Presiden di Manado dijadwalkan resmikan tiga kawasan ekonomi khusus

Manado (ANTARA) – Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) di Bandara Samratulangi Manado, Sulawesi Utara, Senin pagi, sebelum berangkat menuju Papua Barat.

Tiga KEK tersebut adalah KEK Bitung, KEK Maloy dan KEK Morotai.

Sebelumnya ada surat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Nomor: KEK-201/SES.M.EKON/03/2019 tanggal 28 Maret 2019 perihal undangan peresmian pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK).

KEK MBTK merupakan kawasan pusat agroindustri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Kalimantan Timur.

“Menko Bidang Perekonomian selaku Ketua Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, sudah mengundang Bapak Bupati Kutai Timur selaku Wakil Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Kaltim untuk hadir dalam acara peresmian tiga KEK (Bitung, Morotai dan MBTK) di Kota Manado, Sulawesi Utara, 1 April 2019,” kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Kutai Timur Imam Sujono Lutfi.

Imam menjelaskan peresmian KEK akan dipusatkan di Bandara Sam Ratulangi, Jalan AA Maramis Lapangan Mapanget, Manado tersebut.
 

Pewarta: Agus Salim
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dispar Gunung Kidul berupaya bangkitkan sektor wisata pantai yang lesu

Penurunan jumlah kunjungan wisatawan terjadi akibat adanya isu tsunami maupun beberapa bencana alam seperti gelombang tinggi, banjir dan tanah longsor seperti 2018 dan awal 2019

Gunung Kidul (ANTARA) – Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya membangkitkan sektor wisata pantai untuk mendongkrak kunjungan wisata ke wilayah ini karena sejak 2018 hingga saat ini mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Kepala Dinas Pariwisata Gunung Kidul Asti Wijayanti di Gunung Kidul, Senin, mengatakan pada 2018, jumlah wisatawan hanya mencapai 3.040.095 atau 85 persen dari target, dan 2019 pada tri wulan pertama terus menurun.

“Penurunan jumlah kunjungan wisatawan terjadi akibat adanya isu tsunami maupun beberapa bencana alam seperti gelombang tinggi, banjir dan tanah longsor seperti 2018 dan awal 2019,” kata Asti.

Ia mengatakan lebih dari 85 persen kunjungan wisatawan ke Gunung Kidul tujuannya ke pantai, bila pantai dinyatakan bahaya untuk dikunjungi otomatis berdampak pada menurunnya jumlah kunjungan.

“Selain itu hujan yang terus menerus juga berpengaruh pada menurunnya jumlah kunjungan,” katanya.

Asti menambahkan, ketergantungan Gunung Kidul terhadap wisata alam disebut menjadi kendala yang dihadapi untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Pihaknya mengklaim, selama ini terus melakukan upaya untuk mendatangkan wisatawan dengan mengembangkan destinasi wisata non-pantai di Gunung Kidul bagian tengah dan utara.

“Meskipun tetap melakukan revitalisasi pantai. Harapan kami ada alternatif selain pantai yang bisa menarik wisatawan datang ke Gunung Kidul,” harapnya.

Disinggung mengenai tercapainya PAD Pariwisata pada tahun ini, Asti masih enggan berkomentar. Namun secara tidak langsung pihaknya cukup pesimistis target bisa tercapai lantaran masih adanya bencana alam yang terjadi.

“Dan sepertinya tahun ini masih tahun yang dilingkupi bencana. Agak susah bagi kami untuk menaikkan jumlah kunjungan,” kata Asti.

Namun demikian, saat ini, Dispar juga terus akan melakukan evaluasi. Salah satu cara yakni dengan membuka diskusi dengan para mitra untuk mengetahui langkah yang akan dilakukan dengan kondisi alam di Gunung Kidul saat ini.

“Kami akan terus berdiskusi dengan mitra-mitra kami, apa yang sebaiknya dilakukan dalam kondisi alam seperti ini,” kata Asti.

Terkait dengan panggung hiburan, Asti memang mengakui bahwa hal itu dapat menarik kunjungan wisatawan. Namun begitu belajar dari tahun sebelumnya, panggung hiburan tidak berdampak banyak pada kunjungan wisatawan luar daerah.

“Kegiatan penunjang dan hiburan tidak mampu menarik kunjungan wisatawan ke Gunung Kidul. Sehingga, kami harus mencari format lain, supaya wisata pantai tetap bertahan,” katanya.

Baca juga: Gunung Kidul tata kawasan wisata pantai pascahantaman gelombang pasang
Baca juga: Ratusan ribu wisatawan kunjungi objek wisata Gunung Kidul
Baca juga: Destinasi wisata Gunung Kidul persiapkan sambut wisatawan

 

Pewarta: Sutarmi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wisatawan asing santap “kuah beulangong” di Sabang

Sabang (ANTARA) – Sejumlah wisatawan asing yang sedang berlibur di pulau Weh, Sabang, provinsi Aceh menyantap sajian kuah beulangong (kuah belanga) pada rangkaian Festival Khanduri Laot atau kenduri laut.

Wisatawan mancanegara, domestik bersamaan dengan ribuan masyarakat setempat menyantap sajian kuah beulangong di jalan Diponegoro, Gampong (Kuta Ateuh), Sukakarya, Sabang, Minggu.

Pemerintah kota (Pemkot)  Sabang menggelar festival khanduri laot dari, 30 Maret hingga 1 April 2019 dan lomba memasak kuah beulangong dini hari guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik.

“Rangkaian kegiatan ini adalah budaya masyarakat pesisir, melalui even ini kita mengharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan,” kata Wali Kota Sabang, Nazaruddin di lokasi lomba memasak kuah beulangong.

Panitia menyediakan 15 ribu nasi bungkus dari daun pisang dan puluhan kuali kuah beulangong disajikan gratis untuk setiap pengunjung yang hadir.

Lomba memasak kuah beulangong diikuti 74 peserta asal kota Sabang dan dari luar Sabang yakni, kota Banda Aceh dan Aceh Besar.

Lomba memasak kuah beulangong menyediakan hadiah uang tunai sebesar, Rp72.500.000. Kategori pertama terbuka untuk umum, juara 1 Rp25 juta, juara 2 Rp15 juta dan juara 3 Rp10 juta.

Kemudian, untuk lomba katagori lokal, juara 1 Rp10 juta, juara 2 Rp7,5 juta, dan juara 3 Rp5 juta.

Wali Kota Sabang, Nazaruddin yang akrab disapa Tgk Agam juga ikut mengaduk masakan kuah beulangong tersebut dan mendatangi beberapa peserta lomba.

“Mantap, dari jauh aroma khas kuah beulangong sudah tercium dan sebentar lagi siap disajikan,” kata Tgk Agam.

Festival Khanduri Laot di Kota Sabang merupakan agenda tahunan pemerintah setempat yang bertujuan untuk mempromosikan industri wisata bahari kepulauan paling barat Indonesia guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Ajang ini sebagai upaya melestarikan masakan tradisional Aceh serta memperkenalkan masakan kuah beulangong kepada wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Sabang, Faisal.

Festival tersebut juga menampilkan sejumlah atraksi seni budaya masyarakat pesisir kepulauan paling barat Indonesia di antaranya, atraksi adat melaut, lomba memancing tradisional, dan lomba kayuh perahu naga.

Kemudian, pentas pesona budaya, khanduri untuk aulia 44 dan anak yatim, dialog budaya dan silaturahmi Panglima Laot se-Aceh, dan pameran produk kreativitas daerah pesisir.

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Alex Sariwating
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KAI rilis jadwal kereta mudik/balik gratis Lebaran 2019

Tulungagung, Jatim (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia  merilis jadwal pemberangkatan layanan kereta api untuk mengangkut arus mudik/balik gratis selama Lebaran 2019, akhir Mei hingga awal pertengahan Juni.

Manajer PT KAI Daop 7, Ixfan Hendriwintoko,di Jawa Timur,  Minggu mengatakan, program layanan kereta api untuk angkutan mudik/balik gratis itu merupakan buah kerja sama KAI dengan Pemprov Jatim.

“Program mudik dan balik gratis dengan 10 perjalanan kereta api yang beroperasi melintas, berawal, dan berakhir di Daop 7 Madiun,” kata Ixfan menjelaskan.

Ia menjelaskan, tanggal keberangkatan angkutan mudik gratis untuk KA Dhoho dan Penataran dimulai dari tanggal 28 Mei 2019 (H-8) sampai dengan 4 Juni 2019 (H-1).

Kemudian untuk mudik gratis kereta rel diesel (KRD) dimulai tanggal 31 Mei 2019 (H-5) sampai dengan 4 Juni 2019 (H-1).

Sedangkan balik gratis untuk KA Dhoho dan Penataran dimulai dari tanggal 7 Juni 2019 (H+1) sampai dengan 12 Juni 2019 (H+6), dan untuk balik gratis KRD dimulai tanggal 7 Juni 2019 (H+1) sampai dengan 11 Juni 2019 (H+5).

Dia menjelaskan, selama masa angkutan Lebaran periode 2019 ini, Pemprov Jawa Timur akan menyediakan sebanyak 9.150 tempat duduk untuk perjalanan mudik

Begitu juga perjalanan balik disediakan 9.150 tempat duduk.

Adapun daftar kereta-kereta lokal yang melintas di Daop 7 Madiun untuk arus mudik yaitu, KA Dhoho relasi Surabaya–Blitar lewat Kertosono sebanyak empat perjalanan (KA 419,421,423, 425).

kemudian KA Penataran relasi Surabaya-Blitar lewat Malang sebanyak empat perjalanan (KA 429, 431, 433, 435), dan KRD relasi Surabaya–Kertosono sebanyak dua perjalanan (KA 447, 449).

Sedangkan untuk arus balik yang melintas di Daop 7 Madiun yaitu KA Dhoho relasi Blitar–Surabaya lewat Kertosono sebanyak empat perjalanan (KA 411, 429, 431, 433).

Kemudian KA penataran relasi Blitar–Surabaya lewat Malang sebanyak empat perjalanan (KA 419, 421, 423, 432), dan KRD relasi Kertosono–Surabaya sebanyak dua perjalanan (KA 448, 450).

Adapun persyaratan untuk mendapatkan tiket angkutan mudik dan balik gratis menggunakan KA ini yakni, pemesanan tiket hanya dapat dilakukan di stasiun online yang dilewati KA Mudik Balik Gratis dimana pemesanan dimulai dari jam 09.00 WIB – 16.00 WIB.

Untuk pemesanan tiket KA Penataran, Dhoho, Tumapel dan Ekonomi Lokal bisa dilakukan H-7 atau mulai pada tanggal 21 Mei 2019.

Sedangkan untuk pemesanan di stasiun, wajib mengisi formulir pemesanan yang telah disediakan di setiap stasiun dengan mengisi nama penumpang dan identitas penumpang dimana untuk satu pemesan maksimal 4 tiket.

Tiket KA mudik dan balik gratis tidak bisa dipesan melalui aplikasi KAI Access, internet maupun channel eksternal lainnya. Tiket juga tidak bisa dibatalkan atau ditunda atau dialihkan kepada orang lain.

“Semoga dengan diadakanya program mudik gratis dengan KA, yang diprakarsai oleh Pemprov Jawa Timur ini, bisa menambah minat warga masyarakat untuk menggunakan moda transportasi massal kereta api, yang bebas macet, aman, dan lancar,” katanya.

Diharapkan kereta api juga memberikan kenyamanan, dibanding dengan menggunakan transportasi pribadi. Disampng itu, menggunakan kereta api dapat mengurangi kepadatan jalan raya sehingga bisa menekan angka kecelakaan,  kata ixfan.  

Baca juga: Penjualan tiket kereta lebaran capai 40 persen
Baca juga: KAI Daop Jember sediakan 4.240 tiket mudik gratis

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penerus VW Amarok bakal hadir di AS

Jakarta (ANTARA) – Volkswagen dan Ford mengumumkan kemitraannya pada awal tahun ini untuk memproduksi van komersial dan truk pikap ukuran sedang.

Saat itu detail dan modelnya secara spesifik belum diungkap, namun Automotive News melaporkan bahwa Ford dan VW telah menandatangani kontrak awal untuk mengembangkan penerus Amarok.

CEO Volkswagen Commercial Vehicle Thomas Sedran mengatakan bahwa proyek kerja sama lainnya dengan Ford termasuk proyek kendaraan lainnya, swakemudi, atau penggunaan bersama platform mobilitas listrik.

“Kami sedang dalam pembicaraan konstruktif tentang mengambil saham di Argo, divisi Ford untuk swakemudi. Kemungkinan juga, sebuah perusahaan bersama untuk menawarkan mobilitas sebagai layanan,” kata Sedran dikutip dari Carbuzz, Minggu.

Ford membeli Argo AI, sebuah startup mandiri yang berbasis di Pittsburgh, pada 2017 tetapi biaya pengembangan untuk mobil otonom telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, yang mendorong para pembuat mobil untuk mencari aliansi dan investor luar.

Bulan lalu, sebuah laporan dari The Wall Street Journal mengklaim bahwa VW sedang bersiap untuk berinvestasi 600 juta dolar Amerika Serikat (AS) sebagai investasi ekuitas di Argo, dengan masing-masing perusahaan memiliki setengah dari bisnis. VW akan menginvestasikan modal kerja 1,1 miliar dolar AS untuk operasi R&D Argo.

Sebelumnya Volkswagen Amarok tidak pernah dijual di AS, tetapi itu akan segera berubah. CEO Herbert Diess sebelumnya mengatakan Amarok hanya akan dijual di Amerika jika Ford dan VW bergabung untuk mengembangkan truk pikap.

Sekarang setelah kesepakatan tercapai, sangat mungkin Amarok akhirnya akan tiba di Amerika.

Baca juga: Pengembangan mobil otonom terhambat mahalnya biaya teknologi
Baca juga: Ford rilis Escape generasi terbaru bulan depan

 

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Bendungan Hunggalua makin dangkal, Pemprov Gorontalo siap ambil alih

Gorontalo (ANTARA) – Kondisi bendungan Hunggalua di Desa Payu, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo mulai mengalami pendangkalan oleh sedimentasi, karena itu Pemerintah Provinsi Gorontalo siap mengambil alih perbaikannya.

“Bendungan ini sangat dimanfaatkan oleh warga di sini karena bisa mengairi 1.009 hektare lahan. Dulunya di bawah seribu hektare menjadi kewenangan kabupaten. Namun menurut cerita,  sudah diserahkan ke provinsi tapi statusnya belum diserahkan ke provinsi,”  kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, di Gorontalo, Minggu.

Karena itu, Pemprov Gorontalo menyatakan siap mengambil alih perbaikan Bendungan Hunggalua, ditambah lagi palang pintu air yang mulai rusak.
 
Bendungan yang dibangun tahun 1980 itu awalnya dihibahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah kabupaten. Belakangan disebutkan, bendungan itu sudah diserahkan ke Pemprov Gorontalo, namun statusnya belum dialihkan.

Status “tak bertuan” itu, lanjutnya, berdampak pada pengalokasian anggaran.

Pemkab maupun pemprov tidak berani mendanai karena status aset belum jelas.

Rusli kemudian berjanji akan memperbaiki bila proses administrasinya telah tuntas.

Ia menjelaskan pengelolaan bendungan itu diklasifikasi berdasarkan luasan pemanfaatannya.

Bila luas di bawah 1.000 hektare maka dikelola oleh pemkab/pemkot, luas 1.000 hektare sampai 3.000 hektare dikelola oleh pemprov, serta di atas 3.000 dikelola oleh pemerintah pusat melalui Balai Sungai.

“Solusinya saya minta ke Pak Bupati untuk menyurat terkait pengalihan status, kalau boleh hari Senin (1/4) suratnya sudah ada. Kalo sudah maka akan kami kerjakan. Masyarakat jangan dirugikan dengan tidak beroperasinya bendungan ini,” imbuhnya. 

Baca juga: Menteri PUPR targetkan akhir 2019 selesaikan pembangunan 29 bendungan
Baca juga: Jokowi punya strategi besar dengan bangun banyak bendungan

Pewarta: Debby H. Mano
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bogor Auto Show tak sekadar pamer mobil

Jakarta (ANTARA) – Bogor Auto Show, yang diselenggarakan Pemkab Bogor bersama sejumlah komunitas otomotif, bukan sekadar ajang pameran mobil, tapi juga untuk menumbuhkan kreativitas pemuda-pemudi daerah ini serta membangun sopan santun di jalan raya dan anti narkoba.

Untuk menumbuhkan kreativitas, Bogor Auto Show 2019 yang akan berlangsung 4-7 April mendatang, akan diisi dengan kontes modifikasi, slalom, dan ngariung komunitas, selain juga bazar otomotif.

“Kegitan ini pertama kali di Kabupaten Bogor yang terinspirasi dari Jakarta Fair dan nantinya banyak acara pameran otomotif dari kendaraan roda dua dan empat serta aksesori yang mengenai perihal otomotif,” ujar Ketua Pelaksana Bogor Auto Show, Ferdiansyah Cartina, di Bogor, Jawa Barat, Minggu.

Ia menjelaskan, tujuan acara ini selain pameran otomotif juga untuk meningkatkan kreativitas pemuda-pemudi di Bogor serta membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program-programnya.

“Acara ini terselengara berkat kerja sama antara Komunitas Otomotif XXI, SIC (Serion Indonesia Club) dan Tovility (Toyota Vios Comunity) dan Pemkab Bogor serta didukung oleh Paguyuban Mobil Bogor (Pamor),” kata Ferdiansyah yang mengharapkan kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dan bisa mempererat silaturahmi antarkomunitas dan juga dengan Pemkab Bogor.

“Kami hanya mempersiapkan acara ini selama tiga bulan dan kami tidak memiliki satu pun sponsor dan kita berharap di tahun depan pihak sponsor dapat full berpartisipasi di dalam event Bogor Auto Show ini, karena event ini akan diadakan setiap tahunnya di Kabupaten Bogor,” paparnya.

Penyelenggara Bogor Auto Show tidak akan memungut biaya masuk bagi warga Kabupaten Bogor. Warga setempat bisa menyaksikan kegiatan ini dengan hanya menunjukkan salinan (foto copy) KTP, sedangkan bagi warga di luar kabupaten itu harus membeli tiket seharga Rp30.000 untuk weekday (hari kerja) dan Rp40.000 pada akhir pekan.

Sejauh ini, penyelenggara telah berhasil menjual 40.000 tiket dan menargetkan 70.000 pengunjung selama pameran berlangsung. Bagi yang mengunduh aplikasi PEDE hanya dikenakan Rp15.000 untuk tiket masuk pada hari apa pun.

“Warga Bogor gratis masuk, hanya menukarkan foto copy KTP,” katanya. “Tiket sudah kita jual sebanyak 40.000 dan kita mentargetkan sehari 10.000 dalam empat hari kita target 70.000 pengunjung.”

Bogor Auto Show diselenggarakan 4-7 April 2019 dan akan dibuka oleh Bupati Bogor di Stadion Pakansari, Cibinong, dan akan dimeriahkan oleh sejumlah artis seperti Sarah Saputri, Ello, Budi Cilok dan MC Derry serta Ginanjar 4 Sekawan.

Baca juga: Gaikindo : penjualan otomotif mulai merata ke seluruh Indonesia
Baca juga: 12 APM ramaikan pameran Drive Home Expo 2018

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2019

AP selesaikan gedung terminal Bandara NYIA sebelum pertengahan April

Area terminal penumpang sudah hampir siap untuk digunakan meski saat ini masih berlangsung beberapa pekerjaan penyempurnaan. Pekerjaan lebih banyak berkutat pada finishing interior,

Kulon Progo (ANTARA) – PT Angkasa Pura I berusaha menyelesaikan gedung terminal untuk penumpang internasional pada proyek Bandara New Yogyakarta Intermational Airport di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk mengejar operasi minimum sebelum pertengahan April 2019.

“Area terminal penumpang sudah hampir siap untuk digunakan meski saat ini masih berlangsung beberapa pekerjaan penyempurnaan. Pekerjaan lebih banyak berkutat pada finishing interior,” kata Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I Taochid Purnama Hadi di Kulon Progo, Minggu.

Ia mengatakan tahapan finishing interior, seperti pengerjaan papan gambar penunjuk di area boarding gate serta ornamen-ornamen estetik dalam terminal.

“Selain itu, area layanan imigrasi dan bea cukai, semua sudah siap. Kami tinggal menunggu tenant (mitra penyewa gerai) seperti ATM yang harus disiapkan di dalam dan luar terminal. Restoran juga harus siap, barangkali ada penumpang yang lapar,” katanya.

Taochid mengatakan pihaknya juga mengejar penyelesaian gerai-gerai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di area bandara.

“Kami juga menyediakan gerai UMKM untuk menjual produk-produk UMKM di DIY, khususnya Kulon Progo. Saat ini gera UMKM hampir selesai, dan bisa diisi produk-produk lokal,” katanya.

Ia juga mengatakan PT PP sebagai pelaksana proyek Bandara NYIA telah memasang tiga unit belalai pendekat terminal ke badan pesawat ( Garbarata) dan akan terus ditambah menyesuaikan jumlah lorong jembatan penghubung terminal dan pesawat (fixed bridge) NYIA yang totalnya sebanyak lima unit.

“Namun, untuk operasi terbatas di April, ada dua boarding gate dengan empat garbarata yang akan digunakan bagi layanan penerbangan internasional,” katanya.

Selain kawasan terminal, lebih lanjut Taochid mengatakan pihaknya juga bekerja ceoat membangun jalan untuk akses keluar-masuk pengguna jasa penerbangan di NYIA sudah siap digunakan.

Pada masa operasi minimum, akses pengunjung hanya menggunakan jalan landai beraspal sedangkan konsep finalnya ada flyover (jembatan lintas) yang menghubungkan area gate (gerbang) dengan terminal dan gedung parkir.

“Saat ini, flyover masih dalam tahap pembangunan dan pemasangan girder serta kolom. Kami tengah mengejar pengerjaan di area pintu utama beserta pagar dan gate. Rangka gate sudah terpasang dan dalam waktu dekat tinggal memasang atapnya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kulon Progo Sri Harmintarti mengatakan ada lima produk unggulan yang berpotensi masuk di Bandara NYIA antara lain gula semut, kopi, coklat dan teh.

“Produk tersebut khas Kulon Progo dan telah dibina langsung oleh Dinas Koperasi dan UKM. Sisanya nanti kita cari lagi, tapi kita tidak main tunjuk aja, meski itu produk unggulan kalau tidak memenuhi standar tidak bisa masuk,” katanya.

Ia mengatakn prouduk unggulan yang dijual di gerai khusus Bandara harus memiliki syarat khusus dan standar pengolahan yang tinggi, seperti PIRT dari UMKM yang mengampu, sertifikat halal dan BPOM.

“Kemasan produk juga menjadi salah satu indikator kelolosan dalam seleksi tersebut,” katanya.

Bagi UMKM yang terpilih, Sri meminta agar tidak jumawa. Sebab penempatan produk di NYIA itu hanya berlangsung temporer selama enam bulan pertama, yang tiap tiga bulan mendapat evaluasi. “Kalau produknya tidak bagus atau ada produk lain yang lebih bagus bukan tidak mungkin akan diganti. Dengan kondisi ini maka UMKM tidak bisa leha-leha dan harus selalu kompetitif,” katanya.

Terminal penerbangan internasional NYIA direncanakan memiliki luas sekitar 12.920 meter persegi untuk menyongsong masa operasi terbatas dengan kapasitas hingga ribuan orang. Sedangkan pada akhir fase 1 pembangunan NYIA secara keseluruhan yang ditargetkan rampung 100 persen pada Desember 2019, terminalnya seluas 210.000 meter persegi dengan kapasitas 14 juta penumpang per tahun atau 9 kali lipat dari kapasitas Bandara Adisutjipto.

Pada saat masa operasi terbatas nanti, apron NYIA mampu menampung hingga 9 unit pesawat secara bersamaan di depan terminal internasionalnya. Jumlah ini sudah mendekati kapasitas apron dan parking stand bandara Adisucipto yang terbatas hanya 11 buah pesawat. Sedangkan saat sudah beroperasi penuh nantinya NYIA sanggup menampung hingga 23 pesawat.
 

Pewarta: Sutarmi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pipa transmisi gas Grissik-Pusri bisa dimanfaatkan untuk jaringan gas

Aliran gas melalui pipa Grissik-Pusri itu masih besar tekanannya, atau masih bisa dibagi-bagi lagi, jadi sepanjang jaringan pipa ini masih bisa dikembangkan

Palembang (ANTARA) – Jaringan pipa transmisi gas Grissik-Pusri, Sumatera Selatan, sepanjang 176 kilometer berpotensi dimanfaatkan untuk jaringan gas kota selain tentunya mendukung kebutuhan gas PT Pupuk Sriwijaya (Pusri).

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM Alimuddin Baso di Palembang, Minggu, mengatakan dengan kapasitas terpasang mencapai 158 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) maka pipa gas yang mengalir dari sumur Conoco Philips, Musi Banyuasin kemudian melewati Kabupaten Banyuasin dan Palembang dapat digunakan sektor lain.

Potensi itu dapat dimanfaatkan industri menengah, pembangkitan listrik, jaringan gas kota, hingga pendukung kebutuhan kawasan Pelabuhan Tanjung Api-Api.

“Aliran gas melalui pipa Grissik-Pusri itu masih besar tekanannya, atau masih bisa dibagi-bagi lagi, jadi sepanjang jaringan pipa ini masih bisa dikembangkan,” kata Alimuddin seusai peresmian Jargas Palembang dan Transmisi gas pipa Grissik-Pusri di Lapangan Patrajaya yang turut dihadiri Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Alimuddin mengatakan langkah ini merupakan salah satu upaya menaikkan tingkat keekonomian infrastruktur gas. Seperti diketahui, jika murni hanya digunakan untuk jargas kota saja maka sulit mendapatkan keuntungan.

Dalam hal ini, pemerintah sebagai regulator mendorong pemanfaatan gas bumi dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil.

Aturan turunan dari Perpres tersebut bisa membuat pembiayaan pembangunan jaringan gas (jargas) bersumber dari APBD atau swasta, jadi tidak hanya dari APBN saja.

Sebagai contoh, Alimuddin menjelaskan, pembangunan jargas Palembang awalnya menggunakan dana APBN, di mana pemerintah melalui Kementerian ESDM memberikan mandat ke PT Pertamina Niaga. Lalu dalam perjalanannya, pengelolaan jargas ini bisa ke perusahaan daerah (BUMD) dalam hubungan skema business to business (B2B).

“Namun patut juga menjadi perhatian, tidak semua perusahaan daerah itu baik. Sementara ini terkait layanan ke masyarakat, harus dipastikan bisa tidak mereka menjamin,” katanya.

Melalui skema ini, pemerintah berharap pipa transmisi Grissik-Pusri ini bisa dimanfaatkan masyarakat, karena syarat utamanya hanya dua yakni berada dekat dengan infrastruktur pipa gas dan daerah penghasil.

Saat ini, pipa berkapasitas 158 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) itu baru mengaliri 70 MMSCFD untuk kebutuhan PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang selaku konsumen Utama. Sementara, kebutuhan pasok jargas untuk rumah tangga sangat rendah, yakni mulai dari 0,1 MMSCFD. Dengan kapasitas itu, Alimuddin menjelaskan, bisa memasok kebutuhan energi untuk 10.000 sambungan rumah tangga (SR).

Sementara itu Menteri ESDM Ignasius Jonan, mengatakan, saatnya semua pihak mengubah paradigma yakni bagaimana caranya membuat industri yang efisien dan kompetitif. “Bangun pipa itu harus disesuaikan, ada pelanggannya tidak ?,” kata Jonan.

Ia memberikan contoh jika ada sebuah hotel yang dibangun lalu yang menginap satu orang maka tidak pantas kiranya membebankan semua biaya ke orang tersebut. Demikian juga kiranya dalam kasus pembangunan infrastruktur gas.

Bahkan, Jonan menilai rakyat juga harus menyadari bahwa terdapat investasi yang sudah digulirkan untuk memberikan suatu layanan. “Ini selalu maunya murah, ya susah,” kata Jonan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menyatakan sumber gas yang terdapat di pipa Grissik-Pusri berasal dari Grissik Gas Plant ConocoPhillips (COPI) dan dialirkan ke titik akhir di Plant PT Pusri di Palembang dengan investasi Rp1,4 triliun.

Pipa transmisi gas Grissik-Pusri ini dibangun oleh PT Pertagas, anak usaha PT Pertamina (Persero), sepanjang 176 km dengan diameter 20 inchi. Pertagas menyelesaikan pekerjaan tersebut pada akhir 2018, setelah masa konstruksi selama satu tahun lebih, sejak groundbreaking Agustus 2017.

“Sementara gas yang sudah dialirkan mulai tahun 2018 sebesar 70 MMSCFD untuk kebutuhan Pusri, tahap berikutnya akan ditingkatkan menjadi 160 MMSCFD untuk menunjang kebutuhan lainnya sesuai dengan kapasitas pipa,” katanya.

Ruas pipa baru ini akan menjadi backbone infrastruktur gas kedua milik Pertagas di wilayah Sumsel selain pipa eksisting yang telah termanfaatkan maksimal. Keberadaan pipa tersebut akan berkontribusi pada peningkatan perekonomian di provinsi itu.
 

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelas Kreatif BUMN di Banyuwangi

Pengajar memberikan pengetahuan atau keterampilan bagi para milenial mengenai make up di Kelas Cantik program dari Kelas Kreatif BUMN di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (31/3/2019). BNI menyelenggarakan Kelas Kreatif BUMN ini dengan empat pengelompokan, yaitu Kelas Aku Saudagar Muda, Kelas Cantik, Kelas Photo Journalist, dan Kelas Kopi untuk memberikan bekal keterampilan pada para generasi millenial. ANTARA FOTO/Humas BNI/pras.

Pabrik KA Banyuwangi mampu produksi empat gerbong/hari

Banyuwangi (ANTARA) – Sekretaris Kementerian (Sesmen) BUMN Imam Apriyanto Putro mengungkapkan, pabrik kereta api milik PT INKA di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mampu memproduksi empat gerbong per hari yang produknya lebih diorientasikan untuk memenuhi pasar ekspor.

“Pabrik baru ini dapat memproduksi hingga empat gerbong kereta per hari, dari sebelumnya pabrik INKA di Madiun yang menghasilkan satu gerbong kereta per hari,” katanrya saat menghadiri peluncuran pabrik industri kereta api terbesar di Indonesia di Desa Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Minggu.

Imam juga mengungkapkan bahwa pasar ekspor PT Industri Kereta Api (INKA) terus berkembang. Karena itu BUMN untuk pengembangan industri KA ini membangun pabrik baru yang lebih canggih di Banyuwangi.

Menurut ia, pembangunan pabrik baru kereta api memilih Banyuwangi karena kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu memiliki pelabuhan ekspor, sehingga diharapkan bisa menekan biaya pengiriman.

Pabrik industri kereta api yang terletak di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, ini, katanya membawa teknologi terbaru hasil kolaborasi dengan Stadler Rail Group dari Swiss, yang merupakan salah satu perusahaan kereta api terbesar dunia.

“Komitmen Pemkab Banyuwangi dalam mendukung investasi juga menjadi pertimbangan kami,” ujar Imam Apriyanto Putro.

Sesmen BUMN mengemukakan pabrik KA milik PT INKA ini dibangun di lahan seluas 83 hektare dengan investasi mencapai Rp1,6 triliun, dan difokuskan menggarap pasar ekspor ke Asia, Afrika dan Australia.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA Budi Noviantoro menjelaskan bahwa saat ini INKA menerima banyak pesanan kereta untuk ekspor.

“Salah satunya Srilanka yang memesan 250 kereta dengan nilai 100 juta Dolar AS, belum lagi untuk memenuhi pesanan dari Bangladesh dan Filipina. Selain itu INKA juga menjajaki peluang pasar baru di Afrika, Australia dan Taiwan,” katanya.

Ia menginginkan pembangunan pabrik kereta api di Kabupaten Banyuwangi bisa cepat selesai dan ditargetkan rampung serta sudah berproduksi pada 2020.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan Banyuwangi menyambut baik hadirnya PT INKA dalam kerangka pengembangan sektor pariwisata (tourism), perdagangan (trade) dan investasi (investment).

“TTI atau ‘tourism, trade, investment’ ini kami padukan dalam pariwisata karena di industri ini juga ada museum kereta api terbesar yang bakal jadi tujuan wisata, dan penguatan trade karena ini ekspor, sehingga lewat INKA ini juga kami mengirim pesan tentang keuntungan berinvestasi di Banyuwangi yang memiliki pelabuhan laut dalam dan alami yang bisa disinggahi kapal besar,” ujar Anas.

Mengenai investasi, lanjut dia, kehadiran INKA memperkuat Banyuwangi sebagai tujuan investasi yang prospektif.

“Jadi antara pariwisata, ekspor dan investasi, tiga aspek kunci dalam pembangunan daerah, kami jadikan dalam satu tarikan nafas,” katanya.

Data yang diperoleh Antara, INKA bakal merekrut sekitar 2.000 pekerja lokal untuk operasional pabrik di Banyuwangi, dan sebagian bakal dikirim magang selama tiga bulan di Swiss sembari menunggu proses pembangunan pabrik.

PT INKA juga berkolaborasi dengan Pemkab Banyuwangi dengan membuka prodi jurusan perkerataapian di Politeknik Negeri Banyuwangi dan sejumlah SMK.

Peluncuran pabrik kereta api di Banyuwangi ini, selain Sesmen BUMN juga dihadiri sejumlah pejabat BUMN lainnya. 

Pewarta: Masuki M. Astro/Novi Husdinarianto
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mitsubishi Fuso kuasai 45,4 persen pasar kendaraan niaga di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Mitsubishi Fuso melalui agen pemegang merek PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) menjadi pemimpin pasar kendaraan niaga dengan pangsa pasar sekitar 45,4 persen di Indonesia.

Direktur Pemasaran dan Penjualan KTB Duljatmono, pada keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, menjelaskan pada Januari- Pebruari 2019 total penjualan truk dan bus Mitsubishi mencapai 7.443 unit.

Dengan jumlah tersebut, lanjutnya, Mitsubishi Fuso meraih pangsa pasar sebesar 45,4 persen di Indonesia.

Untuk meningkatkan pangsa pasar Mitsubishi Fuso, KTB mengikuti pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya, Jawa Timur, pada 29 Maret – 7 April 2019, dengan menggandeng enam dealer besar di provinsi tersebut.

Keenam dealer besar itu adalah PT Bumen Redja Abadi, PT Dian Sarana Berlian Motors, PT Mayang Sari Berlian Motor, PT Murni Berlian Motors, PT Srikandi Diamond Indah Berlian Motors dan PT Sun Star Motor.

“Di area Jawa Timur di mana Kota Surabaya menjadi pusatnya, penjualan Mitsubishi Fuso tetap mendominasi dengan pangsa pasar 46,9 persen,” kata Duljatmono.

Selain itu untuk memperkuat pasar KTB, khususnya di Jawa Timur, juga memperkenalkan dua varian dari sembilan varian truk medium Fighter yang telah diluncurkan secara nasional pada awal tahun 2019 lalu. Dua varian yang dihadirkan adalah FN62F HD (6×4) dan FN62F TH (6×4).

“Kehadiran Fighter menandakan keseriusan kami di segmen medium duty truck, di mana
segmen ini menjadi pendorong pertumbuhan cukup signifikan bagi kendaraan niaga di Indonesia,” ujar Duljatmono.

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sumatera Utara mulai bersiap bantu petani atasi musim kemarau

Pemprov Sumut tidak ingin ada gangguan panen maupun penanaman saat di kemarau

medan (ANTARA) – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara (Sumut) sudah bersiap membantu petani khususnya tanaman padi menghadapi musim kemarau yang diperkirakan mulai pertengahan April 2019.

“Salah satu yang dilakukan adalah meningkatkan program pompanisasi air untuk persawahan,” ujar Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut, Azwar Harahap di Medan, Sumut, Minggu.

Menurut dia, masing-masing kabupaten/kota di Sumut sudah memiliki alat pompa untuk mengairi lahan pertanian khususnya saat kemarau yang diperkirakan mulai terjadi pertengahan April.

“Pemprov Sumut tidak ingin ada gangguan panen maupun penanaman saat di kemarau,” ujarnya.

Azhar menyebutkan pada dua bulan pertama tahun 2019 produksi padi Sumut cukup bagus. Produksi gabah provinsi tersebut mencapai 1.275.129 ton dari luas panen seluas 249.927,4 hektare.

“Produktifitas GKP (gabah kering panen) juga cukup bagus atau sebesar 51,02 kuintal per hektare,” katanya.

Pada periode  tersebut daerah dengan luas panen terbesar yakni Mandailing Natal 28.665 hektare, Langkat 24.671 hektare, Serdangbedagai 20.629 hektare. Kemudian Deliserdang 19.756 hektare dan Kabupaten Simalungun 16.316 hektare.

“Panen raya gabah masih berlangsung hingga awal April 2019, ” katanya. Panen raya itu merupakan masa tanam yang dilakukan pada Oktober hingga Desember 2018.

Azhar menyebutkan pada  tahun 2019 sasaran tanam padi di Sumut seluas 1.156.127 hektare dengan target produksi padi sebesar 5.846.960 ton.

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembangunan jalur ganda, KAI rekayasa operasional di Stasiun Sumpiuh

Setelah jalur rel ganda Purwokerto-Kroya dioperasionalkan, pembangunan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo terus dikebut

Banyumas (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto akan melakukan rekayasa operasional kereta api (KA) di Stasiun Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mulai tanggal 1 April 2019 seiring dengan pelaksanaan proyek pembangunan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo.

“Setelah jalur rel ganda Purwokerto-Kroya dioperasionalkan, pembangunan jalur rel ganda Kroya-Kutoarjo terus dikebut. Proses pembangunan jalur rel ganda tersebut ada yang berdampak terhadap perjalanan KA maupun di beberapa stasiun yang melayani naik-turun penumpang,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto Supriyanto di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan PT KAI Daop 5 Purwokerto melakukan rekayasa operasional demi kelancaran perjalanan KA, terutama dalam rangka persiapan menjelang masa angkutan Lebaran 2019.

Menurut dia, rekayasa operasional itu disebabkan dalam pelaksanaan pembangunan jalur rel ganda akan dilakukan penutupan sejumlah jalur rel di beberapa stasiun.

Dalam hal ini, jalur rel yang ditutup akan dibongkar dan digantikan dengan yang baru sehingga di setiap stasiun untuk sementara hanya tersisa dua jalur rel.

“Oleh karena itu, kami melakukan rekayasa operasional perjalanan KA 204 Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Kutoarjo yang selama ini melayani naik-turunnya penumpang di Stasiun Sumpiuh. Dengan adanya rekayasa operasional tersebut, KA 204 Kutojaya Selatan untuk sementara waktu tidak berhenti di Stasiun Sumpiuh mulai tanggal 1 April 2019 hingga adanya kabar lebih lanjut,” katanya.

Supriyanto mengatakan bagi pelanggan KA 204 Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Kutoarjo yang semula naik maupun turun di Stasiun Sumpiuh akan dialihkan ke Stasiun Kroya atau Stasiun Tambak tanpa adanya tambahan biaya.

Ia mengatakan berdasarkan grafik perjalanan, KA 204 Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong-Kutoarjo seharusnya berhenti di Stasiun Sumpiuh untuk bersilang dan disusul KA lain, di samping untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Oleh karena di Stasiun Sumpiuh hanya tersisa dua jalur, kegiatan penyusulan dipindahkan ke Stasiun Tambak termasuk untuk menaikkan dan menurunkan penumpang,” katanya.

Menurut dia, rekayasa operasional tersebut hanya dilakukan terhadap KA 204 Kutojaya Selatan, sedangkan 13 KA lainnya tetap berhenti di Stasiun Sumpiuh seperti biasa, yakni KA 124 Sawunggalih, KA 91 Malabar, KA 7091 Wijayakusuma, KA 188 Logawa.

Selain itu, KA 7079 Joglosemarkerto, KA 203 Kutojaya Selatan, KA 7029 Mataram, KA 7080 Joglosemarkerto, KA 192 Kutojaya Utara, KA 7092 Wijayakusuma, KA 179 Pasundan, KA 183 Bengawan, KA 191 Kutojaya Utara, dan KA 187 Logawa

“Kami atas nama PT KAI Daop 5 Purwokerto mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Masyarakat masih bisa mendapatkan pelayanan pembelian tiket di Stasiun Sumpiuh dan pelayanan naik-turun penumpang KA selain KA 204 Kutojaya Selatan tetap seperti biasa,” katanya.

Baca juga: KAI Madiun lakukan persiapan pengoperasian jalur ganda

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri ESDM resmikan jargas Palembang dan transmisi Grissik-Pusri

Palembang (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan dua proyek infrastruktur gas sekaligus di Palembang, yakni jaringan gas kota 4.315 sambungan rumah tangga dan pipa transmisi gas Grissik-Pusri sepanjang 176 kilometer.

Peresmian berlangsung di Lapangan Patrajaya, Palembang, Minggu dengan turut dihadiri di antaranya Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ridho Yahya, Wali Kota Palembang Harnojoyo, BPH Migas M Fanshurullah Asa, Direktur Infrastruktur Migas Alimudin Baso, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dan Direktur Utama Pertagas Wiko Migantoro.

Jonan mengatakan pembangunan jaringan gas (jargas) Kota Palembang ini masuk dalam realisasi proyek infrastruktur gas 2018 yang total berjumlah 325.773 saluran rumah tangga (SR) sejak mulai membangun pada 2009. Jargas ini terdistribusi di 16 provinsi, 40 kabupaten/kota.

Pada 2019, pemerintah menargetkan dapat membangun 435.000 SR tersebar di sejumlah kabupaten/kota, di mana pada 2018 akan membangun 78.216 SR jargas di 18 lokasi.

Khusus untuk Kota Palembang, Jonan menjanjikan bakal ada tambahan pada 2020 yakni sebesar 100.000 SR jika dialokasikan pembangunan jargas 1 juta SR oleh pemerintah.

Jumlah bantuan jargas sambungan rumah tangga ini diasumsikan bahwa terdapat 274.000 pelanggan (data pelanggan PDAM) di Palembang, sementara yang terakses sejauh ini baru mencapai 7.600 SR setelah pada 2009 juga sempat menerima bantuan serupa dari Kementerian ESDM sekitar 2.000 SR.

Menurutnya, peluang tersebut sangat terbuka, apalagi sudah ada pipa transmisi gas dari sumur migas Conoco Philips di Grissik (Musi Banyuasin) ke Palembang. Sebanyak 150 mmscfd gas dapat mengalir melalui pipa tersebut, sementara yang eksisting terpakai 70 mmscfd.

“Nah, ini masih berlebih. Jika disambungkan ke rumah tangga malahan bisa menjangkau 15 juta rumah tangga dengan hanya satu pipa ini,” kata dia.

Dengan begitu, melalui program strategis pemerintah ini diharapkan impor elpiji yang mencapai 70 persen dari kebutuhan dalam negeri dapat terus dikurangi, karena menyedot dana APBN senilai Rp40 triliun per tahun. Direktur PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati memasak menggunakan kompor gas yang dialiri jargas Palembang di Palembang, Minggu (31/3). (Antara News Sumsel/19/Dolly Rosana)

Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo berterima kasih atas perhatian pemerintah yang telah membangun jargas kota saluran rumah tangga ini.

“Kami berharap dapat alokasi tambahan tahun depan, dan BUMD Kota Palembang dapat terlibat dalam pengelolaannya,” kata dia.

Jargas Palembang dibangun di Kelurahan Tuan Kentang, Lima Ulu, Enam Belas Ulu dan Plaju Ulu dengan mendapat suplai dari sumur gas KKKS Medco Energy di Musi Banyuasin.

Pada 2018, pemerintah menugaskan PT Pertamina (Persero) untuk melaksanakan pembangunan, pengoperasian serta pengembangan jargas Palembang melalui afiliasinya PT Pertamina Gas dan PT Pertagas Niaga.

Baca juga: Palembang bangun jaringan gas rumah tangga 6.034 sambungan tahun ini
Baca juga: Kementerian ESDM: Harga jual gas melalui jargas lebih murah dari LPG

 

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah akan pertahankan NTT sebagai satu-satunya habitat komodo

Kasus perdagangan komodo ini memang bisa mengganggu, tetapi pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk tetap mempertahankan Manggarai Barat, sebagai satu-satunya habitat biawak komodo di dunia

Kupang (ANTARA) – Pemerintah akan berupaya maksimal untuk mempertahankan Manggarai Barat sebagai satu-satunya habitat komodo di dunia, kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Beny Wahon.

“Kasus perdagangan komodo ini memang bisa mengganggu, tetapi pemerintah akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk tetap mempertahankan Manggarai Barat, sebagai satu-satunya habitat biawak komodo di dunia,” kata Beny Wahon kepada Antara di Kupang, Minggu, berkaitan dengan kemungkinan akan ada habitat baru komodo di luar Manggarai Barat, ujung barat Pulau Flores, dan upaya mempertahankan habitat binatang langka itu di NTT.

Ia menjelaskan, langkah-langkah yang perlu diambil misalnya, dari aspek pengelolaan, perlu ada kolaborasi yang sinergis antara Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Sinergi ini, terutama dalam konteks pengawasan terhadap lingkungan di sekitar kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), agar kasus pencurian komodo tidak terulang lagi.

Langkah lain, adalah meningkatkan promosi yang lebih intens terkait keunikan Komodo sebaga binatang purba yang punya habitat khusus di Pulau Komodo dan bukan di wilayah lainnya di dunia.

Dalam promosi, kata dia, perlu dikemas secara profesional tentang komodo, yakni para pengunjung bukan hanya sekedar datang untuk melihat fisik komodo tapi memahami bagamana kehidupan komodo sebagai binatang purba dengan segala aktifitas hidupnya.

“Jadi pengunjung yang datang mendapat suguhan yang utuh tentang komodo dan tentunya para pengunjung bisa memperoleh kepuasan tersendiri,” katanya.

Upaya ini diharapkan tetap menjadikan pulau-pulau di ujung barat Pulau Flores sebagai satu-satunya habitat biawak raksasa komodo, dan tetap menarik bagi
wisatawan, katanya.

Baca juga: Asita NTT: perlu pengawasan super ketat terhadap komodo
Baca juga: KLHK dorong peningkatan patroli dan pengawasan untuk melindungi komodo
Baca juga: Kasus perdagangan komodo diduga melibatkan jaringan internasional

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komodo di luar habitatnya turunkan kunjungan wisatawan

Kupang (ANTARA) – Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Beny Wahon mengatakan keberadaan  komodo di luar habitatnya tentu berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo.

“Terkait perdagangan ilegal komodo yang baru-baru ini terjadi, memang patut disesalkan dan dikutuk keras terhadap para pelakunya. Terhadap keberadaan komodo ada di luar habitatnya, tentu punya dampak terhadap kunjungan ke Labuan Bajo, Pulau Komodo atau Pulau Rinca sebagai habitusnya komodo,” kata Beny Wahon kepada Antara di Kupang, Minggu.

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan kasus perdagangan bayi komodo dan dampaknya terhadap kunjungan wisatawan ke provinsi berbasis kepulauan itu, khususnya ke Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkapkan penjualan 41 komodo ke luar negeri dengan harga Rp500 juta per ekor oleh jaringan penjahat, yang sudah tujuh kali melakukan aksi semacam itu sejak tahun 2016 sampai 2019.

Menurut Beny Wahon, keberadaan biawak komodo di pulau-pulau yang berada di ujung Barat Pulau Flores itu, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Selain komodo sebagai salah satu daya tarik pengunjung yang sebagian besar merupakan wisatawan mancanegara, saat ini terdapat 42 ‘dive and snorkeling spot’ yang juga menjadi daya tarik kunjungan.

Tren jumlah pengunjung ke kawasan wisata itu pun terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama sejak kawasan itu ditetapkan sebagai New 7 Wonders of Natura pada tahun 2012.

Pada tahun 2014, jumlah kunjungan wisatawan tercatat 80.626 ribu, tahun 2015 menjadi 95.410, tahun 2016 naik menjadi 107.711, tahun 2017 naik lagi menjadi 125.069 dan tahun 2018 tercatat 159.217.

Data Kementerian KLHK menunjukkan penerimaan pungutan yang disetor oleh Balai TN Komodo kepada kas negara terus mengalami peningkatan.

Pada tahun 2014 Balai Taman Nasional Komodo menyetor pungutan untuk kas negara sebesar Rp5,4 miliar, tahun 2015 Rp19,20 miliar, tahun 2016 Rp22,80 miliar, tahun 2017 Rp29,10 miliar, dan tahun 2018 Rp33,16 miliar.

Artinya, kalau saja habitat komodo ini berpindah ke negara lain atau habitat lain di luar Pulau Flores, maka tentu akan berdampak pada kunjungan, kata Beny Wahon menambahkan. ***1***
 

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

1 April, TransNusa buka penerbangan Makasar-Labuan Bajo

Selain itu TransNusa juga akan membuka rute baru Labuan Bajo-Ende (pp) dan Kupang-Labuan Bajo (pp)

Kupang (ANTARA) – Maskapai penerbangan TransNusa Aviation Mandiri akan buka rute penerbangan baru Makasar (Sulawesi Selatan) – Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur) pulang pergi (pp) mulai 1 April 2019.

“Selain itu TransNusa juga akan membuka rute baru Labuan Bajo-Ende (pp) dan Kupang-Labuan Bajo (pp),”  kata Kepala Penjualan dan Pemasaran PT TransNusa Aviation Mandiri, Juniawan GD Situmorang kepada Antara di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu.

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan rencana perusahaan penerbangan milik pengusaha NTT itu dalam mengembangkan sayap bisnis pada tahun 2019 ini.

Selain membuka rute penerbangan baru, TransNusa juga akan menambah frekuensi penerbangan ke sejumlah wilayah di provinsi berbasis kepulauan itu mulai 1 April 2019 ini.

Tambahan dan perubahan jadwal penerbangan itu yakni Kupang-Larantuka yang semula hanya satu kali dalam sehari, ditambah menjadi dua kali dalam sehari.

Untuk jadwal penerbangan Kupang-Larantuka ini akan dimulai pada pukul 10.00 Wita dan 11.45 Wita dari semula pukul 06.15 Wita. Selain menambah rute penerbangan Kupang-Ende menjadi dua kali dari semula hanya satu kali sehari.

Ia juga menyebut penambahkan jadwal penerbangan untuk Kupang-Bajawa menjadi dua kali satu kali dalam sehari. “TransNusa akan terus melakukan pengembangan dan terobosan baru,” katanya.

Saat ini semua rute penerbangan TransNusa di NTT dan Sulawesi sudah terkoneksi dengan penerbangan Citilink dari Jakarta, Surabaya, Kupang, dan Makasar.

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DPR inginkan seluruh daerah terpencil ada sinyal internet

…lebih tepat jika program pemerintah Indonesia Merdeka Sinyal itu, dimulai dari daerah-daerah yang memang belum terjangkau oleh sinyal …

Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi I DPR RI Andreas Hugo Pareira menginginkan seluruh daerah terpencil di berbagai kawasan Nusantara dapat tercakup sinyal internet sehingga juga mewujudkan program Indonesia Merdeka Sinyal.

“Program Indonesia Merdeka Sinyal adalah salah satu cara yang di usung pemerintah dan didukung oleh Komisi I DPR RI dalam rangka pemerataan kualitas jaringan internet yang terus diupayakan oleh pemerintah demi kenyamanan komunikasi bagi masyarakat,” kata Andreas Hugo Pareira dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Minggu.

Politisi PDI Perjuangan itu mengemukakan hal tersebut ketika melakukan sosialisasi “Indonesia Merdeka Sinyal” yang dilakukan di Ende, Nusa Tenggara Timur, baru-baru ini.

Menurut dia, terpilihnya Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sebagai penerima bantuan WiFi gratis oleh pemerintah, khususnya di SMA Detusoko dan SMA Muthmainnah, memang sudah tepat.

Ia menyatakan bahwa setiap sekolah membutuhkan jaringan internet sebagai penunjang proses belajar mengajar.

“Akan jauh lebih tepat jika program pemerintah Indonesia Merdeka Sinyal itu, dimulai dari daerah-daerah yang memang belum terjangkau oleh sinyal dengan baik. Pemerataan pembangunan khususnya terkait dengan peningkatan kualitas jaringan internet harus benar benar segera dikerjakan,” ucapnya.

Terkait dengan Ende, ujar dia, kondisi di daerah tersebut kini masih hampir di setiap daerah mengalami kesulitan dalam hal sinyal.

Sementara itu Menkominfo Rudiantara dalam kesempatan yang sama mengatakan menyambut kemerdekan RI ke-74 pada 17 Agustus mendatang, memang sudah dirasakan banyak perubahan di beberapa aspek, namun tidak dalam hal sinyal.

Rudiantara menjelaskan pemerataan kualitas sinyal belum dapat dirasakan oleh semua daerah di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dan pedalaman di Tanah Air.

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia di setiap pulau harus tersalur dengan jaringan fiber optik yang ditanam di dalam laut. Memang tidak mudah dilakukan, tidak seperti Singapura maupun Malaysia yang setiap daerahnya berada di daratan dan saling terhubung,” kata Menkominfo.

Namun, lanjutnya, hal tersebut merupakan sebuah tantangan dan diharapkan berbagai pihak terkait dapat segera menyelesaikan tantangan ini.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam sejumlah kesempatan mengingatkan dinamika industri telekomunikasi luar biasa sangat cepat serta menghadapi tantangan besar baik dari faktor internal maupun faktor eksternal.

Pemerintah Indonesia sudah memiliki visi pada tahun 2020 mendatang menjadikan sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan fokus pengembangan ekonomi digital berbasis lokal, yaitu UMKM dan bisnis rintisan.

Visi itu diwujudkan dengan target terciptanya 1.000 perusahaan rintisan digital dengan nilai bisnis mencapai 10 miliar dolar AS, pertumbuhan perdagangan elektronik sebesar 50 persen per tahun, dan transkasi 130 miliar dolar AS.

Baca juga: Pemerintah targetkan semua kota merdeka sinyal pada pertengahan 2019

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dijadikan sentra perikanan, KKP bangun instalasi khusus di Musirawas

Musirawas merupakan salah satu daerah yang sangat pesat perkembangan usaha pembudidayaan ikannya

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana membangun instalasi khusus perikanan budi daya yang bakal digunakan memproduksi broodstock atau calon induk dan benih ikan air tawar yang terdapat di Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan.

“Kelak instalasi atau broodstock ini akan mampu memenuhi kebutuhan calon induk dan benih ikan air tawar di pulau Sumatera. Pemda juga mendukung penuh dengan menyediakan lahan dan sarana prasarana perairannya,” ujar Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Slamet mengemukakan hal tersebut ketika mendampingi kunjungan Komisi IV DPR RI yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo, di Musirawas, Sumatera Selatan pada 29 Maret.

Salah satu lokasi kunjungan kali ini yakni kawasan perikanan budi daya di Desa M Sitiharjo Kecamatan Tugumulyo yang merupakan salah satu kawasan pengembangan perikanan budi daya di Kabupaten Musirawas sekaligus daerah kawasan program minapolitan.

“Musirawas merupakan salah satu daerah yang sangat pesat perkembangan usaha pembudidayaan ikannya, jumlah kolamnya semakin bertambah. Oleh sebab itu, kunjungan Komisi IV DPR RI bersama KKP dan kementerian terkait lainnya ini untuk menghimpun masukan masyarakat karena adanya kekhawatiran dari petani akan kekurangan pasokan air bagi sawah mereka,” katanya.

Selain itu, ujar dia, juga untuk memastikan bahwa pembangunan seluruh sektor yang saling terkait seperti perikanan budi daya, pertanian, perkebunan, dan pengelolaan sumber daya air dapat berjalan saling sinergis dan tidak ada gesekan di tingkat masyarakat pemanfaat.

Untuk memenuhi pasar yang ada, Slamet mengungkapkan produksi harian perikanan dari kabupaten tersebut bisa mencapai 193,78 ton per hari.

“Komoditasnya pun bermacam-macam seperti nila, mas, lele, patin, gurame dan nilem. Ini menunjukkan bahwa Musirawas benar-benar telah menjelma sebagai sentra perikanan budi daya,” lanjutnya.

Sedangkan terkait konsumsi ikan per kapita masyarakat Musirawas yang baru mencapai 35,84 kg/kapita/tahun, Slamet kembali menyinggung bahwa ada beberapa daerah yang terkesan menjadi paradoks, produksinya tinggi namun konsumsi ikan per kapita penduduknya masih di bawah konsumsi per kapita nasional yang telah mencapai 50,69 kg/kapita/tahun.

Oleh karenanya, Dirjen Perikanan Budi daya KKP kembali menghimbau akan pentingnya terus mengkampanyekan gerakan makan ikan.

Dalam kunjungan ini, Slamet menyerahkan secara langsung berbagai dukungan dari KKP berupa 4.800 ekor calon induk ikan nila, 100.000 ekor benih ikan mas, 100.000 ekor benih ikan nila, 10.000 ekor benih ikan gurame, 100.000 ekor benih ikan patin, 100.000 benih ikan nilem, paket budidaya ikan lele teknologi bioflok, unit chest freezer dan bantuan pinjaman modal usaha sebesar Rp2,04 miliar, serta pembagian 1300 kartu Kusuka bagi pelaku usaha perikanan di Musirawas.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo kembali menyampaikan terima kasih dan rasa puasnya atas berbagai keberhasilan dan kemajuan pembangunan perikanan budi daya yang berhasil dilakukan KKP di berbagai daerah.

Baca juga: 5.000 benih kerapu ditambahkan untuk budi daya di Mulut Seribu-NTT

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cemas, begini harapan pedagang Indonesia di Pasar Serikin Malaysia

Kalau disini kan masih di wilayah Malaysia, amanlah kami. Kalau harus masuk ke negara orang ada rasa tidak aman

Jagoi Babang Bengkayang (ANTARA) – Sejumlah pedagang Indonesia yang membuka kios di Pasar Serikin, wilayah Bau, Kuching, Sarawak, mengharapkan kebijakan yang positif untuk tempat usaha mereka, jika pada akhirnya pemerintah Malaysia dan Indonesia mengeluarkan keputusan terkait pasar tersebut.

Pasar Serikin sudah ada sejak 20 tahun lebih dan diisi ratusan pedagang yang datang dari wilayah Indonesia. Sementara pembelinya, mayoritas merupakan warga Malaysia.

Seorang pedagang asal Jalan Tanjungraya Raya 2, Pontianak, Iwan (29) yang sudah berjualan di pasar tersebut selama sembilan tahun, saat ditemui di Pasar Serikin, Minggu, menyatakan optimistis pemerintah kedua negara akan memperhatikan nasibnya dan ratusan pedagang lain, jika memutuskan kebijakan mengenai pasar tersebut.

Untuk diketahui, sejak lama pasar tersebut telah ada dan semakin berkembang sejak krisis moneter 1998. Aktivitas pasar semakin ramai sekitar tahun 2000 hingga kini. Ratusan pedagang Indonesia, telah membuka usaha dengan berjualan di Pasar Serikin yang berada di wilayah Malaysia.

Para pedagang tersebut menjual bahan-bahan kebutuhan seperti peralatan masak, pakaian dan kain, sepatu, tikar bidai, obat alergi, tas tangan, hingga mesin jahit mini, dan cemilan makanan khas Indonesia.

Barang-barang tersebut dibawa langsung para pedagang dengan melewati pintu perbatasan Indonesia di Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, dengan menumpang ojek motor dan berbekal pas lintas batas.

Pas lintas batas merupakan surat laksana paspor, berwarna merah, yang disiapkan Kantor Imigrasi Bengkayang, khusus untuk warga Indonesia yang bermukim di kawasan perbatasan Indonesia – Malaysia.

Menurut Iwan yang sudah berdagang di pasar Serikin selama sembilan tahun terakhir, jika pun pada akhirnya terbit keputusan pemerintah dua negara terkait tempat usahanya itu, maka diharapkan tidak merugikan ia dan ratusan pedagang lainnya.

“Saya sudah bertahun-tahun dagang disini (pasar Serikin), jadi apapun keputusannya, tolong perhatikan nasib kami,” kata Iwan.

Pernyataan senada juga disampaikan Zaenal yang baru membuka lapak (kios) sejak empat tahun terakhir.

“Silakan ada kebijakan apa pun itu, tapi diharapkan itu mendukung usaha kami ini,” kata Zaenal yang berjualan minyak bengkarong.

Sementara itu, tokoh masyarakat perbatasan Bengkayang, Gustian Andiwinata menyatakan pernah mengusulkan kepada pihak-pihak terkait dalam pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) agar ke depan saat pembangunan dimulai, pasar tersebut tetap ada meski pindah ke lokasi lain.

Ia menyarankan agar pasar itu dibangun di titik nol perbatasan dan berada di luar PLBN. Itu untuk tetap menarik warga Malaysia berbelanja di pasar tersebut.

“Kalau dibangun di belakang atau dalam lingkungan PLBN, dikhawatirkan warga Malaysia tak mau berbelanja lagi. Padahal pasar itu ada untuk melayani pembeli dari Malaysia,” kata Ketua Dewan Adat Dayak wilayah perbatasan Bengkayang itu.

Menurut Gustian lagi, selama ini warga Malaysia merasa nyaman dan aman berbelanja dagangan para pedagang Indonesia itu karena pasar yang tersedia masih berada di wilayah Malaysia.

“Kalau sudah masuk wilayah Indonesia, mereka (warga Malaysia) pasti merasa tak aman karena berada di wilayah negara orang,” katanya.

Seorang warga Malaysia yang belanja di pasar tersebut, Siyren (45) setuju dengan pandangan tersebut. Ia merasa khawatir jika harus berbelanja hingga masuk ke wilayah Indonesia.

“Kalau disini kan masih di wilayah Malaysia, amanlah kami. Kalau harus masuk ke negara orang ada rasa tidak aman,” katanya.

Ia menyatakan kalau masuk ke negara lain, tentunya harus disertai dokumen resmi, paspor, dan itu akan merepotkan bagi dirinya. Sementara barang yang dibeli hanya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Hanya beli tampan karena di tempat kami sudah sulit mendapatkannya karena tak ada yang buat lagi,” kata warga Malaysia yang harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit berkendaraan mobil dari tempat tinggalnya untuk belanja di pasar tersebut.

Tampan dibuat perajin Indonesia di sekitar wilayah kabupaten Bengkayang dan Landak. Di pasar Serikin dijual dengan harga 30 Ringgit Malaysia.

“Ini 30 ringgit, tapi tadi saya tawar harganya jadi 28 ringgit saja,” kata perempuan tersebut.

Sementara menurut Gustian Andiwinata, pembangunan PLBN Jagoi Babang diperkirakan tidak akan memakan waktu lebih lama lagi. Karena beberapa PLBN di wilayah perbatasan Indonesia – Malaysia di Kalbar kini sudah selesai dibangun baru dan besar-besaran, setelah wilayah tersebut dikunjungi Presiden Joko Widodo, yakni Entikong di Kabupaten Sanggau, Aruk di Kabupaten Sambas, dan Badau di Kapuas Hulu.

Diperkirakan 2-3 tahun ke depan, PLBN Jagoi Babang pun akan dibangun. Warga Jagoi Babang juga berharap demikian, namun tentu saja tetap memperhatikan nasib dan masa depan ratusan pedagang yang melintasi perbatasan tersebut, katanya.

“Yang berjualan di Pasar Serikin, bukan hanya dari Bengkayang, tetapi dari banyak wilayah di Kalbar, seperti Pontianak, Landak, dan Sambas. Bahkan juga dari Jawa, ” kata Gustian. Ia berharap pemerintah dalam membangun PLBN Jagoi Babang, mendengarkan aspirasi dari masyarakat setempat.

Baca juga: Empat Pos Lintas Batas Negara mulai dibangun 2019

Pewarta: Nurul Hayat
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekspor Toyota Indonesia tetap tumbuh meski ekonomi dunia melambat

Jakarta (ANTARA) – Ekspor Toyota Indonesia tetap tumbuh pada Januari-Pebruari 2019 meskipun ekonomi dunia cenderung melambat, akibat beragam tantangan mulai dari proteksi hingga perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

“Kondisi ekonomi global saat ini sangat kurang menguntungkan. Namun demikian, kami tetap berupaya untuk menjaga konsistensi kinerja ekspor agar tetap tumbuh positif,” kata Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam melalui keterangan pers yang diterima Antara, Minggu.

Ia menjelaskan pada Januari-Pebruari 2019 ekspor kendaraan utuh atau Completely Build-Up (CBU) Toyota dari Indonesia naik empat persen menjadi 30.550 unit dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018 yang mencapai 29.500 unit.

Dari jumlah tersebut, ekspor terbesar mobil dengan model sport atau Sport Utilities Vehocle (SUV) yaitu Toyota Fortuner yang mencapai angka 7.890 unit atau 26 persen dari total ekspor Toyota Indonesia selama dua bulan pertama 2019.

Kontributor kedua terbesar adalah model hatchback (sedan buntung) Toyota Agya yang disebut Toyota Wigo di negara tujuan ekspornya. Toyota Agya memberi kontribusi 19 persen dengan angka ekspor sebanyak 5.900 unit.

Sedangkan kontribusi ekspor ketiga terbesar Toyota adalah Rush yang merupakan model SUV kecil yang sedang laris di dalam negeri dengan total ekspor 5.330 unit atau memberi kontribusi 17 persen sepanjang Januari-Februari 2019.

Model kendaraan roda empat lainnya yang memberi kontribusi ekspor Toyota, kata Bob, adalah kendaraan serba guna (MPV) kecil terlaris di Indonesia, Avanza, dengan angka 4.180 unit, sedan Vios sebanysk 3.270 unit, Town Ace/ Lite Ace 2.280 unit, serta Kijang Innova, Sienta, dan Yaris dengan total 1.700 unit.

“Pertumbuhan di dua bulan pertama ini merupakan sebuah permulaan yang cukup baik dalam memberikan optimisme bagi pencapaian kinerja ekspor yang positif. Kami menargetkan pertumbuhan ekspor tahun 2019 ini naik di atas lima persen,” ujar Bob Azam.

Ia mengakui dari sembilan model ekspor CBU Toyota, dua model SUV yaitu Fortuner dan Rush menyumbang kontribusi ekspor terbesar dengan total 43 persen.

“Dominasi ekspor model SUV mencerminkan bahwa minat pasar global terhadap model SUV semakin tinggi,” kata Bob. Oleh karena itu, Toyota Indonesia,  terus meningkatkan daya saing produk SUV melalui peningkatan penggunaan komponen lokal untuk mobil-mobil yang diproduksi di Indonesia, yang saat ini tingkat komponen dalam negeri (TKDN)-nya telah mencapai rata-rata di atas 75 persen.

Selain CBU, Toyota melalui TMMIN juga memproduksi dan mengekspor kendaraan setengah jadi/Completely Knock-Down (CKD), mesin utuh, serta komponen kendaraan. Pada Januari 2019 Toyota mengekspor kendaraan CKD sebanyak 6.500 unit, mesin utuh bensin sebanyak 17.000 unit, mesin utuh etanol sebanyak 1.500 unit, serta komponen kendaraan sebanyak 17 juta buah.

Produk-produk ekspor bermerek Toyota ini berhasil merambah ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika.

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hyundai tarik 16.487 Velosters di Amerika dan Kanada

Jakarta (ANTARA) – Hyundai Motor Co, berencana menarik 16.487 unit hatchback Veloster yang dijual di Amerika Serikat dan Kanada untuk memperbaiki perangkat lunak yang salah, demikian laporan badan pemerintahan Amerika Serikat pada Sabtu (30/3).

Dalam penyelidikan terhadap kebakaran pada kendaraan Hyundai yang tidak terlibat dalam kecelakaan, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) menemukan perangkat lunak yang rusak pada Veloster 2013 yang diproduksi mulai 26 April 2012, hingga 16 Oktober 2013. Kerusakan itu dapat menyebabkan mesin mogok atau bahkan kebakaran.

“Perangkat lunak pada mesin dapat menyebabkan pengapian prematur dari campuran udara dan bahan bakar dalam mesin. Tekanan silinder yang berlebihan dapat merusak mesin (1,6 liter turbo) Veloster,” kata NHTSA yang dikutip dari Yonhap, Minggu.

Diler Hyundai berjanji akan memperbarui perangkat lunak tanpa biaya kepada pemilik dan akan mulai memberi tahu pemilik kendaraan yang terkena dampak pada 13 Mei.

Baca juga: Hyundai umumkan harga Veloster N dibawah 30.000 dolar

Baca juga: Hyundai Veloster uji coba untuk negara ASEAN

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Daimler beli saham Torc Robotics untuk truk swakemudi

Jakarta (ANTARA) – Daimler Trucks membeli saham mayoritas perusahaan perangkat lunak Torc Robotics guna mengembangkan truk berpenggerak otonom (swakemudi).

“Torc yang berbasis di Virginia, Amerika Serikat, akan membantu Daimler mempercepat pengembangan perangkat lunak dengan memberikan pabrikan Jerman itu akses 120 orang staf ahli,” kata Kepala Eksekutif Daimler Trucks, Martin Daum, dilansir Reuters, Sabtu (30/3).

Kendati demikian, kedua perusahaan tidak mengungkapkan biaya yang disepakati atas pembelian saham itu.

Torc Robotics memiliki kemitraan pengembangan teknologi swakemudi dengan Caterpillar dalam bentuk aplikasi pertambangan dan pertanian.

Torc juga mengembangkan teknologi yang memungkinkan kendaraan beroperasi dengan otomatisasi tingkat tinggi, yang dikenal sebagai “Level 4”, sehingga memudahkan Daimler mewujudkan rencana mengomersialkan truk swakemudi.

Baca juga: BMW-Mercy kolaborasi kembangkan mobil swakemudi

“Sistem Torc ‘Level 4’ terbukti beroperasi dengan baik untuk mengemudi di perkotaan dan jalan raya saat hujan, salju, kabut, dan sinar matahari,” kata Roger Nielsen, CEO Daimler Amerika Utara.

Daimler saat ini sudah menawarkan sistem otomasi “Level 2” pada truk-truknya, yang secara otomatis mengerem, mempercepat, dan menjalankan kendaraan menggunakan sistem radar dan kamera.

“Membawa Torc Robotika ke dalam keluarga Daimler Trucks adalah menghadirkan tim inovator unik dan kuat untuk menempatkan truk yang sangat otomatis di jalan,” kata Daum.

Menurut rencana, Torc akan mengembangkan perangkat lunak Asimov dengan pengujian di pabrik Blacksburg. Di saat yang sama, Daimler Trucks fokus pada pengembangan teknologi swakemudi dan integrasi kendaraan tingkat lanjut Pusat Penelitian & Pengembangan Truk Otomatis Portland.

Baca juga: Daimler jual lebih 30.000 bus pada 2018

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Kia, Blackpink kenalkan tiga mobil konsep

Jakarta (ANTARA) – Manufaktur Korea Selatan, Kia bersama grup K-pop Blackpink mengenalkan tiga mobil konsep pada pameran Seoul Motor Show 2019 di Goyang, Korea Selatan, Jumat (29/3).

Tiga model konsep itu antara lain Kia Mohave Masterpiece, Kia SP Concept, dan Imagine by Kia concept, yang menawarkan desain serta teknologi terbaru guna menggambarkan arah masa depan perusahaan kepada pengunjung, pada pameran yang digelar hingga 7 April itu.

Dikutip laman resmi Kia, personel Blackpink memperkenalkan SUV Mohave Masterpiece yang ditempatkan di tengah panggung, untuk menjadi bintang utama di anjungan Kia dalam pameran itu.

Mohave Masterpiece mengusung bodi besar bernuansa mewah dan dilengkapi Kia Signature, sebagai konsep baru yang mengatur tata letak ruangan kabin agar lebih lapang serta menerapkan desain futuristik.

Baca juga: Kunci digital Hyundai, buka pintu hingga nyalakan mobil pakai ponsel
  Kia Mohave Masterpiece pada pameran Seoul Motor Show 2019 di Goyang, Korea Selatan, Jumat (29/3). (ANTARA News/ Kia)

Baca juga: Purwarupa sedan listrik “Imagine by Kia”, begini tampilannya

Di sisi lain panggung, Kia menampilkan sedan sport listrik “Imagine by Kia”. Purwarupa itu merupakan mobil penumpang empat pintu yang menggabungkan elemen-elemen kendaraan sport, sedan keluarga dan crossover yang fleksibel.

Prototipe terakhir adalah Kia SP yang juga dinamai “Signature Concept”. Kia SP Concept adalah SUV berukuran kecil yang menurut rencana akan dipasarkan secara global.

Kia berupaya menyatukan elemen desain yang sporty, teknologi terkini, hingga kemampuan jelajah tinggi dalam satu kendaraan kompak melalui model SP.

Baca juga: Kia Ceed terbaru kental bergaya crossover Eropa
  Kia SP pada pameran Seoul Motor Show 2019 di Goyang, Korea Selatan, Jumat (29/3). (ANTARA News/ Kia)

Pewarta:
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2019

Prodarom berminat investasi minyak atsiri di Indonesia

London (ANTARA) – Konsul Jenderal RI di Marseille, Asianto Sinambela mengadakan pertemuan dengan Presiden Serikat Nasional Produsen Produk Aromatik dan Perisa (Prodarom) Phillipe Masse yang berminat untuk investasi produk minyak atsiri di Indonesia  di kota Grasse, Perancis, sekitar dua jam dari Marseille, Jumat (29/3).

Prodarom didirikan sejak tahun 1724 merupakan asosiasi perusahaan pengolah produk aromatik nasional Prancis yang berbasis di Grasse, dengan 67 anggota mewakili 80 persen dari sektor produk aromatik di seluruh Prancis yang mempekerjakan lebih dari 5500 pekerja di Prancis, demikian penjelasan Konsul Ekonomi KJRI Marseille, Yonatri Rilmania kepada ANTARA London, Sabtu.

Prodarom menghasilkan total pendapatan kotor (turnover) 2018 berkisar EUR 4 billion (unconsolidated for international groups) (+ 6.2 % compared to 2017) dan EUR 789 million for exports (+ 8.3% compared to 2017). Sektor aromatik mengkrontibusikan hasil yang memuaskan ke ekspor Prancis.

Bahan pokok aromatik yang diolah kalangan perusahaan pengolah aromatik di Grasse berasal dari Prancis maupun diimpor dari negara lain. Negara pemasok utama minyak atsiri ke kalangan industri pengolah aromatik dan perisa di Grasse adalah Italia, AS, China, India, Brazil, Madagascar, dan Indonesia.

Daerah-daerah yang banyak minyak atsirinya di Indonesia, diantaranya Aceh, Yogyakarta, Tapanuli, Solo, Maluku, dan Sumbar. Minyak atsiri (essential oil) digunakan untuk kosmetik, campuran/penyedap makanan, wewangian, parfum, dan industri farmasi.

Indonesia memiliki potensi besar dalam memproduksi minyak atsiri. Contohnya, bahan pokok aromatik yang berasal dari kemenyan (benzoin) dihasilkan di daerah hutan Tapanuli Utara yang sedang mencari investor.

Namun, minyak atsiri diproduksi di Indonesia kebanyakan secara tradisional pada tingkatan perajin, dan jumlah produknya minim sehingga kesulitan memenuhi permintaan. Investor Prancis diperlukan untuk memberikan kesempatan para perajin ini guna dijadikan industri minyak atsiri yang sustainable dan kompetitif.

Pada kesempatan itu, Prodarom diundang untuk datang ke rencana acara Festival Indonesia pada September mendatang mengenai tampilan produk-produk Indonesia dan kegiatan business match making tentang TTI di Les Docks, Marseille. B2B mengenai pertemuan penjualan pariwisata Indonesia pada tanggal 26 September mendatang. Klimaksnya, resepsi diplomatik dan kegiatan budaya Indonesia di Le Silo pada tanggal 27 September mendatang.

Pewarta: Zeynita Gibbons
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI ungkap 10 produk unggulan Sumut

BI Sumut, Produk Unggulan Sumu (ANTARA) – Bank Indonesia mengungkapkan 10 komoditi atau produk jasa usaha unggulan (KPJU) di Sumatera Utara dan diharapkan bisa dikembangkan pemerintah.

“10 komoditi di provinsi itu berdasarkan agregasi dan pengolahan terhadap KPJU tingkat kabupaten/kota,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut , Wiwiek Siswo Widayat di Medan, Sabtu.

Menurut dia, sepuluh KPJU unggulan itu yakni kelapa sawit, karet, padi sawah, rumah makan, budi daya ikan kolam, toko kelontong/mini market, kopi; ikan laut; klinik kesehatan dan wisata alam.

“BI berharap pada tingkat lanjutan, pengembangan KPJU unggulan di Sumut juga perlu menganalisis pendekatan klaster pengembangan hilirisasi produk,” katanya.

Pengembangan hilirisasi tersusun dalam Rencana Induk Pengembangan Industri Provinsi (RPIP) dan Rencana lnduk Pengembangan Industri Kabupaten (RPIK).

Dengan langkah itu, maka harga komoditi diharapkan menjadi lebih stabil, dan peningkatan nilai tambah dari kegiatan ekonomi menjadi lebih tinggi.

Dia menyebutkan, pemerintah daerah dapat menyusun profil investasi daerah berdasarkan informasi dari KPJU unggulan yang memiliki potensi dan prospek yang baik.

Menurut dia, penyusunan profil investasi daerah itu selanjutnya disebarluaskan secara baik dengan memanfaatkan pengembangan teknologi dan informasi.

“BI juga ikut mendorong agar perbankan bisa meningkatkan kredit ke UMKM KPJU unggulan itu karena menyadari salah satu kendala dalam pengembangan UMKM adalah masalah pembiayaan,” katanya.

Kredit untuk UMKM misalnya Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pemda juga bisa membantu UMKM KPJU unggulan di daerahnya melalui kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan skema pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Atau, kata, Wiwiek, bisa melalui kerja sama dengan swasta dengan memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca juga: BI: investasi PMA, PMDN Sumut terus naik
Baca juga: Sumut masih menjadi pilihan tempat investasi energi

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat nilai impor bawang putih tidak akan efektif

Jakarta (ANTARA) – Direktur Eksekutif The Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai kebijakan impor 100.000 ton bawang putih tidak akan efektif karena dilakukan jelang masa panen yang bisa mengganggu keberpihakan kepada petani lokal.

“Kalau memang mau ada penugasan harusnya sudah dari beberapa bulan yang lalu. Impor bawang putih ini prosesnya tidak cuma seminggu dua minggu impornya,” kata Enny dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu.

Enny mengatakan penugasan impor bawang putih kepada Bulog ini bisa mengarah kepada komersialisasi dan menyebabkan terjadinya penyalahgunaan wewenang karena hak impor bisa diberikan kepada importir lain.

“Nanti ujung-ujungnya Bulog kasih penugasannya ke importir lain. Sama seperti kasus penugasan daging,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti kemampuan finansial Bulog dalam melaksanakan penugasan tersebut, karena idealnya rencana untuk penyiagaan pasokan ini dibiayai oleh APBN.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat politik Hendri Satrio menilai langkah penugasan impor bawang putih kepada Bulog bisa mencederai janji politik untuk mengedepankan pertanian lokal.

Menurut dia, impor untuk tujuan ekonomi tidak mengalami masalah, namun ketidakmampuan dalam melakukan antisipasi pasokan sejak awal, membuat pemerintah mau tidak mau harus melakukan impor dalam jumlah banyak.

“Harusnya sebelum impor, itu ada koordinasi antar menteri, Bulog dengan Kementerian Perdagangan dan juga dengan Kementerian Pertanian. Jangan sampai nanti pas impor masuk, petani malah panen,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pengamat ekonomi maupun pengusaha melihat adanya potensi kerawanan dari rencana impor bawang putih yang akan dilakukan oleh Bulog.

Kerawanan tersebut antara lain penunjukkan Bulog dilakukan tanpa kewajiban tanam lima persen dari volume impor serta penugasan impor yang dirasakan diskriminatif terhadap swasta.

Selain itu, keterbatasan dana yang dimiliki untuk penugasan ini dapat membuat Bulog menjual hak impor kepada importir lain untuk memperoleh keuntungan.
Meski demikian, Bulog telah menyatakan siap melaksanakan penugasan impor bawang putih dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp500 miliar.
 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Motor mini hingga pameran tunggangan lawas di Pesta Pora Roda Dua

Jakarta (ANTARA) – Kaskus kembali menggelar festival komunitas tematik bertajuk “Pesta Pora Roda Dua”, yang menghadirkan ragam kegiatan untuk pecinta roda dua, mulai dari motor mini hingga deretan motor lawas di Arkadia Green Park, Jakarta, 30-31 Maret 2019.

Memasuki arena festival kita langsung disuguhkan jejeran motor lawas, di sebelah kiri terdapat setidaknya 10 motor dari pabrikan Yamaha yang diluncurkan pada rentang 1968 sampai 1975, contohnya seri Yamaha AS3 dan RD350.

Di sampingnya, berjejer produk Honda dengan tahun rakitan 1970-1997, seperti Honda C70 dan Astrea Grand.

Vespa keluaran 1960–1980 dipajang berhadapan langsung di depan jejeran Yamaha lawas, terdapat beberapa jenis seperti Piaggio dan Super di sana.

“Nah di tengah ini ada panggung untuk berdiskusi, seperti cerita perjalanan hidup lady bikers, begitu juga obrolan soal berkendara yang aman untuk pengendara dan kendaraannya,” kata Brand Manager Forum, Kaskus, Zarona, di Jakarta, Sabtu.
  Tes berkendara menggunakan motor mini di Festival Sore Hore Kaskus, di Jakarta, Sabtu, (30/3/2019) (ANTARA News/Boyke Ledy Watra)

Di samping kiri panggung Kaskus menyediakan arena untuk para pecinta motor yang ingin menjajal motor mini.

“Ini milik dari Komunitas Motor Mini, untuk tenaganya sekitar 50 – 110 cc,” katanya.

Pada area bagian belakang terdapat stan-stan komunitas pecinta motor yang ada di Forum Kaskus, pengunjung bisa datang bercengkerama dengan anggota-anggota komunitas tentang seluk beluk hobi tunggangan roda dua mereka.

Baca juga: Alasan motor mini layak dikoleksi

Baca juga: City Rally, Mini GP, dan komunitas motor ramaikan IIMS 2016

Baca juga: Melestarikan memori bersama motor bebek 90-an

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019

Luhut : pemerintah sedang kaji boikot produk Eropa

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pemerintah tengah mengkaji langkah untuk melakukan pemboikotan terhadap beberapa produk Eropa atas tindakan diskriminasi produk kelapa sawit dan turunannya.

Menurut Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, pemerintah serius melindungi kesejahteraan petani dan jutaan orang yang bergantung pada bisnis sawit ini.

“Apapun akan kita lakukan untuk mempertahankan kedaulatan kita, karena 18 juta orang bergantung pada industri sawit ini. Karena ini akan berdampak pada angka kemiskinan kita,” katanya saat menjadi pembicara di depan Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur di Surabaya, Sabtu.

Luhut menuturkan Indonesia memahami tuduhan Uni Eropa yang mempermasalahkan dampak lingkungan hidup industri kelapa sawit.

Namun, ia menegaskan kondisi terbaik bagi lingkungan Indonesia, tentu bangsa Indonesia yang paling tahu.

“Kita peduli juga dengan lingkungan, kita yang paling tahu apa yang terbaik untuk lingkungan hidup kita,” katanya.

Berbagai upaya telah dilakukan Indonesia untuk merespons tindakan diskriminatif Uni Eropa, seperti mengirimkan delegasi untuk berkomunikasi hingga melakukan moratorium terhadap izin pembukaan lahan sawit baru.

Pemerintah Indonesia juga akan melayangkan aduan untuk melawan Uni Eropa hingga ke organisasi perdagangan dunia (World Trade Organization/WTO), bahkan melakukan penghentian impor terhadap barang-barang asal Uni Eropa.

Langkah itu akan ditempuh jika Parlemen Eropa menyetujui rancangan kebijakan “Delegated Regulation Supplementing Directive of The EU Renewable Energy Direcyive II” yang diajukan pada 13 Maret 2019.

Parlemen Eropa masih memiliki waktu untuk meninjau rancangan yang diajukan oleh Komisi Eropa tersebut dalam waktu dua bulan sejak diterbitkan.

Dalam draf tersebut, minyak sawit (CPO) diklasifikasikan sebagai komoditas yang tidak berkelanjutan dan berisiko tinggi terhadap lingkungan, sedangkan minyak kedelai asal Amerika Serikat masuk dalam kategori risiko rendah. ***1***

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jaringan gas Prabumulih jangkau 86 persen penduduk

Prabumulih, Sumatera Selatan (ANTARA) – Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, telah menjangkau 86 persen penduduk kota tersebut setelah pada 2019 total terpasang 42.662 Sambungan Rumah Tangga (SR).

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan dengan didampingi Gubenur Sumsel Herman Deru, Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya dan jajaran direktur BPH Migas dan direksi PT Pertamina (Persero) meresmikan penggunaan jargas rumah tangga di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Sabtu.

Peresmian disaksikan oleh ratusan warga yang berkumpul di halaman SD Negeri 61, Desa Talang Batu, Kecamatan Tambang Kapak Tengah, Prabumulih. Di lokasi tersebut, terdapat 328 sambungan rumah tangga untuk jargas Kota Prabumulih 2019.

Ignasius Jonan mengatakan pembangunan jaringan gas kota ini merupakan komitmen pemerintah menjadikan Kota Prabumulih sebagai kota percontohan penggunaan gas di Indonesia.

Pemerintah menjanjikan pada 2020, pembangunan jargas di Prabumulih akan tuntas karena saat ini baru mencapai 86 persen penduduk dari total penduduk berjumlah 173.000 orang lebih.

“Ya, berapa pun kebutuhannya di 2020 nanti akan diberikan bisa 5.000 sambungan atau lebih, yang penting tuntas,” kata Ignasius.

Bahkan, ia menjamin jika nanti diberikan kuota 100.000 SR dari pemerintah pada 2020 maka akan memberikan jargas sebanyak 15.000 SR ke Sumsel. Tapi jika ditambah menjadi 1 juta SR maka Sumsel akan mendapatkan 100.000 SR yang nantinya akan dibagikan ke kabupaten lain seperti Penukal Abang Lematang Ilir (Pali).

Jaringan gas kota Prabumulih yang diresmikan kali ini sebanyak 6.018 SR, tersebar di beberapa titik yakni SDN 62 (300), SDN 61 (328), SDN 63 (887), Kantor Kepala Desa Karya Mulya (459), Kantor Kepala Desa Tanjung Telang (463), Kantor Lurah Payu Putat (877), Patih Gulung U9 (200), Patih Gulung SP (240), dan Prabumulih (2.264).

Pembangunan jaringan gas Kota Prabumulih sebenarnya telah dimulai sejak 2012 yakni dengan membuat 4.650 SR. Kemudian dilanjutkan pada 2016 sebanyak 32.000 SR, dan pada 2018 sebanyak sehingga total sudah berjumlah 42.662 SR.

Menurut Menteri ESDM, penggunaan gas untuk kebutuhan rumah tangga ini harus didorong karena produksi gas di Indonesia mencapai 2.100 juta MMSCFD. Artinya, untuk 100 ribu rumah tangga hanya membutuhkan 1 MMSCFD atau jika seluruh rumah tangga di Tanah Air menggunakan gas yakni untuk 70 juta rumah tangga maka hanya membutuhkan 700 MMSCFD.

Pada kesempatan itu, Ignasius juga sepakat dengan keinginan dari Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya yang tidak menginginkan kota ini menjadi areal pertambangan karena wilayahnya yang tidak terlalu luas.

Selain itu, ia juga menyambut baik permohonan Pemkot Prabumulih untuk dibukakan pusat pendidikan Akamigas di kota tersebut. Pemkot sudah menyediakan lahan seluas 15 hektare.

Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya dalam sambutannya mengatakan kehadiran jaringan gas kota ini seakan menjawab pertanyaan masyarakat atas keadilan energi di Tanah Air.

“Prabumulih ini kaya, menghasilkan minyak sejak puluhan tahun lalu tapi jika melihat kondisi masyarakatnya sangat menyedihkan masih banyak miskin, baru kali ini merasakan gas langsung ke rumah-rumah,” kata dia.

Untuk itu, Pemkot Prabumulih meminta dukungan dari berbagai pihak untuk program kolaborasi dengan melibatkan beberapa institusi pemerintah, BUMN, dan dana CSR untuk membantu keluarga miskin.

“Ada bantuan langsung yang diberikan untuk 10 rumah tahun ini. Sertifikatnya gratis dari BPN, gas gratis dari jaringan gas kota ESDM, listriknya gratis dari PLN, bangunannya bantuan dari CSR Bank Mandiri.

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Produk fesyen UKM Indonesia siap tampil di New York Fashion Week

Jakarta (ANTARA) – Produk fesyen Indonesia semakin dikenal di kancah internasional dan salah satunya karya usaha kecil dan menengah (UKM) Biyantie siap tampil di ajang New York Fashion Week (NYWE) 2019 di AS.

Pemilik Biyantie, Setiawan Ananto di sela Indonesia Fashion Week di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu, mengatakan tahun ini pihaknya mulai menyasar pangsa pasar generasi milenial yang selalu ingin tampil “fashionable”.

Selain menyasar pangsa pasar milenial di IFW, tambahnya, juga menjajaki ikut dalam ajang NewYork Fashion Week akhir tahun 2019.

“Kita diundang untuk tampil di NewYork Fashion Week, kolaborasi dengan salah satu fashion designer asal Indonesia,” tambah Setiawan.

Dikatakannya, dalam ajang fesyen IFW yang mengambil tema Cultural Values, pihaknya menampilkan karya baru yakni tas kulit yang dipahat, dengan tema ragam budaya lokal

“Kali ini, karena tema IFW adalah mengangkat budaya Kalimantan. Jadi kita bikin tas kulit bertema Dayak,” ujarnya.

Dia menuturkan, karya tas kulit tematik Biyantie berkolaborasi dengan perancang mode untuk bisa masuk ke dunia fesyen dan menyasar generasi milenial.

Dalam lima tahun usahanya, pihaknya telah meluncurkan ratusan karya tas kulit dan saat ini fokus melakukan penjualan secara online di marketplace maupun media sosial serta berencana membuka gerai di salah satu pusat perbelanjaan.

“Untuk penjualan secara offline kita sudah melakukan pembicaraan kerja sama dengan salah satu mal yang memiliki beberapa cabang di Indonesia. Masih tahap penjajakan,” imbuhnya.

Kedepan, pihaknya akan mengkolaborasikan penjualan online dan offline, dengan strategi pemasaran tersebut diharapkan penjualan akan meningkat. Dari rata-rata Rp400 juta naik menjadi Rp500 hingga Rp600 juta perbulan.

Selain di ajang Indonesia Fashion Week dan InaCraft, rencana pameran mode di NewYork diharapkan akan semakin memperkenalkan produk UKM di kancah nasional dan internasional.

“Awal tahun ini, kita juga sudah melakukan proses rebranding dan kembali mengaktifkan komunitas Biyantie Addict,” ujar mantan jurnalis itu.

Pewarta: Subagyo
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri resmikan jaringan gas rumah tangga Prabumulih

Palembang (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikan pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga di Desa Talang Batu, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Prabumulih, Sumatera Selatan.

Dengan diresmikannya 6.018 sambungan gas rumah tangga (SR) pada 2019 maka jaringan gas kini sudah menjangkau 86 persen rumah tangga di Bumi Seinggok Sepemunyian, kata Menteri saat meresmikan jaringan di Prabumulih, Sabtu petang.

Dia mengatakan, pemerintah melalui Kementerian ESDM bertekad menyelesaikan penyambungan jaringan gas di Kota Prabumulih paling lambat tahun 2020.

“Tadi di Prabumulih jargas sudah 86 persen,  komitmen pemerintah 2020 ini selesai.

Sementara itu untuk Sumsel secara keseluruhan, ia berjanji akan memberikan 100.000 sambungan gas jika mendapat alokasi 1 juta sambungan gas.

Sedangkan mengenai pendirian Politeknik Akamigas Prabumulih, Jonan memastikan pembangunan akan mulai dilakukan pada 2020.

Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya yang sudah berjuang keras mengupayakan fasilitas sambungan gas ini dibangun di Desa Talang Batu Prabumulih.

Apa yang dilakukan wali kota ini sangat membantu menekan angka kemiskinan yang menjadi prioritas secara menyeluruh di Sumsel.

“Tidak bisa kita pungkiri memang di Sumsel ini banyak daerah yang kaya SDA tapi kemiskinan masih tinggi. Nah makanya ini kita sama-sama turunkan angka kemiskinan dengan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat melalui optimalisasi kekayaan SDM dan SDA,” kata dia.

Dia mengatakan, SDA ini dianugerahkan sang pencipta di Bumi Sumsel mestinya dikelola manusia dengan baik sehingga tidak menimbulkan masalah bagi anak cucu.

Gubernur minta kepada masyarakat warga Desa Talang Batu, agar kemudahan ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat dengan rutin dengan membayar bulanannya.

Baca juga: Kementerian ESDM targetkan bangun satu juta jaringan gas rumah tangga
Baca juga: Palembang bangun jaringan gas rumah tangga 6.034 sambungan tahun ini

 

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dampak tarif tiket pesawat berpengaruh kepada sektor pariwisata

Jakarta (ANTARA) – Dampak kenaikan tarif tiket pesawat yang sangat tinggi juga berpengaruh kepada berbagai aspek di dalam sektor pariwisata seperti tingkat kunjungan wisatawan ke berbagai lokasi yang biasanya menjadi destinasi pariwisata nasional.

Anggota Komisi X DPR RI Salomo Parlindungan Hutabarat dalam rilis, Sabtu, menyoroti tarif tiket penerbangan yang melonjak akhir-akhir ini yang disebutnya merupakan masalah yang begitu dirasakan di sejumlah lokasi wisata seperti di Bali.

Politisi Gerindra itu berpendapat bahwa dampak kenaikan tarif tiket itu dikhawatirkan juga dapat melemahkan daya saing Bali.

“Kami mengharapkan agar harga tiket diturunkan segera. Jangan sampai, harga tiket yang mahal membuat turis mancanegara enggan datang ke Bali,” tandasnya.

Untuk itu, ia juga mengutarakan harapannya agar Menteri Pariwisata juga dapat mengakomodasi aspirasi terkait permasalahan tersebut.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Pontianak, Andreas Acui Simanjaya menilai dengan tiket pesawat yang mahal akan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah dan bahkan nasional.

Ia menambahkan bahwa efek tarif pesawat yang tinggi ini tentunya mengurangi perjalanan domestik dan menurunkan minat bepergian bagi calon penumpang yang keberatan dengan harga tiket pesawat yang mahal.

Selain itu bisnis kuliner yang sejalan dengan meningkatnya kunjungan wisata juga menurun dan tentunya juga berbagai industri kreatif seperti pertunjukan seni dan cindera mata.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penurunan harga tiket pesawat bantu atasi persoalan daya beli

Jakarta (ANTARA) – Kebijakan pemerintah yang dapat efektif untuk menurunkan harga tarif tiket pesawat sangat dinantikan oleh berbagai kalangan masyarakat karena hal itu dinilai juga dapat membantu mengatasi persoalan daya beli warga ke depannya.

“Tingginya harga tiket memiliki efek domino yang luar biasa terhadap banyak sektor. Efek berantai terjadi, karena tingginya harga tiket berpotensi membuat daya beli masyarakat menjadi lebih rendah,” kata pengamat ekonomi Universitas Mulawarman, Aji Sofyan Effendi, dalam rilis, Sabtu.

Menurut Aji, pada saat ini kondisi mahalnya tarif tiket pesawat dapat dikatakan sudah sangat mengkhawatirkan.

Hal tersebut, lanjutnya, juga berdampak kepada semua yang berhubungan dengan industri hulu dan hilir.

“Termasuk pariwisata, hotel, kuliner, travel, dan sebagainya termasuk para pedagang kecil di berbagai tempat. Dampak negatif tidak hanya dirasakan di pusat, tetapi juga di berbagai daerah,” ujarnya.

Untuk itu, ujar dia, negara harus hadir dan semestinya bisa menerapkan tindakan keras terhadap maskapai yang menetapkan harga tiket semaunya karena publik harus terlindungi dan tidak terzalimi.

Baca juga: Harga tiket pesawat mahal, Tol Trans Jawa diprediksi padat pada Lebaran 2019

Sebagaimana diwartakan, Kementerian Perhubungan menetapkan dalam Peraturan Menteri bahwa tarif batas bawah maskapai penerbangan berjadwal kelas ekonomi menjadi paling rendah sebesar 35 persen dari tarif batas atas.

“Kami merilis dua regulasi, satu mengenai Peraturan Menteri (Permen) Nomor 20 kemudian Keputusan Menteri Nomor 72 yang isinya mengenai masalah tarif untuk penerbangan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Nur Isnin dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/3).

Peraturan baru yang dikeluarkan Kemenhub itu adalah Permenhub Nomor 20/2019 dan Keputusan Menteri Nomor 72/2019.

Regulasi baru tersebut menggantikan Permen 14 Nomor 2016 di mana dalam Pasal 9 ayat 3 di ketentuan lama, batas bawah tarif batas bawah hanya sebesar 30 persen. Adapun kenaikan batas bawah menjadi 35 persen tersebut merupakan nominal yang diambil dari tarif batas atas.

Sebagai gambaran, jika harga tiket penerbangan kelas ekonomi sebesar Rp1 juta, maskapai tidak boleh memasang tarif paling murah lebih rendah dari Rp350.000 (35 persen) setelah pemberlakuan aturan ini.

Disinggung mengenai alasan perubahan tarif batas bawah itu, Nur Isnin tidak menjelaskan penyebabnya. Dia hanya mengatakan perumusan ketentuan itu sudah mempertimbangkan aspirasi dari pengguna jasa penerbangan, untuk persaingan sehat industri penerbangan, dan perlindungan konsumen.

Baca juga: PHRI nantikan penurunan harga tiket semua maskapai
Baca juga: Mantan ketua DPR ingin maskapai dengan tarif mahal ditindak

 

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpar janjikan Kaltim miliki Kawasan Khusus Pariwisata

Samarinda (ANTARA) – Menteri Pariwisata Arief Yahya menjanjikan Provinsi Kalimantan Timur bakal memiliki Kawasan Khusus Pariwisata ( KKP) pada tahun 2019.

Menurut Arief di Samarinda, Sabtu, saat ini tim teknis dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sudah datang ke Kaltim dalam rangka memproses pembentukan KEK Pariwisata.

“Tim kami sudah melakukan pertemuan-pertemuan, dan salah satu destinasi wisata utama di Kaltim yang akan diusulkan menjadi KEK,” ungkap Arief di acara Millenials Gathering yang berlangsung di Swissbell Hotel Samarinda, Sabtu.

Ia mengatakan jika Pemprov Kaltim siap, maka pada tahun 2019 ini juga Kaltim sudah bisa memiliki KEK Pariwisata.

“Tadi juga saya sudah bilang Pak Wagub (Hadi Mulyadi), kalau mau tidak tidur bersama saya, insyallah tahun ini Kaltim punya KEK,” kata Arief Yahya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, dan Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Arief menuturkan cara paling cepat mengembangkan pariwisata adalah dengan membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata.

“Tadi saya ngobrol dengan Wagub, cara paling cepat mengembangkan pariwisata adalah memiliki kawasan ekonomi khusus pariwisata,” kata Arief.

Meski demikian, Arief tidak menyebut secara gamblang destinasi wisata apa di Kaltim yang akan menjadi KEK Pariwisata.

“Di mana lokasinya, masih rahasia, Tadi saya sudah kasih clue sebenarnya. Cluenya adalah destinasi wisata utama Kaltim. Dan Saya pernah ke sana lah,” tutur Arief.

Diketahui, Kepulauan Derawan menjadi destinasi wisata andalan di Kaltim, dengan wisata baharinya.

Sementara itu, Wagub Kaltim Hadi Mulyadi menuturkan Kaltim siap bekerjasama dengan Kemenpar untuk membangun pariwisata. “Kami siap kerjasama membangun pariwisata. Kami siap tidak tidur untuk itu,” kata Hadi.

Menurut Hadi, Kaltim juga memiliki destinasi wisata kelas dunia, terutama di Kabupaten Berau. Dari 20 juta target wisatawan yang dicanangkan Pemerintah Indonesia, Hadi berharap 2 jutanya datang ke Kaltim

“Kita berharap acara hari ini jadi titik awal pembangunan wisata di Kaltim. Acara ini diinisiasi Bu Hetifah dan menghadirkan narasumber khusus, yakni Menteri Pariwisata. Kita punya destinasi Kepulauan Derawan, Labuan Cermin,” jelas Hadi.

Pewarta: Arumanto
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tol Banda Aceh-Sigli pakai kawasan hutan

Banda Aceh (ANTARA) – Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan, dan Fasilitas Jalan Darat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyebut pembangunan jalur tol Banda Aceh-Sigli memakai kawasan hutan 21 kilometer dari total sepanjang 74 kilometer.

“Dari total 74 kilometer, ada kawasan hutan seluas 21 kilometer lebih di antaranya, dan efektif tanah milik masyarakat sekitar 50-an kilometer lebih,” terang Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Alfisyah di Banda Aceh, Sabtu.

Kawasan hutan yang terkena yakni hutan produksi, seperti mulai dari Lamtamot di Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, hingga ke Padang Tiji di Kabupaten Pidie, Aceh dari total pembangunan jalan bebas hambatan ini terbagi ke dalam enam seksi.

Terakhir kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK), dan di mulai dari areal HPK di empat kecamatan yang terdapat di Aceh Besar, meliputi Kuta Baro, Blang Bintang, Montasik hingga Indrapuri.

“Kawasan hutan ini, prosesnya kan izin pinjam pakai, kita sudah ada. Lalu tahapan pekerjaan tata batas kawasan hutan, ini pun sudah kita mulai,” ungkapnya.

Data pihaknya, PT Hutama Karya (Persero) telah melakukan pembayaran ganti rugi ke masyarakat senilai Rp168,2 miliar untuk 965 bidang tanah dari total 3.586 bidang dengan memakai lahan seluas 856 hektare dan lebar 80 meter demi terealisasi pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli.

“Ada pun syarat pelaksanaan konstruksi itu, harus ada dilaksanakan patok batas-batas kawasan hutan. Dan ini sudah masih dibuat, dan telah berkerja di lapangan,” tutur Alfi.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Banda Aceh, Fathurrahman tahun lalu mengaku pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli merupakan bagian dari jalan bebas hambatan di Pulau Sumatra dengan jarak melalui jalan arteri sepanjang 120 kilometer.

Ia mengatakan jalan bebas hambatan itu dibangun dengan titik awal ada di Kecamatan Baiussalam, Aceh Besar menuju Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh, yang memangkas jarak puluhan kilometer Banda Aceh – Sigli.

“Dari 853 hektare tanah untuk jalan tol ini, 250 hektare di antaranya berada di kawasan hutan produksi. Jalan tol yang masuk ke kawasan hutan produksi mencapai 21,3 kilometer. Izinnya sudah ada dari gubernur Aceh,” kata dia.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perajin tenun Kampung Adat Sade keluhkan minimnya pembeli

Mataram (ANTARA) – Perajin tenun di kampung adat Suku Sasak, Desa Sade, Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengeluhkan minimnya wisatawan nusantara maupun mancanagara pasca gempa bumi pada pertengahan 2018 yang berwisata ke daerah tersebut.

Sehingga berpengaruh pada minimnya pembeli kain tenun khas Suku Sasak itu.

“Sejak gempa pada 29 Juni 2018, jumlah pembeli kain tenun dan pengunjung ke kampung adat menurun terus,” kata Ina Fanu, warga kampung adat Desa Sade kepada Antara, Sabtu.

Dikatakan, sebelum terjadi gempa kain yang dibuat dengan alat tenun tradisional itu, bisa terjual antara lima sampai enam kain per hari.

Saat ini, antara satu sampai tiga kain. “Bahkan pernah sama sekali tidak ada yang beli,” kata Ama Fanu (21), warga lainnya yang juga berprofesi sebagai pramuwisata yang berkunjung ke Kampung Sade.

Ia menyebutkan kain yang dijual di setiap rumah itu bukan milik individu atau satu kepala keluarga (KK) saja. Namun milik beberapa KK yang masih sanak saudara persis koperasi. “Jadi, kami paling dapatnya antara Rp80 ribu sampai Rp100 ribu per KK. Kalaupun itu ada yang beli kain,” katanya.

Karena itu, ia mengharapkan pemerintah untuk turun tangan dan terus mempromosikan desa wisata yang memproduksi kain tenun khas Sasak itu.

Satu-satunya jalan adalah pemerintah mempromosikan ke wisatawan, bahwa berkunjung ke Lombok itu aman, katanya.

Harga tawar kain tenun khas Sasak itu bervariasi untuk kualitas satu dengan ketebalan 15 lapis Rp1 juta, kualitas dua tebalnya tujuh lapis Rp400 ribu, dan kualitas tiga dengan tebalnya tiga lapis Rp300 ribu.

Kampung Sade ini memiliki keunikan tersendiri dimana mereka masih mempertahankan adat Suku Sasak, seperti rumahnya beratapkan ijuk dan kuda-kuda atapnya menggunakan bambu sama sekali tidak memakunya. Kemudian dinding rumah dari anyaman bambu serta beralaskan tanah.

Jumlah rumah di kampung Sade itu sebanyak 150 KK, dan saat ini daerah tersebut dikenal dengan kampung wisata.
 

Pewarta: Riza Fahriza
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DPR sesalkan standar ganda UE terkait sawit

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyesalkan penetapan standar ganda yang digunakan Uni Eropa (UE) untuk mendiskriminasi kelapa sawit sebagai minyak nabati, padahal CPO atau minyak kelapa sawit adalah komoditas unggulan RI yang telah membantu mengurangi angka kemiskinan.

Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu, menyebutkan bahwa UE berupaya melakukan proteksi terselubung untuk melindungi produk minyak nabati mereka yang daya saing dan produktivitasnya jauh lebih rendah dari minyak kelapa sawit.

“DPR mendukung langkah tegas Pemerintah dalam menghadapi sikap Uni Eropa yang bersifat diskriminatif terhadap produk kelapa sawit, termasuk dengan mempertimbangkan gugatan ke WTO,” katanya.

Politisi Golkar itu juga menyebutkan mengenai adanya kemungkinan penerapan kebijakan retaliasi terhadap produk-produk dari Uni Eropa.

Bambang menegaskan bahwa persahabatan dengan negara lain memang penting, tetapi kepentingan rakyat dan kepentingan nasional adalah di atas segala-galanya.

“DPR dan pemerintah harus bergandeng tangan membela kepentingan rakyat dalam setiap diplomasi internasional,” kata Ketua DPR.

Baca juga: ISPO sebut sistem sertifikasi sawit terapkan standar internasional

Sebagaimana diwartakan, Komisi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) menyatakan bahwa sertifikasi kebun kelapa sawit yang berjalan sejak 2011 telah menerapkan standar internasional dengan dilibatkannya lembaga sertifikasi dari luar negeri.

Kepala Sekretariat Komisi ISPO R. Azis Hidayat menyebutkan saat ini ada 15 lembaga sertifikasi (LS) yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan mendapat pengakuan dari Komisi ISPO. Sebanyak 7 LS berasal dari Jerman, Inggris, Italia, Perancis, Swiss dan Australia.

“Lembaga sertifikasi dari luar negeri ini juga diperkuat oleh 1.559 auditor ISPO. Jadi tidak benar kalau ada pihak yang masih menganggap sistem sertifikasi ISPO belum sesuai standar internasional,” kata Azis pada Diskusi dan Peringatan Sewindu ISPO di Jakarta, Kamis (28/3).

Azis menilai sistem sertifikasi ISPO telah kredibel, karena tidak memihak dan independen, serta mengacu pada standar internasional ISO. Penilaian kesesuaian dan audit sertifikasi dilakukan oleh lembaga sertifikasi yang diakreditasi oleh KAN.

Ia memaparkan kredibilitas ISPO juga sudah teruji ketika berperan aktif sebagai “Expert on ISPO” atas Kasus Gugatan Iklan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia di Lyon, Perancis yang dianggap bohong. Kasus tersebut akhirnya dimenangkan Kementerian Perdagangan RI.

Selain itu, keberterimaan ISPO dikatakan semakin membaik. Perkembangan implementasi sertifikasi ISPO sejak 2016 telah dimonitor Europian Sustainable Palm Oil (ESPO) dan setiap tahunnya dilaporkan oleh European Palm Oil Alliance (EPOA).

Baca juga: Stafsus Menlu katakan retaliasi diskriminasi sawit tunggu keputusan UE
Baca juga: Ekonom: Perundingan bilateral kunci hadapi diskriminasi sawit

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Empat tahun terakhir ekonomi Indonesia dinilai membaik

Padang (ANTARA) – Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr Unggul Heriqbaldi menilai dalam empat tahun terakhir ekonomi Indonesia membaik di tengah tantangan yang cukup berat.

“Pembangunan ekonomi tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimensinya banyak, mengacu kepada data Badan Pusat Statistik bisa dilihat secara objektif ada perbaikan,” kata dia di Padang, Sabtu.

Ia menyampaikan hal itu pada Seminar Nasional dengan tema Berselancar di Atas Ombak Inovasi Kunci Menuju Indonesia Sejahtera menghadirkan pembicara staf khusus presiden bidang ekonomi Ahmad Erani Yustika, Ekonom CSIS Dr Fajar B Hirawan, Ekonom Universitas Andalas Prof Werry Darta dan
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Baiturahmah Dr Yandi Sukri.

Menurut dia ekonomi Indonesia amat bergantung atau berbasis pada komoditas ekspor dan di tengah harga yang masih fluktuatif serta permintaan global yang tak begitu baik.

“Ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh di atas lima persen, tentu saja selain mampu tumbuh juga bisa dilihat kualitas pertumbuhannya seperti terjadinya penurunan angka kemiskinan,” kata dia.

Jadi, kata dia, kalau ada pertanyaan apakah saat ini arah ekonomi Indonesia berada di jalur yang tepat jawabannya sudah berada di jalan yang benar.
Terkait dengan adanya kritik sejumlah pihak yang menyatakan saat ini kondisi masyarakat sulit ia mengatakan dimensi kesejahteraan itu beragam.

“Kalau mau melihat dari sisi aset maka ketimpangan saat ini masih cukup tinggi karena satu persen pemilik aset di Indonesia menguasai lebih dari 40 persen aset,” kata dia.

Ia melihat ketimpangan terjadi karena pertumbuhan tidak berorientasi pada kualitas karena pada era orde baru ekonomi pernah tumbuh hingga tujuh persen namun terdapat sejumlah kelemahan seperti tidak diikuti pengurangan kemiskinan.

Berikutnya terkait persoalan utang ia melihat pembangunan ekonomi di Indonesia dengan target pertumbuhan lima persen perlu investasi.

Pada tahun depan, tambahnya, Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp5.500 triliun dan dana yang ada dalam negeri tidak cukup, kalau tetap pakai dana dalam negeri konsekuensinya ekonomi tumbuh lebih rendah.

“Oleh sebab itu utang jangan dipandang sebagai beban selama penggunaanya produktif dan masyarakat mari awasi bersama,” katanya.

Baca juga: BI: Konsumsi masyarakat tinggi dorong optimisme pertumbuhan ekonomi
Baca juga: Menperin optimistis ekonomi Indonesia semakin kuat

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DFSK berikan promo Super Cab untuk UMKM Bekasi

Jakarta (ANTARA) – Sentra DFSK Kranji menggelar “Super Cab Super Untung” sebagai salah satu upaya mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus bertambah dan membutuhkan kendaraan niaga ringan di Kota dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Melalui program yang digelar di Pasar Modern Harapan Indah Bekasi, para pengusaha UMKM akan mendapatkan potongan harga untuk model Super Cab sebesar Rp19 juta, diskon tambahan Rp10 juta dan voucher BBM Rp6 juta.

“Spesial diskon hanya berlaku pada saat acara berlangsung, selain tambahan bonus kami juga memberikan undian dengan beragam berhadiah yang berlaku bagi semua konsumen,” kata General Manager & Strategic Planning Department Sentra DFSK Kranji-Bekasi, Wahono, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Program itu tidak hanya diberikan untuk Super Cab, konsumen SUV DFSK Glory 580 juga mendapat potongan harga hingga Rp32 juta apabila membeli Glory 580 Comfort tahun 2018.

“Khusus pembelian DFSK Glory 580 secara tunai maupun kredit bisa langsung mendapatkan hadiah satu unit sepeda motor SYM Bebek Classic. Tanpa diundi, ditambah kaca film dan bingkisan spesial,” kata Wahono.

DFSK Kranji juga menggelar program reguler kuartal pertama 2019 yakni “Gloriuos New Year Celebrations” untuk pembelian tipe mobil Glory 580 yang berlangsung hingga April 2019.

Pada program reguler itu, konsumen hanya membayar biaya pemesanan Rp5 juta untuk memboyong Glory 580 dengan tambahan kaca film dan merchandise spesial.

Baca juga: DFSK Glory 560 andalkan spesifikasi sporty

Baca juga: DFSK resmi perkenalkan Glory 560 di Indonesia

Baca juga: DFSK hadirkan diler berstandar A+ di Depok

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019

Kemenperin perkuat industri tekstil

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian giat memacu pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Tanah Air untuk memperkuat struktur industrinya.

Sebab, berdasarkan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN), industri TPT merupakan salah satu sektor manufaktur yang dikategorikan strategis dan prioritas dalam perannya menopang perekonomian.

“Bahkan, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian termasuk dari lima sektor yang disiapkan menjadi andalan dalam penerapan industri 4.0 di Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto lewat keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Saat bertemu dengan para pelaku industri TPT di Jakarta, Menperin mengemukakan, kemampuan industri TPT dalam dua tahun terakhir semakin kompetitif, baik di pasar domestik maupun global.

Ini terlihat pada laju pertumbuhan industri TPT sepanjang tahun 2018 yang tercatat di angka 8,73 persen atau mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen.

“Pada 2018, industri TPT menjadi penghasil devisa yang cukup signifikan dengan nilai ekspor mencapai 13,22 miliar dolar AS atau naik 5,55 persen dibanding tahun lalu. Selain itu, industri TPT telah menyerap tenaga kerja sebanyak 3,6 juta orang. Ini yang menjadikan industri TPT sebagai sektor padat karya dan berorientasi ekspor,” paparnya.

Menperin optimistis, ekspor produk TPT nasional akan semakin terdongkrak seiring ditandatangani perjanjian kerja sama ekonomi yang komprehensif antara Indonesia dengan Australia dan EFTA.

“Jadi, market-nya terbuka luas. Kami berharap juga mendorong CEPA dengan Uni Eropa bisa cepat diselesaikan,” katanya.

Baca juga: Menperin sambut target ekspor tekstil 30 miliar dolar
Baca juga: Mendag dukung target ekspor 30 miliar dolar AS industri TPT

Dalam acara yang bertema “Revitalizing Indonesia Textile: Plantation to Fashion” tersebut, Airlangga mengatakan, industri TPT nasional saat ini telah terintegrasi dari hulu hingga hilir sehingga memiliki daya saing global.

Keunggulan ini perlu ditingkatkan guna lebih memperdalam strukturnya, seperti melalui investasi industri bahan baku terutama yang substitusi impor.

“Diharapkan ke depan, semakin kuat strukturnya dengan bertambahnya industri yang menghasilkan bahan baku berupa serat rayon sebagai diversifikasi produk yang berbasis kapas dan polyester,” tuturnya.

Oleh karena itu, Menperin memberikan apresiasi kepada PT Asia Pacific Rayon (APR) dan PT Rayon Utama Makmur (RUM) yang telah melakukan investasi dalam sektor industri serat rayon untuk meningkatkan kapasitas nasional yang saat ini sebesar 536 ribu ton per tahun.

PT APR menggulirkan dananya di Riau sebesar Rp11 triliun dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200 orang sehingga secara grup totalnya mencapai 7.000 pekerja.

“Dengan beroperasinya PT APR yang menghasilkan viscose rayon sebesar 240 ribu ton dan PT RUM sebesar 80 ribu ton, maka total kapasitas produksi nasional serat rayon akan menjadi 856 ribu ton per tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Airlangga juga mendorong kepada PT APR agar melakukan investasi yang lebih ke hilir, yaitu industri pemintalan dengan kapasitas mesin minimal 1 juta mata pintal. Apabila ini dilakukan, ekspor berupa benang rayon ditargetkan naik hingga 57,6 ribu ton atau senilai USD240,54 juta.

“Sebagai perusahaan pionir yang mengembangkan industri tekstil yang tidak hanya beriorientasi kepada tekstil untuk sandang, kami juga melihat PT APR sudah lebih beriorientasi kepada kebutuhan fesyen dan terus mengembangkan rayon untuk kebutuhan technical textile,” imbuhnya.

Airlangga menambahkan, pihaknya sedang mendorong sektor manufaktur di Tanah Air dapat terlibat aktif dalam program pendidikan dan pelatihan vokasi serta kegiatan penelitian dan pengembangan. Bagi perusahaan yang berinvestasi pada dua hal tersebut, pemerintah siap memberikan insentif fiskal berupa super deductible tax.

Pihaknya telah mengusulkan skema keringanan pajak tersebut, hingga 200 persen untuk industri yang berinvestasi pada pendidikan vokasi, dan sebesar 300 persen bagi yang terlibat dalam kegiatan R&D untuk menciptakan inovasi.

Baca juga: Mengembalikan kejayaan industri produk tekstil nasional
Baca juga: Industri tekstil nasional dinilai berdaya saing global

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perbaikan infrastruktur jalan lintas Sumatera

Sejumlah kendaraan melintasi Jembatan Sungai Dareh lama di samping Jembatan Sungai Dareh baru yang masih dalam proses pembangunan di Jalan Lintas Sumatera Sumbar-Jambi, Pulau Punjung, Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu (30/3/2019). Pembangunan jembatan di atas Sungai Batanghari tersebut bertujuan memperlancar arus lalu lintas. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/foc.

Berdayakan ekonomi, Unimal dorong sistem keuangan syariah di Aceh

Apalagi di Aceh telah diberlakukan Qanun nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, sehingga akan semakin sinergis dengan langkah Unimal yang dilakukan sekarang dengan menghadirkan Prodi Ekonomi Syariah

Lhokseumawe, Aceh (ANTARA) – Universitas Malikussaleh (Unimal), Provinsi Aceh, mendorong sistem keuangan syariah di Aceh dalam upaya memberdayakan ekonomi umat sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

“Sistem perekonomian dan keuangan syariah perlu terus didorong untuk mendukung tercapainya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, yang prinsip-prinsipnya menekankan kepada etika, keadilan, dan kesetaraan,” kata Rektor Universitas Malikussaleh Dr Herman Fithra, ST., MT, Sabtu, di Lhokseumawe.

Sebagai langkah serius Unimal terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, katanya, di universitas tersebut memiliki Program Studi Ekonomi Syariah sehingga semakin memperkuat posisi ekonomi dan sistem keuangan syariah itu sendiri.

“Apalagi di Aceh telah diberlakukan Qanun nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, sehingga akan semakin sinergis dengan langkah Unimal yang dilakukan sekarang dengan menghadirkan Prodi Ekonomi Syariah,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa ekonomi dan keuangan syariah yang didukung oleh regulasi dan dikelola secara profesional sangat penting dilakukan dalam upaya mencapai tujuan pembangunan ekonomi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap sistem perekonomian Islam tersebut.

Oleh karena itu, untuk semakin mendorong terciptanya sistem perekonomian Islam di tengah-tengah masyarakat, terutama masyarakat Aceh yang juga dikuatkan oleh regulasi yang mengatur tentang keuangan syariah tersebut, katanya, perlu upaya semua pihak, baik perguruan tinggi, instansi terkait bahkan perbankan sendiri.

“ Seperti kita ketahui, literasi tentang ekonomi dan sistem keuangan syariah masih minim. Oleh karena itu, butuh peran dari semua pihak, terutama yang terlibat langsung dengan praktik keuangan dan ekonomi syariah ini. Seperti pihak perbankan lebih menjelaskan lagi kepada masyarakat melalui sarana-sarana edukasi-informasi,” demikian Herman Fithra.

Baca juga: Universitas Malikussaleh dampingi 44 pengusaha pemula

Baca juga: Unimal Aceh loloskan 6 “startup” binaan raih pembiayaan program PPBT Kemenristekdikti

Pewarta: Mukhlis
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat: Diskriminasi sawit oleh Eropa kritik bagi pemerintah

Mamuju (ANTARA) – Pengamat persawitan Andi Indah Patinaware mengatakan diskriminasi sawit oleh negara Eropa dinilai adalah kritik bagi pemerintah Indonesia untuk lebih memperbaiki tata kelola perkebunan sawitnya.

“Sebenarnya diskriminasi sawit oleh negara Eropa adalah kritik bagi negara ini sehingga tata kelola sawit harus diperbaiki pemerintah ke depan,” kata Andi Indah Patinaware yang juga Direktur Sawit Watch di Mamuju, Sabtu (30/3).

Ia mengatakan, negara Eropa menolak crude palm oil (CPO) atau minyak sawit dari Indonesia yang dikelola perusahaan sawit, karena sawit dikembangkan di negara ini merusak lingkungan dan merusak hutan.

“Itu akan menjadi risiko bagi negara Eropa karena mereka juga tidak mau kalau sawit dikelola dengan mengorbankan lingkungan, sehingga mendiskriminasi sawit dari Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah dari pusat sampai daerah termasuk di Provinsi Sulbar yang memiliki perkebunan sawit paling luas di Sulawesi untuk berbenah melakukan tata kelola perkebunan sawit.

Ia mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan peraturan presiden mengenai penyelesaian konflik agraria dan redistribusi lahan serta moratorium pembukaan lahan sawit, hendaknya ini menjadi acuan dalam tata kelola pengembangan sawit ke depan.

“Selain masalah lingkungan, penyelesaian konflik lahan dan redistribusi lahan harus diselesaikan karena itu bagian tata kelola sawit,” katanya.

Menurut dia, semua pihak tentu tidak menginginkan bersama jika perusahaan sawit merusak hutan untuk membuka perkebunan sawit karena itu akan merusak dan merugikan dunia, sehingga kebijakan mengawal perpres diatas mesti diaplikasikan dengan benar.

Ia juga berharap, agar lembaga non pemerintah dan sipil yang ada di daerah dapat mengawal kebijakan tersebut sebagai dukungan menata perkebunan sawit ke depan agar lebih baik.

“Kebijakan dari perpres tersebut juga harus disosialisasikan kepada pemerintah daerah agar memahami upaya menata tata kelola perkebunan sawit ke depan,” katanya.

Pewarta: M.Faisal Hanapi
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Energi alternatif biogas

Warga menyalakan lampu petromak berbahan bakar biogas di Desa Benteng Gajah,Tompo Bulu, Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (30/3/2019). Sedikitnya ada 30 instalasi digester biogas kotoran sapi yang dibangun di desa tersebut dimanfaatkan warga setempat untuk mengganti LPG sebagai bahan bakar memasak dan penerangan sehingga dapat menekan pengeluaran harian warga. ANTARA FOTO/Arnas Padda/YU/foc.

Daop 7 belum pastikan kereta api tambahan

Kediri (ANTARA) – PT Kereta Api Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur belum memastikan jumlah kereta api tambahan yang dimanfaatkan selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.

“Untuk kereta api tambahan belum diputuskan oleh direksi. Biasanya nanti pengumuman H-60 Lebaran baru diketahui yang lewat di Daop 7 berapa (kereta api),” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi di Madiun, Sabtu.

Ia mengatakan, saat ini PT KAI masih fokus untuk penjualan tiket kereta api baik untuk arus balik dan mudik dalam Lebaran 2019. Tiket bisa didapatkan secara langsung ke stasiun maupun lewat berbagai macam aplikasi dalam jaringan.

Ia juga menambahkan sebagian besar tiket kereta api sudah habis terjual. Para pembeli juga bisa mengakses secara langsung di aplikasi guna mengetahui apakah tiket masih ada yang kosong atau sudah habis.

“Tiket sebagian besar sudah habis. Untuk arus balik juga bisa langsung dibeli mulai H-90. Penjualan dilakukan sejak awal Maret, jadi calon penumpang bisa mengatur jadwal mencari yang kosong,” kata dia.

Dari laporan yang masuk tiket kereta api pada 28 Maret 2019, KA Singasari relasi dari Blitar ke Pasarsenen (balik) untuk kelas ekonomi sisa 57  persen dari 10.560 tempat duduk. Penjualan itu sudah berlangsung selama 22 hari. Kelas eksekutif masih ada 50  persen dari 3.300 tempat duduk (22 hari), dan tiket yang habis pada tanggal 7 dan 8 Juni 2019 (kelas ekonomi), dan 7 hingga 16 Juni 2019 (kelas eksekutif).

KA Singasari relasi dari Pasarsenen ke Blitar (mudik), kelas ekonomi ada 50 persen dari 10.560 tempat duduk (22 hari). Kelas eksekutif 41 persen dari 3.300 tempat duduk (22 hari), dan tiket habis pada tanggal 5 dan 7 Juni habis (kelas ekonomi), dan 26 Mei 2019, lalu 5,6,7 Juni 2019 juga habis (kelas eksekutif).

KA Brantas relasi dari Blitar ke Pasarsenen (balik). Kelas ekonomi 13 persen dari 18.565 tempat duduk (22 hari) tiket sudah habis pada tanggal 26 Mei 2019, dan tanggal 5-8, 10-16 Juni 2019 habis (kelas ekonomi).

KA Brantas relasi Pasarsenen ke Blitar (mudik). Kelas ekonomi habis dari 18.565 tempat duduk (22 hari) tiket sudah habis pada tanggal 26, 27, 30, 31 Mei 2019, dan tanggal 1-14 Juni 2019 (kelas ekonomi).

KA Kahuripan relasi Blitar ke Kiaracondong Bandung (balik). Kelas ekonomi habis dari 13.992 tempat duduk (22 hari), tiket terpantau habis pada tanggal 30, 31 Mei 2019, dan 1-11, dan 13-16 Juni 2019 (kelas ekonomi).

KA Kahuripan relasi Kiaracondong Bandung ke Blitar (mudik). Kelas ekonomi habis dari 13.992 tempat duduk (22 hari). Tiket terpantau habis tanggal 26-31 Mei 2019, dan 1-13 Juni 2019 (kelas ekonomi). 

Baca juga: Penumpang KA Lebaran 2019 Daop Madiun diprediksi naik
Baca juga: Ketersediaan tiket KA Lebaran di Daop 7 Madiun menipis

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jaringan Pengusaha Nasional bangun sinergi di Thailand

Jakarta (ANTARA) – Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) membangun sinergi dan jaringan di Thailand melalui program YEND (Young Enterpreneur Network Development) bersama Departemen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Kerajaan Thailand.

Ketua Harian Pengurus Pusat Widiyanto Saputro dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, mengatakan sebanyak 30 pengusaha muda Indonesia dikirim ke Bangkok untuk membangun jaringan usaha dan sinergitas dalam program yang digelar 24-29 Maret 2019 itu.

“Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dan sinergitas usaha antara kedua negara dalam jangka panjang, dengan membangun ‘chemistry’ bersama berdasar semangat ‘Friendship First, Business Later’,” katanya.

Di akhir program, ditandatangani perjanjian kerja sama antara Japnas yang diwakili Ketua Harian Pengurus Pusat Widiyanto Saputro dan Kementerian Perdagangan Thailand yang diwakili Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Adul Chotinisakorn.

Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Thailand Ahmad Rusdi menyambut baik inisiatif, program dan kerja sama tersebut. Ia juga mengundang para pengusaha Japnas untuk melakukan pemetaan lebih rinci mengenai beragam potensi sinergi usaha di Thailand.

Ketua Umum Pusat Japnas Bayu Priawan Djokosoetono mengatakan sinergi yang terjalin sesuai dengan semangat Japnas sebagai kelompok yang selalu berusaha mendorong sinergi usaha antarpengusaha di dalam dan luar negeri.

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Impor bawang putih Bulog dinilai bisa timbulkan “moral hazard”

Surabaya (ANTARA) – Lembaga kajian The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai keputusan menugaskan Bulog untuk mengimpor bawang putih guna menstabilkan harga komoditas ini dipandang tidak akan efektif dan bisa menimbulkan “moral hazard” atau perilaku tidak jujur dengan mengorbankan kepentingan pihak lain.

“Alih-alih bisa menurunkan harga, pemberian diskresi kepada Bulog justru berpotensi menimbulkan ‘moral hazard’. Kebijakan ini menafikan keberpihakan terhadap petani bawang putih,” kata Direktur Eksekutif The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati melalui pernyataannya, Sabtu.

Menurut dia, permasalahan bawang putih sudah menjadi masalah klasik yang tidak selesai-selesai karena persoalan data. Seharusnya, lanjut dia, jika pemerintah memang mengetahui tiap tahunnya ada permasalahan kekurangan stok, keputusan impor sudah dilakukan sebelum harga merangkak naik.

“Percuma kalau sekarang. Kalau memang mau ada penugasan ya harusnya sudah dari beberapa bulan yang lalu. Kan impor bawang putih ini prosesnya tidak cuma seminggu dua minggu impornya,” katanya.

Selain itu, ia mempertanyakan keputusan pemerintah menugaskan Bulog untuk melakukan impor karena jika memang penugasan maka seharusnya dibiayai oleh APBN karena memang bertujuan sebagai buffer stock. Namun, ini tidak dapat terjadi dengan status Bulog sebagai BUMN.

Pada akhirnya, kata dia, penugasan impor kepada Bulog sifatnya juga mengarah komersialisasi. Potensi terjadinya moral hazard pun bisa semakin besar terjadi. “Nanti ujung-ujungnya Bulog kasih penugasannya ke importir lain. Sama seperti kasus penugasan daging. Ujung-ujungnya bukan Bulog yang ngimpor,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sebelumnya mengatakan rencana impor 100.000 ton bawang putih masih menunggu izin dari Kementerian Perdagangan. “Kita sudah perintahkan untuk dilakukan (impor), tapi memang belum, seharusnya minggu lalu,” katanya.

Darmin mengharapkan izin tersebut segera terbit karena kebijakan itu sudah diputuskan sejak lama untuk stabilisasi harga bawang putih. Namun, ia tidak terlalu mengkhawatirkan lamanya penerbitan izin impor tersebut, karena harga bawang putih saat ini belum terlampau tinggi.

Pernyataan sama sebelumnya juga dikatakan Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar Utomo. Ia menjelaskan bahwa saat ini Perum Bulog masih melengkapi persyaratan berupa surat rekomendasi dari Kementerian Pertanian yang sudah diterbitkan setelah rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menko Perekonomian.

Saat ini perseroan masih menunggu surat penugasan dari Menteri BUMN, untuk kemudian mengajukan izin ke Kementerian Perdagangan dan mendapatkan persetujuan impor (PI). Setelah seluruh persyaratan lengkap, Bulog pun segera melakukan lelang impor bawang putih secara terbuka. Bawang putih sebanyak 100.000 ton akan didatangkan dari Tiongkok secara bertahap.

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gaikindo : pembukaan tol baru positif bagi penjualan mobil

Surabaya (ANTARA) – Ketua Umum, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohanes Nangoi menyebutkan pembukaan tol baru positif untuk mendorong penjualan mobil selama 2019, meski pada Januari-Februari tercatat menurun.

“Saya masih belum mengetahui dan mencari penyebab turunnya penjualan otomotif selama Januari-Februari, namun peresmian tol akhir-akhir ini merupakan unsur positif mendorong penjualan mobil,” kata Yohanes di Surabaya, Sabtu.

Yohanes yang sebelumnya hadir di Surabaya dalam pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 mengatakan unsur positif dalam hal ini adalah faktor penyebarannya ke berbagai daerah setelah terbangunnya ruas tol.

“Orang Jakarta yang mau beli mobil pun dan secara infrastruktur jalannya masih macet, maka akan ada unsur positif lainnya adalah penjualannya melebar ke bebagai daerah. Dan tercatat, 40 persen penjualan mobil saat ini sudah di luar Jawa semua,” katanya.

Oleh karena itu, Yohanes optimistis penjualan di 2019 akan kembali naik, minimal sama atau flat seperti tahun 2017 ke 2018.

“Secara umum penjualan tahun 2018 naik sekitar 6-7 persen dibanding 2017, dan kami harapkan tahun 2019 bisa flat. Jatim mempunyai kontribusi sekitar 13 persen,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto yang hadir di GIIAS 2019 di Surabaya juga menyebutkan adanya tol Trans-Jawa dapat membantu penyebaran industri otomotif nasional, dan beberapa wilayah seperti Jawa Timur memiliki potensi yang cukup besar untuk menumbuhkan IKM komponen kendaraan.

“Apalagi, adanya Trans-Jawa yang sudah terhubung. Ini dapat mengimbangi Detroitnya Indonesia yang ada di Bekasi, Karawang dan Purwakarta,” katanya.

Bahkan, adanya industri bahan baku baterai lithium di Morowali, Sulawesi Tengah, juga menjadi peluang bagi Jawa Timur untuk menarik investor pembuat baterai yang bisa digunakan kendaraan listrik.

“Nanti bisa dikembangkan kawasan industri baru. Jadi banyak potensi industrialisasi di Jawa Timur. Kami siap memfasilitasinya,” katanya.

Baca juga: Gaikindo : penjualan otomotif mulai merata ke seluruh Indonesia

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Produksi gabah turun tiga ton per hektare di Aceh Besar

Banda Aceh (ANTARA) – Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Indrapuri, Aceh Besar, Suryanidar mengatakan produksi gabah di wilayah setempat dari sembilan ton turun menjadi tiga ton per hektare.

“Produksi gabah di Indrapuri, Aceh Besar tahun lalu sembilan ton per hektare dan sekarang turun menjadi tiga ton per hektar karena petani setempat sangat sulit memperoleh pupuk,” kata Suryanidar usai memanen padi perdana di sawah kawasan Indrapuri, Aceh Besar, Sabtu.

Panen perdana gabah tersebut dibantu anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodam Iskandar Muda Aceh dan personil Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Polda Aceh.

Suryanidar menyebutkan biasanya produksi gabah berkisar delapan hingga sembilan ton per hektare.

Namun, periode ini produksi gabah menurun drastis disebabkan kelangkaan pupuk. Hal ini tentu sangat merugikan masyarakat tani.

Ia menjelaskan, sejumlah petani padi di kawasan Indrapuri, dan sekitarnya sangat sulit mendapatkan pupuk jenis Urea, SP-36, KCL dan pupuk ZA.

“Jika salah satu pupuk itu tidak digunakan untuk padi, maka berdampak pada hasil produksi,” ujarnya.

Salah seorang petani, Jamaluddin yang ikut memotong padi di sawah kawasan Indrapuri juga mengaku masyarakat tani sangat sulit mendapatkan pupuk.

“Sering kali pupuk langka dan saya hanya menaburkan pupuk Urea dan SP-36. Pupuk KCL waktu itu tidak ada di pasar,” katanya.

Lebih lanjut petani tradisional tersebut berharap, pemerintah menyediakan pupuk yang cukup agar masyarakat tani merugikan dan produksi gabah pun mencapai target.

Pewarta: Irman Yusuf
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemkot Pekalongan fasilitasi IKM memperoleh sertifikat halal

Pekalongan (ANTARA) – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, siap memfasilitasi pada pelaku industri kecil dan menengah mendapatkan sertifikat halal dan sertifikat produksi pangan dengan gratis.

Kepala Seksi Industri Aneka Usaha dan Jasa Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Pekalongan Muhammad Wahyu di Pekalongan, Sabtu, mengatakan bahwa pemkot akan terus mendorong bagi pengembangan para pelaku IKM dengan memfasilitasi untuk memperoleh sertifikat halal gratis.

“Kami akan memfasilitasi pelaku IKM yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman seperti aneka keripik, kerupuk, kue kering dan basah, frozen food, dan yogurt agar memperoleh sertifikat halal maupun produksi pangan izin pangan.

Sertifikat halal dan produksi pangan izin pangan ini, kata dia, merupakan salah satu bukti pengesahan yang menunjukkan bahwa produk yang mereka hasilkan berkualitas dan aman dikonsumsi terutama bagi konsumen muslim.”Serti fikat tersebut berlaku hingga dua tahun.

Sertifikat halal itu penting dimiliki oleh pelaku IKM agar ada jaminan produksinya berkualitas, aman, dan halan dikonsums masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan sertifikat halal dan produksi pangan izin pangan ini juga sebagai upaya meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan oleh para pelaku UKM.

“Hingga 2019 sudah ratusan IKM yang telah mendapatkan sertifikat halal dan produksi pangan izin pangan. Adapun 2019, kami akan memfasilitasi sebanyak 30 IKM untuk mendapatkan sertifikat itu,” katanya.

Menurut dia, bagi pelaku IKM yang belum memperoleh sertifikat tersebut dapat mengajukan pada Lembaga Pengkajian Pangan dan Obat-Obatan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Jateng.

“Bagi yang belum berkesempatan, bisa diajukan ke LPPOM MUI untuk mendapatkan sertifikasi halal. Mereka juga bisa mendaftarkannya secara mandiri dimana setiap IKM akan dikenai biaya sebesar Rp600 ribu,” katanya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Badan Restorasi Gambut revitalisasi lahan bekas terbakar

Pekanbaru (ANTARA) – Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan upaya revitalisasi lahan gambut bekas terbakar di kawasan konservasi Taman Wisata Alam Sungai Dumai, Kota Dumai, Provinsi Riau, sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat melalui budidaya komoditas nanas di lahan seluas 20 hektare.

Kepala Kelompok Kerja Restorasi Gambut Wilayah Sumatera, Soesilo Indrarto kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu, menjelaskan dalam upaya pemulihan gambut rusak bekas terbakar, BRG melakukan upaya revegetasi dan revitalisasi.

Revegetasi adalah program pemulihan gambut bekas terbakar dengan reboisasi atau menanam ulang lahan gambut dengan tanaman keras, seperti Meranti, Jati, Jeluton dan lainnya. Sementara, revitalisasi merupakan kegiatan budidaya tanaman cepat menghasilkan, seperti nanas yang dilakukan di Kota Dumai.

“Salah satu program dari BRG ada melakukan revitalisasi dengan melibatkan masyarakat dalam pemulihan gambut. Melalui revitalisasi, kita membantu masyarakat membudidayakan nanas di TWA Sungai Dumai untuk meningkatkan ekonomi,” kata Soesilo.

Ia menjelaskan TWA Sungai Dumai yang berada di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai menjadi salah satu areal yang luluh lantak dihajar kebakaran pada 2017 silam. Setelah berhasil diatasi, BRG mengambil langkah pemulihan gambut yang rusak akibat bekas terbakar.

Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG) dimulai dengan membangun sejumlah sekat kanal. Mulai dari pembangunan “canal blocking” tersebut. Ia mengatakan BRG telah melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar areal tersebut.

Kemudian, katanya, upaya pemulihan gambut terbakar dilanjutkan dengan revegetasi dengan penanaman tanaman hutan. Selain itu, dia menjelaskan BRG juga mengajak masyarakat untuk membudidayakan tanaman nanas disela-sela tanaman hutan yang membutuhkan waktu minimal lima tahun sebelum tumbuh besar.

“Karena hubungannya dengan manusia juga, BRG melalukan revitalisasi ekonomi. Disinilah tempatnya, lahan konservasi. Jadi revegetasi dan revitalisasi ekonomi secara bersamaan. Revegetasi, mengembalikan penutupan lahan, dan revitalisasi peningkatan ekonomi,” urainya.

Ketua Kelompok Masyarakat Pokmas Mundam Jaya III Idam Djarto mengakui bahwa program BRG dalam pemulihan gambut dan melibatkan masyarakat sekitar dengan mendorong budidaya nenas sangat membantu peningkatan ekonomi. Djarot menjelaskan 2017 lahan tersebut terbakar hingga puluhan hektare.

Bahkan, kebakaran tersebut beberapa kali mengancam pemukiman warga, yang berbatasan langsung dengan hutan konservasi. Akan tetapi, situasi berbeda dirasakan masyarakat, yang bahkan menurut dia membantu warga memperoleh sumber pendapatan baru.

“Saat ini sudah ada 70 warga yang merasakan manfaat langsung. Kita memiliki sumber pendapatan baru,” ujarnya. Ia mengatakan setelah setahun berjalan, tanaman nanas yang dibudidayakan masyarakat akan memasuki masa panen.

Pewarta: Anggi Romadhoni
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah NTT diminta bangun rumah kemasan makanan

Kupang (ANTARA) – Pelaku usaha kecil dan menengak (UKM) di Kota Kupang meminta pemerintah Nusa Tenggara Timur membangun rumah produksi dan desain kemasan aneka produk jajanan guna meningkatkan kualitas hasil produksi yang berdaya saing di pasaran.

“Kami kesulitan untuk mendapakan kemasan aneka produk jajanan yang murah karena kemasan yang didatangkan dari Surabaya harganya cukup mahal sehingga berdampak pada produksi yang terbatas,” kata pimpian UKM Setia Kawan, Dortia Mbura Waker ketika ditemui Antara di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan, apabila NTT memiliki rumah produksi kemasan makanan yang berbasis di Kupang akan memotifasi pelaku usaha kecil dan menegah (UKM) di provinsi berbasis kepulauan ini untuk meningkatkan hasil produksi lebih berkualitas.

Menurut dia, para pelaku usaha di Kota Kupang mendatangkan kemasan makanan dari Surabaya dengan harga yang cukup mahal.

Satu kemasan makanan untuk ukuran 200 gram dibeli di Surabaya dengan harga Rp500 padahal apabila rumah kemasan makanan dibangun di NTT harganya lebih murah dan biaya produksi menjadi lebih kecil.

“Dalam kegiatan pelatihan yang berlangsung tahun 2011 para pelaku usaha UKM pernah mengusulkan kepada pemerintah NTT. Pada pelatihan 2017 juga diusulkan lagi namun sampai sekarang belum ada realisasinya,” kata Wake.

Ia berharap dalam kepemimpinan Wali Kota Kupang, Jefrison Riwu Kore serta Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dapat merealisasikan pembangunan rumah kemasan berbagai aneka produk makanan lokal khas NTT itu.

Wake mengatakan, apabila rumah aneka kemasan dibangun NTT maka para pelaku usaha akan lebih bergairah dalam mengembangkan pasar untuk memasarkan hasil produksi jajanan lokal NTT.

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketersediaan tiket KA Lebaran di Daop 7 Madiun menipis

Madiun (ANTARA) – Ketersediaan tiket kereta api (KA) jarak jauh keberangkatan dari stasiun wilayah Daop 7 Madiun, Jawa Timur,  untuk angkutan Lebaran  2019 sudah menipis seiring tingginya permintaan calon penumpang.

“Tiket kereta api untuk angkutan lebaran sudah menipis, baik untuk arus mudik maupun arus balik. Padahal, angkutan lebaran baru dimulai pada 26 Mei-16 Juni 2019 atau dua bulan lagi,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kepada wartawan di Madiun, Sabtu.

Menurut dia, ada tiga KA jarak jauh yang berangkat dari stasiun wilayah Daop Madiun. Yakni KA Brantas relasi Stasiun Blitar-Pasarsenen (Jakarta), KA Singasari (eksekutif-ekonomi) relasi Stasiun Blitar-Pasarsenen (Jakarta), dan KA Kahuripan relasi Stasiun Blitar-Kiaracondong (Bandung).

Sesuai pantauan, tiket kelas ekonomi KA Singasari tujuan Blitar-Pasarsenen atau untuk arus balik saat ini masih tersisa 57 persen dari kapasitas 10.560 kursi selama 22 hari angkutan Lebaran 2019 berlangsung.

“Untuk tiket kelas ekonomi arus balik, pemberangkatan pada tanggal 7-8 Juni 2019 sudah habis terjual,” terang Ixfan.

Tiket kelas eksekutif KA Singasari tujuan Blitar-Pasarsenen saat ini masih tersisa 50 persen dari total tempat duduk yang disediakan selama 22 hari sebanyak 3.300 kursi. Tiket kelas eksekutif arus balik untuk pemberangkatan pada  7-16 Juni 2019 sudah habis terjual.

Demikian juga, tiket kelas ekonomi KA Singasari dari Pasarsenen ke Blitar atau untuk arus mudik juga tinggal 50 persen dari jumlah tempat duduk 10.560 kursi selama 22 hari. Untuk pemberangkatan tanggal 5 dan 7 Juni 2019 telah ludes.

Tiket kelas eksekutif masih sisa 41 persen dari total tempat duduk 3.300 kursi selama 22 hari untuk arus mudik. Tiket kelas eksekutif KA Singasari dari Pasarsenen ke Blitar habis untuk pemberangkatan tanggal 26 Mei 2019 dan 5-7 Juni 2019.

Untuk tiket KA Brantas pemberangkatan dari Blitar ke Pasarsenen (Jakarta) atau arus balik tinggal 13 persen dari total tempat duduk sebanyak 18.565 kursi selama 22 hari. Tiket KA Brantas sudah habis untuk pemberangkatan 26 Mei 2019, 5-8 Juni 2019, dan 10-16 Juni 2019.

“Untuk tiket KA Brantas dari Pasarsenen ke Blitar atau arus mudik malah sudah habis terjual semua. KA Brantas ini hanya kelas ekonomi,” kata Ixfan.

Tiket KA Kahuripan untuk arus mudik dan arus balik juga sudah habis terjual semuanya. Bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik dan balik lebaran dengan moda trasportasi KA, masih bisa menggunakan layanan PT KAI dengan tiket KA lebaran tambahan.

“Biasanya akan ada KA tambahan untuk angkutan Lebaran. Kami masih menunggu pengumuman penjualan tiket KA tambahan dari direksi,” katanya. 
 

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KAI Daop Jember sediakan 4.240 tiket mudik gratis

Jember (ANTARA) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9 Jember menyediakan sebanyak 4.240 tiket mudik gratis untuk membantu masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi kereta api dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah selama masa angkutan Lebaran 2019 di wilayah daerah operasi setempat.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan PT KAI mengadakan program mudik dan balik gratis naik kereta api untuk tanggal keberangkatan yang sudah ditentukan,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 9 Luqman Arif di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu.

Menurutnya, angkutan kereta api gratis untuk arus mudik dan balik di wilayah Daop 9 Jember terdiri dari KA Probowangi relasi Banyuwangi – Surabaya Gubeng dan KA Tawangalun relasi Banyuwangi – Malang untuk perjalanan selama empat hari pada tanggal 7 Juni hingga 10 Juni 2019.

“PT KAI Daop 9 menyiapkan sebanyak 4.240 tiket yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah dengan menggunakan moda transportasi KA secara gratis,” tuturnya.

Ia menjelaskan sebanyak 4.240 tiket gratis tersebut terdiri dari 2.120 tiket KA Probowangi dan 2.120 tiket KA Tawangalun dan jumlah tiket kereta gratis pada Lebaran tahun 2019 meningkat dibanding pada Lebaran 2018 yang berjumlah sebanyak 3.000 tiket kereta gratis,”

“Untuk mendapatkan tiket angkutan mudik dan balik gratis menggunakan kereta api, masyarakat bisa memesan di stasiun dalam jaringan (daring) terdekat dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditentukan,” katanya.

Luqman mengatakan pemesanan tiket kereta api untuk mudik dan balik gratis 2019 bisa dilakukan sejak 1 April 2019, kemudian pemesan wajib menyertakan foto kopi kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) atau kartu tanda mahasiswa (KTM) dan kartu pelajar, kemudian mengisi formulir pemesanan yang telah disediakan.

“Satu pemesan maksimal empat tiket kereta api dan tiket tidak bisa dibatalkan atau ditunda atau dialihkan kepada orang lain, sehingga calon penumpang kereta mudik dan balik gratis harus memperhatikan hal tersebut,” ujarnya.

Pemesanan tiket mudik dan balik gratis naik kereta api, lanjut dia, hanya bisa dilayani di loket stasiun-stasiun yang dilewati oleh perjalanan KA Probowangi dan KA Tawangalun dengan pemesanan tiket mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB, serta tiket KA mudik dan balik gratis tidak bisa dipesan melalui aplikasi KAI Acces, daring ataupun channel eksternal lainnya.

“Mudah-mudahan tiket kereta mudik dan balik gratis yang disediakan PT KAI bekerjasama dengan Pemprov Jatim setiap tahun saat masa angkutan Lebaran dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” katanya, menambahkan.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bongkar-muat terganggu, INSA Dumai desak Pelindo keruk dermaga

Dumai (ANTARA) – Asosiasi Pengusaha Jasa Keagenan Kapal (INSA) Kota Dumai mendesak Pelindo I segera mengeruk perairan sekitar dermaga pelabuhan utama di Riau itu untuk percepatan pelayanan sandar dan tidak menghambat aktivitas kapal untuk bongkar muat dan bersandar karena pendangkalan.

Ketua INSA Dumai Herman Buchari di Dumai, Sabtu, menyebutkan dampak dari dangkalnya perairan sekitar dermaga ekspor minyak sawit mentah dan minyak curah kering basah itu banyak kapal harus antre di kolam dermaga sebelum bersandar dan melakukan aktivitas bongkar muat barang.

“Janjinya perairan dermaga akan dikeruk. Ini sudah lama, tapi belum juga diwujudkan, dan akibatnya banyak kapal harus antre beberapa hari untuk bersandar di dermaga,” kata Herman.

Disebutkannya, pelayanan kapal yang terhambat ini juga berpengaruh pada aktivitas sopir mobil truk angkutan barang di pelabuhan karena harus antre bongkar muat barang dan mesti menunggu kapal bersandar ke dermaga.

Penundaan pengerukan perairan sekitar Dermaga A, B dan C Pelindo Dumai menyebabkan pengguna jasa kepelabuhanan mengalami kerugian waktu dan materi, karena harus antre di kolam dermaga serta mesti mengeluarkan biaya tambahan.

“Pemilik kapal dan barang mengalami kerugian karena ada biaya tambahan ketika kapal harus bersandar lagi di kolam pelabuhan untuk antre bersandar di dermaga,” sebutnya.

Setiap hari puluhan kapal mesti antre di kolam atau bandar pelabuhan dampak dari dangkalnya dermaga Pelindo Dumai, dan kondisi ini terjadi sudah bertahun-tahun.

Sementara itu, Manajer Umum Pelindo I Dumai Aguslianto menjelaskan bahwa rencana pengerukan tetap akan dilakukan, dan saat ini masih proses pelelangan dermaga yang mengalami pendangkalan agar pelayanan tidak terkendala.

“Rencana pengerukan dermaga saat ini masih tahap pelelangan, dan kami tetap komit untuk meningkatkan pelayanan kepelabuhanan,” kata Agus.

Pewarta: Abdul Razak
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembayaran lahan Tol Banda Aceh-Sigli selesai 2019

Kita target hingga akhir Desember tahun ini, kita tuntaskan (pembayaran) minimal lahan milik masyarakat

Banda Aceh (ANTARA) – Pemerintah menargetkan pembayaran lahan milik masyarakat setempat yang melewati 10 kecamatan dengan 78 gampong (desa) demi mewujudkan pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli sepanjang 74 kilometer bakal terealisasi hingga akhir tahun ini.

“Kita target hingga akhir Desember tahun ini, kita tuntaskan (pembayaran) minimal lahan milik masyarakat,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Tanah Jalan Tol Sigli-Banda Aceh, Alfisyah di Banda Aceh, Sabtu.

Ia menyebut, pembangunan jalan bebas hambatan terbentang mulai dari Banda Aceh melewati Aceh Besar hingga Pidie di Aceh memakai lahan seluas 856 hektare dengan lebar tanah mencapai 80 meter.

Dari peta bidang dan daftar nominatif di total luas lahan itu memiliki 3.586 bidang tanah yang telah diumumkan beberapa tahun lalu dari tersebar di enam seksi jalan tol yang akan segera terealisasi.

Keenam seksi itu, yakni Seksi 1 dari Simpang Padang Tiji-Simpang Susun Seulimeum 25,7 kilometer, Seksi 2 Seulimeum-Simpang Susun Jantho 6,3 kilometer, dan Segmen 3 Simpang Susun Jantho-Simpang Susun Indrapuri 16 kilometer.

Lalu Seksi 4 mulai Simpang Susun Indrapuri-Simpang Susun Blang Bintang sepanjang 13,5 kilometer, Segmen 5 Simpang Susun Blang Bintang-Simpang Susun Kuto Baro 7,7 kilometer, dan Segmen 6 Simpang Susun Kuto Baro-Simpang Baitussalam 4,8 kilometer.

“Minimal terdapat tiga ribu lebih bidang tanah, hingga akhir tahun ini harus sudah kita bayar lunas. PT Hutama Karya telah melakukan pembayaran ganti rugi senilai Rp168,2 miliar dengan jumlah 965 bidang tanah dari total 3.586 bidang,” tegasnya.

Ia mengaku, tetapi dalam pengadaan tanah untuk dijadikan jalan tol pertama di Aceh ini, terdapat istilah yang umum di masyarakat, yakni tanah wakaf, dan tanah kas desa.

“Ini mungkin, penyelesaiannya dalam waktu tersendiri. Karena tanah wakaf, dan kas desa harus melewati beberapa tahapan untuk prosesnya pelepasan,” kata Alfi.

Presiden Joko Widodo pertengahan Desember 2018, telah meresmikan pembangunan jalan tol Banda Aceh-Sigli sebagai upaya memudahkan mobilitas masyarakat, dan barang di daerah untuk pertumbuhan ekonomi.

“Sore hari ini, kita akan melakukan peletakan batu pertama untuk dimulainya konstruksi jalan tol dari Aceh menuju Lampung,” kata Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli di Blang Bintang, Aceh Besar.

Jokowi meyakini, kerja keras Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, perusahaan BUMN terkait, dan sejumlah kepala daerah, maka pembangunan akan berjalan cepat.

Menurut dia, pembangunan enam seksi jalan tol membutuhkan dorongan dari kepala daerah baik bupati, wali kota maupun gubernur. Hal itu terkait pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk tol.

“Problemnya hanya ada di situ. Di mana-mana yang namanya pembangunan jalan tol itu selalu problem dan masalah di pembebasan,” kata Jokowi.

Baca juga: Pemerintah Aceh yakini pembangunan jalan tol percepat perekonomian masyarakat
Baca juga: Presiden katakan Tol Lampung-Aceh tersambung 2024

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Prediksi Faisal Basri ihwal LRT bakal meleset

Jakarta (ANTARA) – Prediksi tentang mangkraknya realisasi pembangunan kereta ringan lintas raya terpadu (LRT) oleh ekonom kondang Faisal Basri naga-naganya bakal meleset kalau bukan salah sama sekali, setelah PT Adhi Karya menargetkan uji coba paling awal peranti pengangkut penumpang massal itu pada medio tahun ini.

Pekan pertama Maret dua tahun silam, media massa nasional ramai-ramai memuat pernyataan pesimistis ekonom dari Universitas Indonesia itu.

LRT bakal mangkrak, itulah pernyataan Faisal yang bisa membuat dahi pembaca mengernyit. Apa argumennya? Ekonom yang terpandang itu mengatakan, kepastian pembiayaan proyek menjadi faktor utama yang berpotensi membuat proyek LRT Jabodebek ini tak akan selesai.

Menggunakan kata-kata kiasan alias metafora, Faisal Basri menuturkan, proyek ini bagaikan kawin kontrak yang sangat dipaksakan. Proyek ini sendiri ditaksir menelan dana sebesar Rp 23,3 triliun.

PT Adhikarya (Persero) Tbk (ADHI) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) harus mencari pendanaan sendiri setelah ADHI mendapatkan penyertaan modal negara yang sangat terbatas.

Tentu, melesetnya prediksi itu tak harus menurunkan kredibilitas Faisal sebagai ekonom yang dikenal punya integritas tinggi. Dalam jagat keilmuan ekonomi, ada guyonan yang bermuatan apologi: ekonom punya alasan kuat dalam meramalkan masa depan. Jika ramalan itu meleset, mereka punya alasan yang lebih kuat lagi untuk menjelaskan kenapa prediksi mereka meleset.

Berbeda dengan alasan Faisal yang mendasari argumen peluang mangkraknya LRT dari faktor pembiayaan, terhambatnya peresmian uji coba LRT ternyata lebih diakibatkan variabel pembebasan lahan.

Direktur Utama PT Adhi Karya Budi Harto mengatakan, selain terkendala pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur LRT terkendala oleh kondisi lalu lintas yang ramai saat siang dan sore hari. Dengan demikian, pengerjaan jalur LRT untuk bagian kawasan yang melewati jalur lalu lintas ramai seperti jalur Cawang-Dukuh Atas hanya bisa dilakukan malam hari.

Untuk pembangunan di jalur Bekasi Timur, yang menjadi penghambat utamanya adalah pembebasan lahan yang belum disepakati. Perlu dicatat bahwa kendala ini bukan karena tiadanya dana untuk membebaskan lahan milik warga. Ini boleh jadi menyangkut kesepakatan waktu pembebasan.

Namun, persoalan lahan ini diperkirakan akan tuntas dan kendala ini tak menjadikan realiasasi pembangunan LRT menjadi mangkrak. Hanya realisasi operasinya yang diperkirakan mundur sekitar 22 bulan.

Presiden Joko Widodo punya keinginan bahwa pembangunan LRT Jabodebek selesai tahun ini. Tentu keinginan itu harus dibaca sebagai sebentuk cambuk agar pelaksana pembangunan LRT bekerja semakin keras dan tidak terlalu lama dalam penyelesaiannya secara keseluruhan.

Bagi publik pun, penyelesaian pembangunan LRT sesegera mungkin menjadi idaman yang tak terpungkiri. Saat ini warga dari mana pun yang setiap hari pergi kerja menuju Ibu Kota harus menanggung derita didera kemacetan yang parah, terutama di kilometer pertama menjelang pintu gerbang pembayaran tarif tol.

Kemacetan itu pun menyumbang gas pencemar udara yang mengganggu kesehatan, menghambur-hamburkan energi yang akan bisa dihemat ketika LRT itu sudah beroperasi.

Kegembiraan warga yang mengimpikan beroperasinya LRT itu dengan mudah bisa dibayangkan. Itu akan sepadan dengan keriangan para warga yang sudah menikmati beroperasinya moda raya terpadu (MRT) yang menghubungkan jalur Lebak Bulus menuju Bundaran Hotel Indonesia, yang sangat macet untuk jalan darat di jam-jam sibuk.

Baca juga: Transportasi massal berkontribusi kurangi polusi DKI Jakarta

Bila jalur LRT yang menghubungkan Bekasi Timur- Cawang, yang saat ini pembangunannya mencapai 54 persen, bisa terselesaikan, ribuan warga Bekasi akan menikmati berkah teknologi modern transportasi massal itu.

Bagi warga Bekasi yang jauh dari stasiun terminal ataupun stasiun penghentian pada titik-titik tertentu LRT, beroperasinya kereta ringan ini boleh jadi tak memberikan kenyamanan secara langsung. Namun mereka merasakan dampaknya dengan semakin berkurangnya warga yang selama ini memadati tol jalur Jakarta-Cikampek baik dengan mobil pribadi atau mobil pengangkutan penumpang umum.

Dampak positif semacam itulah yang dirasakan para warga ketika bus Transjakarta beroperasi hingga ke wilayah Bekasi Barat dan Bekasi Timur. Kehadiran TransJakarta itu menjadikan penumpang bus umum yang dimiliki Mayasari Bakti tidak padat berjubel lagi oleh penumpang yang berdesakan. Karena sebagian warga memilih Tranjakarta yang murah meriah dengan tarif Rp3.500,-, penumpang bus Masayari yang mengenakan tarif Rp10.000,- Bekasi-Jakarta pun jadi nyaman dan berpeluang besar mendapat tempat duduk di dalam bus.

Tentu hal serupa juga dirasakan oleh warga dari kawasan selatan Jakarta saat Transjakarta menjangkau kawasan itu. Bila operasi jalur LRT untuk lintas pelayanan I Cawang-Cibubur diresmikan, yang dijadwalkan dilakukan akhir 2019, warga yang akan menikmati berkah LRT tentu melegakan warga yang berdomisili di jalur itu meski jauh dari terminal atau halte stasiun LRT. Setidaknya akan ada ribuan pengguna LRT setiap pagi dan sore pada jam-jam sibuk kerja yang tak memperpadat jalan tol atau bukan tol sepanjang Cibubur-Cawang.

Barangkali yang menjadi esensi pembangunan moda transportasi cepat massal adalah perkara pemihakan negara kepada rakyat, terutama wong cilik. Artinya, tarif menggunakan moda transportasi itu mesti terjangkau oleh kantung saku warga paling minim kemampuan finansialnya. Dengan bahasa yang tendensius pro jelata, MRT dan LRT biarlah menjadi transporasi milik wong cilik.

Baca juga: LRT Jabodetabek pecahkan rekor dunia untuk “longspan” terpanjang

Baca juga: DPRD DKI tetapkan tarif MRT dan LRT
 

Oleh Mulyo Sunyoto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019