Dari Tanah Ombak memantik budaya literasi

Padang (ANTARA) – Angin laut menyelinap masuk lewat pintu kayu yang terbuka, menyisir rambut bocah-bocah yang larut dalam buku bacaan di pemukiman warga di Purus III, Kota Padang, Sumatera Barat.

Mereka “bergelimpangan” di lantai porselen tak beralas. Lantai yang sejuk membuat mereka betah berlama-lama tenggelam dalam halaman buku.

Sebagian lagi, bocah-bocah yang lebih kecil, lebih tertarik dengan balok-balok kayu yang bisa disusun menjadi berbentuk bangunan. Sekilas seperti lego, permainan anak yang lagi hit itu, namun lebih sederhana.

Di bagian agak ke belakang sedikit, beberapa remaja sedang asyik mangacak-acak komposisi musik dengan memadukan suara gitar dengan pianika dan melodi dari balera.

Beberapa kesalahan yang membuat komposisi musik itu menjadi kacau, membuat mereka tertawa. Menertawakan kesalahan sendiri dan memulai kembali. Dalam beberapa menit, komposisi musik itu mulai terasa enak di telinga.

Tempat itu berada gang pemukiman nelayan Purus, paling ujung. Beberapa tahun lalu, tempat itu terasa begitu sesak. Rumah yang bertumpuk-tumpuk, saling himpit hanya menyisakan jalan beton selebar satu meter membelah tengah-tengah pemukiman.

Udara pinggir pantai yang gerah memaksa penghuni rumah untuk berangin-angin di beranda luar yang sebenarnya tidak pula pantas disebut beranda.

Suasana sumpek itulah yang membangun karakter anak-anak di pemukiman itu. Seperti botol yang sudah terlalu penuh sesak isinya, dengan sendirinya akan mencari jalan untuk keluar agar tidak pecah.

Begitulah, maka caci maki dan kata-kata kotor lalu meluas pada tindakan-tindakan yang melenceng dari norma-norma, seakan representasi dari upaya “melarikan diri” dari situasi penuh sesak itu. Pelampiasan agar tidak “meledak”.

Tanah Ombak

Pada kondisi itulah “Tanah Ombak” lahir. Sebuah rumah yang terletak di ujung paling dalam pemukiman tersebut, “dibuka” menjadi sebuah rumah seni dan literasi.

Anak-anak nelayan di pemukiman itu seakan menemukan sebuah oase di tengah sesaknya hidup yang mereka rasakan. Tanah Ombak menjadi ruang bagi mereka untuk bermain, membaca, dan mengekspresikan diri sebagai insan yang juga memiliki potensi untuk menjadi orang-orang besar di negeri ini.

Pengelola Tanah Ombak Syuhendri menyebut tidak membatasi anak-anak yang datang untuk bermain dan belajar di sana. Namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi yaitu tidak boleh berkata kasar, menjaga kebersihan, tidak boleh main fisik, dan belajar mendengar.

Anak-anak itu kemudian diajarkan untuk membaca dan setiap kali berkunjung diwajibkan membaca minimal 15 menit. Budaya literasi yang dibangun di Tanah Ombak itu berlahan-lahan juga berhasil membangun nilai-nilai positif di pemukiman kumuh nelayan itu.

Pemahaman Syuhendri tentang teater yang sudah “masak”, juga ditularkan pada anak-anak nelayan yang kemudian mulai merasakan manisnya sebuah prestasi di tingkat nasional.

Tempat yang sarat nilai dan perjuangan itu menarik minat tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membawa pelajar peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) yang merupakan program BUMN Hadir Untuk Negeri ( BHUN) 2019 untuk “belajar” di sana.

Tiga BUMN itu, PT KAI, PT Semen Padang dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menilai kegiatan bedah buku yang dilakukan, Minggu (18/8) memiliki semangat literasi yang sama dengan Tanah Ombak. Mereka ingin mematik api literasi di dada SMN asal Kalimantan Selatan itu.

Assistant Manager Environmental development PT KAI Yunanto mengatakan menulis sudah menjadi sebuah hal yang tidak terpisahkan dari SMN sejak dua tahun terakhir. Dua buku sudah dilahirkan dari upaya membuka cakrawala berfikir pelajar terpilih dari seluruh Indonesia itu dengan memperkenalkan kekayaan budaya bangsa.

Menteri BUMN Rini Soemarno dalam sambutan buku SMN 2018, “Bingkai Anak Negeri”, mengatakan banyak generasi muda yang tidak mengetahui betapa besarnya dan kayanya negara Indonesia dengan beragam budaya dari Aceh hingga Papua dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

BUMN memiliki tanggung jawab untuk memberikan “penyadaran” akan hal itu agar generasi muda itu memiliki rasa kebanggaan yang kuat pada tanah air dan kelak menjaga persatuan dan kesatuan NKRI hingga Indonesia menjadi negara yang besar.

Pengalaman berinteraksi dengan kekayaan budaya Indonesia itu akan dituliskan sebagai sebuah buku harian atau diary. Catatan perjalanan sederhana yang bisa pula menjadi agen pembuka cakrawala berfikir generasi-generasi selanjutnya.

Agar memiliki pembanding, SMN 2019 dari Kalimantan Selatan mengikuti acara bedah buku “Bingkai Anak Negeri” yang ditulis peserta SMN 2018. Dua pembicara dihadirkan untuk bedah buku itu yaitu Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat, Muasri dan psikolog Universitas Negeri Padang (UNP), Tuti Rahmi, M.Psi.

Muasri menyebut menulis diary atau catatan harian adalah sesuatu yang positif. Tulisan itu selain sangat bermakna bagi penulisnya, juga bisa menjadi pembelajaran bagi generasi selanjutnya, yang membaca diary itu.

Kebudayaan Minangkabau menurutnya lebih kental pada tradisi lisan dari pada tulisan. Namun itu tidak membatasi bagi generasi saat ini untuk bisa menuliskan kegiatan sehari-hari dalam bentuk diary.

Merujuk diary SMN 2018 yang dinilainya sangat sederhana dari segi konten, ia mendorong agar SMN 2019 lebih mengeksplorasi kekayaan budaya dari daerah yang dikunjungi sehingga siapapun yang membaca nantinya bisa menangkap gambaran yang jelas tentang budaya dari seluruh Indonesia.

Ikhsanul Sodikin

Api yang mulai terpatik di dada peserta SMN itu menjelma pertanyaan. Ikhsanul Sodikin salah seorang peserta yang memiliki kekurangan penglihatan adalah salah satunya.

Ia meragukan kemampuannya untuk bisa menjadi penulis yang baik, dengan kekurangannya. Ia menilai mata adalah jendela dunia. Semua mempelajari dunia lewat mata.

“Bagaimana saya bisa menuliskan pengalaman interaksi budaya dengan kekayaan budaya ini sementara saya tidak bisa merabanya? atau mendengarnya?”

Api literasi itu menjadi keinginan yang menggebu di dada anak muda itu. Tekad untuk melampaui kekurangannya terlihat kentara di raut wajahnya.

Kekurangan itu menurut Muasri harus bisa dijadikan sebuah kekuatan. Sudut pandang menilai sesuatu untuk ditulis tidak melulu bergantung pada mata. Bisa lewat rabaan, lewat pendengaran, bau dan keinginan untuk bertanya. Pemikiran-pemikiran itu bahkan bisa direkam, kemudian dituliskan oleh orang lain.

Sementara Tuti Rahmi menyebut menulis sangat baik untuk psikologi pelajar sebagai salah satu penyaluran dari perasaan. Apapun yang dirasakan yang kadang sulit diungkapkan bisa diekspresikan melalui tulisan. Ia mendorong agar SMN 2019 berani untuk bermimpi dan berupaya menggapai mimpi itu.

Pengalaman berinteraksi dengan kekayaan budaya di Indonesia sebagai salah satu cara untuk memperluas “zona nyaman”, bisa menjadi salah satu jalan untuk menggapai mimpi itu.

Pada Ikhsanul Sodikin ia berpesan agar tetap menjaga aura positif di dalam diri serta percaya pada kemampuan sendiri untuk menggapai mimpi-mimpi. Tekad menurutnya bisa mengalahkan semua kekurangan untuk mencapai keberhasilan.

Siang itu, di antara debur ombak Purus, di antara desau angin pesisir Barat Sumatera, setitik api telah memantik di dada SMN 2019 asal Kalimantan Selatan itu. Api literasi yang akan menggiring mereka pada masa depan. Akankah nanti mereka akan menjadikan Indonesia sebagai negara besar yang disegani oleh negara-negara di dunia?

Akankah mimpi-mimpi yang bermula di pemukiman nelayan di pesisir barat Sumatera itu akan diwujudkan dengan aksi nyata untuk Indonesia yang lebih baik?

Tanah Ombak menjadi saksi, untuk lahirnya pemimpin negeri. Nanti, sepuluh, dua puluh, atau tiga puluh tahun lagi.

Pameran Sejarah Budaya Literasi di Indonesia

Oleh Miko Elfisha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jonan minta area bekas tambang Freeport ditanami Merbau dan Trembesi

Lokasi limbah tailing ini dalam 10 tahun sudah menjadi ‘hutan muda’

Jakarta (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan area bekas tambang PT Freeport Indonesia ditanami jenis pohon dengan kayu keras.

“Lokasi limbah tailing ini dalam 10 tahun sudah menjadi ‘hutan muda’. Jika demikian maka saya menyarankan agar di lokasi ini lebih banyak ditanami tanaman keras misalnya, kayu Merbau dan Trambesi, kalau tanaman keras itu bisa survive mestinya oke,” kata Jonan dalam informasi tertulis dari Kementerian ESDM di Jakarta, Senin.

Jonan mengunjungi lokasi pusat reklamasi keanekaragaman hayati PT FI di Timika, Papua. Di lokasi reklamasi Menteri ESDM secara simbolis melakukan penanaman Pohon Bintangon.

Proses kumpulan tailing akan menjadi hutan baru dalam waktu 10-15 tahun dan akan lebih cepat lagi jika ada campur tangan manusia yang membantunya.

Kegiatan operasi pertambangan PT Freeport Indonesia menghasilkan tailing berupa pasir sisa tambang (Sirsat). Sirsat yang dihasilkan dari kegiatan PT Freeport Indonesia ini mencapai 97 persen dari produk batuan biji yang dihasilkan. Sirsat yang merupakan sisa gerusan batuan bijih setelah mineral tembaga, emas, dan peraknya diambil (dalam bentuk konsentrat) ini selanjutnya ditempatkan di lokasi yang dikunjungi Menteri ESDM.

“Saya mengunjungi pusat budi daya untuk penanaman lagi di wilayah yang terkena dampak dari sisa tanah hasil kegiatan operasi pertambangan PT Freeport Indonesia yang di atas, di Grasberg dan sekitarnya. Menurut informasi dari Bapak Toni, tailing disini tidak berbahaya karena proses yang dilaksanakan adalah proses fisika dan bukan proses kimiawi yang berbahaya,” ujar Jonan di lokasi reklamasi.

Meski tidak berbahaya dan beracun, karena volumenya besar sekali yakni sekitar 200.000 ton per hari, maka menurut Jonan, semua yang terdampak seperti tanaman akan mati, dan ini mesti ditanami kembali. Lokasi tempat penimbunan tailing diperkirakan akan kembali menjadi hutan alami dalam waktu 10-15 tahun. Setelah menjadi hutan kembali Jonan menyarankan agar ditanami tanaman keras, jangan jenis perdu.

Sama seperti yang dinyatakan Jonan, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Toni Wenas juga menegaskan, bahwa limbah tailing hasil pertambangan PT Freeport Indonesia tidak berbahaya.

“Proses yang terjadi bukan kimiawi tetapi fisika. Di dataran tinggi sana (Tembagapura) batuan diekstrak, digerus menjadi halus, kemudian diekstrak kembali menggunakan sejenis reagen, sejenis alkohol sehingga mineral berharganya bisa mengambang, yang ini kemudian diekstrak kembali dan sisanya 97 persen menjadi tailing,” jelas Toni.

Lokasi reklamasi hasil kegiatan pertambangan PT Freeport Indonesia seluas sekitar 800 hektare dan semuanya sudah tumbuh menjadi hutan baru, khususnya yang 100 hektare sudah ditanami dengan pohon buah-buahan, serta kolam ikan, penangkaran kupu-kupu dan peternakan sapi, hal ini untuk menujukkan bahwa ekosistem sudah kembali normal dilokasi reklamasi.

Setelah menjadi hutan baru setelah 10-15 tahun diperkirakan akan tumbuh sekitar 500 jenis tumbuhan termasuk buah-buahan dan setelah 20 tahun akan tumbuh sekitar 800 tumbuhan secara alami.

Untuk buah-buahan yang dihasilkan dari lokasi reklamasi Departemen Lingkungan PT Freeport Indonesia akan terus melakukan analisa secara rutin untuk melihat apakah buah-buahan tersebut aman untuk dikonsumsi, termasuk juga dengan ikan-ikan yang ada yang hidup di kolam bekas tailing.

Presiden minta divestasi freeport rampung tahun ini

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertamina: Persediaan BBM aman baik di Jayapura maupun Manokwari

Ketahanan stok BBM di Terminal BBM Jayapura, Terminal BBM Manokwari, DPPU Sentani dan DPPU Rendani dalam kondisi baik dan aman

Jakarta (ANTARA) – Pertamina mengantisipasi penyaluran BBM di wilayah Jayapura dan Manokwari menyusul aksi masyarakat di beberapa titik di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat pada Senin (19/8) pagi.

“Ketahanan stok BBM di Terminal BBM Jayapura, Terminal BBM Manokwari, DPPU Sentani dan DPPU Rendani dalam kondisi baik dan aman,” kata Unit Manager Communication, Relations & CSR Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Untuk mencukupi kebutuhan BBM wilayah Jayapura, Terminal BBM Jayapura melakukan penyaluran BBM ke lembaga penyalur dengan jadwal lebih awal untuk mencegah terhambatnya akses jalan ke SPBU wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura.

Penyaluran menuju wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura untuk Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sentani untuk sementara dihentikan sampai kondisi kembali kondusif. Adapun ketahanan stok avtur di DPPU Sentani dalam kondisi baik dan aman.

Sementara itu, stok BBM di lembaga penyalur/SPBU di Manokwari terpantau dalam kondisi aman namun aktivitas penyaluran BBM di Manokwari sampai saat ini masih terhambat dengan terblokirnya jalan di dua titik akses dari dan menuju Terminal BBM Manokwari.

Pertamina terus mengupayakan penyaluran dapat terus dilakukan khususnya untuk kebutuhan masyarakat di lembaga penyalur SPBU, DPPU Rendani, serta PLTD Andai dan PLTD Sanggeng. Dapat disampaikan bahwa ketahanan stok DPPU Rendani, PLTD Andai dan PLTD Sanggeng dalam kondisi baik dan aman.

Pertamina terus memantau kondisi untuk melakukan penyaluran BBM. Untuk menjaga keamanan di Terminal BBM saat ini terdapat personil kepolisian di Terminal BBM baik di Jayapura maupun di Manokwari.

Selain itu Pertamina juga berkoordinasi dengan TNI untuk penambahan pengamanan sampai situasi kembali aman dan kondusif.

Pertamina belum pastikan penyebab kebakaran kilang Balikpapan

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekspor obat hewan tembus Rp26 triliun sejak 2015

Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor antara lain Belgia, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak 2015 sampai semester I 2019 sebesar Rp38,39 triliun dengan kontribusi terbesar dari kelompok obat hewan sebesar Rp26 triliun.

“Terdapat lebih dari 90 negara yang menjadi tujuan ekspor utama obat hewan buatan Indonesia. Beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor antara lain Belgia, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Ketut menjelaskan tingginya nilai ekspor obat hewan ini sangat menggembirakan bagi dunia usaha di bidang obat hewan. Fakta ini sekaligus menunjukkan obat hewan mempunyai kontribusi yang besar dalam peningkatan devisa negara.

Sejak diterapkannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun 2016 lalu, Kementan terus berusaha untuk mendorong peningkatan jumlah produsen obat hewan dalam negeri.

Berdasarkan data Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, saat ini terdapat 61 dari 95 produsen obat hewan dalam negeri memiliki Sertifikat Cara Pembuatan Obat Hewan Yang Baik (CPOHB).

Menurut Ketut, pihaknya terus mendorong penerapan CPOHB dan percepatan administrasi pelayanan rekomendasi untuk mendorong peningkatan ekspor obat hewan.

“Sertifikat CPOHB ini menjadi acuan bahwa obat hewan yang diproduksi terjamin mutu, keamanan, dan khasiatnya sehingga berdaya saing tinggi,” kata Ketut.

Kementan juga terus mendorong produsen obat hewan agar kreatif mengembangkan produk dari bahan lokal. Penggunaan bahan lokal diharapkan dapat mengurangi impor.

Ia menambahkan pelaku usaha didorong agar menggunakan produk prebiotik yang memanfaatkan dari bahan tanaman dan herbal, selain itu juga untuk produk immunostimulan, serta vaksin dari mikroorgamisne dan zat penambah yang ada di Indonesia.
 

Jamu Empon-Empon Mujarab Cegah Antraks

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cuaca buruk, jarak pandang Bandara Supadio sempat ganggu penerbangan

Namun karena cuaca buruk tersebut Pesawat JT 714 baru akan mendarat di Bandara Supadio pada Pukul 19.57 WIB

Pontianak (ANTARA) – Jarak pandang di Bandara Internasional Supadio Pontianak pada pukul 15.00 WIB sempat di bawah batas aman untuk penerbangan sehingga mengganggu penerbangan di bandara yang berada di Kubu Raya tersebut.

“Jarak Pandang pada pukul 15.00 WIB hanya mencapai 600 meter dan saat itu cuaca hujan. Itu mengganggu penerbangan,” ujar Management Kantor Cabang Bandara Supadio, Sulkarnaini di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa cuaca buruk tersebut mengakibatkan Pesawat Lion Air JT 714 CGK – PNK  sempat bertahan di udara sekitar 30 menit.

“Selama 30 menit pesawat holding di radial 295.12 miles dari VOR-PNK pada ketinggian 1.000 feet sebelum akhirnya Pilot in Charge memutuskan untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta atau Return To Base (RTB) guna keselamatan penerbangan,” papar dia.

Menurutnya, seperti diketahui bahwa pesawat Lion Air tersebut, sejati nya akan mendarat pada pukul 15.20 WIB dan akan terbang kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 16.00 WIB.

“Namun karena cuaca buruk tersebut Pesawat JT 714 baru akan mendarat di Bandara Supadio pada Pukul 19.57 WIB,” kata dia.

Sementara itu, Penumpang JT 714/JT715 PNK-CGK akan menggunakan Pesawat Lion Air JT 937 Ex BPN-PNK yang saat itu sedang dalam proses boarding.

“Namun demikian, dampak dari cuaca buruk tidak mengganggu operasional bandara dan kami selaku Operator Bandara sendiri sesuai dengan tugas kami yakni ketika terjadi irregularity semacam itu maka kami mengkoordinasikan kepada maskapai,” jelas dia.

Sementara itu maskapai penerbangan harus memenuhi kewajibannya kepada penumpang sesuai yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 tentang Delay Management Pada Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal di Indonesia.

“Saat ini operasional bandara secara umum normal, aman terkendali dan tidak ada pelayanan yang terganggu,” kata dia.

Bandara Supadio beroperasi setelah Lion Air dievakuasi

Pewarta: Dedi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kotim tingkatkan SDM petani sambut pemindahan ibu kota negara

Sampit (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, bertekad terus meningkatkan sumber daya manusia petani, terlebih jika nantinya pemerintah memilih provinsi setempat sebagai lokasi pemindahan Ibu Kota Negara.

“Kalau ibu kota dipindah ke Kalteng, maka berapa juta orang yang akan pindah ke provinsi ini dan berapa besar kebutuhan pangan yang harus disiapkan. Ini adalah peluang yang harus kita tangkap dan disiapkan dari sekarang,” kata Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi di Sampit, Senin.

Saat pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Jumat (16/8) lalu, di hadapan anggota DPR Presiden Joko Widodo mengumumkan dan meminta izin bahwa ibu kota negara akan dipindah ke Kalimantan, meski belum menyebut jelas provinsi mana yang dipilih.

Menyikapi itu, Supian mengaku yakin lokasi yang dipilih menjadi lokasi pemindahan ibu kota negara adalah Provinsi Kalteng. Selain presiden sudah meninjau langsung lokasinya di Kabupaten Gunung Mas, bupati sangat yakin karena berbagai pertimbangan strategis yang membuat Kalimantan Tengah paling tepat dijadikan ibu kota negara.

Untuk itulah pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mulai mempersiapkan diri untuk menyambut pemindahan ibu kota tersebut. Peningkatan sumber daya manusia akan dilakukan menyeluruh, termasuk terhadap petani dan nelayan agar mereka mampu bersaing dan bisa menangkap peluang nanti.

Supian mewacanakan, peningkatan sumber daya manusia petani dan nelayan akan dilakukan pada 2020, selanjutnya 2021 difokuskan pada peningkatan bantuan peralatan, teknologi dan permodalan.

Harapannya, di tahun-tahun berikutnya produksi pertanian dan perikanan Kotawaringin Timur melonjak tajam dan siap memenuhi permintaan provinsi ini sebagai ibu kota negara.

Selama ini cukup banyak bantuan peralatan produksi pertanian dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Namun menyikapi kemungkinan ibu kota negara pindah ke Kalimantan Tengah, maka pemerintah kabupaten akan meningkatkan anggaran sektor pertanian melalui APBD kabupaten.

Kotawaringin Timur masih memiliki lahan yang luas untuk peningkatan sektor pertanian. Tidak hanya di kawasan selatan yang memang ditetapkan sebagian kawasan pertanian, tetapi juga potensi di kawasan lainnya masih bisa dioptimalkan untuk pertanian.

Selain petani, pelaku usaha mikro kecil dan menengah juga akan menjadi prioritas program peningkatan sumber daya manusia. Masyarakat Kotawaringin Timur harus mampu memanfaatkan dan mengolah sumber daya alam yang ada menjadi barang bernilai ekonomi tinggi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dalam waktu dekat kami akan ke Jakarta untuk menggali informasi. Tapi saya yakin 90 persen bahwa ibu kota negara akan dipindah ke Kalimantan Tengah, makanya ini harus kita siapkan. Jangan sampai masyarakat kita nanti malah kalah bersaing,” ujarnya.

Baca juga: Komisi XI DPR kaji rencana pemindahan ibu kota ke Kalteng
Baca juga: Pelindo III sikapi wacana pemindahan ibu kota negara ke Kalteng
Baca juga: Pemindahan ibu kota Negara ke Kalteng wujudkan visi Indonesiasentris

Dirjen Hubla ingatkan proritas keselamatan di kapal

Pewarta: Kasriadi/Norjani
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertamina: Persediaan BBM di Jayapura dan Manokwari kondisi aman

Ketahanan stok BBM di Terminal BBM Jayapura, Terminal BBM Manokwari, DPPU Sentani dan DPPU Rendani dalam kondisi baik dan aman

Jakarta (ANTARA) – Pertamina mengantisipasi penyaluran BBM di wilayah Jayapura dan Manokwari menyusul aksi masyarakat di beberapa titik di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat pada Senin (19/8) pagi.

“Ketahanan stok BBM di Terminal BBM Jayapura, Terminal BBM Manokwari, DPPU Sentani dan DPPU Rendani dalam kondisi baik dan aman,” kata Unit Manager Communication, Relations & CSR Marketing Operation Region VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Untuk mencukupi kebutuhan BBM wilayah Jayapura, Terminal BBM Jayapura melakukan penyaluran BBM ke lembaga penyalur dengan jadwal lebih awal untuk mencegah terhambatnya akses jalan ke SPBU wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura.

Penyaluran menuju wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura untuk Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Sentani untuk sementara dihentikan sampai kondisi kembali kondusif. Adapun ketahanan stok avtur di DPPU Sentani dalam kondisi baik dan aman.

Sementara itu, stok BBM di lembaga penyalur/SPBU di Manokwari terpantau dalam kondisi aman namun aktivitas penyaluran BBM di Manokwari sampai saat ini masih terhambat dengan terblokirnya jalan di dua titik akses dari dan menuju Terminal BBM Manokwari.

Pertamina terus mengupayakan penyaluran dapat terus dilakukan khususnya untuk kebutuhan masyarakat di lembaga penyalur SPBU, DPPU Rendani, serta PLTD Andai dan PLTD Sanggeng. Dapat disampaikan bahwa ketahanan stok DPPU Rendani, PLTD Andai dan PLTD Sanggeng dalam kondisi baik dan aman.

Pertamina terus memantau kondisi untuk melakukan penyaluran BBM. Untuk menjaga keamanan di Terminal BBM saat ini terdapat personil kepolisian di Terminal BBM baik di Jayapura maupun di Manokwari.

Selain itu Pertamina juga berkoordinasi dengan TNI untuk penambahan pengamanan sampai situasi kembali aman dan kondusif.

Pertamina belum pastikan penyebab kebakaran kilang Balikpapan

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Airnav pastikan penerbangan di Sorong-Manokwari normal

Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto memastikan pelayanan navigasi penerbangan di Bandar Udara Rendani, Manokwari, serta Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua, berjalan normal pada Senin (19/8) meski terjadi aksi protes massa di beberapa titik di wilayah Kota Manokwari dan Kota Sorong, Papua.

“Kami sudah menghimpun sejumlah informasi dari Kantor Cabang Perum LPPNPI di Sorong dan Manokwari Papua bahwa dipastikan aksi protes massa yang terjadi di sejumlah titik di kota Manokwari dan Bandara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua, tidak mengganggu aktivitas pelayanan navigasi penerbangan. Penerbangan tetap berlangsung normal dan aman sejauh ini,” kata Novie dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Novie mengatakan sejak pagi tadi pelayanan penerbangan di Manokwari dan Sorong normal.

Senin (19/8) sore, dia menyebutkan ada lima penerbangan yg mendapat layanan navigasi, yakni Lion Air dengan nomor penerbangan JT 799 tujuan Sentani-Sorong dialihkan ke Manado; Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ571 dari Manokwari menuju Sorong; serta tiga penerbangan Wings Air (ATR72) dari Sorong menuju Ambon.

Seperti telah diberitakan Pada Senin (19/8/2019) pagi, massa diketahui menyampaikan protes terkait dugaan persekusi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di sejumlah daerah.

Namun akses masuk menuju bandar udara Rendani menggunakan jalur-jalur alternatif dan sudah dilakukan penjagaan yang melibatkan petugas keamanan sehingga aktivitas penerbangan di Bandar Udara Rendani, Manokwari sejauh ini aman terkendali.

Demikian juga untuk Bandara Domine Eduard Osok, Sorong telah dilakukan penanganan massa oleh aparat setempat dan KP3U Bandara.

Novie menambahkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Cabang dan Kepala Unit Kantor Cabang Perum LPPNPI di Sorong dan Manokwari, serta Kepala Otoritas Wilayah IX, saat ini kondisi Bandar Udara masih dalam keadaan aman dan terkendali, begitu pula dengan kondisi peralatan navigasi penerbangan di dua Bandar Udara tersebut.

Menurut Novie, AirNav Indonesia berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholer terkait agar tetap siap siaga terhadap situasi yang ada, termasuk rencana kontingensi juga disiapkan.

“Kami sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk semua kondisi, termasuk pengalihan penerbangan. Kita siapkan Bandara Frans Kaisiepo Biak dan Bandara Pattimura Ambon, atau bisa kita arahkan untuk kembali ke Bandara asal,” katanya.

Sebagai tindakan preventif, lanjut dia, antaraAir Traffic Service Unit terus melakukan koordinasi,” jelasnya. Bahkan, lanjut Novie, AirNav siap mendukung upaya pemulihan keamanan oleh pemerintah dengan mengoperasikan layanan di luar jam operasinya.

“Bersama dengan bandara, bila jam operasi diperpanjang untuk mendukung lemulihan keamanan, kami siap,” katanya.

Novie berharap kondisi dapat membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan normal baik di Kota Sorong maupun di kota Manokwari.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan memantau perkembangan kondisi di lapangan 24 jam, untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan di ujung timur Indonesia,” kata Novie.

Baca juga: Kemenhub pastikan Bandara Sorong sudah dikendalikan
Baca juga: Kemenhub imbau seluruh bandara tingkatkan keamanan

 

Menjaga tradisi tanpa melanggar aturan penerbangan

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Telkom Indonesia dorong mahasiswa lahirkan produk inovasi

Padang (ANTARA) – PT Telkom Indonesia (Persero) mendorong mahasiswa seluruh Indonesia melahirkan produk inovatif digital yang bisa dikomersilkan dan digunakan bagi masyarakat banyak.

General Manager ES Education Services Telkom Indonesia, Arliek Arnastoto saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat di Padang, Senin mengatakan, di Telkom ada namanya Amoeba Telkom, bagi mahasiswa yang melakukan inovasi riset atau membuat startup akan mendapatkan bimbingan langsung ketika masuk dalam tim Amoeba Telkom.

Ia menyatakan, pihaknya sangat mendukung mahasiswa yang melakukan riset atau melakukan inovasi produk startup karena dampaknya bagi mahasiswa dan pihak Telkom sangat positif.

Baca juga: Menteri Rini minta Telkom perluas digitalisasi di dunia pendidikan

“Ketika ada aplikasi mahasiswa yang siap dikomersialkan akan benar-benar menjadi sebuah aplikasi yang dapat diterima di lingkungan industri, tidak ada gap lagi,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan tersebut sebagai salah satu kolabarasi dan komitmen Telkom Indonesia mendukung dunia pendidikan Indonesia, dalam artian menjembatani produk inovasi digital tersebut.

Ia mengatakan, Telkom melalui Amoeba tersebut langsung menjalin kerjasama atau berhubungan langsung dengan pihak mahasiswa atau personalnya, bukan dengan perguruan tingginya.

Baca juga: ZTE dan Telkom kerja sama kembangkan jaringan 5G di Indonesia

“Saat ini total hampir 10.000 mahasiswa yang tergabung dan membangun aplikasi startup secara bersama Telkom di tiga lokasi, yakni, Bandung, Bali dan Jakarta,” katanya.

Rektor UNP, Ganefri mengatakan di UNP ada Pusat Unggulan Iptek (PUI) layanan Digital dan PUI Layanan Kuliner. Keduanya saat ini terus mengembangkan inovasi untuk mengembangkan dan mendukung kemajuan teknologi.

“PUI layanan kuliner mengembangkan inovasi menjual dan menjaga kuliner khas Ranah Minang, sementara PUI layanan digital ingin melahirkan inovasi-inovasi yang mendukung bidang pengajaran, terutama pengembangan model dan strategi pengajaran,” katanya.

Baca juga: LKBN Antara – Telkom sinergi inovasi baru

Di era revolusi industri 4.0, katanya, model pembelajaran klasikal dan konvensional bisa jadi kurang diterima oleh para siswa saat ini, PUI layanan digital dituntut untuk terus bisa melahirkan teknologi pendidikan.

Ia berharap, mahasiswa UNP ikut ambil bagian dalam kemajuan revolusi industri 4.0 serta melahirkan berbagai karya inovasi atau produk startup yang dapat bersaing di dunia industri Tanah Air.

Satelit Telkom 3S Sukses Berkat Doa Masyarakat

Pewarta: Laila Syafarud/Agung Pambudi
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rosyid buktikan putra Kotabaru bisa bersaing di Mubadala Petroleum

Kita harus bisa buktikan, putra daerah bisa bersaing.

Sebuku (ANTARA) – Suara bising dari hembusan udara yang keluar sesekali muncul ketika wartawan Antara berbincang dengan Muhammad Rosyid, pekerja di Anjungan Lepas Pantai Ruby, milik Mubadala Petroleum di Selat Makassar.

“Itu suara dari mesin dryer untuk pengering udara. Jadi dipisahkan antara air, gas dan kondesat dialirkan menggunakan kompresor,” ucap Rosyid menjelaskan ketika ditanya Antara suara yang terus muncul tersebut.

Rosyid adalah satu dari sekitar 30 pekerja yang sedang bertugas di Ruby gas field, fasilitas produksi gas yang hasilnya dialirkan melalui pipa bawah laut sejauh 312 kilometer ke fasilitas pengolahan gas di Senipah Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Sebagai putra daerah Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pria 33 tahun ini telah membuktikan diri bisa bersaing dengan pekerja lainnya, terutama dari Pulau Jawa yang selama ini dikenal sudah lebih dulu maju dan kompetitif dari daerah lainnya di Indonesia.

Bisa masuk bekerja di perusahaan migas internasional sekelas Mubadala Petroleum tentu tidaklah mudah. Selain kompetensi dari kualifikasi pendidikan memenuhi syarat atau sesuai dengan yang dicari, sebuah perusahaan besar biasanya juga melihat keuletan dan loyalitas teruji dari seorang pekerjanya.

Bergabung sejak 2015, Rosyid bekerja sebagai mekanik untuk maintenance (pemeliharaan). Tugasnya sangat vital, memastikan semua peralatan operasi produksi dan lainnya berfungsi sesuai yang diharapkan.

“Saya banyak belajar dari para mekanik senior di sini. Kawan-kawan yang sudah terlebih dahulu bekerja di Ruby selalu membimbing agar kita yang junior tidak melakukan kesalahan,” tutur pria kelahiran Kotabaru 12 November 1986 ini. Muhammad Rosyid bersama putra daerah Kotabaru lainnya menjadi pengibar bendera pada upacara memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-74 di atas Anjungan Lepas Pantai Ruby. (antara/foto/firman)

Berbekal ijazah Program Studi Teknik Mesin Politeknik Kotabaru, Rosyid mengaku senang dan bersyukur sekaligus bangga dapat bekerja di Ruby.

Meski tugas utamanya perawatan, namun semua bidang pekerjaan lainnya di Ruby juga harus dipelajari. Sehingga dia mendapat banyak ilmu dan pengalaman selama empat tahun bekerja.

“Pokoknya kita dibekali semua jadi di sini benar-benar satu tim yang tidak terpisahkan antara tugas operasi dan maintenance. Kemudian tugas-tugas tambahan seperti standar operasi helideck kita juga di-training untuk Offshore Helideck Assistant (HDA), assistant crane operator atau asisten operator derek hingga training untuk memasuki tangki vessel dan juga bikin perancah,” paparnya.

Selanjutnya yang tak kalah pentingnya harus dikuasai yaitu penanggulangan keadaan darurat seperti jika terjadi kebakaran atau kebocoran gas, hingga memberikan pertolongan pertama kepada rekan kerja yang mengalami kecelakaan.

Terletak di antara Pulau Kalimantan dan Sulawesi, berjarak 275 kilometer dari tenggara kota Balikpapan dan 90 kilometer dari timur Kotabaru, menuju lokasi Ruby gas field memang paling efektif ditempuh melalui jalur udara menggunakan helikopter. Sedangkan jika harus jalur laut, maka waktu tempuhnya terbilang cukup lama dan tidak efektif bagi pekerja saat pergantian sif kerja, apalagi jika dalam kondisi darurat seperti kecelakaan dan sebagainya.

Rosyid pun menikmati pekerjaannya sekarang. Meski jauh di tengah laut, namun pengaturan sif kerja dua minggu masuk dan dua minggu libur, terasa nyaman baginya jika dibanding pada pekerjaan sebelumnya sebagai operator di tambang batubara yang dua bulan kerja dan 15 hari libur.

Suka dua diakuinya pasti ada dalam setiap pekerjaan. Apalagi harus jauh dari sang istri, Nia Nurmaya yang baru dinikahinya tahun 2018 lalu.

“Kalau duka jelas jauh dari keluarga. Rasa jenuh pasti ada di tengah laut begini. Namun alhamdulilah perusahaan juga memfasilitasi dengan jaringan internet khusus hingga kita tetap bisa komunikasi dengan istri dan kawan-kawan di darat,” bebernya. Muhammad Rosyid bersama David Supriyadi dan Sahriwan yang juga berasal dari Kotabaru berfoto dengan Sekretaris SKK Migas, Murdo Gantoro. (antara/foto/firman)

Rosyid kini tak sendiri. Ada dua putra Kotabaru lainnya juga mengikuti jejaknya, yakni David Supriyadi dan Sahriwan. Dia pun berharap ke depannya semakin banyak pemuda di Bumi Saijaan bisa bergabung.

“Kita harus bisa buktikan, putra daerah bisa bersaing. Insya Allah risiko pekerjaan di tengah laut sesuai dengan kesejahteraan yang diperoleh, jadi saya sendiri sangat terbantu adanya perusahaan ini,” tuturnya.

Harapan Rosyid dan juga pekerja lainnya di Ruby, masih bisa bekerja terus selama sumber gas masih ada dan bahkan bisa semakin bertambah pengeborannya untuk mendukung ketahanan energi nasional.  

Oleh Firman
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenperin identifikasi teknologi daur ulang baterai lewat paten

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian memanfaatkan hak paten atau Patent Mappingtools untuk melakukan identifikasi dan pemetaan perkembangan teknologi daur ulang baterai di berbagai negara.

Dalam hal ini, Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Bandung, salah satu unit kerja di bawah BPPI, sedang melakukan penelitian terkait daur ulang limbah baterai ion lithium.

“Jadi, nanti hasilnya diharapkan sebagai salah satu solusi dalam mengatasi potensi permasalahan lingkungan atas baterai kendaraan listrik di masa depan,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kemenperin Ngakan Timur Antara lewat keterangannya di Jakarta, Senin.

Ngakan menjelaskan, dalam pengembangan kendaraan listrik, 60 persen kuncinya ada pada baterai dan bahan untuk membuat baterai.

“Dalam perkembangannya ke depan, perlu dipertimbangkan bagaimana tata kelola penggunaan baterai dari kendaraan listrik, agar nantinya tidak menimbulkan permasalahan terhadap lingkungan,” tuturnya.

Apalagi, lanjut dia, pemerintah telah menerbitkan regulasi untuk menstimulus percepatan pengembangan produksi kendaraan listrik di dalam negeri.

Ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

“Oleh karena itu, BPPI sebagai unit kerja di lingkungan Kemenperin yang bertanggung jawab menjalankan program pembentukan ekosistem inovasi, terus fokus mendorong terciptanya ekosistem inovasi dengan melibatkan partisipasi dari seluruh stakeholder,” ujarnya.

Ngakan menambahkan, Kemenperin dalam melakukan kegiatan inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten, mengingat paten terkait dengan hak cipta.

“Melalui paten, kita mengetahui celah-celah mana yang harus kita miliki dan melakukan proses inovasi pembelajaran lebih lanjut untuk menyempurnakan apa yang telah dilakukan orang lain,” ujarnya.

Jadi, lanjut Ngakan, pihak peneliti dapat terhindar dari masalah gugatan hukum, serta tidak terjadi tumpang-tindih.

Dalam etimologinya, paten adalah hak eksklusif inventor atas invensi di bidang teknologi dalam kurun waktu tertentu untuk melaksanakan sendiri atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakan invensinya.

Sementara itu, hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga: Kemenperin bidik Jepang investasi baterai kendaraan listrik
Baca juga: Kemenperin uji baterai motor listrik

Tingkatkan daya saing produk ke pasar dunia melalui desain

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ganjar usul ada kampung Flinstone dan Jurassic Park di Sangiran

Sangiran ini masuk dalam destinasi unggulan di Indonesia, namun mohon maaf, kalau hanya seperti ini, tidak akan cukup

Semarang (ANTARA) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan agar dibangun perkampungan seperti yang ada di film Flinstone dan Jurassic Park sebagai bentuk pengembangan serta menarik minat berkunjung wisatawan di Museum Purbakala Sangiran, Kabupaten Sragen.

“Saya usul saja, agar menarik bagaimana kalau disini dibuat taman purbakala yang ngepop yang banyak orang suka. Kalau bicara kepurbakalaan yang ngepop, contohnya ya seperti Flintstones dan Jurassic Park,” kata Ganjar saat menghadiri Rapat Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional (DPN Solo-Sangiran di Museum Purbakala Sangiran, Sragen, Senin.

Orang nomor satu di Jawa Tengah itu mengungkapkan bahwa Museum Purbakala Sangiran menjadi salah satu dari empat destinasi wisata di Jateng yang akan digarap serius oleh pemerintah pusat dan daerah guna meningkatkan jumlah kunjungan wisata.

Baca juga: BPSMP Sangiran teliti temuan fosil di Ngawi

Terkait dengan hal itu, Ganjar mengaku sudah berkali-kali dipanggil oleh Presiden Joko Widodo guna mengetahui pengembangan empat destinasi pariwisata unggulan di Jateng yakni Candi Borobudur, Dataran Tinggi Dieng, Kepulauan Karimunjawa, dan Museum Purbakala Sangiran, yang diakuinya sampai sekarang pengembangannya belum optimal.

“Sangiran ini masuk dalam destinasi unggulan di Indonesia, namun mohon maaf, kalau hanya seperti ini, tidak akan cukup,” ujarnya.

Menurut Ganjar, Museum Purbakala Sangiran selama ini hanya menarik bagi para peneliti dan arkeolog, sedangkan untuk wisata masih sangat kurang terkenal dan tidak banyak dikunjungi oleh wisatawan.

“Sangiran jangan hanya untuk peneliti, harus dikonsep dan dikembangkan agar semua wisatawan tertarik berkunjung ke sini. Kegiatan dan atraksi budaya memang penting disiapkan,” katanya.

Politikus PDI Perjuangan itu menyebutkan di sekitar Museum Purbakala Sangiran sangat memungkinkan untuk dibuat wahana seperti Flintstone dan Jurassic Park, tentu tidak perlu sama persis serta harus tetap mengedepankan kearifan lokal setempat.

Dengan adanya lokasi yang menarik seperti Flintstone dan Jurassic Park, lanjut Ganjar, maka anak-anak akan senang berkunjung ke lokasi yang ditambahi dengan aneka kegiatan berburu benda purbakala.

“Kalau itu ada, tentu orang akan tertarik datang ke sini. Selama ini orang ke Sangiran kan hanya melihat kerangka saja, ya menurut saya kurang menarik, harus muncul ide-ide segar untuk pengembangan kawasan ini,” ujarnya.

Rapat Pengembangan Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) Solo-Sangiran di Museum Purbakala Sangiran juga dihadiri Deputi Kemaritiman Agustina Murbaningsih, Asisten Deputi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Rahman Hidayat dan sejumlah pejabat kementerian lainnya.

Dalam kesempatan itu, Asisten Deputi Infrastruktur Pelayaran, Perikanan dan Pariwisata Rahman Hidayat mengatakan bahwa Museum Purbakala Sangiran masuk dalam pengembangan Badan Otorita Pengembangan Kawasan Pariwisata Borobudur, namun kawasan situs purbakala dunia ini belum berkontribusi banyak bagi masyarakat.

Ganjar kenang Mbah Moen, kiai sangat nasionalis

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI perluas klasterisasi komoditas cabai

Dengan pola tanam pada segala musim diharapkan produktivitas cabai rawit meningkat dan dapat memenuhi permintaan konsumsi cabai di Soloraya

Solo (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Surakarta memperluas program klasterisasi komoditas cabai di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

“Setelah pada tahun 2015-2018 dilakukan pengembangan Klaster Cabai Poktan Subur Makmur di Desa Ngroto, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, sebagai perluasan dari upaya BI Solo dalam pengendalian harga cabai yang tinggi volatilitasnya adalah dengan membangun Klaster Cabai Gapoktan Ngargotirto Makmur berlokasi di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen,” kata Kepala BI KPw Surakarta Bambang Pramono di Solo, Senin.

Ia mengatakan varietas cabai yang banyak dikembangkan di Sumber Lawang adalah cabai rawit.

Ia mengatakan pertimbangan BI mengembangkan klaster cabai di daerah tersebut karena produktivitasnya yang masih rendah yaitu sekitar 4,5 ton/hektar. Menurut dia, volume panen tersebut masih bisa ditingkatkan.

“Selain itu, masyarakat yang mayoritas hidup di bawah garis kemiskinan memerlukan program pemberdayaan yang bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Ia mengatakan BI melakukan pendampingan pada program tersebut untuk memastikan adanya peningkatan produktivitas.

“Kami melaksanakan melalui ‘pilot project’ implementasi teknologi yaitu pengolahan lahan dengan cultivator, penyediaan air dengan pompa, dan perlindungan tanaman dari serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dengan sarana mulsa dan ‘rain shelter’,” katanya.

Selain itu, dikatakannya, pendampingan intensif oleh PPL setempat dalam teknis budidaya dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sragen.

Sementara itu, dikatakannya, kendala utama dalam budidaya tanaman cabai adalah cuaca. Menurut dia, ketersediaan pasokan air saat musim kemarau menjadi syarat agar petani cabai dapat menanam cabai pada semua musim.

“Dengan pola tanam pada segala musim diharapkan produktivitas cabai rawit meningkat dan dapat memenuhi permintaan konsumsi cabai di Soloraya,” katanya.

Oleh karena itu, dikatakannya, pelaksanaan program Gerakan Tanam Cabai di Segala Musim dilaksanakan untuk menjadi percontohan dalam rangka mendukung ketersediaan pasokan yang berkelanjutan antara lain dengan mengatasi masalah ketersediaan air melalui pemberian pompa air.

“Dalam hal ini kami memberikan bantuan berupa 10 unit pompa air dan nantinya ada sejumlah sarana prasarana lainnya melalui Program Bantuan Sosial Bank Indonesia (PSBI) diharapkan mendukung program pengendalian inflasi dari sisi suplai,” katanya.

Ia berharap melalui upaya tersebut inflasi Kota Surakarta Tahun 2019 dapat terkendali sehingga secara keseluruhan inflasi dapat terjaga dalam sasaran nasional 3,5 persen +/- 1 persen.

“Selain itu, pemerintah dan Bank Indonesia juga berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dalam rangka mencapai sasaran inflasi sebesar 3 persen +/- 1 persen pada tahun 2020 dan 2021,” katanya.

Baca juga: BI dukung pemanfaatan bahan organik untuk penanaman bawang merah
Baca juga: BI sebut klasterisasi mampu tekan inflasi Soloraya
Baca juga: BI Malang: Perubahan pola konsumsi masyarakat bisa tekan inflasi

BI Sulsel dorong pemprov buat Ranperda Ekonomi Syariah

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Indonesia Malang gencarkan sosialisasi QRIS Unggul

Kalau GPN kan hanya bisa digunakan di dalam negeri (domestik), tapi QRIS ini bisa di luar negeri

Malang (ANTARA) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang gencar melakukan sosialisasi penggunaan standar Quick Response (QR) Code, yakni QR Code Indonesia Standar (QRIS) Unggul ((UNiversal, GampanG, Untung dan Langsung).

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Malang Azka Subhan Aminurridho di Malang, Senin, mengemukakan peluncuran QRIS dilaksanakan secara serentak, baik di Kantor Pusat maupun di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia yang ada di daerah bertepatan dengan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

Grand launching QRIS masih 1 Januari 2020, tapi saat ini kami sudah mulai melakukan sosialisasi secara intensif dan mengintegrasikannya dengan berbagai alat pembayaran elektronik,” kata Azka.

Baca juga: Gubernur BI: Kode QR bakal universal, bisa untuk beli kebutuhan harian

Azka menerangkan integrasi tersebut seperti sistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu. “Kalau sebelumnya mau masuk tol ada yang pakai Mandiri, BNI, BRI dan lainnya, sekarang semua kartu bisa,” paparnya.

Menurut Azka, sekarang pakai QRIS juga demikian, ada Ovo, Gopay, Link Aja, maupun Dana. Keberadaan QRIS ini agar bisa standar dalam satu platform dan bisa masuk ke semua (alat pembayaran elektronik).

Ia berharap keberadaan QR Code standar ini bisa memudahkan masyarakat dalam pembayaran menggunakan uang elektronik. “Sekarang ini di merchant-merchant, Ovo punya barcode sendiri, Gopay punya sendiri. Dengan QRIS nanti semua bisa jadi satu. Penggunaan QR Code standar ini juga akan menggantikan sebagian fungsi e-money berbentuk kartu,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Kantor Perwakilan BI Malang masih berupaya menggencarkan sosialisasi, baik pada masyarakat maupun pengusaha dan perbankan serta Penyelenggaraan Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). “Jadi hingga Desember 2019 ini kami masih perbanyak sosialisasi mulai manfaat hingga keamanan QRIS, termasuk menanamkan keunggulan sistem QR Code terstandar ini,” tuturnya.

Nantinya, kata Azka, seluruh pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking cukup dilakukan dengan satu barcode.

Sementara itu, Kepala Tim Pengawasan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, Keuangan Inklusif dan Layanan Administrasi kantor Perwakilan BI Malang Rini Mustikaningsih menambahkan QRIS memiliki slogan Unggul meliputi universal, inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan di domestik dan luar negeri.

“Kalau GPN kan hanya bisa digunakan di dalam negeri (domestik), tapi QRIS ini bisa di luar negeri. Saat ini secara bertahap dibangun sistemnya,” ucapnya.

Selain itu, QRIS juga Gampang, transaksi dilakukan dengan mudah dan aman dalam satu genggaman handphone. Untung, efisien satu kode QR untuk semua aplikasi. Langsung, transaksi cepat dan seketika, mendukung kelancaran sistem pembayaran. “Satu barcorde bisa untuk seluruh PJSP,” kata Rini.

Kepala Unit Pengawasan Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Keuangan Inklusif, Fida Affa Arif mengatakan dalam masa transisi ini sudah ada 10 bank penyelenggara e-money dan 10 PJSP non-bank yang terkoneksi dengan QRIS, di antaranya Bank Danamon, BRI, Sinar Mas, May Bank, Permata Bank, Bank Mega, dan BNI.

“Untuk PJSP non-bank atau yang disebut dompet elektronik ada Ovo, Gopay, Dana, Link Aja, Shopee Pay, dan lain-lain. Untuk Dana, mereka kan punya sistem scanner sendiri, nanti akan dihentikan dulu sementara untuk penyesuaian sistem,” paparnya.

Keunggulan QRIS dibanding sistem pembayaran elektronik yang ada sekarang ini, seperti e-money, lanjut Fida, kalau kartu e-money hilang, saldo yang tersimpan di kartu itu akan hilang pula, tetapi QRIS yang berbasis server masih tertolong karena saldo atau uang yang tersimpan tetap aman.

Baca juga: BI ungkap dua tantangan QRIS di Provinsi Riau
Baca juga: BI: 3 bank minta izin kerja sama dengan Wechat-Alipay, ini syaratnya

Beasiswa BI untuk mahasiswa di tiga ptn di Malang

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menaker kunjungi kelompok tenaga kerja mandiri di Gianyar

Gianyar, Bali (ANTARA) – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengunjungi kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Mulia Mandiri, Banjar Panglan Desa Pejeng yang bergerak di bidang kerajinan patung kayu, Senin.

“Hari ini memang saya berkunjung ke Gianyar ini, khususnya di Desa Pejeng. Ini untuk melihat usaha kelompok di Desa Pejeng yang mereka ini membuat souvenir-souvenir berbahan kayu,” kata Hanif Dhakiri, di Gianyar, Senin.

Rombongan diterima Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya.

Sesampainya di lokasi, Hanif Dhakiri langsung meninjau proses pembuatan souvenir berupa ikan hias, kepala kuda, kura-kura yang semuanya berbahan kayu.

Kesempatan itu juga digunakan untuk berdialog langsung dengan para perajin. Bahkan, Hanif Dhakiri juga tak canggung ketika duduk berbaur bersama para perajin.

Dikatakan, kunjungan ini sekaligus untuk mencari tahu secara langsung tentang kendala dan permasalahan yang selama ini dihadapi oleh para perajin. Baik dari segi peralatan maupun segi tatakelola pemasaran hasil kerajinan.

“Saya sudah minta kepada jajaran saya, untuk mengindetifikasi kebutuhan alatnya apa saja”, tambah Hanif Dhakiri.

Meski demikian, menteri berharap pekerjaan-pekerjaan yang masih bisa dikerjakan secara manual, lebih baik tetap dikerjakan secara manual karena juga dapat mendukung program padat karya dengan melibatkan anggota-anggota kelompok yang lebih banyak.

Ketua TKM Mulia Mandiri, I Wayan Danu mengatakan kerajinan souvenir berbahan kayu tersebut telah ditekuni kelompoknya sejak tahun 1993 yang beranggotakan sekitar 20 orang.

“Setiap harinya, kelompok ini mampu menghasilkan produk kerajinan sekitar 50 keping. Dalam hal pengerjaan kerajinan tersebut, selama ini masih dilakukan secara manual dari proses awal hingga pada tahapan penyelesaian akhir,” katanya.

Sementara Kelian Dinas Banjar Panglan, I Made Kamardiana mengatakan, warganya memang sebagian besar bekerja di bidang kerajinan, baik kerajinan kayu maupun bangunan bergaya Bali. Pekerjaan sebagai perajin kayu tersebut merupakan mata pencaharian nomor dua warganya setelah sebagai tukang bangunan bergaya Bali.

“Di beberapa wilayah juga ada kerajinan seperti ini. Namun, produk kerajinan yang dihasilkan oleh warga kami lebih detail daripada produk kerajinan daerah lain. Hasil akhirnya jauh lebih bernilai seni,” kata Kamardiana.

Setelah mengunjungi KTM Mulia Mandiri, Banjar Panglan, Desa Pejeng rombongan Kementerian Ketenagakerjaan juga meninjau jalan usaha tani Banjar Ngenjung Sari, Desa Bakbakan. Jalan sepanjang 800 meter tersebut menghubungkan Banjar Ngenjung Sari dengan Banjar Kabetan.

“Ini adalah program padat karya infrastruktur. Salah satu program di Kementerian Ketenagakerjaan. Tujuannya untuk memberikan tambahan penghasilan kepada masyarakat melalui proyek-proyek padat karya dalam skala kecil,” kata Hanif Dhakiri.

Baca juga: Predikat kota kerajinan dunia hadiah HUT Pemkab Gianyar

Baca juga: Sebagai kota kerajinan dunia, Gianyar dinilai mampu angkat wisata Bali

Menaker: tambang ilegal juga harus terapkan K3

Pewarta: Adi Lazuardi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Koki Rifani, mantan pembantu dapur yang sukses di blok gas Ruby

Sebuku (ANTARA) – Sebuah pekerjaan yang hebat tidaklah bisa didapat tanpa perjuangan. Butuh kerja keras untuk bisa menggapainya. Begitu juga seorang juru masak (chef) atau kerap disebut koki yang merupakan ahli seni boga.

Seperti yang dilakoni pemuda bernama Rifani. Kini dia menjadi seorang koki di Ruby Gas Field, sebuah fasilitas produksi gas di Selat Makassar milik Mubadala Petroleum, perusahaan migas internasional dari negara Uni Emirat Arab.

Namun siapa sangka, karirnya dulu hanya diawali dari seorang helper (pembantu) dapur yang bertugas membantu juru masak memotong sayuran, mengiris bawang, membersihkan bahan makanan hingga cuci piring dan bersih-bersih area dapur layaknya tenaga “cleaning service”.

Alumni SMAN 6 Balikpapan yang lulus tahun 2003 ini mengawali karirnya di dunia dapur sejak 2006. Dia bekerja sebagai helper di lokasi produksi migas milik Total E&P Indonesie (TEPI) pada Northern Processing Unit/NPU) Tunu, di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Sebelum bergabung di Ruby, pria berkaca mata ini terakhir jadi koki di offshore (lepas pantai) perusahaan migas milik Chevron di Bontang.

Pengalaman panjangnya bekerja di lokasi lepas pantai, menjadikan Chef Rifani terbilang matang menghadapi situasi pekerjaan di tengah laut.

“Kebetulan kesempatan rezekinya banyak bekerja di lokasi offshore ketimbang di onshore (di darat). Jadi saya sudah menikmati pekerjaan ini,” tutur pria kelahiran Balikpapan 26 April 1986.
  Chef Rifani memberikan makanan untuk pekerja di Anjungan Lepas Pantai Ruby. (antara/foto/firman)

Fani, begitu biasa dia dipanggil, tergabung dalam PT Indocater, perusahaan yang bergerak di bidang catering terkemuka di Indonesia. Di Ruby dia tercatat karyawan outsourcing, sehingga profesionalitasnya sebagai koki tak perlu diragukan lagi.

Meski hanya mendapat keahlian mengolah masakan dengan belajar sendiri alias autodidak, Fani telah membuktikan jika dia mampu diandalkan untuk menyediakan berbagai resep bagi kebutuhan pekerja di anjungan lepas pantai Ruby.

Bekerja di dapur Ruby sejak 2016, pria berkulit putih ini telah banyak mengalami suka duka di dalamnya.

Dia merasa bahagia ketika masakan olahannya disukai. Sebaliknya, perasaan “tidak enak” seketika menghampiri kala ada keluhan dari orang yang menyantap makanan yang disajikan.

“Karena kita harus melayani banyak orang, maka pasti ada saja yang tidak cocok rasanya dan sebagainya. Namun itulah risikonya. Tinggal bagaimana kita bisa memasak satu makanan yang harapannya disukai selera secara umum. Kecuali ada permintaan khusus dari orang per orang mau dibikin seperti apa, bisa juga kita buat sesuai seleranya,” kata Fani. Chef Rifani bersama supervisor dan Agung Djatmiko selaku Offshore Installation Manager Ruby Platform, Mubadala Petroleum. (antara/foto/firman)

Di Ruby gas field yang merupakan wilayah kerja Blok Sebuku, Selat Makassar, di antara Pulau Kalimantan dan Sulawesi, ada sekitar 30 pekerja yang harus dijamin Fani kebutuhan makanannya tiga kali sehari.

Selain aneka masakan nusantara yang harus dikuasainya, lajang 33 tahun yang masih berdarah Banjar (Kalimantan Selatan) dari sang ibu ini juga mahir membuat beberapa jenis masakan barat atau Western. Hal itu untuk menyikapi jika ada kunjungan dari warga negara asing yang datang ke Ruby.

“Ada planing menu yang kita ikuti untuk stok makanan per bulan. Dalam setiap mengolah masakan, kita diawasi langsung oleh supervisor dan juga tim medik yang datang ke dapur mengecek semua bahan aman dan terjamin kebersihannya,” pungkas Fani yang berharap bisa terus menambah ilmu dan pengalamannya di dunia memasak agar menjadi koki handal yang tanpa berhenti belajar.
Baca juga: Komunitas koki sajikan olahan spesial di dapur kurban ACT Sumsel
Baca juga: Kata chef Michelin Star tentang masakan Indonesia

Stok Ikan Di Donggala Ratusan Ton Perbulan

Pewarta: Firman
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peneliti dorong keterlibatan swasta ditingkatkan dalam infrastruktur

Peningkatan peran sektor swasta perlu mendapatkan perhatian…

Jakarta (ANTARA) – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan mendorong lebih besar keterlibatan pihak swasta dalam rangka meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah yang menjadi visi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Peningkatan peran sektor swasta perlu mendapatkan perhatian, mengingat pemerintah memiliki keterbatasan dalam membiayai berbagai proyek strategis, sementara urgensi dari hasil yang diharapkan dari proyek tersebut dibutuhkan segera mengingat semakin beragamnya kebutuhan masyarakat,” kata Pingkan Audrine Kosijungan di Jakarta, Senin.

Menurut Pingkan, bukan tanpa alasan kalau Presiden Joko Widodo mengutarakan perlunya peran sektor swasta dalam pembangunan.

Pingkan mengingatkan bahwa saat menyampaikan gagasannya mengenai visi Indonesia ke depan dalam sidang kabinet paripurna yang membahas tentang rancangan undang-undang beserta nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional Tahun 2020 yang lalu, presiden kembali menegaskan dua poin utama yang bersinggungan satu sama lain, yaitu pentingnya alokasi dana anggaran yang berfokus pada peningkatan investasi dan pengembangan sumber daya manusia.

“Berangkat dari kesadaran bahwa RAPBN hanya mampu mendukung sebagian dari pembiayaan proyek pembangunan, peran serta pihak swasta dapat termanifestasikan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atau yang juga dikenal dengan istilah Public Private Partnership (PPP),” jelas Pingkan.

KPBU telah dikenal sejak masa Orde Baru seperti pada proyek pembangunan jalan tol dan ketenagalistrikan. Namun, bentuk kerjasama ini baru mulai digencarkan kembali sejak tahun 1998 pascakrisis moneter yang melanda Indonesia dan sebagian negara di kawasan Asia Tenggara.

Setelah didahului dengan beberapa peraturan pendukung KPBU, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur.

Sejak Perpres ini diluncurkan, kerja sama yang sebelumnya dikenal dengan Kerja sama Pemerintah Swasta (KPS) selanjutnya disebut KPBU. Setelah tahun 2015, pemerintah melalui Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengeluarkan peraturan-peraturan terkait yang mendorong perkembangan dalam KPBU.

Selama periode 2015-2019, proyek pembangunan di sektor infrastruktur membutuhkan pendanaan sebesar 359,2 miliar dollar AS dengan sebesar 41 persen pendanaan disokong oleh APBN dan sisanya dari sumber pendanaan lainnya yang mencakup Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar 22,2 persen dan partisipasi sektor swasta mencapai 36,5 persen.

Sebelumnya, ekonom UI Faisal Basri menyatakan, skema bisnis berbentuk kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dinilai masih ada ketidakpastian, sehingga membuat investor gamang menanamkan modalnya di proyek pemerintah tersebut.

“PPP (public private partnership atau KPBU) membuat swasta gamang, karena ketidakpastian,” kata Faisal Basri dalam diskusi bertajuk “Menjawab Tantangan Pengelolaan Pelabuhan di Indonesia dalam Perspektif Ekonomi dan Hukum” di Jakarta, Selasa (23/7).

Ia menjelaskan kemudahan berbisnis di Indonesia terus mengalami perbaikan yang signifikan. Hal itu terlihat dari peningkatan peringkat Indonesia dalam laporan Bank Dunia, Ease of Doing Business (EoDB) yang terus membaik.

Indonesia pada 2017 berhasil mencapai posisi ke-72 di antara 190 negara di dunia yang disurvei Bank Dunia. Namun, pada 2018, peringkat Indonesia justru turun ke posisi 73.

Faisal menuturkan, dari 10 indikator dalam EoDB itu, ada satu elemen yang dinilai sangat jeblok, yakni enforcing contract. Indonesia, menurut dia, seringkali tidak mengikuti atau menghargai kesepakatan yang sudah didapatkan dengan investor.

Oleh karena itu, Faisal meminta Presiden Joko Widodo untuk segera membereskan masalah ini agar investasi bisa lebih moncer dan banyak investor menanamkan modal di Indonesia. Ia juga mengingatkan pentingnya mendorong partisipasi swasta baik asing maupun domestik untuk mendukung program pembangunan yang akan diusung Joko Widodo di periode kedua kepemimpinannya.

Menjemput partisipasi pemilih Talang Mamak

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jonan minta area bekas tambang Freeport ditanami Merbabu dan Trembesi

Lokasi limbah tailing ini dalam 10 tahun sudah menjadi ‘hutan muda’

Jakarta (ANTARA) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan area bekas tambang PT Freeport Indonesia ditanami jenis pohon dengan kayu keras.

“Lokasi limbah tailing ini dalam 10 tahun sudah menjadi ‘hutan muda’. Jika demikian maka saya menyarankan agar di lokasi ini lebih banyak ditanami tanaman keras misalnya, kayu merbau dan trambesi, kalau tanaman keras itu bisa survive mestinya oke,” kata Jonan dalam informasi tertulis dari Kementerian ESDM di Jakarta, Senin.

Jonan mengunjungi lokasi pusat reklamasi keanekaragaman hayati PT FI di Timika, Papua. Di lokasi reklamasi Menteri ESDM secara simbolis melakukan penanaman Pohon Bintangon.

Proses kumpulan tailing akan menjadi hutan baru dalam waktu 10-15 tahun dan akan lebih cepat lagi jika ada campur tangan manusia yang membantunya.

Kegiatan operasi pertambangan PT Freeport Indonesia menghasilkan tailing berupa pasir sisa tambang (Sirsat). Sirsat yang dihasilkan dari kegiatan PT Freeport Indonesia ini mencapai 97 persen dari produk batuan biji yang dihasilkan. Sirsat yang merupakan sisa gerusan batuan bijih setelah mineral tembaga, emas, dan peraknya diambil (dalam bentuk konsentrat) ini selanjutnya ditempatkan di lokasi yang dikunjungi Menteri ESDM.

“Saya mengunjungi pusat budi daya untuk penanaman lagi di wilayah yang terkena dampak dari sisa tanah hasil kegiatan operasi pertambangan PT Freeport Indonesia yang di atas, di Grasberg dan sekitarnya. Menurut informasi dari Bapak Toni, tailing disini tidak berbahaya karena proses yang dilaksanakan adalah proses fisika dan bukan proses kimiawi yang berbahaya,” ujar Jonan di lokasi reklamasi.

Meski tidak berbahaya dan beracun, karena volumenya besar sekali yakni sekitar 200.000 ton per hari, maka menurut Jonan, semua yang terdampak seperti tanaman akan mati, dan ini mesti ditanami kembali. Lokasi tempat penimbunan tailing diperkirakan akan kembali menjadi hutan alami dalam waktu 10-15 tahun. Setelah menjadi hutan kembali Jonan menyarankan agar ditanami tanaman keras, jangan jenis perdu.

Sama seperti yang dinyatakan Jonan, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Toni Wenas juga menegaskan, bahwa limbah tailing hasil pertambangan PT Freeport Indonesia tidak berbahaya.

“Proses yang terjadi bukan kimiawi tetapi fisika. Di dataran tinggi sana (Tembagapura) batuan diekstrak, digerus menjadi halus, kemudian diekstrak kembali menggunakan sejenis reagen, sejenis alkohol sehingga mineral berharganya bisa mengambang, yang ini kemudian diekstrak kembali dan sisanya 97 persen menjadi tailing,” jelas Toni.

Lokasi reklamasi hasil kegiatan pertambangan PT Freeport Indonesia seluas sekitar 800 hektare dan semuanya sudah tumbuh menjadi hutan baru, khususnya yang 100 hektare sudah ditanami dengan pohon buah-buahan, serta kolam ikan, penangkaran kupu-kupu dan peternakan sapi, hal ini untuk menujukkan bahwa ekosistem sudah kembali normal dilokasi reklamasi.

Setelah menjadi hutan baru setelah 10-15 tahun diperkirakan akan tumbuh sekitar 500 jenis tumbuhan termasuk buah-buahan dan setelah 20 tahun akan tumbuh sekitar 800 tumbuhan secara alami.

Untuk buah-buahan yang dihasilkan dari lokasi reklamasi Departemen Lingkungan PT Freeport Indonesia akan terus melakukan analisa secara rutin untuk melihat apakah buah-buahan tersebut aman untuk dikonsumsi, termasuk juga dengan ikan-ikan yang ada yang hidup di kolam bekas tailing.

Presiden minta divestasi freeport rampung tahun ini

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tenun Balai Panjang akan tampil di New York Fashion Week

​​​​​​​Payakumbuh  (ANTARA) – Kain Tenun Balai Panjang (TBP) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, akan tampil di ajang intenasional ASC New York Fashion Week (NFW) yang digelar pada 8 September 2019 di New York.

“Ini adalah yang kedua setelah tampil diajang London Fashion Week (LFW) Februari 2018 lalu, kali ini Tenun Balai Panjang bakal tampil diajang New York Fashion Week,” kata Ketua Dekranasda Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi di Payakumbuh, Senin.

Ajang New York Fashion merupakan satu dari Top 4 Fashion Week tingkat dunia selain Paris Fashion Week, London Fashion Week dan Milan Fashion Week.

Menurut Henny tampilnya Tenun Balai Panjang di ajang tersebut tak lepas dari peran aktif perancang busana Tuty Adib.

Tuty Adib adalah perancang busana nasional yang juga mempromosikan Tenun Balai Panjang pada ajang London Fashion Week tahun lalu.

Ia mengatakan tampilnya Tenun Balai Panjang pada ajang internasional sekelas New York Fahion Week akan membantu berkembangnya produk lokal untuk lebih dikenal.

“Tentu dengan sendirinya menjadi ajang promosi tersendiri bagi daerah kami, dan dapat menarik perhatian dan kunjungan para wisatawan baik lokal, nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Ia mengaku puas dengan konsep dan rancangan busana Tuty Adib dengan konsep Blassoom Minang yang simpel, casual, dan ready to wear membuat busana tersebut bisa dipakai siapapun, kapanpun dan dimanapun.

“Selama ini kain tenun terbatas untuk acara seremonial adat semata, nah konseo casual rancangan Mbak Tuty terasa elegan dan modern. Model rancangannya bisa juga dipakai oleh kalangan non muslim dan dipakai anak-anak muda atau generasi milenial,” jelasnya.

Sementara Tuty Adib mengaku kembali menggunakan bahan Tenun Balai Panjang ke ajang internasional karena kekhasan yang dimilikinya.

“Mengapa saya ambil tenun Balai Panjang? Karena materialnya sangat nyaman untuk busana ready to wear, dengan model busana muslim. Tenun Balai Panjang juga memiliki motif unik yang selalu mengangkat budaya setempat,” terang Tuty.

Diungkap Tuty, pada ajang di New York nanti, dirinya mengangkat tema Blossoom Minang yang disesuaikan dengan tema utama NFW yaitu spring summer 2020.

Busana muslim ready to wear hasil rancangannya akan didominasi warna-warna pastel, seperti peach, beige, dusty pink, hijau mint dan putih.

“Dalam kain tenun Balai Panjang akan ditampilkan dalam wujud busana muslim bergaya ready to wear dengan gaya yang elegan dan up to date,” ungkapnya.

Pada ajang ASC New York Fashion Week 2019, selain rancangan karya Tuty Adib berbahan dasar Tenun Balai Panjang juga akan ditampilkan rancangan dari sepuluh desainer kenamaan Indonesia lainnya dibawah bendera Indonesia Modest Fashion Designer di bawah pimpinan perancang busana Jeny Tjahyawati.

Baca juga: Mufidah: lestarikan tenun asli Sumatera Barat

Rendang tumbuk, kuliner khas Payakumbuh

Pewarta: Syahrul Rahmat
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Amman Mineral kibarkan bendera dan pasang terumbu karang di bawah laut

Jakarta (ANTARA) – Karyawan PT Amman Mineral Nusa Tenggara melakukan upacara pengibaran bendera merah putih di bawah laut di perairan Teluk Benete, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 di wilayah proyek Tambang Batu Hijau.

Pada kesempatan yang sama, para penyelam yang tergabung dalam Sumbawa Diving Club dan terdiri dari karyawan Amman Mineral dan mitra bisnis, juga melakukan pemantauan terumbu karang buatan yang telah ditempatkan Amman Mineral di Teluk Benete.

“Melalui kegiatan pengibaran bendera di bawah laut ini kami ingin menunjukkan betapa Indonesia memiliki keindahan dan kekayaan laut yang harus selalu kita jaga dan lestarikan, termasuk beragam biota laut yang ada di dalamnya,” kata Anita Avianty, Head of Corporate Communications Amman Mineral dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Senin.

Anita menambahkan bahwa Teluk Benete yang merupakan lokasi penyelaman adalah wilayah dimana Amman Mineral menempatkan terumbu karang buatan sebagai upaya untuk melakukan program konservasi laut.

“Di sekitar Perairan Benete terdapat pelabuhan pengapalan khusus dan pelabuhan umum yang melayani para karyawan maupun penumpang umum. Penempatan terumbu karang buatan ini di perairan diharapkan membantu kelestarian terumbu karang yang ada di wilayah perairan,” tegas Anita.

Hingga saat ini Amman Mineral telah menempatkan lebih dari 2.000 terumbu karang buatan yang tersebar di beberapa lokasi perairan di Sumbawa Barat. Sebanyak 1.488 terumbu karang buatan telah ditempatkan di perairan Benete, sedangkan selebihnya disebar di Teluk Maluk, Teluk Lawar, dan Gili Kenawa.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa terumbu karang buatan telah dijadikan pemijahan, penempelan organisme laut, serta tempat berlindung dan mencari makan dari spesies-spesies ikan, kata Anita.

Amman Mineral Nusa Tenggara adalah salah satu anak perusahaan yang tergabung dalam Amman Mineral Group, dengan aktivitas utama adalah mengoperasikan tambang Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Tambang Batu Hijau merupakan salah satu tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia.

Baca juga: Upacara bawah laut dilakukan Komunitas penyelam peringati HUT RI
Baca juga: Sambut kemerdekaan, ini dia ragam hiburan di Ancol
Baca juga: Pengibaran bendera dasar laut peroleh Rekor Muri

Peringati Hari Kemerdekaan Gubernur Kalsel pimpin pawai 3000 motor

Pewarta: Faisal Yunianto
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini cara mengetahui besaran kompensasi pemadalam listrik PLN

Jakarta (ANTARA) – PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi terkait cara menghitung kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019 di sejumlah wilayah.

Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 27 tahun 2017 maka PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.

“Besaran kompensasi yang diterima (pelanggan) dapat dilihat pada tagihan rekening bulan September 2019 atau pada bukti pembelian token pertama setelah 1 September 2019 untuk konsumen prabayar,” jelas Vice President Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah, dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (non adjustment).

Untuk pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan listrik pascabayar.

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

“Dalam kondisi normal, seharusnya pembayaran kompensasi dibayarkan pada bulan Oktober. Namun untuk kali ini, kami mempercepat pembayaran kompensasi di bulan September, baik pra bayar maupun pasca bayar.” Tambah Dwi.

Pelanggan juga dapat melakukan pengecekan langsung melalui website resmi PLN yaitu www.pln.co.id.

Berikut langkah-langkah nya:
1. Masuk ke website resmi PLN, www.pln.co.id
2. Klik menu
3. Klik pelanggan
4. Klik layanan online
5. Klik Info kompensasi
6. Masukkan IDPEL (ID Pelanggan) dan input kode disamping yang ada
7. Akan muncul estimasi atau perkiraan nilai kompensasi yang didapat pelanggan.

Selain itu, PLN juga menyediakan kanal direct link https://layanan.pln.co.id/InfoTmp.html

Baca juga: Anggota DPR ingatkan tuntutan terhadap PLN tidak berlebihan

Baca juga: Dirut PLN bantah pemotongan gaji terkait kompensasi pelanggan

Menko Darmin sebut penggunaan B20 turunkan impor solar

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cara rawat mobil agar harga jualnya stabil

Tangerang, Banten (ANTARA) – Merawat mobil tidak hanya memberikan kenyamanan, keamanan, dan memperpanjang usia pakai kendaraan untuk pemiliknya, namun dapat menjaga harga jual kembali tetap stabil.

Country Manager Carsome Indonesia Andreas Djingga mengatakan bahwa perawatan mobil secara rutin memang merepotkan dan menyita waktu, namun hal itu dapat memberikan keuntungan kepada penggunanya.

“Namun kerja ekstra Anda akan terbayar saat Anda ingin menjual lagi mobil itu setelah beberapa waktu digunakan,” kata Andreas dalam keterangannya, Senin.

Andreas kemudian membagikan tip perawatan mobil yang perlu dilakukan, baik secara pribadi maupun servis berkala di bengkel.

Jaga cairan

Fungsi mobil berkaitan dengan kinerja beberapa jenis cairan, mulai dari air radiator atau coolant yang berfungsi sebagai pendingin mesin, pelumas pada power steering, dan cairan rem yang berfungsi sebagai sistem hidrolik saat proses pengereman.

Luangkan waktu untuk memeriksa cairan-cairan tersebut, terutama air radiator atau coolant yang sering berkurang pada ruang radiator. Pastikan mobil Anda menggunakan coolant yang direkomendasikan, karena kandungannya dapat menjaga suhu ruang bakar.

Oli Mesin

Oli mesin merupakan elemen penting mobil yang berfungsi mengurangi gesekan antar-komponen, mendinginkan mesin, peredam getaran, pembersih kotoran, hingga antikarat di dalam mesin.

Namun, oli mesin yang bekerja keras secara terus menerus akan mengalami penurunan daya pakainya, sehingga pengguna harus mengganti oli mesin setidaknya setiap 5.000 km agar performa mesin tetap optimal.

Servis Rutin

Ketika mobil sering digunakan, maka Anda sebaiknya membawa kendaraan ke bengkel atau mekanik andalan setiap 10.000 km sekali agar dapat menangani segala masalah pada mobil.

Kondisi Aki

Aki adalah salah satu sumber kelistrikan yang berfungsi penuh pada kendaraan, mulai dari menstarter mobil, fungsi lampu, pendingin, hiburan hingga alarm saat mobil ditinggal pemiliknya.

Untuk itu, pengguna harus melakukan pengecekan dengan memastikan air aki selalu berada pada level yang seharusnya, yaitu di antara garis batas penanda. Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan dengan melihat tegangan aki menggunakan voltmeter.

Cegah Karat

Karat pada mobil akan berpengaruh pada harga jual, untuk itu Anda harus rajin membersihkan kendaraan dengan cara sederhana, mencuci hingga bersih.

Cucilah mobil minimal seminggu sekali setelah digunakan. Bersihkan hingga ke sudut-sudut sempit bagian mobil untuk menghindari terjadinya karat pada beberapa komponen mobil.

Kalau mobil yang Anda jual masih bagus, mulus dan terawat, harganya bahkan bisa naik hingga 5 persen dari harga rata-rata taksiran awal, sementara mobil yang lecet-lecet bisa mengurangi harga hingga 5-10 persen.

Mobil yang pernah mengalami tabrakan, biasanya harus merelakan harganya turun hingga 15 persen dari harga taksiran, sementara mobil yang pernah terendam banjir, bisa turun harga hingga 15-20 persen.

“Perawatan rutin akan membuat kondisi mobil tetap prima meskipun telah memberikan manfaatnya secara maksimal bagi pengguna pertamanya. Di platform Carsome, saat proses penawaran transparan oleh para diler terbukti bahwa mobil bekas yang terawat dengan baik, mendapatkan penawaran lebih banyak dari para dealer,” kata Andreas.

“Di Carsome, penjual mobil bisa memantau langsung proses penawaran transparan tersebut dan memilih deal yang paling menguntungkan bagi mereka,” tutup Andreas.

Baca juga: Cara rawat kaca mobil agar tak cepat kusam

Baca juga: Pedagang mobkas: Yang penting perawatan bukan tahun kendaraan

Pewarta: A069
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Kemenkop: Akses pembiayaan dana bergulir dipermudah

Koperasi yang mendapat pembiayaan dari LPDB harus koperasi yang sehat

Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan menyatakan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM terus melakukan perbaikan secara internal agar dapat memberikan layanan lebih baik untuk mempermudah akses pembiayaan.

“Saat ini LPDB sedang melakukan revitalisasi. Kesulitan-kesulitan mengajukan pinjaman di masa lalu dihilangkan. Kami punya komitmen memperbaiki diri,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Rully mengemukakan hal tersebut saat mengikuti acara “Sosialisasi dan Bimtek Dana Bergulir” yang digelar LPDB-KUMKM, Bandar Lampung, Senin.

Perbaikan yang dilakukan, antara lain menyangkut prosedur pengajuan pinjaman dari sebelumnya durasi waktu yang tidak jelas, sekarang maksimal selama 21 hari.

Untuk menjangkau pelaku KUMKM yang tersebar di daerah, LPDB menjalin kerja sama dengan Dekopin wilayah, Dinas Koperasi dan UKM, BPR, lembaga penjaminan pinjaman, BPD dan lainnya.

“Ini untuk mengatasi keterbatasan tidak adanya institusi LPDB di daerah,” kata Sesmenkop UKM.

Rully menegaskan visi ke depan adalah memberi kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku KUMKM. Hal itu mengingat permodalan merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi KUMKM.

Di satu sisi, penyaluran kredit perbankan ke KUMKM terbatas, baru 19 persen dari total kredit perbankan. Jumlah itu sama dengan 12 persen dari total pelaku UMKM.

“Perbankan tidak bisa disalahkan karena mereka harus bankable. Karena itu, pemerintah menyediakan skema pembiayaan murah untuk menjangkau pelaku KUMKM yang lebih luas,” katanya.

Rully menambahkan penyaluran dana bergulir lewat koperasi sangat penting. Koperasi selanjutnya akan menyalurkan pembiayaan tersebut ke anggotanya dengan bunga pinjaman yang terjangkau.

Karena itu, ia mengharapkan Dekopin wilayah mempersiapkan koperasi di daerah yang benar-benar sehat.

“Tidak bisa lagi seperti di masa lalu, koperasi yang hanya ingin mencari bantuan atau mencari fasilitas. Koperasi yang mendapat pembiayaan dari LPDB harus koperasi yang sehat,” tegas Rully.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Luhut sebut 3 arahan implementasi rencana induk pariwisata terpadu

…jadi kita kerjakan ini dengan sungguh-sungguh

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menginginkan agar Program Rencana Induk Pariwisata Terpadu (Integrated Tourism Master Plan/ITMP) untuk tiga destinasi prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, serta Lombok, bisa dikerjakan dengan serius.

“Saya apresiasi ITMP, ini adalah kerja terpadu dan terintegrasi, jadi kita kerjakan ini dengan sungguh-sungguh. Menurut hemat saya, pertama, jangan dibuat desain yang biasa. Kedua, pengerjaannya juga jangan yang biasa, dan yang ketiga pengawasannya pun harus bagus. Kalau ketiga hal ini berkontribusi saya melihat apa yang kita yakini ini akan terjadi, kalau tidak ini hanya kan jadi angan-angan saja,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Luhut menghadiri pertemuan pembahasan Integrated Tourism Master Plan (ITMP) Danau Toba, Borobudur dan sekitarnya, serta Lombok dan sekitarnya, yang dilaksanakan di Gedung Bappenas, Senin.

ITMP akan ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) dan menjadi rujukan bagi perencanaan pengembangan pariwisata, untuk seluruh sektor, baik publik, swasta dan juga masyarakat.

Luhut akan memerintahkan para jajaran di bawah kementeriannya dan kementerian yang terkait langsung, untuk melaksanakan apa yang ada dalam ITMP secara total.

“Kami semua bekerja dengan sungguh-sungguh, tapi saya kira kita di tingkat menteri sudah melakukan berbagai pertemuan dengan intens mengenai hal ini. Jadi, teman-teman di eselon I, II, dan III inilah yang harus mengerjakan dengan passion dan mendetail. Yang besar sudah konsultan yang buat, akan tetapi yang detail itu urusan kita,” tegasnya.

Menurut Luhut, para menteri terkait akan melaksanakan pertemuan lanjutan di Danau Toba, disusul dengan di wilayah Borobudur dan sekitarnya.

“Nanti pada tanggal 6 September kami akan melaksanakan rapat lagi di Danau Toba, setelah ini Danau Toba jadi, lalu kita pindah ke Borobudur, karena kalau kita tidak bergerak cepat, maka satupun tidak ada yang jadi,” jelasnya.

Hal ini, tambah Luhut, dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan akses pelayanan serta infrastruktur dasar pariwisata, meningkatkan perekonomian lokal/masyarakat dari pembangunan pariwisata, dan mendorong investasi swasta di tiga lokasi destinasi prioritas nasional tersebut.
 

Jokowi masih upayakan pertemuan dengan Prabowo

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemprov Lampung percepat rencana pembangunan PLTSa

Melalui kick off meeting ini, semua unsur yang terlibat dalam pokja harus saling bersinergi dan berkomunikasi dalam rangka melakukan percepatan pembangunan PLTSa

Bandarlampung (ANTARA) – Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), salah satunya dengan menyusun draf personalia kelompok kerja percepatan pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

“Ada lima pokja dalam percepatan pembangunan PLTSa diantaranya pokja lingkungan, pokja teknis pengolahan sampah, pokja ekonomi, pokja energi listrik, dan pokja kelembagaan dan hukum,” kata Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, pada pertemuan percepatan pembangunan PTLSa, di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Lampung, Senin.

Pertemuan tersebut, lanjutnya, sebagai langkah awal dalam memulai pembangunan PLTSa di Provinsi Lampung.

Pejabat Sekda menjelaskan kelima pokja tersebut memiliki tugasnya tersendiri. Pokja lingkungan memiliki tugas dalam pengkajian kuantitas dan kualitas sampah, persebaran dan transportasi sampah.

Pokja teknis pengolahan sampah mengkaji terkait teknologi pengolahan sampah, dan standard teknologi.

“Pokja ekonomi yang berkaitan dengan kajian pembiayaan. Pokja Energi listrik berkaitan dengan kelistrikan, dan Pokja kelembagaan dan hukum berkaitan dengan koordinasi kelembagaan,” jelas Fahrizal.

Terkait pengelolaan sampah, Fahrizal menjelaskan bahwa terdapat banyak peraturan yang mengatur terkait pengolahan sampah, mulai dari Undang-undang, Peraturan Menteri, Peraturan Daerah, termasuk Perpres Nomor 35 Tahun 2018.

“Dalam Perpres 35 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan, serta mengurangi volume sampah secara signifikan,” ujarnya.

Menurut dia, pengelolaan sampah dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir melalui pengurangan sampah dan penanganan sampah. Dan pengelolaan sampah menjadi sumber daya untuk mendapatkan nilai tambah sampah menjadi energi listrik.

Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kemenkomaritim Dedy Miharja menjelaskan bahwa Lampung merupakan salah satu daerah yang ditargetkan menjadi proyek percontohan pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

“Melalui kick off meeting ini, semua unsur yang terlibat dalam pokja harus saling bersinergi dan berkomunikasi dalam rangka melakukan percepatan pembangunan PLTSa,” kata Dedy.

Baca juga: PLTSa tingkatkan penyesuaian kinerja peralatan secara terintegrasi

Baca juga: Pengamat: Pembangkit listrik tenaga sampah cocok di perkotaan

Baca juga: DKI Jakarta paling siap untuk proyek PLTSa

Lampung Sebagai Basis Ketahanan Pangan

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur Bali ingin perkuat kerja sama dengan India

Denpasar (ANTARA) – Gubernur Bali Wayan Koster ingin memperkuat kerja sama khususnya di bidang pariwisata dan pendidikan dengan Pemerintah India yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Kami mengapresiasi kedatangan Duta Besar India ke Pulau Dewata dalam upaya penguatan kerja sama Bali-India di berbagai bidang,” kata Koster saat menerima Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste Pradeep Kumar Rawat yang didampingi Konjen India RO Sunil Babu, di Denpasar, Senin.

Dalam kesempatan itu Koster juga menyampaikan terima kasih atas undangan untuk menjadi tamu kehormatan di Festival Lampu pada Oktober mendatang di India.

Namun, dia mengatakan saat ini dirinya masih fokus untuk menata pembangunan Bali untuk mewujudkan visi pembangunan Bali lima tahun ke depan yang sudah dicanangkannya bersama Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace).

“Tetapi dalam upaya promosi pariwisata, jika keadaan memungkinkan, saya akan menugaskan Wagub Cok Ace untuk menghadiri festival tersebut,” ujar Koster.

Dalam pertemuan itu, Dubes Pradeep Kumar secara khusus memberi ucapan selamat kepada pasangan Gubernur Wayan Koster dan Wagub Cok Ace karena telah dipercaya untuk memimpin Bali. Ia berharap hubungan kerjasama antara Bali dan India ke depannya dapat ditingkatkan.

Menurut Pradeep, hubungan Bali dan India sudah terjalin cukup lama. Pemerintah India sendiri telah melakukan sejumlah langkah untuk lebih mendekatkan hubungan dengan daerah Bali. Langkah tersebut diantaranya tercermin dengan keberadaan dua “pelinggih” atau tempat suci Bali di India. “Ada keinginan untuk membuat museum tentang Bali di India,” ujar Dubes Pradeep.

Pradeep sekaligus mengundang Gubernur Wayan Koster sebagai tamu kehormatan pada pelaksanaan Festival Lampu pada Oktober 2019. Festival tersebut berhubungan dengan epos Ramayana, epos yang juga dekat dengan masyarakat Bali.

Sebelumnya Dubes Pradeep sempat diterima Wagub Bali dan membicarakan beberapa hal terkait pariwisata. Pada kesempatan itu, Dubes Pradeep mengatakan di bidang transportasi telah dibuka penerbangan langsung rute Bali-India yang memudahkan akses wisatawan India ke Bali dan sebaliknya.

Pemerintah India juga telah menerapkan kebijakan pembuatan visa secara “online” dan tanpa dipungut biaya.

Di sisi lain, Pradeep menyinggung kerja sama “Sister Province” antara Bali dengan salah satu provinsi di India yaitu Uttarakhand yang saat ini tengah serius dijajaki.

“Letter of Interest (LOI) sudah kami kirim, sekarang masih menunggu persetujuan dari Kemenlu RI,” ujar Pradeep sembari meminta bantuan Pemprov Bali ikut mengawal rencana ini.

Pemerintah India berharap, MoU sister province Bali-Uttarakand bisa ditanda tangani kedua belah pihak di tengah-tengah Festival Lampu yang akan digelar 24-27 Oktober 2019 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Pradeep juga menyampaikan rencana kunjungan kerja Menteri Pariwisata India ke Jakarta 29- 30 Agustus mendatang. Ia sangat berharap ada perwakilan dari Pemprov Bali hadir pada kunjungan tersebut karena terkait upaya peningkatan kerja sama di bidang kepariwisataan.

Sedangkan Wagub Cok Ace menyampaikan Bali dan India memang memiliki historis hubungan sangat panjang. Hal ini erat kaitannya dengan agama Hindu yang dianut oleh mayoritas masyarakat Bali.

Cok Ace sependapat dengan harapan Pradeep dalam penguatan kerja sama. Bahkan, Cok Ace melontarkan sebuah gagasan untuk merancang sebuah festival yang menggambarkan eratnya hubungan India dan Bali.

“Kalau dengan China, kita sudah punya Festival Balingkang. Dengan India, kita perlu jajaki untuk merancang hal yang sama. Misalnya kita buat festival yang menggambarkan kedatangan Rsi Markandeya,” katanya.

Pada bagian lain, Ketua PHRI Bali itu juga menyebutkan bahwa India menjadi salah satu penyuplai wisatawan ke Bali. Mengutip data statistik, hingga bulan Mei 2019, kunjungan wisatawan India ke Bali menempati peringkat tiga setelah China dan Australia.

Baca juga: Ragam kuliner Bali tersaji di festival di India

Baca juga: Wisatawan India ke Bali naik 60,45 persen

Puluhan ekor burung Jalak Bali dilepas dari penangkaran

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lebih dari seribu ton karet dari Tanjungpinang diekspor ke lima negara

Kami sudah melakukan sertifikasi terhadap 1.086 lempengan karet yang diekspor tersebut

Tanjungpinang (ANTARA) (ANTARA) – Pada bulan Agustus 2019, sebanyak 1.086 ton karet hasil pertanian dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diekspor ke lima negara yaitu Pakistan, Jepang, Korea, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat (AS) dengan total nilai mencapai Rp22,5 miliar.

Ekspor tersebut dilakukan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang .

“Kami sudah melakukan sertifikasi terhadap 1.086 lempengan karet yang diekspor tersebut,” kata Kepala Balai Karantina Tanjungpinang, Donni Muksydayan, Senin.

Menurut Donny Muksydayan, ekspor komoditas pertanian seperti karet ini memberi dampak positif terhadap pendapatan negara.

Selain itu, kesejahteraan petani pun akan semakin meningkat sehingga akan memperkuat perekonomian Indonesia.

“Hal yang musti dilakukan ke depannya adalah terus meningkatkan kualitas dan kuantitas ekspor untuk memperbesar devisa negara,” ujarnya.

Donny juga berharap supaya Tanjungpinang mampu menjadi pemasok kebutuhan komoditas pertanian ke negara tetangga, terutama Singapura. Petani, lanjut dia, harus bekerja lebih giat lagi bersama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk meningkatkan produksi pertanian, sehingga ke depan Tanjungpinang bisa mengekspor komoditas pertanian lainnya.

“Dalam upaya akselerasi ekspor, kami juga terus berinovasi seperti menghadirkan kemudahan dalam pengurusan sertifikat menggunakan e-Cert dan e-Phyto. Pelaku ekspor pun dapat berfokus untuk meningkatkan produksinya guna mendukung Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045,” ujar DOnny Muksydayan.

Indonesia Siap Ekspor Kelapa Sawit Dan Karet

Pewarta: Ogen
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendag: Indonesia kehilangan pasar akibat tertinggal jajaki perjanjian

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai bahwa Indonesia banyak kehilangan pangsa pasar (market share) di sejumlah negara akibat tertinggal dari Vietnam dan Malaysia dalam menjajaki perjanjian dagang.

Enggar mengakui bahwa Indonesia ketinggalan dengan Vietnam yang lebih gesit dalam menjalin perjanjian dagang. Baru sepuluh tahun terakhir ini, kata Enggar, Indonesia baru mengejar ketertinggalan itu untuk menyelesaikan perjanjian dagang.

“Malaysia sebagai contoh, dia sudah lebih dulu, banyak sekali kita kehilangan ‘market share’ di Turki dan India, oleh Malaysia. Itu karena dia ada perjanjian dagang,” kata Enggar usai menghadiri diskusi CEO Connect -Exploring Asean yang diselenggarakan Standard Chartered di Jakarta, Senin.

Enggar menjelaskan akibat perjanjian dagang tersebut, Vietnam atau Malaysia memperoleh tarif yang lebih rendah dari negara tetangga lainnya, sehingga berakibat komoditas ekspor asal Indonesia sulit bersaing.

Oleh karena itu, Indonesia berupaya melakukan sejumlah perjanjian dagang yang ditargetkan dapat selesai pada tahun ini, antara lain Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Dalam waktu dekat, Indonesia juga akan memasuki pasar baru di Afrika dengan segera ditandatanganinya kerja sama perjanjian dagang Indonesia-Mozambik Preferential Trade Agreement (PTA).

Enggar mengatakan penandatanganan Indonesia-Mozambik PTA masih menunggu kecocokan jadwal dengan Menteri Industri dan Perdagangan Mozambik.

“Saya tinggal menunggu karena menterinya harus dapat izin dari Presidennya, sama-sama menyesuaikan ‘schedule’,” kata Menteri Enggar usai menghadiri diskusi CEO Connect -Exploring Asean yang diselenggarakan Standard Chartered di Jakarta, Senin.

Enggar menjelaskan bahwa Indonesia-Mozambik PTA merupakan kerja sama bilateral pertama bagi Indonesia dengan negara Afrika. Menurut dia, Mozambik menjadi hub atau pintu masuk peluang pasar ekspor Indonesia ke negara-negara lain Afrika.

Selain dengan Mozambik, kerja sama dengan negara Afrika juga akan dilakukan pada tahun ini, yakni dengan Tunisia dan Maroko.

Baca juga: Mendag: RI-Mozambik tunggu kecocokan jadwal, teken perjanjian dagang

Baca juga: Kemendag gencarkan perjanjian dagang dengan pasar nontradisional

Tonggak baru hubungan dagang RI-Australia

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perhapi serukan putus rantai pasokan pertambangan ilegal

Polisi melakukan penyelidikan, namun pemerintah perlu membina dengan melakukan pendekatan pada tokoh masyarakat atau tokoh adat

Jakarta (ANTARA) – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) berpendapat untuk mengatasi maraknya pertambangan ilegal di berbagai daerah, harus terlebih dahulu memutus rantai pasokan kegiatan tersebut.

“Tambang ilegal atau pertambangan tanpa izin (peti) itu suatu mata rantai. Jika rantai pasokan terputus, maka Peti akan berkurang,” kata Ketua Umum Perhapi, Rizal Kasli dalam diskusi media bertajuk “Mencari Solusi Penertiban Tambang Ilegal” di Jakarta, Senin.

Rizal Kasli menjelaskan setiap kegiatan pertambangan ilegal pasti melibatkan mata rantai. Mata rantai di sini mulai dari pekerja atau penambangnya, pemodal, pemasok bahan baku, penampung atau pihak pembeli hingga keterlibatan oknum aparat.

Ia mengingatkan kegiatan peti sekarang sudah menggunakan alat-alat berat dan memakai zat merkuri dan sianida. Jika jalur pasokan bahan kimia dan alat berat itu dihentikan, Rizal yakin mata rantai praktik terlarang itu terhenti.

Menurut Rizal, kepastian penggunaan material yang legal juga dilakukan untuk sektor properti. Kontraktor bangunan kini sudah harus melampirkan bukti legalitas penggunaan material bangunannya.

Oleh karena itu, Rizal menilai perlu ada penegakan hukum yang tegas untuk memberantas tambang ilegal. Di sisi lain, pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan sosialisasi dan edukasi guna menyadarkan masyarakat.

“Polisi melakukan penyelidikan, namun pemerintah perlu membina dengan melakukan pendekatan pada tokoh masyarakat atau tokoh adat,” katanya.

Namun Rizal mengingatkan pula bahwa tambang rakyat berbeda dengan peti. Tambang rakyat memiliki izin resmi atau yang disebut izin pertambangan rakyat (IPR). Izin wilayahnya tidak tumpang tindih, tidak boleh memakai alat berat dan maksimal kedalaman penggalian hanya 25 meter.

Sementara Peti atau tambang ilegal jelas tidak berizin dan berlawanan dengan praktik pertambangan yang baik (good mining practice). Kegiatan eksplorasi, konservasi, keselamatan kerja dan lingkungan juga tidak dijalankan di tambang ilegal, ujar Rizal Kasli.

Sementara Komisaris Polisi Eko Susanda, Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Bareskrim Polri, menambahkan polisi tidak bisa memberantas sendirian praktik tambang ilegal. Diperlukan sinergi yang berkesinambungan antarinstansi. Pemda harus terlibat untuk menyadarkan tokoh masyarakat, sehingga polisi tidak berbenturan dengan warga.

Eko Susanda mengatakan praktik tambang ilegal sulit diberantas karena melibatkan sumber pendapatan warga. “Semua pihak harus memikirkan sumber penghasilan warga yang setara dengan upah mereka menambang. Masalah kronis tidak bisa diselesaikan dengan jangka pendek,” kata Eko.

Kendala lainnya, kata dia, sumber daya manusia Polri terbatas. Sementara ruang lingkup pekerjaan sangat luas. “Ini menjadi problem, tapi kita tetap berusaha,” kata Eko Susanda.

Sepanjang 2017 kepolisian telah melakukan penyilidikan pada 240 perkara tambang ilegal. Sementara pada 2016 ada 251 perkara, 2015 sebanyak 173 perkara, 2015 sebanyak 173 perkara, 2014 sebanyak 317 perkara, dan 2013 melakukan penyilidikan pada 413 perkara.

Kasi Perlindungan Lingkungan Batu Bara Ditjen Minerba Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Tiyas Nurcahyani mengatakan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) bersama penyidik Bareskrim selama terus bekerja sama dalam upaya memberantas praktik tambang ilegal.

“Peran PPNS di sini ditekankan pada pengumpulan data,” kata Tiyas Nurcahyani.

Sementara Kepala Bidang Infrastruktur Mineral dan Batu Bara Kementerian Koordinator Kemaritiman Jhon Hasudungan Tambun mengatakan pihaknya melakukan supervisi program pada kementerian terkait untuk melakukan penertiban praktik tambang ilegal.

Namun di sisi lain Kementerian Koordinator Kemaritiman juga mendorong kementerian terkait untuk mengedepankan aspek pembinaan bagi para penambang agar melakukan praktik penambangan yang benar dan tidak merusak lingkungan.

Polda Banten hentikan sejumlah lokasi penambangan ilegal

Pewarta: Faisal Yunianto
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BKN : Sistem PNS kerja dari rumah butuh persiapan 20 tahun

Jakarta (ANTARA) – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan sistem kerja Pegawai Negeri Sipil untuk bekerja dari rumah dengan mengandalkan teknologi, tidak langsung diterapkan dengan cepat, melainkan membutuhkan waktu kajian dan persiapan hingga 20 tahun.

“Kalau 20 tahun lagi, mungkin saja (PNS bekerja di rumah). Kan kita harus antisipasi teknologi yang semakin cepat dan efektif untuk PNS tidak hadir di kantor,” ujar Bima di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin.

Bima tidak menolak wacana PNS kerja dari rumah untuk direalisasikan, namun membutuhkan persiapan yang memadai agar tidak menurunkan kinerja PNS.

Dia menuturkan sistem kerja dari rumah tidak bisa diterapkan untuk semua kelompok PNS. Menurutnya, PNS yang bekerja untuk pelayanan publik, seperti guru dan doktor tentu tak bisa bekerja dari rumah.

“Mungkin kalau PNS bidangnya peneliti, pranata komputer bisa bekerja dari rumah. Tapi tentu harus diukur bagaimana kerja yang bersangkutan, itu perlu dikaji lebih dalam,” jelas dia.

Jika wacana ini terealisasi, pemerintah juga harus memiliki instrumen agar dapat mengawasi kinerja PNS yang bekerja dari rumah. Pekerjaan berdasarkan kewajiban PNS yang bekerja dari rumah harus terukur dan memiliki parameter hasil yang jelas. Di samping itu, infrastruktur teknologi informatika pun harus disiapkan pemerintah untuk mewujudkan rencana itu.

“Bagaimana memastikan kinerja yang bersangkutan. Bagaimana betul tidak dia di rumah kerja, atau tidur-tidur saja. Itu kan harus dibuat terlebih dahulu,kemudian kalau sudah dibuat, ini koneksi ke kantornya bagaimana nih,” tuturnya.

Saat ini, menurut dia, terdapat aturan pemecatan bagi PNS yang tak bekerja selama 45 hari berturu-turut.

“Pengukurannya tentu harus berbasis hasil. Ini beberapa kementerian sudah ada yang menerapkan kinerja berbasis hasil,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan menerapkan sistem agar PNS bisa memiliki fleksibilitas dalam bekerja. Ini seiring dengan posisi PNS yang akan semakin banyak diisi oleh pegawai yang pekerjaannya berbasis teknologi informasi.

Kemenpan RB juga membandingkan cara kerja PNS dengan para pegawai perusahaan rintisan (start up). Menurut lembaga itu, banyak wirausaha muda dan perusahaan “start up” yang membangun bisnis tanpa kantor. Hal itu untuk memfasilitasi para pekerja agar bisa bekerja di mana pun seperti rumah, “coworking space” atau kafe.

Baca juga: Kemenkeu dan BKN janji kurangi penggunaan kertas untuk hemat anggaran

Baca juga: Anies tunggu kebijakan resmi wacana ASN kerja dari rumah

Wali Kota Padang tanggapi wacana PNS bekerja dari rumah

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendag: RI-Mozambik tunggu kecocokan jadwal, teken perjanjian dagang

Saya tinggal menunggu karena menterinya harus dapat izin dari presidennya, sama-sama menyesuaikan schedule

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan Indonesia akan memasuki pasar baru di Afrika dengan segera ditandatanganinya kerja sama perjanjian dagang Indonesia-Mozambik Preferential Trade Agreement (PTA) dalam waktu dekat.

Enggartiasto mengatakan penandatanganan Indonesia-Mozambik PTA masih menunggu kecocokan jadwal dengan Menteri Industri dan Perdagangan Mozambik.

“Saya tinggal menunggu karena menterinya harus dapat izin dari presidennya, sama-sama menyesuaikan schedule,” kata Enggartiasto Lukita usai menghadiri diskusi CEO Connect -Exploring Asean di Jakarta, Senin.

Enggartiasto menjelaskan bahwa Indonesia-Mozambik PTA merupakan kerja sama bilateral pertama bagi Indonesia dengan negara Afrika. Menurut dia, Mozambik menjadi hub atau pintu masuk peluang pasar ekspor Indonesia ke negara-negara lain Afrika.

Selain dengan Mozambik, kerja sama dengan negara Afrika juga akan dilakukan pada tahun ini, yakni dengan Tunisia dan Maroko.

Sementara itu di luar Afrika, Indonesia melakukan sejumlah perjanjian dagang lainnya dan ditargetkan dapat selesai pada tahun ini, antara lain Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Bahkan, Enggartiasto menambahkan bahwa sudah ada pembicaraan terkait kerja sama bilateral dengan Selandia Baru sebagai bagian dari perundingan RCEP. Perjanjian dagang dengan Selandia Baru juga untuk membuka pasar ekspor ke negara-negara di Samudra Pasifik Selatan, seperti Samoa, Fiji dan Tonga.

“Sesuatu yang menarik adalah Selandia Baru juga meminta untuk kerja sama bilateral. Segera diselesaikan, sudah ada pembicaraan. Kemarin waktu di RCEP disampaikan kepada saya dengan menterinya,” kata Enggartiasto.

Ia menilai bahwa Indonesia harus bergerak cepat dalam mengambil peluang dari perjanjian-perjanjian dagang di tengah perlambatan ekonomi global saat ini termasuk perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China, serta memanasnya hubungan bilateral Jepang dan Korea Selatan.

“Mozambik itu pintu masuk dengan negara lain, sama seperti Chile sebagai pintu masuk untuk sebagian negara Eropa dan Afrika Utara. Banyak hal yang kita sikapi, kalau tidak akan sulit sekali,” kata dia.
 

Mendag tak hadiri panggilan KPK

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jumlah pelaku IKM terus berkembang sejalan kemajuan teknologi

Palembang (ANTARA) – Jumlah pelaku usaha kecil dan menengah terus bertambah sejalan dengan kemajuan teknologi transaksi yang memudahkan penjualan secara online.

Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih di Palembang, Senin, pada kegiatan workshop e-smart IKM Expo 2019, mengatakan, tolak ukur yang dapat dilihat nyata yakni banyaknya aplikasi penjualan online di Indonesia.

“Dulu cuma bukalapak dan tokopedia, sekarang sudah ada 12 aplikasi serupa,” kata dia.

Meski sudah tumbuh, tapi masih banyak produk IKM yang belum diterima atau sulit bersaing di pasaran sehingga perlu adanya pendampingan dari pemerintah.

Produk IKM tersebut harus memiliki standar dari sisi kemasan, harga, konten, dan lainnya sehingga bisa diterima pasar.

Selain itu, tak kalah penting yakni perbaikan infrastruktur internet yakni menyediakan hingga ke desa-desa.

“Jaringan internet di seluruh Indonesia belum bagus, ini yang menjadi tantangan yang harus terus benahi. Oleh karena itu, kami cepat-cepat ambil sikap, jika jaringan internetnya sudah bagus, IKM nya sudab siap,” kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, potensi IKM di Palembang sebanyak 2.777 IKM dengan menyerap 33.000 tenaga kerja.

“Sekarang orang mau cepat mau tepat, salah satu solusinya, berjualan online,” kata dia.

Harnojoyo mengatakan, pemerintah kota membantu perkembangan IKM ini dengan menyalurkan pinjaman tanpa bunga Rp1.000.000 hingga Rp3.0000.000 yang sudah terserap 60 persen.

Baca juga: Dirjen Kemenperin: e-smart mampu tingkatkan omset tujuh kali lipat

Baca juga: Kemenperin dukung e-commerce cetak wirausaha baru

Tingkatkan daya saing produk ke pasar dunia melalui desain

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenhub pastikan Bandara Sorong sudah dikendalikan

Petugas gabungan telah melakukan langkah cepat dengan melakukan pengamanan dan pengendalian di Bandar Udara DEO Sorong, meski sebelumnya sekelompok massa sempat memasuki wilayah parkir kendaraan dan merusak fasilitas terminal

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan kondisi Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua sudah dapat dikendalikan.

“Petugas gabungan telah melakukan langkah cepat dengan melakukan pengamanan dan pengendalian di Bandar Udara DEO Sorong, meski sebelumnya sekelompok massa sempat memasuki wilayah parkir kendaraan dan merusak fasilitas terminal,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti di Jakarta, Senin.

Polana mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terkait kerusuhan yang terjadi di Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Papua, dengan terus melakukan koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) DEO Sorong.

Polana mengimbau kepada seluruh Unit Penyelenggara Bandar Udara dan Otoritas Bandar Udara (OBU) untuk terus meningkatkan pengawasan keamanan di lingkungan bandar udara dengan terus melakukan koordinasi dengan TNI/Polri.

“Diimbau kepada Seluruh petugas bandara wajib memastikan keamanan dan keselamatan bandar udara dan penumpang, serta terus berkoordinasi dengan aparat keamanan,” tegas Polana.

Adapun kronologis kerusuhan yang terjadi di Bandar Udara DEO Sorong, pada pukul 15.05 WIT, sekelompok massa datang ke area parkir bandar udara dan merusak sejumlah kendaraan yang terparkir serta merusak beberapa fasilitas di bandara.

Aparat keamanan dan petugas bandara berhasil mengamankan dan mengendalikan situasi menjadi kondusif.

Pada pukul 16.06 WIT, Maskapai Sriwijaya Rute Sorong-Makassar telah memberangkatkan penumpang menuju Makassar.

Beberapa pesawat, dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan, penerbangan menuju Sorong ditunda untuk sementara.

Polana menambahkan, dengan situasi bandara yang telah kondusif, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Aparat Keamanan TNI/Polri di wilayah Papua dan Papua Barat yang sigap dalam mengendalikan situasi.

Baca juga: PGI minta masyarakat tidak mudah terpancing isu

Baca juga: Kapolri menyesalkan adanya kerusuhan di Manokwari

Baca juga: PGI: semua elemen rakyat bangun budaya dialog tanggapi kerusuhan Papua

Kemenhub akan renovasi terminal induk Mamboro

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PLN ungkap cara menghitung kompensasi kepada pelanggan listrik

Jakarta (ANTARA) – PT PLN (Persero) memberikan klarifikasi terkait cara menghitung kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman listrik pada 4 Agustus 2019 di sejumlah wilayah.

Sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 27 tahun 2017 maka PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.

“Besaran kompensasi yang diterima (pelanggan) dapat dilihat pada tagihan rekening bulan September 2019 atau pada bukti pembelian token pertama setelah 1 September 2019 untuk konsumen prabayar,” jelas Vice President Public Relations PLN Dwi Suryo Abdullah, dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesuaian tarif tenaga listrik (non adjustment).

Untuk pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan listrik pascabayar.

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

“Dalam kondisi normal, seharusnya pembayaran kompensasi dibayarkan pada Bulan Oktober. Namun untuk kali ini, kami mempercepat pembayaran kompensasi di bulan September, baik pra bayar maupun pasca bayar.” Tambah Dwi.

Pelanggan juga dapat melakukan pengecekan langsung melalui website resmi PLN yaitu www.pln.co.id.

Berikut langkah-langkah nya:
1. Masuk ke website resmi PLN, www.pln.co.id
2. Klik menu
3. Klik pelanggan
4. Klik layanan online
5. Klik Info kompensasi
6. Masukkan IDPEL (ID Pelanggan) dan input kode disamping yang ada
7. Akan muncul estimasi atau perkiraan nilai kompensasi yang didapat pelanggan.

Selain itu, PLN juga menyediakan kanal direct link https://layanan.pln.co.id/InfoTmp.html

Baca juga: Anggota DPR ingatkan tuntutan terhadap PLN tidak berlebihan

Baca juga: Dirut PLN bantah pemotongan gaji terkait kompensasi pelanggan

Menko Darmin sebut penggunaan B20 turunkan impor solar

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KLHK sebut karhutla masih bisa dikendalikan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyebutkan dari fluktuasi titik panas yang ada saat ini, kebakaran hutan dan lahan (kathutla) masih bisa dikendalikan.

“Kalau lihat fluktuasi hotspotnya sebetulnya masih bisa dikontrol oleh satgasnya,” kata Siti Nurbaya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia menyebutkan untuk mengatasi masalah karhutla yang sampai saat ini masih terjadi, pihak pihak terkait akan menggelar rapat di Kantor Menko Polhukam.

Ia menyebutkan kondisi saat ini sudah lebih baik dibanding pada awal Agustus 2019.

“Yang paling berat waktu angkanya masih di atas 1.000-an, itu terjadi tanggal 4,5,6 Agustus, kemarin sih sudah turun jadi 900-an,” jelasnya.

Ia mencontohkan di Kalbar, tadinya yang paling banyak sampai 500 sekian angkanya hotspotnya, sekarang sudah turun 300-400 titik panas.

“Dari situ kita ikutin terus, saya sudah komunikasi terus dengan gubernur,” katanya.

Ketika ditanya mengapa muncul kembali karhutla pada 2019, Siti mengatakan tahun ini memang lebih panas.

“Memang tahun ini lebih panas kan, dan hari tanpa hujan lebih panjang,” katanya.

Ia mengatakan upaya maksimal terus dilakukan untuk mengatasi karhutla.

“Oh banyak lah itu, kan sudah ada standarnya, sudah ada perintah Presiden untuk pencegahan, untuk patroli monitoring hotspot, untuk pengendalian pemadaman dan sebagainya. Kalau sekarang helinya sudah ada 35 atau 45 dari BNPB,” katanya.

Baca juga: Polda Kalbar amankan 40 tersangka kasus Karhutla

Baca juga: 260 titik panas tersebar di wilayah Sumatera

Pewarta: Agus Salim
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

23 peserta SMN mengenal lebih dekat industri perkapalan Babel

PT Dak sebagai penyedia jasa docking mempunyai lokasi yang strategis yaitu berada pada jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

Sungailiat, Babel (ANTARA) – Sebanyak 23 peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Sulawesi Tenggara (Sultra) mengenal lebih dekat tentang bisnis PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT Dak) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai industri perawatan kapal laut (docking) dan perbengkelan yang berstatus sebagai anak perusahaan PT Timah Tbk.

“Kami merupakan anak perusahaan PT Timah yang fokus kepada bisnis industri perkapalan skala besar, perbengkelan, dan pelatihan,” kata Kepala Divisi Perencanaan PT Dak, Muhammad Ikhsan di Sungailiat, Senin.

Kegiatan SMN 2019 di Provinsi Bangka Belitung ini diselenggarakan secara bersama oleh tiga BUMN yaitu PT Timah selaku PIC, PT Surveyor Indonesia dan Perum LKBN Antara selaku Co-PIC.

Muhammad Ikhsan menjelaskan, PT Dak merupakan anak perusahaan PT Timah Tbk yang mengembangkan bisnis industri perkapalan eksplorasi timah dan juga kapal-kapal swasta serta perbaikan kapal berukuran besar.

“Kami mencoba mengenalkan kepada para pelajar SMN tentang apa itu PT Dak dan apa saja bisnis yang dijalankan melalui visual singkat yang mungkin bisa menjadi ilmu untuk menambah wawasan para pelajar,” ujarnya.

Ia mengatakan, PT Dak sebagai penyedia jasa docking mempunyai lokasi yang strategis yaitu berada pada jalur pelayaran internasional Selat Malaka.

“PT Dak sebagai industri perawatan kapal meliputi perawatan, pemeliharaan dan perbaikan yang meliputi kapal laut, juga industri pembuatan kapal laut jenis baja dan kayu,” ujarnya.

Sebanyak 23 pelajar asal Sultra tersebut tergabung dalam SMN 2019 yang akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Para pelajar itu akan mempelajari ragam budaya, adat, pendidikan dan ciri khas daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai kekayaan nusantara.
Baca juga: SMN 2019 Babel belajar tari tradisonal Molulo Suku Tolaki

Pewarta: Ahmadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat katakan SDM pariwisata harus kompetitif

Oleh sebab itu, kualitas dan kapasitas SDM sektor pariwisata memegang peranan sangat penting. Mengacu pada pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, bahwa peran SDM dalam pembangunan tidak dapat diremehkan. Begitu pula tentunya pembangunan di bidang pa

Purwokerto (ANTARA) – Pengamat pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru mengatakan sumber daya manusia di bidang pariwisata harus kompetitif di tingkat regional dan global.

“SDM pariwisata harus kompetitif dan tanggap terhadap perubahan tren wisata yang setiap saat berubah. Apalagi wisatawan saat ini berasal dari generasi milenial yang sangat cepat berubah perilaku wisatanya,” katanya di Purwokerto, Senin.

Dia menjelaskan, pariwisata adalah industri jasa yang bertumpu pada pelayanan.

“Oleh sebab itu, kualitas dan kapasitas SDM sektor pariwisata memegang peranan sangat penting. Mengacu pada pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, bahwa peran SDM dalam pembangunan tidak dapat diremehkan. Begitu pula tentunya pembangunan di bidang pariwisata,” katanya.

Indonesia, kata dia, membutuhkan SDM pariwisata yang unggul agar dapat berkompetisi dengan negara-negara lain yang sudah lebih maju industri pariwisatanya.

“Oleh sebab itu, seluruh SDM pariwisata di Tanah Air harus menguasai keterampilan dan ilmu pengetahuan pariwisata untuk masa kini dan masa depan,” katanya.

Dia menambahkan, semua komponen pariwisata, mulai dari lembaga pendidikan kepariwisataan maupun bidang industri, seperti hotel, restoran, biro perjalanan, dan pengelola objek wisata harus berpikir inovatif.

“Pemerintah di daerah dalam merancang pembangunan sektor wisata juga harus futuristik, tidak hanya berorientasi satu atau dua tahun saja. SDM pariwisata harus tanggap terhadap perubahan tren wisata yang setiap saat berubah,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, setiap daerah bisa bersaing dalam pengembangan sektor pariwisata.

Selain itu, Indonesia juga dapat bersaing dengan negara lain, mengacu pada pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo, ada dua hal yang penting diperhatikan, katanya.

Pertama, SDM pariwisata Indonesia harus kompetitif, pekerja keras, dan berjiwa kewirausahaan. Kedua, SDM pariwisata harus memiliki keterampilan dan inovatif. Hal ini bisa dilakukan dengan cara pelatihan secara berkesinambungan kepada pekerja sektor pariwisata.

Baca juga: Indonesia Gandeng Belanda Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata

Baca juga: Kemnaker minta “startup” pariwisata kembangkan ekonomi digital

Baca juga: Kemenpar dorong SDM pariwisata lakukan sertifikasi profesi
 

Menpar dukung Pegunungan Meratus masuk UNESCO Global Geopark

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penjualan KA produksi Inka 2019 capai 86 persen

Jakarta (ANTARA) – Progres penjualan Kereta Api produksi PT Industri Kereta Api (Inka) hingga Agustus 2019 mencapai 86 persen atau Rp2,42 triliun.

“Penjualan kita sudah 86 persen sampai saat ini,” kata Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro dalam acara Ngopi Bareng BUMN di Jakarta, Senin.

Ia merinci dalam Rencana Anggaran Kerja Perusahaan (RKAP) 2019. perseroan menargetkan capaian penjualan sebesar Rp3,75 triliun di mana dalam Semester 1 2019 telah diraup Rp1,3 triliun dan hingga pertengahan semester 2 Rp1,13 triliun.

Untuk itu, Novi mengatakan pihaknya tengah fokus untuk menyelesaikan pengiriman pesanan kereta dari Bangladesh.

Ia menyebutkan Sebagai capaian ekspor tahun ini, pihaknya sudah mengirimkan 50 kereta tipe MG (Meter Gauge) pesanan Bangladesh Railway melalui Chittagong Port, Bangladesh pada Januari 2019.

Selanjutnya pengiriman 200 kereta tipe BG (Broad Gauge) dikirimkan secara bertahap sejak Juli 2019.

“Pengiriman kali ini merupakan pengiriman kereta untuk tipe MG (Meter Gauge) dengan jumlah total 200 kereta. 26 kereta batch awal tersebut telah dikirimkan pada 24 Juli 2019 menuju Chittagong Port, Bangladesh,” ujarnya.

Secara keseluruhan, PT INKA (Persero) memproduksi 250 kereta untuk Bangladesh Railway dengan rincian yakni 50 kereta tipe BG dan 200 kereta tipe MG.

Pengadaan 250 kereta penumpang tersebut merupakan hasil tender yang dimenangkan PT INKA (Persero) pada tahun 2017 dengan nilai kontrak sebesar 100,89 juta dolar AS.

“Nanti September kita akan mulai pengiriman lagi,” ujarnya.

Selain untuk Bangladesh Railways, pada tahun 2018 kemarin, PT INKA (Persero) juga telah menandatangani kontrak pengadaan kereta untuk Philippine National Railways untuk enam DMU (Diesel Multiple Unit), tiga Lokomotif dan 15 unit Kereta Penumpang dengan nilai kontrak sebesar 57,1 juta dolar AS.

Selain ke Bangladesh dan Filipina, PT INKA (Persero) juga pernah memenuhi pesanan kereta ke luar negeri lainnya meliputi Power Generating Car (PGC) dan gerbong barang ke Malaysia; Well Wagon ke Singapura; Ballast Hopper Wagon (BHW) ke Thailand; Lokomotif ke Filipina; dan Blizzard Center Sills ke Australia.

Untuk capaian dalam negeri, saat ini proses penyelesaian 438 kereta pesanan PT KAI (Persero) serta LRT Jabodebek guna mendukung penguatan perkeretaapian dalam negeri. Dan untuk meningkatkan kapasitas guna mendukung permintaan dalam negeri maupun ekspor, PT INKA (Persero) sedang dalam tahap pembangunan pabrik kedua di Banyuwangi.

Baca juga: Kereta api buatan INKA beroperasi di jalur antarkota Bangladesh

Baca juga: PT INKA jajaki peluang pasar Ethiopia

Siswa Gorontalo belajar pembuatan kereta di PT INKA

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KLHK siapkan imbauan terkait kemasan plastik sekali pakai

Kita sudah merespons, saya minta dan sedang disiapkan oleh Pak Sekjen

Jakarta (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengungkapkan saat ini sedang disiapkan imbauan tidak digunakannya kemasan plastik sekali pakai untuk air minum.

“Kita sudah merespons, saya minta dan sedang disiapkan oleh Pak Sekjen,” kata Siti di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia mengaku meminta Sekjen KLHK menyiapkan secara menyeluruh sehingga tidak hanya menyangkut penggunaan botol plastik sekali pakai saja.

“Saya mintanya secara keseluruhan termasuk solar cell, kemudian daur ulang dan keharusan penyediaan dispenser, jadi saya sedang siapkan,” katanya.

Siti juga mengatakan bahwa di lingkungan KLHK sudah tidak digunakan kemasan botol plastik untuk air mineral.

“Kalau sekarang sih, rapat sudah tidak pakai botol plastik, kemudian karyawan dan anak anak sudah bawa tumbler dan sebagainya,” katanya.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang adanya air mineral dalam kemasan plastik di acara-acara di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena produk itu mengotori lingkungan.

“KKP mengawali dengan tidak boleh lagi ada botol air mineral,” kata Susi Pudjiastuti saat membuka simposium di KKP, Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut dia, yang melanggar akan kena sanksi berupa denda.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan ada pula mekanisme pelaporan sehingga hal tersebut berjalan efektif.

Susi juga mengemukakan, ketika berolah raga “paddling” atau mendayung di sejumlah lokasi di kawasan perairan Indonesia, masih menemukan banyak sampah plastik.

Baca juga: Darmin mengaku kantornya sudah tidak menggunakan air kemasan plastik

Baca juga: Susi Pudjiastuti protes disuguhi air mineral kemasan plastik

Baca juga: Air kemasan dalam botol 100 persen daur ulang kini hadir di Jakarta
 

Petani Jawa-Sumatera dukung terbitkan pemanfaatan hutan

Pewarta: Agus Salim
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengelolaan home stay di Yogyakarta akan distandarisasi

Aturan atau standarisasi pengelolaan home stay akan segera disusun. Tujuannya untuk memastikan kenyamanan bagi konsumen sekaligus menjaga agar tidak muncul masalah sosial di masyarakat

Yogyakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Yogyakarta segera menyusun aturan terkait syarat dan standarisasi yang harus dipenuhi untuk pengelolaan bisnis home stay setelah menyusun aturan tentang batasan usaha dan syarat untuk hotel bintang lima dan empat,

“Aturan atau standarisasi pengelolaan home stay akan segera disusun. Tujuannya untuk memastikan kenyamanan bagi konsumen sekaligus menjaga agar tidak muncul masalah sosial di masyarakat,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, penyusunan aturan terkait standar pengelolaan home stay akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, masyarakat serta pemangku kepentingan di wilayah.

“Kami pun perlu mendengarkan masukan dari masyarakat mengenai pengelolaan bisnis home stay. Bagaimanapun juga, masyarakat di wilayah yang akan bersinggungan secara langsung dengan keberadaan bisnis tersebut,” katanya.

Pemerintah Kota Yogyakarta membuka keran untuk bisnis home stay di tengah moratorium penerbitan izin pembangunan hotel bintang satu hingga tiga dengan harapan agar masyarakat juga memperoleh keuntungan dari perkembangan industri pariwisata di Kota Yogyakarta.

Namun demikian, lanjut Heroe, muncul beberapa permasalahan di masyarakat terkait pengelolaan home stay yaitu penggunaan rumah berstatus kontrak untuk kegiatan usaha tersebut sehingga masyarakat di wilayah kesulitan apabila akan menyampaikan masukan.

“Tentunya, akan ada aturan terkait status bangunan yang bisa digunakan untuk menyelenggarakan bisnis home stay dan fasilitas apa saja yang harus ada serta sistem pengelolaannya,” katanya yang menyebut izin tetap harus diajukan sebelum menjalankan bisnis.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Prawirodirjan Ajar Permono mengatakan, ada banyak bangunan di wilayahnya yang dikontrakkan dan oleh pengontrak kemudian digunakan untuk home stay.

“Pemilik bangunan biasanya tinggal di luar kota. Ada beberapa tamu yang diduga kuat membawa minuman keras. Masyarakat pun merasa resah. Ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kota Yogyakarta Bayu Laksmono mengatakan, akan memaksimalkan upaya sambang pondokan di Kelurahan Prawirodirjan bekerja sama dengan Kampung Panca Tertib yang terbentuk di kelurahan tersebut.

“Kebetulan, fokus kegiatan Kampung Panca Tertib di Kelurahan Prawirodirjan adalah tertib pondokan. Harapannya, masyarakat dan pengelola pondokan memahami aturan yang wajib dipenuhi untuk menjalankan kegiatan usahanya,” katanya.

Baca juga: Pengelola hotel di yogyakarta berupaya tarik wisman indochina

Baca juga: Pengamat sebut desa wisata dorong pengembangan UMKM

Baca juga: Delapan kampung wisata di Yogyakarta jalani proses akreditasi
 

Perangkat Desa ingin Standarisasi Gaji

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin sebut pemerintah siap redistribusi lahan

Selama ini kalau membahas TORA masih terbatas pada sertifikasi sehingga banyak yang bilang, TORA kok sertifikasi

Jakarta (ANTARA) – Menko Perekonomian Darmin Nasution menyatakan pemerintah siap melakukan redistribusi lahan yang lebih cepat dalam rangka reforma agraria.

“Sekarang kita sudah siap redistribusi lahannya. Bu Siti (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya) bisa menjelaskan teknisnya,” kata Darmin didampingi Siti Nurbaya usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan pertemuan dengan Presiden Jokowi Senin ini membahas reforma agraria termasuk tanah objek reforma agraria (TORA).

“Selama ini kalau membahas TORA masih terbatas pada sertifikasi sehingga banyak yang bilang, TORA kok sertifikasi,” katanya.

Baca juga: Menko Darmin harap Pemda tindaklanjuti pencadangan HPK 978.107 hektare

Ia menyebutkan sertifikasi lahan merupakan langkah awal reforma agraria. “Ya itu tahap awalnya…Sekarang kita sudah siap redistribusi lahannya,” kata Darmin.

Ia menjelaskan sumber redistribusi lahan ada dua yaitu lahan Percepatan Penyelesaian Tanah dalam Kawasan Hutan (PPTKH) dan hutan produksi.

Ia menjelaskan jika selama ini di kampung kampung penduduknya ada yang bikin masjid di pinggir kawasan hutan, ada perumahannya, segala macem, itu akan diselesaikan sehingga akan diubah batas batas hutannya oleh Menteri KLH.

Mengenai hutan produksi, Darmin menyebutkan jenis hutan itu bisa dikonversikan sehingga lebih produktif.

“Pemda, bupati, gubernur, mereka bisa mengusulkan, mereka harus bilang sejelas jelasnya untuk apa. Untuk masyarakat bisa dibikin sawah misalnya, atau kebun,” katanya.

Sementara itu Siti Nurbaya menyebutkan data per Juli 2019, luas lahan PPTKH mencapai 1,2 juta hektare sementara hutan produksi 1,41 juta hektare.

Baca juga: Menko Darmin serahkan 330.357 hektare objek TORA hasil PPTKH
Baca juga: KLHK: Telah tersedia 2,49 juta ha hutan untuk TORA

Pewarta: Agus Salim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rental mobil batal beli 85 sedan Tesla karena masalah kualitas

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan penyewaan mobil Jerman, Nextmove, membatalkan pesanan 85 unit sedan listrik Tesla Model 3 senilai 5 juta euro karena masalah kualitas, menurut laporan Reuters, Minggu (18/8).

Nextmove mengatakan sudah memesan 100 kendaraan listrik pada 2018, namun mengajukan keberatan kepada Tesla karena kualitas yang tidak sesuai harapan setelah mereka mendapatkan 15 mobil Model 3 pertama pada awal tahun ini.

Kedua perusahaan itu akhirnya berselisih karena Nextmove tidak mau menerima mobil dari Tesla, sebaliknya perusahaan teknologi asal Amerika juga tidak mau membatalkan pesanan.

Nextmove mengatakan sedan Tesla Model 3 yang mereka terima memiliki kualitas yang kurang baik pada cat, kabel, dashboard dan lampu depan. Sebagian dari komponen itu lecet pada permukaannya.

Nextmove mengatakan, kredibilitas perusahaannya akan tercoreng apabila memberikan mobil dalam kondisi tidak baik kepada pelanggan.

Tesla mengatakan akan menyiapkan kendaraan pengganti.

“Kami percaya keputusan pelanggan untuk tidak menerima Model 3 yang tersisa tidak sepenuhnya karena masalah kualitas, tetapi sebagian besar dipengaruhi rasa frustrasi mereka atas perselisihan yang tidak berhubungan pada awal tahun ini,” kata Tesla dalam sebuah pernyataan, namun tidak menguraikan lebih jauh.

Tesla mengatakan, konsumen yang tidak puas atas kendaraan yang dibeli dapat mengajukan pengembalian uang secara utuh selama tujuh hari setelah pembelian.

Baca juga: Mobil listrik Tesla Model 3 cuma Rp400-an juta di Korsel

Baca juga: Wanita ini nekat tanam chip kunci mobil Tesla ke lengannya
 

Pewarta: A069
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

BI dukung pemanfaatan bahan organik untuk penanaman bawang merah

Demplot ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian petani akan perlunya penyehatan lahan agar kejadian penurunan kesuburan tanah dapat dicegah, bahkan dapat diperbaiki di masa mendatang

Nganjuk (ANTARA) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Jawa Timur, mendukung program demplot dengan pemanfaatan bahan organik untuk penanaman bawang merah yang digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Nganjuk, sebagai bagian dari optimalisasi produksi.

“Demplot ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian petani akan perlunya penyehatan lahan agar kejadian penurunan kesuburan tanah dapat dicegah, bahkan dapat diperbaiki di masa mendatang,” kata Kepala Perwakilan BI Kediri Musni Hardi Kasuma Atmaja di Nganjuk, Senin.

Ia menambahkan, program ini sekaligus memberikan gambaran dan contoh kepada petani bawang merah di Nganjuk akan manfaat penggunaan bahan organik bagi penanaman bawang merah melalui demplot skala usaha pada lahan kelompok tani maju yang membandingkan teknik pengelolaan lahan secara konvensional.

Menggunakan bahan organik terdokompisisi, lanjut dia, dilengkapi dengan Kalsium (Ca) serta bahan pembenah tanah hasil pabrikasi. Dengan itu, dapat diperoleh gambaran secara jelas pola pengelolaan lahan yang mana yang mampu memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen bawang merah yang menguntungkan.

Kegiatan tersebut, tambah dia hasil kerjasama antara Kantor Perwakilan BI Kediri dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Gapoktan Karya Abadi, Gapoktan Luru Luhur, Pusat Kajian Hortikultura IPB, dan Uniska terkait dengan pelaksanaan penanaman, pengamatan pertumbuhan tanaman, hasil panen, serta analisisnya, untuk mengetahui perlakuan mana yang mampu memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen bawang merah yang menguntungkan.

“Dari hasil pengamatan di lapangan terlihat perlakuan pembenahan tanah untuk meningkatkan status bahan organik, mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman, mengurangi pemakaian pestisida karena tanaman yang lebih vigor mampu bertahan dari serangan penyakit dan pengayaan mikro-organisme tanah telah dapat menekan keberadaan mikro-organisme penyakit, serta meningkatkan hasil panen hingga 28 -29 ton per hektare,” ujar dia.

Dengan potensi produksi bawang merah di Kabupaten Nganjuk yang mencapai luas lahan sebanyak 4.200 hektare, maka hasilnya bisa lebih dari 63.000 ton dalam sekali musim tanam.

Ia mengatakan, pada tahun 2019, bawang merah menjadi salah satu dari lima penyumbang inflasi baik di Kota Kediri dan Kota Madiun dari Maret 2019 sampai dengan April 2019 dengan bobot inflasi di kisaran 0,21 persen – 0,25 persen.

Bawang merah menjadi penyumbang lima penyumbang inflasi di Kota Kediri dan Madiun. Hal ini karena pada bulan-bulan tersebut termasuk masa off session, yaitu sebagian lahan bawang dipergunakan untuk menanam padi. Mulai akhir Mei atau awal Juni lahan kembali dipergunakan untuk menanam bawang merah, sehingga ketika panen bulan Juli harga bawang kembali turun. Panen bawang merah yang tepat waktu dan tepat kualitas menjadi salah satu solusi untuk menjaga inflasi di Kota Kediri dan Kota Madiun.

Ia mengatakan, salah satu tantangan besar pertanian Indonesia ke depan adalah penurunan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Kondisi ini akan menurunkan produktivitas lahan, peningkatan serangan OPT (organisme pengganggu tanaman), peningkatan biaya produksi, pada ujungnya akan menurunkan kesejahteraan petani dan daya saing produk pertanian Indonesia akan makin rendah.

Penurunan kesuburan tanah merupakan akumulasi dari banyak faktor di antaranya indeks tanam yang tinggi, penggunaan pupuk an-organik yang kurang bijaksana, pemakaian pestisida berlebihan dan juga perubahan iklim. Pengembalian kesuburan tanah akan makin sulit dilakukan bila kesuburan makin rendah, sehingga tindakan menjaga kesuburan tanah harus menjadi perhatian.

Dengan program untuk meningkatkan kesuburan kimiawi nantinya mampu menyediakan sumber hara yang lengkap, serta mengembalikan kesuburan biologis karena menambahkan keragaman mikrorganisme yang menguntungkan bagi tanaman.

Tetapi karena bersifat mengubah maka kebutuhannya tinggi sehingga sebagian petani enggan menggunakan. Sebagai alternatif tersedia bahan pembenah tanah yang sudah difabrikasi yang kebutuhannya lebih efisien.

Musni mengatakan, dukungan Bank Indonesia untuk pengembangan klaster bawang ini telah dilakukan sejak tahun 2015 baik dalam bentuk pemberian bantuan teknis maupun program sosial.

“Harapan ke depannya adalah inisiasi perbaikan kesuburan tanah melalui pengggunaan bahan yang telah dilakukan dapat diadopsi oleh petani-petani lain di Nganjuk secara khusus dan sebagaian besar petani di Indonesia pada umumnya, sehingga bencana penurunan kesuburan tanah dapat dicegah. Hal ini tentunya perlu dukungan pemerintah agar petani memiliki motivasi dan kemampuan untuk melakukan perbaikan kesuburan tanah,” kata dia.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Judi Ernanto mengungkapkan panen bawang merah melalui demplot skala usaha ternyata hasilnya cukup memuaskan. Pihaknya juga sangat senang dengan program ini, sebab bisa membantu petani. Produksi bawang merah di Nganjuk merupakan terbesar kedua di Indonesia setelah Brebes, Jawa Tengah.

Baca juga: Panen bawang merah di Nganjuk bagus, lebih dari 20 ton per hektare

Baca juga: Kementan lakukan pendampingan Nganjuk sebagai penyangga bawang merah

BI Kediri siapkan Rp6,1 Triliun untuk Lebaran

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shell buka gerai pengisian daya listrik pertama di Asia Tenggara

Jakarta (ANTARA) – Shell membuka gerai pengisian daya kendaraan listrik pada beberapa pompa bensin di Singapura, diklaim menjadi perusahaan pertama yang membuka fasilitas itu di Asia Tenggara, dilansir Reuters, Senin.

Layanan pengisian kendaraan listrik bernama “Shell Recharge” itu akan tersedia di 10 pompa bensin Shell Singapura pada Oktober tahun ini, atau 20 persen dari jaringan ritel di negara itu, kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.

Fasilitas pengisian daya itu dapat mengisi kendaraan listrik dari 0 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 30 menit, dan diklaim dapat digunakan untuk seluruh merek mobil listrik yang dijual di Singapura.

Menurut riset Shell tentang perilaku konsumen, sebesar 52 persen responden yang terdiri orang Singapura merasa terhalang untuk membeli atau menggunakan mobil listrik karena belum tersedianya stasiun pengisian di Singapura.

“Untuk memenuhi tujuan iklim negara itu, Singapura membutuhkan lebih banyak dan solusi energi yang lebih bersih untuk menghidupkan lingkungan, bisnis dan transportasi secara berkelanjutan,” kata Pimpinan Shell Singapura Aw Kah Peng.

Aw Kah Peng menambahkan Shell akan terus mengembangkan teknologi ramah lingkungan untuk Singapura dan negara lainnya.

Baca juga: Cara Shell ekspansi jaringan pengisian daya kendaraan listrik
 

Pewarta: A069
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Darmin sebut swasta tertarik bangun ibu kota setelah tahu lokasi

Ya prosesnya masih mengidentifikasi persis lahannya, swasta akan ikut kalau dia lihat, mana lahannya. Ini dia, baru dia ikut

Jakarta (ANTARA) – Menko Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pihak swasta akan tertarik ikut membangun ibu kota baru NKRI setelah tahu lokasi dan lahan kawasan dimaksud.

“Itu prosesnya belum sampai situ lah,” kata Darmin usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia mengatakan hal itu menanggapi pertanyaan apakah sudah ada pihak swasta yang berminat untuk terlibat dalam pemindahan ibu kota NKRI.

“Ya prosesnya masih mengidentifikasi persis lahannya, swasta akan ikut kalau dia lihat, mana lahannya. Ini dia, baru dia ikut,” jelas mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Ia menyebutkan rencana pemindahan ibu kota tidak dibahas dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi pada Senin ini.

“Ndak, kita hanya membahas TORA (tanah objek reforma agraria),” jelasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyampaikan rencana pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan dalam Pidato Kenegaraan saat Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).

“Pada kesempatan yang bersejarah ini, dengan memohon ridha Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari bapak ibu anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa, terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan, ibukota bukan sekadar simbol identitas bangsa. Menurut dia, ibu kota juga merupakan representasi kemajuan bangsa. Karena itu, Presiden mengatakan bahwa pemindahan ibukota bertujuan pemerataan dan keadilan ekonomi di Indonesia.

“Ibukota yang bukan hanya simbol identitas bangsa, tetapi juga representasi kemajuan bangsa,” ucap Jokowi.

Baca juga: Fahri: Indonesiasentris bukan pada lokasi ibu kota

Baca juga: Presiden : Pendanaan Ibu Kota Baru dari kolaborasi swasta-BUMN

Baca juga: Sandiaga ingatkan pemerintah hati-hati terkait pemindahan ibu kota
 

Gubernur Kalsel sebut wilayahnya paling layak jadi Ibu Kota Negara

Pewarta: Agus Salim
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Panen bawang merah di Nganjuk bagus, lebih dari 20 ton per hektare

Panen tahun ini bagus, musimnya juga tepat jadi petani bisa hasilkan lebih dari 20 ton per hektare

Kediri (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, mengungkapkan panen bawang merah melalui demplot skala usaha ternyata hasilnya cukup memuaskan hingga lebih dari 20 ton per hektare.

“Panen tahun ini bagus, musimnya juga tepat jadi petani bisa hasilkan lebih dari 20 ton per hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Nganjuk Judi Ernanto di Nganjuk, Senin.

Ia mengatakan, luas lahan yang ditanami bawang merah di Nganjuk pada musim tanam tahun 2019 ini sekitar 400 hektare, yang mayoritas tanaman bawang ditanam di Kecamatan Rejoso, Nganjuk. Jenis bawang yang ditanam mayoritas Tajuk.

Untuk potensi produksi bawang merah di Kabupaten Nganjuk luas lahan sebanyak 4.200 hektare, dengan hasil bisa lebih dari 63.000 ton dalam sekali musim tanam.

Pemkab Nganjuk melalui Dinas Pertanian juga bekerjasama dengan Kantor Perwakilan BI Kediri, Gapoktan Karya Abadi, Gapoktan Luru Luhur, Pusat Kajian Hortikultura IPB, dan Uniska Kediri untuk demplot tersebut.

Demplot itu bertujuan untuk meningkatkan kepedulian petani akan perlunya penyehatan lahan agar kejadian penurunan kesuburan tanah dapat dicegah, bahkan dapat diperbaiki dimasa mendatang.

Kegiatan ini sekaligus memberikan gambaran dan contoh kepada petani bawang merah di Nganjuk akan manfaat penggunaan bahan organik bagi penanaman bawang merah melalui demplot skala usaha pada lahan kelompok tani maju yang membandingkan teknik pengelolaan lahan secara konvensional, menggunakan bahan organik terdokompisisi dilengkapi dengan Kalsium (Ca), serta bahan pembenah tanah hasil pabrikasi.

Dengan itu, diperoleh gambaran secara jelas pola pengelolaan lahan yang mana yang mampu memperbaiki kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen bawang merah yang menguntungkan.

Pihaknya mendukung penuh program ini, sebab petani diajarkan untuk memaksimalkan produksi. Salah satu tantangan besar pertanian Indonesia adalah penurunan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Kondisi tersebut bisa menurunkan produktivitas lahan, peningkatan serangan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman), peningkatan biaya produksi, yang pada ujungnya akan menurunkan kesejahteraan petani dan daya saing produk pertanian Indonesia akan makin rendah.

Bahkan, ke depannya bisa terjadi penurunan kesuburan tanah karena akumulasi dari banyak faktor di antaranya indek tanam yang tinggi, penggunaan pupuk an-organik yang kurang bijaksana, pemakaian pestisida berlebihan dan juga perubahan iklim. Bahkan, pengembalian kesuburan tanah akan makin sulit dilakukan bila kesuburan makin rendah, sehingga tindakan menjaga kesuburan tanah harus menjadi perhatian.

“Kami tingkatkan sinergitas karena kerjasama ini sangat membantu petani dalam permodalan, sehingga usaha ini bisa dikembangkan dan terus ada inovasi terbaik. Alhamdulillah saat ini serangan hama juga bisa dikendalikan, jadi ketimbang tahun lalu bagus tahun panen tahun ini,” ujar dia.

Ia juga menambahkan, Nganjuk merupakan daerah penghasil bawang terbesar ke dua di Indonesia setelah Brebes, Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga terus mendorong petani agar melakukan intensifikasi, mengingat luasan lahan yang tetap. Dengan intensifikasi, kendati lahan tetap hasil bisa dioptimalkan.

Bahkan, lanjut dia, dengan produksi bawang merah hingga sekitar 20 ton per hektare, lebih bagus ketimbang produksi tahun-tahun sebelumnya, dimana sebelumnya hanya sekitar 16 ton per hektare. Bahkan, BI memperkirakan produksi bisa antara 28 -29 ton per hektare.

“Masyarakat semakin bersemangat, karena sebelumnya rata-rata produksi sekitar 16 ton per hektare. Kami berusaha melakukan intensifikasi, jadi meningkatkan produksi,” ujar dia. 

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

HUT RI, pecinta Vespa Kutu Community serukan pesan jauhkan perbedaan

Jakarta (ANTARA) – Merayakan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, komunitas pecinta Vespa yang tergabung dalam Kutu Community terus menggelorakan pesan “jauhkan perbedaan” dan semakin menguatkan diri dalam kebersamaan sebagai komunitas dan bangsa.

Selain menyerukan penguatan persatuan, Kutu juga menggelar sejumlah acara untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia, antara lain berkonvoi hingga lomba antaranggota komunitas yang dilangsungkan Sabtu lalu (17/8).

Kegiatan diawali dengan Konvoi Kemerdekaan dari Ohlins, Center, Menteng, Jakarta Pusat, menuju lokasi acara yang juga sebagai tempat perayaan ulang tahun ke-5 Kutu Community di sebuah restoran di Jl. Antasari, Jakarta Selatan.

Konvoi berjalan dengan tertib dan diikuti sekitar ratusan pengguna Vespa 2 tak hingga matik, baik dari anggota Kutu maupun perorangan.

Mereka menghias tunggangannya dengan ornamen warna merah putih, yang mengingatkan kita kembali pada masa kecil dulu, menghias sepeda ketika mengikuti karnaval.

Saat tiba di lokasi acara para peserta langsung disambut dengan sajian kuliner rakyat yang disiapkan secara gratis oleh panitia, seperti lontong sayur, gado-gado, mie ayam, bakso, ketoprak, batagor, aneka gorengan dan es doger.
  Kutu Community mengikuti lomba makan kerupuk di Jakarta dalam memperingati HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019. (ANTARA/Kutu Community)

“Ini yang menjadi ciri khas Kutu Community, kalau bikin acara semua serba gratis dan bergelimang hadiah yang diberikan untuk semua peserta,” kata Eko Saputro, anggota Kutu Region Bali yang menempuh perjalanan seorang diri ke acara dari Denpasar dengan menunggangi Vespa Exel 150 buatan 1995.

Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan secara khidmat sebagai bentuk nasionalisme peserta dalam perayaan HUT Kutu Community ke-5 yang juga bertepatan dengan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir, baik komunitas maupun perorangan. Dalam berkomunitas tidak hanya masing-masing komunitas saja yang solid, tetapi sesama pengguna Vespa harus bisa rukun dan solid, bisa menikmati riding bersama.”

“Terima kasih juga untuk pengurus, founder hingga member yang terus menjaga Kutu Community tetap ada dan berkembang hingga saat ini,” kata Ketua Kutu Community Edwin Soedarmawan, seperti dikutip dalam siaran pers, Senin.

Perayaan yang mendapat dukungan dari Piaggio Indonesia, Zeneos, Adira Insurance, Diton Premium, ProSpeed dan Cargloss ini juga diisi dengan berbagai permainan ala 17 Agustus-an seperti lomba makan kerupuk, tarik tambang, dan lain-lain.

Setelah penampilan seni dan musik dari anggota Kutu, kegiatan diakhiri dengan undian dengan hadiah Vespa Spartan 1985 yang dimenangi Adit Dumdum, anggota Kutu Region Padang, Sumatera Barat.

“Sejak didirikan pada 17 Agustus 2014, Kutu Community berkomitmen dan konsisten untuk selalu mempersatukan semua pecinta Vespa di Indonesia tanpa membedakan suku, agama, dan ras. Itu yang menjadi implementasi dari ‘Jauhkan Perbedaan’ dan menjadi salah satu slogan Kutu Community selama ini,” tutup Yusuf Arief, founder dan Ketua Pembina Kutu Community.
 

Pewarta: S026
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019

Darmin mengaku kantornya sudah tidak menggunakan air kemasan plastik

Jakarta (ANTARA) – Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kementerian yang dipimpinnya sudah tidak menggunakan air mineral dalam kemasan plastik sekali pakai sejak beberapa bulan terakhir.

“Oh di kantor saya sudah lama,” kata Darmin usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Ia menyebutkan dalam rapat rapat yang dilakukan di kantornya, peserta rapat sudah tidak disuguhi dengan air mineral dalam botol plastik.

“Mungkin sudah 6 bulan ini,” kata Darmin Nasution.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melarang adanya air mineral dalam kemasan plastik di acara-acara di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena produk itu mengotori lingkungan.

“KKP mengawali dengan tidak boleh lagi ada botol air mineral,” kata Susi Pudjiastuti saat membuka simposium di KKP, Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut dia, yang melanggar akan kena sanksi berupa denda.

Untuk itu, ujar dia, diharapkan ada pula mekanisme pelaporan sehingga hal tersebut berjalan efektif.

Susi juga mengemukakan, ketika berolahraga “paddling” atau mendayung di sejumlah lokasi di kawasan perairan Indonesia, masih menemukan banyak sampah plastik.

Pemerintah dinilai perlu mengeluarkan regulasi yang melarang produk yang terbuat dari bahan plastik karena sampah plastik di berbagai daerah telah mencemaskan.

“Plastik itu sifatnya tidak mudah didaur ulang, maka kita meminta supaya pemerintah tidak usah ragu-ragu, sekarang disetop saja penggunaan plastik,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Satya Widya Yudha.

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan bahwa berdasarkan data PBB, kantong plastik menyumbang delapan juta ton sampah yang dibawa ke laut setiap tahunnya sehingga pada 2050 plastik bakal lebih banyak daripada ikan di laut.

Baca juga: Menteri Kelautan imbau perusahaan plastik beralih produksi daur ulang

Baca juga: Susi Pudjiastuti protes disuguhi air mineral kemasan plastik

Pewarta: Agus Salim
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

AirAsia buka rute Kuala Lumpur – Belitung

Indonesia mempunyai lebih banyak tawaran tidak hanya Bali dan Lombok saja. Belitung adalah tempat yang indah dan menakjubkan dengan potensi pariwisata yang belum dieksplorasi, dan kami berharap dengan layanan ini, semakin banyak orang akan dapat meng

Kuala Lumpur (ANTARA) – Maskapai AirAsia, Senin, meluncurkan rute baru yang menghubungkan Kuala Lumpur ke Belitung, sebuah kepulauan surga di luar pantai timur Sumatera, Indonesia.

“Sebagai perusahaan penerbangan pertama yang menghubungkan Kuala Lumpur dan Belitung, layanan empat kali seminggu AirAsia akan dimulai pada 2 Oktober 2019,” ujar Kepala Pemasaran Regional AirAsia Amanda Woo di Kuala Lumpur, Senin.

Belitung, dikelilingi lebih dari 100 pulau kecil dengan pantai yang indah dan air jernih, menawarkan wisatawan liburan pulau yang menarik dengan berbagai aktivitas air dan kecantikan alami.

“Indonesia mempunyai lebih banyak tawaran tidak hanya Bali dan Lombok saja. Belitung adalah tempat yang indah dan menakjubkan dengan potensi pariwisata yang belum dieksplorasi, dan kami berharap dengan layanan ini, semakin banyak orang akan dapat mengeksplorasi permata tersembunyi ini,” katanya.

Dia mengatakan rute baru ini juga bukti komitmen maskapainya mendukong Pemerintah Indonesia dalam usahanya untuk membangunkan 10 destinasi wisata baru.

Untuk meramaikan rute baru ini AirAsia menawarkan tiket istimewa serendah RM79 dari Kuala Lumpur untuk anggota BIG.

Waktu penerbangan di airasia.com atau aplikasi AirAsia mulai Senin ini hingga 25 Agustus 2019 untuk perjalanan antara 2 Oktober 2019 dan 28 Maret 2020 untuk menikmati tiket ini.

Belitung dikenali untuk pulau-pulau yang indah dengan pantai berpasir putih Pulau Pasir, Pulau Batu Burung Garuda, Pulau Leebong dan Pulau Batu Berlayar adalah antara pulau-pulau paling terkenal di sekitar Belitung.

Wisatawan juga bisa mengeksplorasi pengalaman taman geo yang unik di lokasi tarikan alam alami seperti Gua Kelayang, Lombong Terbuka Kelapa Kampit, Pusat Konservasi Penyu Pulau Kepayang atau Air Terjun Gurok Beraye.

Peminat fotografi harus menuju ke Danau Kaolin, sebuah danau yang indah dengan perairan lautan biru dan deposit mineral putih, atau Museum Kata Andrea Hirata, sebuah museum sastra yang dihiasi dengan warna pelangi.

Di samping rute baru ini AirAsia juga mengendalikan penerbangan harian ke Belitung dari ibukota Indonesia, Jakarta mulai 1 Oktober 2019.

AirAsia kini menghubungkan Kuala Lumpur ke 14 destinasi Indonesia lain Jakarta, Surabaya, Medan, Bali, Lombok, Yogyakarta, Pekanbaru, Pontianak, Padang, Palembang, Semarang, Makassar, Bandung dan Banda Aceh.

Baca juga: BI: Penerbangan AirAsia ke Lombok sudah berdampak

Baca juga: AirAsia mendarat perdana di Bandara Internasional Yogyakarta

Baca juga: AirAsia lakukan penerbangan perdananya ke Labuan Bajo

Keluarga Korban QZ8501 Tabur Bunga

Pewarta: Agus Setiawan
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jaga pasokan listrik, PLTU Cilacap diingatkan perlu antisipasi tsunami

Konstruksi PLTU yang tahan gempa dan tsunami jadi desain ideal di tengah kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat

Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam menyatakan, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Cilacap, Jawa Tengah, harus dapat mengantisipasi bencana tsunami yang mengancam, dalam rangka menjaga pasokan listrik di pulau Jawa.

“Konstruksi PLTU yang tahan gempa dan tsunami jadi desain ideal di tengah kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat,” kata Ridwan Hisjam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Ridwan mengemukakan hal tersebut saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI bertemu dengan otoritas PLTU Cilacap dan Pemerintahan Kabupaten Cilacap, Minggu (18/8).

Ia mengingatkan bahwa pada 2006, pernah terjadi gempa yang menimbulkan tsunami di pantai Pangandaran, Jawa Barat, yang gelombang ombaknya menerjang pula PLTU di Cilacap, Jateng.

Disampaikan Ridwan, PLTU Cilacap pernah sekali terendam air laut karena tsunami walau dengan ketinggian yang rendah.

Untuk itu, ujar dia, PLTU Cilacap perlu lebih sigap mengantisipasi tsunami yang mungkin saja kelak datang lebih tinggi.

“Kerusakan karena tsunami harus diantisipasi. Negara kita ring of fire. Di Indonesia bencana alam sering terjadi sebelum kita tahu. Di pantai selatan ini selalu ada ancaman tsunami,” katanya.

Politisi Partai Golkar itu mengingatkan, bila PLTU Cilacap terganggu, maka terganggu pula distribusi listrik di pulau Jawa, terutama Jateng dan Yogyakarta.

Apalagi, ia juga mengingatkan bahwa untuk Jawa dan Bali ada program 35 ribu Megawatt yang harus disukseskan.

“Menyukseskan program elektrifikasi juga sekaligus mengantisipasi bencananya yang mungkin saja datang tanpa bisa diprediksi,” ucapnya.

Senada, Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi mengusulkan dibuat tembok yang lebih tinggi di pinggir pantai sebagai bentuk perlindungan yang memadai dari bahaya bencana alam.

Menurut Kurtubi, jangan hanya sekadar break water (pemecah gelombang) yang dibangun, tapi juga tembok tinggi di sisi pantai agar bahaya gelombang laut akibat tsunami tidak masuk ke kawasan PLTU.

Politisi Partai Nasdem itu mengingatkan, PLTU Cilacap punya peran sangat strategis sebagai sumber listrik di pulau Jawa.

Baca juga: Presiden Jokowi resmikan pengoperasian PLTU Cilacap 660 MW

Baca juga: PLTU Cilacap Ekspansi 1.000 MW senilai Rp18 triliun mulai dibangun

Baca juga: Batu Bara Dicuri, PLTU Cilacap Terancam Tidak Beroperasi
 

PLN Babel siagakan 779 petugas hingga ke pulau terluar

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kayu hitam yang tumbuh di antara tambang nikel

Kami memiliki rancangan pertambangan masa depan, di mana proses kegiatan pertambangan didesain untuk keberlanjutan lingkungan yang melestarikan lingkungan.

Jakarta (ANTARA) – Deru mesin dump truck atau truk sampah terdengar bingar di antara lahan terbuka, sedikit demi sedikit terangkut kandungan mineral dalam tanah ke penampungan truk tersebut.

Roda-roda di kendaraan raksasa tersebut juga mulai menggilas lahan-lahan luas tanah merah yang mulai merekah terpapar panasnya surya.

Gemuruh mesin lainnya tak henti menyambut kandungan mineral untuk diolah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis. Nikel, yang memiliki manfaat salah satunya sebagai bahan pembuatan baja tahan karat ini banyak terkandung kekayaan di bumi Sulawesi, itulah yang diburu oleh roda-roda dan mesin bergerigi raksasa tersebut.

Proses pengangkatan kandungan nikel yang berada di dalam perut bumi Nusantara kadang memunculkan reaksi yang beragam atas kegiatan pertambangan tersebut. Setidaknya, keadaan lingkungan tidak seperti sediakala ketika eksploitasi masih belum dimulai.

Bagaimana nasib lingkungan jika pertambangan usai dilakukan? Apakah rusak, atau bagaimana dampaknya kepada masyarakat sekitar? pertanyaan-pertanyaan tersebut berlalu-lalang melintas di benak tiap masyarakat yang memahami keadaan lingkungan.

Senior Manager Communications PT Vale Indonesia Bayu Aji, menjelaskan bagaimana keadaan tersebut berlangsung usai kegiatan pertambangan dilakukan, selebihnya alam yang bekerja. PT Vale Indonesia adalah yang melakukan kegiatan operasional dalam mengelola kandungan nikel yang ada di Sorowako, Sulawesi.

“Kami memiliki rancangan pertambangan masa depan, di mana proses kegiatan pertambangan didesain untuk keberlanjutan lingkungan yang melestarikan lingkungan,” kata Bayu Aji.

Lebih lanjut, Bayu menjelaskan selain Indonesia memiliki kekayaan kandungan mineral, kesuburan tanah di Indonesia khususnya Sulawesi adalah tak terbantahkan. Beragam flora dan fauna endemik yang mulai terancam keberadaannya, justru akan dibudidaya serta lestarikan oleh perusahaan tambang tersebut.

Selain kaya akan nikel, satu khas Sulawesi yang cukup tersohor di penjuru dunia adalah kayu hitam, atau kayu eboni. Kualitas kayu kelas satu ini memilkidaya tarik istimewa di kalangan jenis lainnya, diantaranya adalah tingkat kehalusan permukaan kayu yang sempurna tanpa dipoles.

Dengan kelebihan tersebut, kayu hitam endemik Sulawesi bahkan mencapai Rp30 juta per meter kubik di dunia internasional. Dampak dari “tambang emas” flora ini adalah banyak diburu oleh para pencari keuntungan, sehingga keberadaannya masuk dalam kategori flora langka.

Melihat kondisi tersebut, Bayu mengatakan perusahaan tergerak untuk turut melestarikan kayu hitam melalui pembibitan tanaman dalam lahan bekas tambang milik PT Vale Indonesia.

Persemaian
Konsep pelestarian flora ini adalah kebun persemaian tanaman modern dan program konservasi eboni, yang tepatnya berlokasi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Di mulai sejak tahun 2006 hingga saat ini, PT Vale membutuhkan kebun persemaian tanaman modern (nursery) sebagai penyuplai bibit tanaman untuk mendukung konsep pertambangan terintegrasi, khususnya di aktivitas revegetasi dan rehabilitasi lahan pasca tambang.

Blok Sorowako merupakan habitat bagi tanaman eboni (Diospyros celebica). Namun karena keberadaannya kini semakin langka, program ini bertujuan untuk konservasi (melindungi dan melestarikan) eboni agar dapat tumbuh berkelanjutan, salah satunya melalui lahan-lahan terbuka bekas pertambangan yang dapat dimanfaatkan untuk pelestarian lingkungan.

Hingga saat ini, kebun persemaian kayu eboni tersebut memiliki luas sekitar 2,5 hektare. Selain untuk proses pembibitan kayu eboni atau hitam, luas lahan tersebut juga ditempati oleh rusa-rusa Sulawesi yang sengaja disesuaikan menjadi penangkaran hewan juga.

Nursery juga difungsikan sebagai pusat edukasi-rekreasi yang terbuka setiap hari dan tidak dipungut biaya bagi masyarakat yang ingin berkunjung dan melihat proses penyemaian bibit, penangkaran rusa Sulawesi dan beragam model alat berat yang pernah beroperasi di area tambang PT Vale.

Persemaian tersebut mampu memproduksi sebanyak 700.000 bibit tanaman per tahunnya. Setiap tahunnya setidaknya ada sebanyak 200.000 tanaman kayu hitam yang ditanam di area pasca tambang yang memiliki luas puluhan hektar.

Adanya kerjasama dengan perusahaan dan masyarakat setempat untuk mendukung aktivitas persemaian juga membuka peluang usaha dan perbaikan ekonomi lokal.

Bahkan, tahun 2017, Vale bekerja sama dengan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) untuk menyusun dan menerbitkan “Dokumen Panduan Pengelolaan Biodiversitas Berkelanjutan” dokumen pertama pelestarian keanekaragaman hayati di sektor tambang Indonesia dengan salah satu objeknya adalah nursery dan aktivitas revegetasi-rehabilitasi lahan pasca tambangnya.

Dokumen ini kemudian diterbitkan dan dirilis pada 24 April 2018.

Adanya reboisasi sistem ekologi tersebut, diharapkan muncul dukungan pada gerakan sistem berkelanjutan yang mampu dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Lahan persemaian ini tidak dikelola secara asal-asalan, sebab kayu eboni memiliki karakter yang harus dirawat dengan baik untuk mendapatkan kualitas yang maksimal. Tantangannya adalah program ini harus memerlukan komitmen, selain itu biaya yang tidak sedikit untuk menjalankan program ini.

Bahkan, sumber daya manusia yang ahli dan kompeten untuk mengoperasikan fasilitas ini sengaja didatangkan untuk memimpin dan melaksanakan pembibitan tersebut.

Salah satu tantangan terbesar adalah semakin susahnya bibit-bibit kayu hitam ditemukan di hutan-hutan Sorowako, Sulawesi Selatan. Sehingga, proses pengambilan harus dilakukan mulai dari nol untuk mendapatkan bibit yang unggul.

Dengan upaya tersebut, kayu eboni yang konon mulai perlahan menghilang, kini mulai dibangkitkan sebagai kedigdayaan kekayaan flora Sulawesi, melalui reboisasi lahan tambang.

Dari sisi pemerintah pun terus mendorong upaya untuk mewujudkan lahan produktif pada area bekas tambang. Kegiatan pertambangan selain menghasilkan produk olahan yang bermanfaat bagi masyarakat, di sisi lain juga menghasilkan dampak ikutan yang harus dipulihkan, seperti adanya bekas galian.

Untuk itu, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010 Tentang Reklamasi Pasca Tambang Keputusan dan Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Kaidah Pertambangan Yang Baik Dan Pengawasan Pertambangan Mineral Dan Batu bara.

Baca juga: Kementerian ESDM-KLHK tandatangani pengelolaan lingkungan usai tambang
Baca juga: Wapres: Perusahaan tidak rehabilitasi eks-tambang akan dihukum
Baca juga: Bangkitkan tenaga surya di kawasan bekas tambang

 

Polda Banten hentikan sejumlah lokasi penambangan ilegal

Oleh Afut Syafril Nursyirwan
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PT PP Infrastruktur kembangkan SPAM Regional Djuanda

Jakarta (ANTARA) – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia melalui anak usahanya PT PP Infrastruktur, melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait pembangunan dan pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM) Regional Ir. H. Djuanda.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Konsorsium MMVP diwakili oleh Didik Mardiyanto Direktur Utama PT PP Infrastruktur, Sergio B. Onate Senior Vice President Maynillad Water Services Inc., Priyatno Direktur PT Varsha Zamindo Lestari, I Gede Upeksa Senior Vice President Divisi Pengembangan Bisnis Perseroan, dengan perwakilan dari Perum Jasa Tirta II, Haris Zulkarnain Direktur Keuangan Perum Jasa Tirta II.

“Perjanjian kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Konsorsium MMVP (Maynilad-MetropacVarsha-PT PP (Persero) Tbk-PT PP Infrastruktur), badan usaha investasi yang akan bertanggung jawab dalam pembangunan dan pengembangan SPAM Regional Ir. H. Djuanda dengan masa konsesi 30 tahun,” demikian siaran pers PT PP (Persero) yang diterima di Jakarta, Senin.

Bentuk kerja sama yang disepakati oleh Konsorsium MMVP dan Perum Jasa Tirta II adalah studi/analisa ketersediaan air baku di Waduk Jatiluhur sebagai tahapan fisibilty study SPAM Regional Ir. H. Djuanda.

SPAM Regional Ir. H. Djuanda mengusung konsep KPBU Unsolicated (Prakarsa Badan Usaha) dengan lingkup investasi fisik end-to-end, kontrak berbasis kinerja untuk lingkup jaringan perpipaan dan pelayanan pelanggan.

Nantinya, SPAM Regional Ir. H. Djuanda akan melayani 2,8 juta penduduk daerah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor dengan peningkatan cakupan layanan ratarata dari 43 persen ke 55 persen serta menambah kapasitas pasokan air ke 5 PDAM yang sudah ada sebesar 26.000 Lps.

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan investasi BUMN terdepan di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Perseroan memiliki beberapa lini bisnis yang terdiri dari Konstruksi, Properti dan Realti, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Urban, Presisi, Infrastruktur dan Energi.

Perseroan memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi pelabuhan, pembangkit listrik, infrastruktur minyak bumi dan as, bandar udara, bendungan, dan gedung di Indonesia. Perseroan merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya.

PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49 persen. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak Indonesia PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35 persen.
Baca juga: Bupati Bogor bantah tak pedulikan Ombudsman soal SPAM Sentul City
Baca juga: PTPP rayakan Hari Kemerdekaan di Yogyakarta

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat seiring minat aset negara berkembang meningkat

Minat pelaku pasar kembali meningkat pada aset-aset di negara berkembang di tengah pudarnya sentimen resesi akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi ini menguat sebesar 32 poin menjadi Rp14.203 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.235 per dolar AS.

“Minat pelaku pasar kembali meningkat pada aset-aset di negara berkembang di tengah pudarnya sentimen resesi akibat perang dagang antara China dan Amerika Serikat,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan penasihat ekonomi Gedung Putih dikabarkan, tim negosiasi dagang Amerika Serikat dan China akan berkomunikasi secara intensif. Pasar merespon positif rencana dialog dagang itu yang sedianya akan dilaksanakan di Washington.

Baca juga: Rupiah akhir pekan diprediksi menguat tipis

“Itu merupakan kabar baik dari AS, dikabarkan dialog itu dilakukan pada awal September, diharapkan berjalan lancar,” katanya.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong menambahkan sentimen positif eksternal itu berhasil membangkitkan minat pelaku pasar terhadap aset-aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Indonesia dapat menikmati arus modal yang masuk sehingga menopang penguatan rupiah,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar uang juga masih merespon positif rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2020.

Ia menambahkan bahwa asumsi-asumsi dalam RAPBN 2020 cukup terukur. RAPBN yang terukur itu direspons positif pasar.

Berdasarkan RAPBN 2020, inflasi akan tetap dijaga rendah pada tingkat 3,1 persen untuk mendukung daya beli masyarakat.

Sementara nilai tukar rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp14.400 per dolar AS karena kondisi eksternal yang masih dibayangi oleh ketidakpastian. 

Baca juga: Rupiah pagi menguat menjadi Rp14.203
Baca juga: Rupiah sore akhir pekan terapresiasi ditopang RAPBN yang terukur

BI dan TNI AL komitmen jaga kedaulatan rupiah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warga agar hemat air, sumber air baku PDAM Singkawang turun 50 persen

Penghematan ini mengingat PDAM sekarang ini dihadapkan dengan persoalan keterbatasan jumlah air

Pontianak (ANTARA) – Direktur PDAM Gunung Poteng Singkawang, Kristina Killin mengatakan, sumber air baku yang ada di IPA 1, 2 dan 3 Jalan Tirtasari, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kalimantan Barat, mulai mengalami penurunan 50 persen.

“Hal itu dikarenakan musim kemarau yang sudah terjadi hampir sebulan ini,” kata Kristina Killin saat meninjau sumber air baku di IPA 150 Liter Per Detik, Jalan Tirtasari, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Senin.

Dia mengatakan, secara kasat mata debit air yang masuk ke Intake sudah sangat tipis. Karena, jika memang penuh, maka debit air yang masuk ke Intake akan mengepul dan menebal dengan ketinggian air berapa centimeter.

Baca juga: 18 desa di Banjarnegara hadapi kekeringan dan kekurangan air

Menyikapi hal tersebut, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan PDAM, pihaknya akan memaksimalkan sumber air yang ada sebanyak 50 persen.

“Artinya, sumber air baku yang ada akan kita olah untuk didistribusikan dari IPA 1, 2 dan 3,” ujarnya.

Kemudian, mengingat pompa distribusi PDAM Singkawang belum bisa berjalan dengan maksimal, maka pendistribusian air bersih ke pelanggan akan pihaknya berlakukan pengaturan waktu berapa jam dalam sehari.

Disisi lain, dia juga mengimbau ke pelanggan untuk berhemat dalam penggunaan air bersih, mengingat sumber air baku yang ada saat ini semuanya dalam kondisi kering.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Singkawang, Sutiyarno juga meminta kepada masyarakat untuk berhemat dalam menggunakan air bersih saat ini.

“Penghematan ini mengingat PDAM sekarang ini dihadapkan dengan persoalan keterbatasan jumlah air,” katanya.

Menurutnya, sumber air baku PDAM Singkawang yang bisa difungsikan saat ini hanya satu yaitu IPA Semelagi. “Sementara Eria dan lain-lainnya dalam kondisi kering,” ujarnya.

Sehingga, untuk jangka pendeknya adalah memikirkan bagaimana masyarakat bisa terpenuhi air. Sekalipun terpenuhinya air tidak seperti kondisi normal, karena akan ada pengaturan waktu sambil PDAM berpikir bagaimana cara memaksimalkan jumlah debit air yang dari Sungai Selakau bisa di sedot dalam jumlah yang banyak untuk dialirkan.

Meskipun saat ini juga, Sungai Selakau mengalami surut. Hanya saja, airnya sangat strategi untuk disedot untuk ditampung dan dialirkan ke masyarakat.

Dari sisi IPA, yang akan dilakukan adalah bagaimana kebijakan pengaturan waktu dengan pembersihan sendimentasi. “Karena dua aspek ini sama-sama penting,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Lumajang distribusikan air bersih di daerah kekeringan
Baca juga: Krisis air bersih dialami sejumlah desa di Kabupaten Lebak

Pewarta: Rendra Oxtora
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Legislator: jembatan Musi VI akan rampung 2020

Palembang (ANTARA) – Legislator dari DPRD Sumatera Selatan RA Anita Noeringhati mengatakan, jembatan Musi VI diperkirakan akan rampung pada 2020 karena sekarang ini kembali dikerjakan.

Setelah terhenti pada 2018 karena permasalahan pembebasan lahan dan 2019 dikerjakan lagi, kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel itu di Palembang, Senin.

Memang, lanjut dia, akibat terkendala pembebasan lahan maka jembatan tersebut tidak bisa dikerjakan karena alat berat tidak bisa masuk.

Sehubungan itu sekarang ini telah dianggarkan lagi dana untuk pembebasan lahan dan pembangunan lainnya.

Ada sekitar Rp11 miliar dana yang dianggarkan pada 2019 sehingga pengerjaan jembatan Musi VI dapat dikerjakan kembali.

Menurut dia, dana tersebut diperuntukan antara lain pembangunan lantai jembatan dan pembebasan lahan. Jadi setelah itu akan dilanjutkan pembangunan fasilitas pendukung lainnya sehingga diperkirakan akan rampung pada 2020.

Jembatan Musi VI penting mengingat fasilitas tersebut untuk mengurai kemacetan apalagi sekarang ini Palemang sering macet terutama pada jam sibuk.

Oleh karena itu pihaknya terus mendorong supaya jembatan yang akan menjadi kebanggaan masyarakat itu secepatnya rampung.

Jembatan Musi VI tersebut sebelumnya dipersiapkan untuk Asian Games tetapi berhubung terkendala masalah pembebasan lahan sehingga pengerjaannya tidak maksimal.
 

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka menguat 1,01 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka menguat pada Senin pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 1,01 persen atau 260,58 poin, menjadi diperdagangkan di 25.994,8 poin.

Indeks Hang Seng meningkat 0,94 persen atau 238,76 poin menjadi 25.734,22 poin pada penutupan perdagangan Jumat (16/8/2019), setelah bergerak di kisaran 25.314,27 poin dan 25.798,11 poin dengan nilai transaksi mencapai 91,50 miliar dolar Hong Kong (sekitar 11,67 miliar dolar AS)

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lima bandara AP II siap sambut 233 penerbangan haji

Di setiap bandara yang menjadi debarkasi penerbangan haji telah disiagakan personel untuk membantu kelancaran proses kedatangan jemaah haji.

Jakarta (ANTARA) – Lima bandara di bawah operasi PT Angkasa Pura II (Persero) siap menyambut kedatangan 233 penerbangan haji dari Tanah Suci mulai 17 Agustus 2019 hingga 15 September 2019.

Bandara AP II yang menjadi debarkasi penerbangan haji adalah Soekarno-Hatta (Tangerang), Sultan Iskandar Muda (Aceh), Kualanamu (Deli Serdang), Minangkabau (Padang), dan Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).

Pelaksana Harian Senior Vice President of Corporate Secretary Angkasa Pura II Achmad Rifai dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan di setiap bandara yang menjadi debarkasi penerbangan haji telah disiagakan personel untuk membantu kelancaran proses kedatangan jemaah haji.

“Merupakan suatu kehormatan bagi Angkasa Pura II dapat melayani dan menyambut kedatangan jemaah haji dari Tanah Suci. Angkasa Pura II bersama seluruh pemangku kepentingan di bandara berkomitmen agar operasional penerbangan haji berjalan lancar, begitu juga dengan proses kedatangan para jemaah,” jelas Achmad Rifai.

Pada 17 Agustus 2019 sekitar pukul 22.15 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah mendarat Saudi Arabia Airlines nomor penerbangan SV 5606 yang membawa 410 anggota jemaah haji dari Jeddah.

Berikut jadwal kedatangan penerbangan haji di bandara-bandara Angkasa Pura II berdasarkan data Kementerian Agama per 15 Agustus 2019: Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang), periode kedatangan pada 17 Agustus hingga 14 September 2019 dan direncanakan sebanyak 162 penerbangan haji (64 penerbangan asal Jeddah dan 98 penerbangan asal Madinah).

Bandara Sultan Iskandar Muda (Aceh), periode kedatangan pada 3 – 15 September 2019 direncanakan 12 penerbangan asal Madinah.

Bandara Kualanamu (Deli Serdang), periode kedatangan pada 23 Agustus – 15 September 2019, direncanakan 22 penerbangan haji (tujuh penerbangan asal Madinah dan 15 penerbangan asal Jeddah).

Bandara Minangkabau (Padang), periode kedatangan pada 17 Agustus – 3 September 2019 direncanakan 18 penerbangan haji (14 penerbangan asal Jeddah dan empat penerbangan asal Madinah).

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), periode kedatangan pada 17 Agustus – 4 September 2019 dan direncanakan 19 penerbangan haji (13 penerbangan asal Jeddah dan enam penerbangan asal Madinah).

Achmad Rifai mengatakan total terdapat sebanyak 233 penerbangan yang akan mengantar  jemaah haji pulang ke Tanah Air melalui bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura II.

“Angkasa Pura II siap mendukung agar seluruh operasional penerbangan tersebut lancar dengan tingkat ketepatan waktu atau on time performance yang tinggi,” ujar Achmad Rifai.

Angkasa Pura II juga mengimbau agar para penjemput di Tanah Air tetap memperhatikan jadwal terbaru yang dikeluarkan pihak berwenang terkait dengan kedatangan jemaah haji.

Pada periode keberangkatan haji yakni 6 Juli – 4 Agustus 2019, seluruh penerbangan di bandara-bandara Angkasa Pura II berjalan lancar tanpa kendala.

Peningkatan pelayanan juga dilakukan di terminal penumpang melalui berbagai inovasi seperti misalnya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang memiliki fasilitas lounge bagi jemaah haji hasil kerja sama dengan pemerintah Arab Saudi.

Fasilitas dimaksud dibangun di Terminal 2D, memiliki kapasitas 1.500 orang, dilengkapi toilet, musala, serta 15 loket Imigrasi/ pre clearence system untuk percepatan layanan keimigrasian Arab Saudi.

Fasilitas tersebut pun dipuji oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai suatu kemajuan yang dapat mempersingkat birokrasi.

Jumlah kloter di Soekarno-Hatta sendiri mencapai 631 kloter, sementara di bandara Angkasa Pura II lainnya yaitu Sultan Iskandar Muda sebanyak 12 kloter, kemudian Kualanamu sebanyak 22 kloter, Minangkabau sebanyak 18 kloter, dan Sultan Mahmud Badaruddin II sebanyak 19 kloter.

Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat keberangkatan 162 penerbangan haji di Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk dan terbesar di Indonesia juga tergolong cukup tepat waktu dengan on time performance mencapai sekitar 89 persen.
Baca juga: Bertepatan HUT RI, jamaah haji kloter pertama tiba bawa bendera
Baca juga: AP II perkenalkan fitur baru aplikasi Indonesia Airports

BIJB kembali batal berangkatkan jamaah haji

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenkop ingin pelaku UKM manfaatkan peluang ekspor

Pelatihan ini peluang yang harus dimanfaatkan pelaku UKM. Ini sebagai salah bentuk membangun jejaring,

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menginginkan para pelaku usaha kecil dan menengah  bersama-sama memanfaatkan peluang ekspor dengan mengikuti beragam pelatihan untuk meningkatkan kompetensi.

Asisten Deputi Kewirausahaan pada Deputi Pengawasan Kemenkop UKM, Nasrun Siagian dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin, mengungkapkan, pelatihan ekspor menjadi salah satu jenis pelatihan yang banyak dilakukan Kemenkop dan UKM.

Hal tersebut antara lain karena banyak pelaku UKM berkeinginan melakukan ekspor namun tidak memiliki informasi yang cukup.

“Pelatihan ini peluang yang harus dimanfaatkan pelaku UKM. Ini sebagai salah bentuk membangun jejaring,” kata Nasrun.

Dalam pelatihan ekspor yang dilakukan di Bandar Lampung, Minggu (18/8), misalnya, Nasrun memberikan materi bisnis ekspor, sertifikasi untuk ekspor, penetapan harga jual ekspor, sistem pembayaran ekspor, membuat dokumen ekspor dan mencari peluang pasar ekspor.

Nasrun menegaskan materi-materi pelatihan yang disajikan sangat penting memberikan pemahaman bagi pelaku UKM yang berpotensi ekspor. Diharapkan juga mendorong keberanian pelaku UKM mulai menjajaki pasar luar negeri.

Menurut dia, selesai pelatihan yang berlangsung empat hari, akan membangun forum diskusi di antara peserta untuk berbagi informasi.

Nasrun mengatakan Kemenkop dan UKM mendorong secara serius peningkatan ekspor produk UKM.

Hal itu, ujar dia, akan meningkatkan peran UKM sebagai penopang ekonomi nasional dan meningkatkan peran UKM dalam ekspor nasional.

Sementara itu, salah satu narasumber pelatihan, Rudi Cahyadi dari Trading House Berkah Rumah Dagang Indonesia mengatakan, kendala utama UKM untuk ekspor adalah minimnya informasi yang mereka ketahui, seperti hal teknis ekspor.

Ia menjelaskan negara tujuan ekspor menetapkan standardisasi yang ketat terhadap produk yang akan masuk ke negaranya.

“Untuk pasar Eropa, memberlakukan sertifikasi organik, sertifikat vegan dan free trade certificate. Ini harus diinformasikan karena banyak UKM belum mengetahuinya,” kata Rudi.

Menurut dia, pelaku UKM jika sudah memenuhi semua kriteria, pada tahap awal dapat melakukan ekspor lewat trading house. Lembaga trading house tersebut yang akan mencarikan promosi dan pasar ekspor.

Dikatakan ada sejumlah syarat untuk memenuhi kriteria ekspor, yakni packaging (kemasan), harga, merek, lisensi, manajerial, pemasaran, skala.

“Sangat penting diperhatikan kemampuan ekspor berkelanjutan. Kita tidak ingin, sekali melakukan ekspor, selanjutnya berhenti karena tidak mampu memenuhi permintaan,” tegas Rudi.
Baca juga: Kemenkop UKM ingin pengelolaan Pusat Layanan jangan birokratis
Baca juga: Kemenkop: Kemerdekaan momentum tingkatkan kedaulatan ekonomi rakyat

Kemenkop UKM ajak milenial hadapi Revolusi 4.0 berwirausaha

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ruby capai target produksi gas secara aman tanpa “accident”

Sebuku (ANTARA) – Ruby gas field, fasilitas produksi gas di Blok Sebuku, Selat Makassar yang merupakan bagian dari Mubadala Petroleum, perusahaan migas internasional yang dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sudah berjalan hampir enam tahun, sejak produksi pertama Oktober 2013.

Dari rentang waktu tersebut, Ruby bisa mencapai target produksi secara aman tanpa adanya “accident” atau kecelakaan kerja.

“Alhamdulilah kami di sini “zero” kecelakaan kerja. Aktivitas berjalan lancar dan gas mengalir sesuai dengan target,” terang Agung Djatmiko selaku Offshore Installation Manager Ruby Platform, Mubadala Petroleum ditemui Antara di Anjungan Lepas Pantai Ruby, Minggu.

Agung mengungkapkan, seluruh kegiatan di lapangan Ruby wajib sesuai prosedur, sehingga dapat mencegah dan menekan potensi terjadinya kecelakaan.

Adapun proses keamanan yang dijalankan, di antaranya penerapan sistem kontrol yang ketat dari pimpinan lapangan kepada pekerja, begitu juga antar sesama karyawan dalam pekerjaan.

“Jadi setiap pekerja punya hak dan kewajiban menegur temannya jika melihat kondisi yang dikerjakan membahayakan. Misalnya saja ada pekerja yang bertugas tidak menggunakan sarung tangan, temannya harus menegur dan menghentikan,” jelas Agung. Fasilitas anjungan lepas pantai Ruby. (antara/foto/firman)

Manajemen Ruby pun telah siap melakukan respon cepat dalam penanganan kondisi darurat seperti kebakaran dan kebocoran gas, termasuk jika ada pekerja yang mengalami kecelakaan.

Satu armada kapal juga selalu siaga di sekitar area Ruby, termasuk helikopter jika dibutuhkan akan tiba dengan cepat baik dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan ataupun Bandara Gusti Syamsir Alam, Kotabaru.

“Prinsipnya, kami harus melakukan segala aktivitas dengan benar dan aman agar gas mengalir sesuai target. Dimana kegiatan offshore (lepas pantai) ini meliputi operasi dan maintenance (pemeliharaan),” tutur Agung lagi.

Pekerja di Ruby sepenuhnya warga Indonesia, dengan jumlah normal 25 orang dan maksimal bisa 36 orang. Para pekerjanya dapat pembagian kerja shift per dua minggu. Jadi dua minggu bekerja dan dua minggu libur.

Agung pun mengaku bangga, beberapa pekerja adalah putra daerah lokal Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Diketahui, Ruby gas field terletak di antara Pulau Kalimantan dan Sulawesi, berjarak 275 kilometer dari tenggara kota Balikpapan dan 90 kilometer dari timur Kotabaru.

Produksi gas yang hasilkan Ruby dialirkan melalui pipa bawah laut 14-inch sejauh 312 kilometer ke fasilitas pengolahan gas di Senipah Kabupaten Kutai, Provinsi Kalimantan Timur.

Lapangan Ruby juga dapat memproduksi gas alam mencapai 250 miliar kaki kubik, dengan produksi rata-rata 100 juta standar kubik per hari melalui pengeboran 4 sumur produksi.

Sepenuhnya gas digunakan untuk kebutuhan domestik seperti pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur dan PLN, sehingga mendukung ketahanan energi nasional yang digalakkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Selain menghasilkan migas untuk kebutuhan energi yang selalu terjaga produksinya, secara tidak langsung Ruby juga mendukung program ketahanan pangan, karena pasokan gas digunakan untuk kebutuhan operasional Pupuk Kaltim,” pungkas Agung.

Baca juga: Kementerian ESDM terus memaksimalkan kontribusi hulu migas 

Baca juga: Bendera Merah Putih berkibar di Anjungan Lepas Pantai Ruby  

Pewarta: Firman
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketua DPR: SDM Indonesia aset tidak ternilai

Jakarta (ANTARA) – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyatakan, sumber daya manusia (SDM) di Republik Indonesia adalah aset yang tidak ternilai harganya terutama karena bangsa ini juga memiliki bonus demografi yang perlu untuk dimanfaatkan secara optimal.

“SDM adalah aset yang tidak ternilai harganya. Tak seperti Jepang maupun negara lainnya yang saat ini tengah menghadapi krisis demografi, Indonesia justru diuntungkan dengan bonus demografi yang semakin meningkat,” kata Bambang Soesatyo dalam rilis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Untuk itu, ujar dia, pihaknya juga memberikan apresiasi terhadap visi Presiden Joko Widodo dalam pembangunan sumber daya manusia.

Hal tersebut, lanjutnya, dinilai sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang akan menghadapi bonus demografi pada periode awal 2020-2030, dilanjutkan 2030-2040.

“Yakni, jumlah penduduk produktif berusia 15-64 tahun lebih besar, diprediksi sekitar 52 persen, dibanding usia non produktif dibawah 15 tahun dan diatas 64 tahun,” ucap Bamsoet.

Politisi Partai Golkar itu juga mengingatkan besarnya jumlah penduduk usia produktif harus dibekali dengan kemampuan SDM yang mumpuni.

Bambang mengingatkan, jika tidak maka ke depannya bonus demografi tersebut bukan menjadi berkah, tetapi dapat menjadi bencana.

“Persiapannya harus dimulai sejak saat ini. Mengingat bonus demografi tersebut diprediksi akan berakhir pada akhir 2040, di mana jumlah penduduk lansia Indonesia akan bertambah 19 persen hingga 2045,” ujarnya.

Melalui persiapan matang yang dilakukan sejak dini, di usia ke-100 tahun Kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045, mantan Ketua Komisi III DPR RI ini yakin seluruh penduduk Indonesia sudah menjadi warga yang sejahtera.

Dengan demikian, lanjutnya, maka tidak ada lagi ketakutan ataupun kekhawatiran karena ketidakmampuan memenuhi urusan mendasar manusia seperti sejumlah kebutuhan dasar misalnya sandang, pangan, papan, kesehatan dan pendidikan.

“Karena itu, dalam pembahasan APBN 2020, DPR RI dan Pemerintah sepakat memangkas belanja barang agar anggaran yang ada bisa dimanfaatkan sebesarnya untuk pembangunan SDM. Targetnya, bisa menurunkan kemiskinan mencapai 8,9 persen, indeks pembangunan manusia 72,5 persen, gini ratio 0,75-0,78 persen, dan tingkat pengangguran terbuka 4,8-5,1 persen,” pungkasnya.

Baca juga: Kemenperin persiapkan pengusaha muda kreatif hadapi bonus demografi

Baca juga: Menaker: Bonus demografi bisa jadi berkah dan bencana

Ketua DPR akhiri sidang tahunan dengan pantun rebutan kursi menteri

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019