019 dan pada 16-22 September 2019 akan diselenggarakan di Central Park Jakarta.

“Selain menampilkan DJ lokal, Yaris Beats Corner juga akan menyuguhkan berbagai sensasi yang menyenangkan,” ujar Soerjo.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini akan berlangsung pada Desember 2019 lewat penyelenggaraan festival Electronic Digital Music berskala internasional, yaitu Djakarta Warehouse Project (DWP).

Memeriahkan Yaris Sound of Excitement, kata dia, Toyota akan menampilkan sejumlah unit Yaris yang telah dimodifikasi seperti Yaris Rhythm, sebagai titik tampil para DJ untuk menghibur peserta.
  Toyota Yaris yang telah dimodifikasi tampil di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 (ANTARA/Risbiani Fardaniah)

Yaris Rhythm sebelumnya telah diperkenalkan di arena GIIAS 2019, di mana konsep mobil ini adalah memberi ruang untuk performa musik seperti penampilan DJ Dipha Barus menghibur pengunjung pameran otomotif ini.

Mengapresiasi peserta, TAM juga akan menyediakan berbagai hadiah seperti voucherdigital money senilai 1 (satu) juta rupiah bagi 50 orang pertama yang mengisi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di setiap ajang Yaris Beats Corner.

Selain itu, terdapat juga kemudahan dalam bentuk special rate dan paket trade-in bagi mereka yang memberikan uang muka 25 persen untuk pembelian Yaris.

“Kegiatan Yaris yang berkaitan dengan musik bukan yang pertama. Sebelumnya, Kami juga pernah memberi apresiasi berupa tiket konser Katy Perry pada 2012 dan One Direction di tahun 2015 kepada pelanggan yang melakukan pembelian mobil Toyota,” kata Soerjo.

Baca juga: Toyota Yaris sasar konsumen berjiwa muda, meski ada pergeseran ke SUV

Pewarta: R016
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

PT KBS tambah dua dermaga, tingkatkan pelayanan pada konsumen

Dermaga 7.1 dan 7.2 merupakan bagian terminal umum yang dibangun untuk melayani kargo barang curah dan general kargo

Cilegon (ANTARA) – PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) sebagai operator Pelabuhan Cigading di Cilegon, Banten telah menyelesaikan dua dermaga baru yaitu dermaga 7.1 dan 7.2 dengan kapasitas 3,5 juta ton, sehingga total kapasitas bongkar muat Pelabuhan Cigading menjadi 25 juta ton per tahun, dan menjadikan Pelabuhan Cigading sebagai pelabuhan curah kering terbesar di Indonesia.

Direktur Utama PT KBS, Alugoro Mulyowahyudi dalam keterangan tertulisnya, Rabu, menyampaikan dermaga baru tersebut akan menjadi terminal umum yang dapat disandari kapal berbobot 70.000 DWT (panamax vessel).

“Dermaga 7.1 dan 7.2 merupakan bagian terminal umum yang dibangun untuk melayani kargo barang curah dan general kargo” ujar Alugoro.

Dua dermaga baru tersebut sepanjang 350 x 25 meter dibangun oleh PT Istaka Karya (Persero) dengan pipa pancang dari PT KHI Pipe Industries (anak perusahaan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk), di atasnya dilengkapi dengan empat unit DLLC (Double Level Luffting Crane) dengan tipe jib crane, yang masing-masing unit memberikan andil discharging rate (kecepatan bongkar) 750 ton per jam.

“Dengan crane yang baru ini, bongkar muat bisa lebih cepat, throughput bertambah dan kepuasan customer meningkat ” tambah Alugoro.

Dermaga 7.1 dan 7.2 ini akan menambah jumlah slot dermaga PT KBS menjadi 17 dermaga. PT KBS juga menambah anak perusahaan menjadi 4 anak perusahaan.

“Penambahan 2 jetty baru dan 3 anak perusahaan di bidang logistik untuk mewujudkan visi KBS menjadi Port Centric Integrated Logistics Company yang menerapkan konsep Green & Smart Port” ujar Alugoro.

Alugoro menyampaikan apresiasinya kepada Karyawan PT KBS atas perolehan kinerja perusahaan yang baik.

“Pendapatan semester I 2019 mencapai Rp704 miliar naik 44 persen dari periode yg sama tahun yang lalu. Sedangkan laba bersih semester I sebesar Rp100,4 miliar atau meningkat 35 persen dari tahun sebelumnya. Perolehan ini harus kita kawal untuk dipertahankan” katanya.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk ( PT KS), Silmy Karim, menyampaikan bahwa pembangunan dermaga ini merupakan bagian dari strategi usaha PT KS dalam mendukung berkembangnya anak usaha.

“Inisiatif ini akan meningkatkan performance PTKS secara konsolidasi dan mendukung bisnis inti dari PTKS,” katanya.

PT KBS didirikan sejak 1996, anak usaha PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. PT KBS merupakan operator Pelabuhan Cigading yang merupakan terminal umum jasa kepelabuhanan untuk menangani segala jenis kargo baik curah kering, curah cair dan general cargo dan memperoleh konsesi dari pemerintah sejak 2016.

Sejalan dengan meningkatnya kegiatan ekspor impor barang melalui laut, maka sarana dan prasarana terus dikembangkan, meliputi dermaga, ship unloader (Crane), conveyor maupun pergudangan.

Saat ini PT KBS memiliki empat anak perusahaan yaitu PT Krakatau Argo Logistik, PT Krakatau Jasa Logistik, PT Multi Sentana Baja, dan PT Wahana Sentana Baja. Dua dermaga baru PT Krakatau Bandar Samudera, yaitu dengan kapasitas 3,5 juta ton, sehingga total kapasitas bongkar muat Pelabuhan Cigading menjadi 25 juta ton per tahun. (Foto Humas PT KS)

Baca juga: Wapres: Industri nasional kalah saing soal teknologi

Baca juga: PGN dan Krakatau Steel jalin kerja sama pengembangan energi

Pemuda Cilegon sesalkan OTT Direktur PT KS

Pewarta: Sambas
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Relokasi industri, pemerintah diminta benahi regulasi investasi daerah

Jakarta (ANTARA) – Staf Ahli Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo), Yongky Susilo, mengatakan pemerintah saat ini belum mampu memanfaatkan peluang relokasi industri China dampak perang dagang akibat masih rumitnya regulasi investasi di tingkat daerah.

“Kemudahan untuk berinvestasi masih rumit di level daerah,” kata Yongky Susilo di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan pemerintah perlu mempermudah proses investasi daerah terkait pengurusan lahan industri dan perizinan agar pemodal asing tertarik memanamkan investasi di Indonesia.

Reformasi struktural seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perbaikan data juga penting dilakukan untuk menggaet para calon pemodal asing tersebut.

“Pemerintah Pusat “welcome”, tapi begitu masuk daerah mesti menghadapi keruwetan masalah tanah, masalah izin-izin, maka ini mesti diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu terkait online single submission (OSS) yang diklaim pemerintah mampu menggairahkan iklim investasi, Yongky menyampaikan bahwa secara prinsip aplikasi itu memberi kemudahan kepada pemodal, namun dalam eksekusi di lapangan masih memiliki banyak hambatan.

“Investor mesti submit izin-izin lengkap baru bisa jalan, kalau kurang satu dokumen saja berhenti. Daily problems harus diselesaikan,” ungkapnya.

Merujuk data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi penanaman modal asing (PMA) sampai triwulan II 2019 tercatat sebesar 6,9 miliar dolar AS.

Angka realisasi ini menurun ketimbang periode yang sama tahun 2018 yang mencapai US$7,14 miliar dan tahun 2017 sebesar 8,2 miliar dolar.

Dengan melambatnya minat investasi asing, maka kondisi ini dapat mempersulit Indonesia untuk lepas dari refleksi pertumbuhan ekonomi 5,0 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat triwulan I 2019 laju pertumbuhan Indonesia sebesar 5,07 persen secara tahunan (YoY). Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 berada pada level 5,3 persen.

Baca juga: Indonesia bersaing sengit garap relokasi pabrik Tiongkok

Baca juga: Menperin: Perang dagang dorong tren relokasi pabrik ke Indonesia

Perlu Standarisasi Pelayanan Investasi Pusat & Daerah

Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ribuan pelanggan PLN Karawang terkena dampak padam listrik 10 jam

Karawang (ANTARA) – Ribuan pelanggan PLN di berbagai daerah sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terkena dampak padam listrik selama sekitar 10 jam akibat gangguan di gardu induk Cibatu 1-2.

“Jumlah pelanggan PLN Karawang sekitar 865 ribu, umum dan industri,” kata Humas PLN Karawang, Imam Chanafi, saat dihubungi Antara, di Karawang, Rabu.

Ia mengatakan, pelanggan PLN Karawang yang jumlahnya sekitar 865 ribu itu terkena dampak padam listrik sejak pagi hingga sore karena gangguannya ada di unit transmisi (sutet).

Menurut dia, penyebab padamnya listrik dalam waktu yang cukup lama itu telah disampaikan kepada para pelanggan saat ada komplain melalui telepon atau yang datang langsung ke kantor PLN.

Bahkan pihaknya juga telah menyampaikan penyebab padamnya listrik tersebut melalui akun media sosial PLN Karawang.

Imam menyampaikan, padamnya listrik tersebut akibat gangguan Subsistem Cibatu yang disebabkan kawat terputus pada penghantar 150 KV MKSRI-CBATU #1/2.

Selain di wilayah Karawang, pada waktu yang sama, padam listrik juga terjadi di sebagian wilayah Indramayu, Bekasi dan Cikarang.

Sementara itu, sepanjang Rabu pagi hingga sore ini, masyarakat Karawang pengguna media sosial facebook banyak yang menyampaikan keluhan atas padamnya listrik.

Umumnya netizen menuliskan kalau padamnya listrik selama sekitar 10 jam telah mengganggu bisnis mereka. Bahkan, ada netizen yang menyampaikan tidak bisa mandi akibat padam listrik dalam waktu yang lama itu.

Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Linkar, Eddy Djunaedy, menyampaikan kalau padamnya listrik selama sekitar 10 jam itu telah merugikan pelanggan.

Atas hal itu pihak PLN Karawang harus memberikan kompensasi terhadap pelanggan yang terkena dampak gangguan Subsistem Cibatu tersebut.

“Warga Karawang yang merupakan pelanggan PLN Karawang tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasa akibat padam listrik dalam waktu lama. Ada kerugian yang sangat besar, apalagi bagi pelanggan yang beraktivitas sebagai pedagang atau dari industri,” katanya. 

Baca juga: Hindari listrik padam, Bandara Supadio jadi pelanggan premium PLN

Tumpahan minyak di Karawang teratasi dengan baik

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim menteri ekonomi akan menjadi prioritas bagi masyarakat

Jakarta (ANTARA) – Managing Director Nielsen Indonesia, Agus Nurudin mengatakan bahwa tim menteri ekonomi dalam kabinet mendatang dalam melanjutkan kepemimpinannya bersama Ma’ruf Amin akan menjadi perhatian prioritas bagi semua nasyarakat Indonesia.

“Tidak berarti kementerian yang lain tidak penting, hal ini kalau melihat ‘concern’ masyarakat yang sangat tinggi dengan situasi perekonomian nasional,” ujar Agus Nurudin di Jakarta, Rabu.

Pada kuartal kedua tahun ini, ia mengemukakan persentase perhatian konsumen akan keadaan ekonomi meningkat cukup tajam menjadi 37 persen, dibandingkan kuartal sebelumnya di tahun yang sama sebesar 31 persen.

Menurut dia, sosok menteri ekonomi dalam kabinet nanti harus dapat membuat masyarakat lebih percaya diri terhadap perekonomian nasional ke depan dan mempunyai kompetensi di bidangnya.

“Saya yakin pasti menteri ekonomi berkaliber. Komposisi kabinet untuk menteri ekonomi pasti dipilih yang meyakinkan, pemerintah sadar itu menjadi sorotan utama masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan pemilihan tim menteri ekonomi harus dengan seleksi yang ketat mengingat dampaknya cukup kuat dengan sektor lainnya.

“Kami berharap tim menteri ekonomi di pemerintahan selanjutnya dari kalangan profesional. Kalaupun dari partai politik pun juga tidak apa-apa asalkan dia punya kompetensi di bidangnya,” ujarnya.

Menurut dia, posisi kementerian ekonomi cukup krusial mengingat kebijakannya tidak hanya terkait satu sektor saja, tapi saling berkaitan dan bersinergi antar sektor.

“Maka itu lebih baik dari kalangan profesional,” katanya.

​Pada tahun ini, Core Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,1 persen, sedikit lebih rendah dibanding realisasi tahun 2018 yang sebesar 5,17 persen.

Baca juga: INDEF: Menteri ekonomi baru harus diisi sosok tidak terafiliasi parpol

Baca juga: Jokowi diharapkan pilih menteri ekonomi dari kalangan profesional

Perludem: Evaluasi untuk penyusunan kabinet mendatang

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPH Migas minta pemda di Kalimantan hitung kebutuhan gas bumi

Jadi kami harapkan masing-masing pemerintah daerah, menghitung kebutuhan gas bumi di wilayahnya. Sebab pasokan gasnya tersedia di hulunya, kalau tidak kita gunakan maka akan diekspor kembali

Palangka Raya (ANTARA) – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meminta kepada seluruh pemerintah daerah yang ada di Kalimantan, untuk mengevaluasi dan menghitung angka kebutuhan gas bumi di masing-masing wilayahnya.

“Hal ini sebagai salah satu dasar bagi kami, untuk melanjutkan pengembangan serta pemanfaatan gas bumi di Kalimantan ke tahap selanjutnya,” kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Palangka Raya, Rabu.

Perhitungan terhadap kebutuhan gas bumi di masing-masing daerah di Kalimantan, juga sebagai kebutuhan data yang harus dipenuhi dalam rangka merealisasikan pembangunan jalur pipa gas bumi trans Kalimantan sepanjang 2.019 kilometer.

Menurut dia, pembangunan jalur pipa itu merupakan suatu keharusan, guna mewujudkan keadilan energi di Indonesia, utamanya di Kalimantan. Saat ini perbandingan jaringan pipa yang ada di wilayah Jawa dan Sumatera, sangat tidak seimbang dengan Kalimantan maupun Papua.

Berdasarkan data per Juni 2019, total panjang pipa gas di Jawa mencapai hingga 7.792,43 kilometer dan Sumatera mencapai hingga 5.686,80 kilometer. Panjang tersebut jauh berbeda dengan yang ada di Kalimantan, yakni 702,38 kilometer dan Papua 42,19 kilometer.

“Jika dipresentasekan, maka panjang pipa gas di Jawa sebanyak 54,78 persen, Sumatera 39,98 persen, Kalimantan 4,94 persen serta Papua 0,30 persen,” ungkapnya.

Padahal luas wilayah Kalimantan adalah 5,3 kali Jawa, tentunya kondisi tersebut haruslah menjadi perhatian semua pihak, karena menjadi salah satu penyebab pemanfaatan gas bumi di Kalimantan belum begitu optimal.

Pihaknya menegaskan, banyak manfaat yang didapat dari pengembangan gas bumi di Kalimantan. Seperti tercapainya ketahanan dan kedaulatan energi nasional, sehingga roda perekonomian berjalan serta kesejahteraan masyarakat meningkat.

Kemudian membantu pemerintah dalam pemenuhan energi dan pemanfaatan gas bumi dalam negeri, sesuai dengan rencana induk jaringan transmisi dan distribusi gas bumi nasional.

Juga memenuhi kebutuhan gas bumi di sektor industri, pembangkit listrik hingga kebutuhan jaringan gas rumah tangga dan komersil di Kalimantan, hingga mewujudkan Kalimantan menjadi kawasan “green energy”.

“Jadi kami harapkan masing-masing pemerintah daerah, menghitung kebutuhan gas bumi di wilayahnya. Sebab pasokan gasnya tersedia di hulunya, kalau tidak kita gunakan maka akan diekspor kembali,” katanya.

Baca juga: BPH Migas: Pembangunan pipa gas trans Kalimantan suatu keharusan

Baca juga: BPH Migas perkirakan kebutuhan gas untuk pemindahan ibukota mencukupi

Baca juga: BPH Migas gelar FGD kebutuhan gas Kalimantan terkait pindah ibu kota

Mewujudkan Prabumulih kota jaringan gas bumi terbesar di Indonesia

Pewarta: Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kawasan Danau Toba akan miliki semacam Terusan Suez

Jadi ini kalau saya membayangkannya seperti Terusan Suez

Samosir (ANTARA) – Kawasan pariwisata Danau Toba akan menambah lagi daya tariknya dengan adanya program pelebaran Tano Ponggol sehingga nantinya akan tercipta ruas keluar masuk kapal wisata yang juga mirip seperti Terusan Suez di Mesir.

“Alur pelebaran dan pendalaman ini adalah sepanjang 1,2 kilometer. Jadi ini kalau saya membayangkannya seperti Terusan Suez,” kata Direktur Sungai dan Pantai Ditjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jarot Widyoko di Samosir, Sumatera Utara, Rabu.

Jarot mengemukakan, bila Terusan Suez menghubungkan Laut Tengah dengan Laut Merah, maka terusan di Tano Ponggol itu akan menghubungkan Danau Toba sehingga nantinya kapal wisata akan bisa mengelilinginya.

Diharapkan pula dengan adanya pelebaran dan Jembatan Tano Ponggol yang akan menjadi ikon baru di salah satu kawasan strategis pariwisata nasional tersebut, maka perekonomian daerah tersebut bakal berkembang.

Saat ini progres pelebaran alur Tano Ponggol dari sekitar 25 meter menjadi 80 meter ini, progresnya sudah sekitar 74 persen. Alur Tano Ponggol sepanjang 1,2 kilometer itu juga akan ditambah kedalamannya dari 3 meter menjadi 8 meter.

Kontrak pekerjaannya dimulai Desember 2017 dan akan selesai Desember 2019 dengan anggaran mencapai Rp313 miliar.

Selain itu pada sisi kiri dan kanan alur Tano Ponggol nantinya akan menggunakan steel sheet pile untuk menjaga kekuatan tanggul.

Setelah dilakukan pelebaran, pada sisi kiri dan kanan juga akan dibangun jalur pedestrian sebagai bagian dari penataan kawasan sekaligus dukungan objek wisata di Danau Toba.

Kepala BBPJN II Medan Sumatera Utara Ditjem Bina Marga Selamet Rasidi mengatakan, dengan adanya pelebaran alur ini, secara otomatis perlu dilakukan penyesuaian desain Jembatan Tano Ponggol agar kapal pesiar dapat lewat di bawah jembatan.

Menurut Selamet, desain jembatan tersebut juga akan mengadposi kearifan lokal adat Batak. “Perkiraan ketinggian ideal jembatan yang sudah kita hitung adalah sekitar 8-9 meter dengan panjang total jembatan mencapai 1 kilometer, yang terdiri dari jembatan utama sepanjang 235 meter dan sisanya merupakan jembatan pendekat, dan oprit. Perkiraan biayanya sekitar Rp287 miliar dan diharapkan konstruksinya dapat dilaksanakan pada tahun 2020-2021,” ujarnya.

Baca juga: Konsep “Waterfront City” untuk pikat wisatawan ke Danau Toba
Baca juga: Kementerian PUPR fokus perbanyak aksesibilitas ke Danau Toba

Menteri PUPR janji bangun kembali jembatan yang rusak

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kepri-Singapura perkuat kerja sama sektor pariwisata

Wisatawan asal Singapura tidak hanya menikmati keindahan alam dan menginap di hotel, tapi juga berbelanja. Sebagian wisatawan asal negeri berlambang singa itu juga menggunakan jasa pemandu wisata.

Tanjungpinang (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperkuat kerja sama di sektor pariwisata dengan Singapura untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Pelaksana Tugas Gubernur Kepri Isdianto di Tanjungpinang, Rabu, mengatakan wisatawan asal Singapura paling banyak berkunjung ke Kepri dibanding negara lain dalam setiap bulan sehingga mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

Wisatawan asal Singapura tidak hanya menikmati keindahan alam dan menginap di hotel, tapi juga berbelanja. Sebagian wisatawan asal negeri berlambang singa itu juga menggunakan jasa pemandu wisata.

“Dampak positif yang ditimbulkan tidak hanya di sekitar perhotelan, melainkan juga pada pedagang kecil menengah,” ujarnya.

Terkait perkembangan dunia pariwisata, Isdianto sudah membahasnya bersama Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura yang berada di Batam Mr. Mark Low, yang didampingi stafnya Samuel Woon.

Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara Singapura dan Kepri yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

“Ada banyak hal tentang objek wisata yang dipromosikan kepada Singapura, seperti Kepri memiliki destinasi wisata yang indah, masyarakatnya ramah, makanannya enak dan murah, hotel yang nyaman, dan transportasi yang menyenangkan. Tentu ini harus terpublikasi, dan diketahui masyarakat Singapura,” katanya.

Baca juga: Plt Gubernur Kepri dan Konjen Singapura bahas promosi pariwisata

Pihak Singapura, seperti dijelaskan Mark Low dalam pertemuan tersebut akan turut serta memperkenalkan “fly-ferry passenger” yakni jasa untuk para turis asing yang akan berkunjung ke Batam, Bintan dan daerah lainnya di Kepri, bisa lewat Singapura. Para turis tidak perlu menurunkan bagasinya dari pesawat, kecuali tas tangannya saja.

“Saya rasa ‘fly-ferry passanger’ ini sangat mempermudah para wisatawan yang akan masuk ke Batam, Bintan dan daerah lain di Kepri. Ketika mereka sampai di Singapura, mereka tidak perlu ambil bagasi dan membawanya ke pelabuhan feri. Cukup mereka bawa tas tangan saja menuju ke pelabuhan. Bagasi sudah ada yang urus sampai mereka tiba di tujuan,” kata Mark Low.

Berdasarkan catatan BPS, pada Mei 2019, jumlah wisman yang datang ke Kepri mencapai 1.137.976 orang atau 17. 86 persen dari total jumlah wisman yang datang ke Indoneaia. Provinsi Bali sendiri masih tetap menjadi primadonanya wisman hingga saat ini dengan total kunjungan hingga Mei 209l19 mencapai 2.305.802 orang atau 36.19 persen.

Sedangkan DKI Jakarta yang saat ini berada di urutan ke-3 hanya dikunjungi  sebanyak 946.509 wisaman selama 2019 atau 14. 86 persen. Sisanya turis masuk menyebar ke sejumlah provinsi di Indonesia.
Baca juga: Pariwisata terbukti dongkrak perekonomian Kepri

3 Sukhoi disiagakan selama sepekan di Batam

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indef sarankan Menteri Pariwisata baru diisi sosok milenial

Sosok milenial cocok untuk mengisi posisi-posisi puncak seperti Kepala Badan Ekonomi Kreatif atau Menteri Pariwisata karena posisi-posisi itu harus diisi oleh sosok-sosok muda dan kreatif.

Jakarta (ANTARA) – Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economis and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyarankan jabatan Menteri Pariwisata  untuk periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo diisi oleh generasi milenial.

“Saya sarankan kepada Presiden Joko Widodo untuk membuat kementerian ekonomi digital karena di situ tempat yang sesuai bagi generasi milenial, atau sosok milenial bisa ditunjuk untuk mengisi posisi Menteri Pariwisata,” ujar Bhima di Jakarta, Rabu.

Bhima beralasan bahwa sosok milenial cocok untuk mengisi posisi-posisi puncak seperti Kepala Badan Ekonomi Kreatif atau Menteri Pariwisata karena posisi-posisi itu harus diisi oleh sosok-sosok muda dan kreatif.

Selain itu generasi milenial juga dinilai sangat memahami tren gaya hidup dan pariwisata baik yang sedang berkembang maupun yang akan datang.

Baca juga: Akademisi: Jokowi ingin siapkan kaum milenial jadi pemimpin
   

“Sedangkan untuk kementerian-kementerian lain memang beberapa posisi membutuhkan sosok berpengalaman dan jaringan yang luas, kendati usianya sudah tidak muda lagi asalkan dia bisa bekerja tidak masalah,” kata pengamat Indef tersebut.

Sebelumnya Presiden Joko Widoo meminta partai politik untuk mengajukan profesional muda sebagai kader yang akan menempati posisi menteri pada 2019-2024.

Presiden menyebutkan kalau tidak ada dari partai, dirinya akan mencari sendiri tokoh muda dari kalangan profesional.

Selain itu Presiden juga mengakui sudah memiliki gambaran untuk kabinet yang akan membantunya dalam menjalankan tugas Presiden RI periode 2019-2024.

Presiden menyebutkan bahwa komposisi kabinet kemungkinan akan 60:40 atau 50:50 dari kalangan partai politik dan dari profesional.
Baca juga: Jokowi diharapkan pilih menteri ekonomi dari kalangan profesional

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nielsen: Perhatian masyarakat terhadap keadaan ekonomi meningkat

Perhatian masyarakat terhadap ekonomi naik, dari eksternal salah satunya masih ada kekhawatiran perang dagang

Jakarta (ANTARA) – Lembaga riset Nielsen mengemukakan perhatian masyarakat terhadap keadaan ekonomi meningkat seiring masih berlangsungnya perang dagang global dan belum pastinya kebijakan pemerintah setelah pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu).

“Perhatian masyarakat terhadap ekonomi naik, dari eksternal salah satunya masih ada kekhawatiran perang dagang. Dari domestik, program ekonomi dari pemerintah belum terjawab, mau dibawa kemana setelah Pemilu,” kata Managing Director Nielsen Indonesia, Agus Nurudin di Jakarta, Rabu.

Pada kuartal kedua tahun ini, ia mengemukakan persentase kekhawatiran konsumen akan keadaan ekonomi meningkat cukup tajam menjadi 37 persen, dibandingkan kuartal sebelumnya di tahun yang sama sebesar 31 persen.

Faktor itu, lanjut dia, diduga juga memicu Iebih banyak konsumen yang menyatakan bahwa negara sedang dalam keadaan resesi pada kuartal dua yaitu 57 persen, meningkat jauh dari kuartal sebelumnya yang hanya 41 persen.

“Tidak mengherankan bila kemudian juga Iebih banyak konsumen yang berpendapat bahwa negara sedang dalam keadaan resesi ekonomi,” katanya.

Mengantisipasi kekhawatiran itu, lanjut dia, masyarakat cenderung memilih untuk menabung dan menurunkan anggaran biaya melakukan perjalanan liburan.

“Praktis masyarakat sudah tahu dalam menghadapi perubahan yang ada. Kekhawatiran ekonomi membuat tabungan naik,” katanya.

Dalam hal mengalokasikan dana cadangan, Agus Nurudin mengatakan, memang tidak terlalu banyak perubahan dari kuartal pertama, dimana persentase konsumen memilih untuk menabung sebesar 67 persen pada kuartal kedua dari sebelumnya 66 persen.

Sementara untuk berlibur, persentasenya mengalami penurunan menjadi 44 persen dari 47 ersen, dan investasi pada saham atau reksadana menjadi sebesar 40 persen dari 44 persen.

“Pengeluaran untuk ‘entertainment’ dikurangi, masyarakat juga cenderung menunda perbaikan rumah,” katanya.

Kendati demikian, Agus Nurudin mengatakan pelaku usaha tidak perlu mengkhawatirkan terhadap prospek bisnisnya. Pelaku usaha harus membangun kepercayaan kepada masyarakat bahwa ekonomi memang baik-baik saja.

“Pemerintah juga harus ambil bagian. Kalau ingin meyakinkan ekonomi stabil maka harus ada suatu upaya baik pengusaha maupun pemerintah yang meyakinkan,” katanya.

Sementara itu, konsumen yang menyatakan khawatir akan stabilitas politik di dalam negeri turun menjadi 31 persen pada kuartal kedua 2019, dibandingkan kuartal pertama sebelumnya 34 persen.

Sementara itu, kekhawatiran konsumen lainnya pada kuartal kedua 2019 diantaranya, keseimbangan antar hidup atau pekerjaan stabil di angka 16 persen, toleransi antar umat beragama menurun menjadi 15 persen dari 17 persen. Sementara itu kekhawatiran akan terorisme meningkat menjadi 13 persen dari sebelumnya sembilan persen.

Baca juga: Nielsen: Indonesia kembali menjadi negara teroptimistis ketiga dunia
Baca juga: Iklan rokok paling banyak tayang di media luar ruang

Pemprov Kalsel bangun Plaza Jokowi di Tahura Sultan Adam

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

INDEF: Menteri ekonomi baru harus diisi sosok tidak terafiliasi parpol

Jakarta (ANTARA) – Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economis and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira menyarankan agar tim menteri ekonomi baru dalam periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo diisi oleh sosok-sosok yang tidak terafiliasi langsung maupun tidak langsung dengan partai politik (parpol).

“Untuk tim (menteri) yang khusus membidangi ekonomi yang krusial seperti Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Bappenas dan semacamnya harus diisi oleh sosok birokrat, akademisi ataupun profesional yang tidak terafiliasi langsung maupun tidak langsung dengan partai politik,” ujar Bhima di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan bahwa sosok-sosok dari non-partai tersebut tidak bisa ditekan untuk kepentingan jangka pendek dan harus berani melawan kepentingan-kepentingan yang dapat merugikan masyarakat.

Selain itu, sosok-sosok yang mengisi tim menteri ekonomi baru harus memiliki integritas sehingga performa kerja tidak terganggu dan dapat menuntaskan tugas yang diembannya.

Sosok-sosok yang akan mengisi tim menteri ekonomi baru juga diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan berani tampil menyampaikan pernyataan kepada media massa.

“Kalau untuk posisi menteri-menteri non-ekonomi silakan diperebutkan oleh partai-partai politik,” kata pengamat INDEF tersebut.

Sebelumnya Core Indonesia mengharapkan presiden terpilih Joko Widodo memilih kalangan profesional untuk tim menteri ekonomi di kabinet mendatang dalam melanjutkan kepemimpinannya bersama Ma’ruf Amin.

Menurut Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal, pemilihan tim menteri ekonomi harus dengan seleksi yang kuat mengingat dampaknya cukup kuat dengan sektor lainnya.

Sementara itu, Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah Redjalam menilai saat ini program kementerian relatif tidak fokus sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Jokowi diharapkan pilih menteri ekonomi dari kalangan profesional

Baca juga: Kadin berharap tim menteri ekonomi baru bisa tekan biaya logistik

INDEF: lesunya industri ritel akibat persaingan kurang sehat

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov Jatim inginkan kerja sama Slovakia hadapi revolusi industri

Kedua wilayah tersebut juga sama-sama sebagai sentra industri, yakni Jatim untuk Indonesia, sedangkan Slovakia menjadi sentra industri di kawasan Eropa.

Surabaya (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menginginkan ada kerja sama dengan Pemerintah Slovakia tentang penyiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perubahan-perubahan pada revolusi industri.

“Kenapa Slovakia? Sebab keduanya memiliki kemiripan, khususnya soal sentra industri yang tengah fokus pada revolusi industri 4.0,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada wartawan di Surabaya, Rabu.

Selain itu, kata dia, kedua wilayah tersebut juga sama-sama sebagai sentra industri, yakni Jatim untuk Indonesia, sedangkan Slovakia menjadi sentra industri di kawasan Eropa.

Secara khusus, orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut bahkan telah berdialog dengan Duta Besar Slovakia untuk Indonesia, Jaroslav Chlebo, yang berkunjung di Surabaya pada Selasa (30/7).

Baca juga: PASSTI siapkan standar penuhi kebutuhan SDM di era Industri 4.0

Menurut Emil Dardak, persoalan upah tenaga kerja juga menjadi fokus dalam upaya menyejahterakan buruh sekaligus membangun daya saing usaha yang kompetitif.

“Hal-hal inilah yang diharapkan bisa bersama-sama melakukan tukar pikiran untuk mencari solusinya,” ucap mantan Bupati Trenggalek tersebut.

Melalui kemiripan tersebut, lanjut dia, diharapkan kerja sama antara Slovakia dan Jatim dapat terus dikembangkan sehingga menjadi pintu masuk ke Eropa.

“Semuanya akan dibangun secara bertahap, mengingat kerja sama dengan Slovakia bisa menjadi jalan untuk kerja sama ke negara-negara lain,” kata suami Arumi Bachsin tersebut.

Sementara itu, selain bidang perindustrian, Slovakia juga fokus dalam pengembangan bidang informasi dan teknologi.

“Ke depan, komunikasi terus kami lakukan dan diharapkan dapat membawa kabar baik bagi persahabatan kedua negara,” katanya.
 

Jawa Timur perangi limbah impor

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertamina agar berkoordinasi dengan K/L tanggulangi tumpahan minyak

Kami juga mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menghitung kompensasi kerugian dan mengawalnya agar memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat yang terdampak

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari meminta PT Pertamina (Persero) untuk bisa berkoordinasi dengan kementerian/lembaga guna menanggulangi dampak tumpahan minyak dari proyek yang dikerjakan Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Ia berharap koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dapat membuat penanggulangan tumpahan minyak menjadi lebih terpadu dan komprehensif.

“Kami juga mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menghitung kompensasi kerugian dan mengawalnya agar memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat yang terdampak,” katanya dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.

Putih mengingatkan dampak kejadian tumpahan minyak di laut Karawang itu bagi lingkungan dan kesehatan. Ia mengaku khawatir peristiwa itu dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat.

“Dampak yang paling mengerikan dari tumpahan minyak adalah gangguan terhadap kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian, baik secara langsung maupun tidak langsung. Karenanya kami mengingatkan Pertamina agar segera bertindak dan bertanggung jawab atas kejadian ini,” katanya.

Lebih lanjut, Anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini mengingatkan sekecil apapun kebocoran minyak yang terjadi akan membawa dampak yang luar biasa bagi lingkungan dan manusia. Terlebih, dibutuhkan waktu yang lama untuk membersihkan sisa tumpahan minyak.

“Binatang-binatang dan tumbuhan yang hidup di laut atau dekat dengan pantai termasuk muara sungai yang tercemar, merupakan kelompok yang paling merasakan langsung. Tumpahan minyak langsung dapat menyebabkan ikan-ikan dan biota laut mati karena tidak dapat bernapas,” tambahnya.

Selanjutnya, menurut Putih, jika ikan-ikan mati, tumpahan minyak bukan hanya menyebabkan gangguan lingkungan akan tetapi juga menyebabkan gangguan ekonomi masyarakat pesisir yang mengandalkan hidupnya dari laut.

Sebelumnya, pascaperistiwa tumpahan minyak, Pertamina telah memasang 5 unit Giant Octopus Skimmer dan membentangkan 5 x 400 meter Static Oil Boom di sekitar anjungan YY di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Static Oil Boom mampu menahan penyebaran sedangkan Giant Octopus Skimmer digunakan untuk mengangkat oil spill yang tertampung di Static Oil Boom tersebut.

Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan pemerintah terus berusaha untuk mematikan sumur tersebut. Personil dan tim, baik yang menangani tumpahan minyak dan penutupan sumur serta para ahli sudah didatangkan, baik lokal dan asing.

Upaya penutupan sumur ini rencananya didukung oleh Boots & Coots yang akan membuat relief well dengan melakukan pengeboran secara horizontal ke arah tenggara melintasi sumur YYA-1 dengan jarak 800 meter hingga 1.000 meter. Selanjutnya penyumbatan dilakukan dengan menginjeksi semen di titik sentral semburan. Diperkirakan pekerjaan ini membutuhkan waktu sekitar delapan minggu atau dua bulan.

Baca juga: BMKG siap bantu pertamina petakan sebaran tumpahan minyak mentah
Baca juga: Pemkab Karawang masih data penerima kompensasi minyak mentah Pertamina

Tumpahan minyak di Karawang teratasi dengan baik

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konsep “Waterfront City” untuk pikat wisatawan ke Danau Toba

“Waterfront city” adalah konsep pengembangan daerah tepian air baik itu tepi pantai, sungai ataupun danau untuk wisata air.

Samosir (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa konsep “waterfront city” atau pembenahan tata kelola lingkungan di tepi kawasan perairan bakal semakin memikat dan memperbanyak jumlah wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba.

Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Hadi Sucahyono di Samosir, Sumatera Utara, Rabu, menyatakan “waterfront city” adalah konsep pengembangan daerah tepian air baik itu tepi pantai, sungai ataupun danau untuk wisata air.

“Yang menarik adalah perpaduan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Bina Marga, dan Sumber Daya Air untuk membangun waterfront city,” kata Hadi Sucahyono.

Ia memaparkan, bagian sumber daya air yang akan mengelola alur perairannya, sedangkan Bina Marga untuk jembatan dan akses jalannya, serta penataan lainnya di Cipta Karya.

Bahkan, lanjutnya, perpaduan tersebut juga bisa bertambah menjadi empat karena bagian perumahan rakyat juga bisa melaksanakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Kementerian PUPR fokus perbanyak aksesibilitas ke Danau Toba

“Jadi harapannya yang menikmati hasilnya hingga masyarakat kecil yang ada di sekitar kawasan ini,” kata Kepala BPIW.

Selain itu, ujar dia, berbagai rumah warga yang sudah diperbaiki lewat BPSP bisa dikembangkan menjadi homestay oleh masyarakat.

Dengan demikian juga diharapkan bisa meningkatkan potensi pendapatan bagi masyarakat setempat.

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Ditjen Cipta Karya Didiet A. Akhdiat mengatakan, penataan kawasan waterfront city tersebut akan dilakukan di atas lahan seluas 80 hektar dengan alokasi anggaran yang disiapkan sebesar Rp 105 miliar.

“Direncanakan pekerjaan konstruksinya akan dimulai pada tahun 2020, saat ini konsep desainnya telah selesai,” ujarnya.

Kepala BPIW Hadi Sucahyono juga mengemukakan bahwa pengerjaannya dilakukan secara bertahap, di mana pada saat ini yang dikembangkan baru untuk lima hektare.
Baca juga: Presiden: Danau Toba akan dipomosikan secara maksimal

Menteri PUPR janji bangun kembali jembatan yang rusak

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah targetkan penghematan devisa dari B20 capai Rp42,05 triliun

Pada 2019 terjadi tren penurunan impor solar, dan PT Pertamina sejak Maret 2019 sampai dengan saat ini tidak melakukan impor solar lagi.

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menargetkan penghematan devisa dari pelaksanaan program mandatori pencampuran bahan bakar minyak jenis solar dengan minyak sawit 20 persen atau Biodiesel 20 (B20) mencapai 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp42,05 triliun pada 2019.

“Selama 2018, penghematan devisa dari mandatori biodiesel mencapai 1,88 miliar dolar AS. Pada tahun ini dengan peningkatan penggunaan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) diperkirakan penghematan devisa mencapai 3 miliar dolar AS. Ini salah satu capaian dalam ekonomi,” kata Asisten Deputi Produktivitas Energi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Andi Novianto di Jakarta, Rabu.

Kemudian, lanjut dia, pada 2019 terjadi tren penurunan impor solar, dan PT Pertamina sejak Maret 2019 sampai dengan saat ini tidak melakukan impor solar lagi.

Data mencatat, neraca perdagangan migas Juni sebesar 1,17 miliar dolar AS, menurun 21,5 persen dibandingkan Mei 2019 dan lebih rendah dibandingkan Juni 2018.

Baca juga: GAPKI: penyerapan biodiesel domestik capai 2,8 juta ton

Andi Novianto mengatakan berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 tahun 2015, pada tahun 2020 akan diimplementasikan B30 untuk seluruh sektor.

“Tahun ini sedang dilakukan ‘road test’ B30. Penerapan B30 diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan biodiesel sekitar 3 juta kiloliter per tahun,” katanya.

Ia juga menyebutkan, salah satu capaian dari penerapan biodiesel yakni telah menurunkan emisi sektor energi tahun 2017 sebesar 44,9 juta ton emisi gas (CO2e) atau sekitar 14,3 persen dari target pengurangan gas rumah kaca (GRK) 2030 sektor energi.

“Untuk penurunan emisi GRK dari mandatory biodiesel 2018 mencapai 6 juta ton CO2e, dan tahun 2019 diperkirakan mencapai 9 juta ton CO2e,” paparnnya.
Baca juga: Kementerian ESDM : B20 tingkatkan performa kendaraan

Pemerintah Kaji Equilibrium Pada Penetapan Biodiesel

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tol Trans Sumatera bakal tingkatkan kenyamanan ke Toba

Kalau ini sudah berfungsi seluruhnya, diharapkan mereka yang menggunakan jalur darat bisa lebih nyaman dan waktu tempuh bisa lebih cepat

Samosir (ANTARA) – Pembangunan berbagai ruas jalan tol di Sumatera Utara, bagian dari Trans Sumatera, ke depannya dinilai bakal meningkatkan kenyamanan dan mempersingkat waktu tempuh bagi wisatawan yang ingin ke Danau Toba melalui jalur darat.

“Kalau ini sudah berfungsi seluruhnya, diharapkan mereka yang menggunakan jalur darat bisa lebih nyaman dan waktu tempuh bisa lebih cepat,” kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan Sumatera Utara Selamet Rasidi, di Samosir, Sumut, Rabu.

Ia mengemukakan, ruas tol dari Tebing Tinggi menuju ke Siantar hingga Parapat (dekat Danau Toba) yang diharapkan beroperasi akhir 2020, maka juga akan memperbanyak wisatawan ke Danau Toba melalui jalur darat.

Selain itu, ujar dia, ruas tol tersebut juga disinkronkan atau diselaraskan dengan arah Kuala Tanjung yang merupakan kawasan ekonomi khusus di mana pengembangannya ke depannya akan menjadi pelabuhan internasional.

Sebagaimana diwartakan, Pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dinilai meningkatkan konektivitas antardestinasi wisata, termasuk akses dari Medan ke Kawasan Pariwisata Strategis Nasional (KSPN) Danau Toba, Sumatera Utara.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat sepanjang 143,5 kilometer merupakan lanjutan dari Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 km. Sebagaimana diketahui, jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi telah selesai dan terhubung dengan jalan tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera).

Pembangunan jalan tol ini ditugaskan kepada PT. Hutama Karya. Selanjutnya PT. Hutama Karya bersama PT. Jasa Marga dan anak perusahaan PT. Waskita Karya, yaitu PT. Waskita Toll Road membentuk BUJT yakni PT. Hutama Marga Waksita dan ditargetkan beroperasi pada 2020 dengan masa konsesi selama 40 tahun.

Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat terdiri dari enam seksi yaitu Seksi 1 Tebing Tinggi- Inderapura (20,4 km), Seksi 2 Inderapura – Kuala Tanjung (15,6 km), Seksi 3 Tebing Tinggi – Serbelawan (30 km), Seksi 4 Serbelawan – Pematang Siantar (28 km), Seksi 5 Pematang Siantar – Seribudolok (22,3 km), Seksi 6 Seribudolok – Parapat (16,7 km).

Pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat mendapatkan dukungan pembiayaan Pemerintah guna meningkatkan tingkat kelayakan investasinya. Dukungan tersebut berupa pembangunan sebagian konstruksi jalan tol pada Seksi 5 dan 6. Saat ini untuk kedua seksi tersebut progresnya masih dalam tahap pembebasan lahan.

Sementara itu PT. Hutama Marga Waksita selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) mengerjakan konstruksi pada Seksi 1-4. Untuk seksi 1 saat ini progres pembebasan lahannya sudah 63,7 persen dan progres konstruksinya 18,1 persen.

Seksi 2 masih dalam tahap pembebasan lahan, sedangkan untuk seksi 3 pembebasan lahannya sudah 82 persen dan konstruksinya telah dimulai pada bulan ini. Sementara seksi 4 pembebasan lahannya sebesar 22,75 persen dengan progres konstruksi 5,1 persen.

Jalan tol tersebut akan memiliki 7 buah simpang susun di Inderapura, Tebing Tinggi, Serbelawan, Pematang Siantar, Seribudolok, Parapat dan Simpang Susun Raya. Pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat membutuhkan biaya investasi sekitar Rp13,4 triliun, termasuk untuk biaya konstruksi sebesar Rp9,6 triliun.

Selain akan mempercepat waktu tempuh dari Medan ke Danau Toba, jalan tol ini juga diharapkan akan memacu pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara termasuk sektor ekonomi Pelabuhan Kuala Tanjung dan Pariwisata tujuan Danau Toba yang dapat ditempuh dengan waktu cepat.

Baca juga: Pembangunan Tol Kuala Tanjung-Parapat tingkatkan konektivitas Toba
Baca juga: Tol Tebingtinggi-Parapat dorong pertumbuhan sektor wisata

Belasan ribu kendaraan pemudik padati ruas tol menuju Palembang

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

INPEX-Pemkab Tanimbar bahas kesiapan operasi Blok Masela

Saumlaki (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan pihak INPEX Masela Ltd. menggelar pertemuan terbatas di Jakarta, Senin (30/7) untuk membahas berbagai hal sehubungan dengan akan dimulainya aktivitas awal hingga beroperasinya Blok Masela.

Bupati KKT, Petrus Fatlolon hadir bersama Asisten 3 Setda KKT, Edwin Tomasoa, sementara di pihak INPEX Masela Ltd. dihadiri langsung oleh Presiden Direktur, Mr. Akihiro Watanabe yang menggantikan pimpinan sebelumnya Mr. Shuniciro Sugaya.

“Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon, memenuhi undangan INPEX Masela Ltd untuk membahas berbagai hal sehubungan dengan akan dimulainya kegiatan perusahaan Migas asal Jepang itu di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pasca ditandatanganinya POD Blok Abadi Masela oleh Pemerintah RI,” kata Kabag Humas Setda KKT, Blendi Souhoka dalam siaran pers yang diterima Antara, Rabu.

Hal penting yang disampaikan Bupati dalam pertemuan itu adalah terkait kondisi terakhir di Desa Lermatang, kecamatan Tanimbar Selatan, sebagai salah satu calon lokasi, dimana masyarakat di desa itu telah menjual kurang lebih 300 hektare tanah kepada pihak tertentu dan Pemerintah Daerah khawatir hal ini akan berdampak pada proses pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan infrastruktur proyek strategis nasional tersebut jika lokasi itu ditetapkan nantinya untuk digunakan.

Mengingat POD Blok Abadi Masela telah ditandatangani Pemerintah maka Bupati mendesak agar dilakukan percepatan pengadaan lahan untuk kepentingan pembangunan infrastruktur yang akan dikelola nanti oleh INPEX Masela Ltd, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati juga menyampaikan pertimbangan agar dapat dibentuk tim yang melibatkan pihak SKK Migas, INPEX Masela Ltd dan Pemerintah Daerah untuk menetapkan batas-batas lahan yang diperlukan untuk pembangunan, agar lahan tersebut tidak dipindahtangankan dan juga dialihfungsikan oleh pihak-pihak tertentu, mengingat maraknya jual beli tanah yang dilakukan masyarakat setempat saat ini.

“Pemerintah Daerah juga terus berupaya untuk memberikan pemahaman kepada Pemerintah Desa dan masyarakat agar tidak lagi menjual tanah khususnya di Desa Lermatang dan beberapa desa terdekat” kata Bupati.

Bupati Fatlolon juga menyampaikan beberapa hal kepada Mr. Akihiro Watanabe antara lain program Local Content yang melibatkan kontraktor lokal pada bidang-bidang pekerjaan tertentu agar dapat difasilitasi melalui dua BUMD milik Pemkab Tanimbar yakni PT. Tanimbar Energi dan PT. Kalwedo Kidabela.

Selain itu juga ia meminta kepada pihak Inpex agar menyampaikan secara terbuka kepada Pemerintah Daerah terkait dengan jumlah tenaga kerja dan jenis pekerjaan yang dibutuhkan dalam pembangunan fasilitas Blok Masela sehingga Pemerintah Daerah juga dapat menyiapkan masyarakat lokal untuk ikut terlibat dalam pekerjaan dimaksud.

“Saat ini Pemerintah Daerah sudah menyekolahkan kurang lebih 80 orang putera/puteri Tanimbar di AKA Migas Cepu dan juga Pemerintah Daerah akan menyiapkan anggaran melalui APBD untuk mendukung penyiapan tenaga kerja lokal sesuai kebutuhan tenaga kerja dan bidang kerjanya” katanya.

Ia meminta agar ada perjanjian antara pihak Inpex dan Pemkab KKT untuk anak-anak Tanimbar lulusan AKA Migas Cepu dapat dipekerjakan dalam proyek yang dikelola Inpex Masela Ltd ini nantinya.

Terkait dengan program CSR yang sudah dilakukan oleh Inpex Masela Ltd di Tanimbar, Bupati meminta agar harus disinkronkan dengan program atau kegiatan pemerintah daerah sehingga tidak terjadi tumpang tindih kegiatan dan dapat memberi manfaat bagi masyarakat setempat.

Ia juga menyampaikan untuk nantinya akan dibentuk tim khusus yang beranggotakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan pihak Inpex sebagai penghubung antara kedua belah pihak dalam mendukung berbagai kebijakan terkait dengan tahapan pembangunan proyek Masela ini.

Untuk masalah PI, Fatlolon menyampaikan bahwa pada prinsipnya Pemerintah KKT mengikuti kebijakan yang diatur oleh Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Maluku. Foto beraama usai pertemuan antara Bupati KKT Petrus Fatlolon dengan President Director INPEX Masela Ltd di Jakarta (Humas Pemkab Kepulauan Tanimbar)
Menanggapi usulan yang disampaikan oleh Bupati KKT, Presiden Direktur Inpex Masela Ltd. menyampaikan bahwa manajemen baru yang dipimpinnya siap melanjutkan kerjasama dengan Pemkab KKT.

“Untuk proses pengadaan tanah, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan pengumuman publik dan konsultasi publik AMDAL untuk kebutuhan pengadaan tanah bagi pembangunan infrastruktur Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” katanya.

Dia berjanji akan mengkoordinasikan sejumlah usulan Bupati KKT dengan SKK Migas.

Terkait penyiapan tenaga kerja, khususnya tenaga kerja kasar, Watanabe berharap agar Pemkab segera membuka Balai Latihan Kerja (BLK) dan melatih putera – puteri setempat karena akan dibutuhkan banyak tenaga kerja pada fase pembangunan, sedangkan untuk tenaga terampil akan lebih dibutuhkan pada fase produksi di tahun 2027 nantinya.

Watanabe juga meminta agar dilakukan pertemuan antara pihaknya dengan Pemkab KKT setiap bulan berjalan untuk membahas berbagai permasalahan dan juga dukungan pelaksanaan kegiatan pembangunan proyek abadi ini.

Baca juga: Presiden Jokowi berharap Blok Masela dapat mendorong industri turunan

Baca juga: Wagub Maluku tawarkan dua opsi pembagian saham Blok Masela

Inpex akan beri pelatihan vokasi bagi masyarakat lokal

Pewarta: Shariva Alaidrus
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden: Danau Toba akan dipomosikan secara maksimal

Samosir (ANTARA) – Pengembangan terhadap Danau Toba untuk menjadi destinasi wisata super prioritas di Indonesia terus dilakukan pemerintah, di antaranya akan dipromosikan secara besar-besaran demi menarik wisatawan.

Presiden Joko Widodo di Pangunguran, Rabu, mengatakan, usai seluruh pembangunan di danau vulkanis terbesar se-Asia Tenggara itu rampung, pemerintah akan melakukan promosi secara besar-besaran untuk Danau Toba dalam menarik wisatawan.

“Setelah itu akan kita promosikan secara besar-besaran Danau Toba,” katanya.

Pemerintah menargetkan beberapa fasilitas Danau Toba yang saat ini sedang dibangun akan rampung pada tahun 2020.

Ia mengaku sudah berkeliling di Pulau Samosir untuk melihat berbagai pembangunan yang sedang dikerjakan, seperti jalan lingkar Pulau Samosir, desa adat dan desa ulos.

“Sudah saya cek juga jalan keliling di Pulau Samosir sudah selesai tinggal 21 kilometer saja, tahun ini rampung. Kemudian tadi pagi, desa adat, dan desa ulos, semuanya akan direhab total. Pasar souvenir kemudian pasar yang di sini (Onan Baru) akan dikerjakan tahun ini dan tahun depan. Akan diproses semuanya terumasuk dermaga dan pelabuhan sehingga kapal juga dibelikan lagi dan ditambah,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo berharap para investor akan berdatangan dan menanamkan modal untuk pembangunan di kawasan Danau Toba.

“Kita akan segerakan pembangunannya jadi nanti dari pemerintah akan segera membangun infrastruktur dasar. Kita berharap ini dikumpulkan lagi, tarik investor untuk segera melakukan pembangunan hotel-hotel di kawasan tersebut,” ucap Arie.

Baca juga: Jokowi dorong Taman Bumi Kaldera Toba diakui UNESCO

Baca juga: Jokowi ingin kawasan “The Kaldera Toba Nomadic” cepat dikembangkan

Hotel berbintang untungkan petani sekitar danau Toba

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelni berlakukan satu tiket untuk satu tempat tidur penumpang

Jakarta (ANTARA) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) siap memberlakukan aturan penjualan tiket “one man one seat”, yaitu satu tiket untuk satu tepat duduk atau tempat tidur penumpang mulai Kamis (1/8) 2019.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro dalam diskusi di Jakarta, Rabu menjelaskan kebijakan pengaturan penjualan satu tiket untuk satu tempat tidur sudah disosialisasikan lebih dari empat minggu sebelumnya.

“Dengan kebijakan ini mulai besok seluruh kapal hanya akan mengangkut penumpang sesuai bed terpasang di kapal,” katanya.

Yahya mengaku pihaknya sudah siap dengan kebijakan perusahaan, kapal hanya akan diisi sesuai kapasitas tempat tidur dan tidak ada penambahan penjualan tiket “non-seat” atau penjualan tiket toleransi kelebihan penumpang.

“Insya Allah, kami sudah siap menerapkan kebijakan untuk perbaikan layanan di kapal. Tidak ada lagi penumpang berlebih, semua konsumen mendapatkan bed,”terang Yahya Kuncoro.

Sejak angkutan lebaran 1440 H berakhir, Pelni telah melakukan sosialisasi kebijakan pemberlakuan pelayanan satu tiket untuk satu penumpang atau tidak menjual tiket “non-seat”.

Kebijakan penjualan tiket “non-seat” menimbulkan permasalahan bagi pelanggan karena penumpang “non-seat” menempati lorong-lorong akses pelayanan.

“Penjualan tiket berjalan lancar dan aman. Penumpang yang tidak mendapatkan tiket pada hari yang diinginkan, tidak memaksakan diri. Umumnya mereka langsung pesan untuk pemberangkatan berikutnya atau menggunakan kapal lain yang satu jurusan,” tutur Yahya Kuncoro.

Pelayanan tiket Pelni sudah bisa melalui daring, pesan tiket melalui aplikasi dan mencetak tiket dapat dilakukan saat akan berangkat di pelabuhan keberangkatan.
“Penumpang cukup pesan tiket via telepon pintar, bayar pakai ATM/atau internet banking, dapat kode booking dan print tiket saat akan berangkat di pelabuhan. Tidak usah dipirint di kantor cabang, cukup di pelabuhan keberangkatan. Kami ingin penumpang tidak repot,” katanya.

Pelni juga sedang memperbaiki tampilan kapalnya, di antaranya toilet, tempat sampah, vinil, restoran, dinding dan tanda-tanda di kapal dipermak lebih kekinian dan memudahkan konsumen.

“Kapal sebagai sarana pelayanan tampilanya kami bikin keren agar penumpang lebih dapat menikmati pelayaran bersama Pelni,” katanya.

Pelnisaat ini megoperasikan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut 33.608 penumpang atau kursi per hari. Selain itu Pelni juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 penumpang per hari.

“Kepada masyarakat, khususnya pengguna kapal Pelni kami menyampaikan terima kasih atas dukungan pemberlakuan penjualan tiket sesuai kapasitas tempat tidur di kapal,” kata Yahya.

Baca juga: Perkuat wisata bahari, Pelni luncurkan Pinisi Pelita Arunika

Baca juga: Pelni hentikan penjualan tiket “non-seat” mulai 1 Agustus

Pengecekan jalur laut dari sampah

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Avanza tetap terlaris, SPK Toyota tembus di atas 6.000 unit di GIIAS

Jakarta (ANTARA) – Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, kendaraan serba guna kecil (L-MPV) Toyota Avanza tetap menjadi mobil terlaris yang menopang pemesanan kendaraan (SPK) PT Toyota Astra Motor sehingga tembus 6.128 unit.

“Pencapaian ini sedikit lebih tinggi, sekitar dua persen dibandingkan GIIAS 2018,” kata Executive GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto di Jakarta, Rabu.

Pada GIIAS 2018 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) Toyota mencapai 6.022 unit, tetap dengan Avanza sebagai tulang punggung penjualan.

Pada GIIAS yang berlangsung selama 11 hari mulai 18-28 Jul 2019 di ICE, BSD, Tangerang, Banten, pemesanan Avanza mencapai 1.310 unit.

Baca juga: GIIAS 2019 sedot 472.956 pengunjung

Baca juga: Mobil dan booth terbaik selama GIIAS 2019

Pada tempat kedua pemesanan tertinggi MPV Toyota Innova dengan angka 1.091 unit, kemudian Toyota Rush 1.046 unit, Toyota Calya 1.022 unit, dan Fortuner 618 unit.

Suryo, sapaan Fransiscus Soerjopranoto, menilai pencapaian tersebut tidak lepas dari kondisi ekonomi Indonesia yang terus membaik pada semester II 2019.

“Ajang GIIAS menjadi menarik karena bertepatan dengan mencairnya kondisi-kondisi negatif yang terjadi sebagai dampak perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China dan usai Pilpres 2019,” kata Suryo. Toyota Avanza Veloz di ooth Toyota pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE, BSD, Tangerang, Banten (ANTARA/Risbiani Fardaniah)

Ia menilai masih bertenggernya Avanza dan Innova sebagai kontributor terbesar penjualan selama GIIAS 2019 membuktikan pasar otomotif Indonesia masih didominasi MPV tujuh penumpang (7 seaters).

“Kami berharap pencapaian ini bisa menjadi indikator pertumbuhan positif pasar otomotif Indonesia ke depan,” kata Suryo.

Pewarta: R016
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Kementerian PUPR fokus perbanyak aksesibilitas ke Danau Toba

Mengapa kami memperbanyak aksesabilitas? Karena wisatawan itu harus punya banyak pilihan

Samosir (ANTARA) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) fokus memperbanyak aksesibilitas bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Danau Toba sebagai upaya mendukung program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

“Mengapa kami memperbanyak aksesabilitas? Karena wisatawan itu harus punya banyak pilihan,” kata Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Hadi Sucahyono di Samosir, Sumatera Utara, Rabu.

Hadi mengingatkan bahwa bila ingin mengembangkan suatu destinasi pariwisata maka harus dikembangkan 3A yaitu atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Faktor yang terakhir tersebut yang merupakan tanggung jawab dari PUPR.

Ia mencontohkan, saat ini sudah ada Bandara Silangit, sehingga berarti wisatatawan yang ingin mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir dapat melewati akses baik Bandara Kualanamu Medan maupun Silangit yang sekarang sedang terus dikembangkan.

Menurut dia, wisatawan yang beranjak dari akses Kualanamu, maka dia memiliki opsi untuk melintasi jalur darat menuju kawasan Danau Toba dari Medan, sedangkan akses Silangit akan langsung berada di dekat Toba.

“Nah Medan ini untuk wisatwan lewat darat, sementara Silangit khusus dari Jakarta lewat udara,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya memastikan pembangunan fasilitas pendukung pariwisata kawasan sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, dari unsur atraksi, aksesibilitas, dan amenitas berjalan sesuai yang direncanakan.

Selain itu, dibukanya rute Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, menuju Bandara Internasional London Heathrow oleh Garuda Indonesia, juga dinilai berpotensi mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba sebagai destinasi unggulan yang dicanangkan Presiden Jokowi.

“Dengan dibukanya rute tersebut, kini Kota London telah terhubung dengan dua kota besar di Indonesia yaitu Kota Medan dan Denpasar yang ada di Pulau Bali,” kata Regional CEO Sumatera Region Garuda Indonesia, Berthon Hutapea di Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/7).

Ia mengatakan rute tersebut merupakan bentuk dukungan untuk mengembangkan wisata yang ada di Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba di Kabupaten Samosir.

Selain itu dipilihnya Bandara Internasional Kualanamu yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II dikarenakan bandara tersebut merupakan hub penerbangan terpadat yang berada di wilayah Indonesia bagian barat.

Rute ini membuat wisatawan maupun calon penumpang yang akan bepergian ke London dipastikan akan transit melalui Bandara Internasional Kualanamu, walaupun berangkat dari Denpasar maupun Jakarta.

Baca juga: Danau Toba menuju destinasi wisata kelas dunia
Baca juga: Landasan pacu Bandara Sibisa diperpanjang

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gejala kendaraan penghasil emisi gas buang berbahaya

Jakarta (ANTARA) –

Salah satu yang diyakini jadi penyebab polusi adalah emisi gas buang kendaraan, bahkan Pemerintah DKI Jakarta bergerak cepat dengan mewacanakan rencana mewajibkan kendaraan untuk melakukan uji emisi pada tahun 2020 nanti.

Sebenarnya, tanpa aturan tersebut pengguna kendaraan seharusnya sadar untuk memastikan kendaraannya bebas dari bahaya emisi gas buang, manfaatnya tidak hanya bagi orang lain tetapi juga demi kepentingan kesehatan sendiri maupun keluarga.

Cara termudah untuk memastikan mobil atau motor kita tidak menjadi salah satu penyumbang racun yang bertebaran di udara yakni dengan mengunjungi bengkel resmi atau bengkel profesional lainnya yang memiliki alat uji emisi.

“Tapi kalau belum ada waktu untuk ke bengkel, kita sendiri bisa mengira-ngira dengan cara sederhana apakah kendaraan kita memiliki emisi gas buang yang buruk,” kata Kepala bengkel Carfix karawaci, Mardian Alfan, di Jakarta, Rabu.

Berikut ini merupakan cara sederhana mengecek apakah kendaraan kita ikut menjadi penghasil karbon dioksida (CO2), karbon monoksida (CO) atau hidro karbon (HC).

Cara pertama menurut Mardian yaitu dengan mengecek pengapian dan bunyi suara kendaraan, jika ada sesuatu yang ganjil bisa jadi menyebabkan kinerja mesin dan pembakaran tidak sempurna.

Kemudian, pengendara juga bisa merasakan tenaga dari mobil atau motor mereka, biasanya yang memiliki gas buang buruk tenaganya lebih lemah dari kendaraan bermesin sehat.

“Dari kenalpotnya akan keluar asap dengan warna keruh, atau kalaupun tidak mengeluarkan asap maka mengeluarkan bau berlebih,” kata dia.

Kendaraan yang tidak sehat juga terlihat dari konsumsi bahan bakarnya, biasanya kendaraan lebih boros BBM dari biasanya.

Mobil atau motor dengan gas buang berbahaya kata dia memiliki temperatur mesin yang lebih cepat panas saat dikendarai.

“Kalau menemukan salah satu gejala tersebut sebaiknya segera servis. Sebaiknya kendaraan harus masuk perawatan rutin berkala agar nantinya tidak membuat kita terpaksa menyiapkan dana besar untuk perbaikan,” ujarnya.

Baca juga: Dirjen: Kendaraan bermotor harus didorong berstandar emisi Euro 6

Pewarta: SDP-107
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Jokowi tinjau proyek peternakan dan pertanian di Humbang Hasundutan

Jenis sapi yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut dapat dikatakan sebagai jenis baru di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi bibit unggul bagi pemenuhan kebutuhan daging nasional di masa mendatang.

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara mengakhiri rangkaian kunjungan kerja di Sumatera Utara dengan meninjau proyek percontohan pengembangan ternak sapi berjenis belgian blue di  Desa Parsingguran, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Jenis sapi yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut dapat dikatakan sebagai jenis baru di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi bibit unggul bagi pemenuhan kebutuhan daging nasional di masa mendatang.

“Ini sapi baru tiga hari datang. Ini juga diajari Menteri Pertanian. Ini baru tiga. Biar nyoba, tapi tadi ditanya sapinya katanya senang. Oke, berarti tambah lagi,” kata Presiden seperti dikutip dalam rilis Biro Pers dan Media Setpres RI yang diterima di Jakarta, Rabu.

Jenis sapi tersebut dapat mencapai bobot 1,5 ton apabila diternakkan dengan baik. Rencananya, menurut Presiden, jika proyek percontohan di Desa Parsingguran ini berhasil, proyek-proyek serupa akan turut dikembangkan di daerah lain.

Baca juga: Presiden: Danau Toba akan dipomosikan secara maksimal

“Digedein dulu, nanti kalau betul-betul produktif, bisa menjadi contoh. Tinggal kopi ke tempat lain gampang karena di Humbang Hasundutan mungkin dikembangkan lagi, di Karo dikembangkan lagi, di Tapanuli Utara kembangkan lagi,” ujarnya.

Pengembangan Sentra Bawang Putih

Pada saat yang sama, Kepala Negara juga sempat meninjau lahan pertanian yang juga dikembangkan di desa tersebut. Sebelumnya, pada akhir 2018, Kementerian Pertanian melakukan percobaan budi daya bawang putih dengan mengalokasikan bibit kepada Desa Parsingguran.

Budi daya yang dilakukan saat itu dikabarkan mampu menghasilkan lebih kurang 16,4 ton bawang putih untuk satu hektare tanah. Dengan hasil tersebut diharapkan budi daya bawang putih dapat dikembangkan lebih serius di desa tersebut.

“Kita harapkan paling tidak bawang putih, tidak usah untuk suplai nasional, tapi untuk suplai Provinsi Sumatera Utara saja, itu sudah mengurangi impor banyak sekali,” ucap Kepala Negara.

Hasil budi daya lainnya yang juga sempat dicicipi oleh Presiden dari desa tersebut adalah jeruk yang baru saja dipanen. “Tadi saya nyoba jeruk, segar banget rasanya karena memang udaranya cocok, tanahnya cocok,” tuturnya.

Dari tempat tersebut, Presiden Jokowi langsung menuju Bandar Udara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara untuk kemudian lepas landas menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Baca juga: Jokowi dorong Taman Bumi Kaldera Toba diakui UNESCO

Jokowi kurban sapi seharga Rp65 juta di Sulteng

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Guru Besar UI: Bukan cadangan migas yang habis melainkan ide

Bukan minyak yang habis, tapi yang habis adalah ide kita. Sama halnya kalau kekurangan duit bukan duitnya yang tidak ada tapi ide kita yang tidak ada untuk mencari

Jakarta (ANTARA) – Guru Besar Bidang Ilmu Geofisika Universitas Indonesia Abdul Haris menyebut bukannya cadangan migas yang saat ini habis sehingga produksinya menurun, melainkan ide untuk melakukan eksplorasinya yang kurang berkembang.

Dalam pengukuhan dirinya sebagai Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Geofisika Fakultas Matematika dan IPA UI di Kampus UI Depok, Rabu, Haris bercerita saat dirinya ditanya mengenai pilihannya pada peminatan geofisika setelah dua tahun kuliah di Departemen Fisika FMIPA UI yaitu sekitar tahun 1990.

“Kenapa memilih geofisika padahal migas akan habis dalam 10 tahun ke depan, artinya geofisika tidak memberikan prospek masa depan. Ternyata hingga saat ini, minyak masih ada. Bukan minyak yang habis, tapi yang habis adalah ide kita. Sama halnya kalau kekurangan duit bukan duitnya yang tidak ada tapi ide kita yang tidak ada untuk mencari,” katanya diiringi gelak tawa.

Menurut Haris, teknologi saat ini memungkinkan untuk mengembangkan inovasi dan teknologi untuk mendukung kegiatan eksplorasi migas. Ditambah lagi cadangan migas nasional yang masih cukup banyak.

“Teknologi sekarang memungkinkan kita mencari inovasi yang bisa membangkitkan minyak yang tersimpan. Karena pada dasarnya minyak yang tersimpan itu masih lebih dari 50an persen. Secara ‘recovery factor’ (yang telah dieksploitasi) itu hanya 30 persen,” katanya.

Secara rinci, ada 60 cekungan migas di Indonesia, di mana 22 cekungan diantaranya belum dibor, 13 cekungan telah dibor tapi belum ada penemuan, 8 cekungan dengan penemuan tapi belum berproduksi dan 16 cekungan produksi.

Oleh karena itu, ahli eksplorasi seismik dituntut untuk membuka paradigma baru eksplorasi migas sebagai upaya menjawab tantangan langsung dari skenario ekonomi yang sulit dan pengembangan eksplorasi wilayah baru dengan memperhitungkan risiko yang tinggi.

“Industri migas perlu melakukan inovasi untuk menghasilkan teknologi yang efektif dan efisien dalam menilai prospektivitas lapangan migas melalui pendekatan baru eksplorasi seismik. Pengembangan ke depan juga perlu difokuskan pada pendekatan kecerdasan buatan untuk mendesain metode seismik dalam penggambaran sebaran reservoir migas,” katanya.

Baca juga: Guru Besar UI sebut inovasi jadi tantangan produksi migas nasional
Baca juga: Harapan legislator terkait kebijakan eksplorasi migas

Menggairahkan Kembali Eksplorasi Migas

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gunung Kerinci erupsi, penerbangan di Jambi beroperasi normal

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tetap memastikan penerbangan dari dan ke Jambi masih beoperasi normal dan tidak terkendala dengan terjadinya erupsi Gunung Kerinci, Jambi pada Rabu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti di Jakarta, Rabu memastikan bahwa saat ini erupsi yang terjadi tidak berdampak pada aktivitas penerbangan.

Polana juga mengimbau kepada semua pemangku kepentingan terkait untuk terus melakukan koordinasi dan memantau aktivitas erupasi Gunung Kerinci.

“Demi keselamatan penerbangan, kami akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan penerbangan untuk memantau kondisi terbaru dari aktivitas Gunung Kerinci, sehingga kendala yang ditemukan dapat diselesaikan sedini mungkin tanpa mengurangi tingkat keselamatan yang berlaku,” jelas Polana.

Sementara itu, pihak AirNav Indonesia melalui ASHTAM NO : VAWR 1901 tanggal 31 Juli 2019 pukul 06.00 UTC perihal erupsi Gunung Kerinci, saat ini, status Gunung Kerinci masih berada pada status aman/Orange Alert dan tidak ada pengalihan rute penerbangan serta pengalihan rute alternatif, namun level jelajah masih cukup tinggi.

Secara terpisah, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Agoes Soebagio, mengatakan, bahwa jalur penerbangan domestik di wilayah Jambi dan sekitarnya masih pada level aman.

“Koordinasi telah dilakukan dengan bandar udara setempat. Untuk jalur penerbangan domestik Jakarta-Padang dan wilayah Jambi masih berada pada aktivitas normal, sedangkan penerbangan internasional terbang pada ketinggian yang cukup tinggi sehingga tidak berdampak, dan apabila di kemudian hari terdapat peningkatan aktivitas Gunung Kerinci, maka jalur penerbangan akan segera di alihkan,” jelasnya.

Untuk diketahui, abu vulkanik bergerak menuju timur laut dari puncak Gunung Kerinci. Untuk aktivitas penerbangan terbaru akan diperbarui berkala oleh AirNav Indonesia pada enam jam, 12 jam, dan 18 jam setelah dikeluarkannya Ashtam pertama.

Baca juga: Pascaerupsi, status Gunung Kerinci tetap waspada

Evakuasi pesawat Cessna gunakan alat berat

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi dorong Taman Bumi Kaldera Toba diakui UNESCO

Ya itu yang tugasnya nanti Pak Gubernur, Pak Bupati, termasuk juga nanti di kementerian

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo mendorong agar Taman Bumi Kaldera Toba, Sumatera Utara, bisa diakui dan masuk Jaringan Taman Bumi Global UNESCO.

“Ya itu yang tugasnya nanti Pak Gubernur, Pak Bupati, termasuk juga nanti di kementerian,” kata Presiden saat ditanya jurnalis terkait Taman Bumi Kaldera Toba, di Tano Ponggol usai menyambangi Taman Bumi (Geopark) Kaldera Toba di Desa Sigulatti, Kabupaten Samosir, Rabu.

Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatera Utara dengan Taman Bumi ini yang merupakan salah satu ikon pariwisata di Sumatera Utara yang memadukan keragaman geologi, hayati, dan budaya

Dalam rilis Biro Pers dan Media Setpres RI, Presiden dan Ibu Iriana saat tiba di lokasi langsung masuk ke dalam gedung Taman Bumi. Di dalam gedung tersebut terdapat teater mini di mana Presiden menyimak penjelasan tentang sejarah terbentuknya Danau Toba dan tentang kearifan lokal setempat.

Untuk diketahui, mengutip laman resmi Jaringan Taman Bumi Global UNESCO, Indonesia telah memiliki empat taman bumi yang sudah diakui UNESCO, yaitu Gunung Batur di Bali, Ciletuh di Jawa Barat, Gunung Sewu di Jawa Timur, dan Rinjani di Lombok.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa pengembangan kawasan Danau Toba didasarkan pada tiga faktor utama, yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas (3A).

Dari sisi atraksi, pengembangan dilakukan dengan mengacu pada standar kualifikasi sertifikasi UNESCO Global Geopark (UGG).

“Saat ini sedang diproses aplikasi UGG, ditargetkan tahun ini akan tersertifikasi. Kemudian akan dibangun 16 geosite yang tersebar di seluruh kabupaten di sekitar Danau Toba,” kata Menpar.

Saat hendak meninggalkan gedung Taman Bumi, Presiden dan Ibu Iriana menyempatkan mencicipi kopi lokal yang dijajakan di sebuah stan. Di stan lainnya, tampak dipamerkan komoditas pertanian lain seperti bawang merah dan buah mangga.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat meninjau Taman Bumi Kaldera Toba antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Baca juga: Presiden ingin pariwisata Danau Toba dipromosikan besar-besaran
Baca juga: Hotel berbintang berdampak positif untuk petani di sekitar Danau Toba

Jokowi kurban sapi seharga Rp65 juta di Sulteng

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkot Padang ingatkan peternak lele tidak gunakan pakan bangkai hewan

Padang, (ANTARA) – Pemerintah Kota Padang meminta peternak lele di daerah itu tidak menggunakan bangkai hewan sebagai pakan lele karena selain tidak sehat juga berisiko.

“Saya pernah temukan ada peternak lele yang memasukan bangkai anjing ke dalam kolam, itu jelas tidak sehat dan tidak aman,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Guswardi di Padang, Rabu.

Menurut dia dalam beberapa tahun terakhir menjamur penjual pecel lele di Padang sehingga kebutuhan akan lele jadi meningkat.

Tercatat ada 300 pedagang lele saat ini di Padang yang menyerap pasar ikan lele di Padang, kata dia.

Menurut dia lele yang diberi pakan bangkai hewan memiliki ciri lebih berminyak dan rasa dagingnya jika dimakan hambar.

“Kalau dibuat lele asap dagingnya menyusut,” katanya.

Sementara lele yang menggunakan pakan bersih saat digoreng aromanya lebih harum, dagingnya lebih padat dan rasanya lebih enak dan gurih.

Ia menilai pakan yang cocok untuk lele adalah pelet dan jika terasa mahal untuk membeli ada alternatif seperti cacing, usus ayam hingga belatung yang jauh lebih aman ketimbang bangkai.

“Kalau untuk belatung bisa dibudidayakan, atau bisa juga memberikan ikan yang tidak terjual,” katanya.

“Saya juga sudah ingatkan kepada penyuluh perikanan untuk melarang peternak memberikan bangkai, kalau ada yang kedapatan bisa diberi sanksi tidak usah dibeli,” ujarnya.

Terkait dengan status kehalalan lele yang diberi pakan bangkai ia menilai lele tetap halal dan yang haram adalah pakannya.

Sementara salah seorang peternak lele asal Padang Putra mengakui jika memberi pakan pelet biaya produksi menjadi membengkak.

Ia mengaku memberi makan lelenya dengan usus ayam serta ikan sisa yang tidak terjual.

Sebelumnya seorang peternak lele asal Solok Andrean Alberto menceritakan pengalamannya ketika mencoba beternak lele dengan pakan yang higienies ternyata saat panen pengumpul membeli dengan harga yang sama dengan lele yang diberi pakan limbah.

Akhirnya kan rugi, sementara saya memberikan probiotik hingga pelet berstandar SNI, namun di pasaran harga tetap sama, kata dia.

Baca juga: Dirjen: budi daya lele sistem bioflok program prioritas nasional

Baca juga: Namazu Kabayaki, menu baru berbahan lele dari Ichiban Sushi

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perusahaan di Barito Utara bangun pabrik veneer

Beroperasinya pabrik ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara, selain itu juga diharapkan menjadi sektor penyumbang pendapatan daerah dan dapat menyerap tenaga kerja lokal

Muara Teweh (ANTARA) – Perusahaan yang bergerak di sektor perkayuan di Barito Utara,Kalimantan Tengah, PT Joloy Mosak Anugerah Berjaya membangun pabrik venner di wilayah Desa Kamawen Kecamatan Montallat.

“Beroperasinya pabrik ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Barito Utara, selain itu juga diharapkan menjadi sektor penyumbang pendapatan daerah dan dapat menyerap tenaga kerja lokal,” kata Bupati Barito Utara Nadalsyah saat meresmikan pembangunan pabrik veneer di Desa Kamawen Kecamatan Montallat, Rabu.

Menurut dia, pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada semua pihak yang telah mengagas pembangunan industri pengolahan kayu ini.

Pihaknya, kata dia, menyambut baik dan siap terus berkoordinasi mengenai berkelanjutan peresmian industri kayu olahan yang saat ini sudah dimulai.

“Semoga pabrik pengolahan kayu ini mampu dikelola dengan baik, sehingga nantinya menghasilkan output yang akan berdampak positif bagi kesejahteraan perekonomian masyarakat dan daerah,” kata Nadalsyah.

Sementara itu, Direktur PT Joloy Mosak Anugerah Berjaya, Yuraimond Putra menyampaikan bahwa pabrik ini mengolah kayu menjadi veneer atau lembaran yang nantinya akan digunakan sebagai bahan untuk pembuatan kayu lapis atau triplek. Selain itu, bisa dijadikan sebagai bahan baku untuk industri lainnya.

“Kami berkomitmen untuk dapat memberikan dampak positif bagi daerah serta akan menyerap tenaga kerja yang sesuai bidangnya khususnya untuk tenaga kerja yang berada diarea sekitar pabrik dan sekitanya,” ujar Yuraimond.

Diresmikannya pabrik veneer ini dlakukan secara simbolis oleh Bupati Barito Utara dilanjutkan peninjauan cara kerja pabrik pengolahan kayu menjadi veneer di lokasi pabrik.

Baca juga: Bandara H Muhammad Sidik Barito Utara ditargetkan beroperasi 2020

Baca juga: Produksi Kayu Bulat Barito Utara 40.543 M3

Pewarta: Kasriadi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kufpec garap migas di blok Anambas

Tanjungpinang (ANTARA) (ANTARA) – Kuwait Foriegn Petroleum Exploration Company (Kufpec) akan menggarap sumber minyak dan gas di blok Anambas, Kepulauan Riau.

Vice President Perencanaan Konsorsium Kufpec Indonesia, Ikhsan Samir, mengatakan pihaknya sudah menandatangani kontrak bagi hasil Gross Split untuk wilayah kerja (WK) Anambas yang ditandatangani oleh Kepala SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama pada tanggal 10 Juni 2019.

“Kontrak bagi hasil ini berjangka waktu 30 tahun,” kata Ikhsan Samir di Tanjungpinang, Rabu.

Ikhsan menjelaskan, Kufpec berkomitmen untuk melakukan komitmen pasti eksplorasi tiga tahun pertama G&G, license purchase dan reprocessing data 3D 600 kilometer persegi dan satu sumur eksplorasi.

Adapun total investasinya senilai 35,2 juta dolar AS dan bonus tanda tangan sebesar 2,5 juta dolar AS.

“Wilayah kerja Anambas merupakan wilayah yang dilelang oleh pemerintah melalui lelang reguler tahap I tahun 2019 periode Februari-April 2019. Pemenangnya telah diumumkan pada 7 Mei 2019,” ungkapnya.

Ditanya mengenai jumlah cadangan migas di wilayah kerja Anambas. Ikhsan mengaku belum mengetahui hal tersebut.

“Kami masih melakukan persiapan dan perencanaan,” ujarnya.

Kemudian, disinggung adakah Kufpec akan menawarkan Participating Intres (PI) sebesar 10 persen untuk Pemprov Kepri dari blok Anambas.

Menurut Ikhsan, hal itu sudah diatur dalam Undang-Undang dan pihaknya bersedia mematuhinya.

“Ikuti saja Undang-Undang dan ketentuan yang ada. Kami sangat terbuka,” tutur Ikhsan.

Sementara itu, Plt Gubernur Kepri, Isdianto, mengharapkan eksplorasi migas di blok Anambas berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Dana Bagi Hasil (DBH) migas pusat.

“Kami sangat antusias menyambut kabar baik ini. Mudah-mudahan aktivitas di blok Anambas nantinya menjadikan Kepri lebih sejahtera,” sebutnya.

Dia juga mengharapkan, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) membuka kantor perwakilan di Kepri untuk mempermudah komunikasi antara Pemprov Kepri dan SKK migas.

“Selain itu, supaya masyarakat juga tahu bahwa di Kepri ada sumber migas. Bahkan menjadi salah satu penyumbang migas tebesar di Indonesia,” ucap Isdianto.

Baca juga: Gross Split WK Anambas tuntas ditandatangani

Pewarta: Ogen
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nielsen: Indonesia kembali menjadi negara teroptimistis ketiga dunia

Jakarta (ANTARA) – Lembaga riset Nielsen menyatakan bahwa Indonesia kembali menjadi negara teroptimistis ketiga di dunia pada kuartal kedua 2019.

“Indeks keyakinan konsumen (IKK) Indonesia relatif stabil di angka 126 pp (poin persentase) pada kuartal kedua 2019 ini. Konsumen Indonesia merupakan konsumen paling optimistis ketiga di dunia setelah India (138 pp) dan Filipina (126 pp),” papar Managing Director Nielsen Indonesia, Agus Nurudin di Jakarta, Rabu.

Ia mengemukakan IKK itu dipengaruhi oleh tiga indikator dalam dalam 12 bulan ke depan, yaitu persepsi konsumen akan prospek lapangan kerja.

“Indeks itu mengalami penurunan menjadi 70 persen pada kuartal kedua dari 72 persen pada periode sebelumnya tahun ini, relatif masih stabil,” paparnya.

Pada periode sama, untuk indeks persepsi konsumen akan kondisi keuangan pribadi juga mengalami penurunan menjadi 80 persen dari sebelumnya 83 persen.

Sementara indikator terakhir, yakni keinginan berbelanja mengalami peningkatan menjadi 61 persen dibandingkan kuartal pertama 2019 yang hanya 56 persen.

“Dengan IKK yang stabil itu, menunjukkan bahwa masyarakat relatif tenang, terutama dalam hal stabilitas politik. Level untuk ‘spending’ naik, jadi aktivitas baik-baik saja,” katanya.

Di kawasan Asia Pasifik lanjut dia, konsumen juga tetap optimistis, dengan China, India, dan Indonesia berfungsi sebagai pilar utama Indeks Keyakinan Global. Sementara Jepang dan Korea, memperlihatkan optimisme yang bergerak dalam arah yang berlawanan.

Kendati demikian, Agus Nurudin mengatakan meski indeks keyakinan konsumen Indonesia stabil, kekhawatiran akan keadaan ekonomi Indonesia naik. Tercatat, kekhawatiran konsumen akan keadaan ekonomi meningkat cukup tajam menjadi 37 persen pada kuartal kedua 2019 ini, dibandingkan kuartal sebelumnya di tahun yang sama sebesar 31 persen.

“Di kuartal kedua 2019 makin banyak konsumen Indonesia yang mengkhawatirkan kondisi ekonomi, tampaknya hal itu merupakan dampak dari Pemilu, dimana konsumen merasa bahwa keadaan ekonomi pasca Pemilu masih tidak pasti,” katanya. 

Baca juga: JK: Indonesia jangan hanya jadi konsumen dari perkembangan teknologi

Baca juga: BI: Optimisme konsumen pada Juni 2019 tetap terjaga

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BPH Migas: Pembangunan pipa gas trans Kalimantan suatu keharusan

Palangka Raya (ANTARA) – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan pembangunan pipa gas trans Kalimantan merupakan suatu keharusan, guna memenuhi kebutuhan energi gas alam di seluruh wilayah Kalimantan.

“Pembangunan jalur pipa ini harus kita realisasikan, guna mewujudkan keadilan energi bagi seluruh wilayah Indonesia, khususnya Kalimantan,” kata Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Palangka Raya, Rabu.

Berdasarkan neraca gas bumi Indonesia 2018-2027, diperkirakan Kalimantan mengalami surplus supply (berkelebihan pasokan) yang selama ini mayoritas pasokannya, diolah menjadi LNG domestik dan komoditas ekspor.

Namun pemanfaatannya dinilai masih belum optimal, khususnya bagi wilayah Kalimantan yang diperuntukan bagi penggunaan transportasi, rumah tangga dan pelanggan kecil, lifting minyak, industri pupuk, industri berbasis gas bumi hingga pembangkit listrik.

Padahal potensi pengembangan sumber gas di Kalimantan sangatlah besar, pasokan gas bumi pada 2024 nanti, diperkirakan mencapai 2.609, 49 MMSCFD, yakni terdiri dari existing 1.388,09 MMSCFD, project on going 26,91 MMSCFD dan dua proyek hulu yang akan first gas in dari IDD dan ENI sebesar 1.218,20 MMSCFD.

“Untuk itulah pembangunan infrastruktur berupa pipa gas trans Kalimantan diperlukan dan semua itu perlu mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah daerah,” terangnya.

Sesuai yang ada pada rencana induk 2012-2025 telah direncanakan pembangunan jalur pipa gas bumi trans Kalimantan sepanjang 2.019 kilometer, membentang dari Bontang-Banjarmasin-Palangka Raya hingga Pontianak untuk mengangkut gas bumi dari Bontang serta Natuna, guna memenuhi semua kebutuhan energi gas alam di seluruh Kalimantan.

Sementara itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan pipa gas trans Kalimantan tersebut, mengingat banyaknya manfaat yang akan didapat daerah maupun masyarakat nantinya.

“Kami akan lihat perencanaan dari BPH Migas, kemudian setelahnya akan membentuk tim dan menindaklanjutinya. Guna memastikan daerah yang akan menjadi jalur yang dilintasi pipa,” terangnya.

Pembangunan pipa gas itu juga diperlukan dan sesuai kebutuhan daerah, apalagi saat ini telah dipastikan pemindahan ibu kota negara yang baru akan dilakukan pemerintah pusat ke Kalimantan, yakni antara Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur atau Kalimantan Selatan.

Baca juga: BPH Migas-Lemigas kawal kualitas mutu BBM

Baca juga: BPH Migas perkirakan kebutuhan gas untuk pemindahan ibukota mencukupi

Pewarta: Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 1,31 persen lebih rendah

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) turun 1,31 persen atau 368,75 poin menjadi 27.777,75 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 27.701,44 poin hingga tertinggi 27.939,72 poin, dengan nilai transaksi mencapai 60,30 miliar dolar Hong Kong (sekitar 7,70 miliar dolar AS).
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Risma optimalkan APBD Surabaya yang sepersepuluh dari DKI

Pemkot Surabaya dengan APBD yang hanya berkisar Rp9,5 triliun atau sepersepuluh dari nilai APBD Pemprov DKI Jakarta yang mencapai angka Rp89,08 triliun justru mampu melakukan berbagai terobosan yang tidak dilakukan oleh Ibu Kota.

Jakarta (ANTARA) – Wali Kota Surabaya, Jawa Timur,  Tri Rismaharini mengatakan selalu berusaha untuk mengoptimalkan pemanfaatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya yang nilainya jauh lebih sedikit daripada DKI Jakarta.

“Di Surabaya setiap hari kami memberikan 35 ribu orang makanan gratis, untuk anak yatim, lansia, miskin. Dan itu ternyata dengan uang satu per sepuluh anggaran DKI Jakarta,” kata Risma saat ditemui di Soehana Hall The Energy Building, Jakarta, Rabu.

Risma mengaku Pemkot Surabaya dengan APBD yang hanya berkisar Rp9,5 triliun atau sepersepuluh dari nilai APBD Pemprov DKI Jakarta yang mencapai angka Rp89,08 triliun justru mampu melakukan berbagai terobosan yang tidak dilakukan oleh Ibu Kota.

“Memang iya uang kami sedikit sekali jadi kami harus hemat,” ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Risma usulkan bangun rumah susun di lahan YKP

Risma menjelaskan, penghematan itu dilakukan dengan menggunakan sistem pengelolaan keuangan melalui teknologi sehingga bisa menekan dana hingga 29 persen.

“Warga Surabaya kalau sakit sudah tidak bingung karena semua sudah melalui handphone, mulai dari mendapat nomor antrean untuk periksa hingga pengambilan obat,” katanya.

Oleh karena itu, Kota Surabaya selama ia menjabat sebagai wali kota sejak 2010 berhasil membangun lebih dari 250 kilometer jalan, 1.400 perpustakaan, 110 sekolah, 70 lapangan olahraga, hingga 70 taman kota per tahun.

“Itu adalah penghematan dari pengelolaan keuangan karena kami menggunakan teknologi dan rinci,” ujarnya.

Bahkan, Risma mengatakan bahwa dalam membeli kertas untuk kebutuhan pemerintahan dalam 1 tahun semua harus dihitung dan diperkirakan agar bisa semakin meminimalisir penggunaan dana yang berlebihan.

Menurutnya, jumlah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tidak terlalu berpengaruh terhadap kemajuan sebuah daerah karena semua tergantung cara pemerintahnya dalam mengelola dana tersebut.
 

Walikota Surabaya bangun hunian tetap untuk korban gempa Palu

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Langkah strategis Kementan amankan pangan saat kemarau

Potensi pematang sawah juga bisa dioptimalkan untuk tumpang sari tanaman seperti kacang panjang, kacang merah, cabe, tomat, terong maupun refugia

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan menyiapkan langkah strategis guna mengamankan produksi pangan nasional menghadapi kekeringan tahun ini.

“Ini langkah yang penting agar di bulan Agustus tahun ini target kita luas tanam sekitar 1,4 juta hektare bisa dicapai,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementan Suwandi dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Usai dilantik sebagai Dirjen Tanaman Pangan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Suwandi langsung menggelar rapat koordinasi dengan Penanggungjawab Upsus Provinsi untuk menyamakan langkah pencapaian target tanam bulan Agustus.

Pada rapat tersebut, Suwandi memberikan instruksi kepada jajaran di bawahnya untuk langsung bergerak merespon kekeringan yang terjadi dibeberapa daerah sentra padi.

Pertama, segera inventarisir data Luas Tambah Tanam (LTT) secara harian dan agar ada peningkatan signifikan.

Kedua, Suwandi meminta tim LTT untuk mengecek lahan-lahan potensi ditanami padi gogo, jagung atau kedelai atau dilakukan tumpangsari pada tiga komoditi tersebut. Cek kondisi tanah yang masih macak-macak bisa segera ditanam padi gogo sawah.

“Untuk itu perlu dilakukan percepatan CPCL (Calon Petani Calon Lahan, red) penyaluran dan penambahan luas tanam padi di lahan kering atau gogo sawah yang dilaksanakan di delapan provinsi,” sebutnya.

“Apabila CPCL sudah siap maka benih segera salur agar bisa tanam mengejar ketersediaan air yang masih ada bulan ini. Targetnya, penyelesaian tanam padi gogo paling lambat dua minggu dari hari ini,” tambah Suwandi.

Ketiga, lanjut Suwandi, tim LTT juga untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mendirikan posko kekeringan dalam rangka mitigasi kekeringan. Setiap kabupaten mendirikan posko kekeringan dan diresmikan oleh bupati.

“Keempat, untuk daerah yang sudah terdampak puso, kami meminta petani yang sudah terdaftar AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi, red) segera melakukan klaim asuransinya dan tim LTT bisa mendata bagi yang belum terdaftar untuk diusulkan menerima bantuan benih padi Pusat,” katanya.

Kelima, agar segera menyalurkan alsintan, sumur dangkal dan pompa untuk penanganan wilayah yang terdampak kekeringan. Sedangkan daerah di utara khatulistiwa seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi masih memiliki potensi hujan sehingga bisa dilakukan percepatan tanam.”Manfaatkan semaksimal mungkin wilayah yang masih ada air,” ucapnya.

Keenam, untuk mengamankan pangan nasional menghadapi kekeringan perlu dilakukan penanaman integrasi jagung dengan tanaman lain. Hal ini dikarenakan konsep integrasi bisa meningkatkan pendapatan bagi petani.

“Potensi pematang sawah juga bisa dioptimalkan untuk tumpang sari tanaman seperti kacang panjang, kacang merah, cabe, tomat, terong maupun refugia,” kata Suwandi.

Baca juga: Pemerintah perlu jamin ketersediaan pasokan pangan di musim kemarau

Baca juga: Kementan siapkan bibit padi unggul hadapi kekeringan

Baca juga: Kementan siapkan program atasi kemarau

Pertama kali, Jateng ekspor edamame ke Belanda

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin: Perpres ISPO dalam proses akhir

ISPO kita siapkan Perpres yang baru karena yang lama kurang tegas untuk memberi dukungan kepada perkebunan kecil

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Standar Minyak Sawit Berkelanjutan Indonesia atau Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) saat ini dalam proses akhir penyusunan.

“ISPO kita siapkan Perpres yang baru karena yang lama kurang tegas untuk memberi dukungan kepada perkebunan kecil. Sekarang kita siapkan, dalam proses akhir,” katanya di Jakarta, Rabu.

Saat menjadi pembicara utama dalam Dialog Industri bertema “Menciptakan Sawit Indonesia yang Berkelanjutan” yang digelar Kadin, Menko menyatakan, jika nantinya Perpres ISPO tersebut selesai maka bisa dilakukan pembenahan terhadap kebun rakyat sehingga benar-benar memenuhi standar dan menjadi bagian dari keberlanjutan.

Hadir dalam dialog tersebut Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani, Dirjen Agro Kemenperin Abdul Rochim, Ketua GAPKI Joko Supriyono, Managing Director Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement Golden Agri Resources, Agus Purnomo.

Menurut Darmin, ketika nanti Perpres tersebut sudah diimplementasikan, maka tidak ada lagi alasan Uni Eropa menuduh sawit Indonesia dikelola secara tidak berkepentingan.

Dikatakannya, sesuai ketentuan dalam Perpres ISPO maka pemerintah akan menanggung biaya pengelolaan kebun sawit secara ramah lingkungan yang dimiliki rakyat, dalam upaya menangkal tuduhan Uni Eropa bahwa sawit RI tidak dikelola secara berkelanjutan.

Darmin menyatakan, pengelolaan kebun kelapa sawit itu akan mengikuti standar ISPO dan biaya-biaya yang terkait dengan itu akan ditanggung pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit.

“Kita bisa bayar berapa, Rp25 juta per hektare. Kita bersihkan kebunnya, kita sediakan bibitmya, kita tanami, kita urus sertifikatnya, baru kita serahkan kembali,” ujarnya.

Menyinggung implementasi Perpres ISPO, Menko menegaskan, saat ini dalam proses akhir dan ditargetkan Perpres tersebut akan siap pada tahun ini.

Sementara itu Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono menyatakan, kampanye negatif yang selalu digencarkan Uni Eropa terhadap sawit Indonesia bukan semata-mata terkait sustainabiliti namun menyangkut kepentingan dagang.

“Keberlanjutan pasti ada batasnya, ada keadilan. Yang pasti ini isu perdagangan,” katanya.

Oleh karena itu, menurut Joko, Indonesia tidak cukup hanya mengumpulkan para ahli untuk membantah segala tuduhan Uni Eropa terhadap sawit Indonesia.

Namun, tambahnya, juga harus ada langkah dari pemerintah untuk menggunakan instrumen politik dan perdagangan, untuk menghadapi kampanye hitam terhadap sawit Indonesia, apalagi hal itu tidak melanggar aturan WTO.

Baca juga: Kelapa sawit memiliki nilai ekonomis tinggi
Baca juga: Petani sawit di Sintang berkomitmen jaga lingkungan dengan RSPO

Pengusaha sawit didorong punya sertifikat ISPO

Pewarta: Subagyo
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelindo IV minta Komisi VI perbanyak tol laut di daerah “hinterland”

Makassar (ANTARA) – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) meminta kepada Komisi VI DPR RI agar melakukan evaluasi Tol Laut agar diperbanyak di daerah hinterland atau daerah yang menjadi pemasok kebutuhan dan menggerakan kegiatan ekonomi kota.

Hal itu dikemukakan Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang disela penerimaan kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Azam Azman Natawijana bersama rombongan ke Kantor Pusat Pelindo IV Makassar, Rabu.

Farid mengatakan, evaluasi Tol Laut yaitu yang membuka banyak rute feeder bukan pada daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

“Tetapi Tol Laut harus diperbanyak di daerah hinterland dan dapat terintegrasi dengan Program Rumah Kita. Pelindo IV pada intinya siap menyediakan infra dan supra, serta mendukung program Tol Laut,” jelasnya.

Disamping itu lanjut dia, kapal Tol Laut seharusnya tidak hanya dari BUMN tetapi juga pihak swasta untuk menciptakan kompetisi tarif yang efisien.

Dirut Pelindo IV juga meminta kepada Komisi VI DPR RI yang membidangi investasi, industri dan persaingan usaha, agar penyiapan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dalam pengembangan pelabuhan dapat dilakukan secara simultan.

“Karena pengembangan di Perhubungan Laut juga tidak menunggu selesainya RIP baru pembangunan dilaksanakan,” ujarnya.

Selain itu menurut Farid, agar izin pengembangan tahap Ultimate MNP khusus untuk industri di dalam pelabuhan, dapat dipercepat untuk hilirisasi.

Permasalahan di atas kata dia, hanya sebagian kecil dari beberapa persoalan yang dihadapi Pelindo IV. Dia berharap setelah ada kunjungan kerja langsung dari Komisi VI DPR RI, sedikit banyak persoalan tersebut dapat teratasi.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana mengatakan bahwa kunjungan kerja di Makassar adalah lanjutan dari rapat kerja yang digelar beberapa waktu lalu di Jakarta.

“Kami dari Komisi VI DPR ingin melihat langsung permasalahan apa yang terjadi di Pelindo IV. Sekaligus melihat progress Makassar New Port Tahap I A yang sudah selesai dan Tahap I B dan I C yang saat ini sedang berlangsung pembangunannya,” tukas Azam.

Baca juga: Pulau Hinterland Batam Kembangkan Usaha Parkir Kapal

Baca juga: Legislator ingin program tol laut dikaji secara berkala

Pelindo berangkatkan ratusan warga dalam mudik gratis

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menperin apresiasi kemitraan industri minuman dengan peternak

Pemerintah mengapresiasi model bisnis ini dan akan menggunakan model Nestle untuk pengembangan peternak di Indonesia

Karawang, Jawa Barat (ANTARA) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengapresiasi kemitraan produsen makanan dan minuman PT Nestle Indonesia dengan peternak sapi dan petani dalam memenuhi kebutuhan bahan baku.

“Pemerintah mengapresiasi model bisnis ini dan akan menggunakan model Nestle untuk pengembangan peternak di Indonesia,” kata Airlangga saat meresmikan perluasan pabrik Nestle Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Rabu.

PT Nestlé Indonesia melakukan kemitraan selama lebih dari 40 tahun dengan kurang lebih 50.000 peternak sapi perah, petani kopi, kakao dan beras dengan melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas bahan baku.

Menperin berharap upaya kemitraan tersebut, terutama untuk kemitraan dengan peternak sapi perah dapat terus ditingkatkan sehingga impor bahan baku untuk industri pengolahan susu dapat semakin turun.

Baca juga: Bermitra dengan peternak susu, Kemenperin usulkan BMTDP untuk industri

Menperin menyampaikan, pihaknya terus mendorong peningkatan konsumsi susu per kapita masyarakat Indonesia, yang masih sekitar 16,9 kg per kapita per tahun.

“Potensi pertumbuhan industri pengolahan susu di Indonesia masih sangat tinggi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, menurutnya, perluasan dan peningkatan produksi PT Nestlé Indonesia merupakan langkah yang tepat dalam memenuhi kebutuhan produk olahan susu maupun bumbu masak instan bagi masyarakat Indonesia.

Baca juga: Dirjen: Perubahan Permentan untuk keberpihakan kepada peternak dan industri susu

Ekspansi yang dilakukan oleh PT Nestlé Indonesia itu mencakup tiga pabriknya yang berlokasi di Karawang, Pasuruan dan Bandar Lampung. Total nilai investasi yang digelontokan mencapai 100 juta dolar AS atau sekitar Rp1,4 triliun.

Di pabrik Karawang, PT Nestlé Indonesia memproduksi minuman cair (Milo), kemudian di pabrik Pasuruan untuk produk susu cair (Bear Brand), dan di pabrik Bandar Lampung memproduksi bumbu masak (Maggi).

Baca juga: Kemenperin: Perpres untuk tingkatkan kualitas bahan baku susu

Peningkatan investasi ini menambah total kapasitas produksi PT Nestlé Indonesia, dari 620.000 ton per tahun menjadi 775.000 ton per tahun atau naik 25 persen.

“Kami mengapresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan PT Nestlé Indonesia dalam mendukung perkembangan industri makanan dan minuman di Tanah Air, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Airlangga.

Baca juga: Kemenperin usulkan insentif untuk industri pengolahan susu

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir melemah 0,69 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) melemah 0,69 persen atau 14,13 poin menjadi 2.024,55 poin.

Volume perdagangan mencapai 578 juta saham senilai 5,4 triliun won (4,6 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.183,10 won terhadap greenback, turun 1,80 won dari tingkat penutupan perdagangan sebelumnya (30/7/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden ingin pariwisata Danau Toba dipromosikan besar-besaran

promosi Danau Toba dilakukan paralel dengan pengembangan SDM setempat, yang dilakukan antara lain dengan mengubah beberapa SMK lokal menjadi SMK yang berbasis khusus pariwisata

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo menginginkan pariwisata Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara dipromosikan secara besar-besaran ke seluruh penjuru dunia agar semakin banyak wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sana.

“Kita akan promosikan secara besar-besaran Danau Toba ini,” kata Presiden Joko Widodo saat meninjau pulau Samosir, Sumut, Rabu.

Menurut Jokowi, promosi besar-besaran dilaksanakan terutama setelah berbagai program pembenahan pariwisata selesai.

Kepala Negara memaparkan, berbagai “produk” pariwisata yang dibenahi antara lain adalah desa adat yang juga terkenal sebagai penghasil kain ulos, sejumlah dermaga dan pelabuhan, serta rencana penambahan kapal laut.

Presiden juga mengemukakan, promosi Danau Toba dilakukan paralel dengan pengembangan SDM setempat, yang dilakukan antara lain dengan mengubah beberapa SMK lokal menjadi SMK yang berbasis khusus pariwisata.

“Ini paralel semua, tidak bisa hanya produknya saja, tetapi SDM-nya tidak,” kata Jokowi yang telah tiga hari berada di kawasan sekitar Danau Toba tersebut.
Baca juga: Kombinasi APBN – investasi andalan untuk kembangkan Danau Toba
Baca juga: Hari kedua di Sumut, Presiden tinjau pengembangan destinasi wisata

  Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua kanan) mengenakan kain ulos saat mengunjungi kawasan kerajinan tenun ulos di Presiden tinjau kawasan kerajinan ulos di Pulau Samosir, Danau Toba, Sumatera Utara, Selasa (30/7/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc/pri
Sebagaimana diwartakan, Pemerintah melakukan berbagai program meningkatkan pariwisata di sekitar Danau Toba, termasuk mempercantik dermaga, membangun “waterfront city” (penataan kawasan tepi danau), serta membangun Jembatan Tano Ponggol sebagai ikon wisata.

“Di Tomok (daerah di sekitar Toba) ada beberapa hal yang harus kita kerjakan terutama penataan Tomok sendiri. Di sana ada tiga dermaga yang akan kita kerjakan, kalau dermaganya itu mungkin tahun 2020 karena musti didesain dulu,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pulau Samosir, Sumut, Senin (29/1).

Menurut Basuki Hadimuljono, di antara ketiga dermaga tersebut akan dihubungkan dengan jalan pedestrian sehingga orang juga bisa melintasi di atas Danau Toba.
   
Selain itu, ada beberapa pasar yang oleh pihak pemda akan dipindahkan sehingga akan ditata sebagai kawasan wisata termasuk pasar souvenir.

Sedangkan di daerah Pangururan, akan dilakukan penataan Kampung Ulos Hutaraja di mana beberapa rumah di daerah pusat tenun di Samosir itu akan direhabilitasi.

“Kemudian ada waterfront city di Pangururan akan di desain dulu,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan pembangunan fasilitas pendukung pariwisata kawasan sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, dari unsur atraksi, aksesibilitas, dan amenitas berjalan sesuai yang direncanakan.
Baca juga: Jokowi berkomitmen benahi Danau Toba jadi destinasi terintegrasi
Baca juga: Pariwisata Danau Toba perlu didukung industri ekonomi kreatif
Baca juga: Danau Toba menuju destinasi wisata kelas dunia

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar donat di Tanah Air sangat potensial

Pasar makanan donat masih sangat potensial, apalagi segmen kami sasarannya perempuan, anak-anak dan keluarga. Kami optimis penjualan bisa naik sekitar 15-20 persen pada tahun ini.

Jakarta (ANTARA) – Donat, salah satu jenis kue berbentuk bundar dengan lubang di tengah disebut masih memiliki pasar yang potensial di Tanah Air.

Direktur Operasional PT Ragam Karya Bersama, pemilik master franchise Mister Donut dari Duskin Company Jepang, Steven Sunamo di Jakarta, Rabu, mengungkapkan perusahaannya selalu membukukan peningkatan penjualan donat di dalam negeri.

Bahkan, lanjutnya, pihaknya menargetkan penjualan tumbuh 15 persen sampai 20 persen menjadi Rp138 miliar – Rp144 miliar pada 2019 dari penjualan 2018 sebesar Rp120 miliar.

“Pasar makanan donat masih sangat potensial, apalagi segmen kami sasarannya perempuan, anak-anak dan keluarga. Kami optimis penjualan bisa naik sekitar 15-20 persen pada tahun ini,” katanya melalui keterangan tertulis.

Steve mengungkapkan, pada tahun lalu perusahaan membukukan penjualan sekitar Rp120 miliar atau rata-rata berkisar 3 juta donat per bulan.

Perusahaan donat tersebut memiliki tiga jenis gerai yaitu flagship store dan satellite store yang dibuka di pusat keramaian, serta shop-in shop yang terintegrasi dengan pasar swalayan Indomaret.

Saat ini ada enam gerai flagship yakni 3 di Jakarta serta satu di Tangerang, Surabaya, dan Bandung, selain itu dua satellite store keduanya di Jakarta.

Presiden Direktur PT Ragam Karya Bersama, Laurentius Tirta Widjaja, mengatakan, kenaikan penjualan tahun ini akan ditopang rencana ekspansi gerai bertipe flagship di Semarang, Yogyakarta, Bali dan sejumlah tempat lain. Adapun investasi satu gerai flagship berkisar Rp 4 miliar.

“Bali akan direalisasikan dalam waktu dekat, mudah-mudahan tahun ini,” katanya.

Selain ekspansi gerai flagship, juga akan hadir di 3.000 gerai Indomaret dari saat ini 2.500 gerai di pasar swalayan tersebut.

Sebagai gambaran, saat ini Indomaret memiliki hampir 17.000 gerai di seluruh Indonesia mulai Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi Nusa Tenggara hingga Maluku. “Sebentar lagi kami akan hadir di Papua,” katanya.

Steven menambahkan, kenaikan penjulan juga akan didukung kolaborasi bersama PT Berkat Animation International Indonesia selaku licencor Doraemon di Indonesia, dengan menampilkan karakter kartun tersebut sebagai varian donat.

Mister Donut merupakan donut buatan rumahan yang dibuka di Boston pada1955, kemudian 1971, toko Mister Donut pertama dibuka di Minoh, Osaka, Jepang dan saat ini, ada di beberapa negara Asia seperti Thailand, Filipina, Taiwan, Korea, Malaysia, maupun Indonesia.
 

Olahan Labu Madu Payakumbuh yang tembus pasar modern

Pewarta: Subagyo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub ajak investor kerja samakan 20 terminal bus

Kalau terminal 20 yang sudah kita anggarkan dari APBN Tahun 2020, kita mulai pekerjaan sekarang dalam tahap perencanaan. Tadinya ‘kan 40, berarti 20 sisanya terbuka untuk swasta

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan mengajak investor baik badan usaha milik negara, swasta nasional maupun asing untuk bekerja sama dalam membangun, mengembangkan atau mengoperasikan Terminal Tipe A dari 128 terminal bus yang ada.

“Kalau terminal 20 yang sudah kita anggarkan dari APBN Tahun 2020, kita mulai pekerjaan sekarang dalam tahap perencanaan. Tadinya ‘kan 40, berarti 20 sisanya terbuka untuk swasta,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi di sela “Investor Gathering Proyek KPBU Prasarana Transportasi Jalan di Jakarta, Rabu.

Budi mengatakan, pihaknya membuka kerja sama, baik itu kerja sama pemanfaatan (KSP) maupun Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Nilai investasi dari 20 Terminal Tipe A, yakni Rp750 miliar yang direncanakan akan dilakukan lelang tidak mengikat pada Desember tahun 2019 ini.

Baca juga: Menhub dijadwalkan tinjau pembangunan terminal bus di Demak siang ini

Terminal-terminal tersebut, di antaranya Terminal Amplas-Medan, Terminal Rajabasa-Lampung, Terminal Pakupatan (Banten), Terminal Leuwipanjang-Bandung, Terminal Guntur Melati-Garut, Terminal Harjamukti-Cirebon, Terminal Tegal, Terminal Tingkir, Terminal Pekalongan, Terminal Giwangan, Terminal Mangkang, Terminal Demak, Terminal Purwokerto, Terminal Tirtonadi-Solo, Terminal Giwangan, Terminal Arjosari, Terminal Mengwi, Terminal Bolaang Mongondow, Terminal Induk Lumpue-Pare-Pare, Terminal Puwatu-Kendari dan Terminal Samarinda.

Dia menyebutkan sejumlah investor telah menyatakan minatnya, baik swasta nasional maupun asing, terutama untuk terminal di Sukabumi dan Bekasi.

“Ada di Sukabumi, sudah dibuat gambar, hotel ada ballroom dan di sana ada mal serta terkoneksi dengan tempat hiburan di sekitar situ. Kalau di Bekasi dari Korea, Jepang dan China berminat. Di Indonesia banyak Agen Pemegang Merk dari Jepang mungkin mereka berkepentingan juga,” katanya.

Sementara itu, investor yang menyetakan minat di Sukabumi merupakan pebisnis properti dari Batam yang sudah berpengalaman mengelola properti di Singapura.

Baca juga: Kemenhub jadikan terminal bus senyaman bandara

Apabila kerja sama tersebut berhasil dilakukan, kata Budi, untuk KPBU di Bekasi saja bisa menghemat sebesar Rp1,6 triliun.

Budi mengatakan sebagai jaminan kepada calon investor, Kemehub menyediakan pendampingan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) dalam proses investasi agar berjalan dengan baik.

“Kita ada pendampingan dari PT PII yang menjamin kelangsungan investasi berjalan dan berproses dengan baik. ‘Kan ini butuh waktu beberapa tahun untuk mengembalikan dana investor itu,” katanya.

Baca juga: Penumpang bus di terminal batas negara Ambawang Kalbar meningkat

Dia menuturkan dibukanya peluang kerja sama dengan BUMN maupun swasta agar adanya peningkatan layanan karena pihaknya menargetkan standar pelayanan seperti bandara.

“Sekarang kondisi terminal banyak yang sudah enggak sesuai dengan nilai-nilai sekarang ini, kan harusnya ada gabungan antara kegunaan dengan gaya hidup. Kalau yang lama itu kurang mendukung, itu didorong dengan KSP,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono mengatakan awalnya Ditjen Darat mendapatkan tambahan anggaran Rp1 triliun, namun saat ini dipotong Rp500 miliar.

Ia menjelaskan anggaran sebesar Rp500 miliar dialokasikan untuk kebutuhan pembiayaan lain.

“Kita berusaha untuk memenuhi kebutuhan karena ada mekanisme Kementerian/Lembaga yang harus kita lakukan, mungkin tahun depan kita masih bisa kerja sama dengan kementerian/lembaga lainnya. Tentu kita masih terus komunikasi dengan Kemenkeu supaya hasil riil tahun depan bisa diuji,” katanya.

Baca juga: Kemenhub-Kemenkes canangkan Tirtonadi sebagai terminal sehat
 

Pemerintah tak larang ojek daring berikan diskon

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden: Kapal wisata akan bisa memutari Pulau Samosir

alan dan dermaganya sudah siap termasuk ini terusan Tano Ponggol

Samosir (ANTARA) – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa dengan program pelebaran terusan di Tano Ponggol yang mengkaitkan antara Pulau Samosir dan Pulau Sumatera secara keseluruhan, maka ke depannya kapal wisata juga akan bisa memutari Samosir.

“Jalan dan dermaganya sudah siap termasuk ini terusan Tano Ponggol,” kata Presiden saat meninjau proyek pembangunan jembatan dan pelebaran Tano Ponggol, Samosir, Sumatera Utara, Rabu.

Kepala Negara memaparkan bahwa program tersebut adalah pekerjaan yang besar karena yang dilebarkan adalah sekitar 80 meter.

Sebagaimana diwartakan, Pemerintah melakukan berbagai program meningkatkan pariwisata di sekitar Danau Toba, termasuk mempercantik dermaga, membangun “waterfront city” (penataan kawasan tepi danau), serta membangun Jembatan Tano Ponggol sebagai ikon wisata.

“Di Tomok (daerah di sekitar Toba) ada beberapa hal yang harus kita kerjakan terutama penataan Tomok sendiri. Di sana ada tiga dermaga yang akan kita kerjakan, kalau dermaganya itu mungkin tahun 2020 karena musti didesain dulu,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau pulau Samosir, Sumut, Senin (29/1).

Menurut Basuki Hadimuljono, di antara ketiga dermaga tersebut akan dihubungkan dengan jalan pedestrian sehingga orang juga bisa melintasi di atas Danau Toba.

Selain itu, ujar dia, ada beberapa pasar yang oleh pihak pemda akan dipindahkan sehingga akan ditata sebagai kawasan wisata termasuk pasar souvenir.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memastikan pembangunan fasilitas pendukung pariwisata kawasan sekitar Danau Toba, Sumatera Utara, dari unsur atraksi, aksesibilitas, dan amenitas berjalan sesuai yang direncanakan.

Selain itu, dibukanya rute Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, menuju Bandara Internasional London Heathrow oleh Garuda Indonesia, juga dinilai berpotensi mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba sebagai destinasi unggulan yang dicanangkan Presiden Jokowi.

“Dengan dibukanya rute tersebut, kini Kota London telah terhubung dengan dua kota besar di Indonesia yaitu Kota Medan dan Denpasar yang ada di Pulau Bali,” kata Regional CEO Sumatera Region Garuda Indonesia, Berthon Hutapea di Medan, Sumatera Utara, Kamis (25/7).

Ia mengatakan rute tersebut merupakan bentuk dukungan untuk mengembangkan wisata yang ada di Sumatera Utara, khususnya kawasan Danau Toba di Kabupaten Samosir.

Selain itu dipilihnya Bandara Internasional Kualanamu yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II dikarenakan bandara tersebut merupakan hub penerbangan terpadat yang berada di wilayah Indonesia bagian barat.

Rute ini membuat wisatawan maupun calon penumpang yang akan bepergian ke London dipastikan akan transit melalui Bandara Internasional Kualanamu, walaupun berangkat dari Denpasar maupun Jakarta.

Baca juga: Presiden ingin pariwisata Danau Toba dipromosikan besar-besaran
Baca juga: Danau Toba menuju destinasi wisata kelas dunia

Jokowi kurban sapi seharga Rp65 juta di Sulteng

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mengukur kesiapan Kalimantan Tengah calon ibu kota baru

Jakarta (ANTARA) – Ibu kota DKI Jakarta, saat ini semakin panas, padat, macet, tercemar polusi, rawan kejahatan dan penyakit sosial lainnya.

Keluhan dengan nada seperti itu, bisa jadi kerap terungkap dalam setiap diskusi soal kota Jakarta dengan segala hingar bingarnya sebagai ibu kota negara.

Bertolak dari kondisi tersebut, Pemerintah saat ini sedang mengkaji pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke daerah lainnya yang dirasa lebih baik.

Salah satu provinsi luar di Pulau Jawa, muncul menjadi salah satu kandidat yang cukup dipertimbangkan.

Provinsi Kalimantan Tengah di sebut-sebut menjadi salah satu bakal calon menjadi ibu kota. Bahkan, Presiden Joko Widodo sudah mengunjungi lokasi-lokasi di Kalimantan Tengah ini untuk melihat kondisi geografis secara langsung.

Pertanyaan besar muncul, siapkah Kalimantan Tengah menjadi ibu kota baru menggantikan DKI Jakarta?

Berdasarkan data dari Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, bahwa secara koordinat Kalimantan Tengah menjadi salah satu titik yang berada di tengah, di antara Sabang sampai Merauke.

Dengan begitu, posisi Kalimantan Tengah yang berada di sentral gugusan kepulauan Indonesia, merupakan salah satu modal strategis jika ditilik dari letak geografis.

Secara sebaran peta kebencanaan, Kalimantan Tengah menjadi salah satu lokasi yang diprediksi bebas dari garis kebencanaan seperti gempa maupun tsunami, selain itu juga klaim bahwa wilayah ini bebas dari banjir.

Dari segi sumber daya alam, Kalimantan Tengah memiliki limpahan air yang cukup besar serta memiliki beberapa sumber daya mineral berupa barang tambang seperti emas, batu bara dan memiliki sumber energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk menopang sumber energi.

Kualitas udara provinsi tersebut tergolong baik, sebab memiliki banyak hutan dan kebun yang mampu menopang kebutuhan udara segar di seluruh provinsi, kecuali jika kebakaran hutan terjadi, maka asap akan memenuhi daerah tempat tinggal masyarakat.

Luas Propinsi Kalteng adalah 153.564 km persegi, dengan kepadatan penduduk berdasarkan data BPS 2018 adalah sebanyak 2.660.209 jiwa. Memiliki 11 sungai besar dengan rata-rata panjang sungai melintas sejauh 500 km.

Propinsi yang dijuluki Bumi Tambun Bungai ini, juga memiliki garis pantai dengan bentangan luas 750 km.

Ada sebanyak 10 suku utama yang tinggal di Kalteng yaitu Dayak, Jawa, Banjar, Melayu, Madura, Sunda, Bugis, Batak, Flores, Bali dan suku lainnya.

Mata pencaharian masyarakatnya rata-rata adalah petani, baik petani sayuran, sawit, karet, kopi, lada hingga jenis-jenis kayu.
Baca juga: Pindah ibu kota, ini sarana dan infrastruktur yang harus dibangun
Baca juga: 4,3 juta ASN bakal pindah bila ibu kota pindah, permintaan rumah naik

Istana Negara

Apabila usulan Kalimantan Tengah terealisasi menjadi Provinsi Ibu Kota, maka pertanyaan selanjutnya adalah di mana letak pastinya Istana Negara RI akan didirikan?

Pertanyaan tersebut nampaknya bukan hal mudah untuk dijawab oleh para pemangku kepentingan di Kalimantan Tengah. Suasana Desa Tumbang Talaken, Kabupaten Gunung Mas, bakal calon lokasi Istana Negara. (Afut Syafril)

Ada tiga kandidat lokasi yang dapat dijadikan sebagai letak berdirinya istana negara, yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Katingan.

Tiga lokasi tersebut membentuk garis vektor berbentuk segitiga apabila dilihat dari koordinat pemetaan, sehingga lazim disebut “Segitiga Emas” Kalimantan Tengah.

Presiden Joko Widodo pun, sudah meninjau langsung di antara lokasi tersebut.

Tim Kantor Berita ANTARA menyusuri tiga lokasi tersebut yang diproyeksikan menjadi ibu kota negara di mana istana negara kelak akan dibangun.

Saat ditemui, Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas, Elfrensia LP Umbing menyampaikan mengenai kesiapan Kabupaten Gunung Mas akan menjadi persinggahan istana negara.

“Kalau ditanya siap, tentu saja kami siap. Ini juga untuk kebaikan serta kebutuhan NKRI, kami harus patuhi,” kata Elfrensia kepada ANTARA.

Ia melanjutkan, bahwa kesiapan pembangunan dan titik lokasi sepenuhnya ada di wewenang pemerintah pusat.

“Benar, Pak Jokowi sudah mengunjungi Bukit Nyuling, dan merasa ada ‘feeling’ di sini, namun kami juga belum dapat arahan langsung apakah Bukit Nyuling akan menjadi titik dari istana negara, semua itu keputusan Presiden kami hanya mengikuti arahan,” ujarnya.

Kesiapan Gunung Mas sendiri, saat ini masih pada tahap perbaikan jalan serta pelebaran jalan, namun diakui Wakil Bupati Gunung Mas, perbaikan tersebut bukan dalam rangka penunjukan sebagai Ibu Kota, hanya perbaikan yang memang sudah masuk anggaran Kabupaten.

Masyarakat pun menyambut baik atas keputusan Presiden apabila Gunung Mas benar menjadi ibu kota. “Saya senang, ya mudah-mudahkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar sini, bukan di Jakarta terus. Selain itu, saya juga ingin melihat mal-mal besar seperti di Jakarta hadir di sini,” kata Machkomah salah satu warga Kabupaten Gunung Mas.

Beranjak dari Kabupaten Gunung Mas, Tim ANTARA kemudian menuju ke Kota Palangka Raya dan bertemu dengan Walikota Palangka Raya Fairid Naparin.

Dengan tegas, Fairid Naparin kesiapan Kota Palangka Raya untuk dijadikan ibu kota.

Baca juga: Biaya pembangunan ibu kota baru diestimasi Rp466 triliun
Baca juga: Akademisi: wacana pindah ibu kota perlu dibarengi kajian bencana

  Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019). Daerah yang menjadi bakal calon Ibu Kota Negara itu telah ditinjau oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei lalu saat mengecek kelaikan lokasi terkait wacana pemindahan Ibu Kota Negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

“Sejak zaman Presiden Soekarno, Palangka Raya sudah siap. Bahkan sudah ada pencanangan dengan adanya tugu Soekarno tersebut,” tegasnya.

Tata letak kota ini sudah dibentuk untuk proyeksi ibu kota negara, dengan lokasi gedung-gedung pemerintahan berada pada satu garis lurus.

Selain itu, jalan-jalan Palangka Raya juga sudah terarah untuk tujuan menjadi ibu kota, dengan arsitek yang didatangkan dari Rusia, khusus menata kota Palangka Raya untuk calon ibu kota negara.

Selanjutnya bergeser menuju titik segi tiga terakhir yaitu Kabupaten Katingan. Di sini suasananya cenderung lebih hijau, dengan banyaknya hutan dan taman kota.

Katingan memiliki banyak sungai yang luas di mana bisa menjadi infrastruktur transportasi yang mengarahkan kepada pelabuhan terdekat.

Wilayah Kasongan misalnya, lokasi ini berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita ANTARA, akan dibangun pelabuhan besar serta bandara yang mampu menjadi transportasi utama jika dibangun ibu kota, sebab lokasinya menjadi titik tengah dari Segitiga Emas kandidat ibu kota.

Ketiga wilayah tersebut saat ini sudah masuk dalam kajian kelayakan dari pemerintah pusat, namun titik utama sebagai istana negara saat ini masih dalam pematangan konsep di mana hal tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Baca juga: Jokowi tegaskan tidak tergesa-gesa putuskan lokasi ibu kota baru
Baca juga: Meski kelak ibu kota pindah, Jakarta akan tetap sebagai pusat bisnis

Oleh Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Reaksi warga Gunung Mas sambut ibu kota baru

Jakarta (ANTARA) – “Kalau ibu kota jadi pindah ke sini, saya malah takut, nanti nasib kita gimana. Pasti jadi terpinggirkan,” kata Ucang sembari menggenggam palu memecahkan bebatuan yang digunakan untuk membuat jalan di depan rumahnya.

Ucang, perempuan berusia 40 tahun ini adalah salah seorang warga Desa Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Mengenakan kaos bergambarkan Monas Jakarta, Ucang khawatir pemindahan ibu kota menuju Kabupaten Gunung Mas, hanya akan memindahkan Jakarta beserta hiruk pikuknya.

Ucang yang berprofesi sebagai guru SD sejak tahun 2006 tersebut, terpaksa melakukan pekerjaan sambilan memecah batu mendapat uang tambahan untuk membiayai renovasi rumahnya.

Di baju yang dia kenakan terpampang jelas gambar Tugu Monas, Jakarta, meskipun ia tidak pernah tinggal atau singgah di Jakarta. Ia mengaku hanya melihat potret Jakarta dari media televisi yang kerap ia tonton ketika senggang.

“Kalau di sini, banyak masyarakat yang putus sekolah, berbeda dengan Jakarta yang sudah maju banyak orang pintar, kami pasti kalah kalau harus bersaing dengan orang-orang yang sudah tinggal di kota besar,” kata Ucang.
Baca juga: Presiden tegaskan serius untuk pindah ibu kota
Baca juga: Kementerian PU siapkan desain ibu kota baru

  Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Kekhawatiran Ucang lebih pada bagaimana Pemerintah dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah itu dengan memberikan fasilitas bagi penduduk lokal untuk mengembangkan kemampuan dari berbagai sektor untuk menghadapi serbuan para pendatang jika Gunung Mas benar menjadi ibu kota baru Indonesia.

Ucang turut mendukung keputusan pemerintah apapun bentuknya, karena ia sendiri hanyalah masyarakat yang tidak banyak mengetahui tentang keputusan pemindahan ibu kota.

“Ya saya dukung saja lah, kemarin kan Pak Jokowi juga sudah ke Gunung Mas, tapi semoga nasib-nasib kami diperhatikan juga,” ujarnya.

Lain hal dengan Ucang, salah seorang warga pemilik toko kelontong, Marqomah justru tegas memberikan dukungan agar Gunung Mas menjadi pusat ibu kota negara.

“Saya malah senang, saya ingin melihat mal dan gedung-gedung yang memiliki pusat hiburan, karena setelah tutup toko, kami sekeluarga tidak tahu mesti ke mana untuk mencari hiburan di sini, masih sepi,” kata Marqomah.

​​​​​Baca juga: Biaya pembangunan ibu kota baru diestimasi Rp466 triliun
Baca juga: Kemal Mochtar: Ibu kota sudah waktunya pindah
 

Bahkan ketika Presiden Joko Widodo datang mengunjungi Kabupaten Gunung Mas bulan Mei 2019, beruntung toko kelontong Marqomah sempat meraup untung Rp20 juta dalam sehari. Para rombongan pengiring Presiden berbelanja di toko miliknya.

“Baru sehari saja Presiden di sini saya dapat untung Rp20 juta, kalau ibu kota jadi di sini, kan Presiden tiap hari di sini, jadi saya berharap bisa untung besar juga setiap hari,” ujarnya sembari tertawa sambil menata barang dagangannya.

Menanggapi gejolak yang terjadi di masyarakat, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia LP Umbing mengatakan kualitas SDM dari masyarakat asli Kalteng perlu diperhatikan. Ia tidak menginginkan masyarakat asli menjadi terpinggirkan ketika ada pendatang masuk ke Gunung Mas.

“Tidak hanya soal kesiapan lahan, namun kami harap juga arahan pemerintah pusat untuk memberikan solusi di mana SDM masyarakat asli perlu ditingkatkan untuk bersaing dengan para pendatang, agar tidak terjadi gejolak sosial yang begitu berarti,” katanya.

Ia mengatakan akan memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat terkait rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan Tengah, khususnya kabupaten Gunung Mas. Sosialisasi itu tidak hanya mengenai rencana namun juga kesiapan yang harus dilakukan masyarakat asli.
Baca juga: Pemindahan ibu kota sebagai pemerataan stimulus ekonomi
Baca juga: Jokowi tegaskan tidak tergesa-gesa putuskan lokasi ibu kota baru

  Keadaan jalan bakal calon Ibu Kota Negara Indonesia, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah masih tanpa penerangan. (Afut Syafril)

Kekurangan

Menurut Efrensia, salah satu kekurangan Gunungan Mas adalah infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh wilayah.

Jika ingin membenahi sebagai ibu kota maka pembangunan harus dimulai dari nol. Konsep pemetaan Efrensia mengatakan tidak memiliki kriteria khusus, serta tidak punya banyak bayangan perkiraan.

“Soal desain, saya kira itu ranahnya Bappenas, kita belum tahu juga rincian desain nanti akan seperti apa, kami hanya sering diajak diskusi saja mengenai kesiapan, namun tidak pada tahap penentuan desain,” kata Efrensia.

Gunung Mas yang berjarak 180 km dari kota Palangka Raya ini, hingga sekarang belum melakukan persiapan khusus atas rencana pemindahan ibu kota tersebut, pembangunan jalanan yang terpantau Tim ANTARA , di sepanjang jalur Kabupaten Gunung Mas ternyata bukan dalam rangka kesiapan pemindahan Ibu Kota.

Pembangunan jalan-jalan provinsi tersebut memang sudah direncanakan pada tahun 2019 dan sudah agenda dari pemerintah daerah, serta tidak terkait dengan isu pemindahan ibu kota.

Beberapa bagian Gunung Mas, tanahnya terdiri dari lahan gambut. Kebakaran hutan juga masih masih terjadi, tetapi sudah berkurang setelah adanya sosialisasi.

Rata-rata masyarakat Gunung Mas bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Baik petani karet, dan sayuran-sayuran, peternak sarang walet juga menjadi andalan masyarakat. Untuk itu Wakil Bupati Gunung Mas meminta perekonomian masyarakat tetap diarahkan sesuai keahlian masyarakat awalnya, agar tidak terpinggirkan.

Berbeda pendapat dengan Efrensia, Binartha salah satu tokoh yang dipercaya masyarakat menjadi dewan perwakilan daerah, menyebutkan bahwa persoalan tanah masih kerap menjadi sengketa di Kabupaten Gunung Mas.

Menurutnya, banyak lahan masyarakat yang telah dijadikan perkebunan karet diubah menjadi lahan perizinan oleh pemerintah daerah.

“Saya pribadi menolak, jika hak-hak masyarakat lokal tidak dipenuhi dulu, nantinya akan banyak tanah masyarakat yang merasa terampas,” kata Binartha.

Petani karet sering kalah dengan adanya investor masuk yang menggunakan lahan-lahan izin dari pemerintah daerah. Ketika investor tersebut masuk, banyak hak masyarakat lokal yang direbut, sebab sertifikat kepemilikan masih belum diperjelas hingga saat ini.

“Saya akan mendukung, jika sosialisasi tersebut sudah berdialog dengan masyarakat petani pemilik perkebunan secara langsung, kasihan nanti lahannya diambil begitu saja tanpa adanya kompensasi, mau kerja apa mereka,” ujar Binartha.

Namun Binartha sendiri juga memberi ruang bagi para investor untuk mengembangkan perekonomian masyarakat Gunung Mas, agar kehidupan masyarakat membaik, asalkan tetap mengutamakan masyarakat asli Gunung Mas, bukan meminggirkan.

Baca juga: PKPPKD: Kaltim disalip Kalteng soal pemindahan ibu kota negara
Baca juga: Mahasiswa usul pemindahan ibu kota perlu dibagi beberapa zonasi

 

Oleh Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi berkomitmen benahi Danau Toba jadi destinasi terintegrasi

Kawasan Danau Toba menyimpan banyak potensi wisata yang menarik. Tak hanya menyajikan pemandangan alam yang indah, kawasan sekitar danau vulkanik terbesar di dunia itu juga menyimpan potensi wisata budaya seperti desa adat dan desa ulos.

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk membenahi kawasan Danau Toba,di Sumatera Utara agar menjadi destinasi wisata yang terintegrasi dan menarik.

“Tadi pagi, (tinjau) desa adat, desa ulos, semuanya juga akan direhab total. Pasarnya, pasar suvenir, kemudian pasar yang di sini juga akan dikerjakan tahun ini dan tahun depan. Dua dermaga pelabuhan akan diselesaikan semua sehingga kapalnya juga akan dibelikan lagi, ditambah. Dermaganya semua selesai, setelah itu kita akan promosikan, akan marketing secara besar-besaran Danau Toba,” kata  Presiden usai meninjau Tano Ponggol, di Kabupaten Samosir, Rabu.

Kawasan Danau Toba menyimpan banyak potensi wisata yang menarik. Tak hanya menyajikan pemandangan alam yang indah, kawasan sekitar danau vulkanik terbesar di dunia itu juga menyimpan potensi wisata budaya seperti desa adat dan desa ulos.

Selama tiga hari mengunjungi kawasan Danau Toba, Presiden Joko Widodo meninjau sejumlah titik yang menjadi daya tarik wisata, baik yang berada di Tapanuli Utara, Samosir, Toba Samosir (Tobasa), hingga Humbang Hasundutan.

Meskipun saat ini promosi sudah dimulai, menurut Presiden, promosi secara besar-besaran akan dimulai tahun depan. Ia berharap tahun depan semua produk wisata di kawasan Danau Toba sudah selesai dikembangkan.

Baca juga: Presiden arahkan wisata Danau Toba paralel

“Produknya ya tadi, desa adat, desa ulos, pasarnya, pasar suvenir, semuanya, jalannya siap, dermaganya siap, termasuk ini terusan Tano Ponggol selesai. Ini pekerjaan besar, dilebarkan 80 meter sehingga nanti kapal itu bisa muter Pulau Samosir,” kata Jokowi seperti yang dirilis oleh Biro Pers dan Media Setpres RI.

Dalam pengembangan kawasan Danau Toba ini, pembangunan dan penataan lokasi wisata serta pembangunan infrastruktur pendukungnya akan berjalan secara paralel atau bersamaan. Tak hanya itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga akan menjadi prioritas dalam mendukung pengembangan kawasan wisata Danau Toba.

“Memang produknya sekali lagi belum dikemas, belum diberi story, mestinya ada cerita. Kemudian juga termasuk SDM-nya, SMK-SMK di sini beberapa akan kita switch, kita ubah ke SMK pariwisata. Ini paralel semuanya. Enggak bisa hanya produknya, SDM-nya enggak. Atau hanya SDM dan produknya tapi lingkungannya, hutannya enggak dikembalikan lagi. Enggak bisa,” tegasnya.

Baca juga: Presiden mendapat kisah tentang peradaban hukum Siallagan di Samosir

Selesaikan Isu Lingkungan

Terkait isu lingkungan di Danau Toba, Presiden menegaskan akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Salah satu persoalan yang ada di Danau Toba adalah pencemaran air dari pakan ikan akibat maraknya Keramba Jaring Apung (KJA).

“Termasuk itu akan kita selesaikan. Sudah ada expert-nya, khusus untuk urusan air yang gatal. Sudah ada. Kemudian yang kedua, masalah hutan akan kita ambil kemudian kita tanami lagi,” imbuhnya.

Para ahli tersebut, lanjut Kepala Negara, akan melakukan kajian menyeluruh untuk mencari solusi atas persoalan lingkungan yang ada di kawasan Danau Toba.

“Nanti dilihat. Ini expert-nya kalau sudah kajiannya komplet, tapi yang jelas itu akan dicarikan solusi. Syukur enggak ditutup. Kalau ditutup ya itu memang kalau enggak ada solusi,” tandasnya.
Baca juga: Presiden arahkan penataan destinasi wisata Kampung Ulos Hutaraja

Jokowi kurban sapi seharga Rp65 juta di Sulteng

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Carfix siap dukung kebijakan uji emisi

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan ritel bengkel CARfix siap mendukung kebijakan uji emisi untuk mobil ketika pemerintah mulai menerapkannya.

“Ketika regulasinya diterapkan, kami siap mendukung program pemerintah, mungkin kerjasama pengujian kendaraan pemerintah, atau bentuk lainnya,” kata Chief of Administration Support PT Meka Adipratama, induk usaha pemegangg lisensi Carfix, Joko Cahyono, di Jakarta, Rabu.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Carfix sudah membekali unit bengkel mereka dengan peralatan uji emisi yang sesuai dengan standar.

“Nanti seluruh bengkel ada peralatannya, saat ini prioritasnya adalah bengkel yang berada di kota dengan tingkat polusi udara yang tinggi,” kata dia.

Dengan kelengkapan peralatan Carfix, pemilik kendaraan bisa mengecek kondisi gas buang kendaraan mereka meskipun pemerintah belum mewajibkan lolos uji emisi sesuai standar kadar opasitas timbal.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Carfix menyediakan empat bengkel mereka, dan 15 bengkel lainnya tersebar di beberapa daerah pulau Jawa.

Carfix menjadi bengkel mobil dengan jaringan seperti bengkel resmi, mereka menawarkan seluruh layanan servis mesin mobil bagi semua jenis merek, untuk menjaga kepercayaan konsumen, Carfix menjamin kualitas mekanik, peralatan, maupun suku cadang.

“Kita sudah mendapatkan standar ISO, dan yang terpenting yang kami suguhkan adalah jaminan transparansi, dan rekam servis kendaraan bisa di lihat di seluruh outlet,” ujarnya.

Baca juga: Legislator DKI: uji emisi tak perlu menunggu tahun 2020

Baca juga: Kendaraan lolos uji emisi di Jaktim naik pada 2019

Baca juga: Mobil tidak lulus uji emisi jangan parkir di Kantor Wali Kota Jakut

Pewarta: SDP-107
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Pertamina: Pemakaian BBM nonsubsidi di Kalbar tumbuh positif

Tumbuh positif untuk BBM gasoline tersebut, karena adanya peningkatan permintaan dari masyarakat untuk jenis BBM gasoline, yakni BBM jenis premium, pertalite, pertamax

Pontianak (ANTARA) – PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan Barat menyatakan, pemakaian BBM nonsusbidi atau gasoline jenis premium, pertalite, dan pertamax, tumbuh positif yakni sebesar 13 persen sejak Januari hingga Juni 2019 di wilayah Provinsi Kalbar.

“Tumbuh positif untuk BBM gasoline tersebut, karena adanya peningkatan permintaan dari masyarakat untuk jenis BBM gasoline, yakni BBM jenis premium, pertalite, pertamax,” kata Sales Eksekutive Retail VI, PT Pertamina Wilayah Kalbar, Benny Hutagaol di Pontianak, Rabu.

Ia menjelaskan, dari data Pertamina sejak Januari hingga Juni 2019, tercatat permintaan BBM jenis premium sebesar 736 KL/hari atau naik sebesar 20 persen dibanding periode yang sama 2018, yakni sebesar 611 KL/hari.

“Untuk BBM jenis pertalite juga naik sebesar sembilan persen atau sebanyak 1.038 KL/hari dari periode yang sama tahun sebelumnya 951 KL, sementara untuk pertamax sekitar 26 KL/harinya,” kata Benny.

Benny menambahkan, untuk BBM jenis all gasoil, terdiri dari bio solar, dexlite dan pertamina dex juga mengalami kenaikan sekitar 16 persen sejak Januari hingga Juni 2019 dibanding periode yang sama 2018, yakni dari sebelumnya 720 KL/hari meningkat menjadi 833 KL/hari.

“Peningkatan tertinggi terjadi pada bio solar yakni menjadi sebanyak 807 KL/hari, sementara dexlite 23 KL/hari, dan pertamina dex 3 KL/hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, tren peningkatan permintaan BBM non subsidi tidak hanya di Kalbar saja, tetapi secara nasional. “Hal tersebut bisa dipicu oleh kesadaran masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi dengan pertimbangan memiliki RON yang tinggi, sehingga bagus untuk mesin kendaraan bermotor, dan pertumbuhan kendaraan bermotor,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga secara rutin melakukan sosialisasi kepada konsumen atau masyarakat dalam mengenalkan berbagai produk BBM yang lebih ramah lingkungan dan kualitas RON-nya yang lebih tinggi, sehingga baik untuk mesin kendaraan bermotor.

“Kami juga merangkul komunitas-komunitas motor, seperti YNCI (Yamaha NMax Club Indonesia) Pontianak dalam mempromosikan dan mensosialisasikan BBM RON tinggi tersebut,” kata Benny.

Baca juga: Pertamina: konsumen lebih banyak gunakan BBM nonsubsidi

Baca juga: 70 badan usaha niaga migas nonsubsidi terancam dicabut izinnya

Tumpahan minyak di Karawang teratasi dengan baik

Pewarta: Andilala
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KAI Purwokerto: Aturan baru tarif reduksi mulai diterapkan 1 September

Sebelumnya penumpang yang berhak atas tarif reduksi harus menyertakan fotokopi identitas pada setiap transaksi di loket. Kini, lebih praktis dan hemat kertas, namun kartu identitas asli tetap wajib dibawa dan ditunjukkan kepada petugas saat hendak me

Purwokerto (ANTARA) – Aturan baru khusus penumpang dengan tarif reduksi bakal diterapkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai 1 September 2019, kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto Supriyanto.

“Dengan peningkatan sistem ‘ticketing’ KAI yang mengimplementasi RTS (Rail Ticketing System) 4.0, PT KAI (Persero) terus meningkatkan pelayanan terkait dengan penjualan dan pemesanan tiket KA di antaranya khusus untuk calon penumpang dengan tarif reduksi,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu.

Dalam hal ini, kata dia, PT KAI (Persero) menerapkan kebijakan baru untuk calon penumpang yang berhak mendapatkan tiket kereta dengan tarif reduksi, yakni penumpang lanjut usia, anggota TNI/Polri, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia, dan wartawan.

Menurut dia, calon penumpang yang berhak mendapatkan tarif reduksi diwajibkan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu di “Customer Service” stasiun atau loket stasiun yang melayani perjalanan KA jarak jauh mulai 1 Agustus 2019 apabila stasiun tersebut tidak memiliki layanan “Customer Service”.

“Kebijakan tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai tanggal 1 September 2019. Syaratnya, calon penumpang harus membawa bukti identitas asli atas hak reduksi yang masih berlaku,” jelasnya.

Ia mengatakan registrasi dapat diwakilkan dengan syarat tambahan, yakni membawa pas foto terbaru penumpang yang akan didaftarkan dan registrasi dilakukan paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Menurut dia, registrasi tersebut cukup dilakukan satu kali hingga berakhirnya masa reduksi penumpang yang bersangkutan.

“Jika masa reduksi sudah habis, dan menginginkan hak reduksi kembali, maka wajib dilakukan registrasi ulang. Misalnya, PKS antara TNI/Polri/PWI dengan KAI yang habis masa berlakunya, atau surat tugas bagi wartawan yang sudah kedaluwarsa,” katanya.

Ia mengatakan dengan telah dilakukannya registrasi tersebut, calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi tidak perlu menyertakan fotokopi kartu identitas lagi ketika memesan atau membeli tiket kereta api di loket stasiun.

Menurut dia, calon penumpang yang berhak atas tarif reduksi tersebut cukup menyebutkan nama atau nomor telepon seluler atau nomor kartu identitasnya.

“Sebelumnya penumpang yang berhak atas tarif reduksi harus menyertakan fotokopi identitas pada setiap transaksi di loket. Kini, lebih praktis dan hemat kertas, namun kartu identitas asli tetap wajib dibawa dan ditunjukkan kepada petugas saat hendak melakukan ‘boarding’ di stasiun dan saat naik KA,” katanya.

Supriyanto mengatakan jika penumpang tidak dapat menunjukkan kartu identitas asli atas hak reduksi, kartu identitas asli atas hak reduksi sudah tidak berlaku, nama yang tercantum pada bukti identitas reduksi tidak sesuai dengan yang tercantum pada tiket, dan menggunakan kartu identitas asli yang bukan miliknya atau menggunakan identitas palsu, tiket akan dianggap hangus dan penumpang tersebut tidak diperkenankan naik ke atas KA.

“Jika kedapatan saat pemeriksaan kondektur di atas KA, maka penumpang akan diturunkan pada kesempatan pertama, dan hak atas reduksinya akan dihapus. Dengan kebijakan ini, kami harap masyarakat yang berhak mendapat tarif reduksi makin dimudahkan dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” katanya.

Baca juga: KAI beri tarif khusus bagi KA komersial pemberangkatan Purwokerto

Baca juga: Catat tanggal tarif spesial KA

Daop 5 Lakukan Perawatan Kereta Api

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nestle Indonesia perluas seluruh pabrik di Indonesia

Kami harap akan ada lebih banyak pihak yang mengikuti jejak Nestle untuk berinvestasi di Tanah Air

Karawang, Jawa Barat (ANTARA) – Produsen makanan dan minuman PT Nestle Indonesia mengumumkan perluasan tiga pabriknya yang berlokasi di Karawang (Jawa Barat), Kejayan (Jawa Timur) dan Panjang (Lampung).

Perluasan pabrik tersebut diresmikan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Abdul Rochim.

“Kami menyambut baik keputusan Nestle untuk menambah investasi dan meningkatkan kapasitas produksi mereka di Indonesia,” kata Airlangga saat menghadiri seremoni perluasan pabrik Nestle di Karawang, Jawa Barat, Rabu.

Menperin menyampaikan, setelah beroperasi selama 48 tahun di Indonesia, Nestle semakin memperkuat komitmennya dalam memajukan industri yang ada dalam rantai usahanya, dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi negara.

“Hal ini menunjukkan optimisme perusahaan multinasional terhadap peluang yang ada di Indonesia, dan kami harap akan ada lebih banyak pihak yang mengikuti jejak Nestle untuk berinvestasi di Tanah Air,” ujar Airlangga.

Investasi sebesar 100 juta dollar AS atau setara Rp1,4 triliun tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi Nestle di Indonesia saat ini sebesar 25 persen.

Keseluruhan perluasan pabrik ini direncanakan untuk memproduksi beberapa produk yang telah ada maupun akan hadir di Indonesia, seperti Bear Brand, Nescafe ready to go, Milo dan Maggi.

Dharnesh Gordhon, Presiden Direktur Nestle Indonesia, melihat kesempatan bisnis yang semakin kondusif di lndonesia, diiringi dengan pertumbuhan permintaan konsumen terhadap produk-produk makanan dan minuman Nestle yang bergizi dan berkualitas.

“Memberikan produk bernilai tambah merupakan salah satu wujud upaya kami untuk meningkatkan kualitas hidup dan terus berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat bagi masyarakat Indonesia,” kata Darnesh.

Saat ini, pabrik-pabrik Nestle di Indonesia telah memproduksi bubur bayi Cerelac, minuman cokelat malt Milo, dan susu bubuk Dancow dan Lactogrow, serta produk kopi instan dan kopi mix Nescafe.

“Perluasan pabrik yang akan beroperasi tahun depan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen Nestle Indonesia untuk menciptakan manfaat bersama,” tukas Darnesh.

Melalui investasi, perusahaan asal Swiss ini berharap untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian para petani dan peternak, pemasok bahan baku Nestle.

Baca juga: Nestle bangun pabrik 200 juta dolar di Indonesia
Baca juga: Menperin: Perang dagang dorong tren relokasi pabrik ke Indonesia

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sanggau dapat Rp14 miliar untuk Program READ -SI

Tujuannya mengurangi angka kemiskinan. Kalau petani sudah mampu menguasai misalnya teknik pertanian, diharapkan para petani kita mendapatkan hasil yang maksimal sehingga ekonomi mereka meningkat

Pontianak (ANTARA) – Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau akan mendapatkan bantuan sebesar Rp14 miliar dari program Rural Empowerment And Agricultural Development Scaling Up Initiative (READ-SI) dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah itu.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kabupaten Sanggau, John Hendri saat dihubungi di Sanggau, Rabu mengatakan READ-SI ini merupakan program kerja sama antara pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian dengan Fund for Agricultural Development (IFAD), badan keuangan atau dana internasional untuk pengembangan pertanian.

“Untuk Kalimantan Barat, cuma Kabupaten Sanggau dan Sambas yang dapat program ini,” ujarnya.

Dijelaskan, program ini akan berlangsung selama lima tahun yang dimulai dari 2019 hingga 2023.

“Untuk Kabupaten Sanggau dalam program ini mendapatkan alokasi anggaran sebanyak Rp14 miliar selama lima tahun,” ungkapnya.

Menurut John, pada awal program ini, akan menyasar penguatan kapasitas tenaga lapangan, mulai dari penyuluh maupun tenaga pendamping lainnya. Untuk tahun kedua, tambahnya, program ini akan menyasar penguatan kelompok tani, contohnya untuk pengadaan saprodi, alsintan dan lainnya.

“Untuk tahun ketiga, program ini bakal menyasar bagaimana proses temu usaha atau bisnis,” jelasnya.

Ditambahkan John, untuk tahun ketiga, dilanjutkan dengan pemasaran, tahun ke empat terkait keterlibatan lembaga keuangan pendukung dan terakhir adalah pemasaran hasil.

“Saat ini sebenarnya yang dibahas itu bagaimana mengerjakan kegiatan di lapangan, dan program ini sudah ada, kemudian usulan petani sudah ada. Itulah yang saya katakan, ada sekolah lapangan atau SL. Nah, tinggal kita bicara bagaimana menyiapkan administrasinya, SPJ- nya dan data pendukung lainnya, karena ini dana hibah, yang awalnya harus didukung dulu oleh APBD,” katanya.

Dikatakan, program READ-SI adalah program pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan. Untuk di Kabupaten Sanggau, ada tiga kecamatan yang menjadi fokus pembinaan yakni Beduai, Sekayam dan Entikong.

“Tujuannya mengurangi angka kemiskinan. Kalau petani sudah mampu menguasai misalnya teknik pertanian, diharapkan para petani kita mendapatkan hasil yang maksimal sehingga ekonomi mereka meningkat,” katanya.

Baca juga: Antam salurkan bantuan untuk pengembangan wisata Danau Laet Sanggau

Baca juga: Kalbar lanjutkan kerjasama dengan Prancis di bidang lingkungan
 

Pewarta: Muhammad Khusyairi/Teguh IW
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Guru Besar UI sebut inovasi jadi tantangan produksi migas nasional

Penurunan tersebut tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan yang terus meningkat

Depok (ANTARA) – Guru Besar Tetap Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI), Abdul Haris menyebut minimnya kegiatan eksplorasi, inovasi dan pengembangan teknologi baru dalam eksplorasi migas telah menjadi tantangan produksi migas nasional yang terus menurun hingga saat ini.

Dalam pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Tetap bidang Ilmu Geofisika FMIPA UI di Kampus UI Depok, Rabu, Haris menjelaskan produksi migas di Indonesia sejak tahun 1990-an terus mengalami penurunan yang berkelanjutan.

“Penurunan tersebut tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan yang terus meningkat,” ujarnya.

Padahal, migas memiliki peran penting dan strategis dalam sejarah perkembangan bangsa Indonesia, khususnya sebagai sumber pendapatan negara, memenuhi kebutuhan bahan bakar domestik, sumber bahan baku industri dan menciptakan efek berantai kegiatan ekonomi.

Baca juga: Harapan legislator terkait kebijakan eksplorasi migas

Indonesia, lanjut Haris, juga memiliki peluang untuk mengembalikan kekuatan sektor migas karena cadangan minyak nasional masih cukup banyak.

“Teknologi sekarang memungkinkan kita mencari inovasi yang bisa membangkitkan minyak yang tersimpan. Karena pada dasarnya minyak yang tersimpan itu masih lebih dari 50-an persen. Secara ‘recovery factor’ (yang telah dieksploitasi) itu hanya 30 persen,” katanya.

Secara rinci, ada 60 cekungan migas di Indonesia, di mana 22 cekungan di antaranya belum dibor, 13 cekungan telah dibor tapi belum ada penemuan, 8 cekungan dengan penemuan tapi belum berproduksi dan 16 cekungan produksi.

Baca juga: Jonan sebut ketidakpastian industri hulu migas tinggi, ini contohnya

Lebih lanjut, Haris mengungkapkan perlu ada paradigma baru dalam eksplorasi migas menyusul kegiatan tersebut masih terus menggunakan model konvensional sejak beberapa dekade lalu.

Paradigma baru dalam kegiatan eksplorasi migas itu antara lain dengan tidak hanya menyasar pencarian cadangan sistem petroleum tapi juga ke batuan induk sebagai penyuplai migas.

“Pengembangan teknologi ini dikenal dengan ‘shale hidrokarbon’,” imbuhnya.

Baca juga: Arcandra: Hanya tiga dari 16 blok eksplorasi yang ada kandungan migas

Paradigma lainnya, yakni menentukan prospek cadangan tidak lagi hanya didasarkan pada porositas primer tapi juga pada porositas sekunder. Kemudian, “basement” yang selama ini menjadi batuan dasar dalam lapisan sedimen ternyata memiliki potensi yang besar sebagai reservoir migas.

“Paradigma baru ini harus menjadi fokus pengembangan inovasi dan teknologi eksplorasi migas,” katanya.

Guru Besar Tetap Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) Abdul Haris menyampaikan pidato bertajuk “Tantangan Ahli Eksplorasi Seismik dalam Pencarian Sumber Migas: Paradigma Baru dalam Eksplorasi Migas”.

Baca juga: Pertamina eksplorasi migas baru di Selat Malaka

Menggairahkan Kembali Eksplorasi Migas

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengelola Serulingmas Zoo Banjarnegara siapkan wahana baru

Serulingmas Zoo sedang bersiap membuka atraksi baru, yaitu atraksi mengajak pengunjung untuk mengamati satwa pada malam hari

Banjarnegara (ANTARA) – Pengelola objek wisata Serulingmas Zoo di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah sedang menyiapkan wahana baru guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Serulingmas Zoo sedang bersiap membuka atraksi baru, yaitu atraksi mengajak pengunjung untuk mengamati satwa pada malam hari,” kata Direktur Perumda Serulingmas Zoo, Lulut Yekti di Banjarnegara, Rabu.

Dia mengatakan sensasi mengamati aneka satwa pada malam hari sangat menarik untuk dinikmati bersama keluarga.

“Untuk mencoba sensasi ini, silakan ajak keluarga atau kolega, minimal 20 orang dan selamat menikmati keseruan dan sensasi yang sangat menarik,” katanya.

Baca juga: BMKG: Banjarnegara mulai memasuki puncak musim kemarau

Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai macam inovasi untuk mewujudkan objek wisata Serulingmas sebagai wisata unggulan berbasis keluarga dan edukasi di wilayah Banjarnegara.

“Upaya kami sejalan dengan program dan komitmen Pemkab Banjarnegara untuk memajukan sektor pariwisata di wilayah setempat,” katanya.

Dia juga mengapresiasi langkah Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono yang tengah berupaya meningkatkan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata Serulingmas Zoo.

Pihaknya berharap dengan adanya peningkatan infastruktur jalan akan memudahkan wisatawan yang datang ke Serulingmas dengan berbagai sarana transportasi.

“Terutama para wisatawan yang menggunakan bus-bus ukuran besar, kami juga berharap segera dibuka trayek kendaraan umum yang melewati depan Serulingmas,” katanya.

Baca juga: Suhu udara dingin, embun upas mulai muncul di Dieng

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus mengintensifkan pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata guna meningkatkan jumlah wisatawan ke wilayah setempat.

“Kami terus berupaya memajukan sektor pariwisata salah satunya dengan meningkatkan aksesibilitas ke lokasi wisata,” kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Bupati mencontohkan, pihaknya tengah meningkatkan akses jalan menuju destinasi wisata Serulingmas Zoo.

“Salah satu ruas jalan yang sedang kami bangun adalah Jalan Raya Selamanik yang menuju salah satu destinasi wisata kebanggaan Banjarnegara, Serulingmas Zoo,” katanya.

Pihaknya, kata dia, tengah melakukan pelebaran dan pengaspalan jalan menuju objek wisata tersebut.

Baca juga: Pengembangan domba batur didukung penuh Pemkab Banjarnegara-Jateng

Presiden alokasikan Rp3,5 triliun APBN untuk Danau Toba

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sabang International Freediving promosikan wisata Aceh

Kegiatan ini merupakan kegiatan ketiga yang telah diselenggarakan selama tiga tahun berturut-turut sejak 2017 bersamaan dengan Sail Sabang

Jakarta (ANTARA) – Penyelenggaraan Sabang International Freediving Competition pada November 2019 di Pulau Weh, Sabang, Provinsi Aceh, akan menjadi salah satu upaya untuk mempromosikan daya tarik wisata bawah laut Aceh.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan ketiga yang telah diselenggarakan selama tiga tahun berturut-turut sejak 2017 bersamaan dengan Sail Sabang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Jamaluddin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.

Pada penyelenggaraan kegiatan ini, katanya, kedalaman laut di pantai yang nyaris tidak berarus dan bergelombang menjadi daya tarik yang ideal bagi para pelaku wisata minat khusus yakni selam bebas.

Ia mengatakan Sabang memiliki lokasi yang ideal untuk selam bebas. Lokasi penyelaman tersebut berada di Pantai Teluk Balohan, berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai dengan kedalaman mencapai sekitar 120 meter.

Baca juga: Pemko Sabang simulasi tsunami di destinasi wisata

“Sangat jarang ditemui lokasi penyelaman yang potensial seperti ini, maka ini merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Sabang dan layak kita manfaatkan untuk kemudian kita promosikan. Kegiatan selam bebas ini merupakan sebuah kejuaraan kelas dunia,” lanjutnya.

Jamaluddin juga mengatakan Sabang dengan lokasi penyelaman di Teluk Balohan tersebut sudah dikenal para penyelam karena bisa diselami tanpa tabung oksigen.

Selain itu juga sudah menjadi lokasi rutin yang mereka kunjungi untuk sekadar menjajal atau berlatih selam bebas sebelum pelaksanaan kejuaraan tersebut.

Lama tinggal wisatawan selam bebas yang utamanya dari Malaysia, Singapura, beberapa dari Eropa, dapat mencapai sekitar 20 hari atau lebih.

Baca juga: Imigrasi catat 73 kapal layar mancanegara kunjungi Sabang

“Waktu tinggal para wisman yang lama ini sudah menggerakkan perekonomian daerah, karena selama di Sabang mereka mengeluarkan biaya-biaya akomodasi, makan dan minum, sewa alat transportasi termasuk motor, dan lain sebagainya,” lanjutnya lagi.

Mengenai potensi pariwisata laut di Sabang, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata, Indroyono Soesilo, mengatakan pihaknya mendukung penyelenggaraan Sabang International Freediving Competition 2019 yang merupakan kejuaraan kelas dunia.

“Sabang punya potensi bahari yang indah dan sudah dikenal bukan hanya oleh penyelam . Para penyelam rekreasi yang menggunakan tabung oksigen sudah jauh lebih dulu mengetahui keindahan bawah air Sabang,” kata Indroyono Soesilo.

Baca juga: Bawa 900 wisman, kapal pesiar MS Albatros sandar di Sabang

Indroyono mengatakan bahwa sejak diadakan kejuaraan freediving pada 2017, saat ini di Sabang sudah ada dua pusat penyelaman yang membuka fasilitas pelatihan selam bebas bersertifikat.

Untuk itu Kemenpar akan terus mendorong kepada pihak-pihak terkait agar dapat mempersiapkan pelatihan tersebut sehingga makin banyak SDM yang punya keahlian selam bebas di Sabang.

“Dan tentunya yang lebih diutamakan adalah putra-putri Sabang, masyarakat asli Aceh yang nanti tentunya juga akan menyejahterakan. Saya yakin, yang alamiah akan segera tumbuh di Sabang dengan cepat. Terutama penyelam yang kuat menyelam lama, anak-anak muda Sabang akan lahir dengan sendirinya,” ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa Norwegia kagumi pesona bahari Sabang

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KKP bangun pasar ikan modern di Palembang

Pembangunan pasar ikan modern itu karena Sumsel salah satu provinsi penghasil ikan yang besar

Palembang (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan membangun pasar ikan modern di Simpang Patal Palembang, Sumatera Selatan dan saat ini pengerjaan atau realisasinya mencapai sekitar tujuh persen.

“Pembangunan pasar ikan modern itu karena Sumsel salah satu provinsi penghasil ikan yang besar,” kata Sekda Pemerintah Provinsi Sumsel Nasrun Umar di Palembang, Rabu.

Oleh karena itu Sumsel mendapatkan bantuan program pembangunan pasar ikan modern dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan luas areal jual beli tersebut sekitar 9.000 meter persegi.

“Pasar seluas 9.000 meter persegi itu nantinya akan dimanfaatkan untuk menampung berbagai jenis ikan yang diperdagangkan,” kata Sekda.

Baca juga: Kebersihan pasar ikan Muara Baru bawa harapan bagi penjual

Dengan pembangunan pasar ikan modern oleh KKP tersebut diharapkan produksi ikan di provinsi itu juga semakin meningkat. Bukan itu saja dengan adanya pasar ikan tersebut maka penjualannya menjadi teratur sehingga pemasarannya semakin meningkat. Selain itu dengan adanya pasar ikan modern tersebut diharapkan dapat memotivasi nelayan dalam meningkatkan produksi ikan.

Mengenai perkembangan pembangunan pasar akan modern sendiri, lanjut Sekda, Komisi IV DPR RI telah melakukan kunjungan kerja ke Sumsel. Komisi yang dipimpin Edhy Prabowo itu juga memaparkan mengenai pembangunan pasar ikan modern tersebut.

Baca juga: Presiden Jokowi ingin PIM Muara Baru jadi percontohan se-Indonesia

Sebelumnya Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo kepada wartawan mengatakan pembangunan pasar ikan modern tersebut untuk menampung produksi perikanan Sumsel.

“Selain itu juga untuk memberikan semangat kepada nelayan karena mereka sudah memiliki tempat pemasaran sendiri,” tambah dia.

Baca juga: Presiden Jokowi resmikan Pasar Ikan Modern Muara Baru

Realisasi dari Adopsi Desain Pasar Ikan di Jepang

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mengukur kesiapan Kalimantan Tengah menjadi calon ibu kota baru

Jakarta (ANTARA) – Ibu kota DKI Jakarta, saat ini semakin panas, padat, macet, tercemar polusi, rawan kejahatan dan penyakit sosial lainnya.

Keluhan dengan nada seperti itu, bisa jadi kerap terungkap dalam setiap diskusi soal kota Jakarta dengan segala hingar bingarnya sebagai ibu kota negara.

Bertolak dari kondisi tersebut, Pemerintah saat ini sedang mengkaji pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke daerah lainnya yang dirasa lebih baik.

Salah satu provinsi luar di Pulau Jawa, muncul menjadi salah satu kandidat yang cukup dipertimbangkan.

Provinsi Kalimantan Tengah di sebut-sebut menjadi salah satu bakal calon menjadi ibu kota. Bahkan, Presiden Joko Widodo sudah mengunjungi lokasi-lokasi di Kalimantan Tengah ini untuk melihat kondisi geografis secara langsung.

Pertanyaan besar muncul, siapkah Kalimantan Tengah menjadi ibu kota baru menggantikan DKI Jakarta?

Berdasarkan data dari Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, bahwa secara koordinat Kalimantan Tengah menjadi salah satu titik yang berada di tengah, di antara Sabang sampai Merauke.

Dengan begitu, posisi Kalimantan Tengah yang berada di sentral gugusan kepulauan Indonesia, merupakan salah satu modal strategis jika ditilik dari letak geografis.

Secara sebaran peta kebencanaan, Kalimantan Tengah menjadi salah satu lokasi yang diprediksi bebas dari garis kebencanaan seperti gempa maupun tsunami, selain itu juga klaim bahwa wilayah ini bebas dari banjir.

Dari segi sumber daya alam, Kalimantan Tengah memiliki limpahan air yang cukup besar serta memiliki beberapa sumber daya mineral berupa barang tambang seperti emas, batu bara dan memiliki sumber energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk menopang sumber energi.

Kualitas udara provinsi tersebut tergolong baik, sebab memiliki banyak hutan dan kebun yang mampu menopang kebutuhan udara segar di seluruh provinsi, kecuali jika kebakaran hutan terjadi, maka asap akan memenuhi daerah tempat tinggal masyarakat.

Luas Propinsi Kalteng adalah 153.564 km persegi, dengan kepadatan penduduk berdasarkan data BPS 2018 adalah sebanyak 2.660.209 jiwa. Memiliki 11 sungai besar dengan rata-rata panjang sungai melintas sejauh 500 km.

Propinsi yang dijuluki Bumi Tambun Bungai ini, juga memiliki garis pantai dengan bentangan luas 750 km.

Ada sebanyak 10 suku utama yang tinggal di Kalteng yaitu Dayak, Jawa, Banjar, Melayu, Madura, Sunda, Bugis, Batak, Flores, Bali dan suku lainnya.

Mata pencaharian masyarakatnya rata-rata adalah petani, baik petani sayuran, sawit, karet, kopi, lada hingga jenis-jenis kayu.
Baca juga: Pindah ibu kota, ini sarana dan infrastruktur yang harus dibangun
Baca juga: 4,3 juta ASN bakal pindah bila ibu kota pindah, permintaan rumah naik

Istana Negara

Apabila usulan Kalimantan Tengah terealisasi menjadi Provinsi Ibu Kota, maka pertanyaan selanjutnya adalah di mana letak pastinya Istana Negara RI akan didirikan?

Pertanyaan tersebut nampaknya bukan hal mudah untuk dijawab oleh para pemangku kepentingan di Kalimantan Tengah. Suasana Desa Tumbang Talaken, Kabupaten Gunung Mas, bakal calon lokasi Istana Negara. (Afut Syafril)

Ada tiga kandidat lokasi yang dapat dijadikan sebagai letak berdirinya istana negara, yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Katingan.

Tiga lokasi tersebut membentuk garis vektor berbentuk segitiga apabila dilihat dari koordinat pemetaan, sehingga lazim disebut “Segitiga Emas” Kalimantan Tengah.

Presiden Joko Widodo pun, sudah meninjau langsung di antara lokasi tersebut.

Tim Kantor Berita ANTARA menyusuri tiga lokasi tersebut yang diproyeksikan menjadi ibu kota negara di mana istana negara kelak akan dibangun.

Saat ditemui, Wakil Bupati Kabupaten Gunung Mas, Elfrensia LP Umbing menyampaikan mengenai kesiapan Kabupaten Gunung Mas akan menjadi persinggahan istana negara.

“Kalau ditanya siap, tentu saja kami siap. Ini juga untuk kebaikan serta kebutuhan NKRI, kami harus patuhi,” kata Elfrensia kepada ANTARA.

Ia melanjutkan, bahwa kesiapan pembangunan dan titik lokasi sepenuhnya ada di wewenang pemerintah pusat.

“Benar, Pak Jokowi sudah mengunjungi Bukit Nyuling, dan merasa ada ‘feeling’ di sini, namun kami juga belum dapat arahan langsung apakah Bukit Nyuling akan menjadi titik dari istana negara, semua itu keputusan Presiden kami hanya mengikuti arahan,” ujarnya.

Kesiapan Gunung Mas sendiri, saat ini masih pada tahap perbaikan jalan serta pelebaran jalan, namun diakui Wakil Bupati Gunung Mas, perbaikan tersebut bukan dalam rangka penunjukan sebagai Ibu Kota, hanya perbaikan yang memang sudah masuk anggaran Kabupaten.

Masyarakat pun menyambut baik atas keputusan Presiden apabila Gunung Mas benar menjadi ibu kota. “Saya senang, ya mudah-mudahkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar sini, bukan di Jakarta terus. Selain itu, saya juga ingin melihat mal-mal besar seperti di Jakarta hadir di sini,” kata Machkomah salah satu warga Kabupaten Gunung Mas.

Beranjak dari Kabupaten Gunung Mas, Tim ANTARA kemudian menuju ke Kota Palangka Raya dan bertemu dengan Walikota Palangka Raya Fairid Naparin.

Dengan tegas, Fairid Naparin kesiapan Kota Palangka Raya untuk dijadikan ibu kota.

Baca juga: Biaya pembangunan ibu kota baru diestimasi Rp466 triliun
Baca juga: Akademisi: wacana pindah ibu kota perlu dibarengi kajian bencana

  Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019). Daerah yang menjadi bakal calon Ibu Kota Negara itu telah ditinjau oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei lalu saat mengecek kelaikan lokasi terkait wacana pemindahan Ibu Kota Negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

“Sejak zaman Presiden Soekarno, Palangka Raya sudah siap. Bahkan sudah ada pencanangan dengan adanya tugu Soekarno tersebut,” tegasnya.

Tata letak kota ini sudah dibentuk untuk proyeksi ibu kota negara, dengan lokasi gedung-gedung pemerintahan berada pada satu garis lurus.

Selain itu, jalan-jalan Palangka Raya juga sudah terarah untuk tujuan menjadi ibu kota, dengan arsitek yang didatangkan dari Rusia, khusus menata kota Palangka Raya untuk calon ibu kota negara.

Selanjutnya bergeser menuju titik segi tiga terakhir yaitu Kabupaten Katingan. Di sini suasananya cenderung lebih hijau, dengan banyaknya hutan dan taman kota.

Katingan memiliki banyak sungai yang luas di mana bisa menjadi infrastruktur transportasi yang mengarahkan kepada pelabuhan terdekat.

Wilayah Kasongan misalnya, lokasi ini berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita ANTARA, akan dibangun pelabuhan besar serta bandara yang mampu menjadi transportasi utama jika dibangun ibu kota, sebab lokasinya menjadi titik tengah dari Segitiga Emas kandidat ibu kota.

Ketiga wilayah tersebut saat ini sudah masuk dalam kajian kelayakan dari pemerintah pusat, namun titik utama sebagai istana negara saat ini masih dalam pematangan konsep di mana hal tersebut menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Baca juga: Jokowi tegaskan tidak tergesa-gesa putuskan lokasi ibu kota baru
Baca juga: Meski kelak ibu kota pindah, Jakarta akan tetap sebagai pusat bisnis

Oleh Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Carfix targetkan 80 bengkel baru tahun ini

Jakarta (ANTARA) – Jaringan bengkel modern Carfix menargetkan membuka hingga 80 outlet baru sampai akhir 2019, mayoritas di Pulau Jawa.

“Sampai akhir tahun ini mungkin sekitar 60-80 outlet, konsentrasinya memang masih di Pulau Jawa dulu,” kata Chief of Administration Support PT Meka Adipratama, induk usaha pemegang lisensi Carfix, Joko Cahyono, di Jakarta, Rabu.

Jawa menjadi sasaran pengembangan lini bisnis Carfix karena 70 persen populasi kendaraan berada di wilayah itu.

Untuk program jangka panjang, Carfix berencana membangun 500 bengkel lagi dalam waktu lima tahun ke depan, dengan sasaran meluas hingga Pulau Bali.

Sementara itu, pada Rabu, Carfix meresmikan satu lagi bengkel di daerah Karawaci, Tangerang, yang merupakan outlet ke-19 mereka.

Carfix menawarkan seluruh layanan servis mesin mobil untuk semua jenis merek. Demi menjaga kepercayaan konsumen, mereka menjamin kualitas mekanik, peralatan, maupun suku cadangnya.

“Kita sudah mendapatkan standar ISO, dan yang terpenting yang kami suguhkan adalah jaminan transparansi, rekam servis kendaraan konsumsi bisa dilihat di seluruh outlet,” ujarnya.

Sebelum perbaikan, konsumen akan mendapatkan informasi tentang kerusakan kendaraan, jenis servis, estimasi biaya, dan suku cadang yang perlu diganti.

Baca juga: Carfix siap buka dua gerai sekaligus di Kota Tangerang

Baca juga: Carfix resmikan jaringan bengkel ke-14 di Indonesia
 

Pewarta: SDP-107
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Cerita lama pemindahan ibu kota, kini giliran Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Pemindahan ibu kota suatu negara bukan hal baru di dunia. Sejarah mencatat pemerintah di berbagai negara telah memindahkan ibu kota mereka bahkan sebelum dunia memasuki abad-21, salah satunya Jepang.

Selama hampir 260 tahun, pemerintahan Jepang dipimpin oleh seorang shogun sementara kaisar hanya menjadi simbol. Saat itu kaisar tetap tinggal di Kyoto sebagai simbol ibu kota negara, kemudian Shogun Tokugawa Ieyasu mulai membangun Kota Edo (Tokyo di masa lalu) sebagai pusat pemerintahan pada 1603.

Ketika masa keshogunan Tokugawa Ieayasu berakhir pada 1868 yang juga menandai dimulainya Era Restorasi Meiji, kaisar pindah dari Kyoto dan menetap di Edo. Sejak kepindahan kaisar, nama Edo diubah menjadi Tokyo yang menjadi ibu kota Jepang hingga saat ini.

Sebetulnya, tak perlu jauh-jauh di Jepang. Beberapa kerajaan di Nusantara pada masa lalu juga diketahui pernah memindahkan ibu kota mereka. Salah satunya, Kerajaan Majapahit di Pulau Jawa yang memindahkan ibu kotanya dari delta Sungai Brantas di sebelah timur wilayah yang saat ini dikenal sebagai Mojokerto, Jawa Timur, ke Trowulan pada 1294-1296 M.

Beranjak ke masa modern pada Abad ke-20 dan 21, beberapa negara juga memindahkan ibu kota mereka dengan berbagai alasan, antara lain menghindari risiko bencana alam, meratakan sebaran jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi. Misalnya, Australia dari Melbourne di Victoria ke Canberra pada 1927. Ada pula Brasil yang memindahkan ibu kotanya dari Rio de Janeiro ke Brasilia pada 1960 dan Kazakhstan dari Almaty ke Astana pada 1997 (berubah nama menjadi Nur-Sultan pada Maret 2019).

    Di wilayah ASEAN, Indonesia akan menjadi negara kedua setelah Myanmar yang memindahkan ibu kota di era modern Asia Tenggara, jika diskursus pemindahan ibu kota dari Jakarta ke luar Pulau Jawa jadi dilaksanakan. Myanmar memindahkan ibu kota dari Yangon ke Naypyidaw pada 2005, kota yang juga telah menjadi tuan rumah penyelenggaran KTT ke-25 ASEAN pada 2014 yang dihadiri Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jakarta dinilai sudah tidak layak menjadi ibu kota yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan pusat bisnis. 

Dengan populasi lebih dari 10,4 juta jiwa, ditambah komuter dari kota-kota satelit–Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi–Jakarta saat ini sungguh padat dan sesak.

Terlebih belum semua masyarakat Jakarta dan sekitarnya yang sadar untuk menggunakan transportasi publik dan memaksakan diri mengendarai kendaraan pribadi yang menyebebakan kemacetan.
Baca juga: Pindah ibu kota, ini sarana dan infrastruktur yang harus dibangun
Baca juga: Biaya pembangunan ibu kota baru diestimasi Rp466 triliun

Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (25/7/2019). Daerah yang menjadi bakal calon Ibu Kota Negara itu telah ditinjau oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei lalu saat mengecek kelaikan lokasi terkait wacana pemindahan Ibu Kota Negara. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Butuh waktu panjang

Menurut Bappenas, kerugian ekonomi akibat kemacetan di DKI Jakarta pada 2013 mencapai Rp65 triliun dan diperkirakan naik hingga Rp100 triliun pada 2019.

Pertimbangan untuk memindahkan ibu kota juga terkait penurunan permukaan tanah di Jakarta yang rata-rata mencapai 7,5 cm per tahun yang dalam kurun waktu 1989-2007 telah turun 60 cm dan diperkirakan terus meningkat.

Belum lagi masalah air, polusi udara, ketimpangan ekonomi dan sosial antara masyarakat di Jakarta dan daerah.

Melihat dari pengalaman negara-negara lain yang telah memindahkan ibu kota, Indonesia perlu mempertimbangkan baik-buruk proses relokasi yang mereka lakukan, terutama terkait dampak finansial, sosial dan budaya wilayah tujuan dan asal. Pemerintah perlu merancang rencana pembangunan yang matang dengan pembiayaan seefisien mungkin.

Duta Besar Brasil untuk Indonesia Rubem Barbosa mengatakan negaranya butuh waktu lima tahun untuk membangun infrastruktur dasar di Brasilia, hingga akhirnya institusi pemerintahan dapat dipindahkan dari Rio de Janeiro pada 1960.

Dimulai pada 1956, biaya pembangunan Brasilia sebagai ibu kota baru rupanya membengkak hingga menyebabkan inflasi. Namun, Barbosa mengatakan pemerintah di bawah Presiden Juscelino Kubitschek tetap meneruskannya karena percaya pada dampak positif yang menanti saat proyek itu selesai.

Terutama mengingat pertumbuhan penduduk Rio de Jeneiro yang sangat cepat sehingga menyebabkan kota itu sangat padat tanpa mampu diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi yang merata. Sama seperti yang dialami Jakarta dalam 20 tahun terakhir.

Terlebih lagi, berbeda dari wacana yang dipaparkan pemerintah Indonesia yang mensyaratkan kandidat ibu kota baru harus sudah berkembang dan memiliki fasilitas dasar–seperti jalan raya dan bandara, Brasil saat itu harus “babat alas” di wilayah kosong tak berpenghuni berjarak 1.200 km dari Rio. 

Perlu waktu sekitar 3,5 tahun untuk melihat wilayah yang kini menjadi ibu kota Brasil itu dipenuhi bangunan dan fasilitas publik untuk menampung 1 juta orang yang sebagian besar adalah pegawai pemerintahan dan keluarga mereka.

“Benar-benar operasi besar-besaran…. Awalnya untuk mengakomodasi 1 juta penduduk, sekarang sudah 3,3 juta orang,” kata Barbosa.

Seiring berjalannya waktu, Brasilia pun tumbuh menjadi kota terbesar keempat di Brasil setelah Rio de Janeiro, Sao Paolo dan Salvador. Kota Rio pun kini konsisten menjadi pusat bisnis dan ekonomi di Brazil, sementara kota-kota lainnya berkembang menjadi daerah industri dan pariwisata.
Baca juga: Tantangan Brazil pindah ibu kota, dari infrastruktur hingga inflasi
Baca juga: Meski kelak ibu kota pindah, Jakarta akan tetap sebagai pusat bisnis

Presiden tegaskan serius untuk pindah ibu kota (Hanni Sofia)

Sosial ekonomi

Layaknya roda kehidupan yang terus berputar, sebuah kota juga perlu terus berbenah dan berkembang untuk mengakomodasi para penghuninya dengan pembangunan yang selaras dengan alam. Pembangunan fisik yang ramah lingkungan juga perlu diimbangi dengan edukasi bagi para manusia yang tinggal di dalamnya.

Salah satu contoh, apalah arti efisiensi Moda Raya Terpadu (MRT) yang terhubung dengan jaringan bus TransJakarta untuk mengatasi kemacetan jika masyarakatnya tetap keras kepala memilih mengendarai mobil pribadi.

Karena itu, untuk pembangunan ibu kota baru, pemerintah tidak perlu gegabah asal ibu kota pindah. Namun, sangat perlu diperhatikan kesiapan manusia yang akan dipindahkan dari megapolitan Jakarta ke Kalimantan, misalnya, yang sudah digadang-gadang sebagai calon kuat ibu kota baru.

Tidak bisa dimungkiri, kepadatan populasi di Jakarta karena gula perekonomian yang ditawarkan ibu kota sangat manis hingga menarik ke seluruh negeri. 

Jakarta pun dibanjiri pendatang dari berbagai daerah, bahkan luar negeri, yang menjadikan kota ini melting pot terbesar di Indonesia.

Populasi ibu kota yang terlalu padat juga memiliki potensi besar terhadap gesekan horizontal, seperti yang bisa dilihat pada masa pemilu serentak 2019 lalu. 

Suhu politik di ibu kota jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain, terlebih fungsi Jakarta yang juga menjadi pusat ekonomi dan bisnis di Indonesia.

Sedikit banyak, gesekan itu menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor. Karena itu, pemindahan ibu kota akan memungkinkan pembagian gula yang lebih merata ke wilayah lain, khususnya pulau-pulau di luar Jawa.

Pertumbuhan yang lebih merata setelah pemindahan ibu kota telah dirasakan Kazakhstan, baik dari sisi ekonomi maupun sosial budaya. 

Dua tahun setelah ibu kota dipindahkan dari Almaty ke Nur-Sultan, Kazakhstan diganjar penghargaan UNESCO sebagai kota perdamaian pada 1999.

Kedutaan Besar Kazakhstan di Jakarta mengatakan penghargaan tersebut membuktikan Ibu Kota Nur-Sultan, yang namanya diambil dari Nursultan Nazarbayev– presiden pertama sekaligus penggagas pemindahan ibu kota Kazakhstan, sebagai wilayah yang sukses berkembang sebagai kota yang maju secara ekonomi dan sosial serta memberikan kontribusi yang besar bagi kebudayaan dunia.

Bagaimana dengan Indonesia? Sebagai pemimpin negara dan pemerintahan yang telah mengangkat kembali isu pemindahan ibu kota, Presiden Jokowi diharapkan lebih berani dari para pendahulunya untuk mengeksekusi ide itu menjadi kenyataan.

Terlebih, sejarah menunjukkan pemindahan ibu kota bukan hal yang mustahil dilakukan. Baik di waktu lampau maupun masa kini, banyak negara yang sudah membuktikan dampak positif dari pemindahan ibu kota.

Kini tinggal keberanian dan keinginan politik para pemimpin Indonesia yang mampu mewujudkan diskursus ibu kota baru menjadi proyek yang harus dituntaskan.
Baca juga: Berita politik kemarin, pindahan ibu kota hingga Koopsus TNI
Baca juga: Pindah ibu kota solusi pemerataan pembangunan bangsa

Oleh Azizah Fitriyanti
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019